WhatsApp Icon

Lima Keutamaan Dzulhijjah, Amalan yang Dianjurkan

03/06/2026  |  Penulis: Admin

Bagikan:URL telah tercopy
Lima Keutamaan Dzulhijjah, Amalan yang Dianjurkan

Ilustrasi.

BULAN Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang sangat istimewa dalam kalender Hijriah. Bagi umat Islam, bulan ini tidak hanya identik dengan ibadah haji dan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi waktu yang penuh keberkahan untuk memperbanyak ibadah. Banyak ulama menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah termasuk hari-hari terbaik sepanjang tahun untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, memahami berbagai amalan Bulan Dzulhijjah menjadi hal yang penting bagi setiap muslim. Dengan mengetahui keutamaannya, umat Islam dapat memanfaatkan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, dan meraih pahala yang berlipat ganda.

Dalam Al-Qur'an dan hadis, terdapat banyak dalil yang menunjukkan kemuliaan bulan Dzulhijjah. Bahkan, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada hari-hari yang lebih dicintai Allah untuk beramal saleh dibandingkan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

1. Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah, Hari Terbaik Setahun

Salah satu keutamaan terbesar bulan Dzulhijjah adalah kemuliaan sepuluh hari pertamanya. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada hari-hari yang amal saleh pada saat itu lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).”
(HR. Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan pada hari-hari tersebut memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, berdzikir, bersedekah, dan berbagai amalan Bulan Dzulhijjah lainnya.

2. Dzulhijjah jadi Waktu Pelaksanaan Ibadah Haji

Keutamaan berikutnya adalah karena pada bulan inilah ibadah haji dilaksanakan. Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan oleh muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan keamanan perjalanan.

Jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Tanah Suci untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji. Momentum ini menjadi simbol persatuan umat Islam sekaligus bentuk ketundukan kepada Allah SWT.

Bagi mereka yang belum berkesempatan berhaji, tetap dapat memperoleh keberkahan bulan ini dengan memperbanyak amalan Bulan Dzulhijjah sesuai kemampuan masing-masing.

3. Terdapat Hari Arafah Penuh Keutamaan

Tanggal 9 Dzulhijjah dikenal sebagai Hari Arafah. Hari ini memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam Islam. Bagi jamaah haji, wukuf di Arafah merupakan rukun utama ibadah haji.

Sementara bagi muslim yang tidak sedang berhaji, dianjurkan untuk melaksanakan puasa Arafah. Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
(HR. Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan betapa besar pahala yang Allah SWT sediakan bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa pada Hari Arafah. Karena itu, puasa Arafah termasuk salah satu amalan Bulan Dzulhijjah yang sangat dianjurkan.

4. Hari Idul Adha Berada di Dzulhijjah

Keutamaan lainnya adalah adanya Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Hari raya ini menjadi momentum penting untuk mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menaati perintah Allah SWT.

Idul Adha mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan kepada Allah. Pada hari tersebut umat Islam melaksanakan shalat Id dan memperbanyak takbir, tahmid, serta tahlil sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.

Momen Idul Adha juga menjadi bagian penting dari rangkaian amalan Bulan Dzulhijjah yang membawa banyak keberkahan.

5. Dzulhijjah jadi Waktu Ibadah Kurban

Penyembelihan hewan kurban merupakan syariat yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu. Ibadah ini dilaksanakan mulai tanggal 10 hingga 13 Dzulhijjah.

Allah SWT berfirman:

"Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah."
(QS. Al-Kautsar: 2)

Melalui ibadah kurban, seorang muslim belajar tentang keikhlasan dan kepedulian sosial. Daging kurban dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan sehingga tercipta rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah umat.

Amalan Dzulhijjah yang Dianjurkan

Setelah memahami berbagai keutamaannya, berikut beberapa amalan Bulan Dzulhijjah yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam.

1. Memperbanyak Dzikir

Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak dzikir pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

Dzikir yang dianjurkan antara lain:

  • Takbir (Allahu Akbar)
  • Tahmid (Alhamdulillah)
  • Tahlil (La ilaha illallah)
  • Tasbih (Subhanallah)

Dzikir menjadi sarana untuk senantiasa mengingat Allah SWT dan meningkatkan ketakwaan.

2. Berpuasa Sunnah

Puasa pada sembilan hari pertama Dzulhijjah, terutama puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, termasuk ibadah yang memiliki keutamaan besar.

Selain mendapatkan pahala puasa, seorang muslim juga dapat melatih kesabaran dan meningkatkan kualitas spiritual selama bulan yang mulia ini.

3. Membaca Al-Qur'an

Membaca dan mentadabburi Al-Qur'an termasuk ibadah yang sangat dianjurkan sepanjang waktu, terlebih pada bulan Dzulhijjah.

Setiap huruf yang dibaca akan mendatangkan pahala dan keberkahan bagi kehidupan seorang muslim.

4. Bersedekah

Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Pada bulan Dzulhijjah, pahala sedekah menjadi semakin besar karena dilakukan pada waktu yang mulia.

Sedekah tidak selalu berupa harta. Membantu sesama, memberikan makanan, atau menolong orang yang membutuhkan juga termasuk bentuk sedekah.

5. Melaksanakan Kurban

Bagi yang memiliki kemampuan finansial, berkurban menjadi salah satu amalan Bulan Dzulhijjah yang sangat dianjurkan.

Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kurban juga memberikan manfaat sosial yang luas karena dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

6. Memperbanyak Doa dan Istighfar

Bulan Dzulhijjah adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Setiap muslim hendaknya memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki diri, memohon keberkahan hidup, serta memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu.

Hikmah Amalan di Bulan Dzulhijjah

Terdapat banyak hikmah yang dapat diperoleh dari pelaksanaan berbagai amalan Bulan Dzulhijjah. Di antaranya adalah meningkatnya keimanan, tumbuhnya rasa syukur, meningkatnya kepedulian sosial, serta semakin dekatnya hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.

Selain itu, bulan ini juga mengajarkan pentingnya pengorbanan, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan paling mulia dalam Islam yang dipenuhi berbagai keutamaan dan kesempatan untuk meraih pahala yang berlimpah. Sepuluh hari pertama Dzulhijjah, Hari Arafah, Idul Adha, serta ibadah kurban menjadi momen istimewa yang tidak boleh dilewatkan oleh umat Islam.

Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya memanfaatkan waktu ini dengan memperbanyak amalan Bulan Dzulhijjah seperti berdzikir, berpuasa, membaca Al-Qur'an, bersedekah, berdoa, dan melaksanakan kurban. Dengan menjalankan berbagai amalan Bulan Dzulhijjah secara ikhlas, diharapkan kita dapat memperoleh rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT serta menjadi pribadi yang lebih bertakwa.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.

Lihat Daftar Rekening →