
Berita Terkini
BAZNAS dan Biro Kesra Pemprov Lampung Gelar Pelatihan Pengurusan Jenazah bagi 116 Pelajar
LAMPUNG -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung bersama Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Pelatihan Tata Cara Pemandian Jenazah bagi pelajar SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Kota Bandar Lampung, di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut diikuti sebanyak 116 siswa yang merupakan perwakilan dari sejumlah sekolah menengah di Kota Bandar Lampung. Pelatihan ini menjadi upaya memberikan pemahaman sekaligus keterampilan dasar kepada generasi muda mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan Islam.
Dari BAZNAS Provinsi Lampung, kegiatan dihadiri Drs. Lukmanul Hakim, M.M., selaku Wakil Ketua IV. Sementara itu, pembukaan kegiatan dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung, M. Firsada, yang mewakili Gubernur Lampung.
Pengetahuan Fardhu Kifayah
Dalam arahan Gubernur Lampung yang disampaikan melalui perwakilannya, para peserta diharapkan mengikuti pelatihan dengan penuh keseriusan. Materi yang diberikan dinilai penting karena pengurusan jenazah merupakan bagian dari kewajiban umat Islam yang perlu dipahami dan dapat dilaksanakan oleh masyarakat.
Pengurusan jenazah mencakup empat kewajiban utama, yaitu memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan. Keempatnya termasuk fardhu kifayah, yakni kewajiban bersama umat Islam yang apabila telah dilaksanakan oleh sebagian orang, gugurlah kewajiban bagi yang lainnya.
Karena itu, pengetahuan mengenai tata cara pengurusan jenazah perlu diperkenalkan sejak dini, termasuk kepada kalangan pelajar. Dengan bekal pemahaman tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya mengetahui ketentuan secara teori, tetapi juga memiliki kesiapan untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada masyarakat ketika dibutuhkan.
Perkuat Sinergi Pendidikan Keagamaan
Kolaborasi BAZNAS Provinsi Lampung dan Biro Kesra Pemprov Lampung dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi keagamaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Pelatihan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran mengenai pentingnya kepedulian dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kemampuan mengurus jenazah bukan hanya berkaitan dengan pengetahuan agama, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Lampung berharap para pelajar memperoleh pemahaman yang bermanfaat dan dapat menerapkannya di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Sinergi bersama Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan terus mendukung kegiatan edukasi keagamaan yang memperkuat pengetahuan, kepedulian, serta kesiapan generasi muda dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan keagamaan.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
03/11/2026 | MBL-01
BAZNAS Buka SCB 1 November: Ayo Anak Lampung Daftarkan Diri Anda!
LAMPUNG -- Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) bersama BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota menggelar sosialisasi Seleksi Masuk Sekolah Cendekia BAZNAS (SIMAK SCB) Tahun Ajaran 2027/2028 secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (30/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini membahas persyaratan calon santri, jadwal dan tahapan seleksi, serta alur pendaftaran melalui portal resmi simak.cendekiaedu.id. Sosialisasi juga memberikan panduan pengisian formulir dan pengunggahan dokumen agar proses pendaftaran dapat dipahami oleh BAZNAS di daerah maupun calon pendaftar.
SIMAK SCB 2027/2028 merupakan proses seleksi penerimaan santri baru dengan fasilitas beasiswa penuh selama enam tahun, mulai dari jenjang pendidikan menengah pertama hingga menyelesaikan sekolah menengah atas.
Persyaratan Calon Santri
Penerimaan calon santri ditujukan bagi peserta didik beragama Islam yang berasal dari keluarga dhuafa atau tidak mampu. Calon pendaftar merupakan lulusan SD atau sederajat dengan usia maksimal 13 tahun per 30 Juni 2027. Khusus lulusan Paket A, calon santri perlu memiliki kemampuan khusus dan ijazah.
Persyaratan umum lainnya meliputi kondisi kesehatan yang baik dan tidak memiliki penyakit menular, bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi, serta tidak memiliki anggota keluarga yang sedang atau pernah menerima beasiswa di Sekolah Cendekia BAZNAS. Calon santri juga harus berkomitmen menyelesaikan pendidikan selama enam tahun hingga jenjang SMA dan tidak mengundurkan diri apabila telah dinyatakan lulus seleksi.
Adapun persyaratan khusus mencakup nilai rata-rata rapor kelas IV–V minimal 75 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, dan Matematika. Calon santri juga harus bersedia tinggal di asrama selama menempuh pendidikan, mengisi formulir pendaftaran, serta menyertakan tautan video prestasi melalui Google Drive apabila memiliki prestasi.
Dokumen yang perlu disiapkan antara lain Kartu Keluarga, rapor kelas IV–V yang telah dilegalisasi kepala sekolah, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan atau desa, serta dokumen pendukung lainnya seperti sertifikat prestasi, kartu BPJS/KIS, dan kartu PIP/KIP apabila tersedia.
Jadwal dan Tahapan Seleksi SIMAK SCB
Pendaftaran SIMAK SCB 2027/2028 dibuka secara online mulai 1 November 2026 hingga 5 Januari 2027. Selanjutnya, proses seleksi dilaksanakan melalui beberapa tahapan dengan jadwal sebagai berikut:
1 November 2026–5 Januari 2027: Pendaftaran online dan unggah berkas.
12 Januari 2027: Pengumuman seleksi berkas administrasi.
16 Januari 2027: Tes akademik.
25 Januari 2027: Pengumuman hasil tes akademik.
1 Februari–30 Maret 2027: Survei faktual, wawancara orang tua, dan tes baca Al-Qur’an.
12 April 2027: Pengumuman hasil survei faktual.
17 April 2027: Tes psikotes.
3 Mei 2027: Pengumuman kelulusan akhir.
Calon pendaftar dan orang tua perlu memperhatikan setiap tahapan serta tanggal pelaksanaannya agar tidak melewatkan proses seleksi.
Alur Pendaftaran Melalui Website SIMAK SCB
Pendaftaran dilakukan secara mandiri oleh calon santri atau orang tua/wali melalui laman simak.cendekiaedu.id. Prosesnya terdiri atas empat tahap utama, yaitu registrasi akun dan pengisian data pokok, login ke portal, pengunggahan dokumen, serta verifikasi dan pengumuman.
Pada tahap awal, pendaftar mengisi formulir yang terdiri atas lima bagian, meliputi data diri dan domisili, informasi fisik dan kesehatan serta tahfiz dan minat, sekolah asal dan prestasi, data keluarga, serta kondisi rumah dan pengeluaran keluarga.
Setelah seluruh data diisi dan disimpan, sistem akan menampilkan username dan password yang digunakan untuk masuk ke akun pendaftar. Selanjutnya, calon santri atau wali dapat melanjutkan proses dengan mengunggah dokumen persyaratan dalam format JPG, JPEG, PNG, atau PDF dengan ukuran maksimal 5 MB untuk setiap berkas.
Sebelum dikirim, dokumen perlu diperiksa melalui fitur Review untuk memastikan file yang diunggah sudah benar dan dapat terbaca dengan jelas. Setelah seluruh dokumen wajib dilengkapi, pendaftar dapat menyelesaikan proses dengan mengirimkan berkas melalui portal.
Calon santri dan orang tua/wali selanjutnya dapat memantau status pendaftaran melalui dashboard akun masing-masing. Pendaftar juga diwajibkan bergabung ke grup WhatsApp resmi yang tersedia pada dashboard untuk memperoleh informasi dan petunjuk teknis seleksi berikutnya.
Apabila berkas memerlukan perbaikan, pendaftar dapat mengikuti catatan dari panitia dan mengunggah dokumen pengganti tanpa harus membuat akun baru atau mengulang pendaftaran dari awal.
Membuka Akses Pendidikan bagi Santri Keluarga Dhuafa
Melalui sosialisasi SIMAK SCB 2027/2028, BAZNAS memperkuat penyampaian informasi penerimaan santri baru agar proses seleksi dapat diketahui dan diakses oleh masyarakat di berbagai daerah. Peran BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota juga menjadi bagian penting dalam menyebarluaskan informasi program kepada calon santri yang memenuhi persyaratan.
Program Sekolah Cendekia BAZNAS melalui beasiswa penuh selama enam tahun diharapkan dapat membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga dhuafa untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Dengan memahami persyaratan, jadwal, dan alur pendaftaran sejak awal, calon santri dan orang tua diharapkan dapat mempersiapkan seluruh kebutuhan seleksi dengan lebih baik.
Pendaftaran SIMAK SCB Tahun Ajaran 2027/2028 dapat dilakukan mulai 1 November 2026 melalui laman resmi:
simak.cendekiaedu.id***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
30/10/2026 | MBL-01
BAZNAS Tambah 300 Beasiswa Timur Tengah, Perkuat Pendidikan Mahasiswa Indonesia dan Palestina
JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa. Pada 2026, BAZNAS menambah 300 kuota Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah yang tersebar di delapan negara, sekaligus memperluas dukungan pendidikan bagi mahasiswa Palestina di Universitas Al-Azhar.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam peresmian BCB Timur Tengah di Kairo, Mesir, Selasa (27/10/2026).
“BAZNAS itu ada 13 program prioritas, tapi dari 13 program prioritas itu, 39 persennya adalah untuk peningkatan sumber daya manusia, terutama adalah beasiswa. Termasuk beasiswa bagi anak-anakku yang berada di Timur Tengah. Tahun ini kami akan menambah lagi 300 beasiswa di delapan negara Timur Tengah,” jelas Sodik.
Menurutnya, beasiswa menjadi salah satu upaya BAZNAS untuk menjaga keberlangsungan pendidikan mahasiswa sekaligus mempersiapkan generasi cendekiawan yang berkualitas.
Perhatian juga diberikan kepada mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar. BAZNAS berupaya memperluas dukungan tersebut di tengah situasi konflik yang terus mengancam kehidupan masyarakat Palestina, termasuk masa depan generasi mudanya.
“Anak-anakku, untuk Palestina yang ada di Al-Azhar pun, kita akan tambah jumlahnya. Seperti kita tahu, saudara kita di Palestina terus mendapat serangan dan yang juga dikhawatirkan adalah bagaimana masa depan generasinya. Masa depan Palestina antara lain ada pada anak-anaknya, cendekiawannya, dan mahasiswanya. Itulah sebabnya kita memberikan dana yang cukup besar untuk saudara-saudara kita di Palestina,” kata Sodik.
Dalam agenda tersebut, turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si.; Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. K.H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional Farid Septian, S.Sos., M.Hum.; serta Kepala Bagian Protokoler Deddy Sussantho.
Hadir pula Duta Besar RI untuk Mesir Kuncoro Giri Waseso, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo Abdul Muta’ali, perwakilan organisasi masyarakat dan pesantren, serta mahasiswa dan santri penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Al-Azhar Mesir.
Melalui penambahan kuota beasiswa dan dukungan bagi mahasiswa Palestina, BAZNAS RI menegaskan peran zakat dalam memperluas akses pendidikan. Upaya ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan studi para penerima manfaat sekaligus mendukung lahirnya generasi cendekiawan yang berkontribusi bagi masyarakat dan masa depan bangsanya.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
29/10/2026 | MBL-01
Berita Pendistribusian

BAZNAS dan Pemprov Lampung Bantu Pulangkan Jenazah Pekerja Migran dari Malaysia
LAMPUNG -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dukungan dalam proses pemulangan jenazah Ropitin binti Sajum, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung, yang meninggal dunia saat berada di Malaysia.
Dukungan tersebut diberikan untuk membantu proses pemulangan jenazah dari Johor Bahru, Malaysia, hingga kembali ke kampung halaman, Bandar Lampung, agar dapat diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan di tanah kelahirannya.
Berdasarkan Surat Bukti Pencatatan Kematian yang diterbitkan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Ropitin meninggal dunia pada 5 Oktober 2026 pukul 00.02 waktu setempat di Hospital Enche Besar Hajjah Khalsom, Kluang, Johor. Penyebab kematian tercatat sebagai septic shock secondary to severe pneumonia atau syok sepsis akibat pneumonia berat. Jenazah juga telah menjalani proses autopsi di rumah sakit tersebut.
Dukung Proses Pemulangan
Upaya pemulangan jenazah turut melibatkan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung. Melalui surat tertanggal 28 Oktober 2026, BP3MI Lampung mengajukan permohonan bantuan pembiayaan kepada Ketua BAZNAS Provinsi Lampung untuk mendukung pengurusan administrasi, penanganan jenazah, hingga proses pemulangan dari Malaysia ke Indonesia.
Permohonan tersebut disampaikan karena keluarga almarhumah memiliki keterbatasan ekonomi untuk memenuhi biaya pemulangan. Dukungan BAZNAS Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung menjadi bagian dari upaya meringankan beban keluarga sekaligus memastikan proses pemulangan dapat terlaksana.
Berdasarkan kesepakatan bersama, pemulangan jenazah pada Sabtu (31/10/2026) melalui penerbangan dari Johor Bahru menuju Kuala Lumpur, kemudian dilanjutkan dari Kuala Lumpur menuju Jakarta. Setibanya di Indonesia, jenazah diterima oleh putra almarhumah, Muhammad Aby Shofyan, untuk selanjutnya dibawa ke Bandar Lampung.
Pemakaman di Bandar Lampung
Ropitin merupakan warga Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur. Kepulangan jenazah menjadi hal yang sangat berarti bagi keluarga agar almarhumah dapat dimakamkan di kampung halaman.
Proses ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi berbagai pihak dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia, termasuk ketika menghadapi musibah di negara tempat bekerja. Keterlibatan BP3MI, KJRI, BAZNAS, pemerintah daerah, serta keluarga menjadi bagian dari upaya memastikan pemulangan jenazah berjalan sesuai prosedur.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan dukungan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian kemanusiaan dalam membantu masyarakat yang menghadapi kondisi sulit. "Amanah dana zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat memberikan manfaat, termasuk membantu keluarga yang membutuhkan dukungan dalam situasi kedaruratan," kata Iskandar.
Melalui sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Provinsi Lampung, proses pemulangan almarhumah Ropitin diharapkan dapat berjalan lancar hingga tiba di Kelurahan Keteguhan dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
01/11/2026 | MBL-01

BAZNAS Pringsewu Salurkan Al-Qur’an dan Iqra untuk Dukung Pendidikan Santri TPA
PRINGSEWU -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pringsewu menyalurkan bantuan Al-Qur’an, Juz Amma, dan buku Iqra kepada santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Wafi di Pekon Pandansari, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Pringsewu Religi untuk mendukung pembelajaran Al-Qur’an sejak usia dini.
Penyaluran ini menjadi bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan dermawan di Kabupaten Pringsewu. Melalui program tersebut, BAZNAS berupaya memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus mendukung tumbuhnya generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.
Program Pringsewu Religi dirancang untuk mendukung kehidupan beragama masyarakat, termasuk melalui penyediaan sarana ibadah dan fasilitas pembelajaran ilmu keislaman. Bantuan Al-Qur’an, Juz Amma, dan Iqra diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan belajar para santri serta menunjang kegiatan mengaji agar berjalan lebih optimal.
Perwakilan BAZNAS Pringsewu menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan upaya agar manfaat dana umat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak yang sedang belajar agama.
“Melalui program Pringsewu Religi, kami ingin memastikan bahwa dana umat yang dititipkan kepada BAZNAS dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak-anak kita yang sedang menimba ilmu agama. Al-Qur'an, Juz Amma, dan Iqra' ini adalah investasi akhirat; semoga menjadi bekal awal bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang cinta dan dekat dengan Al-Qur'an,” ujarnya.
Pihak pengajar TPA Al-Wafi menyambut baik bantuan tersebut. Mereka menyampaikan bahwa ketersediaan sarana belajar yang memadai sangat berarti untuk mendukung semangat anak-anak dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an.
“Kami mewakili segenap pengurus dan wali santri TPA Al-Wafi Pekon Pandansari mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada BAZNAS Pringsewu. Bantuan Al-Qur'an, Juz Amma, dan Iqra' ini sangat berarti bagi kami. Fasilitas belajar yang baru ini tentu akan menambah semangat anak-anak kami untuk lebih rajin mengaji dan belajar,” ungkap salah satu pengajar TPA Al-Wafi.
Melalui program Pringsewu Religi, BAZNAS Kabupaten Pringsewu berharap dukungan terhadap pendidikan Al-Qur’an dapat terus berlanjut. Sinergi antara BAZNAS, pengajar TPA, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat syiar Islam serta mendukung lahirnya generasi yang berakhlak mulia dan berpedoman pada Al-Qur’an.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
29/10/2026 | MBL-01

RSB Pesawaran Layani Kesehatan Peserta KEMBARANAS III dan PPIM SAKO SIT Nasional
LAMPUNG -- Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Pesawaran memberikan layanan kesehatan dan pemeriksaan gratis bagi peserta Kemah Bakti dan Pengembaraan Nasional III serta Pembinaan dan Pelatihan Instruktur Muda SAKO SIT Nasional (KEMBARANAS III dan PPIM SAKO SIT Nasional) Tahun 2026, Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Pelayanan berlangsung di Kwarda Lampung, dengan tim RSB Pesawaran bertugas mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB. Tim terdiri atas dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes., Shofia Handayani, S.Kep., Ns., dan Mujid.
Berdasarkan data sementara, tim memberikan pelayanan kepada lima peserta dengan keluhan berupa diare, mual dan muntah, lemas, sakit kepala, serta luka akibat cedera.
Dokter RSB Pesawaran, dr. Redha Anggraini Japar, M.Kes., mengatakan layanan kesehatan tersebut diberikan untuk membantu peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman.
“Melalui layanan kesehatan ini, kami berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Kami juga ingin memastikan peserta yang mengalami keluhan kesehatan mendapatkan penanganan yang diperlukan,” ujarnya.
Kehadiran RSB Pesawaran menjadi bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Pesawaran terhadap kegiatan kepemudaan sekaligus wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Dukungan ini juga sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda yang mengedepankan persatuan, kepedulian, dan pengabdian.
Melalui layanan tersebut, RSB Pesawaran berharap dapat turut menunjang kelancaran KEMBARANAS III dan PPIM SAKO SIT Nasional Tahun 2026.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
29/10/2026 | MBL-01
Artikel Terbaru
Zakat Menguatkan Kepedulian Sosial dan Mendorong Kesejahteraan Umat
ZAKAT bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidup dan membangun kemandirian. Melalui pengelolaan yang tepat, zakat dapat mendukung berbagai bidang, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Dalam Islam, zakat merupakan hak golongan yang telah ditetapkan syariat. Prinsip ini menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak hanya bergantung pada bantuan sukarela, tetapi juga diwujudkan melalui kewajiban yang memiliki aturan dan sasaran yang jelas.
Zakat dan Kepedulian terhadap Sesama
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang mengajarkan keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT dan tanggung jawab terhadap manusia. Secara bahasa, zakat memiliki makna tumbuh, bersih, dan berkah. Selain menyucikan harta dan jiwa pemberinya, zakat juga memperkuat hubungan sosial antara muzaki dan mustahik.
Allah SWT berfirman dalam QS. Adz-Dzariyat ayat 19 bahwa dalam harta orang-orang yang bertakwa terdapat hak bagi orang miskin yang meminta maupun yang tidak meminta. Sementara itu, QS. At-Taubah ayat 103 menjelaskan bahwa zakat berfungsi membersihkan dan menyucikan pemberinya.
Adapun QS. At-Taubah ayat 60 menetapkan delapan golongan yang berhak menerima zakat. Ketentuan ini menjadi dasar agar penyaluran zakat dilakukan sesuai syariat dan benar-benar menjangkau pihak yang berhak.
Rasulullah SAW juga mengajarkan bahwa zakat yang diwajibkan kepada orang kaya dikembalikan kepada orang-orang fakir di antara mereka, sebagaimana diriwayatkan dalam HR. Bukhari dan Muslim. Ajaran tersebut memperlihatkan bahwa zakat memiliki peran dalam memenuhi hak masyarakat yang membutuhkan.
Manfaat Zakat bagi Kesejahteraan Masyarakat
Zakat dapat membantu mustahik memenuhi kebutuhan dasar sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan. Melalui program produktif, dukungan zakat dapat diarahkan pada pendidikan, modal usaha, pelatihan, dan pendampingan agar penerima manfaat memiliki kesempatan membangun kemandirian ekonomi.
Bagi muzaki, menunaikan zakat merupakan bentuk ketaatan sekaligus sarana menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian sosial. Sementara bagi masyarakat secara luas, pengelolaan zakat yang tepat dapat membantu mengurangi kesenjangan dan memperkuat solidaritas.
Karena itu, manfaat zakat tidak hanya diukur dari bantuan yang diterima saat ini, tetapi juga dari peluang yang terbuka bagi mustahik untuk memperbaiki kondisi kehidupannya dalam jangka panjang.
Potensi Zakat Nasional dan Tantangan Pengelolaannya
BAZNAS memperkirakan potensi zakat nasional mencapai Rp327 triliun per tahun, sementara realisasi penghimpunannya disebut baru sekitar 10 persen dari potensi tersebut. Pada 2026, BAZNAS menargetkan penghimpunan zakat nasional sebesar Rp60 triliun.
Angka tersebut menunjukkan besarnya peluang zakat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Namun, peningkatan penghimpunan perlu diiringi dengan perluasan akses pembayaran, edukasi kepada masyarakat, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel agar kepercayaan muzaki tetap terjaga.
Digitalisasi layanan juga dapat memudahkan masyarakat menunaikan zakat. Meski demikian, kemudahan pembayaran harus tetap disertai ketepatan perhitungan dan penyaluran sesuai ketentuan syariat.
Zakat Hadir melalui Program Sosial dan Pemberdayaan
Kepedulian melalui pengelolaan dana sosial keagamaan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Dalam penanggulangan bencana, BAZNAS menjalankan respons kemanusiaan, termasuk penyediaan bantuan bagi masyarakat terdampak. Di bidang pendidikan, Beasiswa Cendekia BAZNAS mendukung mahasiswa dari keluarga kurang mampu di berbagai kampus mitra. Sementara di bidang ekonomi, program pemberdayaan UMKM memberikan dukungan berupa modal usaha, peralatan, pelatihan, dan pendampingan bagi mustahik.
Berbagai upaya tersebut menunjukkan bahwa bantuan dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan yang beragam. Namun, penting dipahami bahwa tidak semua bantuan kemanusiaan bersumber dari zakat. Sebagian program dapat didukung infak dan sedekah, sedangkan dana zakat tetap harus disalurkan kepada golongan yang berhak sesuai ketentuan syariat.
Menunaikan Zakat dengan Tepat dan Amanah
Agar manfaat zakat semakin optimal, masyarakat perlu memastikan kewajibannya dihitung sesuai ketentuan dan ditunaikan tepat waktu. Penyaluran melalui BAZNAS atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang resmi dapat membantu pengelolaan dana berjalan lebih terorganisasi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan kalkulator zakat serta berkonsultasi dengan amil apabila membutuhkan bantuan dalam menghitung kewajiban. Selain itu, zakat dan bantuan sosial perlu diberikan dengan menjaga martabat penerima. QS. Al-Baqarah ayat 264 mengingatkan agar pemberian tidak disertai dengan menyebut-nyebutnya atau menyakiti perasaan penerima.
Pada akhirnya, zakat merupakan salah satu ikhtiar untuk membangun masyarakat yang saling menopang. Ketika ditunaikan dengan ikhlas dan dikelola secara amanah, zakat dapat membantu memenuhi hak mustahik, memperkuat kepedulian sosial, serta membuka jalan menuju kesejahteraan yang lebih luas.
Tunaikan zakat melalui lembaga resmi dan terpercaya agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang berhak menerimanya. Semoga zakat yang ditunaikan menjadi keberkahan bagi muzaki dan membawa manfaat bagi sesama.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
29/10/2026 | MBL-01
Delapan Keutamaan Sedekah, dari Pahala Berlipat hingga Mempererat Persaudaraan
SEDEKAH merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam dan memiliki manfaat bagi pemberi maupun penerimanya. Tidak harus menunggu memiliki harta berlebih, sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan, baik melalui pemberian materi maupun berbagai bentuk kebaikan lainnya.
Al-Qur’an dan hadis menjelaskan berbagai keutamaan sedekah, mulai dari pahala yang dilipatgandakan hingga tumbuhnya kepedulian sosial. Memahami keutamaan tersebut dapat menjadi pengingat untuk membiasakan diri berbagi dengan ikhlas dan konsisten.
Keutamaan Sedekah dalam Islam
1. Pahala dilipatgandakan
Allah SWT mengumpamakan orang yang menginfakkan hartanya di jalan-Nya seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, masing-masing berisi seratus biji. Hal ini dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 261. Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa sedekah dari harta yang halal akan dikembangkan pahalanya oleh Allah SWT (HR. Bukhari dan Muslim).
2. Menjadi sebab penghapusan dosa
Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW mengumpamakan sedekah dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api. Meski demikian, sedekah tidak menggantikan kewajiban bertobat, menyesali kesalahan, dan memperbaiki hak orang lain yang telah dilanggar.
3. Mendapat naungan pada hari kiamat
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa seseorang akan berada di bawah naungan sedekahnya hingga perkara di antara manusia diputuskan (HR. Ahmad). Hadis lain juga menyebutkan keutamaan orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya (HR. Bukhari dan Muslim).
4. Menjadi pelindung dari api neraka
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menjaga diri dari api neraka meskipun hanya dengan bersedekah separuh butir kurma (HR. Bukhari dan Muslim). Pesan ini mengajarkan bahwa sedekah tidak harus bernilai besar. Pemberian kecil yang dilakukan dengan tulus tetap memiliki nilai kebaikan.
5. Mendatangkan keberkahan rezeki
Dalam QS. Saba ayat 39, Allah SWT menjelaskan bahwa apa pun yang diinfakkan akan mendapat ganti dari-Nya. Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa sedekah tidak mengurangi harta (HR. Muslim). Keberkahan tersebut tidak selalu berupa bertambahnya nominal kekayaan, tetapi juga dapat dimaknai sebagai kecukupan, ketenangan, dan manfaat dari harta yang dimiliki.
6. Membersihkan jiwa dari sifat kikir
Sedekah melatih seseorang agar tidak berlebihan mencintai harta dan lebih peka terhadap kebutuhan sesama. QS. Al-Hasyr ayat 9 menjelaskan keutamaan orang yang dijaga dari kekikiran dirinya. Dengan membiasakan berbagi, seseorang juga belajar bersyukur dan menggunakan rezekinya untuk kebaikan.
7. Mengalirkan pahala melalui sedekah jariyah
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ketika seseorang meninggal dunia, amalnya terputus kecuali tiga perkara, salah satunya sedekah jariyah (HR. Muslim). Contohnya dapat berupa wakaf Al-Qur’an, pembangunan fasilitas ibadah, penyediaan sumber air, atau dukungan pendidikan yang manfaatnya terus dirasakan masyarakat.
8. Mempererat persaudaraan dan kepedulian sosial
Sedekah menjadi salah satu cara nyata untuk membantu sesama dan memperkuat solidaritas masyarakat. Dalam QS. Al-Hujurat ayat 10, Allah SWT menegaskan bahwa orang-orang beriman adalah bersaudara. Rasulullah SAW juga mengumpamakan kaum beriman seperti satu tubuh yang saling merasakan ketika salah satu bagiannya mengalami kesulitan (HR. Bukhari dan Muslim).
Adab Sedekah yang Perlu Dijaga
Agar sedekah bernilai ibadah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Meluruskan niat karena Allah SWT, bukan untuk mendapatkan pujian.
Menjaga perasaan penerima dengan tidak menyebut-nyebut pemberian atau menyakiti hati mereka, sebagaimana diperingatkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 264.
Menggunakan harta yang halal, karena Allah SWT menerima yang baik.
Mendahulukan kewajiban, seperti zakat, nafkah keluarga, dan pelunasan utang yang harus dibayar.
Berbagi sesuai kemampuan dan membiasakannya secara konsisten, meskipun jumlahnya sedikit.
Masyarakat juga dapat menyalurkan sedekah melalui BAZNAS atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi agar pengelolaannya lebih terorganisasi dan penyalurannya dapat dipertanggungjawabkan.
Delapan keutamaan tersebut mengingatkan bahwa sedekah bukan hanya tentang jumlah yang diberikan, tetapi juga keikhlasan dan manfaat yang dihadirkan. Dengan membiasakan sedekah sesuai kemampuan, setiap Muslim dapat mengambil bagian dalam membantu sesama sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
29/10/2026 | MBL-01
Bayar Zakat Tepat Waktu, Bantu Pastikan Hak Mustahik Terpenuhi
ZAKAT bukan hanya kewajiban ibadah bagi umat Islam, tetapi juga amanah untuk memenuhi hak masyarakat yang membutuhkan. Di balik harta yang telah memenuhi syarat zakat, terdapat hak fakir, miskin, dan golongan lain yang berhak menerimanya. Karena itu, menunaikan zakat tepat waktu menjadi bagian penting dari tanggung jawab seorang Muslim sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama.
Kewajiban Harus Ditunaikan
Zakat adalah kewajiban mengeluarkan sebagian harta tertentu yang telah memenuhi syarat untuk disalurkan kepada golongan yang berhak menerimanya. Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang Muslim dan kerap disebut berdampingan dengan perintah salat dalam Al-Qur’an.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 43: “Dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”
Ayat tersebut menegaskan kewajiban menunaikan zakat bagi umat Islam yang memenuhi ketentuannya. Ketika harta telah mencapai nisab dan memenuhi ketentuan haul untuk jenis zakat yang mensyaratkannya, kewajiban zakat perlu segera ditunaikan sesuai aturan yang berlaku.
Berbeda dengan sedekah sunah yang bersifat sukarela, zakat memiliki ketentuan mengenai nisab, kadar, waktu pembayaran, dan penerima. Oleh karena itu, muzaki perlu memahami kapan kewajiban zakatnya telah jatuh tempo agar tidak menunda tanpa alasan yang dibenarkan.
Di Indonesia, pengelolaan zakat juga diatur melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Penyaluran melalui lembaga resmi seperti BAZNAS membantu penghimpunan dan pendistribusian dana zakat dilakukan secara terorganisasi serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dalil tentang Menyegerakan Pembayaran Zakat
Al-Qur’an memberikan sejumlah petunjuk mengenai kewajiban menunaikan hak orang lain dan menyegerakan kebaikan. Dalam QS. Al-An’am ayat 141, Allah SWT memerintahkan agar hak dari hasil panen ditunaikan pada hari memetiknya. Sementara itu, QS. Al-Ma’arij ayat 24–25 menjelaskan adanya hak tertentu dalam harta orang-orang yang beriman bagi mereka yang meminta maupun yang tidak meminta.
Pesan tersebut mengingatkan bahwa kepedulian kepada sesama bukan sekadar pilihan, tetapi memiliki landasan dalam ajaran Islam. Ketika kewajiban zakat telah terpenuhi syaratnya, hak mustahik tidak semestinya ditahan tanpa alasan syar’i.
Rasulullah SAW juga memberikan teladan dalam menyegerakan penyaluran harta untuk kepentingan orang lain. Dalam riwayat Sahih Bukhari, beliau bergegas mengurus harta sedekah yang masih tersimpan di rumah karena tidak ingin menahannya lebih lama.
Keteladanan tersebut menjadi pengingat bahwa menunaikan kewajiban dan menyalurkan hak orang lain sebaiknya dilakukan tanpa penundaan yang tidak perlu.
Memahami Waktu Pembayaran Zakat Fitrah dan Zakat Mal
Waktu pembayaran zakat berbeda sesuai dengan jenisnya. Karena itu, muzaki perlu memahami ketentuan masing-masing agar zakat dapat ditunaikan pada waktu yang tepat.
Zakat fitrah ditunaikan pada bulan Ramadan dan memiliki batas waktu yang berkaitan dengan pelaksanaan salat Idulfitri. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa zakat fitrah yang dibayarkan sebelum salat Id merupakan zakat fitrah, sedangkan yang dibayarkan setelahnya dihitung sebagai sedekah biasa (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Zakat fitrah juga dapat dibayarkan lebih awal sesuai pendapat ulama yang diikuti. Dalam riwayat Sahih Bukhari, Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma disebut menunaikannya satu atau dua hari sebelum Idulfitri. Perencanaan pembayaran sejak awal membantu memastikan zakat dapat disalurkan kepada mustahik sebelum hari raya.
Sementara itu, zakat mal wajib ditunaikan ketika harta telah memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk nisab dan haul untuk jenis harta yang mensyaratkannya. Zakat hasil pertanian memiliki ketentuan berbeda karena berkaitan dengan waktu panen.
Adapun zakat penghasilan dapat ditunaikan secara berkala setiap bulan atau melalui perhitungan tahunan sesuai ketentuan dan metode yang digunakan. Pembayaran secara rutin dapat membantu muzaki mengelola kewajibannya agar tidak menumpuk atau terlupakan.
Penundaan zakat hanya dapat dilakukan dalam kondisi yang dibenarkan menurut syariat, misalnya ketika terdapat alasan tertentu dalam penyaluran. Sebaliknya, menunda tanpa alasan yang dibenarkan tidak sejalan dengan kewajiban menunaikan zakat.
Dampak Keterlambatan bagi Mustahik
Bagi mustahik, waktu penerimaan bantuan dapat berpengaruh langsung terhadap pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, anak yang membutuhkan biaya pendidikan, atau pedagang kecil yang memerlukan dukungan usaha tidak selalu dapat menunggu bantuan dalam waktu lama.
Keterlambatan pembayaran zakat fitrah, misalnya, dapat mengurangi kesempatan mustahik untuk memenuhi kebutuhan pada hari raya. Sebaliknya, zakat yang dihimpun dan disalurkan tepat waktu dapat membantu mereka mempersiapkan kebutuhan dengan lebih baik.
Ketepatan waktu juga mendukung perencanaan lembaga pengelola zakat. Dana yang diterima lebih awal memberi ruang bagi amil untuk mendata penerima manfaat, menyusun distribusi, dan memastikan bantuan diberikan sesuai kebutuhan. Hal ini penting agar penyaluran tidak dilakukan secara terburu-buru dan tetap memperhatikan ketepatan sasaran.
Dalam situasi darurat, dana yang tersedia juga dapat membantu lembaga merespons kebutuhan kemanusiaan dengan lebih cepat, sesuai ketentuan penggunaan dana dan kriteria penerima yang berlaku.
Bagi muzaki sendiri, menunda pembayaran berisiko membuat kewajiban terlupakan atau dana terpakai untuk kebutuhan lain. Karena itu, disiplin menunaikan zakat membantu menjaga amanah sekaligus memberikan kepastian bahwa hak mustahik dapat segera dipenuhi.
Manfaat Membayar Zakat Tepat Waktu
Menunaikan zakat tepat waktu memberikan manfaat bagi muzaki maupun masyarakat penerima manfaat.
Dari sisi pribadi, zakat menjadi sarana menjalankan ketaatan kepada Allah SWT sekaligus melatih kedisiplinan dalam mengelola keuangan. Dengan menyisihkan kewajiban zakat sesuai waktunya, muzaki dapat lebih teratur dalam membedakan hak mustahik dari kebutuhan pribadi.
Dari sisi sosial, zakat yang tersalurkan dengan baik membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang berhak menerima. Penyaluran yang tepat waktu juga dapat memperkuat solidaritas dan hubungan antarsesama, karena masyarakat yang membutuhkan memperoleh dukungan ketika diperlukan.
Sementara dari sisi ekonomi, zakat yang dikelola secara amanah dapat membantu penerima manfaat memenuhi kebutuhan dasar dan, melalui program pendayagunaan yang sesuai, mengembangkan usaha serta meningkatkan kemandirian. Dengan demikian, zakat tidak hanya berperan dalam membantu kebutuhan saat ini, tetapi juga dapat mendukung kesejahteraan dalam jangka panjang.
Cara Membiasakan Diri Membayar Zakat Tepat Waktu
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan agar kewajiban zakat lebih mudah ditunaikan secara tertib.
Kenali jenis dan ketentuan zakat. Pahami jenis harta atau penghasilan yang dimiliki, nisab, kadar zakat, serta ketentuan waktu pembayarannya.
Buat jadwal pembayaran. Catat waktu jatuh tempo haul atau jadwalkan pembayaran zakat penghasilan secara berkala.
Sisihkan dana sejak awal. Ketika menerima penghasilan, alokasikan dana zakat agar tidak tercampur dengan anggaran untuk kebutuhan lainnya.
Gunakan kalkulator zakat. Manfaatkan kalkulator zakat dari lembaga resmi untuk membantu perhitungan, kemudian pastikan hasilnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Pilih lembaga penyalur yang terpercaya. Gunakan kanal resmi BAZNAS atau lembaga amil zakat yang memenuhi ketentuan, dan simpan bukti pembayaran sebagai dokumentasi.
Kebiasaan tersebut dapat membantu muzaki memenuhi kewajiban dengan lebih teratur sekaligus mendukung pengelolaan dana zakat yang lebih terencana.
Tunaikan Zakat sebagai Bentuk Amanah kepada Sesama
Zakat merupakan kewajiban yang tidak hanya berkaitan dengan hubungan seorang Muslim kepada Allah SWT, tetapi juga dengan hak orang lain yang terdapat dalam hartanya. Menunaikannya tepat waktu berarti menjaga amanah dan membantu memastikan kebutuhan mustahik dapat dipenuhi tanpa penundaan yang tidak perlu.
Dengan memahami waktu pembayaran, membuat perencanaan, dan menggunakan layanan lembaga resmi, kewajiban zakat dapat ditunaikan secara lebih tertib. Pengelolaan yang amanah dan penyaluran yang tepat sasaran diharapkan dapat memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
Masyarakat Lampung dapat menunaikan zakat melalui layanan resmi BAZNAS Provinsi Lampung di lampung.baznas.go.id/bayarzakat. Semoga zakat yang ditunaikan diterima Allah SWT, menyucikan harta dan jiwa, serta menjadi jalan terpenuhinya hak para mustahik.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
28/10/2026 | MBL-01
BAZNAS TV
MARS BAZNAS
Penulis: Yuri











