
Berita Terkini
BAZNAS Bersama Pemprov Lampung Distribusikan 65 Ekor Sapi Program Sedekah Daging
Lampung -- Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan sebanyak 133 ekor sapi dan dua ekor kambing untuk pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah/2026 M. Hewan tersebut didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung dalam bentuk penyediaan dan pendistribusian daging segar kepada masyarakat yang berhak menerima.
Dari total 133 ekor sapi yang disiapkan, sebanyak 65 ekor sapi berasal dari Program Sedekah Daging Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung yang dihimpun melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Lampung, Yuri Agustina Primasari mengatakan, program tersebut menjadi bentuk kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung bersama BAZNAS dalam memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Pada tahun ini Iduladha kita mengelola dua ekor kambing dan 133 ekor sapi. Dari jumlah itu, 65 sapi berasal dari BAZNAS Provinsi Lampung yang diperoleh dari dana ZIS ASN Pemprov Lampung,” ujarnya di Bandar Lampung, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat di berbagai wilayah di Provinsi Lampung melalui penyediaan dan pendistribusian daging sapi segar.
Secara terpisah Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain mengatakan penerima manfaat Program Sedekah Daging dipastikan untuk mustahik, yakni masyarakat yang berhak menerima zakat seperti fakir, miskin, dan kelompok masyarakat prasejahtera yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, khususnya pada momentum Iduladha.
Kontribusi BAZNAS Provinsi Lampung, kata Iskandar, melalui Program Sedekah Daging menjadi wujud nyata optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program kemaslahatan umat di Provinsi Lampung.
Melalui program ini, diharapkan manfaat bantuan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama keluarga prasejahtera di berbagai daerah di Lampung. ***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
27/05/2026 | Admin
Rumah Sehat BAZNAS Lamteng Layani Pasien dengan Infak Seikhlasnya
Lampung Tengah -- Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu dengan konsep pengobatan berbasis infak seikhlasnya. Berlokasi di Jalan Raya Lintas Pantai Timur Sumatera, Kecamatan Seputih Banyak, layanan kesehatan tersebut menjadi tempat berobat bagi warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan karena keterbatasan biaya.
Pada Jumat (22/5/2026), suasana pelayanan di Rumah Sehat BAZNAS tampak ramai. Sejumlah warga terlihat menunggu giliran pemeriksaan kesehatan di ruang tunggu, sementara petugas medis melayani pasien di ruang pemeriksaan.
Kepala Rumah Sehat BAZNAS Lampung Tengah, dr. Intan Juliana O, M.Epid., Sp.KKLP, mengatakan bahwa masyarakat yang datang berobat tidak dibebankan tarif tertentu. Pasien dipersilakan memberikan infak sesuai kemampuan, bahkan tetap dilayani meski tidak mampu membayar.
“Kalau warga yang mampu berinfak silakan, tetapi kalau tidak punya juga tetap kami layani,” ujar dr. Intan.
Rumah Sehat BAZNAS Lampung Tengah mulai aktif memberikan pelayanan kesehatan sejak tahun 2023 dengan melibatkan tenaga medis relawan. Saat ini, terdapat sekitar 19 tenaga medis dan nonmedis yang bertugas memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Adapun layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan ibu dan anak, layanan home care, penanganan luka diabetes, hingga bantuan ambulans dan layanan sosial kemanusiaan lainnya.
dr. Intan menjelaskan, keterlibatannya sebagai dokter relawan di Rumah Sehat BAZNAS berawal dari keinginannya untuk membantu masyarakat kecil mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya pengobatan.
Menurutnya, Rumah Sehat BAZNAS menjadi wadah pengabdian bagi tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat dengan pendekatan kemanusiaan.
“BAZNAS menyediakan fasilitas dan tempatnya, sedangkan kami mengabdikan tenaga dan pikiran untuk masyarakat,” katanya.
Dalam menjalankan pelayanan, Rumah Sehat BAZNAS juga menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait biaya operasional dan pengadaan obat-obatan. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan secara optimal.
Selain memberikan pelayanan di klinik, tenaga medis Rumah Sehat BAZNAS juga melayani pasien yang tidak dapat datang langsung ke lokasi, seperti penderita luka diabetes dan pasien lansia yang membutuhkan perawatan di rumah.
Keberadaan Rumah Sehat BAZNAS Lampung Tengah diharapkan dapat terus membantu masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang mudah, terjangkau, dan humanis sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan kepada umat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
26/05/2026 | Admin
BAZNAS Lampung Dukung Kurban, Balai Ternak Lamteng Bantu Mustahik Naik Kelas
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mendukung pelaksanaan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional RI sebagai upaya menjadikan ibadah kurban tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Salah satu program unggulan tersebut dijalankan melalui Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah (Lamteng) yang berlokasi di Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Program ini menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, spiritual, hingga teknologi digital.
Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah berdiri sejak 14 September 2019 dan tersebar di tiga desa, yakni Desa Rukti Endah, Desa Rama Yana, dan Desa Rejo Asri. Pada tahap awal, program ini membina empat kelompok ternak, yaitu Rambon Asri, Barokah Mendho, Langgeng, dan Lumintu.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menyampaikan bahwa program kurban yang dikembangkan BAZNAS merupakan bentuk nyata pemanfaatan zakat dan kurban untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kurban bukan hanya ibadah tahunan, tetapi instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Ketika masyarakat berkurban melalui BAZNAS, mereka tidak hanya membantu penerima manfaat daging kurban, tetapi juga memberdayakan peternak mustahik agar mandiri secara ekonomi,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, BAZNAS RI terus memperkuat ekosistem peternakan rakyat melalui pendampingan intensif, penguatan kelembagaan, penyediaan sarana produksi, hingga akses pemasaran. Menurutnya, target utama program tersebut adalah mendorong peternak binaan naik kelas dari mustahik menjadi muzaki.
Ketua Koperasi Balai Ternak Lampung Tengah, Indra Sofwatama, mengatakan program Balai Ternak telah membawa perubahan besar bagi masyarakat desa, terutama dalam peningkatan kesejahteraan keluarga peternak.
“Alhamdulillah ada anggota yang kini mampu menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi. Bahkan, ada anggota yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak, kini setelah panen kambing bisa membangun rumah semi permanen,” katanya.
Ia juga menyebut keberadaan Pabrik Pakan Yufeed menjadi inovasi penting dalam menekan biaya produksi peternak. Pabrik tersebut mengolah bahan baku lokal menjadi pakan berkualitas yang kini telah dipasarkan hingga ke Bandung dan Sumatera Selatan.
Sementara itu, salah satu peternak binaan, Siswanto, mengaku mendapatkan banyak manfaat sejak bergabung dalam program Balai Ternak BAZNAS.
“Dulu kami memelihara kambing hanya satu atau dua ekor, sekarang sudah berkembang lebih banyak. Kami juga mendapatkan pembelajaran tentang cara beternak yang baik hingga penanganan kesehatan ternak,” ujarnya.
Menurut Siswanto, pendampingan yang dilakukan BAZNAS tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pembinaan sosial dan spiritual masyarakat. Ia menuturkan, kelompok ternak binaan juga turut membantu masyarakat lain agar dapat mandiri melalui usaha peternakan.
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah, Ikhlas Transada, mengatakan program balai ternak merupakan bentuk zakat produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Bantuan dari muzaki kami dorong untuk program produktif seperti balai ternak dan lumbung pangan agar manfaatnya terus berkembang dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Selain pengembangan ternak, Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah juga dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti kandang karantina, hotel ternak, rumah kompos, sekretariat kelompok, hingga aplikasi digital SIRENA (Sistem Identifikasi dan Recording Ternak) dan SIEMBE untuk pencatatan mutasi ternak dan laporan keuangan kelompok.
Melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026, BAZNAS juga terus mengedepankan tata kelola kurban yang profesional melalui prinsip Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Distribusi kurban dipastikan menjangkau wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), daerah rawan pangan, hingga wilayah terdampak bencana melalui distribusi daging segar maupun program Kurban Kaleng.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
26/05/2026 | Admin
Berita Pendistribusian

BAZNAS Lampung Hadir Bantu Korban Rumah Roboh Akibat Puting Beliung
Lampung -- BAZNAS Provinsi Lampung melalui program Baznas Tanggap Bencana (BTB) hadir memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga yang rumahnya roboh akibat angin puting beliung di Kelurahan Bumi Waras, Teluk Betung.
Tim BAZNAS Provinsi Lampung turun langsung ke lokasi untuk melakukan survei kondisi rumah terdampak serta mendengarkan kronologi kejadian dari korban. Selain meninjau lokasi rumah yang tertimpa pohon besar akibat cuaca ekstrem, tim juga mengunjungi toko bangunan guna memastikan kebutuhan material yang diperlukan untuk proses perbaikan rumah.
Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap musibah yang terjadi, BAZNAS Provinsi Lampung menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta untuk membantu pembelian material bangunan dan biaya tukang, agar rumah korban dapat segera dibangun kembali dan kembali layak ditempati.
Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat meringankan beban korban serta menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
19/05/2026 | Admin

Ringankan Beban Mustahik BAZNAS Lampung Bantu Pengobatan Pasien Kelainan Jantung
Lampung -- BAZNAS Provinsi Lampung menyalurkan bantuan pengobatan kepada seorang mustahik asal Rajabasa, Lampung, yang sedang menjalani pengobatan penyakit jantung di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.
Mustahik penerima bantuan tersebut adalah ananda Veni (11), seorang anak perempuan yang didiagnosis mengalami MR Severe, TR Mild, Thickening PVML. Berdasarkan kondisi kesehatannya, Veni harus menjalani penanganan medis lanjutan dan dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.
Keterbatasan ekonomi keluarga menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan pengobatan serta biaya pendampingan selama proses perawatan di luar daerah. Oleh karena itu, keluarga mengajukan permohonan bantuan kepada BAZNAS Provinsi Lampung.
Menindaklanjuti permohonan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap mustahik yang membutuhkan layanan kesehatan.
Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu upaya BAZNAS Provinsi Lampung dalam mendukung akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya pasien yang membutuhkan rujukan pengobatan ke rumah sakit di luar daerah.
Melalui bantuan yang diberikan, diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga serta mendukung kelancaran proses pengobatan ananda Veni hingga memperoleh penanganan yang optimal.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
12/05/2026 | Admin

Sinergi BAZNAS Lampung dan Tulang Bawang Hadirkan Rumah Layak Huni
Tulang Bawang -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang bersama BAZNAS Provinsi Lampung resmi meluncurkan program bantuan bedah rumah tinggal layak huni bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini dilaksanakan di Lingkungan UGU, Kecamatan Menggala, Selasa (05/05/2025).
Kegiatan launching tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Tulang Bawang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Indra Permana Amurwaraharja, S. Hut., M. Si., yang hadir mewakili Bupati Tulang Bawang. Turut hadir pula Ketua TP PKK Tulang Bawang Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., unsur Forkopimda Tulang Bawang, Ketua IKAD DPRD Tulang Bawang, serta Camat Menggala.
Program ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS kabupaten dan provinsi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya bagi para mustahik yang membutuhkan hunian layak.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung menegaskan komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui berbagai program, baik yang bersifat konsumtif maupun produktif yang berkelanjutan.
“Setiap program BAZNAS adalah upaya nyata membangun kemandirian dan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan BAZNAS berlandaskan prinsip 3A, yaitu aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI, sebagai bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan dana umat.
Kegiatan launching ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat program bedah rumah di Kecamatan Menggala. Selain itu, dilakukan pula penyerahan bantuan bedah rumah secara simbolis untuk warga Kecamatan Rawapitu yang diterima oleh Camat Rawapitu.
Melalui program ini, diharapkan masyarakat penerima manfaat dapat memiliki hunian yang lebih layak, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup serta mendorong kemandirian ekonomi ke depan.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
06/05/2026 | Admin
Artikel Terbaru
Lima Keutamaan Dzulhijjah, Amalan yang Dianjurkan
BULAN Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang sangat istimewa dalam kalender Hijriah. Bagi umat Islam, bulan ini tidak hanya identik dengan ibadah haji dan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi waktu yang penuh keberkahan untuk memperbanyak ibadah. Banyak ulama menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah termasuk hari-hari terbaik sepanjang tahun untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, memahami berbagai amalan Bulan Dzulhijjah menjadi hal yang penting bagi setiap muslim. Dengan mengetahui keutamaannya, umat Islam dapat memanfaatkan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, dan meraih pahala yang berlipat ganda.
Dalam Al-Qur'an dan hadis, terdapat banyak dalil yang menunjukkan kemuliaan bulan Dzulhijjah. Bahkan, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada hari-hari yang lebih dicintai Allah untuk beramal saleh dibandingkan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
1. Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah, Hari Terbaik Setahun
Salah satu keutamaan terbesar bulan Dzulhijjah adalah kemuliaan sepuluh hari pertamanya. Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada hari-hari yang amal saleh pada saat itu lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).”(HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan bahwa setiap amal kebaikan yang dilakukan pada hari-hari tersebut memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, berdzikir, bersedekah, dan berbagai amalan Bulan Dzulhijjah lainnya.
2. Dzulhijjah jadi Waktu Pelaksanaan Ibadah Haji
Keutamaan berikutnya adalah karena pada bulan inilah ibadah haji dilaksanakan. Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan oleh muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan keamanan perjalanan.
Jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Tanah Suci untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji. Momentum ini menjadi simbol persatuan umat Islam sekaligus bentuk ketundukan kepada Allah SWT.
Bagi mereka yang belum berkesempatan berhaji, tetap dapat memperoleh keberkahan bulan ini dengan memperbanyak amalan Bulan Dzulhijjah sesuai kemampuan masing-masing.
3. Terdapat Hari Arafah Penuh Keutamaan
Tanggal 9 Dzulhijjah dikenal sebagai Hari Arafah. Hari ini memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam Islam. Bagi jamaah haji, wukuf di Arafah merupakan rukun utama ibadah haji.
Sementara bagi muslim yang tidak sedang berhaji, dianjurkan untuk melaksanakan puasa Arafah. Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”(HR. Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan betapa besar pahala yang Allah SWT sediakan bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa pada Hari Arafah. Karena itu, puasa Arafah termasuk salah satu amalan Bulan Dzulhijjah yang sangat dianjurkan.
4. Hari Idul Adha Berada di Dzulhijjah
Keutamaan lainnya adalah adanya Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Hari raya ini menjadi momentum penting untuk mengenang keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menaati perintah Allah SWT.
Idul Adha mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan kepada Allah. Pada hari tersebut umat Islam melaksanakan shalat Id dan memperbanyak takbir, tahmid, serta tahlil sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
Momen Idul Adha juga menjadi bagian penting dari rangkaian amalan Bulan Dzulhijjah yang membawa banyak keberkahan.
5. Dzulhijjah jadi Waktu Ibadah Kurban
Penyembelihan hewan kurban merupakan syariat yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu. Ibadah ini dilaksanakan mulai tanggal 10 hingga 13 Dzulhijjah.
Allah SWT berfirman:
"Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah."(QS. Al-Kautsar: 2)
Melalui ibadah kurban, seorang muslim belajar tentang keikhlasan dan kepedulian sosial. Daging kurban dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat yang membutuhkan sehingga tercipta rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah umat.
Amalan Dzulhijjah yang Dianjurkan
Setelah memahami berbagai keutamaannya, berikut beberapa amalan Bulan Dzulhijjah yang dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam.
1. Memperbanyak Dzikir
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak dzikir pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Dzikir yang dianjurkan antara lain:
Takbir (Allahu Akbar)
Tahmid (Alhamdulillah)
Tahlil (La ilaha illallah)
Tasbih (Subhanallah)
Dzikir menjadi sarana untuk senantiasa mengingat Allah SWT dan meningkatkan ketakwaan.
2. Berpuasa Sunnah
Puasa pada sembilan hari pertama Dzulhijjah, terutama puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, termasuk ibadah yang memiliki keutamaan besar.
Selain mendapatkan pahala puasa, seorang muslim juga dapat melatih kesabaran dan meningkatkan kualitas spiritual selama bulan yang mulia ini.
3. Membaca Al-Qur'an
Membaca dan mentadabburi Al-Qur'an termasuk ibadah yang sangat dianjurkan sepanjang waktu, terlebih pada bulan Dzulhijjah.
Setiap huruf yang dibaca akan mendatangkan pahala dan keberkahan bagi kehidupan seorang muslim.
4. Bersedekah
Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dicintai Allah SWT. Pada bulan Dzulhijjah, pahala sedekah menjadi semakin besar karena dilakukan pada waktu yang mulia.
Sedekah tidak selalu berupa harta. Membantu sesama, memberikan makanan, atau menolong orang yang membutuhkan juga termasuk bentuk sedekah.
5. Melaksanakan Kurban
Bagi yang memiliki kemampuan finansial, berkurban menjadi salah satu amalan Bulan Dzulhijjah yang sangat dianjurkan.
Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kurban juga memberikan manfaat sosial yang luas karena dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.
6. Memperbanyak Doa dan Istighfar
Bulan Dzulhijjah adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Setiap muslim hendaknya memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbaiki diri, memohon keberkahan hidup, serta memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu.
Hikmah Amalan di Bulan Dzulhijjah
Terdapat banyak hikmah yang dapat diperoleh dari pelaksanaan berbagai amalan Bulan Dzulhijjah. Di antaranya adalah meningkatnya keimanan, tumbuhnya rasa syukur, meningkatnya kepedulian sosial, serta semakin dekatnya hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.
Selain itu, bulan ini juga mengajarkan pentingnya pengorbanan, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan paling mulia dalam Islam yang dipenuhi berbagai keutamaan dan kesempatan untuk meraih pahala yang berlimpah. Sepuluh hari pertama Dzulhijjah, Hari Arafah, Idul Adha, serta ibadah kurban menjadi momen istimewa yang tidak boleh dilewatkan oleh umat Islam.
Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya memanfaatkan waktu ini dengan memperbanyak amalan Bulan Dzulhijjah seperti berdzikir, berpuasa, membaca Al-Qur'an, bersedekah, berdoa, dan melaksanakan kurban. Dengan menjalankan berbagai amalan Bulan Dzulhijjah secara ikhlas, diharapkan kita dapat memperoleh rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT serta menjadi pribadi yang lebih bertakwa.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
03/06/2026 | Admin
Zakat Pendidikan dan Kesehatan, Investasi Jangka Panjang
DALAM ajaran Islam, zakat bukan hanya ibadah yang membersihkan harta, tetapi juga instrumen sosial yang mampu membangun peradaban umat. Salah satu bentuk pemanfaatan zakat yang paling strategis adalah zakat untuk pendidikan dan kesehatan. Melalui pengelolaan yang amanah dan profesional, zakat mampu menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan umat Islam.
Di tengah tantangan zaman modern, kebutuhan pendidikan yang layak dan layanan kesehatan yang memadai semakin meningkat. Tidak sedikit keluarga muslim yang harus berjuang keras demi menyekolahkan anak-anak mereka atau mendapatkan akses pengobatan yang layak. Di sinilah peran zakat untuk pendidikan dan kesehatan menjadi sangat penting sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut BAZNAS, zakat merupakan bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang telah memenuhi syarat tertentu untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya.
Pengertian Zakat dalam Islam
Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS menjelaskan bahwa zakat berasal dari kata “zaka” yang berarti suci, tumbuh, berkah, dan berkembang. Dengan menunaikan zakat, seorang muslim tidak hanya membersihkan hartanya, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 103 “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.”
Ayat ini menunjukkan bahwa zakat memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Oleh karena itu, pengelolaan zakat yang tepat sasaran akan memberikan dampak besar bagi kehidupan umat, terutama melalui program zakat untuk pendidikan dan kesehatan.
Pentingnya Zakat untuk Pendidikan dan Kesehatan
Pendidikan dan kesehatan merupakan dua pilar utama dalam membangun masyarakat yang kuat. Tanpa pendidikan yang baik, generasi muslim akan kesulitan bersaing dan berkembang. Sementara tanpa kesehatan yang memadai, produktivitas masyarakat akan menurun.
Karena itulah, zakat untuk pendidikan dan kesehatan dapat disebut sebagai investasi jangka panjang umat. Dana zakat yang disalurkan untuk beasiswa, sekolah gratis, layanan kesehatan, hingga pengobatan mustahik akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Program zakat modern saat ini tidak lagi hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan memberdayakan. Banyak lembaga zakat yang kini mengembangkan program pendidikan, pelatihan keterampilan, rumah sehat, hingga bantuan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera.
Zakat untuk Pendidikan Memutus Rantai Kemiskinan
Beasiswa dan Bantuan Pendidikan
Salah satu bentuk nyata zakat untuk pendidikan dan kesehatan adalah pemberian beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Banyak siswa berprestasi yang terancam putus sekolah karena keterbatasan biaya. Melalui zakat, mereka dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Program pendidikan berbasis zakat juga meliputi:
Bantuan biaya sekolah
Penyediaan perlengkapan belajar
Pembangunan sekolah dan madrasah
Pelatihan keterampilan
Pembinaan karakter Islami
Menurut artikel BAZNAS tentang program zakat untuk pendidikan, zakat mampu melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan umat.
Membangun Generasi Muslim Berkualitas
Pendidikan adalah investasi terbaik dalam Islam. Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya ilmu pengetahuan. Ketika dana zakat digunakan untuk pendidikan, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh satu individu, tetapi juga oleh masyarakat secara luas.
Anak-anak yang mendapatkan pendidikan layak berpeluang menjadi:
Guru
Dokter
Ulama
Pengusaha
Pemimpin umat
Mereka nantinya dapat membantu masyarakat dan bahkan menjadi muzaki yang menyalurkan zakat kepada generasi berikutnya. Inilah mengapa zakat untuk pendidikan dan kesehatan memiliki dampak jangka panjang yang luar biasa.
Zakat untuk Kesehatan Wujud Kepedulian Sosial
Selain pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi fokus penting dalam pendayagunaan zakat. Banyak masyarakat miskin yang kesulitan memperoleh akses pengobatan akibat tingginya biaya layanan kesehatan.
Melalui program zakat untuk pendidikan dan kesehatan, umat Islam dapat membantu saudara-saudaranya memperoleh layanan medis yang layak.
Rumah Sehat BAZNAS
Salah satu program nyata adalah RUMAH SEHAT BAZNAS yang memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat prasejahtera.
Program ini menyediakan:
Pemeriksaan kesehatan
Pengobatan gratis
Edukasi kesehatan
Layanan tenaga medis profesional
Menurut BAZNAS, layanan kesehatan berbasis zakat membantu masyarakat mendapatkan pengobatan tanpa harus terbebani biaya mahal.
Dampak Sosial dari Zakat untuk Kesehatan
Manfaat zakat untuk pendidikan dan kesehatan di sektor medis tidak hanya dirasakan individu penerima bantuan, tetapi juga masyarakat secara umum.
Beberapa dampak positifnya antara lain:
Mengurangi angka kesakitan masyarakat miskin
Meningkatkan kualitas hidup umat
Mengurangi beban ekonomi keluarga
Meningkatkan produktivitas masyarakat
Menumbuhkan solidaritas sosial antarumat Islam
Ketika masyarakat sehat, mereka dapat bekerja, belajar, dan beribadah dengan lebih baik. Oleh sebab itu, zakat di bidang kesehatan merupakan investasi sosial yang sangat penting.
Zakat Produktif dan Pemberdayaan Umat
Pengelolaan zakat modern kini semakin berkembang. Tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan sesaat, zakat juga diarahkan pada program produktif yang mampu meningkatkan kemandirian mustahik.
Dalam konteks zakat untuk pendidikan dan kesehatan, pendekatan produktif dilakukan melalui:
Pelatihan kerja
Pendidikan kewirausahaan
Pembinaan keterampilan
Program kesehatan preventif
Edukasi pola hidup sehat
Dengan cara ini, penerima zakat tidak hanya mendapatkan bantuan sementara, tetapi juga peluang untuk memperbaiki kualitas hidupnya secara berkelanjutan.
Landasan Syariat tentang Kepedulian Sosial
Islam sangat menekankan pentingnya membantu sesama. Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
Semangat inilah yang menjadi dasar utama dalam pengembangan program zakat untuk pendidikan dan kesehatan. Ketika seorang muslim menunaikan zakat, ia tidak hanya menjalankan kewajiban agama, tetapi juga ikut membangun masa depan umat.
Dalam QS. Al-Baqarah ayat 267, Allah SWT juga memerintahkan umat Islam untuk menginfakkan sebagian dari hasil usaha yang baik.
Peran BAZNAS dalam Pengelolaan Zakat
Sebagai lembaga resmi negara, BAZNAS memiliki peran penting dalam mengelola dana zakat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Program-program BAZNAS di bidang pendidikan dan kesehatan menjadi bukti bahwa zakat mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan umat. Mulai dari beasiswa pendidikan hingga layanan kesehatan gratis, semuanya menunjukkan bahwa zakat memiliki dampak besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, BAZNAS juga menyediakan layanan KALKULATOR ZAKAT untuk memudahkan umat Islam menghitung zakat yang wajib ditunaikan.
Mengapa Zakat Disebut Investasi Jangka Panjang?
Ada beberapa alasan mengapa zakat untuk pendidikan dan kesehatan disebut investasi jangka panjang umat:
1. Membentuk Generasi Berkualitas
Pendidikan yang baik akan melahirkan generasi muslim yang cerdas, berakhlak, dan mandiri.
2. Meningkatkan Kesejahteraan Sosial
Layanan kesehatan yang memadai membantu masyarakat hidup lebih sehat dan produktif.
3. Mengurangi Kemiskinan
Pendidikan dan kesehatan adalah dua faktor utama dalam memutus rantai kemiskinan.
4. Meningkatkan Solidaritas Umat
Zakat memperkuat hubungan antara muzaki dan mustahik dalam semangat persaudaraan Islam.
5. Mendatangkan Keberkahan
Harta yang dizakatkan tidak akan berkurang, justru membawa keberkahan bagi kehidupan dunia dan akhirat.
Pada akhirnya, zakat untuk pendidikan dan kesehatan bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan bentuk investasi besar bagi masa depan umat Islam. Ketika zakat dikelola secara amanah dan disalurkan untuk pendidikan serta kesehatan, maka manfaatnya akan terus mengalir dari generasi ke generasi.
Melalui pendidikan, zakat melahirkan generasi yang berilmu dan berakhlak. Melalui kesehatan, zakat membantu masyarakat hidup lebih baik dan produktif. Keduanya menjadi pondasi penting dalam membangun peradaban Islam yang kuat, mandiri, dan penuh keberkahan.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
31/05/2026 | Admin
Meningkatkan Keimanan di Bulan Dzulhijjah dengan Cara Sederhana
BULAN Dzulhijjah merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender Islam yang memiliki banyak keutamaan. Pada bulan ini, umat Islam di seluruh dunia diberikan kesempatan besar untuk memperbanyak amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah menjadi salah satu tujuan utama setiap muslim agar mendapatkan keberkahan dan pahala yang berlimpah.
Dzulhijjah juga menjadi bulan yang istimewa karena di dalamnya terdapat ibadah haji, puasa Arafah, dan Hari Raya Idul Adha. Sepuluh hari pertama Dzulhijjah bahkan disebut sebagai hari-hari terbaik dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada amal saleh yang lebih dicintai Allah dibanding amal yang dilakukan pada hari-hari tersebut. Dengan memahami keutamaan ini, setiap muslim dapat mulai meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah melalui berbagai cara sederhana namun penuh makna.
Keutamaan Bulan Dzulhijjah dalam Islam
Bulan Dzulhijjah termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan... di antaranya empat bulan haram.”(QS. At-Taubah: 36)
Selain itu, sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Banyak ulama menjelaskan bahwa amal ibadah pada hari-hari tersebut memiliki nilai yang luar biasa di sisi Allah SWT. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah dengan memperbanyak amal saleh.
Bagi seorang muslim, momentum Dzulhijjah bukan hanya tentang ibadah kurban atau haji semata. Lebih dari itu, bulan ini menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan Allah, dan memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Cara Sederhana Meningkatkan Keimanan
1. Memperbanyak Dzikir kepada Allah
Salah satu cara paling mudah dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah adalah memperbanyak dzikir. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak takbir, tahmid, tahlil, dan tasbih pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Dzikir dapat dilakukan kapan saja, baik setelah shalat, saat bekerja, maupun ketika sedang beristirahat. Dengan berdzikir, hati menjadi lebih tenang dan dekat dengan Allah SWT.
Contoh dzikir yang dianjurkan:
Subhanallah
Alhamdulillah
Laa ilaaha illallah
Allahu Akbar
Kebiasaan sederhana ini memiliki dampak besar terhadap ketenangan hati dan kekuatan iman seorang muslim.
2. Menjaga Shalat Lima Waktu
Shalat adalah tiang agama dan ibadah utama yang wajib dijaga. Dalam rangka meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah, seorang muslim perlu memperbaiki kualitas dan ketepatan waktu shalatnya.
Tidak hanya melaksanakan shalat wajib, namun juga memperbanyak shalat sunnah seperti:
Shalat dhuha
Shalat tahajud
Shalat rawatib
Melalui shalat yang khusyuk, hati akan menjadi lebih bersih dan lebih mudah menerima hidayah Allah SWT.
Puasa Sunnah Bentuk Peningkatan Iman
Puasa Dzulhijjah dan Puasa Arafah
Puasa sunnah pada awal bulan Dzulhijjah termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Terutama puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah bagi yang tidak sedang berhaji.
Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”(HR. Muslim)
Dengan menjalankan puasa sunnah, umat Islam dapat lebih mudah mengendalikan hawa nafsu dan fokus dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah.
Puasa juga mengajarkan kesabaran, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama yang kekurangan.
Membaca dan Mentadabburi Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah petunjuk hidup bagi umat Islam. Membaca dan memahami maknanya merupakan langkah penting dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah.
Banyak muslim yang mulai meluangkan waktu khusus selama Dzulhijjah untuk:
Membaca Al-Qur’an setiap hari
Menghafal surat pendek
Memahami tafsir ayat
Mengikuti kajian Islam
Walaupun dilakukan secara sederhana, kebiasaan ini dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan spiritual seseorang.
Bersedekah dan Membantu Sesama
Dzulhijjah juga menjadi momen terbaik untuk memperbanyak sedekah. Amal kebaikan yang dilakukan pada bulan ini memiliki pahala yang besar di sisi Allah SWT.
Bersedekah tidak harus selalu dalam jumlah besar. Hal-hal kecil seperti:
Memberi makan orang lain
Membantu tetangga
Menyumbang ke masjid
Berbagi kepada fakir miskin
merupakan bagian dari upaya meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah.
Sedekah melatih hati agar tidak cinta dunia secara berlebihan dan menjadikan seorang muslim lebih peduli terhadap sesama.
Menjaga Lisan dan Perilaku
Keimanan tidak hanya terlihat dari ibadah ritual, tetapi juga dari akhlak sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk menjaga ucapan dan perbuatan selama bulan Dzulhijjah.
Hindari:
Ghibah
Fitnah
Perkataan kasar
Perdebatan yang tidak bermanfaat
Sebaliknya, biasakan berkata baik dan bersikap lembut kepada orang lain. Sikap sederhana ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah karena akhlak mulia merupakan cerminan iman yang kuat.
Memperbanyak Doa dan Istighfar
Doa adalah senjata orang beriman. Bulan Dzulhijjah menjadi waktu yang sangat baik untuk memperbanyak doa dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Seorang muslim dapat memanfaatkan waktu-waktu mustajab seperti:
Setelah shalat wajib
Saat berbuka puasa
Sepertiga malam terakhir
Hari Arafah
Dengan memperbanyak istighfar dan doa, hati menjadi lebih lembut dan lebih dekat kepada Allah SWT. Ini merupakan bagian penting dari proses meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah.
Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS
Dzulhijjah identik dengan kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kisah ini mengajarkan tentang ketaatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah.
Sebagai umat Islam, kita dapat mengambil pelajaran penting bahwa iman membutuhkan pengorbanan dan kesungguhan. Dalam kehidupan sehari-hari, bentuk pengorbanan itu bisa berupa:
Melawan rasa malas untuk beribadah
Menyisihkan harta untuk sedekah
Mengendalikan emosi
Mengutamakan perintah Allah di atas kepentingan dunia
Nilai-nilai tersebut sangat membantu dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah secara nyata dan berkelanjutan.
Pentingnya Konsistensi dalam Beribadah
Sering kali semangat ibadah hanya meningkat pada waktu-waktu tertentu, termasuk saat Dzulhijjah. Padahal, Allah SWT mencintai amal yang dilakukan secara konsisten walaupun sedikit.
Karena itu, ketika berusaha meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah, penting untuk membangun kebiasaan baik yang dapat terus dilakukan setelah bulan tersebut berakhir.
Mulailah dari hal sederhana seperti:
Membaca Al-Qur’an 1 halaman per hari
Shalat tepat waktu
Berdzikir setelah shalat
Bersedekah secara rutin
Kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus akan memberikan dampak besar bagi kualitas iman seorang muslim.
Bulan Dzulhijjah adalah kesempatan istimewa yang Allah SWT berikan kepada umat Islam untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada-Nya. Ada banyak cara sederhana yang dapat dilakukan dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah, mulai dari memperbanyak dzikir, menjaga shalat, berpuasa sunnah, membaca Al-Qur’an, hingga memperbaiki akhlak kepada sesama.
Yang terpenting adalah melaksanakan semua amalan tersebut dengan hati yang ikhlas dan penuh harapan akan rahmat Allah SWT. Jangan menunggu menjadi sempurna untuk mulai beribadah. Mulailah dari langkah kecil yang mampu dilakukan setiap hari.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
31/05/2026 | Admin
BAZNAS TV
Giat Penyaluran BAZNAS Provinsi Lampung
Penulis: PBL-02
Hari yang pas untuk menguatkan gerakan kebaikan di Lampung
Penulis: PBL-02






