
Berita Terkini
BAZNAS Provinsi Lampung Tinjau Progres Bedah Rumah di Lampung Timur
Lampung Timur — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS Provinsi Lampung) melaksanakan kegiatan pengecekan langsung terhadap progres program bedah rumah bagi warga kurang mampu di wilayah Lampung Timur, Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini turut melibatkan komisioner BAZNAS Lampung Timur yang hadir langsung di lokasi untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari Rumah Layak Huni BAZNAS Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat agar lebih aman, sehat, dan layak huni.
Dalam kunjungan tersebut, Komisioner BAZNAS Provinsi Lampung bersama perangkat desa dan pihak terkait meninjau secara langsung kondisi pembangunan yang tengah berlangsung, termasuk progres pada tahap awal konstruksi.
Terlihat dalam kegiatan tersebut, sejumlah pihak berdiri di lokasi pembangunan sambil membentangkan banner program sebagai bentuk dokumentasi dan transparansi kepada publik. Selain itu, tim juga melakukan evaluasi terhadap progres pembangunan, mulai dari struktur dasar hingga kesiapan tahap selanjutnya.
Perwakilan BAZNAS Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pengecekan ini penting untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berjalan sesuai rencana. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Komarunizar, mengatakan, “Kami ingin memastikan bahwa proses pembangunan berjalan dengan baik dan penerima manfaat bisa segera menempati rumah yang lebih layak.”
Program bedah rumah ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup penerima manfaat.
BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
14/04/2026 | Admin
Bantuan 15.000 Paket BAZNAS Tiba di Gaza, BAZNAS Lampung Ajak Terus Peduli Palestina
Bandar Lampung -- BAZNAS Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan kepedulian kepada rakyat Palestina, menyusul kabar tersalurkannya bantuan kemanusiaan dari BAZNAS RI berupa 15.000 paket sembako kepada masyarakat di Gaza.
Bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat Indonesia yang sebelumnya telah dilepas secara resmi oleh Ketua BAZNAS RI pada Februari 2026, sebagai bentuk komitmen kemanusiaan dalam membantu rakyat Palestina yang tengah menghadapi krisis berkepanjangan.
Masyarakat Gaza menyambut bantuan tersebut dengan penuh haru dan kebahagiaan. Penyaluran bantuan juga telah melalui proses koordinasi lintas negara yang cukup panjang hingga akhirnya dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sekretaris Utama BAZNAS RI sekaligus Sekretaris Satgas Palestina, Subhan Cholid, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran distribusi bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi lintas negara yang panjang, bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia akhirnya tiba dan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan melibatkan kerja sama dengan mitra internasional, seperti Misr Alkhoir di Mesir, guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak secara tepat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat Indonesia yang harus disalurkan secara bertanggung jawab melalui mitra terpercaya di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk terus berkontribusi dalam aksi kemanusiaan bagi Palestina. Dukungan dapat disalurkan melalui program Dompet Solidaritas Palestina BAZNAS sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap saudara-saudara di Gaza.
BAZNAS berkomitmen untuk terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat nasional dalam menyalurkan amanah masyarakat secara berkelanjutan.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
14/04/2026 | Admin
UIN RIL Jadi Target Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Lulus SPAN-PTKIN 2026
Lampung – Sebanyak 28 santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan SCB dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing nasional.
Para santri diterima di sejumlah perguruan tinggi Islam negeri ternama, seperti UIN Raden Intan Lampung (RIL), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Imam Bonjol Padang, hingga IAIN Fathul Muluk Papua.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara kerja keras santri, dedikasi para pendidik, serta doa orang tua.
“Saya percaya keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para ustaz-ustazah, doa orang tua, dan kesungguhan para santri dalam belajar,” ujarnya.
BAZNAS Provinsi Lampung turut mengapresiasi capaian tersebut. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti bahwa program pendidikan gratis yang dijalankan BAZNAS mampu memberikan akses pendidikan berkualitas dan melahirkan prestasi di tingkat nasional. Salah satu santri juga berhasil diterima di UIN Raden Intan Lampung pada program studi Pendidikan Matematika.
Lebih lanjut, capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
BAZNAS juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mencetak generasi unggul serta mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pendidikan.
Daftar 28 Santri Lulus SPAN-PTKIN 2026:
1. Novita Sari (UIN Bandung – Manajemen Pendidikan Islam)
2. Noni Elfiza (UIN Bandung – Pengembangan Masyarakat Islam)
3. Fatimah Azzahra (UIN Semarang – Bimbingan Konseling Islam)
4. Desti Lusiani (UIN Banten – Perbankan Syariah)
5. Siti Rohani (UIN Semarang – Manajemen Dakwah)
6. Raisa Rahmati Ningsih (UIN Banten – Pengembangan Masyarakat Islam)
7. Wildan Fauzan (UIN Bandung – Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir)
8. Nur Azijah (UIN Jakarta – Perbandingan Mazhab)
9. Aditya Pratama (UIN Jakarta – Tadris Fisika)
10. Zaskia Faras (UIN Jakarta – Manajemen Pendidikan)
11. Wildanisa Aulia (UIN Semarang – Pengembangan Masyarakat Islam)
12. Nuraniyyah (UIN Cirebon – Sejarah Peradaban Islam)
13. Zaidan QMH (UIN Semarang – Pendidikan Kimia)
14. Rafa Izzatul Aliyah (UIN Banten – Ekonomi Syariah)
15. Muhammad Rizky Santoso (UIN Bandung – Ilmu Hadis)
16. Fais Suhada Waroy (IAIN Papua – Pendidikan Agama Islam)
17. Firda Sari (IAIN Papua – Manajemen Bisnis Syariah)
18. M. Faid El Farras (UIN Bandung – Sejarah Peradaban Islam)
19. Muhammad Aditya (UIN Palembang – Perbankan Syariah)
20. Nada Anindia (UIN Raden Intan Lampung – Pendidikan Matematika)
21. Fitri Mevanda Pianaung (IAIN Manado – Tadris Bahasa Inggris)
22. Muhammad Rizki (UIN Padang – Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir)
23. Keyla Bilqis Ashilah (UIN Bandung – Bimbingan dan Konseling Islam)
24. Diara Ayu Darmawan (UIN Jakarta – Sejarah Peradaban Islam)
25. Sherly Ramadina Jhelita (UIN Padang – Perbankan Syariah)
26. Alif Syah Nur Rahman (UIN Banten – Komunikasi dan Penyiaran Islam)
27. Apinia Umar (IAIN Ternate – Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam)
28. Muhamad Arqam (UIN Semarang – Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Hadis).***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
12/04/2026 | Admin
Berita Pendistribusian

Momentum Ramadan, BAZNAS RI Menyalurkan 4.313 Karung Beras untuk Mustahik
Bandar Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan sebanyak 1.313 karung beras ukuran 5 kilogram kepada masyarakat di Provinsi Lampung. Bantuan tersebut didistribusikan melalui BAZNAS Provinsi Lampung untuk selanjutnya disalurkan kepada para mustahik di berbagai wilayah.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain menyampaikan bahwa bantuan beras dari BAZNAS RI tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sebagai bentuk penguatan program penyaluran zakat fitrah, BAZNAS Provinsi Lampung turut menambahkan sebanyak 3.000 karung beras ukuran 5 kilogram. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan kepada masyarakat mencapai 4.313 karung beras.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan BAZNAS kabupaten/kota serta jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sehingga distribusi dapat menjangkau masyarakat desil 1 daan desil 2 yang membutuhkan secara merata dan tepat sasaran.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi para mustahik, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
BAZNAS Provinsi Lampung juga mengapresiasi dukungan dari BAZNAS RI serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program penyaluran bantuan ini.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
Bank Rakyat Indonesia: 009801031532538
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
25/03/2026 | Admin

BAZNAS Lampung Salurkan Zakat Fitrah ke Daerah, Sasar Desil 1 dan Desil 2
Bandar Lampung -- Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung melalui penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kali ini, BAZNAS Provinsi Lampung mendistribusikan zakat fitrah dalam bentuk uang kepada 14 BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, pondok pesantren dengan masing-masing daerah menerima Rp10 juta untuk disalurkan kepada para mustahik.
Yang membedakan, penyaluran ini tidak hanya sekadar berbagi, tetapi juga dilakukan secara terarah dengan mengacu pada data kemiskinan, khususnya masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2 kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan zakat harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi mereka yang paling membutuhkan.
“Melalui pemanfaatan data yang akurat, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak dan membutuhkan,” ujarnya.
Langkah ini merupakan hasil sinergi antara BAZNAS dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam memanfaatkan data kemiskinan sebagai dasar penyaluran.
Melalui distribusi ke BAZNAS kabupaten/kota, zakat itu diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih dekat dan tepat, karena disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah.
Di balik angka dan data, penyaluran ini menjadi wujud nyata kepedulian dan harapan bahwa zakat tidak hanya meringankan beban, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. ***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
Bank Rakyat Indonesia: 009801031532538
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
25/03/2026 | Admin

Jelang Idul Fitri, BAZNAS Lampung Tuntaskan Penyaluran Zakat Fitrah dan Zakat Mal
Bandar Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menuntaskan penyaluran zakat fitrah dan zakat mal tahun 1447 Hijriah kepada para mustahik di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain mengatakan zakat fitrah yang telah dihimpun sebelumnya, dengan total sekitar Rp800 juta, telah didistribusikan secara menyeluruh kepada masyarakat yang berhak menerima, khususnya fakir miskin, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sedangkan sebagian zakat mal Rp1,7 miliar juga didistribusikan kepada mustahik.
Penyaluran zakat tersebut dilakukan melalui sinergi bersama BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan menjangkau mustahik hingga ke berbagai daerah secara merataberdasarkan desil 1 dan desil 2.
Selain itu, proses pendistribusian juga melibatkan jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi dan wilayah, mesjid sehingga penyaluran dapat dilakukan secara tepat sasaran dan tepat waktu.
Dengan telah tersalurkannya zakat fitrah dan mal tersebut secara keseluruhan, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memberikan kebahagiaan bagi para mustahik dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
BAZNAS Provinsi Lampung mengapresiasi kepercayaan para muzaki yang telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS sebagai wujud kepedulian sosial dalam mendukung kesejahteraan umat. ***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
Bank Rakyat Indonesia: 009801031532538
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
25/03/2026 | Admin
Artikel Terbaru
Menjaga Kebiasaan Baik Setelah Puasa: Kunci Hidup Lebih Berkah
SETELAH bulan Ramadhan berlalu dan kita menyambut Idul Fitri dengan penuh syukur, banyak umat Islam yang merasakan kekosongan spiritual. Semangat shalat tarawih, tilawah Al-Qur’an, dan menahan lapar serta dahaga yang begitu kuat selama sebulan penuh sering kali mulai pudar ketika rutinitas harian kembali normal. Padahal, menjaga kebiasaan baik setelah puasa adalah kunci utama agar berkah Ramadhan tidak hilang begitu saja. Kebiasaan mulia ini bukan sekadar kenangan sementara, melainkan fondasi untuk menjalani kehidupan yang lebih taqwa, bahagia, dan penuh rahmat Allah SWT sepanjang tahun. Sebagai muslim, kita diajarkan untuk terus meningkatkan amal saleh, bukan hanya di bulan suci saja.
Mengapa menjaga kebiasaan baik setelah puasa Sangat Penting dalam Islam?
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” Ayat ini menunjukkan bahwa tujuan puasa Ramadhan adalah membentuk ketakwaan yang abadi, bukan sementara. Menjaga kebiasaan baik setelah puasa adalah wujud nyata dari ketakwaan tersebut. Tanpa istiqamah, ibadah Ramadhan hanya menjadi ritual tahunan yang tidak membawa perubahan nyata dalam kehidupan.
Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya amalan yang kontinu. Beliau bersabda, “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling kontinu meskipun sedikit.” (HR. Muslim dari Aisyah RA). Hadits ini menjadi dalil kuat bahwa Allah SWT lebih menyukai hamba-Nya yang konsisten daripada yang hanya giat di bulan tertentu lalu lengah setelahnya. Menjaga kebiasaan baik setelah puasa juga merupakan tanda bahwa amalan Ramadhan kita diterima di sisi Allah. Jika setelah Idul Fitri kita kembali pada kebiasaan buruk, maka itu bisa menjadi pertanda kurangnya keikhlasan atau kurangnya usaha mempertahankan perubahan positif.
Di era modern seperti sekarang, di mana godaan duniawi semakin kuat, menjaga kebiasaan baik setelah puasa menjadi benteng pertahanan jiwa. Ia membantu kita menghindari kemaksiatan, memperkuat hubungan dengan Allah, dan menciptakan lingkungan keluarga serta masyarakat yang lebih baik. Tanpa upaya ini, kita berisiko kehilangan pahala yang sudah terkumpul selama Ramadhan.
Cara Praktis Menjaga Kebiasaan Baik Setelah Puasa dalam Kehidupan Sehari-hari
Menjaga kebiasaan baik setelah puasa tidaklah sulit jika dilakukan secara bertahap dan penuh kesadaran. Berikut beberapa langkah praktis yang bisa langsung diterapkan oleh setiap muslim:
Pertama, istiqamah dalam shalat lima waktu tepat waktu dan berjamaah. Selama Ramadhan, masjid penuh sesak saat tarawih. Pertahankan kebiasaan ini dengan terus mendatangi masjid untuk shalat Subuh, Maghrib, dan Isya. Shalat berjamaah membawa pahala 27 kali lipat dan memperkuat ukhuwah islamiyah.
Kedua, lanjutkan tilawah dan tadabbur Al-Qur’an. Jika di Ramadhan kita khatam 30 juz, mulailah target harian 1-2 juz. Bacaan Al-Qur’an setiap hari membawa ketenangan hati dan petunjuk hidup. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa Al-Qur’an adalah “penawar hati” bagi yang membacanya dengan penuh penghayatan.
Ketiga, perbanyak puasa sunnah. Mulailah dengan puasa enam hari di bulan Syawal. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim). Setelah itu, lanjutkan puasa Senin-Kamis atau puasa Arafah dan Asyura. Puasa sunnah ini membantu menjaga fisik tetap sehat sekaligus mendekatkan diri kepada Allah.
Keempat, pertahankan sedekah dan infaq. Ramadhan melatih kita dermawan. Jangan berhenti di situ. Sedekah kecil setiap hari, seperti memberi makan tetangga atau menyumbang ke masjid, akan terus mengalirkan pahala. Allah SWT berjanji melipatgandakan rezeki bagi orang yang bersedekah.
Kelima, jaga lisan dan akhlak. Puasa mengajarkan menahan amarah dan kata-kata kotor. Menjaga kebiasaan baik setelah puasa juga berarti terus menjaga lisan dari ghibah, fitnah, dan kata kasar. Rasulullah SAW bersabda, “Puasa adalah tameng, maka janganlah berkata kotor.” (HR. Bukhari). Muhasabah diri setiap malam sebelum tidur juga sangat dianjurkan untuk melihat kekurangan dan memperbaikinya.
Dengan menerapkan langkah-langkah ini secara bertahap, menjaga kebiasaan baik setelah puasa akan menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian kita.
Manfaat Menjaga Kebiasaan Baik Setelah Puasa Bagi Kehidupan Muslim
Manfaat menjaga kebiasaan baik setelah puasa sangatlah nyata, baik di dunia maupun akhirat. Pertama, ia menjadi bukti bahwa ibadah Ramadhan diterima. Hati menjadi lebih tenang, rezeki lebih lancar, dan hubungan keluarga lebih harmonis.
Kedua, pahala terus mengalir tanpa henti. Amalan kontinu yang sedikit tapi rutin lebih dicintai Allah daripada amalan besar yang terputus-putus. Hidup kita menjadi lebih berkah karena setiap langkah diiringi niat mendekatkan diri kepada-Nya.
Ketiga, kesehatan jiwa dan raga terjaga. Puasa melatih disiplin makan, istirahat, dan pengendalian diri. Jika dipertahankan, tubuh tetap sehat, pikiran jernih, dan terhindar dari penyakit modern seperti stres dan obesitas.
Keempat, kita menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat. Anak-anak melihat orang tua yang istiqamah, sehingga generasi berikutnya tumbuh dengan nilai-nilai Islam yang kuat.
Secara keseluruhan, menjaga kebiasaan baik setelah puasa membawa hidup lebih bermakna, penuh syukur, dan dekat dengan ridha Allah SWT.
Mengatasi Tantangan dalam Menjaga Kebiasaan Baik Setelah Puasa
Tidak dipungkiri, menjaga kebiasaan baik setelah puasa sering menghadapi tantangan. Kesibukan kerja, pengaruh lingkungan, atau rasa lelah setelah libur Lebaran bisa membuat semangat kendur. Solusinya adalah membangun niat yang kuat, mencari teman atau komunitas yang mendukung, serta selalu berdoa memohon kekuatan kepada Allah.
Buatlah jadwal harian yang realistis. Mulai dari yang kecil, seperti shalat sunnah rawatib atau sedekah Rp5.000 setiap hari. Ingatkan diri dengan hadits tentang amalan kontinu. Jika jatuh, bangkit kembali tanpa putus asa. Allah SWT Maha Pengampun dan Maha Penyayang bagi hamba yang bertaubat dan berusaha.
Paragraf Tengah: Inti dari menjaga kebiasaan baik setelah puasa
Di tengah kesibukan dunia yang semakin padat, menjaga kebiasaan baik setelah puasa menjadi pondasi utama bagi setiap muslim untuk tetap berada di jalan yang lurus. Kebiasaan ini bukan hanya soal ibadah ritual, melainkan juga membentuk karakter mulia yang mencerminkan akhlak Rasulullah SAW. Dengan istiqamah, kita tidak hanya meraih pahala, tetapi juga merasakan ketenangan batin yang tak tergantikan, seolah Ramadhan terus berlanjut sepanjang tahun.
Komitmen Menjaga Kebiasaan Baik Setelah Puasa untuk Hidup Lebih Berkah
Marilah kita semua sebagai umat Islam berkomitmen untuk terus menjaga kebiasaan baik setelah puasa. Dengan cara ini, hidup kita akan semakin berkah, penuh rahmat, dan jauh dari kemurkaan Allah SWT. Ingatlah, Ramadhan adalah madrasah tahunan yang mengajarkan kita untuk menjadi pribadi lebih baik. Jangan biarkan pelajaran berharga itu hilang begitu saja. Mulailah hari ini juga, walau dari langkah kecil. Insya Allah, dengan niat ikhlas dan usaha sungguh-sungguh, kita akan merasakan kehidupan yang lebih tenang, bahagia, dan penuh berkah hingga akhir hayat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
17/04/2026 | Admin
Sedekah Online yang Aman: Tips agar Donasi Tepat Sasaran
DI era digital seperti sekarang, kemudahan dalam berbagi semakin terbuka lebar. Salah satu bentuk kebaikan yang kini semakin populer adalah sedekah online. Melalui berbagai platform digital, umat Islam dapat menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan tanpa harus bertemu langsung.
Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat tantangan seperti potensi penipuan atau donasi yang tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami cara melakukan sedekah online yang aman agar niat baik benar-benar menjadi amal yang diridhai Allah SWT.
Pentingnya Sedekah dalam Islam
Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat ganda bagi orang yang bersedekah. Selain bernilai ibadah, sedekah juga menjadi sarana membersihkan harta dan jiwa.
Rasulullah SAW bersabda bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, melainkan menambah keberkahan. Dalam konteks modern, praktik ini kini bisa dilakukan secara digital, sehingga konsep sedekah online menjadi semakin relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Fenomena Sedekah Online di Era Digital
Kemajuan teknologi telah mengubah cara manusia berbagi. Kini, hanya dengan smartphone, seseorang dapat berdonasi ke berbagai daerah bahkan lintas negara.
Namun, beberapa risiko tetap perlu diwaspadai, seperti:
Penipuan berkedok donasi
Lembaga tidak terpercaya
Dana tidak disalurkan secara transparan
Inilah pentingnya memastikan bahwa sedekah dilakukan secara aman dan bertanggung jawab.
Tips Melakukan Sedekah Online yang Aman
Pilih lembaga resmi dan terpercaya
Langkah utama adalah memilih lembaga yang memiliki legalitas jelas. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi salah satu lembaga resmi yang diakui di Indonesia dengan sistem pengelolaan yang transparan dan akuntabel.
Cek legalitas dan izin operasional
Pastikan lembaga memiliki:
Nomor registrasi resmi
Alamat kantor yang jelas
Website resmi
Hal ini penting agar donasi benar-benar tersalurkan dengan baik.
Perhatikan transparansi laporan
Lembaga terpercaya biasanya menyediakan:
Laporan keuangan rutin
Dokumentasi penyaluran
Update program secara berkala
Dengan begitu, donatur dapat memantau penggunaan dana.
Hindari donasi mendesak tanpa verifikasi
Jangan langsung percaya pada pesan berantai atau postingan media sosial. Lakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan kebenarannya.
Gunakan metode pembayaran yang aman Gunakan:
Transfer bank resmi
E-wallet terpercaya
Platform pembayaran yang memiliki sistem keamanan
Hindari transfer ke rekening pribadi yang tidak jelas.
Keutamaan Sedekah yang Tepat Sasaran
Dalam Islam, sedekah terbaik adalah yang diberikan kepada pihak yang berhak, seperti:
Fakir dan miskin
Anak yatim
Orang yang terlilit utang
Musafir yang kehabisan bekal
Dengan penyaluran yang tepat, manfaat sedekah akan lebih terasa dan berdampak luas.
Dampak Positif Sedekah Online yang Aman
Memperluas jangkauan kebaikan
Sedekah dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat hingga ke pelosok daerah.
Efisiensi dan kemudahan
Beramal bisa dilakukan kapan saja tanpa batasan tempat.
Meningkatkan kepercayaan sosial
Transparansi dalam pengelolaan dana akan memperkuat kepercayaan masyarakat.
Perspektif Islam: Pentingnya Kehati-hatian
Islam mengajarkan prinsip tabayyun (klarifikasi) dalam menerima informasi. Dalam QS. Al-Hujurat ayat 6, Allah SWT memerintahkan untuk memeriksa kebenaran suatu berita.
Prinsip ini sangat relevan dalam memastikan keamanan sedekah online agar tidak disalahgunakan.
Peran BAZNAS dalam Menjamin Sedekah yang Aman
Sebagai lembaga resmi, BAZNAS memiliki sistem pengelolaan dana umat yang profesional dan terintegrasi. Programnya meliputi:
Pendidikan
Pemberdayaan ekonomi
Layanan kesehatan
Bantuan kemanusiaan
Dengan sistem yang transparan, BAZNAS menjadi pilihan utama dalam menyalurkan sedekah secara aman dan tepat sasaran.
Kesalahan Umum dalam Sedekah Online
Beberapa hal yang perlu dihindari:
Terlalu cepat percaya tanpa verifikasi
Tidak mengecek legalitas lembaga
Mengabaikan laporan penggunaan dana
Terbawa emosi tanpa pertimbangan
Menghindari kesalahan ini akan membantu menjaga kualitas sedekah kita.
Penutup
Sedekah adalah amalan mulia yang memiliki dampak besar, baik secara spiritual maupun sosial. Di era digital, kemudahan berdonasi harus diimbangi dengan kehati-hatian.
Dengan memilih lembaga terpercaya, memastikan legalitas, dan memperhatikan transparansi, kita dapat menjaga amanah harta yang dititipkan oleh Allah SWT.
Mari jadikan sedekah sebagai bagian dari gaya hidup, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian agar setiap kebaikan yang kita lakukan benar-benar membawa manfaat dan keberkahan.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
17/04/2026 | Admin
Hikmah Kemenangan di Hari Raya: Lebih dari Sekadar Perayaan
HIKMAH kemenangan di Hari Raya bukan sekadar ungkapan bahagia setelah menjalani ibadah selama bulan suci Ramadan. Lebih dari itu, kemenangan ini menjadi simbol keberhasilan seorang Muslim dalam mengendalikan hawa nafsu, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT.
Hari Raya Idulfitri adalah momen refleksi mendalam, di mana setiap Muslim diharapkan kembali kepada fitrah keadaan suci sebagaimana saat dilahirkan. Dalam Islam, kemenangan tidak diukur dari kemeriahan perayaan, tetapi dari sejauh mana nilai-nilai Ramadan mampu dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.
Makna Sejati Kemenangan dalam Islam
Kemenangan dalam Islam memiliki makna yang luas. Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kemampuan menjaga diri dari perbuatan dosa seperti ghibah, amarah, dan hal-hal sia-sia.
Ramadan menjadi madrasah ruhiyah yang membentuk pribadi lebih baik. Dari sinilah kita memahami bahwa kemenangan sejati adalah ketika seseorang mampu:
Lebih sabar dalam menghadapi ujian
Menjaga lisan dan perilaku
Meningkatkan kualitas ibadah
Menumbuhkan empati kepada sesama
Idulfitri menjadi bentuk “hadiah” atas usaha tersebut.
Momentum Kembali ke Fitrah
Salah satu hikmah utama Hari Raya adalah kembalinya manusia kepada fitrah, yaitu kesucian jiwa. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang berpuasa dengan penuh keimanan akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
Momentum ini seharusnya dimanfaatkan untuk:
Memulai kehidupan yang lebih baik
Meninggalkan kebiasaan buruk
Menjaga konsistensi ibadah
Tantangan sebenarnya justru datang setelah Ramadan berakhir. Di sinilah pentingnya menjaga semangat agar tidak kembali pada kebiasaan lama.
Mempererat Silaturahmi
Hari Raya identik dengan tradisi saling memaafkan. Ini bukan sekadar budaya, tetapi juga ajaran Islam yang memiliki nilai spiritual tinggi.
Hikmah kemenangan di Hari Raya tercermin dari kemampuan untuk:
Meminta maaf dengan tulus
Memaafkan kesalahan orang lain
Menghapus dendam dan kebencian
Silaturahmi memperkuat ukhuwah dan menghadirkan keberkahan dalam hubungan antar sesama.
Menumbuhkan Kepedulian Sosial
Zakat fitrah menjadi bukti bahwa Islam sangat menjunjung tinggi keadilan sosial. Tidak boleh ada yang merayakan Hari Raya dalam keadaan kekurangan.
Melalui amalan ini, kita belajar bahwa kemenangan juga berarti:
Berbagi dengan sesama
Peduli kepada kaum dhuafa
Mengurangi kesenjangan sosial
Nilai kepedulian ini perlu terus dijaga sepanjang waktu, tidak hanya saat Ramadan.
Melatih Keikhlasan dan Rasa Syukur
Ramadan adalah latihan keikhlasan. Hanya diri sendiri dan Allah SWT yang mengetahui kualitas ibadah seseorang. Oleh karena itu, saat Hari Raya tiba, kebahagiaan seharusnya disertai rasa syukur.
Rasa syukur dapat diwujudkan dengan:
Memperbanyak dzikir
Menjaga ibadah setelah Ramadan
Tidak berlebihan dalam merayakan
Menjaga Konsistensi Ibadah
Salah satu tanda diterimanya amal adalah istiqamah. Ramadan bukan akhir, melainkan awal perjalanan spiritual.
Beberapa bentuk konsistensi yang bisa dilakukan:
Menjaga shalat tepat waktu
Melanjutkan puasa sunnah (seperti Syawal)
Membaca Al-Qur’an secara rutin
Kemenangan akan terasa sempurna jika kebaikan tetap berlanjut setelah Ramadan.
Menghindari Euforia Berlebihan
Perayaan yang berlebihan justru dapat menghilangkan nilai Ramadan. Islam mengajarkan keseimbangan antara kebahagiaan dan kesederhanaan.
Memahami hikmah kemenangan berarti tetap menjaga diri dari hal-hal yang melalaikan, serta merayakan Hari Raya dengan penuh kesadaran spiritual.
Refleksi Diri untuk Menjadi Lebih Baik
Hari Raya adalah waktu yang tepat untuk bermuhasabah. Apa yang sudah kita capai? Apa yang perlu diperbaiki?
Dengan refleksi, kita dapat:
Mengevaluasi kualitas ibadah
Menyusun langkah perbaikan
Menjadi pribadi yang lebih bertakwa
Penutup
Hikmah kemenangan di Hari Raya bukan sekadar merayakan berakhirnya Ramadan, tetapi bagaimana kita membawa nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemenangan sejati adalah ketika kita menjadi pribadi yang lebih baik—lebih sabar, lebih peduli, dan lebih dekat kepada Allah SWT. Jadikan Hari Raya sebagai titik awal untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.
Semoga kita termasuk orang-orang yang meraih kemenangan sejati, tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
17/04/2026 | Admin
BAZNAS TV
Giat Penyaluran BAZNAS Provinsi Lampung
Penulis: PBL-02
Hari yang pas untuk menguatkan gerakan kebaikan di Lampung
Penulis: PBL-02






