
Berita Terkini
BAZNAS se-Indonesia Siap Layani Masyarakat Tunaikan Ibadah Kurban
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapan BAZNAS se-Indonesia, termasuk BAZNAS Provinsi Lampung dalam melayani masyarakat menunaikan ibadah kurban Iduladha 2026 melalui penguatan layanan serta optimalisasi program kurban dan DAM.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertema “Perencanaan Kampanye Kurban dan DAM Nasional” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (5/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti Pimpinan BAZNAS kabupaten, kota, dan provinsi di Lampung.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan, Digitalisasi, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA., menegaskan, momentum Iduladha harus direspons dengan kerja kolektif seluruh jajaran BAZNAS di Indonesia. Ia menekankan, pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam memaksimalkan potensi kurban tahun ini.
“Momentum kurban sudah di depan mata. Kami berharap seluruh BAZNAS di Indonesia dapat bergerak bersama untuk mengoptimalkan potensi kurban,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan menjelaskan, penguatan layanan dilakukan melalui optimalisasi berbagai kanal, baik secara langsung maupun digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas partisipasi masyarakat.
Ia menambahkan, strategi penguatan juga dilakukan melalui pendekatan fundraising by law dan fundraising by marketing, termasuk melibatkan ASN, pegawai BUMN/BUMD, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta pemanfaatan platform digital.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kurban BAZNAS RI Mohan menyampaikan, distribusi kurban BAZNAS pada 2026 ditargetkan menjangkau hingga 6.000 setara doka, sementara program DAM diproyeksikan mencapai 10.000 setara doka.
“Untuk memastikan kualitas dan ketepatan sasaran, BAZNAS fokus pada kesiapan pasokan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat. Hingga saat ini, telah terkonsolidasi sebanyak 2.781 ekor ternak dari Balai Ternak BAZNAS dan mitra pemberdayaan peternak,” katanya.
Melalui upaya ini, BAZNAS berharap pelaksanaan kurban 2026 dapat berjalan optimal, memberikan manfaat yang luas, serta memperkuat kesejahteraan peternak dan masyarakat penerima manfaat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
07/05/2026 | Admin
Silaturahmi BAZNAS RI dan Dubes Qatar Perkuat Sinergi Kemanusiaan Global
Jakarta -- Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kedutaan Besar Qatar untuk Indonesia di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang diplomasi kelembagaan, tetapi juga bagian dari upaya mempererat silaturahmi strategis antara BAZNAS RI dengan Pemerintah Qatar.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua belah pihak menegaskan pentingnya memperkuat hubungan persahabatan serta menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas di bidang kemanusiaan dan pemberdayaan umat. Silaturahmi ini juga secara khusus membahas dinamika dan tantangan ekonomi keumatan, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini.
Ketua BAZNAS RI menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Kedutaan Besar Qatar, sekaligus menekankan bahwa kolaborasi antarnegara menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk pengentasan kemiskinan dan penanganan krisis global. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga memaparkan berbagai program pembinaan dan pemberdayaan umat yang selama ini telah dijalankan, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh masyarakat.
Penjelasan program merupakan komitmen dan pertanggungjawaban BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat nasional yang profesional, transparan, dan berdampak.
Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS RI, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. M. Hasbi Zaenal, Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama, dan Harmonisasi BAZNAS RI Khuzaifah Hanum, Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri M. Faris Amiruddin, serta staf/relation officer Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri Rendy.
Sementara itu, dari pihak Kedutaan Besar Qatar hadir Duta Besar Qatar untuk Indonesia H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, didampingi oleh Mr. Talab Ali H.A. Al-Marri selaku Second Secretary.
Audiensi ini membahas sejumlah potensi kerja sama strategis, di antaranya penguatan pengelolaan zakat lintas negara, dukungan terhadap program-program kemanusiaan global, serta peluang kolaborasi dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah, termasuk kawasan terdampak konflik dan bencana.
Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar sepakat untuk terus memperkuat silaturahmi dan komunikasi kelembagaan sebagai fondasi dalam membangun kerja sama jangka panjang, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan penguatan solidaritas umat di tingkat global.
Diharapkan melalui sinergi ini, hubungan antara BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar dapat semakin erat, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan umat di kancah internasional.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
06/05/2026 | Admin
Pererat Kemitraan, BAZNAS dan Kedubes Turkiye Jajaki Kerja Sama Strategis
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Duta Besar Republik Turkiye untuk Indonesia di Kedutaan Besar Turkiye, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk menjalin kerja sama melalui delapan program strategis yang telah disiapkan. Ia menegaskan, hubungan antara BAZNAS RI dan pihak Turkiye selama ini telah terjalin sangat erat, baik melalui Kedutaan Besar, lembaga pemerintah, maupun yayasan, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial.
“Kerja sama antara BAZNAS RI dan pihak Turkiye telah berjalan sangat erat, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial,” ujar Sodik.
Sodik menambahkan, rekam jejak kemitraan tersebut telah melahirkan berbagai program konkret, di antaranya penghargaan kepada Turkish Cooperation and Coordination Agency (TIKA) sebagai Best International Corporate Partner pada ajang BAZNAS Awards 2025 atas kontribusinya dalam mendukung program pengembangan ekonomi.
Selain itu, kerja sama pemberdayaan ekonomi juga telah dijajaki bersama TIKA oleh BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, di antaranya melalui pengembangan program Kafe Difabis Coffee and Tea, Pesantren Tahfiz Difabel, serta sertifikasi halal bagi pelaku UMKM sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
Lebih lanjut, Sodik menyebutkan, BAZNAS RI juga telah melakukan dialog kemanusiaan dan pengelolaan zakat bersama pihak Kedutaan Besar Turkiye, termasuk audiensi dengan Atase Agama Kedutaan Turkiye pada Februari 2025 guna memperkuat sinergi dalam peningkatan kesejahteraan umat.
Dalam aspek kemanusiaan, BAZNAS RI turut berperan aktif dalam penanganan bencana gempa di Turkiye pada 2023 dengan berkoordinasi bersama Kedutaan Besar Turkiye di Indonesia dan AFAD untuk menyalurkan bantuan berupa dana, logistik, selimut, serta obat-obatan, sekaligus menerjunkan tim tanggap bencana ke lokasi terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., menyoroti pentingnya kesinambungan program pemberdayaan di sektor pendidikan. Ia berharap sinergi dengan pemerintah Turkiye dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendukung optimalisasi program beasiswa pendidikan dan pengembangan Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB).
“Kami sangat berharap kolaborasi strategis ini terus berjalan secara berkelanjutan, terutama dalam memfasilitasi akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat program beasiswa dan operasional Sekolah Cendekia BAZNAS,” ujar Zainut.
Sementara itu, Duta Besar Republik Turkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Kucukcan, menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia yang memiliki lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat dan dana sosial keagamaan seperti BAZNAS.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama multisektor melalui lembaga resmi di bawah pemerintah Turkiye, seperti Turkiye Diyanet Vakf? (TDV), TIKA, Kizilay, dan AFAD.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI, Wakil Ketua, Kepala Divisi Pengumpulan Luar Negeri, Kepala Bagian Humas, serta Atase Agama Kedutaan Besar Turkiye di Indonesia.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
06/05/2026 | Admin
Berita Pendistribusian

BAZNAS Lampung Tinjau Program Ternak Kambing di Tulang Bawang
Tulang Bawang -- Dalam rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Tulang Bawang, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain didampingi komisioner BAZNAS Tulang Bawang meninjau langsung program pemberdayaan ekonomi melalui ternak kambing yang dikelola oleh mustahik.
Kegiatan peninjauan ini dilakukan di salah satu lokasi peternakan kambing milik penerima manfaat, sebagai bagian dari implementasi program zakat produktif yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi ternak yang dijalankan oleh mustahik.
Ketua BAZNAS Lampung menyampaikan bahwa program ternak kambing ini merupakan salah satu bentuk optimalisasi pendayagunaan zakat. Ternak kambing yang ditinjau ini adalah program unggulan zakat produktif yang digulirkan tiga tahun lalu.
“Program ini menjadi bukti bahwa zakat dapat dikelola secara produktif untuk membantu mustahik berkembang dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya. Kambing yang diglirkan sebanyak 170 ekor dari hasil kawin dari beberapa kandang. Pembinaan dan pengawasan sudah diserahkan ke BAZNAS Tulang Bawang
Ia juga menegaskan BAZNAS terus berkomitmen mengembangkan berbagai program pemberdayaan berbasis zakat yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program ini, diharapkan para mustahik tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu berkembang bahkan berpotensi menjadi munfik dan muzaki di masa mendatang.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
06/05/2026 | Admin

Mustahik Menunggu Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS di Way Kanan
BAZNAS Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Rumah Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Way Kanan.
Berdasarkan perkembangan di lapangan, pembangunan rumah bagi mustahik tersebut saat ini telah memasuki tahap awal konstruksi. Terlihat pondasi rumah mulai dikerjakan, disertai dengan pemasangan rangka bangunan menggunakan material kayu. Sejumlah bahan bangunan seperti batu bata juga telah disiapkan untuk mendukung proses pembangunan pada tahap berikutnya.
Kondisi lingkungan sekitar yang masih sederhana menunjukkan bahwa bantuan ini sangat dibutuhkan oleh penerima manfaat. Pembangunan dilakukan secara bertahap agar hasil yang dicapai dapat memberikan hunian yang aman, layak, dan nyaman.
Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Lampung berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata dari zakat, serta meningkatkan kualitas hidup mustahik, khususnya di wilayah Way Kanan dan sekitarnya.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
25/04/2026 | Admin

BAZNAS Gelar Jumat Berbagi di UPTD Lanjut Usia Natar
Lampung -- BAZNAS Provinsi Lampung kembali melaksanakan program Jumat Berbagi dengan menyasar para lanjut usia di UPTD Lanjut Usia Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap para lansia melalui penyaluran bantuan paket kebutuhan harian.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para petugas BAZNAS menyerahkan bantuan secara langsung kepada para penerima manfaat. Interaksi yang terjalin tidak hanya sebatas pemberian bantuan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan melalui sapaan dan perhatian kepada para lansia. Senyum dan rasa syukur tampak dari wajah para penerima saat menerima paket bantuan tersebut.
Program Jum’at Berbagi ini dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS Provinsi Lampung dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan seperti lansia.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Lampung berharap dapat terus menebarkan manfaat, memperkuat nilai kepedulian sosial, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama berbagi kebahagiaan kepada sesama.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
25/04/2026 | Admin
Artikel Terbaru
Kurban Berkelanjutan Desa: Konsep Baru Kurban Lebih Berdaya
DALAM beberapa tahun terakhir, konsep kurban berkelanjutan desa mulai menjadi perhatian umat Islam di Indonesia. Kurban tidak lagi hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan semata, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan sosial dan ekonomi umat. Perspektif ini sejalan dengan nilai-nilai Islam yang tidak hanya menekankan ibadah ritual, tetapi juga kebermanfaatan yang luas bagi masyarakat.
Melalui pendekatan kurban berkelanjutan desa, pelaksanaan kurban diarahkan untuk memberikan dampak jangka panjang, khususnya bagi masyarakat desa, peternak kecil, dan wilayah yang membutuhkan. Inilah wajah baru ibadah kurban yang lebih berdaya, inklusif, dan berkelanjutan.
Program yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kurban dapat dikelola secara profesional dan berdampak luas. Dalam program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026, masyarakat dimudahkan untuk berkurban melalui berbagai kanal, sekaligus memberikan manfaat bagi peternak dan penerima manfaat di pelosok negeri.
Konsep Dasar Berkelanjutan Desa
Konsep kurban berkelanjutan desa sejatinya tidak bertentangan dengan syariat Islam. Justru, konsep ini memperluas makna ibadah kurban agar lebih sesuai dengan maqashid syariah, yaitu menjaga kemaslahatan umat.
Pertama, kurban adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT yang memiliki dimensi spiritual tinggi. Namun dalam Islam, setiap ibadah juga memiliki dimensi sosial. Dengan konsep kurban berkelanjutan desa, nilai sosial tersebut diperkuat melalui distribusi yang lebih merata dan tepat sasaran.
Kedua, Islam mendorong pemerataan kesejahteraan. Dengan menyalurkan kurban ke desa-desa yang minim akses pangan, konsep ini membantu mengurangi kesenjangan sosial. Bahkan, distribusi kurban kini menjangkau wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta daerah rawan pangan.
Ketiga, dalam konteks ekonomi umat, kurban memiliki potensi besar. Data menunjukkan potensi ekonomi kurban di Indonesia mencapai puluhan triliun rupiah, yang jika dikelola dengan baik dapat meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.
Keempat, konsep ini juga sejalan dengan semangat ukhuwah Islamiyah. Tidak hanya masyarakat lokal, bahkan kurban dapat disalurkan ke wilayah konflik dan bencana sebagai bentuk solidaritas global umat Islam.
Kelima, dengan pendekatan sistematis, kurban berkelanjutan desa mampu mengubah pola distribusi dari sekadar konsumtif menjadi produktif dan memberdayakan.
Peran Strategis Kurban dalam Pemberdayaan
Pelaksanaan kurban berkelanjutan desa memiliki dampak yang sangat luas bagi pembangunan desa. Tidak hanya dalam aspek konsumsi, tetapi juga produksi dan ekonomi lokal.
Pertama, kurban dapat meningkatkan kesejahteraan peternak desa. Program kurban modern biasanya melibatkan peternak binaan, sehingga mereka mendapatkan pasar yang jelas dan harga yang stabil.
Kedua, adanya balai ternak atau program pembinaan membuat peternak mendapatkan edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Hal ini meningkatkan kualitas hewan ternak sekaligus produktivitas peternak.
Ketiga, distribusi kurban yang tepat sasaran membantu masyarakat desa yang jarang mendapatkan akses daging. Ini menjadi solusi nyata bagi masalah gizi di daerah terpencil.
Keempat, program ini menciptakan efek ekonomi berlapis (multiplier effect). Dari peternak, distributor, hingga masyarakat penerima manfaat, semua merasakan dampaknya.
Kelima, sebagaimana disampaikan oleh pimpinan BAZNAS, kurban memiliki peran strategis sebagai instrumen sosial ekonomi yang mampu menggerakkan kesejahteraan masyarakat.
Inovasi Digital dalam Berkelanjutan Desa
Salah satu keunggulan kurban berkelanjutan desa adalah pemanfaatan teknologi digital untuk memudahkan umat Islam dalam berkurban.
Pertama, kini masyarakat dapat berkurban secara online melalui berbagai platform. Hal ini memudahkan generasi muda dan masyarakat urban untuk tetap menjalankan ibadah kurban.
Kedua, integrasi kanal digital dan kasir ritel membuat proses pembayaran lebih fleksibel, cepat, dan transparan.
Ketiga, sistem digital juga memungkinkan pelaporan yang lebih akuntabel. Pekurban dapat mengetahui lokasi penyembelihan dan distribusi hewan kurban mereka.
Keempat, inovasi dalam bentuk pengolahan daging kurban seperti pengalengan membuat distribusi bisa menjangkau daerah sulit akses.
Kelima, dengan digitalisasi, konsep kurban berkelanjutan desa menjadi lebih inklusif dan dapat menjangkau lebih banyak umat.
Distribusi Global dan Kemanusiaan
Salah satu aspek penting dari kurban berkelanjutan desa adalah perluasan distribusi hingga ke tingkat global.
Pertama, kurban tidak hanya disalurkan di dalam negeri, tetapi juga ke wilayah konflik seperti Palestina. Hal ini menjadi bentuk nyata solidaritas umat Islam.
Kedua, wilayah bencana juga menjadi prioritas penyaluran kurban. Dengan demikian, kurban menjadi bagian dari respon kemanusiaan.
Ketiga, distribusi ini dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, dan kebutuhan daerah.
Keempat, konsep ini menunjukkan bahwa kurban dapat menjadi alat diplomasi kemanusiaan Islam yang penuh kasih dan kepedulian.
Kelima, kurban berkelanjutan desa memperkuat citra Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin.
Tantangan dan Masa Depan Kurban
Meski memiliki banyak keunggulan, penerapan kurban berkelanjutan desa juga menghadapi beberapa tantangan.
Pertama, masih ada masyarakat yang memahami kurban hanya sebagai ibadah ritual tanpa dimensi sosial yang luas.
Kedua, distribusi yang merata membutuhkan sistem logistik yang kuat dan terintegrasi.
Ketiga, edukasi kepada masyarakat perlu terus dilakukan agar konsep ini dapat diterima secara luas.
Keempat, transparansi dan akuntabilitas harus terus dijaga agar kepercayaan masyarakat meningkat.
Kelima, ke depan, konsep kurban berkelanjutan desa berpotensi menjadi model global dalam pengelolaan kurban yang modern, profesional, dan berdampak luas.
Sebagai umat Islam, kita perlu memahami bahwa kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga sarana untuk membangun kesejahteraan umat. Konsep kurban berkelanjutan desa menghadirkan paradigma baru dalam berkurban yang lebih berdaya dan bermakna.
Melalui pengelolaan yang baik, kurban dapat menjadi solusi nyata bagi kemiskinan, ketimpangan sosial, dan krisis pangan di berbagai daerah. Program yang dikembangkan oleh Badan Amil Zakat Nasional menunjukkan bahwa kurban dapat memberikan dampak berlapis bagi umat, mulai dari peternak hingga penerima manfaat.
Akhirnya, mari kita jadikan momentum Idul Adha sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperluas manfaat ibadah kita. Dengan mendukung kurban berkelanjutan desa, kita tidak hanya beribadah kepada Allah SWT, tetapi juga berkontribusi dalam membangun peradaban Islam yang lebih adil dan sejahtera.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
06/05/2026 | Admin
Kurban Produktif BAZNAS: Ibadah yang Memberi Manfaat Jangka Panjang
DALAM ajaran Islam, ibadah kurban bukan hanya sekadar ritual penyembelihan hewan pada Hari Raya Iduladha. Lebih dari itu, kurban memiliki dimensi sosial yang sangat kuat, terutama dalam membantu sesama dan memperkuat solidaritas umat. Konsep inilah yang kemudian dikembangkan menjadi kurban produktif BAZNAS, sebuah pendekatan ibadah yang tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga dampak jangka panjang bagi masyarakat.
Di tengah tantangan ekonomi dan kesenjangan sosial, kehadiran kurban produktif BAZNAS menjadi solusi nyata. Program ini tidak hanya menyalurkan daging kurban kepada yang membutuhkan, tetapi juga memberdayakan peternak lokal dan masyarakat desa agar lebih mandiri secara ekonomi. Dengan demikian, kurban menjadi instrumen pembangunan umat, bukan sekadar konsumsi sesaat.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menghadirkan inovasi melalui program “Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026” yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berkurban sekaligus menciptakan dampak luas. Melalui integrasi kanal digital dan distribusi yang terencana, program ini menjangkau berbagai wilayah termasuk daerah terpencil dan terdampak bencana .
Konsep Kurban Produktif dalam Perspektif Islam
Konsep kurban produktif BAZNAS lahir dari pemahaman bahwa ibadah dalam Islam selalu memiliki nilai maslahat. Kurban tidak hanya bernilai ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang besar dalam membantu sesama manusia.
Dalam perspektif syariat, kurban merupakan bentuk ketakwaan yang diwujudkan melalui pengorbanan harta terbaik. Namun, Islam juga mendorong agar setiap ibadah memberikan manfaat luas bagi umat. Oleh karena itu, pendekatan produktif menjadi relevan untuk mengoptimalkan potensi kurban.
Melalui kurban produktif BAZNAS, hewan kurban tidak hanya dibeli dari pasar, tetapi berasal dari program pemberdayaan peternak mustahik. Hal ini menciptakan siklus ekonomi yang sehat, di mana penerima zakat dapat naik kelas menjadi pelaku usaha yang mandiri.
Data menunjukkan bahwa potensi ekonomi kurban di Indonesia sangat besar, bahkan mencapai sekitar Rp34,85 triliun pada tahun 2025 . Potensi ini jika dikelola secara optimal dapat menjadi solusi untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan sosial.
Dengan demikian, kurban produktif BAZNAS bukan hanya ibadah personal, tetapi juga strategi pemberdayaan umat yang berkelanjutan.
Manfaat Sosial dan Ekonomi dari Kurban Produktif
Salah satu keunggulan utama dari kurban produktif BAZNAS adalah dampaknya yang berlapis (multiplier effect). Program ini tidak hanya memberikan manfaat kepada penerima daging kurban, tetapi juga kepada peternak dan pelaku ekonomi di desa.
Pertama, dari sisi sosial, kurban membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama di daerah yang rawan pangan. Momentum Iduladha menjadi kesempatan untuk mendistribusikan protein hewani kepada masyarakat kurang mampu.
Kedua, dari sisi ekonomi, program ini memberdayakan peternak lokal. Hewan kurban disuplai dari peternak binaan BAZNAS, sehingga meningkatkan pendapatan mereka dan mendorong kemandirian ekonomi desa .
Ketiga, kurban produktif BAZNAS juga berperan dalam pemerataan kesejahteraan. Distribusi kurban tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga menjangkau daerah terpencil, tertinggal, dan terluar.
Keempat, program ini membantu mengurangi kesenjangan distribusi daging kurban antara kota dan desa. BAZNAS secara strategis mengatur distribusi agar lebih merata .
Kelima, manfaat jangka panjangnya adalah terbentuknya ekosistem ekonomi berbasis syariah yang kuat dan berkelanjutan.
Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Program ini merupakan implementasi nyata dari konsep kurban produktif BAZNAS. Melalui program ini, masyarakat dapat berkurban dengan mudah melalui berbagai kanal digital dan layanan modern.
BAZNAS menghadirkan sistem yang memudahkan masyarakat dalam menunaikan kurban secara cepat, aman, dan terpercaya. Hal ini menjadi solusi di era digital, di mana kemudahan akses sangat dibutuhkan .
Program ini juga dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan. Hewan kurban berasal dari peternak binaan, sehingga setiap transaksi kurban turut mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Selain itu, distribusi kurban diperluas hingga ke wilayah bencana dan bahkan ke Palestina. Ini menunjukkan bahwa kurban produktif BAZNAS memiliki dimensi kemanusiaan global .
BAZNAS juga menargetkan peningkatan jumlah hewan kurban setiap tahun sebagai bagian dari optimalisasi potensi ekonomi umat. Dengan pengelolaan yang profesional, kurban menjadi instrumen pembangunan sosial yang efektif.
Program ini menjadi bukti bahwa ibadah dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan dan pembangunan.
Peran Kurban Produktif dalam Pemberdayaan Desa
Salah satu fokus utama dari kurban produktif BAZNAS adalah pemberdayaan desa. Desa menjadi titik awal pembangunan ekonomi umat yang berkelanjutan.
Melalui program ini, BAZNAS membina peternak lokal agar mampu menghasilkan hewan kurban berkualitas. Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan mereka, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru.
Selain itu, program ini mendorong transformasi sosial di desa. Masyarakat tidak lagi hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi yang aktif.
BAZNAS juga memastikan bahwa manfaat kurban dirasakan secara luas oleh masyarakat desa, termasuk dalam bentuk peningkatan kesejahteraan dan akses terhadap pangan bergizi .
Dengan demikian, kurban produktif BAZNAS menjadi solusi konkret dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Sebagai umat Islam, kita diajarkan bahwa setiap ibadah memiliki nilai yang lebih luas dari sekadar ritual. Kurban produktif BAZNAS adalah contoh nyata bagaimana ibadah dapat menjadi sarana pemberdayaan dan pembangunan umat.
Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, kurban produktif BAZNAS mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan yang merata.
Dengan potensi ekonomi kurban yang sangat besar, umat Islam memiliki peluang untuk menjadikan kurban sebagai kekuatan sosial yang luar biasa. Pengelolaan yang profesional dan amanah menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
06/05/2026 | Admin
Solusi Kurban Amanah dan Tepat Sasaran di Indonesia
IBADAH kurban bukan hanya ritual tahunan, melainkan juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama. Di tengah perkembangan zaman, kebutuhan akan sistem pengelolaan kurban yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas menjadi semakin penting.
Dalam konteks ini, kurban BAZNAS yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional hadir sebagai solusi yang menjawab tantangan tersebut. Program ini tidak hanya memudahkan umat Islam dalam berkurban, tetapi juga memastikan bahwa manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia, termasuk wilayah terpencil dan tertinggal.
Transformasi Ibadah jadi Pemberdayaan
Seiring perkembangan program kurban nasional, kurban BAZNAS kini tidak lagi sekadar berfokus pada penyembelihan dan distribusi daging. Melalui program terbaru bertajuk Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026, BAZNAS menghadirkan konsep kurban yang lebih berdampak dan berkelanjutan.
Program ini memberikan kemudahan akses kepada masyarakat melalui berbagai kanal, baik offline maupun digital, sehingga siapa pun dapat berpartisipasi dengan mudah.
Lebih dari itu, kurban yang ditunaikan melalui BAZNAS dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang. Tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi daging bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan ekonomi desa, khususnya melalui pemberdayaan peternak lokal.
Hdupkan Desa
Dalam pelaksanaan program tahun 2026, kurban BAZNAS membawa semangat baru bahwa ibadah kurban harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan umat. Melalui konsep “berdayakan desa”, seluruh hewan kurban yang dihimpun berasal dari Balai Ternak BAZNAS yang dikelola oleh para peternak mustahik.
Para peternak ini tidak hanya menjadi penyedia hewan kurban, tetapi juga mendapatkan pendampingan intensif dari BAZNAS, mulai dari teknik beternak, manajemen usaha, hingga pemasaran. Dengan demikian, dana yang dikeluarkan oleh pekurban tidak berhenti pada proses penyembelihan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi umat.
Program ini menunjukkan bahwa kurban BAZNAS mampu mengubah pola ibadah konsumtif menjadi produktif, di mana setiap hewan kurban memiliki nilai keberlanjutan yang lebih luas.
Distribusi Luas hingga Wilayah Krisis
Salah satu keunggulan utama kurban BAZNAS adalah distribusinya yang menjangkau wilayah yang selama ini sulit mendapatkan akses daging kurban. BAZNAS secara khusus mengalokasikan distribusi ke daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), serta wilayah terdampak bencana.
Bahkan pada program 2026, sebagian hewan kurban juga disalurkan ke wilayah bencana dan luar negeri seperti Palestina sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Selain itu, sekitar 10% alokasi kurban difokuskan untuk daerah terdampak bencana di Sumatera, dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan kebutuhan masyarakat setempat.
Hal ini menegaskan bahwa kurban BAZNAS tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga memiliki cakupan nasional hingga global dalam membantu sesama.
Kemudahan Akses Kurban di Era Digital
Salah satu inovasi penting dalam kurban BAZNAS adalah kemudahan akses layanan melalui berbagai kanal. Masyarakat kini dapat menunaikan kurban dengan lebih praktis tanpa harus datang langsung ke lokasi penyembelihan.
BAZNAS menyediakan layanan digital yang memungkinkan pemilihan hewan kurban, pembayaran, hingga pelaporan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Dengan sistem ini, masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah kurban dengan tenang, meskipun memiliki keterbatasan waktu atau lokasi.
Kemudahan ini menjadi bukti bahwa kurban BAZNAS mampu beradaptasi dengan kebutuhan umat di era modern tanpa mengurangi nilai-nilai syariat.
Dampak Nyata Kurban bagi Umat
Program kurban BAZNAS memberikan berbagai dampak positif yang signifikan, di antaranya:
Memberikan akses daging kurban kepada masyarakat yang jarang mendapatkannyaMendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pemberdayaan peternakMemperkuat solidaritas sosial antarumatMenjadikan kurban sebagai instrumen pemberdayaan, bukan sekadar konsumsi
Pada tahun-tahun sebelumnya, distribusi kurban BAZNAS bahkan mampu menjangkau puluhan provinsi dengan ratusan ribu penerima manfaat.
Hal ini menunjukkan bahwa kurban BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam pembangunan sosial berbasis keagamaan di Indonesia.
Investasi Sosial dan Spiritual
Dalam Islam, setiap amal kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapatkan balasan berlipat ganda. Melalui kurban BAZNAS, ibadah kurban tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan.
BAZNAS mengajak masyarakat untuk melihat kurban sebagai sarana membangun keadilan sosial dan kesejahteraan umat. Dengan konsep ini, kurban tidak hanya dirasakan pada hari raya, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan masyarakat.
Sebagaimana disampaikan dalam program Kurban Berkah Berdayakan Desa, kurban diharapkan mampu “menghadirkan keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat solidaritas sosial.”
Saatnya Memilih yang Lebih Berdampak
Di era modern yang penuh tantangan ini, umat Islam dituntut untuk menjalankan ibadah dengan lebih bijak dan berdampak luas. Kurban BAZNAS hadir sebagai solusi yang menggabungkan nilai ibadah, profesionalitas, dan pemberdayaan sosial dalam satu program terpadu.
Dengan sistem yang amanah, distribusi yang tepat sasaran, serta dampak yang berkelanjutan, kurban BAZNAS menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkurban dengan lebih bermakna.
Melalui kurban BAZNAS, kita tidak hanya menjalankan perintah Allah SWT, tetapi juga turut serta dalam membangun kesejahteraan umat dan menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
03/05/2026 | Admin
BAZNAS TV
Giat Penyaluran BAZNAS Provinsi Lampung
Penulis: PBL-02
Hari yang pas untuk menguatkan gerakan kebaikan di Lampung
Penulis: PBL-02






