Waktu-Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadan
12/03/2026 | Penulis: Admin
Waktu-Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadhan
BULAN Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT. Pada bulan yang mulia ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagai ibadah, seperti puasa, shalat malam, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta memperbanyak doa kepada Allah SWT.
Para ulama menjelaskan bahwa di bulan Ramadan terdapat berbagai waktu istimewa yang memiliki keutamaan khusus. Pada waktu-waktu tersebut, doa seorang hamba memiliki peluang yang lebih besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, memahami dan memanfaatkan waktu-waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap muslim yang ingin meraih keberkahan dan rahmat Allah.
Dalam Islam, doa merupakan bentuk komunikasi langsung antara seorang hamba dengan Tuhannya. Melalui doa, seorang muslim menyampaikan harapan, permohonan, serta rasa syukur kepada Allah SWT. Terlebih lagi di bulan Ramadan, pintu-pintu rahmat dibuka lebih luas, setan-setan dibelenggu, dan pahala setiap amal kebaikan dilipatgandakan. Kondisi ini menjadikan bulan Ramadhan sebagai kesempatan yang sangat berharga untuk memperbanyak doa dan memohon berbagai kebaikan kepada Allah SWT.
Keutamaan Berdoa di Bulan Ramadan
Ramadan dikenal sebagai bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Pada bulan ini, Allah SWT memberikan banyak keutamaan bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah, termasuk dalam hal berdoa.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)
Ayat ini berada dalam rangkaian ayat yang membahas tentang puasa Ramadan. Hal ini menunjukkan bahwa ibadah puasa memiliki keterkaitan erat dengan doa. Seorang muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa selama menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk kedekatan kepada Allah SWT.
Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan tentang keutamaan doa bagi orang yang berpuasa. Dalam sebuah hadis disebutkan: “Ada tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.” (HR. Tirmidzi)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa orang yang sedang menjalankan puasa memiliki kedudukan yang istimewa di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, memperbanyak doa selama bulan Ramadan merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
Waktu-Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan
Agar doa yang dipanjatkan memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan beberapa waktu yang memiliki keutamaan khusus di bulan Ramadhan.
1. Saat Sahur
Waktu sahur merupakan salah satu waktu yang penuh keberkahan. Selain dianjurkan untuk makan sahur sebelum memulai puasa, waktu ini juga sangat baik untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Pada waktu sahur, suasana biasanya lebih tenang dan hati lebih mudah untuk khusyuk dalam berdoa. Allah SWT juga memuji orang-orang yang memohon ampun kepada-Nya pada waktu sahur. Allah SWT berfirman: “Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun.” (QS. Adz-Dzariyat: 18). Karena itu, memanfaatkan waktu sahur untuk berdoa dan beristighfar dapat menjadi salah satu cara untuk meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.
2. Ketika Sedang Berpuasa
Sepanjang hari ketika seorang muslim menjalankan ibadah puasa, ia berada dalam kondisi ibadah. Keadaan ini menjadikan doa yang dipanjatkan lebih dekat untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Seorang muslim dapat berdoa kapan saja selama berpuasa, baik setelah melaksanakan shalat, ketika membaca Al-Qur’an, maupun di sela-sela aktivitas sehari-hari. Dengan memperbanyak doa, seorang hamba menunjukkan ketergantungan dan harapannya hanya kepada Allah SWT.
3. Menjelang Waktu Berbuka
Menjelang waktu berbuka puasa merupakan salah satu waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa. Pada saat ini, seorang muslim telah menahan lapar, haus, dan berbagai godaan sepanjang hari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ketika berbuka terdapat doa yang tidak ditolak.” (HR. Ibnu Majah)
Oleh karena itu, sebelum berbuka puasa sebaiknya seorang muslim memperbanyak doa dan memohon kepada Allah SWT berbagai kebaikan, baik untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat.
4. Sepertiga Malam Terakhir
Sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang sangat istimewa dalam Islam. Pada waktu ini, Allah SWT memberikan kesempatan kepada hamba-hamba-Nya untuk memohon ampunan dan menyampaikan berbagai doa.
Rasulullah SAW bersabda: “Tuhan kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, lalu berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku kabulkan; siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri; dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Karena itu, bangun pada sepertiga malam terakhir untuk melaksanakan shalat tahajud serta memperbanyak doa merupakan amalan yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadhan.
5. Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dan lebih baik daripada seribu bulan. Malam ini terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.
Allah SWT berfirman: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)
Pada malam yang agung ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, memperbanyak doa, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika mencari malam Lailatul Qadar adalah: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.” Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi)
Adab Berdoa agar Lebih Mudah Dikabulkan
Selain memanfaatkan waktu-waktu mustajab, seorang muslim juga dianjurkan untuk memperhatikan adab-adab dalam berdoa agar doanya lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
Beberapa adab tersebut antara lain memulai doa dengan memuji Allah SWT dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, berdoa dengan hati yang khusyuk serta penuh keyakinan, serta bersabar dan tidak tergesa-gesa dalam menanti terkabulnya doa.
Selain itu, seorang muslim juga dianjurkan untuk menjaga kehalalan rezeki dan memperbanyak amal kebaikan seperti sedekah, membaca Al-Qur’an, dan membantu sesama. Amal-amal tersebut dapat menjadi sebab datangnya keberkahan serta terkabulnya doa.
Bulan Ramadhan merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi setiap muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak doa, terutama pada waktu-waktu mustajab seperti saat sahur, menjelang berbuka puasa, sepertiga malam terakhir, dan pada malam Lailatul Qadar.
Dengan memanfaatkan momen-momen tersebut, seorang muslim memiliki peluang besar untuk memperoleh doa yang dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, jangan sia-siakan bulan penuh rahmat ini. Perbanyak doa, tingkatkan ibadah, serta mohonlah kepada Allah SWT berbagai kebaikan untuk kehidupan dunia dan akhirat.
Di samping itu, setiap doa yang kita panjatkan juga dapat diiringi dengan amal kebaikan yang bermanfaat bagi sesama. Salah satunya melalui infak dan sedekah yang dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Melalui kepedulian dan kebersamaan, Ramadan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah pribadi, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. ***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036
Bank Rakyat Indonesia: 009801031532538
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
Artikel Lainnya
Mengapa Malam Lailatur Qadar Sangat Istimewa di Ramadhan
Jangan Terlambat Bayar Zakat Fitrah, Ini Ketentuan Waktunya dalam Islam
Memberi Makan Orang Berpuasa, Wujud Peduli dan Investasi Akhirat
Apakah Bayi Baru Lahir Wajib Zakat Fitrah? Ini Penjelasannya
Ini Caranya, Menghitung Zakat Emas dan Perak dengan Mudah
Apakah Sah Membayar Zakat Melalui Transfer?

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
