Lima Keutamaan Muharram yang Perlu Diketahui Umat
06/06/2026 | Penulis: PBL-02
Ilustrasi
BULAN Muharram merupakan salah satu bulan yang sangat istimewa dalam kalender Hijriah. Sebagai bulan pertama dalam penanggalan Islam, Muharram memiliki banyak keutamaan yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an maupun hadis Rasulullah SAW. Memahami keutamaan bulan Muharram dapat membantu umat Islam untuk lebih memaksimalkan ibadah dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam tradisi Islam, Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan yang memiliki kedudukan khusus di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, menjaga diri dari perbuatan dosa, serta meningkatkan kualitas ibadah selama bulan yang penuh keberkahan ini.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai keutamaan bulan Muharram beserta dalil-dalil yang mendasarinya sehingga dapat menjadi panduan bagi umat Islam dalam mengisi bulan yang mulia ini.
1. Muharram Termasuk Bulan Dimuliakan Allah
Salah satu keutamaan bulan Muharram yang paling utama adalah statusnya sebagai bulan haram. Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram." (QS. At-Taubah: 36)
Empat bulan haram tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan ini, umat Islam diperintahkan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga diri dari dosa dan kemaksiatan.
Para ulama menjelaskan bahwa amal kebaikan yang dilakukan pada bulan haram akan mendapatkan pahala yang lebih besar. Sebaliknya, dosa yang dilakukan juga memiliki konsekuensi yang lebih berat dibandingkan bulan lainnya.
2. Muharram sebagai Bulan Allah
Keistimewaan berikutnya adalah Muharram mendapatkan penyebutan khusus sebagai "Bulan Allah". Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram." (HR. Muslim).
Penyandaran nama Muharram kepada Allah menunjukkan kemuliaan dan keagungan bulan tersebut. Tidak banyak waktu atau tempat yang secara khusus disandarkan kepada Allah SWT sebagai bentuk penghormatan dan pengagungan.
Karena itulah, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan bulan Muharram dengan memperbanyak ibadah seperti puasa sunnah, membaca Al-Qur'an, berdzikir, bersedekah, dan melakukan berbagai amal kebajikan lainnya.
3. Puasa Muharram Merupakan Sunnah yang Utama
Ketika membahas keutamaan bulan Muharram, tidak dapat dipisahkan dari ibadah puasa sunnah yang sangat dianjurkan pada bulan ini. Rasulullah SAW secara khusus menganjurkan umatnya untuk memperbanyak puasa di bulan Muharram.
Puasa yang paling terkenal adalah puasa Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan berpuasa pada tanggal 9 Muharram yang dikenal sebagai puasa Tasu’a.
Rasulullah SAW bersabda: "Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).
Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan puasa Asyura. Dengan izin Allah SWT, dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu dapat dihapus melalui ibadah puasa tersebut.
Banyak ulama juga menganjurkan untuk memperbanyak puasa pada hari-hari lain di bulan Muharram sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
4. Hari Asyura Menjadi Hari Bersejarah bagi Umat Islam
Salah satu keutamaan bulan Muharram yang sangat penting adalah adanya hari Asyura. Hari ini memiliki nilai sejarah yang besar dalam perjalanan para nabi.
Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa pada hari Asyura Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir’aun. Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau melihat kaum Yahudi berpuasa pada hari tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan Nabi Musa AS.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian."
Lalu beliau berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada hari Asyura.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa hari Asyura merupakan momentum untuk mensyukuri nikmat dan pertolongan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.
5. Momentum Perbanyak Amal dan Muhasabah Diri
Bulan Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri atau muhasabah. Sebagai awal tahun Hijriah, Muharram dapat dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas kehidupan spiritual seorang Muslim.
Banyak ulama salaf memanfaatkan pergantian tahun Hijriah untuk memperbarui niat, memperbanyak taubat, dan menyusun target ibadah yang lebih baik. Hal ini menjadi bagian dari keutamaan bulan Muharram yang sering kali terlupakan oleh sebagian umat Islam.
Beberapa amal yang dianjurkan selama bulan Muharram antara lain:
- Memperbanyak puasa sunnah.
- Membaca Al-Qur'an setiap hari.
- Memperbanyak istighfar dan dzikir.
- Bersedekah kepada yang membutuhkan.
- Menjalin silaturahmi.
- Meningkatkan kualitas shalat wajib dan sunnah.
- Memperbanyak doa dan taubat kepada Allah SWT.
Dengan memanfaatkan bulan Muharram secara optimal, seorang Muslim dapat memulai tahun Hijriah dengan semangat ibadah yang lebih baik.
Hikmah Besar di Balik Keutamaan Muharram
Terdapat banyak hikmah yang dapat dipetik dari berbagai keutamaan bulan Muharram. Di antaranya adalah mengingatkan manusia tentang pentingnya ketaatan kepada Allah SWT, meningkatkan rasa syukur atas nikmat-Nya, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
Muharram juga mengajarkan bahwa setiap awal yang baik harus dimulai dengan ibadah dan amal saleh. Sebagaimana umat Islam memulai hari dengan shalat Subuh, demikian pula tahun Hijriah sebaiknya dimulai dengan memperbanyak amal kebaikan.
Selain itu, keberadaan puasa Asyura mengajarkan pentingnya rasa syukur dan keyakinan bahwa pertolongan Allah selalu dekat bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa.
Memahami keutamaan bulan Muharram merupakan langkah penting bagi setiap Muslim agar dapat mengisi bulan yang mulia ini dengan berbagai amal saleh. Muharram bukan sekadar bulan pertama dalam kalender Hijriah, tetapi juga bulan yang dimuliakan Allah SWT, memiliki puasa sunnah yang sangat utama, serta menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.
Dengan mengetahui berbagai keutamaan bulan Muharram, semoga umat Islam semakin termotivasi untuk memperbanyak ibadah, menjauhi kemaksiatan, serta memanfaatkan setiap kesempatan yang Allah SWT berikan untuk meraih pahala dan keberkahan. Mari jadikan bulan Muharram sebagai awal yang baik untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan menapaki kehidupan yang lebih bertakwa. ***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
Artikel Lainnya
Tips Work Life Balance Saat WFH agar Hidup Tetap Seimbang
Cara Disiplin Kerja dari Rumah Tanpa Harus Diawasi
Menikah di Bulan Dzulhijjah, Tradisi dan Hikmah di Baliknya
Kurban Resmi BAZNAS: Jaminan Syariah dan Transparansi
Tantangan WFA dan Cara Mengatasinya agar Tetap Efisien
Inspirasi Kebaikan di Bulan Dzulhijjah yang Bikin Hidup Lebih Berarti
Saat Zakat Menjadi Jembatan Kebaikan
Resep Mengolah Daging Kurban agar Nikmat saat Disantap
Kurban Berkah Berdayakan Desa BAZNAS: Dari Ibadah Jadi Pemberdayaan
Zakat Pendidikan dan Kesehatan, Investasi Jangka Panjang
Lima Keutamaan Dzulhijjah, Amalan yang Dianjurkan
Raih Pahala di Bulan Dzulhijjah Setelah Idul Adha
Macam-macam Sedekah Dianjurkan untuk Keberkahan Hidup
Ibadah yang Dianjurkan Menyambut Bulan Muharram
Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet Tahan Lama

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.
Lihat Daftar Rekening →