BAZNAS Bangun 10 Huntara untuk Penyintas Gempa NTT, Lampung Ikut Berdonasi!
29/09/2026 | Penulis: MBL-01
Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain menyerahkan donasi NTT ke Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid.
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperluas respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga kini, BAZNAS RI telah membangun 10 unit hunian sementara (huntara) untuk membantu penyintas yang membutuhkan tempat tinggal selama proses pemulihan.
Bahkan BAZNAS Provinsi Lampung ikut berdonasi untuk korban di NTT sebagai bentuk gotong royong membantu sesama anak bangsa. Donasi untuk korban NTT diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain kepada Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid pada acara pembukaan BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 di Bandar Lampung, Jumat (18/9/2026). Donasi itu hasil kerja bareng relawan BAZNAS yang tergabung dalam mahasiswa BEM Indonesia di Lampung.
Masih soal pembangunan sepuluh huntara yang dibangun BAZNAS di NTT tersebar di dua kabupaten. Sebanyak sembilan unit dibangun di Kabupaten Manggarai Timur, terdiri atas lima unit di Desa Gololijun, tiga unit di Desa Satar Kampas, dan satu unit di Desa Satar Punda Barat. Sementara satu unit lainnya berada di Kabupaten Ngada, tepatnya di Kelurahan Ite Jaya.
Pembangunan huntara masih terus dilakukan dan jumlahnya dapat bertambah menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Ini adalah bentuk komitmen BAZNAS. “Huntara ini kami bangun agar para penyintas punya tempat tinggal yang layak dan aman selama menunggu pemulihan hunian permanen,” jelas Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).
BAZNAS Jangkau Kebutuhan Dasar
Pembangunan hunian sementara merupakan bagian dari rangkaian penanganan yang dilakukan BAZNAS RI sejak awal bencana. Bantuan diberikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat pada masa tanggap darurat sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak.
Sejumlah bantuan telah disalurkan, mulai dari makanan, layanan kesehatan, air bersih, hingga pembangunan fasilitas penunjang bagi para penyintas. Penanganan dilakukan dengan melihat kebutuhan yang berkembang di lapangan.
Hingga saat ini, BAZNAS RI telah mendistribusikan 145.100 liter air bersih dan menyediakan 84.250 porsi makanan melalui dapur umum. Layanan kesehatan juga telah diberikan kepada 821 pasien.
Di bidang fasilitas publik, BAZNAS RI turut mendirikan empat masjid darurat dan tiga sekolah darurat untuk membantu masyarakat menjalankan aktivitas ibadah dan pendidikan di tengah kondisi pascabencana.
Idy mengatakan, dukungan terhadap masyarakat NTT membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan dan bergotong royong membantu saudara-saudara kita di NTT agar mereka dapat segera bangkit dan memulihkan kehidupannya,” ujarnya.
Huntara Mendukung Masa Pemulihan
Kehadiran huntara menjadi salah satu kebutuhan penting bagi penyintas yang belum dapat kembali ke hunian permanen. Tempat tinggal sementara yang layak dan aman diharapkan dapat memberikan ruang bagi keluarga untuk menjalani aktivitas sehari-hari sembari menunggu kondisi tempat tinggal mereka pulih.
Bersamaan dengan pembangunan huntara, bantuan pangan, air bersih, kesehatan, serta fasilitas darurat terus menjadi bagian dari penanganan BAZNAS RI di NTT. Langkah tersebut menunjukkan bahwa respons terhadap bencana tidak hanya berfokus pada kebutuhan sesaat, tetapi juga mulai diarahkan untuk mendukung masyarakat memasuki masa pemulihan.
Perkembangan kebutuhan warga terus menjadi perhatian dalam pelaksanaan bantuan. Penambahan huntara maupun bentuk dukungan lainnya akan menyesuaikan kondisi masyarakat di wilayah terdampak.
Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan menjadi salah satu sumber kekuatan dalam menghadirkan bantuan bagi para penyintas. Dari kebutuhan dasar hingga hunian sementara, dana umat diupayakan hadir untuk membantu masyarakat NTT melewati masa sulit dan kembali menata kehidupan mereka.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
Berita Lainnya
Imam Besar Al-Aqsa Apresiasi Dukungan BAZNAS dan Masyarakat Indonesia untuk Palestina
Pusdiklat Gelar Kelas Hukum, Bahas Legalitas Aset di Lingkungan BAZNAS
700 Pesantren Raih Stimulan melalui Program Pesantren Nyaman Belajar 2026
Gubernur dan Wagub Lampung Apresiasi Kehadiran BAZNAS di Apel Hari Pramuka 2026
BAZNAS Lampung Luncurkan SIPERBAZLAM, Permudah Layanan Mustahik Berbasis Digital
BAZNAS dan Kemenag Perkuat Pengelolaan ZIS Berbasis Masjid
BAZNAS Perkuat Respons Kemanusiaan, Dukung Pencarian dan Keluarga Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Tiga Strategi Komunikasi Penghimpunan ZIS untuk 2027, ini Kata BAZNAS!
BSD 2026 di BAZNAS Lampung Bahas Penguatan Tata Kelola dan Kelembagaan
Balai Ternak Lampung Dorong Mustahik Mandiri hingga Lahirkan Muzaki Baru
BSD Perkuat Fundraising, Kepercayaan Publik dan Profesionalisme Amil BAZNAS
BAZNAS Lampung Perkenalkan Aplikasi Digital UPZ Desa Perkuat Tata Kelola Zakat hingga Tingkat Desa
Di Hari Pramuka 2026, BAZNAS Lampung Hadirkan Sarapan untuk Peserta Apel Besar
Gubernur Mirza Terima Hasil Riset Tata Kelola Zakat BAZNAS Lampung: Berdampak, Transparan dan Akuntabel
Hari Ketiga BSD 2026 Bahas Reputasi Lembaga dan Penguatan Problem Solving BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.
Lihat Daftar Rekening →