Gelombang Capai 4 Meter Saat Lima Jurnalis Hilang Kontak, BAZNAS Kerahan Pencarian
12/09/2026 | Penulis: MBL-01
Dok. Liputan6
Lampung -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Lampung mengungkap bahwa kondisi gelombang di perairan Selat Sunda bagian selatan mencapai 2,5 hingga 4 meter saat lima jurnalis dan tiga awak kapal melakukan perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau (GAK) pada Senin (7/9/2026).
Prakirawan BMKG Maritim Lampung, Putu Ray, mengatakan peringatan dini terkait gelombang tinggi telah dikeluarkan sehari sebelum kejadian. Kondisi gelombang tinggi tersebut telah berlangsung sejak 6 hingga 9 September 2026.
Seperti dikutip Liputan6, BMKG kembali memperbarui peringatan dini yang berlaku pada 11 hingga 14 September 2026, dengan perairan Selat Sunda bagian selatan masih berpotensi mengalami gelombang tinggi pada kisaran 2,5 hingga 4 meter.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Memasuki hari keempat pada Jumat (11/9/2026), area pencarian diperluas hingga 3.216 nautical mile persegi, mencakup perairan Selat Sunda dan sejumlah wilayah perairan Banten.
Perluasan area dilakukan berdasarkan perhitungan pergerakan arus, angin, serta prediksi SAR Map Prediction. Rombongan tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak terdiri atas Muhammad Bagus Khoirunas (pewarta foto ANTARA), Arie Basuki (merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira (iNews), dan Daus (Anadolu). Sementara tiga awak kapal terdiri atas Warta sebagai kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal, serta Heriyanto sebagai pemandu atau guide.
Secara terpisah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) turut mendukung proses pencarian dan pertolongan terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Rombongan tersebut terdiri atas lima jurnalis dan tiga awak kapal. Setelah dilaporkan hilang kontak, tim SAR gabungan melakukan pencarian di wilayah perairan Selat Sunda dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan keterlibatan BAZNAS merupakan bagian dari respons kemanusiaan untuk mendukung upaya pencarian dan pertolongan.
“BAZNAS terus berupaya hadir dalam situasi kedaruratan dan kemanusiaan. Dalam kondisi seperti ini, kami mendukung upaya pencarian dan pertolongan bersama unsur terkait agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik,” ujar Idy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Pada Rabu (9/9/2026), BTB Banten melakukan asesmen lokasi dan berkoordinasi dengan Posko Operasi SAR Nasional, Polres Pandeglang, serta BPBD Pandeglang untuk mendukung penanganan di lapangan. Dalam pelaksanaannya, tim BAZNAS juga bersinergi dengan SAR Provinsi Banten, Polda Banten, BPBD Pandeglang, dan Desk Relawan Banten dalam proses pencarian dan pertolongan.
Idy menegaskan bahwa koordinasi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam respons kebencanaan, terutama dalam situasi yang membutuhkan penanganan cepat dan terpadu. "Dalam pelaksanaannya, kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat di lapangan. Kami berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan optimal dan para jurnalis beserta awak kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” katanya.
Keterlibatan BTB Banten menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan respons kemanusiaan pada situasi kedaruratan, sekaligus mendukung upaya pencarian dan pertolongan bersama unsur SAR dan lembaga terkait.
Semoga seluruh jurnalis dan awak kapal yang masih dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan, keselamatan, serta kekuatan kepada mereka, keluarga, dan seluruh tim SAR yang terus melakukan pencarian. Aamiin.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
Berita Lainnya
BAZNAS Lampung Perkuat Tata Kelola UPZ di Pra-Rakornas 2026
Perkuat Kompetensi Amil, BAZNAS dan Bank Indonesia Gagasan Pelatihan Berbasis Uji Kemampuan
Hari Ketiga BSD 2026 Bahas Reputasi Lembaga dan Penguatan Problem Solving BAZNAS
BSD Perkuat Fundraising, Kepercayaan Publik dan Profesionalisme Amil BAZNAS
Gubernur dan Wagub Lampung Apresiasi Kehadiran BAZNAS di Apel Hari Pramuka 2026
Pemprov Berikan Penghargaan BAZNAS Lampung atas Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Di Hari Pramuka 2026, BAZNAS Lampung Hadirkan Sarapan untuk Peserta Apel Besar
BAZNAS dan Kemenag Perkuat Pengelolaan ZIS Berbasis Masjid
Gubernur Mirza Terima Hasil Riset Tata Kelola Zakat BAZNAS Lampung: Berdampak, Transparan dan Akuntabel
BAZNAS Awards 2026 Libatkan Delapan Tokoh Lintas Sektor sebagai Dewan Juri
BAZNAS dan KemenPAN-RB Bahas Penguatan dan Optimalisasi Zakat ASN
Tiga Strategi Komunikasi Penghimpunan ZIS untuk 2027, ini Kata BAZNAS!
BAZNAS Perkuat Tata Kelola 164.736 UPZ untuk Perluas Manfaat Zakat
Imam Besar Al-Aqsa Apresiasi Dukungan BAZNAS dan Masyarakat Indonesia untuk Palestina
BAZNAS Lampung Luncurkan SIPERBAZLAM, Permudah Layanan Mustahik Berbasis Digital

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.
Lihat Daftar Rekening →