Amalan Sunnah di Bulan Safar: Momentum Memperbanyak Ibadah dan Menepis Mitos
29/07/2026 | Penulis: MBL-01
Ilustrasi BAZNAS Provinsi Lampung
BULAN Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah yang masih sering dikaitkan dengan berbagai mitos, seperti anggapan sebagai bulan yang membawa kesialan. Padahal, dalam ajaran Islam tidak ada dalil yang menyebutkan bahwa Safar adalah bulan yang harus ditakuti. Rasulullah SAW telah menegaskan bahwa tidak ada kesialan yang melekat pada bulan tertentu. Karena itu, Bulan Safar sepatutnya disikapi sebagaimana bulan-bulan lainnya, yaitu dengan memperbanyak ibadah dan amal saleh.
Meski tidak ada amalan khusus yang diwajibkan pada Bulan Safar, umat Islam dianjurkan untuk terus meningkatkan ibadah sunnah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Mengisi hari-hari di Bulan Safar dengan berbagai amal kebaikan menjadi cara terbaik untuk memperkuat keimanan sekaligus menjauhkan diri dari keyakinan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Memahami Bulan Safar dalam Islam
Pada masa jahiliah, masyarakat Arab meyakini bahwa Bulan Safar identik dengan musibah sehingga mereka menghindari berbagai aktivitas penting, seperti bepergian, berdagang, maupun menikah. Islam kemudian meluruskan keyakinan tersebut melalui sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim bahwa tidak ada kesialan pada Bulan Safar.
Hadis tersebut menjadi penegasan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT, bukan karena pengaruh bulan atau waktu tertentu. Oleh sebab itu, seorang muslim tidak perlu merasa khawatir memasuki Bulan Safar, melainkan menjadikannya sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal saleh.
Mengapa Perlu Memperbanyak Ibadah di Bulan Safar?
Walaupun tidak memiliki ibadah yang dikhususkan, Bulan Safar tetap menjadi waktu yang baik untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT. Memperbanyak amalan sunnah dapat memberikan banyak manfaat, di antaranya:
- Menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
- Menghapus dosa-dosa kecil.
- Menenangkan hati dan pikiran.
- Memperbanyak pahala sebagai bekal di akhirat.
- Mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat.
Amalan Sunnah yang Dianjurkan
1. Memperbanyak Sedekah
Sedekah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan kapan pun, termasuk di Bulan Safar. Berbagi kepada fakir miskin, anak yatim, atau mereka yang membutuhkan menjadi wujud syukur atas nikmat yang telah Allah SWT berikan.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 261 bahwa orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah akan memperoleh pahala yang berlipat ganda. Karena itu, jadikan sedekah sebagai kebiasaan, bukan karena menganggap Safar sebagai bulan penolak bala, melainkan sebagai bentuk ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Membaca dan Mentadabburi Al-Qur'an
Al-Qur'an merupakan petunjuk hidup bagi setiap muslim. Membiasakan membaca, memahami, dan mengamalkan isinya menjadi amalan yang sangat dianjurkan sepanjang tahun.
Meluangkan waktu setiap hari untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an dapat meningkatkan keimanan sekaligus memberikan ketenangan hati.
3. Memperbanyak Zikir dan Istigfar
Zikir dan istigfar menjadi amalan ringan, tetapi memiliki keutamaan yang besar. Membaca tasbih, tahmid, takbir, tahlil, serta memohon ampun kepada Allah SWT dapat menjadi sarana membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Rasulullah SAW sendiri senantiasa memperbanyak istigfar setiap hari sebagai teladan bagi umatnya.
4. Menjaga Salat Sunnah
Selain salat wajib, umat Islam dianjurkan memperbanyak salat sunnah, seperti:
- Salat Tahajud.
- Salat Duha.
- Salat Rawatib.
- Salat Witir.
Amalan-amalan tersebut menjadi pelengkap ibadah wajib sekaligus meningkatkan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT.
5. Melaksanakan Puasa Sunnah
Bulan Safar juga dapat diisi dengan berbagai puasa sunnah yang memang disyariatkan, seperti:
- Puasa Senin dan Kamis.
- Puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah apabila masih berada di Bulan Safar.
- Puasa Daud bagi yang mampu mengamalkannya.
Puasa sunnah melatih kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri.
6. Menjalin Silaturahmi
Menjaga hubungan baik dengan keluarga, kerabat, maupun tetangga merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Silaturahmi tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan rezeki dan umur sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW.
7. Membantu Sesama
Berbuat baik kepada orang lain tidak selalu harus berupa materi. Memberikan tenaga, waktu, ilmu, perhatian, maupun dukungan kepada mereka yang membutuhkan juga termasuk amal saleh yang bernilai ibadah.
Semakin banyak manfaat yang diberikan kepada sesama, semakin besar pula nilai kebaikan di sisi Allah SWT.
8. Menuntut Ilmu Agama
Mengikuti kajian, membaca buku-buku keislaman, mempelajari tafsir Al-Qur'an, maupun mendengarkan ceramah menjadi cara yang baik untuk meningkatkan pemahaman agama.
Ilmu yang dipelajari dan diamalkan akan menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan.
9. Memperbanyak Doa
Doa merupakan bentuk penghambaan seorang muslim kepada Allah SWT. Bulan Safar dapat menjadi momentum untuk lebih banyak berdoa, memohon ampunan, kesehatan, keberkahan rezeki, serta keteguhan iman.
Hikmah Memperbanyak Amalan Sunnah
Membiasakan diri menjalankan amalan sunnah memberikan banyak manfaat, baik bagi kehidupan dunia maupun akhirat, antara lain:
- Meningkatkan kedekatan dengan Allah SWT.
- Menambah pahala dan menghapus dosa.
- Membersihkan hati dari sifat iri, dengki, dan cinta dunia yang berlebihan.
- Membentuk akhlak yang lebih baik.
- Memberikan ketenangan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Meluruskan Anggapan tentang Bulan Safar
Masih ada sebagian masyarakat yang menghindari berbagai aktivitas penting saat memasuki Bulan Safar karena menganggapnya sebagai bulan yang membawa kesialan. Dalam Islam, keyakinan tersebut tidak memiliki dasar yang sahih.
Seorang muslim tidak perlu menunda pernikahan, perjalanan, memulai usaha, maupun aktivitas lainnya hanya karena memasuki Bulan Safar. Yang lebih utama adalah memperkuat tawakal kepada Allah SWT dan mengisi waktu dengan amal saleh.
Tips Agar Tetap Istikamah Beribadah
Agar semangat beribadah tetap terjaga selama Bulan Safar maupun bulan-bulan berikutnya, beberapa langkah sederhana dapat diterapkan:
- Menyusun target ibadah harian.
- Menentukan waktu khusus untuk membaca Al-Qur'an.
- Membiasakan salat sunnah sebelum dan sesudah salat wajib.
- Menyisihkan sebagian rezeki untuk sedekah.
- Mengikuti kajian keislaman secara rutin.
- Mengajak keluarga beribadah bersama.
- Mengurangi aktivitas yang kurang bermanfaat.
- Memohon kepada Allah SWT agar diberikan keistiqamahan.
Jadikan Safar sebagai Momentum Memperbanyak Amal
Bulan Safar bukanlah bulan yang harus ditakuti, melainkan kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tidak ada amalan khusus yang diwajibkan, tetapi seluruh ibadah sunnah yang dianjurkan dalam Islam tetap dapat diamalkan untuk meningkatkan kualitas keimanan.
Dengan memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, berzikir, beristigfar, menjalankan salat dan puasa sunnah, mempererat silaturahmi, menuntut ilmu, serta membantu sesama, seorang muslim dapat mengisi Bulan Safar dengan berbagai kebaikan yang membawa keberkahan. Semoga setiap amal yang dilakukan menjadi bekal terbaik untuk meraih rida Allah SWT serta kebahagiaan di dunia dan akhirat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
Artikel Lainnya
Amalan Terbaik di Bulan Safar: Saatnya Memperbanyak Ibadah dan Menjemput Ridha Allah
Berbagi Rezeki di Bulan Safar: Amalan Mulia Mendatangkan Keberkahan
Peran Zakat dalam Mengurangi Kemiskinan dan Meningkatkan Kesejahteraan Umat
Zakat untuk Pendidikan: Wujudkan Masa Depan Cerah Anak Dhuafa
Zakat untuk Korban Bencana: Wujud Kepedulian yang Menguatkan Pemulihan Masyarakat
Safar Bukan Bulan Sial, Ini Amalan Pembuka Rezeki Dianjurkan dalam Islam
Zakat Membuka Jalan Pendidikan bagi Anak Dhuafa
Amal Jariyah di Bulan Safar: Investasi Akhirat Pahalanya Terus Mengalir
Peran Zakat Membantu Keluarga Prasejahtera Bangkit Menuju Kemandirian
Bulan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Keutamaan Sedekah untuk Kehidupan Dunia dan Akhirat
Cara Menghitung Zakat Usaha Online dan Toko Digital Sesuai Syariat
Sedekah di Bulan Safar: Cara Berbagi Lebih Bermakna dan Penuh Berkah
Punya Emas 100 Gram? Ini Cara Menghitung Zakat Wajib Ditunaikan
Bayar Zakat Maal Online di BAZNAS, Praktis, Aman, dan Tepat Sasaran
Mengapa Menunaikan Zakat Melalui BAZNAS Lebih Aman? Ini Alasan Perlu Diketahui!

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.
Lihat Daftar Rekening →