Hijrah di Bulan Muharram: Menata Iman, Menguatkan Amal
06/07/2026 | Penulis: MBL-01
Ilustrasi BAZNAS Provinsi Lampung
BULAN Muharram menjadi penanda dimulainya tahun baru Hijriah sekaligus momentum berharga bagi setiap Muslim untuk membuka lembaran baru dalam kehidupan. Pergantian tahun Islam bukan sekadar pergantian kalender, tetapi menjadi pengingat bahwa waktu terus berjalan dan setiap insan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.
Makna hijrah yang sesungguhnya tidak hanya merujuk pada peristiwa perpindahan Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Lebih dari itu, hijrah adalah perjalanan spiritual untuk meninggalkan kebiasaan yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih dekat dengan Allah SWT. Karena itu, Muharram menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat tekad memperbaiki ibadah, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama.
Muharram, Bulan yang Dimuliakan
Muharram merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Keutamaannya juga ditegaskan melalui anjuran Rasulullah SAW untuk melaksanakan puasa sunah di bulan Muharram, khususnya puasa Tasu'a dan Asyura, yang memiliki pahala dan keutamaan besar.
Kemuliaan tersebut menjadikan Muharram sebagai waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas keimanan sekaligus memperbarui semangat dalam menjalankan ibadah.
Memaknai Hijrah sebagai Proses Perbaikan Diri
Hijrah sering kali dipahami sebatas perubahan penampilan. Padahal, hakikat hijrah adalah perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik sesuai dengan tuntunan Islam.
Hijrah dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, seperti memperbaiki kualitas salat, membiasakan membaca Al-Qur'an, menjaga lisan dari perkataan yang menyakiti, memperbanyak sedekah, menjaga amanah dalam pekerjaan, hingga membangun hubungan yang lebih harmonis dengan keluarga dan lingkungan sekitar.
Islam mengajarkan bahwa perubahan tidak harus dilakukan secara instan. Justru perubahan kecil yang dilakukan dengan istiqamah akan memberikan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan.
Muharram, Momentum untuk Muhasabah
Memasuki tahun baru Hijriah juga menjadi saat yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Kesibukan sehari-hari sering kali membuat seseorang lupa mengevaluasi kualitas ibadah maupun hubungan dengan sesama.
Muhasabah dapat dimulai dengan pertanyaan sederhana kepada diri sendiri. Apakah ibadah kita sudah lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya? Sudahkah kita berbakti kepada orang tua, menjaga silaturahmi, dan memberikan manfaat bagi orang lain? Masih adakah kebiasaan yang perlu ditinggalkan agar hidup lebih berkah?
Evaluasi seperti inilah yang menjadi langkah awal untuk menyusun target perbaikan yang lebih nyata di masa mendatang.
Memulai Hijrah dengan Langkah Sederhana
Setiap perubahan membutuhkan komitmen dan kesungguhan. Awal tahun Hijriah dapat menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan baik secara bertahap, seperti menetapkan target membaca Al-Qur'an setiap hari, memperbanyak sedekah, mengikuti kajian keislaman, atau meluangkan waktu untuk beribadah di tengah kesibukan.
Selain itu, memilih lingkungan yang baik juga menjadi bagian penting dalam proses hijrah. Bergaul dengan orang-orang yang saling mengingatkan dalam kebaikan akan membantu menjaga semangat untuk terus memperbaiki diri.
Tak kalah penting, setiap ikhtiar hendaknya disertai doa dan tawakal kepada Allah SWT. Sebab, perubahan yang hakiki hanya dapat terwujud dengan pertolongan-Nya.
Meneladani Semangat Hijrah Rasulullah SAW
Peristiwa hijrah Rasulullah SAW mengajarkan banyak nilai yang tetap relevan hingga saat ini. Hijrah mengajarkan pentingnya perencanaan yang matang, kesabaran dalam menghadapi ujian, keberanian mengambil keputusan yang benar, serta keyakinan penuh bahwa pertolongan Allah akan selalu menyertai setiap ikhtiar yang dilakukan dengan tulus.
Nilai-nilai tersebut menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan optimisme dan keteguhan iman.
Mengisi Muharram dengan Amal Kebaikan
Agar bulan Muharram menjadi lebih bermakna, umat Islam dianjurkan mengisinya dengan berbagai amal saleh. Selain menjalankan puasa sunah Tasu'a dan Asyura, Muharram juga dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak zikir, membaca Al-Qur'an, bersedekah, mempererat silaturahmi, serta membantu saudara-saudara yang membutuhkan.
Kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu wujud nyata hijrah. Melalui zakat, infak, sedekah, maupun berbagai bentuk kebaikan lainnya, setiap Muslim dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Menjadikan Muharram sebagai Awal Perubahan
Muharram adalah kesempatan untuk memulai perjalanan menjadi pribadi yang lebih baik. Tidak perlu menunggu waktu yang dianggap sempurna untuk berubah, karena setiap langkah kecil menuju kebaikan memiliki nilai di sisi Allah SWT.
Semoga datangnya bulan Muharram menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kepedulian kepada sesama, dan menjadikan setiap pergantian tahun Hijriah sebagai awal kehidupan yang lebih bermakna. Dengan semangat hijrah yang diwujudkan dalam tindakan nyata, kita berharap dapat menjadi pribadi yang lebih bertakwa serta membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
Artikel Lainnya
Sedekah Tak Hanya Berpahala, Ini Manfaatnya bagi Kehidupan Sosial
Zakat Wujud Kepedulian Sosial, Bantu Mustahik hingga Dukung Pemberdayaan
Rabiul Akhir, Momentum Memperkuat Ibadah dan Menebar Kebaikan
15 Tips Islami Menjalani Kehidupan Lebih Baik dan Penuh Berkah
BAZNAS Dorong Penyaluran Zakat Lebih Tepat Sasaran untuk Atasi Kemiskinan
Sedekah untuk Sesama, Dari Kebaikan Kecil jadi Manfaat Lebih Luas
Lima Adab Bertetangga dalam Islam yang Dicontohkan Rasulullah SAW!
Mendidik Anak agar Saleh, Ini Perlu Dibiasakan Orang Tua!
Ini Doa Memohon Anak Saleh dan Salehah, Dicontohkan Para Nabi
Kepedulian Sosial dalam Islam, Wujudkan melalui Zakat, Infak, dan Sedekah
Sedekah Subuh di Rabiul Akhir, Membiasakan Berbagi Sejak Pagi
Jelang Hari Santri 22 Oktober, Mengenang Perjuangan Santri Jaga Kemerdekaan
Ke Mana Zakat Disalurkan? Ini 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031
Menjaga Adab dan Akhlak, Cerminan Kehidupan Seorang Muslim
Puasa di Bulan Rabiul Akhir, Bolehkah? Ini Penjelasannya

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.
Lihat Daftar Rekening →