WhatsApp Icon

Islam Ajarkan Tolong-Menolong, Ini Dalil dan Amalan yang Harus Dilakukan

28/10/2026  |  Penulis: MBL-01

Bagikan:URL telah tercopy
Islam Ajarkan Tolong-Menolong, Ini Dalil dan Amalan yang Harus Dilakukan

Dokumentasi Kegiatan BAZNAS Provinsi Lampung

MENOLONG sesama merupakan bagian dari ajaran Islam yang mencerminkan keimanan dan kepedulian sosial. Bantuan tidak selalu berupa materi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui tenaga, ilmu, waktu, dan tindakan sederhana yang meringankan beban orang lain.

Al-Qur’an dan hadis menjelaskan keutamaan menolong sesama, mulai dari memperoleh pertolongan Allah SWT hingga mendapatkan pahala di akhirat. Namun, pertolongan juga harus dilakukan dengan ikhlas dan dalam hal-hal yang sesuai dengan syariat.

Dalil tentang Keutamaan Menolong Sesama

Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk saling membantu dalam kebajikan dan ketakwaan melalui QS. Al-Maidah ayat 2. Ayat ini sekaligus menegaskan bahwa tolong-menolong tidak boleh dilakukan dalam perbuatan dosa dan pelanggaran.

Dalam QS. Al-Hujurat ayat 10, Allah SWT mengingatkan bahwa orang-orang beriman adalah bersaudara. Sementara itu, QS. Al-Insan ayat 8–9 menggambarkan keikhlasan orang-orang yang memberikan makanan kepada orang miskin, anak yatim, dan tawanan tanpa mengharapkan balasan maupun ucapan terima kasih.

Rasulullah SAW juga bersabda bahwa Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya (HR. Muslim). Hadis lainnya menjelaskan bahwa siapa yang meringankan kesulitan seorang mukmin, Allah akan meringankan kesulitannya pada hari kiamat.

Balasan bagi Orang yang Menolong

Menolong sesama memiliki sejumlah keutamaan, di antaranya:

  • Mendapatkan pertolongan Allah SWT. Kepedulian kepada orang lain menjadi salah satu jalan untuk memperoleh pertolongan Allah.

  • Mendapatkan kemudahan di akhirat. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang meringankan kesulitan sesama akan mendapatkan kemudahan dari Allah pada hari kiamat (HR. Muslim).

  • Memperoleh pahala berlipat ganda. Dalam QS. Al-Baqarah ayat 261, Allah SWT mengumpamakan infak di jalan-Nya seperti benih yang menghasilkan tujuh tangkai, masing-masing berisi seratus biji.

  • Memperkuat persaudaraan. Rasulullah SAW mengibaratkan orang-orang beriman seperti bangunan yang bagian-bagiannya saling menguatkan (HR. Bukhari dan Muslim).

Pertolongan juga dapat menjadi amal jangka panjang apabila manfaatnya terus berlanjut, seperti ilmu yang bermanfaat dan sedekah jariyah (HR. Muslim).

Contoh Menolong Sesama dalam Kehidupan Sehari-hari

Menolong dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Membantu keluarga, menjenguk tetangga yang sakit, berbagi makanan, atau meluangkan waktu untuk mendengarkan orang yang sedang menghadapi masalah merupakan bentuk kepedulian yang bisa dilakukan sesuai kemampuan.

Bantuan juga dapat diberikan melalui sedekah, santunan anak yatim, dan penyaluran zakat. Zakat diperuntukkan bagi delapan golongan yang telah ditetapkan dalam syariat, sedangkan infak dan sedekah dapat menjadi sarana membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai peruntukannya.

Masyarakat dapat menyalurkan zakat melalui BAZNAS atau lembaga amil zakat resmi agar pengelolaan dan pendistribusiannya dilakukan secara terorganisasi serta sesuai ketentuan.

Selain bantuan materi, berbagi ilmu, mengajari anak mengaji, membimbing teman belajar, menjadi relawan bencana, berkata baik, dan menyingkirkan benda yang mengganggu jalan juga termasuk bentuk kebaikan. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa berbagai tindakan baik dapat bernilai sedekah.

Menjaga Adab dalam Menolong

Agar pertolongan bernilai ibadah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, luruskan niat karena Allah SWT, bukan untuk memperoleh pujian. Kedua, jangan mengungkit pemberian atau menyakiti perasaan penerima, sebagaimana diperingatkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 264.

Ketiga, pastikan bantuan diberikan untuk hal yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat. Keempat, sesuaikan bantuan dengan kemampuan serta tetap memperhatikan kewajiban terhadap keluarga, zakat, dan pelunasan utang.

Menolong sesama tidak harus menunggu memiliki banyak harta. Bantuan kecil yang diberikan dengan tulus tetap dapat membawa manfaat bagi orang lain.

Melalui kebiasaan saling membantu, umat Islam dapat memperkuat persaudaraan sekaligus menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat. Semangat tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sehari-hari, termasuk dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara amanah agar semakin banyak orang yang terbantu.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.

Lihat Daftar Rekening →