WhatsApp Icon

Delapan Keutamaan Sedekah, dari Pahala Berlipat hingga Mempererat Persaudaraan

29/10/2026  |  Penulis: MBL-01

Bagikan:URL telah tercopy
Delapan Keutamaan Sedekah, dari Pahala Berlipat hingga Mempererat Persaudaraan

Ilustrasi BAZNAS Provinsi Lampung

SEDEKAH merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam dan memiliki manfaat bagi pemberi maupun penerimanya. Tidak harus menunggu memiliki harta berlebih, sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan, baik melalui pemberian materi maupun berbagai bentuk kebaikan lainnya.

Al-Qur’an dan hadis menjelaskan berbagai keutamaan sedekah, mulai dari pahala yang dilipatgandakan hingga tumbuhnya kepedulian sosial. Memahami keutamaan tersebut dapat menjadi pengingat untuk membiasakan diri berbagi dengan ikhlas dan konsisten.

Keutamaan Sedekah dalam Islam

1. Pahala dilipatgandakan

Allah SWT mengumpamakan orang yang menginfakkan hartanya di jalan-Nya seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, masing-masing berisi seratus biji. Hal ini dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 261. Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa sedekah dari harta yang halal akan dikembangkan pahalanya oleh Allah SWT (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Menjadi sebab penghapusan dosa

Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW mengumpamakan sedekah dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api. Meski demikian, sedekah tidak menggantikan kewajiban bertobat, menyesali kesalahan, dan memperbaiki hak orang lain yang telah dilanggar.

3. Mendapat naungan pada hari kiamat

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa seseorang akan berada di bawah naungan sedekahnya hingga perkara di antara manusia diputuskan (HR. Ahmad). Hadis lain juga menyebutkan keutamaan orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya (HR. Bukhari dan Muslim).

4. Menjadi pelindung dari api neraka

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menjaga diri dari api neraka meskipun hanya dengan bersedekah separuh butir kurma (HR. Bukhari dan Muslim). Pesan ini mengajarkan bahwa sedekah tidak harus bernilai besar. Pemberian kecil yang dilakukan dengan tulus tetap memiliki nilai kebaikan.

5. Mendatangkan keberkahan rezeki

Dalam QS. Saba ayat 39, Allah SWT menjelaskan bahwa apa pun yang diinfakkan akan mendapat ganti dari-Nya. Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa sedekah tidak mengurangi harta (HR. Muslim). Keberkahan tersebut tidak selalu berupa bertambahnya nominal kekayaan, tetapi juga dapat dimaknai sebagai kecukupan, ketenangan, dan manfaat dari harta yang dimiliki.

6. Membersihkan jiwa dari sifat kikir

Sedekah melatih seseorang agar tidak berlebihan mencintai harta dan lebih peka terhadap kebutuhan sesama. QS. Al-Hasyr ayat 9 menjelaskan keutamaan orang yang dijaga dari kekikiran dirinya. Dengan membiasakan berbagi, seseorang juga belajar bersyukur dan menggunakan rezekinya untuk kebaikan.

7. Mengalirkan pahala melalui sedekah jariyah

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ketika seseorang meninggal dunia, amalnya terputus kecuali tiga perkara, salah satunya sedekah jariyah (HR. Muslim). Contohnya dapat berupa wakaf Al-Qur’an, pembangunan fasilitas ibadah, penyediaan sumber air, atau dukungan pendidikan yang manfaatnya terus dirasakan masyarakat.

8. Mempererat persaudaraan dan kepedulian sosial

Sedekah menjadi salah satu cara nyata untuk membantu sesama dan memperkuat solidaritas masyarakat. Dalam QS. Al-Hujurat ayat 10, Allah SWT menegaskan bahwa orang-orang beriman adalah bersaudara. Rasulullah SAW juga mengumpamakan kaum beriman seperti satu tubuh yang saling merasakan ketika salah satu bagiannya mengalami kesulitan (HR. Bukhari dan Muslim).

Adab Sedekah yang Perlu Dijaga

Agar sedekah bernilai ibadah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Meluruskan niat karena Allah SWT, bukan untuk mendapatkan pujian.
  • Menjaga perasaan penerima dengan tidak menyebut-nyebut pemberian atau menyakiti hati mereka, sebagaimana diperingatkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 264.
  • Menggunakan harta yang halal, karena Allah SWT menerima yang baik.
  • Mendahulukan kewajiban, seperti zakat, nafkah keluarga, dan pelunasan utang yang harus dibayar.
  • Berbagi sesuai kemampuan dan membiasakannya secara konsisten, meskipun jumlahnya sedikit.

Masyarakat juga dapat menyalurkan sedekah melalui BAZNAS atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi agar pengelolaannya lebih terorganisasi dan penyalurannya dapat dipertanggungjawabkan.

Delapan keutamaan tersebut mengingatkan bahwa sedekah bukan hanya tentang jumlah yang diberikan, tetapi juga keikhlasan dan manfaat yang dihadirkan. Dengan membiasakan sedekah sesuai kemampuan, setiap Muslim dapat mengambil bagian dalam membantu sesama sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.

Lihat Daftar Rekening →