WhatsApp Icon
BAZNAS Petakan Potensi Zakat Pertanian Nasional Capai Rp13,52 Triliun

Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memetakan potensi zakat pertanian nasional mencapai Rp13,52 triliun, dengan jumlah potensi muzaki sebanyak 24.135.248 orang yang tersebar di 84.740 desa di seluruh Indonesia. Pemetaan tersebut menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat perdesaan.

Hasil pemetaan tersebut dituangkan dalam buku Pemetaan Potensi Muzaki Zakat Pertanian Desa di Indonesia Tahun 2026 yang diluncurkan dalam Seminar Nasional “Zakat Pertanian Sejahterakan Desa”. Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Riset, Kajian, dan Pengembangan BAZNAS RI itu berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menyampaikan bahwa pemetaan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk membangun tata kelola zakat yang akuntabel dan menjadikan data serta riset sebagai dasar penyusunan kebijakan. Dengan kajian yang terukur, potensi zakat pertanian dapat diidentifikasi dan dikelola secara lebih terstruktur.

UPZ Desa Kunci Zakat Pertanian

Besarnya potensi zakat pertanian tidak terlepas dari peran sektor pertanian dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sensus Pertanian 2023 mencatat sekitar 29,34 juta Usaha Pertanian Perorangan dan 28,42 juta Rumah Tangga Usaha Pertanian. Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas pertanian banyak bertumpu pada usaha masyarakat dan memiliki keterkaitan erat dengan perekonomian desa.

Menurut Zainut, kondisi tersebut membuka peluang bagi BAZNAS untuk memperluas penghimpunan zakat pertanian melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristik masyarakat setempat. Penguatan kelembagaan hingga tingkat desa pun menjadi salah satu langkah yang perlu diprioritaskan.

"Penguatan pengumpulan zakat pertanian tidak dapat berdiri sendiri, tetapi perlu menjadi bagian dari pembangunan ekonomi desa. Karena itu, BAZNAS mendorong penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa. Ini adalah kunci sukses transformasi zakat," ujarnya.

UPZ desa diharapkan dapat mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat sekaligus membantu mengidentifikasi potensi muzaki di wilayahnya. Dengan dukungan pengelolaan yang baik, penghimpunan zakat pertanian dapat terhubung dengan program pendistribusian dan pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pemetaan Jadi Penyusunan Program

BAZNAS juga mendorong penguatan kerja sama lintas sektor untuk memaksimalkan pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kolaborasi tersebut mencakup dukungan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta integrasi program bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Zainut menegaskan bahwa hasil pemetaan bukan sekadar informasi statistik, melainkan acuan untuk menyusun langkah konkret di berbagai tingkatan BAZNAS.

"Pemetaan ini bukan sekadar sekumpulan angka statistik dan grafik. Pemetaan BAZNAS melalui peluncuran Buku Pemetaan Potensi Muzaki Zakat adalah roadmap aksi nyata bagi BAZNAS di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota untuk menetapkan target pengumpulan, menyusun program, pendistribusian yang tepat sasaran, serta menelusuri kebijakan lokal bersama dengan pemerintah daerah," jelas Zainut.

Dengan tersedianya data potensi muzaki, BAZNAS daerah dapat menyusun target penghimpunan yang lebih terukur, menentukan prioritas program, serta menyesuaikan strategi dengan kondisi pertanian di masing-masing wilayah. Data tersebut juga dapat menjadi pijakan untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan program pemberdayaan.

Sinergi Zakat dan Pembangunan Desa

Direktur Perencanaan Teknis Pembangunan Desa dan Perdesaan Suherman, S.IP., M.Si., menilai sektor pertanian memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan desa. Menurutnya, kerja sama pemerintah daerah dan BAZNAS dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan petani.

"Pembangunan desa sejalan dengan Asta Cita kedua dan keenam Presiden dalam RPJMN 2025–2029 dalam ketahan swasembada pangan. Karena ini kaitannya dengan pertanian tadi BAZNAS dibahas, jadi sebenarnya potensinya sangat luar biasa. Dan desa kita harapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan dan bisa menjadi pusat untuk meraih masa depan," ujar Suherman.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah menyoroti pentingnya pemetaan karena sebagian masyarakat miskin masih bekerja di sektor pertanian. Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan pendekatan yang tepat dalam menentukan sasaran edukasi dan pengelolaan zakat, terutama karena karakteristik pertanian di setiap wilayah berbeda.

"Pemanfaatan data tersebut dapat terus dikembangkan melalui kerja sama antara BPS dan BAZNAS. Dengan ketersediaan data yang lebih rinci, pemetaan potensi zakat di sektor pertanian diharapkan dapat dilakukan secara lebih akurat," ujar Habibullah.

Sinergi antara BAZNAS, BPS, pemerintah daerah, dan kementerian terkait diharapkan dapat memperkuat penggunaan data dalam pengelolaan zakat pertanian. Dengan begitu, potensi yang telah teridentifikasi dapat ditindaklanjuti melalui strategi penghimpunan dan program pemberdayaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Zakat Pertanian Produktif dan Berdampak

Seminar nasional tersebut turut dihadiri Direktur Perencanaan dan Inovasi BAZNAS RI Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., Direktur Pendayagunaan BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo, S.Pt., M.A.P., Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., serta Kepala Divisi Riset, Kajian dan Pengembangan Muzaki BAZNAS RI Abdul Aziz Yahya Saoqi, M.Sc.

Pemetaan potensi zakat pertanian ini menjadi landasan untuk memperkuat penghimpunan dan memastikan pengelolaan ZIS berjalan lebih terarah. Selain meningkatkan potensi dana yang terkumpul, pengelolaan yang terencana juga membuka ruang bagi zakat untuk mendukung pemberdayaan petani dan penguatan ekonomi perdesaan.

Dengan dukungan data, penguatan UPZ desa, serta kolaborasi lintas sektor, BAZNAS terus mendorong agar zakat pertanian tidak hanya menjadi potensi penghimpunan, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

09/10/2026 | Kontributor: MBL-01
BAZNAS Perkuat Tata Kelola 164.736 UPZ untuk Perluas Manfaat Zakat

Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola 164.736 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh Indonesia. Penguatan ini diarahkan untuk meningkatkan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sekaligus memperluas manfaat zakat dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan.

Langkah tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Pra-Rakornas UPZ 2026 bertajuk “Tata Kelola UPZ: Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak” yang digelar secara daring pada Selasa (6/10/2026). Acara bergengsi itu diikuti pimpinan BAZNAS seluruh Indonesia, termasuk BAZNAS kabupaten dan kota, juga BAZNAS Provinsi Lampung.

Kegiatan dibuka oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pimpinan Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., Pimpinan Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, M.A., serta Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Agenda tersebut juga diikuti pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.

Tiga Penguatan UPZ

Dalam arahannya, Sodik Mudjahid menyampaikan tiga hal yang perlu diperkuat dalam pengelolaan UPZ, mulai dari tingkat provinsi hingga desa. Pertama, membangun sistem perencanaan yang akurat, termasuk standardisasi yang kuat. Kedua, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang profesional serta penerapan manajemen yang tepat. Ketiga, memperluas kolaborasi.

“Jadi, perencanaan harus akurat, eksekusi harus tepat, dan monitoring harus kuat. Pra-Rakornas menjadi momentum konsolidasi untuk memastikan seluruh jajaran BAZNAS dan UPZ memiliki arah yang sama dalam meningkatkan mobilisasi ZIS sekaligus memperkuat dampak pendistribusian dan pemberdayaan,” ujar Sodik.

Besarnya jumlah UPZ secara nasional menunjukkan luasnya jaringan yang dimiliki BAZNAS dalam menjalankan fungsi pengumpulan dan pelayanan zakat. Berdasarkan data tahun 2025, terdapat 164.736 UPZ yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Sodik menilai keberadaan jaringan tersebut perlu dioptimalkan karena UPZ memiliki posisi strategis sebagai salah satu organ utama BAZNAS dalam menjalankan amanah pengumpulan zakat. Amanah tersebut memiliki legitimasi secara legislasi berdasarkan undang-undang dan secara syar’i berdasarkan Al-Qur’an.

Pengelolaan Zakat Berbasis Data dan Muzaki

Legitimasi kelembagaan, menurut Sodik, perlu berjalan beriringan dengan kemampuan pengelolaan yang kuat. Potensi UPZ tidak cukup hanya ditopang oleh keberadaan jaringan, tetapi juga membutuhkan sistem kerja yang terencana dan mampu menyesuaikan dengan kondisi muzaki.

Pengelolaan zakat perlu dilakukan secara sistemik dan cerdas, termasuk melalui sosialisasi dan strategi marketing. Riset mengenai perilaku masyarakat juga dinilai penting agar pendekatan penghimpunan ZIS dapat lebih sesuai dengan karakter calon muzaki.

“Tidak cukup dengan legitimasi saja, tetapi harus dengan kemampuan manajemen yang lainnya. Hal ini juga perlu didukung riset mengenai perilaku masyarakat, termasuk Generasi Z yang disebut lebih banyak bersedekah tetapi belum banyak berzakat sehingga membutuhkan pendekatan perilaku khusus,” ujar Sodik.

Pendekatan berbasis perilaku tersebut menjadi penting di tengah perubahan karakter masyarakat dan perkembangan pola filantropi. UPZ dituntut tidak hanya mampu menghimpun dana, tetapi juga memberikan layanan yang relevan serta membangun kepercayaan masyarakat.

UPZ Desa hingga Pengentasan Kemiskinan

Penguatan UPZ pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan manfaat zakat bagi masyarakat. Sodik menyampaikan sejumlah amanat Presiden perlu diterjemahkan BAZNAS melalui peningkatan kinerja, penguatan UPZ Desa, integrasi program pengentasan kemiskinan, serta penjagaan integritas dalam pengelolaan zakat.

Dengan jaringan yang tersebar hingga tingkat desa, UPZ memiliki peluang besar untuk mendekatkan layanan zakat kepada masyarakat sekaligus memahami kondisi muzaki dan mustahik di wilayah masing-masing.

“164.736 UPZ tidak hanya menjadi angka kelembagaan, tetapi menjadi kekuatan nyata untuk meningkatkan pengumpulan, memperluas manfaat, dan mendukung pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan zakat yang aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI,” tegas Sodik.

Penguatan tata kelola tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS membangun ekosistem zakat yang semakin profesional, terarah, dan berdampak. Dengan perencanaan yang kuat, amil yang kompeten, kolaborasi yang luas, serta pengelolaan yang berintegritas, jaringan UPZ diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ZIS sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

08/10/2026 | Kontributor: MBL-01
Perkuat Kompetensi Amil, BAZNAS dan Bank Indonesia Gagasan Pelatihan Berbasis Uji Kemampuan

Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Skema Kualifikasi 3 Bidang Pengelolaan Zakat secara daring, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas dan kompetensi amil zakat di Indonesia.

Pelatihan ini diikuti 51 peserta dari 18 lembaga zakat se-Indonesia, mulai dari BAZNAS kabupaten/kota hingga berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ). Peserta mendapatkan pembekalan berbasis standar kompetensi yang diperlukan dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat secara profesional.

Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si. saat membuka kegiatan mengatakan, zakat merupakan salah satu pilar dalam penanggulangan kemiskinan. Karena itu, manfaat zakat sangat dipengaruhi oleh kualitas amil yang mengelolanya.

"Kami berkomitmen untuk menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi untuk memastikan bahwa amil di seluruh pelosok negeri ini tidak hanya semangat berkhidmat, tetapi juga dibekali keahlian, standar integritas, dan kapasitas profesionalisme yang mumpuni," jelas Zainut Tauhid.

Menurut Zainut, penguatan kapasitas amil perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pengelolaan zakat dapat dijalankan dengan standar yang semakin baik. Pelatihan ini juga menjadi tahap persiapan bagi peserta sebelum mengikuti uji kompetensi atau sertifikasi di LSP BAZNAS.

Bekali Amil dengan 11 Unit Kompetensi

Dalam pelaksanaannya, PBK mencakup 11 unit kompetensi dasar yang dirancang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang pengelolaan zakat.

Materi tersebut disiapkan untuk memberikan fondasi kompetensi kepada para peserta sebelum melanjutkan ke tahap uji kompetensi atau sertifikasi di LSP BAZNAS. Dengan pembekalan berbasis standar, amil diharapkan memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pengelolaan zakat sekaligus memahami standar profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugasnya.

Zainut mengatakan, pelatihan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan amil yang memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki dedikasi dalam mengelola amanah dana umat.

“Harapan kami dari pelatihan ini akan lahir amil-amil zakat yang tidak hanya kompeten dan profesional, tetapi juga memiliki dedikasi yang tinggi untuk berkontribusi nyata dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat dan bangsa Indonesia,” katanya.

Perkuat Keuangan Sosial Syariah

Sementara itu, Asisten Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia Dr. Rindawati Maulina menegaskan pentingnya sumber daya manusia amil yang kompeten dan berintegritas dalam memperkuat ekosistem keuangan sosial syariah.

Menurut Rindawati, kualitas SDM menjadi salah satu fondasi penting agar lembaga zakat mampu meningkatkan tata kelola sekaligus memperluas manfaat pengelolaan zakat bagi masyarakat.

"Setelah ini, Bapak/Ibu memiliki sebuah fondasi kekuatan baru untuk membangun tata kelola lembaga yang lebih baru lebih lebih baik lagi gitu untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia.," tutur Rindawati.

Penguatan kompetensi amil juga menjadi bagian dari upaya mendorong inklusivitas keuangan sosial syariah. Amil tidak hanya dituntut memahami aspek teknis pengelolaan zakat, tetapi juga memiliki integritas dan kapasitas profesional dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Pusdiklat BAZNAS RI Sarniti, S.H., M.H., Kepala LSP BAZNAS RI Dr. H. Muhammad Choirin, Lc., M.A., serta jajaran panitia, para pengajar, dan seluruh peserta pelatihan.

Melalui penguatan kompetensi yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, BAZNAS RI bersama BI terus mendorong peningkatan kualitas amil sebagai bagian penting dalam membangun pengelolaan zakat yang profesional, berintegritas, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan bangsa.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

07/10/2026 | Kontributor: MBL-01
BAZNAS Lampung Gagas Kolaborasi dengan MUI Optimalkan Pemberdayaan ZIS Daerah

Lampung -- Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dan kabupaten dan kota mengikuti BAZNAS Knowledge Sharing (BKS) Sesi 21 Tahun 2026 yang membahas “Optimalisasi Potensi Kerjasama BAZNAS Daerah dengan MUI”, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom pada pukul 07.30–09.00 WIB. Forum ini menjadi ruang berbagi ilmu dan pengalaman mengenai peluang penguatan kerja sama antara BAZNAS daerah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sesi kali ini menghadirkan Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Sc., Ph.D. sebagai narasumber. Ia merupakan Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat sekaligus Pimpinan BAZNAS RI Periode 2020–2025. Sementara itu, kegiatan dipandu oleh Randi Swandaru, PhD sebagai host.

Penguatan Kolaborasi

Tema yang diangkat dalam BAZNAS Knowledge Sharing menyoroti pentingnya optimalisasi potensi kerja sama antara BAZNAS daerah dengan MUI. Kolaborasi kedua lembaga memiliki ruang yang luas dalam mendukung penguatan ekosistem zakat sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

BAZNAS sebagai lembaga yang memiliki mandat dalam pengelolaan zakat membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk memperluas literasi dan partisipasi masyarakat. Sementara itu, MUI memiliki peran strategis dalam pembinaan umat dan penguatan pemahaman keislaman di tengah masyarakat.

Kerja sama di tingkat daerah dapat menjadi ruang untuk mempertemukan peran tersebut, baik dalam aspek edukasi, dakwah zakat, penguatan kepercayaan masyarakat, maupun pengembangan program yang memberikan manfaat bagi mustahik.

Bagi BAZNAS daerah, sinergi dengan MUI juga dapat memperkuat komunikasi dengan tokoh agama dan berbagai elemen masyarakat. Hubungan yang baik dengan para ulama diharapkan dapat mendukung penyampaian edukasi zakat yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Mengoptimalkan Potensi Wilayah

Penguatan kerja sama tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan ZIS, tetapi juga bagaimana zakat dapat dipahami masyarakat sebagai instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial.

Di tingkat daerah, potensi tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi, seperti kegiatan literasi zakat, kajian dan edukasi kepada masyarakat, penguatan peran masjid, hingga pengenalan program-program BAZNAS kepada umat.

Kehadiran MUI dan para ulama dalam kegiatan edukasi juga dapat membantu membangun pemahaman bahwa menunaikan zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi memiliki dampak sosial yang lebih luas ketika dikelola dan disalurkan secara tepat.

Dana yang dihimpun BAZNAS dapat dimanfaatkan untuk berbagai program bagi mustahik sesuai ketentuan, mulai dari kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga respons kemanusiaan.

Keikutsertaan jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan mengikuti perkembangan pengelolaan zakat secara nasional.

Forum Knowledge Sharing juga memberikan kesempatan bagi BAZNAS daerah untuk memperoleh perspektif dari narasumber yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan zakat sekaligus memiliki keterlibatan dalam kelembagaan MUI.

Bagi BAZNAS Provinsi Lampung, pengetahuan dan gagasan yang diperoleh dari forum tersebut dapat menjadi referensi dalam melihat peluang penguatan sinergi dengan MUI dan berbagai unsur keagamaan di daerah. Kerja sama yang dibangun secara berkelanjutan dapat membuka lebih banyak ruang untuk memperkenalkan zakat kepada masyarakat sekaligus memperluas manfaat ZIS bagi mustahik.

Perlu diketahui, BAZNAS Knowledge Sharing merupakan salah satu ruang pembelajaran yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS dengan mengusung semangat “Berbagi Ilmu, Berbagi Pengalaman.” Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi insan BAZNAS untuk memperoleh pengetahuan dari berbagai narasumber dan membahas isu yang relevan dengan pengelolaan zakat.

Sesi 21 Tahun 2026 yang mengangkat kerja sama BAZNAS daerah dengan MUI menjadi salah satu topik yang relevan bagi penguatan kelembagaan di tingkat daerah. Sinergi dengan lembaga keagamaan dapat menjadi salah satu bagian dari upaya membangun ekosistem zakat yang semakin kuat dan dekat dengan masyarakat.

Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Lampung dalam forum tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pembelajaran berkelanjutan bagi pengelola zakat. Pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kolaborasi dan pelayanan ZIS yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

06/10/2026 | Kontributor: MBL-01
BAZNAS Lampung Perkuat Tata Kelola UPZ di Pra-Rakornas 2026

Lampung -- Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung turut bergabung dalam Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-Rakornas) BAZNAS 2026 yang membahas “Tata Kelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota”, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan BAZNAS RI tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 08.00–12.00 WIB yang dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Dr.  Ir. H. Sodik Mudjahid, MSc. Pra-Rakornas menjadi bagian dari rangkaian koordinasi nasional untuk memperkuat pengelolaan zakat di tingkat pusat dan daerah, termasuk dalam pengembangan serta tata kelola UPZ.

Keikutsertaan jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung menjadi kesempatan untuk mengikuti pembahasan kebijakan dan arah penguatan UPZ sekaligus menyelaraskan pengelolaan zakat di daerah dengan agenda BAZNAS secara nasional. Sebagai nara sumber dalam acara Pra-Rakornas tersebut adalah Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi H. Syarifuddin, S.Ag.,ME dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpula Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., MSi., CFRM.

Bagian Penghimpunan ZIS

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) merupakan satuan organisasi yang dibentuk BAZNAS, BAZNAS Provinsi, atau BAZNAS Kabupaten/Kota untuk mengumpulkan zakat. Dalam pengelolaan zakat, keberadaan UPZ memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu ujung tombak penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di berbagai institusi.

BAZNAS RI sebelumnya menekankan bahwa penguatan UPZ tidak hanya berkaitan dengan peningkatan penghimpunan, tetapi juga mencakup tata kelola kelembagaan, kualitas layanan kepada muzaki, kapasitas pengurus, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), serta monitoring dan evaluasi secara berkala.

Karena itu, pengelolaan UPZ membutuhkan sistem yang jelas agar proses penghimpunan ZIS dapat berjalan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan. BAZNAS juga mendorong penguatan layanan serta pemanfaatan kanal pembayaran digital untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ZIS.

Memperkuat Zakat di Daerah

Tema Pra-Rakornas kali ini menjadi relevan bagi BAZNAS daerah karena UPZ berada dekat dengan berbagai institusi dan kelompok masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistem penghimpunan ZIS.

Di tingkat daerah, penguatan tata kelola UPZ dapat membantu memperluas jangkauan layanan zakat sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan muzaki. Pengelolaan yang tertib juga diperlukan agar penghimpunan dana umat dapat berjalan sesuai ketentuan syariat dan regulasi.

BAZNAS RI sebelumnya juga menjelaskan bahwa setelah UPZ terbentuk, organisasi tersebut perlu menyusun RKAT yang mencakup rencana pengumpulan dan penyaluran selama satu tahun. BAZNAS kemudian melakukan monitoring dan evaluasi untuk memaksimalkan kinerja UPZ.

Hal tersebut menunjukkan bahwa penguatan UPZ tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan. Ada rangkaian pengelolaan yang perlu dijalankan secara berkelanjutan, mulai dari perencanaan, penghimpunan, pelayanan, hingga evaluasi.

Lampung Ikuti Penguatan Nasional

Bagi BAZNAS Provinsi Lampung, keterlibatan dalam Pra-Rakornas menjadi bagian dari upaya mengikuti perkembangan kebijakan dan strategi pengelolaan zakat secara nasional.

Sebelumnya, BAZNAS Provinsi Lampung juga telah mengikuti sejumlah rangkaian Pra-Rakornas BAZNAS 2026 yang membahas penguatan tata kelola, audit internal, digitalisasi, serta strategi pengumpulan ZIS. Dalam salah satu forum tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain menyampaikan bahwa BAZNAS Lampung telah membentuk Satuan Audit Internal (SAI) untuk mendukung tata kelola yang aman secara syar'i dan regulasi.

Pada forum lainnya, pembahasan strategi pengumpulan turut diikuti pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain. Forum tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Rakornas BAZNAS 2026.

Rangkaian pembahasan tersebut menunjukkan bahwa penguatan pengelolaan zakat dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penghimpunan hingga tata kelola kelembagaan. UPZ menjadi salah satu unsur penting yang perlu terus diperkuat agar potensi ZIS di berbagai institusi dapat dikelola secara optimal.

Dari Tata Kelola hingga Manfaat

Penguatan UPZ pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai bagaimana dana ZIS dihimpun. Tata kelola yang baik diperlukan agar dana yang dipercayakan masyarakat dapat dikelola secara profesional dan memberikan manfaat kepada mustahik.

BAZNAS RI mengarahkan UPZ agar tidak hanya berfokus pada penghimpunan, tetapi juga memiliki skema pendistribusian dan pendayagunaan yang terencana, tepat sasaran, serta berorientasi pada pemberdayaan mustahik.

Dengan pengelolaan yang semakin tertata, potensi ZIS di tingkat daerah dapat dioptimalkan untuk mendukung berbagai program BAZNAS, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga kemanusiaan.

Keikutsertaan jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung dalam Pra-Rakornas 2026 menjadi bagian dari proses konsolidasi tersebut. Pengetahuan dan arah kebijakan yang diperoleh dari forum nasional dapat menjadi bahan penguatan pengelolaan UPZ sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan ZIS di Lampung.

Pra-Rakornas ini pun menjadi salah satu ruang untuk menyatukan langkah antara BAZNAS RI dan BAZNAS daerah dalam membangun tata kelola UPZ yang semakin tertib, profesional, dan mampu memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

06/10/2026 | Kontributor: MBL-01

Berita Terbaru

Upaya Memanfaatkan Media Digital untuk Menyampaikan Pesan kepada Masyarakat
Upaya Memanfaatkan Media Digital untuk Menyampaikan Pesan kepada Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberi Pelatihan Jurnalistik untuk BAZNAS wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Sumatra Barat (Sumbar) di Hotel Santika Premier pada 12--14 Desember 2023. Hal ini sebagai upaya BAZNAS untuk terus mendorong digitalisasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Salah satunya diwujudkan melalui pengembangan inovasi Kantor Digital BAZNAS yang merupakan sarana kerja berbasis teknologi komunikasi. Pengoptimalan kantor digital BAZNAS terus dimasifkan agar pemanfaatannya dapat menyentuh berbagai aspek. Pelatihan Jurnalistik ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan digital kepada pelaksana BAZNAS yang diharapkan dapat memaksimalkan platform digital guna mempromosikan BAZNAS. "Media kini sudah sangat beragam, BAZNAS harus bisa memanfaatkan agar pesan bisa sampai karena kita berhadapan dengan penduduk yang banyak, ini untuk meningkatkan literasi zakat," ungkap Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi Informasi, M. Nadratuzzaman Hosen dalam pembukaan agenda tersebut pada Selasa, (12/12/2023). Menurutnya, angka melek zakat secara nasional masih belum maksimal. Oleh karena itu, digitalisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan literasi masyarakat akan zakat. "Masih banyak yang belum paham tentang zakat, juga banyak muzakki yang zakat langsung tidak melalui BAZNAS," kata dia. Nadra berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan digital para pelaku BAZNAS sehingga penyebaran informasi meluas dan potensi zakat dapat direalisasikan maksimal. "Ini menjadi pelatihan pertama, semoga bisa menjadi contoh. Nantinya informasi dari daerah diharapkan bisa terekspos secara nasional, terjadi pertukaran informasi," kata dia. Pelatihan jurnalistik tersebut menghadirkan materi terkait jurnalisme data, menulis berita dan siaran pers, serta mengelola media sosial. Kemudian, cara membuat foto, dan video layak publish serta produksi konten media sosial. Sementara itu, pelatihan ini mendapat apresiasi dari Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain. Menurut Iskandar, di era serba digital ini, jurnalistik memegang peranan penting untuk percepatan informasi yang diterima masyarakat. "Pelatihan ini sangat baik dan berguna untuk kami. Terima kasih BAZNAS RI yang telah menghadirkan pelatihan jurnalistik ini. Semoga ilmu ini akan bermanfaat bagi pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS," kata Iskandar. Kegiatan ini diikuti 80 peserta dari BAZNAS di 15 kabupaten/kota yang ada di Lampung, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, dan Sumatra Barat. Selain pelatihan, pada agenda tersebut juga terdapat penandatanganan kerja antara BSI dan penyerahan Program Z-Mart. BAZNAS juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada tujuh mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan tinggi di Universitas Lampung dan Universitas Islam Negeri Radin Intan Lampung (UIN RIL). Selain itu, pada acara yang disponsori Bank Syariah Indonesia (BSI) ini turut dihadiri Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Zainal Abidin; Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM; Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D.; Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo; Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik; Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain; Ketua BAZNAS Provinsi Sumbagsel dan Sumbar; Ketua BAZNAS Kabupaten Kota Se-Sumbagsel dan Sumbar; Deputi BI Kepala Perwakilan Lampung Tony Noor Tjahjono; Regional CEO BSI RO 3 Palembang Wachjono; Deputi RCEO BSI RO 3 Palembang Dede Irawan Hamzah; Area Manager BSI Bandar Lampung Khaerul Wajid; dan Peserta pimpinan dan pelaksana BAZNAS se-Sumbagsel dan Sumbar.
BERITA14/12/2023 | admin
Gelar Pelatihan Jurnalistik, Upaya BAZNAS Dorong Digitalisasi Pengelolaan Zakat
Gelar Pelatihan Jurnalistik, Upaya BAZNAS Dorong Digitalisasi Pengelolaan Zakat
Lampung — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Pelaatihan Jurnalistik untuk BAZNAS wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Sumatra Barat (Sumbar) yang berlangsung di Bandar Lampung, pada 12-14 Desember 2023. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya BAZNAS untuk terus mendorong digitalisasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Salah satunya diwujudkan melalui pengembangan inovasi Kantor Digital BAZNAS yang merupakan sarana kerja berbasis teknologi komunikasi. Selain itu, pelatihan Jurnalistik ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan digital kepada pelaksana Baznas yang diharapkan dapat memaksimalkan platform digital guna mempromosikan Baznas. "Media kini sudah sangat beragam, Baznas harus bisa memanfaatkan agar pesan bisa sampai karena kita berhadapan dengan penduduk yang banyak, ini untuk meningkatkan literasi zakat," ungkap Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi Informasi, Prof. M. Nadratuzzaman Hosen dalam pembukaan agenda tersebut pada Selasa, (12/12/2023). Menurutnya, angka melek zakat secara nasional masih belum maksimal. Oleh karena itu, digitalisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan literasi masyarakat akan zakat. "Masih banyak yang belum paham tentang zakat, juga banyak muzakki yang zakat langsung tidak melalui BAZNAS,” kata dia. Nadra berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan digital para pelaku BAZNAS sehingga penyebaran informasi meluas dan potensi zakat dapat direalisasikan maksimal. Pelatihan jurnalistik tersebut menghadirkan materi terkait jurnalisme data, menulis berita dan siaran pers, serta mengelola media sosial. Kemudian, cara membuat foto, dan video layak publish serta produksi konten media sosial. Sementara itu, pelatihan ini mendapat apresiasi dari Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain. Menurut Iskandar, di era serba digital ini, jurnalistik memegang peranan penting untuk percepatan informasi yang diterima masyarakat. "Pelatihan ini sangat baik dan berguna untuk kami. Terima kasih BAZNAS RI yang telah menghadirkan pelatihan jurnalistik ini. Semoga ilmu ini akan bermanfaat bagi pengelolaan zakat yang dilakukan Baznas," kata Iskandar. Kegiatan ini diikuti 80 peserta dari BAZNAS di 15 kabupaten/kota yang ada di Lampung, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, dan Sumatra Barat. Selain pelatihan, pada agenda tersebut juga terdapat penandatanganan kerja antara BSI dan penyerahan Program Z-Mart. BAZNAS juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada tujuh mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan tinggi di Universitas Lampung dan Universitas Islam Negeri Radin Intan Lampung (UIN RIL). Selain itu, pada acara yang disponsori Bank Syariah Indonesia (BSI) ini turut dihadiri Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Zainal Abidin; Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM; Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D.; Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo. Selain itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik; Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain; Ketua BAZNAS Provinsi Sumbagsel dan Sumbar; Ketua BAZNAS Kabupaten Kota Se-Sumbagsel dan Sumbar; Deputi BI Kepala Perwakilan Lampung Tony Noor Tjahjono; Regional CEO BSI RO 3 Palembang Wachjono; Deputi RCEO BSI RO 3 Palembang Dede Irawan Hamzah; Area Manager BSI Bandar Lampung Khaerul Wajid; dan peserta pimpinan dan pelaksana BAZNAS se-Sumbagsel dan Sumbar. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 771 166 4477 BCA Syariah: 0660 1701 01 BTN Syariah: 817 1000 036 Bank Lampung: 3800 003031 093 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung atau melalui baznas.go.id/bayarzakat. Nantinya Anda akan menerima Bukti Setor Zakat dari BAZNAS. ***
BERITA13/12/2023 | BL-01
IWAPI Lampung Serahkan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Melalui Baznas
IWAPI Lampung Serahkan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Melalui Baznas
DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung menyerahkan sedekah kemanusiaan untuk Palestina sejumlah Rp22.650.000, melalui Baznas Provinsi Lampung. Sedekah kemanusiaan untuk Palestina diserahkan oleh Ketua DPD IWAPI Lampung Dr. Ir. Hj. Armalia Reny W.A., MM, diterima oleh Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain, Pimpinan Baznas Komarunizar dan Indriani Dewi Avitoningsih, di kantor Baznas Lampung Jl. Soekarno-Hatta Rajabasa, Selasa (28/11/2023). Iskandar menyampaikan terimakasih atas kepercayaan IWAPI Lampung yang menyalurkan bantuan untuk Palestina melalui Baznas. Selanjutnya, Baznas Provinsi Lampung akan berkoordinasi dengan Baznas RI untuk pemberangkatan bantuan tahap selanjutnya. Lebih lanjut Iskandar menyampaikan, Baznas Provinsi Lampung membantu masyarakat yang ini mengirim sedekah kemanusiaan untuk Palestina yang selanjutnya akan diserahkan ke Baznas Pusat untuk didistribusikan. Lebih lanjut Iskandar mengatakan,bantuan tahap 1 dari Indonesia, gabungan dari Baznas, berbagai perusahaan, LAZ, mitra komunitas, dan masyarakat telah diberangkatkan dan telah sampai di Gaza Palestina. Sedangkan bantuan tahap 2 juga telah diberangkatkan. Bantuan yang didistribusikan berupa makanan, selimut, baju, air mineral, perlengkapan musim dingin, hingga peralatan medis. Sementara itu, Ketua DPW IWAPI Lampung Hj. Armalia Reny WA, mengatakan penyaluran donasi kemanusiaan melalui Baznas Lampung karena lembaga ini merupakan lembaga resmi yang terpercaya. “Kita ikut serta dalam donasi kemanusiaan Palestina dan memilih Baznas Provinsi Lampung sebagai lembaga yang terpercaya untuk menyalurkan donasi dari kita,” ujar Hj. Armalia Reny.
BERITA28/11/2023 | admin
PENJEMPUTAN MAHASISWA PKL FEBI UIN RIL
PENJEMPUTAN MAHASISWA PKL FEBI UIN RIL
BAZNAS Provinsi Lampung (17/11/2023) melaksanakan acara simbolik penjemputan mahasiswa praktek kerja lapangan (PKL) FEBI UIN RIL di kantor BAZNAS Provinsi Lampung, Komplek Islamic Centre Rajabasa, Bandar Lampung. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II Bapak Komarunizar, M.Pd.I., Wakil Ketua IV Bapak Asep Abdul Basit, S.Hi., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Zathu Restie Utamie, M.Pd., staf BAZNAS Provinsi Lampung dan Mahasiswa PKL FEBI UIN RIL. “Saya mengapresiasi atas kepercayaan UIN RIL memilih BAZNAS Provinsi Lampung sebagai tempat mengembangkan mahasiswanya”, ucap Komarunizar dalam sambutannya. Berlangsungnya acara ini juga dilakukan penyerahan simbolik cendramata berupa plakat dari DPL kepada BAZNAS Provinsi Lampung dan juga penyerahan simbolik sertifikat dari BAZNAS Provinsi Lampung kepada mahasiswa PKL FEBI UIN RIL. “Terimakasih kepada BAZNAS Provinsi Lampung telah menerima kami serta memberikan ilmu yang berharga dan maaf jika ada salah perkataan atau perilaku dari kami”, ungkap Varhisky selaku ketua kelompok mahasiswa PKL di BAZNAS Provinsi Lampung. Penjemputan mahasiwa ini dilakukan karena PKL telah dilaksanakan selama 2 bulan sesuai ketentuan dari kampus. “Saya selaku DPL mereka, meminta izin untuk menjemput mahasiswa karena telah selesai melaksanakan PKL selama 2 bulan di BAZNAS Provinsi Lampung”, ujar Zathu selaku DPL. “Harapannya mereka yang PKL di sini menjadi pelopor duta zakat di dunia kampus”, ungkap Komarunizar sekaligus melepas mahasiswa FEBI UIN RIL yang melakukan PKL di BAZNAS Provinsi Lampung.
BERITA17/11/2023 | admin
Rumah Sehat BAZNAS Hadir di Lampung Tengah
Rumah Sehat BAZNAS Hadir di Lampung Tengah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lampung Tengah mendirikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Kampung Setiabakti, Kecamatan Seputihbanyak, kabupaten setempat. Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan Senin, 9 Oktober 2023. Keberadaan RSB ini sudah dinanti selama kurun dua tahun terakhir oleh masyarakat Lamteng yang berada di wilayah timur. Sebenarnya, RSB akan didirikan di Nusa Tenggara Barat (NTB), namun karena ketidaksiapan lahan, pembangunannya dipindahkan ke Lampung. Keberadaan RSB juga membantu mewujudkan janji Bupati Lampung Tengah kepada masayarakat dalam upaya penekanan angka kematian ibu dan bayi di wilayah setempat. "Pembangunan RSB ini sebagian dananya merupakan hasil infak dan sedekah dari ASN Lamteng yang disalurkan melalui BAZNAS. Selain itu juga mendapat bantuan dari BAZNAS RI Rp1,8 miliar. Untuk lahan merupakan hibah dari Pemkab Lamteng dengan luas 10.570 meter persegi. Dengan dibangunnya RSB ini menjadi suatu kebanggaan kita semua dengan begitu kuat kecintaan kita kepada zakat dan sedekah yang sedikit demi sedikit kita bisa bantu para mustahik yang ada di Lamteng. Selain itu, melihat tingginya angka kematian ibu dan bayi di sini dapat ditekan dengan keberadaan RSB ini," kata Ketua BAZNAS Lamteng, Drs Bustami. Sementara pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi BAZNAS Pusat sekaligus pembina wilayah Lampung Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, M.S.M.Ec. ,Ph.D. mengucapkan syukur dengan mulai dibangunnya RSB di kabupaten setempat. Sebab, dengan sinergitas antara BAZNAS dan Pemkab Lamteng yang berjalan baik, rumah sehat yang sudah dinanti selama dua tahun dapat terwujud. "Saya sangat bersyukur rencana dari BAZNAS Lamteng dua tahun lalu untuk mendirikan rumah sehat ini. Pembangunan RSB ini seharusnya di NTB namun karena mereka tidak siap karena tidak memiliki lahan, pembangunannya dipindah ke Lamteng, yang lebih siap. Karena pembanguan RSB ini syaratnya harus ada tanah milik BAZNAS dan pemkab setempat telah menghibahkanya kepada BAZNAS. Ini betul-betul rezeki untuk Lamteng, saya melihat BAZNAS Lamteng gigih untuk pembangunan ini," ujarnya. Dengan dibangunnya RSB ini diharapkan dapat membantu pengobatan masyarakat miskin dengan gratis dan menggunakan inovasi rumah sehat BAZNAS tanpa kasir. Keberadaan RSB ini bukan hanya untuk penanganan namun juga pencegahan. Nantinya BAZNAS akan terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan penyuluhan kesehatan gratis. "Konsen kami mendirikan RSB ini bukan untuk penyembuhan saja, tapi juga untuk pencegahan. Saya berharap jika nanti sudah terbangun, ada dokter dan peralatan yang bisa bekerja sama dengan masjib besar yang ada, untuk mengecek kesehatan keliling tiap Jumat. Dengan pemeriksaan itu ada langkah preventif," katanya. Sementara, Bupati Musa Ahmad menjelaskan pembangunan RSB membantu mewujudkan janji kepada masyarakat di wilayah timur kabupaten setempat untuk membangun rumah sakit. Terwujudnya RSB ini juga bagian dari peran serta ASN Lamteng yang menyalurkan zakat dan sedekahnya melalui BAZNAS. "Saya dulu pernah berjanji kepada masyarakat yang ada di wilayah timur ini untuk membangun rumah sakit. Dan pada hari ini kami wujudkan bersama BAZNAS. Terima kasih kepada para ASN terutama dari kalangan pendidikan yang menjadi penyumbang terbesar untuk BAZNAS Lamteng. Mari kita sama-sama salurkan zakat dengan tepat dan baik untuk masyarakat," ujarnya. Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Lampung, Iskandar Zulkarnain, dan anggota Komisi VIII DPR I Komang Koheri asal Dapil 2 Lampung.
BERITA09/10/2023 | Admin PKL UIN RIL 2023
Pelantikan Komisioner BAZNAS Tulang Bawang masa kerja 2023-2028
Pelantikan Komisioner BAZNAS Tulang Bawang masa kerja 2023-2028
Pelantikan Komisioner BAZNAS Tulang Bawang masa kerja 2023-2028 bertempat di Ruang Rapat Utama Lantai II Kantor Bupati Tulang Bawang, Rabu (04/10/2023). Pelantikan ini turut dihadiri Pj Bupati Tulang Bawang Drs. Qodratul Ikhwan., M.M., Komisioner BAZNAS Provinsi Lampung, Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. “Semoga dengan dilantiknya pimpinan yang baru, kinerja BAZNAS dapat lebih meningkat, sehingga keberadaanya senantiasa dapat dirasakan oleh segenap lapisan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang, “ ujar Drs.Qodratul Ikhwan., M.M. Daftar Susunan Komisioner BAZNAS Tulang Bawang Masa Kerja 2023-2028: Ketua : Zaenal Mustofa, M.Pd. Wakil Ketua I : Ir. Rudi Febriansyah Wakil Ketua II : M. Ali Amin Said, S.Pd. Wakil Ketua III : K.H. Masykur Mahyudin Alfaruq, M.Pd. Wakil Ketua IV : H. Yantori, S.H.
BERITA06/10/2023 | admin
Latihan Dasar Kelompok (LDK) ZMart BAZNAS Provinsi Lampung
Latihan Dasar Kelompok (LDK) ZMart BAZNAS Provinsi Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) untuk para penerima program ZMart. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari pada hari Senin 2/10 dan Selasa 3/10 2023, bertempat di aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Lampung Komarunizar, M.Pd.I serta Kepala KUA Kecamatan Kemiling K.H. Purna Irawan, S.Ag. sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan LDK ZMart BAZNAS Provinsi Lampung. "Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Provinsi Lampung yang telah memberikan kepercayaan ruangan Aula KUA untuk kegiatan ini (LDK Zmart)", ucap K.H. Purna Irawan, S.Ag. Kegiatan LDK ini guna menyampaikan materi hingga diskusi antar mustahik dan BAZNAS Provinsi Lampung. “Perlu ada pendampingan intensif, melalui LDK sebagai bentuk penyampaian materi-materi hingga diskusi dan tukar pikiran terkait berbagai permasalahan serta perkembangan usaha warung ZMart yang dijalani mustahik”, ujar Komarunizar, M.Pd.I. Selasa, 3 Oktober 2023. LDK ZMart diikuti oleh sebanyak 60 mustahik terpilih yang telah mendaftar dan diverifikasi oleh BAZNAS Provinsi Lampung. Pelaksanaan dibagi selama 2 hari, per harinya diikuti oleh 30 mustahik. “Ada 2 ketegori, reguler dan santripreneur”, ujar Shahrul Muhaimin, S.Kom. sebagai pendamping program ZMart. Mustahik berharap warungnya dapat berkembang dan bermanfaat untuk banyak orang. “Saya telah mengikuti pelatihan dasar BAZNAS yaitu ZMart, Alhamdulilah saya telah terpilih menjadi bagian ZMart. Semoga saya dan warung saya nanti bisa berkembang dan bermanfaat untuk orang banyak”, ungkap Masayu Fathonah sebagai penerima program ZMart. Penerima dari kategori santripreneur juga menilai hal ini sebagai upaya mengembangkan entrepreneur di usia muda. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Lampung yang memiliki program luar biasa dan jenius yaitu menggelontorkan ZMart sebagai upaya untuk kemandirian para santri dan mengembangkan enterpreneur di dunia usaha”, ucap Amiruddin Muslih pengasuh Pondok Pesantren Al Firdaus. “Dengan adanya pendampingan intensif, BAZNAS dapat memantau setiap perkembangan mustahik binaan baik dalam segi omzet usaha, ilmu pengetahuan, tingkat sosial, dan berbagai macam hal”, ungkap Komarunizar, M.Pd.I. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan.
BERITA04/10/2023 | Admin PKL UIN RIL 2023
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dan Mahasiswa PKL Menghadiri Pengajian Akbar Gubernur Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dan Mahasiswa PKL Menghadiri Pengajian Akbar Gubernur Lampung
Kegiatan ini memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1445 Hijriah, yang jatuh pada Senin 18 September 2023. Acara ini digelar di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Ceramah ini disampaikan oleh Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. Dengan Tema "Meneladani Nabi Muhammad SAW, Semangat Persatuan Dalam Cinta Terhadap Nabi SAW" Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Lampung yaitu Bapak Arinal Djunaidi bersama dengan Istri beliau Ibu Riana Sari serta anggota Forkopimda. Dalam sambutan Gubernur lampung mengajak hadirin untuk sama-sama introspeksi diri dan memiliki akhlak yang mulia. Dalam kesempatan ini Gubernur Lampung Arinal juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Tetapi juga membangun mental spiritual, khususnya di bidang kegamaan. Kemudian acara ini dimeriahkan oleh Hadroh PonPes Al - Rohimah Bandar lampung serta para tamu undangan dari berbagai Sekolah serta ribuan masyarakat yang hadir. Dalam acara ini terdapat santunan bagi 17 anak Yatim Piatu, kemudian memberikan sedekah uang sebesar 15 juta rupiah pada 2 masjid yang masing masing masjid diberikan senilai 15 juta rupiah yang salah satunya yaitu masjid Al-Munawaroh. Kemudian bantuan kepada Ponpes Tahfidz Alquran sebesar 25 juta rupiah. BAZNAS Provinsi Lampung turut meyertakan Mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) untuk menghadiri acara ini. Mahasiswa PKL yang berasal dari UIN Raden Intan Lampung berjumlah 10 orang. Harapannya mahasiswa ini dapat mendapat pelajaran serta pengalaman selama melakukan PKL di BAZNAS Provinsi Lampung. Praktek Kerja Lapangan ini dilakukan dari 18 September 2023 hingga 18 Novmber 2023.
BERITA18/09/2023 | Admin PKL UIN RIL 2023
Asep, Waka Baznas Lampung Narasumber Talkshow Pemberdayaan Zakat Menggerakkan Ekonomi Umat
Asep, Waka Baznas Lampung Narasumber Talkshow Pemberdayaan Zakat Menggerakkan Ekonomi Umat
Wakil Ketua IV Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung Asep Abdul Basit, menjadi narasumber dalam Talkshow yang digelar FEB IAIN Kota Metro, Sabtu (8/7/2023). Talkshow mengakat Topik “Pemberdayaan Zakat dalam menggerakkan ekonomi umat di Indonesia.” Narasumber dalam Talkshow pemberdayaan zakat sebanyak empat orang yaitu; 1. Qomarruzaman, Wakil Walikota Metro 2. Rahmat Riyanto, Manager Fungsi Pelaksanaan UMKM, keuangan Inklusif dan Syari’ah BI @KPW Lampung 3. Asep Abdul Basit, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Lampung 4. Amin Sudarsonop, dari Poros Indonesia Asep menyampaikan, Pemerintah telah memberi legitimasi yang luar biasa dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Pengelolan zakat bersifat struktur dan terkodinir. Peraturan zakat di Indonesia antara lain, Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2011 dan penjelasan UU No. 23 tahun 2011, Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 Tahun 2014, Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2014, Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Nomor 01 Tahun 2014, Peraturan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Nomor 02 Tahun 2014, Keputusan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2001 tentang Badan Amil Zakat Nasional. Lalu Keputusan Menteri Agama Nomor 118 Tahun 2014 tentang Pembentukan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi, Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.II/568 Tahun 2014, Peraturan BAZNAS No.02 Tahun 2014 tentang Pemberian Rekomendasi Pembentukan LAZ, Peraturan BAZNAS No.03 Tahun 2014 tentang Organisasi BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota, Peraturan BAZNAS No. 04 tahun 2014 Pedoman Penyusunan RKAT BAZNAS, Surat Keputusan No.66 Tahun 2015 tentang Pengangkatan Anggota BAZNAS 2015 – 2020. Asep menjelaskan, Sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural, yang mendapatkan amanah mengelola dana masyarakat, BAZNAS harus memegang tiga prinsip, yakni : Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Aman Syar’i artinya pengelolaan zakat yang dilaksanakan BAZNAS harus selaras dengan koridor hukum syar’i. Pengelolaan zakat harus selaras dan tidak boleh bertentangan dengan sumber hukum Islam, Al-Quran dan Sunnah. Aman Regulasi artinya bahwa pengelolaan zakat harus memperhatikan rambu-rambu peraturan hukum dan perudangan. Aman NKRI artinya pengelolaan zakat di BAZNAS harus kian mempererat persaudaraan anak bangsa, menjauhkan diri dari berbagai aktivitas/tindakan terorisme, demi menunjang tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
BERITA08/07/2023 | Admin
BSI Serahkan Infaq Hasil Penjualan Riyal kepada Baznas Lampung
BSI Serahkan Infaq Hasil Penjualan Riyal kepada Baznas Lampung
Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bandarlampung menyerahkan uang infaq jamaah haji kepada Baznas Provinsi Lampung. Penyerahan uang infaq kepada Baznas merupakan hasil keuntungan penjualan uang Riyal kepada jamaah haji Lampung. Langkah BSI ini patut dicontoh oleh Bank lain. Kepala Area Manager BSI Bandar lampung Dede Irawan Hamzah, diwakili Benny Sangjaya Retail and Transaction Business Manager, menyerahkan uang infaq kepada Ketua Baznas Provinsi Lampung H. Iskandar Zulkarnain sebesar Rp19.295.000, di Kantor BSI Bandarlampung, Senin (27/6/2023). Menurut Benny, infaq dari BSI ini merupakan hasil dari penjualan uang Riyal kepada jamaah haji Lampung. Selama musim haji 2023, BSI menjual Riyal ditukar dengan uang rupiah mulai awal kloter pertama jamaah haji Lampung sampai kloter terakhir. Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan BSI dengan menyerahkan infaq hasil penjualan riyal kepada jamaah haji. BSI juga telah bekerjasama dengan Baznas terkait kegiatan BSI Gema Ramadhan. Kedepan tambah Iskandar, kerjasama dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan.
BERITA27/06/2023 | admin
BAZNAS Provinsi Lampung Mengikuti Acara Focus Group Discussion Kolaborasi Program Inkubasi Wakaf Produktif Tahun 2023
BAZNAS Provinsi Lampung Mengikuti Acara Focus Group Discussion Kolaborasi Program Inkubasi Wakaf Produktif Tahun 2023
Acara Focus Group Discussion Kolaborasi Program Inkubasi Wakaf Produktif Tahun 2023 di Hotel Ibis Syle Tanah Abang Jakarta, tanggal 15 - 17 Juni 2023. Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Acara ini dibuka oleh Prof. Dr. Phil. KH. Kamaludin Amin, M.A. Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI.
BERITA16/06/2023 | Admin
Rapat DESA BAZNAS Provinsi Lampung dilaksanakan
Rapat DESA BAZNAS Provinsi Lampung dilaksanakan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mewujudkan program Desa Baznas di Lampung, pada Juni 2023. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung H. Iskandar Zulkarnain, usai Rapat Pemantapan di kantor BAZNAS Provinsi Lampung, Rabu (31/5/2023), menjelaskan, realisasi Desa BAZNAS ini merupakan inisiasi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Iskandar menjelaskan, tahap pertama Desa BAZNAS dilaksanakan di lima kabupaten yaitu; Kabupaten Lampung Barat, Lampung Tengah, Tubaba, Pesawaran dan Lampung Utara. Desa yang dipilih dalam pelaksanaan program ini merupakan desa kategori miskin ekstrim. Untuk tahap pertama yang akan digulirkan ternak kambing. Bantuan hewan ini dicover oleh Baznas yang merupakan dana dari zakat ASN Provinsi Lampung. Sedangkan BAZNAS Kabupaten, membantu pembuatan kandang. Masih kata Iskandar, Program Desa BAZNAS ini dimulai pada Juni 2023 dan pengandangan ternak dan penunjang dumulai Juli. “Setelah berjalan akan dilakukan monitoring dan evaluasi program Desa BAZNAS,” ujar Iskandar. Outcome dari Program Desa BAZNAS, lanjut Iskandar, turut mengentaskan kemiskinan, meningkatkan taraf hidup atau kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui usaha budi daya ternak. Terbentuknya lapangan usaha baru di bidang budidaya ternak yang berkelanjutan. Terbentuknya klaster peternakan baru dan peningkatan populasi ternak di Provinsi Lampung. “Setelah ternak kambing berkembang dalam jangka waktu 24 bulan, mustahik diharapkan dapat berperan sebagai munfiq. Tiap individu mustahik, mengingatkan kambing sebanyak 4 ekor betina kepada BAZNAS kepada mustahik lain,” ujar Iskandar. Selain itu lanjut Iskandar, manfaat dari program Desa Zakat, terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha peternakan dan dalam jangka panjang diharapkan dapat membuka peluang lapangan pekerjaan baru dan menekan angua kemiskinan di Provinsi Lampung. Karena sasaran dari program ini Rumah Tangga Miskin, penerima bantuan langsung tuna (BLT). Dalam rapat Desa BAZNAS juga dipaparkan persiapan terkait kandang dan ternak oleh Dwita Betasari, SP.t, MSi, Fungsional PMHP Dinas Peternakan dan Keswan. Karena program Desa BAZNAS di Lampung melibatkan beberapa stake holder seperti Dinas Peternakan dan Keswan, Dinas PMDT, Bappeda dan OPD lainnya di lingkungan Pemprov Lampung.
BERITA31/05/2023 | Admin
Program Kampung Zakat Bersama Baznas, Solusi Pemprov Lampung Atasi Kemiskinan
Program Kampung Zakat Bersama Baznas, Solusi Pemprov Lampung Atasi Kemiskinan
Pemerintah Provinsi Lampung sedang membahas kesiapan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengumpulkan zakat para Aparatur Sipil Negera (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim, mengatakan bahwa UPZ dari masing-masing OPD sudah siap untuk melakukan tugas pengumpul zakat. Selain itu, Pemprov Lampung juga sedang mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN, di mana gaji ASN akan dipotong oleh Bank Lampung. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Program Kampung Zakat juga diharapkan dapat membantu dalam penuntasan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal di Lampung. Kesiapan UPZ di tiap OPD tersebut menjadi hal yang penting, karena UPZ-lah yang akan bertanggung jawab dalam mengumpulkan zakat para ASN dan mengirimkannya ke Baznas Lampung untuk dikelola secara maksimal sesuai dengan peruntukannya. Selain itu, Pemprov Lampung juga sedang mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN. Dalam skema ini, gaji dari para ASN akan secara otomatis dipotong oleh pihak Bank Lampung selaku perbankan yang menaungi gaji para ASN, untuk dijadikan zakat mal. Program ini diharapkan dapat memudahkan para ASN dalam membayar zakat dan dapat membantu mengentaskan angka kemiskinan di Provinsi Lampung. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sendiri telah mempromosikan program Kampung Zakat sebagai upaya penuntasan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal dengan prinsip amanah, bertanggung jawab, berkelanjutan, partisipatif dan terintegritas. Dengan demikian, program pengumpulan zakat dari para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya tersebut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Pemerintah Provinsi Lampung sendiri telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengentaskan kemiskinan di daerahnya. Selain program Kampung Zakat, Pemprov Lampung juga telah meluncurkan program-program lain seperti Lampung Bermartabat dan Lampung Hebat. Diharapkan, dengan sinergi antara berbagai program ini, Lampung dapat menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera di masa depan. Sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, mari kita dukung program pengumpulan zakat ini dengan membayar zakat secara mandiri dan mempermudah kerja UPZ di masing-masing OPD. Dengan cara ini, kita juga turut berkontribusi dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat Lampung.
BERITA31/03/2023 | Clay
BSI dan Baznas Lampung Fasilitasi Zakat Digital dengan Virtual Account
BSI dan Baznas Lampung Fasilitasi Zakat Digital dengan Virtual Account
Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung bekerja sama dalam menggaungkan zakat di era digital dengan memfasilitasi penghimpunan zakat melalui platform virtual account (VA). Dalam talkshow BSI Gema Ramadan bersama Baznas di Islamic Center pada Jumat, 31 Maret 2023, Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain mengungkapkan Baznas telah menyiapkan platform digital untuk penghimpunan zakat. Sementara itu, Area Manager BSI Bandar Lampung Dede Irawan Hamzah menyatakan aplikasi BSI Mobile menawarkan kemudahan bagi masyarakat dalam pembayaran zakat dengan kerja sama Baznas. Dengan VA, pembayaran zakat dapat dilakukan melalui platform perbankan manapun dan Baznas Lampung tengah melakukan sosialisasi ke berbagai daerah, termasuk Lampung. Dalam talkshow tersebut, Iskandar juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat. Menurutnya, teknologi dapat memudahkan proses pengumpulan dan pengelolaan zakat serta meningkatkan transparansi dalam penggunaan dana zakat. "Sekarang zaman sudah digital, jadi penghimpunan zakat juga harus ikut digital. Kita bisa memanfaatkan teknologi seperti aplikasi, website, dan media sosial untuk memudahkan masyarakat dalam berzakat dan juga meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan serta pengelolaan dana zakat," kata Iskandar. Dalam kesempatan yang sama, Dede menambahkan bahwa BSI juga akan terus berupaya untuk memperluas jangkauan layanan digitalnya, termasuk dalam hal pengelolaan zakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah untuk mendorong inklusi keuangan dan masyarakat bertransaksi secara digital. Iskandar juga menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. Ia menyebut bahwa Baznas Lampung telah memiliki sistem akuntabilitas yang baik untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul benar-benar disalurkan kepada yang berhak menerimanya. "Kami memiliki sistem akuntabilitas yang baik, mulai dari penghimpunan, pengelolaan, hingga penyaluran zakat. Ini penting agar masyarakat percaya bahwa zakat yang mereka bayarkan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan," kata Iskandar. BSI Gema Ramadan bersama Baznas Lampung merupakan acara yang diadakan selama 27 hari sejak 23 Maret hingga 18 April 2023. Acara ini menyajikan berbagai kegiatan, seperti talkshow, bazaar, dan kegiatan sosial. Melalui acara ini, BSI dan Baznas Lampung berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran zakat melalui platform digital.
BERITA31/03/2023 | Clay
Sekprov Lampung Coba Motor Listrik Siswa MAN 2 Bandar Lampung di Acara BSI Gema Ramadan
Sekprov Lampung Coba Motor Listrik Siswa MAN 2 Bandar Lampung di Acara BSI Gema Ramadan
Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mencoba sepeda motor listrik buatan siswa MAN 2 Bandar Lampung dalam acara Grand Opening BSI Gema Ramadan bersama Baznas Lampung di Islamic Center. Ia optimistis bahwa inovasi motor listrik karya generasi muda Lampung dapat memajukan daerah. Dua motor listrik, bertenaga aki dan listrik, dipamerkan di stand Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung dalam acara yang berlangsung dari 23 Maret hingga 18 April 2023. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Ahmad Rifai, juga mengungkapkan dukungan untuk visi Presiden Jokowi dalam penggunaan kendaraan listrik. Menurut Fahrizal, inovasi motor listrik karya siswa MAN 2 Bandar Lampung ini patut diapresiasi dan didukung. Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan inovasi-inovasi lokal yang dapat meningkatkan perekonomian daerah. Acara Grand Opening BSI Gema Ramadan bersama Baznas Lampung diikuti oleh berbagai kegiatan seperti talkshow, perlombaan, bazar kuliner dan non-kuliner, serta penukaran uang oleh Bank Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi dan penguatan ekonomi syariah di Provinsi Lampung.
BERITA31/03/2023 | Clay
BSI Gema Ramadan Bersama Baznas Lampung: Pemantik Semangat Peningkatan Perekonomian Syariah di Lampung
BSI Gema Ramadan Bersama Baznas Lampung: Pemantik Semangat Peningkatan Perekonomian Syariah di Lampung
Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung menggelar acara BSI Gema Ramadan di Islamic Center Provinsi Lampung pada Jumat (31/3). Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, yang mewakili Gubernur, dengan tujuan untuk mendorong peningkatan perekonomian syariah di Lampung. Dalam sambutannya, Fahrizal Darminto mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pemicu semangat untuk terus menggaungkan literasi tentang ekonomi dan keuangan syariah di Lampung. Dede Irawan Hamzah, Area Manajer BSI Bandar Lampung, juga menyambut senang acara ini dan menilai semangat menggelorakan ekonomi syariah di Provinsi Lampung sudah sangat baik. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat untuk memaksimalkan hal tersebut melalui aksi nyata. Ketua Baznas Lampung, Iskandar Zulkarnain, menuturkan bahwa acara ini merupakan wujud kolaborasi antar stakeholder, termasuk BSI, Baznas, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BUMN, dan Lampung Post. Acara ini menyajikan talkshow, perlombaan, bazar kuliner maupun non-kuliner, dan fasilitas penukaran uang oleh BI. Melalui acara ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal tentang zakat dan lembaga resmi yang mengelolanya, yakni Baznas. Kolaborasi antar stakeholder ini juga diharapkan dapat mempererat semua pihak untuk meningkatkan literasi syariah di Lampung dan memperkuat ekonomi syariah melalui aksi nyata. Acara BSI Gema Ramadan akan berlangsung hingga 18 April mendatang.
BERITA31/03/2023 | Clay
Lomba Membuat Kaligrafi di  Gema Ramadhan Baznas Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah
Lomba Membuat Kaligrafi di Gema Ramadhan Baznas Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah
Lomba Membuat Kaligrafi di BSI Gema Ramadhan Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah Sebanyak 57 peserta dari berbagai daerah di Lampung telah mengikuti Lomba Membuat Kaligrafi pada BSI Gema Ramadhan 1444 H bersama Baznas Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran Masjid Islamic Center, Rajabasa Bandarlampung, pada Jumat (31/3/2023). Kaligrafi atau khat merupakan salah satu hasil dari peradaban Islam. Menulis Kaligrafi membutuhkan keahlian khusus, termasuk anatomi huruf hijaiyyah, cara merangkai huruf dan kalimat, serta cara memilih huruf. Beberapa diantara peserta menulis khat Ri’qah, Khat Diwani, Khat Tsuluts. Panitia lomba memberikan waktu kepada peserta selama minimal empat jam untuk menulis kaligrafi. Dalam lomba ini, panitia mengambil tiga juri yaitu Ustad Abdul Kodir (Lampung Selatan), Teguh (Umum), dan Anshori Djausal (DKL). Penampilan peserta yang tekun menulis kaligrafi di teras Masjid Raya Nurul Ulum Islamic Center menarik perhatian para pejabat, antara lain Sekdaprov Fahrizal Darminto, Kepala BI Wilayah Lampung Budiyono, Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo, Ketua Baznas, Manager BSI Lampung, dan pejabat lainnya. Kegiatan BSI Gema Ramadhan bersama Baznas Lampung telah berlangsung sejak tanggal 23 Maret dan akan berakhir pada tanggal 18 April. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan dan penyuluhan, Talkshow, penukaran uang rupiah, bazar, dan pasar Ramadhan. Lomba Membuat Kaligrafi menjadi salah satu kegiatan menarik dalam rangkaian acara tersebut.
BERITA31/03/2023 | Clay
Pemerintah Provinsi Lampung Siap Kumpulkan Zakat ASN Melalui Unit Pengumpul Zakat
Pemerintah Provinsi Lampung Siap Kumpulkan Zakat ASN Melalui Unit Pengumpul Zakat
Pemerintah Provinsi Lampung telah memulai pembahasan kesiapan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengumpulkan zakat para Aparatur Sipil Negera (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim mengatakan bahwa UPZ yang tersedia di tiap OPD di Lampung sudah siap dan dibentuk guna mengumpulkan zakat para ASN yang akan dikumpulkan dalam Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung. Selain membahas terkait UPZ, Pemprov Lampung juga mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN, yang mana nantinya gaji dari ASN di lingkungan Pemprov Lampung secara otomatis akan dipotong oleh pihak Bank Lampung selaku perbankan yang menaungi gaji para ASN. Menurut Senen, ASN harus mengikuti aturan tersebut karena merupakan suatu kebaikan jika membersihkan harta dengan berbagi kepada sesama. Potongan gaji yang dikumpulkan oleh Bank Lampung akan diserahkan ke Baznas agar dikelola uangnya untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan. Program zakat mal ASN ini ditargetkan akan berlaku secepatnya. Senen mengatakan bahwa Pemprov Lampung sedang mencatat jumlah ASN karena ada yang pensiun, sehingga masih dalam tahap menghitung potensi nilai uang yang masuk dari potongan gaji ASN ini. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berupaya mengentaskan angka kemiskinan dengan melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam program Kampung Zakat. Ia mendorong 15 kabupaten/kota untuk mengembangkan kampung zakat, sebuah program yang bertujuan untuk menuntaskan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal dengan prinsip amanah, bertanggung jawab, berkelanjutan, partisipatif dan terintegritas. rogram UPZ ini merupakan upaya Pemprov Lampung dalam meningkatkan pengumpulan zakat di wilayah Lampung. Dengan adanya UPZ yang tersebar di tiap OPD di lingkungan Pemprov Lampung diharapkan dapat mempermudah proses pengumpulan zakat para ASN dan meningkatkan partisipasi ASN dalam pembayaran zakat. Selain itu, program pungutan zakat mal secara otomatis dari gaji ASN juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah zakat yang terkumpul, sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas Lampung. Program Kampung Zakat yang digagas oleh Gubernur Lampung juga merupakan langkah strategis dalam penanganan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal di Lampung. Program ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam mengentaskan kemiskinan di daerah tersebut dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait. Pemprov Lampung terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung melalui program-program yang inovatif dan efektif, serta melibatkan berbagai pihak terkait dalam penanganan masalah sosial.
BERITA29/03/2023 | Clay
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP - Tata kelola keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung Dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada audit Laporan Keuangan Tahun 2022. Status WTP tata kelola BAZNAS Provinsi Lampung berdasarkan hasil audit keuangan dari Kantor Akuntan Publik Independen. Terimakasih kepada BAZNAS RI, terimakasih Muzaki, terimakasih mustahik, dan semua pihak yang telah mendukung BAZNAS Provinsi Lampung.
BERITA14/03/2023 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir dan Longsor Lampung Barat
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir dan Longsor Lampung Barat
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), menurunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) banjir dan longsor di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat, Jumat (10/3/2023).
BERITA10/03/2023 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.

Lihat Daftar Rekening →