WhatsApp Icon
Gubernur Mirza Terima Hasil Riset Tata Kelola Zakat BAZNAS Lampung: Berdampak, Transparan dan Akuntabel

Lampung -- Gubernur Lampung Ir. H. Rahmat Mirzani Djausal, ST, MM., menerima hasil riset mengenai pengelolaan dan dampak zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung. Riset tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pengelolaan zakat dan pembangunan daerah. Penyerahan hasil riset itu langsung diserahkan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, MH., dirangkaian kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 di Bandar Lampung, Jumat (18/9/2026).

Hadir dalam acara BSD antara lain Forkopimda Lampung,  Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Pangdam XXI/ Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi, M.Sin., Sekdaprov Dr. Marindho Kurniawan, Ketua TP-PKK Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Lembaga, dan Pembinaan Daerah Saidah Sakwan, MA., pimpinan perguruan tinggi, perbankan, bupati dan wali kota, serta pimpinan BAZNAS kabupaten dan kota se-Lampung.

Masih terkait hasil riset tersebut, antara lain memuat kajian mengenai kondisi dan perkembangan pengelolaan zakat di Provinsi Lampung melalui sejumlah indikator yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan selama tiga bulan. Instrumen tersebut dikembangkan BAZNAS sebagai alat ukur untuk memotret kinerja perzakatan di tingkat nasional maupun daerah, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam melihat aspek yang perlu diperkuat.

Riset mencakup pengukuran pada dimensi makro dan mikro. Dimensi tersebut antara lain melihat aspek regulasi dan dukungan pemerintah, kelembagaan, serta dampak pengelolaan zakat yang transparan, serta akuntabel, juga dapat dipertanggungjawabkan. Hasil pengukuran kemudian dapat digunakan sebagai salah satu pijakan untuk melihat kondisi ekosistem zakat sekaligus menyusun pengembangan pengelolaan zakat berbasis data dan dampak.

Selain mengukur kinerja pengelolaan zakat, kajian juga memuat Kaji Dampak Zakat (KDZ) yang bertujuan melihat efektivitas kontribusi zakat terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pengukuran dilakukan dengan melihat perubahan kondisi mustahik sebelum dan setelah menerima intervensi program zakat.

Dalam pengukuran KDZ tahun 2025, Provinsi Lampung tercatat memiliki 432 sampel keluarga mustahik yang menjadi bagian dari data kajian. Secara nasional, pengukuran tersebut menggunakan 19.303 data keluarga mustahik yang dihimpun dari berbagai jenis pengelola zakat dan bidang program.

Penyerahan hasil riset kepada Gubernur Lampung menjadi bagian penting dalam memperluas pemanfaatan data dan kajian perzakatan di tingkat daerah. Hasil penelitian dapat menjadi bahan informasi dalam melihat perkembangan pengelolaan zakat sekaligus memperkuat koordinasi antara BAZNAS dan Pemerintah Provinsi Lampung. "Pemprov mengapresiasi kerja-kerja BAZNAS yang berdasarkan data dan hasil riset dalam pengelolaan zakat," kata Gubernur.

Pemanfaatan data tersebut juga membuka ruang untuk melihat bagaimana pengelolaan zakat dapat terus dikembangkan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Bagi BAZNAS, kata Mirza, hasil kajian dapat menjadi bahan evaluasi dalam penguatan tata kelola, pengembangan program, serta peningkatan dampak pendayagunaan zakat bagi mustahik.

Sementara bagi pemerintah daerah, kajian mengenai kondisi perzakatan dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan ekosistem zakat di Lampung sekaligus ruang penguatan kolaborasi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Sinergi tersebut penting karena pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga dengan upaya menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang terukur.

Melalui penyerahan hasil riset ini, BAZNAS Provinsi Lampung berharap kajian yang telah dilakukan tidak berhenti sebagai laporan, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan bersama. Kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan dapat terus diperkuat untuk membangun ekosistem zakat yang semakin tertata, berbasis data, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

22/09/2026 | Kontributor: MBL-01
BAZNAS Lampung Hadirkan Sarapan untuk Peserta Apel Besar Hari Pramuka 2026

Lampung -- BAZNAS Provinsi Lampung turut hadir dalam rangkaian Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 Tingkat Daerah Lampung dengan menyediakan sarapan bagi peserta dan tamu yang hadir di Bumi Perkemahan Pramuka Daerah (Buperda) Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan, Selasa (22/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Lampung menyediakan sarapan berupa aneka pangan lokal seperti jagung, singkong, ubi ungu, pisang, dan kacang rebus. Sajian tersebut dilengkapi kopi panas serta air mineral untuk menemani peserta sebelum dan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kehadiran BAZNAS dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Apel Besar Hari Pramuka ke-65 yang menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Pramuka tingkat daerah Lampung. Kegiatan tersebut mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema tersebut menempatkan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter, mandiri, terampil, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan, termasuk dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan.

Sarapan yang disediakan BAZNAS mendapat sambutan baik dari peserta kegiatan. Seluruh makanan dan minuman yang disiapkan habis dikonsumsi hingga tidak tersisa. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa sajian sederhana berbahan pangan lokal dapat menjadi bagian dari dukungan yang berarti di tengah kegiatan yang diikuti banyak peserta.

Di sela kegiatan, Gubernur Lampung Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. dan Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M. juga menyempatkan diri mengunjungi area sajian BAZNAS. Gubernur Lampung yang bertindak sebagai Pembina Apel Besar Hari Pramuka ke-65 turut menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Lampung. “Thank you untuk BAZNAS yang sudah hadir dan menyemarakkan upacara Pramuka hari ini, semoga kopinya berkah,” ujar Gubernur Lampung.

Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tersebut dihadiri Wakil Gubernur Lampung yang juga Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda selaku anggota Mabida, pengurus Kwarda Lampung, Kwartir Cabang se-Daerah Lampung, serta anggota Pramuka dari berbagai wilayah.

Penyediaan sarapan menjadi salah satu bentuk kehadiran BAZNAS Lampung dalam mendukung kegiatan masyarakat dan pemerintah daerah. Tidak hanya melalui program zakat dan layanan kepada mustahik, BAZNAS juga berupaya hadir dalam berbagai momentum yang memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan semangat pengabdian.

Melalui dukungan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung terus berupaya mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan berbagai elemen masyarakat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

22/09/2026 | Kontributor: MBL-01
BAZNAS Lampung Luncurkan SIPERBAZLAM, Permudah Layanan Mustahik Berbasis Digital

Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung meluncurkan Sistem Layanan Umat (SIPERBAZLAM) sebagai inovasi layanan digital untuk mempermudah masyarakat dalam mengajukan permohonan bantuan zakat, infak, dan sedekah. Peluncuran SIPERBAZLAM menjadi salah satu agenda dalam rangkaian BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 yang berlangsung pada 17–19 September 2026.

Melalui laman siperbazlam.com, masyarakat dapat mengakses layanan Ajukan Bantuan dan Lacak Status. Proses pengajuan dilakukan secara daring dengan mengisi data diri, kondisi sosial ekonomi, jenis bantuan, serta mengunggah dokumen pendukung seperti KTP, KK, SKTM, dan dokumen lainnya sesuai kebutuhan program. Laman ini diresmikan oleh Gubernur Lampung Ir. Rahmat Mirzani Djausal, ST, MM., Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Sc., bersama forkopimda, dan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, MH.

Hadir dalam acara BSD antara lain Pangdam XXI/ Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi, M.Sin., Sekdaprov Dr. Marindho Kurniawan, Ketua TP-PKK Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Lembaga, dan Pembinaan Daerah Saidah Sakwan, MA., pimpinan perguruan tinggi, perbankan, bupati dan wali kota, serta pimpinan BAZNAS kabupaten dan kota se-Lampung.

SIPERBAZLAM juga dilengkapi dengan tahapan verifikasi untuk mendukung proses penilaian permohonan. Pemohon diminta memberikan data sesuai kondisi sebenarnya, termasuk melakukan verifikasi wajah melalui foto pemohon yang memegang KTP. Selanjutnya, tim BAZNAS melakukan proses verifikasi untuk menilai kelayakan permohonan bantuan.

Tidak hanya untuk pengajuan, masyarakat juga dapat memantau perkembangan permohonan melalui fitur Lacak Status. Informasi yang tersedia meliputi status verifikasi, jenis bantuan, nominal yang diajukan, hingga nominal yang disetujui BAZNAS.

Kehadiran SIPERBAZLAM menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Lampung dalam memperkuat transformasi digital dan tata kelola layanan mustahik. Dengan layanan yang terintegrasi secara digital, BAZNAS Lampung terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, terstruktur, serta mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel. SIPERBAZLAM dapat diakses melalui laman siperbazlam.com***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

21/09/2026 | Kontributor: MBL-01
BSD Perkuat Fundraising, Kepercayaan Publik dan Profesionalisme Amil BAZNAS

Lampung -- Setelah rangkaian pembukaan BSD 2026, kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 di Bandar Lampung, Jumat (18/9/2026), dilanjutkan dengan pembekalan bagi Pimpinan BAZNAS se-Provinsi Lampung melalui sejumlah materi yang membahas penguatan penghimpunan, kepercayaan publik, profesionalisme amil, hingga pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang berdampak.

Materi pertama, “Optimalisasi Fundraising BAZNAS Daerah”, disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. bersama Fitriansyah Agus Setiawan sebagai pendamping pengajar. Materi ini menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas BAZNAS daerah untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah sekaligus memperluas basis muzaki.

Penguatan fundraising tidak hanya berkaitan dengan bagaimana menghimpun dana, tetapi juga bagaimana membangun hubungan dan kepercayaan muzaki terhadap lembaga. Karena itu, strategi penghimpunan perlu didukung oleh komunikasi yang baik, layanan yang relevan, serta kemampuan BAZNAS dalam menunjukkan manfaat dari dana yang telah dipercayakan masyarakat.

Pembahasan tersebut kemudian diperkuat melalui materi “Strategi Membangun Kepercayaan Publik: Melalui Regulasi dan Etika Pengelolaan Zakat” yang disampaikan Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI Mulya Dwi Harto, S.H., M.H. Kepercayaan publik menjadi bagian penting dalam pengelolaan zakat karena dana yang dikelola BAZNAS merupakan amanah masyarakat sekaligus memiliki landasan syariah dan regulasi yang harus dipatuhi.

Dalam pengelolaan zakat, kepatuhan terhadap regulasi, etika, akuntabilitas, dan tata kelola menjadi fondasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Pengelolaan yang sesuai ketentuan juga menjadi bagian dari upaya memastikan setiap proses berjalan secara bertanggung jawab dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Materi pendistribusian BAZNAS juga menempatkan aspek regulasi, syariah, dan tanggung jawab kelembagaan sebagai bagian dari prinsip pengelolaan zakat.

Selanjutnya, aspek sumber daya manusia menjadi pembahasan dalam materi “Profil Amil Zakat” yang disampaikan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS Sarniti, S.H., M.H. Materi ini menempatkan amil sebagai bagian strategis dalam pengelolaan zakat, bukan sekadar pegawai, tetapi sebagai pihak yang diberi amanah untuk mengelola dana umat secara profesional. Amil juga memiliki peran sebagai pelayan umat, penjaga amanah publik, agen perubahan sosial, sekaligus representasi lembaga dan syiar Islam.

Karena itu, seorang amil dituntut memiliki karakter dan integritas yang kuat, antara lain amanah, jujur, cerdas, mampu berkomunikasi, serta memberikan pelayanan terbaik. Integritas tersebut diwujudkan melalui kepatuhan terhadap syariah dan regulasi, pencegahan konflik kepentingan, perlindungan data muzaki dan mustahik, serta akuntabilitas dalam setiap keputusan dan penggunaan sumber daya.

Materi ini juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi amil yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Kompetensi tersebut meliputi kemampuan dalam penghimpunan, pendistribusian dan pendayagunaan, keuangan dan pelaporan, monitoring dan evaluasi, digitalisasi, hingga kemampuan manajerial, komunikasi, kolaborasi, dan penyelesaian konflik.

Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan materi “Program Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS yang Berdampak dan Fundraise-able” yang disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si.

Materi ini menekankan bahwa program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS perlu dirancang agar memberikan perubahan nyata bagi mustahik sekaligus mampu membangun kepercayaan dan keterlibatan muzaki. Program perlu menunjukkan dampak yang dapat diukur, didukung cerita dan testimoni yang kuat, serta disampaikan melalui komunikasi yang mudah dipahami masyarakat.

Selain dampak, transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting agar muzaki merasa aman dan percaya. Program juga perlu memiliki identitas yang kuat, membuka ruang partisipasi bagi muzaki, relevan dengan nilai dan kepedulian masyarakat, serta dikomunikasikan secara konsisten melalui berbagai media. Pendekatan tersebut mengarah pada value-based fundraising, yaitu menempatkan muzaki sebagai bagian dari perubahan sosial yang dihasilkan melalui zakat.

Rangkaian materi pada hari kedua BSD 2026 memperlihatkan keterkaitan antara penghimpunan, kepercayaan publik, kualitas amil, dan dampak program. Fundraising membutuhkan kepercayaan, kepercayaan dibangun melalui tata kelola dan integritas, sementara kepercayaan tersebut diperkuat dengan hadirnya amil yang kompeten serta program zakat yang mampu menunjukkan manfaat secara nyata.

Melalui pembekalan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung bersama BAZNAS Kabupaten/Kota diharapkan semakin siap memperkuat pengelolaan zakat secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas amil dan penghimpunan, penguatan kepercayaan publik, hingga pengembangan program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang berdampak bagi masyarakat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

19/09/2026 | Kontributor: MBL-01
BSD 2026 di BAZNAS Lampung Bahas Penguatan Tata Kelola dan Kelembagaan

Lampung -- Hari pertama BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 di Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026), diisi dengan rangkaian materi yang berfokus pada penguatan tata kelola dan kelembagaan BAZNAS di daerah. Tiga materi yang disampaikan membahas peran pemerintah dalam pengelolaan zakat, tugas dan kewenangan pimpinan, serta posisi BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural (LPNS) yang menjalankan prinsip kolektif kolegial.

Rangkaian pembekalan diawali dengan materi “Peran Kemenag dalam Tata Kelola Zakat di Daerah” yang disampaikan Kepala Subdirektorat Pengawasan Lembaga Zakat Dr. Ahmad Syauqi, S.H., M.Hum., CLA., C.Med. Materi ini memberikan pemahaman mengenai peran Kementerian Agama dalam memastikan pengelolaan zakat di daerah berjalan sesuai ketentuan serta mendukung terciptanya tata kelola yang tertib dan akuntabel.

Penguatan tata kelola juga berkaitan erat dengan kejelasan peran dan kewenangan pimpinan BAZNAS daerah. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam materi “Tugas dan Wewenang Pimpinan BAZNAS Daerah” yang disampaikan Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama, dan Harmonisasi (BKKH) Khuzaifah Hanum, S.Sos.

Melalui materi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tanggung jawab pimpinan dalam menjalankan fungsi kelembagaan, membangun koordinasi, serta memastikan pengelolaan zakat berjalan sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki. Pemahaman tersebut menjadi penting agar pengambilan keputusan dan pelaksanaan program BAZNAS daerah dapat berjalan secara terarah dan selaras dengan tata kelola kelembagaan.

Sementara itu, materi ketiga yang disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A. mengangkat tema “BAZNAS sebagai LPNS yang Kolektif Kolegial dan Berkorporasi.”

Pembahasan ini menekankan posisi BAZNAS sebagai LPNS sekaligus pentingnya penguatan kelembagaan dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Prinsip kolektif kolegial menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pimpinan, sementara pendekatan korporasi mendorong lembaga untuk memiliki tata kelola, profesionalisme, dan kapasitas organisasi yang kuat. Penguatan kelembagaan juga menjadi salah satu aspek yang terus didorong dalam pengembangan BAZNAS di berbagai daerah.

Ketiga materi tersebut saling melengkapi. Peran Kementerian Agama memberikan kerangka pengawasan dan tata kelola, pemahaman mengenai tugas dan kewenangan memperjelas fungsi pimpinan BAZNAS daerah, sedangkan penguatan posisi BAZNAS sebagai LPNS menjadi landasan bagi penyelenggaraan organisasi yang profesional dan bertanggung jawab.

Penguatan tata kelola menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada penghimpunan dan pendistribusian, tetapi juga ditopang oleh kelembagaan yang kuat, sumber daya manusia yang kompeten, koordinasi yang baik, serta prinsip akuntabilitas. Pengalaman BAZNAS di daerah lain dalam pelaksanaan BSD juga menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan, SDM, teknologi, dan jejaring kolaborasi menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan zakat yang profesional.

Melalui rangkaian materi pada hari pertama BSD 2026, BAZNAS Provinsi Lampung bersama BAZNAS Kabupaten/Kota diharapkan memiliki pemahaman yang semakin kuat mengenai tata kelola, kewenangan, dan kelembagaan BAZNAS. Pembekalan tersebut menjadi fondasi untuk memperkuat pengelolaan zakat di daerah agar semakin profesional, terarah, dan mampu menjalankan amanah pelayanan kepada muzaki serta masyarakat penerima manfaat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

18/09/2026 | Kontributor: MBL-01

Berita Terbaru

Gerai Z-Ifthar Ramadan Bantu UMKM dan Entaskan Kemiskinan
Gerai Z-Ifthar Ramadan Bantu UMKM dan Entaskan Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung Selatan membuka Gerai Z – Ifthar Ramadan yang berlangsung dari 11 Maret – 5 April 2024 , di halaman Masjid Agung, Kalianda. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menyatakan kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan inovasi perubahan pradigma kegiatan sosial. Menurutnya, kegiatan ini sudah terrencanakan setiap bulan suci Ramadan 1445 Hijriah dengan membuka Gerai Ifthar Ramadan. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada Baznas Lamsel yang telah ikut berkiprah memajukan UMKM di Lamsel,”ujarnya. Nanang menjelaskan,Badan Amil Zakat Nasional Lampung Selatan juga ikut dalam pengentasan kemiskinan ekstrim. Yakni melalui program bedah rumah tidak layak huni (RTLH). Korlaborasi Baznas dengan Pemkab Lamsel hingga kini terus berjalan dengan baik. “Oleh karena itu, kita berikan semangat kepada Baznas Lampung Selatan. Di mana, semangat itu tidak lepas dari komponen dari para pejabat,”sebutnya. Maju mundurnya Baznas tersebut rumah tangganya adalah para pejabat, OPD kita. Namun, hingga kini masih ada dua OPD yakni BKD dan Dinas PU yang belum tergerak untuk berinfak dan bersodakoh ke Baznas Lamsel. Sementara itu, Ketua Baznas Lampung Selatan Muhklisin, mengatakan Gerai Z – Ifthar Ramadan ini sebagai tempat masyarakat mencari makanan buka puasa. Ini juga sebagai upaya Baznas Lamsel menggerakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitaran Masjid Agung Kalianda. “Alhamdulillah, kami buka 50 pendaftaran UMKM. Tapi, yang mendaftar sampai 70 UMKM,”ujarnya. Menurutnya, para UMKM yang ikut menjual makanan untuk buka puasa di Gerai Ifthar Ramadan ini diberikan bantuan modal Rp250 ribu untuk menambah modal usahanya. Selain itu, ada Mikro Finance UMKM yang bekerja sama dengan Masjid Agung Kalianda memberikan pinjaman modal Rp3 juta tanpa bunga. Namun, harus mengembalikan selama 10 bulan. “Jika, nanti UMKM tersebut konsisten dalam pengembalian pinjaman. Maka, UMKM di sekitaran Masjid Agung Kalianda bisa terus berkembang,”katanya.
BERITA13/03/2024 | admin
Upaya Memanfaatkan Media Digital untuk Menyampaikan Pesan kepada Masyarakat
Upaya Memanfaatkan Media Digital untuk Menyampaikan Pesan kepada Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberi Pelatihan Jurnalistik untuk BAZNAS wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Sumatra Barat (Sumbar) di Hotel Santika Premier pada 12--14 Desember 2023. Hal ini sebagai upaya BAZNAS untuk terus mendorong digitalisasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Salah satunya diwujudkan melalui pengembangan inovasi Kantor Digital BAZNAS yang merupakan sarana kerja berbasis teknologi komunikasi. Pengoptimalan kantor digital BAZNAS terus dimasifkan agar pemanfaatannya dapat menyentuh berbagai aspek. Pelatihan Jurnalistik ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan digital kepada pelaksana BAZNAS yang diharapkan dapat memaksimalkan platform digital guna mempromosikan BAZNAS. "Media kini sudah sangat beragam, BAZNAS harus bisa memanfaatkan agar pesan bisa sampai karena kita berhadapan dengan penduduk yang banyak, ini untuk meningkatkan literasi zakat," ungkap Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi Informasi, M. Nadratuzzaman Hosen dalam pembukaan agenda tersebut pada Selasa, (12/12/2023). Menurutnya, angka melek zakat secara nasional masih belum maksimal. Oleh karena itu, digitalisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan literasi masyarakat akan zakat. "Masih banyak yang belum paham tentang zakat, juga banyak muzakki yang zakat langsung tidak melalui BAZNAS," kata dia. Nadra berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan digital para pelaku BAZNAS sehingga penyebaran informasi meluas dan potensi zakat dapat direalisasikan maksimal. "Ini menjadi pelatihan pertama, semoga bisa menjadi contoh. Nantinya informasi dari daerah diharapkan bisa terekspos secara nasional, terjadi pertukaran informasi," kata dia. Pelatihan jurnalistik tersebut menghadirkan materi terkait jurnalisme data, menulis berita dan siaran pers, serta mengelola media sosial. Kemudian, cara membuat foto, dan video layak publish serta produksi konten media sosial. Sementara itu, pelatihan ini mendapat apresiasi dari Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain. Menurut Iskandar, di era serba digital ini, jurnalistik memegang peranan penting untuk percepatan informasi yang diterima masyarakat. "Pelatihan ini sangat baik dan berguna untuk kami. Terima kasih BAZNAS RI yang telah menghadirkan pelatihan jurnalistik ini. Semoga ilmu ini akan bermanfaat bagi pengelolaan zakat yang dilakukan BAZNAS," kata Iskandar. Kegiatan ini diikuti 80 peserta dari BAZNAS di 15 kabupaten/kota yang ada di Lampung, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, dan Sumatra Barat. Selain pelatihan, pada agenda tersebut juga terdapat penandatanganan kerja antara BSI dan penyerahan Program Z-Mart. BAZNAS juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada tujuh mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan tinggi di Universitas Lampung dan Universitas Islam Negeri Radin Intan Lampung (UIN RIL). Selain itu, pada acara yang disponsori Bank Syariah Indonesia (BSI) ini turut dihadiri Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Zainal Abidin; Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM; Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D.; Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo; Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik; Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain; Ketua BAZNAS Provinsi Sumbagsel dan Sumbar; Ketua BAZNAS Kabupaten Kota Se-Sumbagsel dan Sumbar; Deputi BI Kepala Perwakilan Lampung Tony Noor Tjahjono; Regional CEO BSI RO 3 Palembang Wachjono; Deputi RCEO BSI RO 3 Palembang Dede Irawan Hamzah; Area Manager BSI Bandar Lampung Khaerul Wajid; dan Peserta pimpinan dan pelaksana BAZNAS se-Sumbagsel dan Sumbar.
BERITA14/12/2023 | admin
Gelar Pelatihan Jurnalistik, Upaya BAZNAS Dorong Digitalisasi Pengelolaan Zakat
Gelar Pelatihan Jurnalistik, Upaya BAZNAS Dorong Digitalisasi Pengelolaan Zakat
Lampung — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar Pelaatihan Jurnalistik untuk BAZNAS wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Sumatra Barat (Sumbar) yang berlangsung di Bandar Lampung, pada 12-14 Desember 2023. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya BAZNAS untuk terus mendorong digitalisasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Salah satunya diwujudkan melalui pengembangan inovasi Kantor Digital BAZNAS yang merupakan sarana kerja berbasis teknologi komunikasi. Selain itu, pelatihan Jurnalistik ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan digital kepada pelaksana Baznas yang diharapkan dapat memaksimalkan platform digital guna mempromosikan Baznas. "Media kini sudah sangat beragam, Baznas harus bisa memanfaatkan agar pesan bisa sampai karena kita berhadapan dengan penduduk yang banyak, ini untuk meningkatkan literasi zakat," ungkap Pimpinan BAZNAS RI Bidang Teknologi Informasi, Prof. M. Nadratuzzaman Hosen dalam pembukaan agenda tersebut pada Selasa, (12/12/2023). Menurutnya, angka melek zakat secara nasional masih belum maksimal. Oleh karena itu, digitalisasi sangat diperlukan untuk meningkatkan literasi masyarakat akan zakat. "Masih banyak yang belum paham tentang zakat, juga banyak muzakki yang zakat langsung tidak melalui BAZNAS,” kata dia. Nadra berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan digital para pelaku BAZNAS sehingga penyebaran informasi meluas dan potensi zakat dapat direalisasikan maksimal. Pelatihan jurnalistik tersebut menghadirkan materi terkait jurnalisme data, menulis berita dan siaran pers, serta mengelola media sosial. Kemudian, cara membuat foto, dan video layak publish serta produksi konten media sosial. Sementara itu, pelatihan ini mendapat apresiasi dari Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain. Menurut Iskandar, di era serba digital ini, jurnalistik memegang peranan penting untuk percepatan informasi yang diterima masyarakat. "Pelatihan ini sangat baik dan berguna untuk kami. Terima kasih BAZNAS RI yang telah menghadirkan pelatihan jurnalistik ini. Semoga ilmu ini akan bermanfaat bagi pengelolaan zakat yang dilakukan Baznas," kata Iskandar. Kegiatan ini diikuti 80 peserta dari BAZNAS di 15 kabupaten/kota yang ada di Lampung, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, dan Sumatra Barat. Selain pelatihan, pada agenda tersebut juga terdapat penandatanganan kerja antara BSI dan penyerahan Program Z-Mart. BAZNAS juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada tujuh mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan tinggi di Universitas Lampung dan Universitas Islam Negeri Radin Intan Lampung (UIN RIL). Selain itu, pada acara yang disponsori Bank Syariah Indonesia (BSI) ini turut dihadiri Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Zainal Abidin; Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A.IPM; Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D.; Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo. Selain itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik; Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain; Ketua BAZNAS Provinsi Sumbagsel dan Sumbar; Ketua BAZNAS Kabupaten Kota Se-Sumbagsel dan Sumbar; Deputi BI Kepala Perwakilan Lampung Tony Noor Tjahjono; Regional CEO BSI RO 3 Palembang Wachjono; Deputi RCEO BSI RO 3 Palembang Dede Irawan Hamzah; Area Manager BSI Bandar Lampung Khaerul Wajid; dan peserta pimpinan dan pelaksana BAZNAS se-Sumbagsel dan Sumbar. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 771 166 4477 BCA Syariah: 0660 1701 01 BTN Syariah: 817 1000 036 Bank Lampung: 3800 003031 093 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung atau melalui baznas.go.id/bayarzakat. Nantinya Anda akan menerima Bukti Setor Zakat dari BAZNAS. ***
BERITA13/12/2023 | BL-01
IWAPI Lampung Serahkan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Melalui Baznas
IWAPI Lampung Serahkan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Melalui Baznas
DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Lampung menyerahkan sedekah kemanusiaan untuk Palestina sejumlah Rp22.650.000, melalui Baznas Provinsi Lampung. Sedekah kemanusiaan untuk Palestina diserahkan oleh Ketua DPD IWAPI Lampung Dr. Ir. Hj. Armalia Reny W.A., MM, diterima oleh Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain, Pimpinan Baznas Komarunizar dan Indriani Dewi Avitoningsih, di kantor Baznas Lampung Jl. Soekarno-Hatta Rajabasa, Selasa (28/11/2023). Iskandar menyampaikan terimakasih atas kepercayaan IWAPI Lampung yang menyalurkan bantuan untuk Palestina melalui Baznas. Selanjutnya, Baznas Provinsi Lampung akan berkoordinasi dengan Baznas RI untuk pemberangkatan bantuan tahap selanjutnya. Lebih lanjut Iskandar menyampaikan, Baznas Provinsi Lampung membantu masyarakat yang ini mengirim sedekah kemanusiaan untuk Palestina yang selanjutnya akan diserahkan ke Baznas Pusat untuk didistribusikan. Lebih lanjut Iskandar mengatakan,bantuan tahap 1 dari Indonesia, gabungan dari Baznas, berbagai perusahaan, LAZ, mitra komunitas, dan masyarakat telah diberangkatkan dan telah sampai di Gaza Palestina. Sedangkan bantuan tahap 2 juga telah diberangkatkan. Bantuan yang didistribusikan berupa makanan, selimut, baju, air mineral, perlengkapan musim dingin, hingga peralatan medis. Sementara itu, Ketua DPW IWAPI Lampung Hj. Armalia Reny WA, mengatakan penyaluran donasi kemanusiaan melalui Baznas Lampung karena lembaga ini merupakan lembaga resmi yang terpercaya. “Kita ikut serta dalam donasi kemanusiaan Palestina dan memilih Baznas Provinsi Lampung sebagai lembaga yang terpercaya untuk menyalurkan donasi dari kita,” ujar Hj. Armalia Reny.
BERITA28/11/2023 | admin
PENJEMPUTAN MAHASISWA PKL FEBI UIN RIL
PENJEMPUTAN MAHASISWA PKL FEBI UIN RIL
BAZNAS Provinsi Lampung (17/11/2023) melaksanakan acara simbolik penjemputan mahasiswa praktek kerja lapangan (PKL) FEBI UIN RIL di kantor BAZNAS Provinsi Lampung, Komplek Islamic Centre Rajabasa, Bandar Lampung. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua II Bapak Komarunizar, M.Pd.I., Wakil Ketua IV Bapak Asep Abdul Basit, S.Hi., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Zathu Restie Utamie, M.Pd., staf BAZNAS Provinsi Lampung dan Mahasiswa PKL FEBI UIN RIL. “Saya mengapresiasi atas kepercayaan UIN RIL memilih BAZNAS Provinsi Lampung sebagai tempat mengembangkan mahasiswanya”, ucap Komarunizar dalam sambutannya. Berlangsungnya acara ini juga dilakukan penyerahan simbolik cendramata berupa plakat dari DPL kepada BAZNAS Provinsi Lampung dan juga penyerahan simbolik sertifikat dari BAZNAS Provinsi Lampung kepada mahasiswa PKL FEBI UIN RIL. “Terimakasih kepada BAZNAS Provinsi Lampung telah menerima kami serta memberikan ilmu yang berharga dan maaf jika ada salah perkataan atau perilaku dari kami”, ungkap Varhisky selaku ketua kelompok mahasiswa PKL di BAZNAS Provinsi Lampung. Penjemputan mahasiwa ini dilakukan karena PKL telah dilaksanakan selama 2 bulan sesuai ketentuan dari kampus. “Saya selaku DPL mereka, meminta izin untuk menjemput mahasiswa karena telah selesai melaksanakan PKL selama 2 bulan di BAZNAS Provinsi Lampung”, ujar Zathu selaku DPL. “Harapannya mereka yang PKL di sini menjadi pelopor duta zakat di dunia kampus”, ungkap Komarunizar sekaligus melepas mahasiswa FEBI UIN RIL yang melakukan PKL di BAZNAS Provinsi Lampung.
BERITA17/11/2023 | admin
Rumah Sehat BAZNAS Hadir di Lampung Tengah
Rumah Sehat BAZNAS Hadir di Lampung Tengah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lampung Tengah mendirikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Kampung Setiabakti, Kecamatan Seputihbanyak, kabupaten setempat. Peletakan batu pertama pembangunan dilakukan Senin, 9 Oktober 2023. Keberadaan RSB ini sudah dinanti selama kurun dua tahun terakhir oleh masyarakat Lamteng yang berada di wilayah timur. Sebenarnya, RSB akan didirikan di Nusa Tenggara Barat (NTB), namun karena ketidaksiapan lahan, pembangunannya dipindahkan ke Lampung. Keberadaan RSB juga membantu mewujudkan janji Bupati Lampung Tengah kepada masayarakat dalam upaya penekanan angka kematian ibu dan bayi di wilayah setempat. "Pembangunan RSB ini sebagian dananya merupakan hasil infak dan sedekah dari ASN Lamteng yang disalurkan melalui BAZNAS. Selain itu juga mendapat bantuan dari BAZNAS RI Rp1,8 miliar. Untuk lahan merupakan hibah dari Pemkab Lamteng dengan luas 10.570 meter persegi. Dengan dibangunnya RSB ini menjadi suatu kebanggaan kita semua dengan begitu kuat kecintaan kita kepada zakat dan sedekah yang sedikit demi sedikit kita bisa bantu para mustahik yang ada di Lamteng. Selain itu, melihat tingginya angka kematian ibu dan bayi di sini dapat ditekan dengan keberadaan RSB ini," kata Ketua BAZNAS Lamteng, Drs Bustami. Sementara pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi BAZNAS Pusat sekaligus pembina wilayah Lampung Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, M.S.M.Ec. ,Ph.D. mengucapkan syukur dengan mulai dibangunnya RSB di kabupaten setempat. Sebab, dengan sinergitas antara BAZNAS dan Pemkab Lamteng yang berjalan baik, rumah sehat yang sudah dinanti selama dua tahun dapat terwujud. "Saya sangat bersyukur rencana dari BAZNAS Lamteng dua tahun lalu untuk mendirikan rumah sehat ini. Pembangunan RSB ini seharusnya di NTB namun karena mereka tidak siap karena tidak memiliki lahan, pembangunannya dipindah ke Lamteng, yang lebih siap. Karena pembanguan RSB ini syaratnya harus ada tanah milik BAZNAS dan pemkab setempat telah menghibahkanya kepada BAZNAS. Ini betul-betul rezeki untuk Lamteng, saya melihat BAZNAS Lamteng gigih untuk pembangunan ini," ujarnya. Dengan dibangunnya RSB ini diharapkan dapat membantu pengobatan masyarakat miskin dengan gratis dan menggunakan inovasi rumah sehat BAZNAS tanpa kasir. Keberadaan RSB ini bukan hanya untuk penanganan namun juga pencegahan. Nantinya BAZNAS akan terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan penyuluhan kesehatan gratis. "Konsen kami mendirikan RSB ini bukan untuk penyembuhan saja, tapi juga untuk pencegahan. Saya berharap jika nanti sudah terbangun, ada dokter dan peralatan yang bisa bekerja sama dengan masjib besar yang ada, untuk mengecek kesehatan keliling tiap Jumat. Dengan pemeriksaan itu ada langkah preventif," katanya. Sementara, Bupati Musa Ahmad menjelaskan pembangunan RSB membantu mewujudkan janji kepada masyarakat di wilayah timur kabupaten setempat untuk membangun rumah sakit. Terwujudnya RSB ini juga bagian dari peran serta ASN Lamteng yang menyalurkan zakat dan sedekahnya melalui BAZNAS. "Saya dulu pernah berjanji kepada masyarakat yang ada di wilayah timur ini untuk membangun rumah sakit. Dan pada hari ini kami wujudkan bersama BAZNAS. Terima kasih kepada para ASN terutama dari kalangan pendidikan yang menjadi penyumbang terbesar untuk BAZNAS Lamteng. Mari kita sama-sama salurkan zakat dengan tepat dan baik untuk masyarakat," ujarnya. Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Lampung, Iskandar Zulkarnain, dan anggota Komisi VIII DPR I Komang Koheri asal Dapil 2 Lampung.
BERITA09/10/2023 | Admin PKL UIN RIL 2023
Pelantikan Komisioner BAZNAS Tulang Bawang masa kerja 2023-2028
Pelantikan Komisioner BAZNAS Tulang Bawang masa kerja 2023-2028
Pelantikan Komisioner BAZNAS Tulang Bawang masa kerja 2023-2028 bertempat di Ruang Rapat Utama Lantai II Kantor Bupati Tulang Bawang, Rabu (04/10/2023). Pelantikan ini turut dihadiri Pj Bupati Tulang Bawang Drs. Qodratul Ikhwan., M.M., Komisioner BAZNAS Provinsi Lampung, Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. “Semoga dengan dilantiknya pimpinan yang baru, kinerja BAZNAS dapat lebih meningkat, sehingga keberadaanya senantiasa dapat dirasakan oleh segenap lapisan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang, “ ujar Drs.Qodratul Ikhwan., M.M. Daftar Susunan Komisioner BAZNAS Tulang Bawang Masa Kerja 2023-2028: Ketua : Zaenal Mustofa, M.Pd. Wakil Ketua I : Ir. Rudi Febriansyah Wakil Ketua II : M. Ali Amin Said, S.Pd. Wakil Ketua III : K.H. Masykur Mahyudin Alfaruq, M.Pd. Wakil Ketua IV : H. Yantori, S.H.
BERITA06/10/2023 | admin
Latihan Dasar Kelompok (LDK) ZMart BAZNAS Provinsi Lampung
Latihan Dasar Kelompok (LDK) ZMart BAZNAS Provinsi Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) untuk para penerima program ZMart. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari pada hari Senin 2/10 dan Selasa 3/10 2023, bertempat di aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Lampung Komarunizar, M.Pd.I serta Kepala KUA Kecamatan Kemiling K.H. Purna Irawan, S.Ag. sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan LDK ZMart BAZNAS Provinsi Lampung. "Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Provinsi Lampung yang telah memberikan kepercayaan ruangan Aula KUA untuk kegiatan ini (LDK Zmart)", ucap K.H. Purna Irawan, S.Ag. Kegiatan LDK ini guna menyampaikan materi hingga diskusi antar mustahik dan BAZNAS Provinsi Lampung. “Perlu ada pendampingan intensif, melalui LDK sebagai bentuk penyampaian materi-materi hingga diskusi dan tukar pikiran terkait berbagai permasalahan serta perkembangan usaha warung ZMart yang dijalani mustahik”, ujar Komarunizar, M.Pd.I. Selasa, 3 Oktober 2023. LDK ZMart diikuti oleh sebanyak 60 mustahik terpilih yang telah mendaftar dan diverifikasi oleh BAZNAS Provinsi Lampung. Pelaksanaan dibagi selama 2 hari, per harinya diikuti oleh 30 mustahik. “Ada 2 ketegori, reguler dan santripreneur”, ujar Shahrul Muhaimin, S.Kom. sebagai pendamping program ZMart. Mustahik berharap warungnya dapat berkembang dan bermanfaat untuk banyak orang. “Saya telah mengikuti pelatihan dasar BAZNAS yaitu ZMart, Alhamdulilah saya telah terpilih menjadi bagian ZMart. Semoga saya dan warung saya nanti bisa berkembang dan bermanfaat untuk orang banyak”, ungkap Masayu Fathonah sebagai penerima program ZMart. Penerima dari kategori santripreneur juga menilai hal ini sebagai upaya mengembangkan entrepreneur di usia muda. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Lampung yang memiliki program luar biasa dan jenius yaitu menggelontorkan ZMart sebagai upaya untuk kemandirian para santri dan mengembangkan enterpreneur di dunia usaha”, ucap Amiruddin Muslih pengasuh Pondok Pesantren Al Firdaus. “Dengan adanya pendampingan intensif, BAZNAS dapat memantau setiap perkembangan mustahik binaan baik dalam segi omzet usaha, ilmu pengetahuan, tingkat sosial, dan berbagai macam hal”, ungkap Komarunizar, M.Pd.I. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan.
BERITA04/10/2023 | Admin PKL UIN RIL 2023
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dan Mahasiswa PKL Menghadiri Pengajian Akbar Gubernur Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dan Mahasiswa PKL Menghadiri Pengajian Akbar Gubernur Lampung
Kegiatan ini memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1445 Hijriah, yang jatuh pada Senin 18 September 2023. Acara ini digelar di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung. Ceramah ini disampaikan oleh Ustaz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. Dengan Tema "Meneladani Nabi Muhammad SAW, Semangat Persatuan Dalam Cinta Terhadap Nabi SAW" Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Lampung yaitu Bapak Arinal Djunaidi bersama dengan Istri beliau Ibu Riana Sari serta anggota Forkopimda. Dalam sambutan Gubernur lampung mengajak hadirin untuk sama-sama introspeksi diri dan memiliki akhlak yang mulia. Dalam kesempatan ini Gubernur Lampung Arinal juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Tetapi juga membangun mental spiritual, khususnya di bidang kegamaan. Kemudian acara ini dimeriahkan oleh Hadroh PonPes Al - Rohimah Bandar lampung serta para tamu undangan dari berbagai Sekolah serta ribuan masyarakat yang hadir. Dalam acara ini terdapat santunan bagi 17 anak Yatim Piatu, kemudian memberikan sedekah uang sebesar 15 juta rupiah pada 2 masjid yang masing masing masjid diberikan senilai 15 juta rupiah yang salah satunya yaitu masjid Al-Munawaroh. Kemudian bantuan kepada Ponpes Tahfidz Alquran sebesar 25 juta rupiah. BAZNAS Provinsi Lampung turut meyertakan Mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) untuk menghadiri acara ini. Mahasiswa PKL yang berasal dari UIN Raden Intan Lampung berjumlah 10 orang. Harapannya mahasiswa ini dapat mendapat pelajaran serta pengalaman selama melakukan PKL di BAZNAS Provinsi Lampung. Praktek Kerja Lapangan ini dilakukan dari 18 September 2023 hingga 18 Novmber 2023.
BERITA18/09/2023 | Admin PKL UIN RIL 2023
Asep, Waka Baznas Lampung Narasumber Talkshow Pemberdayaan Zakat Menggerakkan Ekonomi Umat
Asep, Waka Baznas Lampung Narasumber Talkshow Pemberdayaan Zakat Menggerakkan Ekonomi Umat
Wakil Ketua IV Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung Asep Abdul Basit, menjadi narasumber dalam Talkshow yang digelar FEB IAIN Kota Metro, Sabtu (8/7/2023). Talkshow mengakat Topik “Pemberdayaan Zakat dalam menggerakkan ekonomi umat di Indonesia.” Narasumber dalam Talkshow pemberdayaan zakat sebanyak empat orang yaitu; 1. Qomarruzaman, Wakil Walikota Metro 2. Rahmat Riyanto, Manager Fungsi Pelaksanaan UMKM, keuangan Inklusif dan Syari’ah BI @KPW Lampung 3. Asep Abdul Basit, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Lampung 4. Amin Sudarsonop, dari Poros Indonesia Asep menyampaikan, Pemerintah telah memberi legitimasi yang luar biasa dalam pengelolaan zakat di Indonesia. Pengelolan zakat bersifat struktur dan terkodinir. Peraturan zakat di Indonesia antara lain, Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2011 dan penjelasan UU No. 23 tahun 2011, Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 Tahun 2014, Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2014, Peraturan Badan Amil Zakat Nasional Nomor 01 Tahun 2014, Peraturan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Nomor 02 Tahun 2014, Keputusan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2001 tentang Badan Amil Zakat Nasional. Lalu Keputusan Menteri Agama Nomor 118 Tahun 2014 tentang Pembentukan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi, Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor DJ.II/568 Tahun 2014, Peraturan BAZNAS No.02 Tahun 2014 tentang Pemberian Rekomendasi Pembentukan LAZ, Peraturan BAZNAS No.03 Tahun 2014 tentang Organisasi BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota, Peraturan BAZNAS No. 04 tahun 2014 Pedoman Penyusunan RKAT BAZNAS, Surat Keputusan No.66 Tahun 2015 tentang Pengangkatan Anggota BAZNAS 2015 – 2020. Asep menjelaskan, Sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural, yang mendapatkan amanah mengelola dana masyarakat, BAZNAS harus memegang tiga prinsip, yakni : Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Aman Syar’i artinya pengelolaan zakat yang dilaksanakan BAZNAS harus selaras dengan koridor hukum syar’i. Pengelolaan zakat harus selaras dan tidak boleh bertentangan dengan sumber hukum Islam, Al-Quran dan Sunnah. Aman Regulasi artinya bahwa pengelolaan zakat harus memperhatikan rambu-rambu peraturan hukum dan perudangan. Aman NKRI artinya pengelolaan zakat di BAZNAS harus kian mempererat persaudaraan anak bangsa, menjauhkan diri dari berbagai aktivitas/tindakan terorisme, demi menunjang tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
BERITA08/07/2023 | Admin
BSI Serahkan Infaq Hasil Penjualan Riyal kepada Baznas Lampung
BSI Serahkan Infaq Hasil Penjualan Riyal kepada Baznas Lampung
Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bandarlampung menyerahkan uang infaq jamaah haji kepada Baznas Provinsi Lampung. Penyerahan uang infaq kepada Baznas merupakan hasil keuntungan penjualan uang Riyal kepada jamaah haji Lampung. Langkah BSI ini patut dicontoh oleh Bank lain. Kepala Area Manager BSI Bandar lampung Dede Irawan Hamzah, diwakili Benny Sangjaya Retail and Transaction Business Manager, menyerahkan uang infaq kepada Ketua Baznas Provinsi Lampung H. Iskandar Zulkarnain sebesar Rp19.295.000, di Kantor BSI Bandarlampung, Senin (27/6/2023). Menurut Benny, infaq dari BSI ini merupakan hasil dari penjualan uang Riyal kepada jamaah haji Lampung. Selama musim haji 2023, BSI menjual Riyal ditukar dengan uang rupiah mulai awal kloter pertama jamaah haji Lampung sampai kloter terakhir. Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan BSI dengan menyerahkan infaq hasil penjualan riyal kepada jamaah haji. BSI juga telah bekerjasama dengan Baznas terkait kegiatan BSI Gema Ramadhan. Kedepan tambah Iskandar, kerjasama dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan.
BERITA27/06/2023 | admin
BAZNAS Provinsi Lampung Mengikuti Acara Focus Group Discussion Kolaborasi Program Inkubasi Wakaf Produktif Tahun 2023
BAZNAS Provinsi Lampung Mengikuti Acara Focus Group Discussion Kolaborasi Program Inkubasi Wakaf Produktif Tahun 2023
Acara Focus Group Discussion Kolaborasi Program Inkubasi Wakaf Produktif Tahun 2023 di Hotel Ibis Syle Tanah Abang Jakarta, tanggal 15 - 17 Juni 2023. Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf. Acara ini dibuka oleh Prof. Dr. Phil. KH. Kamaludin Amin, M.A. Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI.
BERITA16/06/2023 | Admin
Rapat DESA BAZNAS Provinsi Lampung dilaksanakan
Rapat DESA BAZNAS Provinsi Lampung dilaksanakan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mewujudkan program Desa Baznas di Lampung, pada Juni 2023. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung H. Iskandar Zulkarnain, usai Rapat Pemantapan di kantor BAZNAS Provinsi Lampung, Rabu (31/5/2023), menjelaskan, realisasi Desa BAZNAS ini merupakan inisiasi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Iskandar menjelaskan, tahap pertama Desa BAZNAS dilaksanakan di lima kabupaten yaitu; Kabupaten Lampung Barat, Lampung Tengah, Tubaba, Pesawaran dan Lampung Utara. Desa yang dipilih dalam pelaksanaan program ini merupakan desa kategori miskin ekstrim. Untuk tahap pertama yang akan digulirkan ternak kambing. Bantuan hewan ini dicover oleh Baznas yang merupakan dana dari zakat ASN Provinsi Lampung. Sedangkan BAZNAS Kabupaten, membantu pembuatan kandang. Masih kata Iskandar, Program Desa BAZNAS ini dimulai pada Juni 2023 dan pengandangan ternak dan penunjang dumulai Juli. “Setelah berjalan akan dilakukan monitoring dan evaluasi program Desa BAZNAS,” ujar Iskandar. Outcome dari Program Desa BAZNAS, lanjut Iskandar, turut mengentaskan kemiskinan, meningkatkan taraf hidup atau kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui usaha budi daya ternak. Terbentuknya lapangan usaha baru di bidang budidaya ternak yang berkelanjutan. Terbentuknya klaster peternakan baru dan peningkatan populasi ternak di Provinsi Lampung. “Setelah ternak kambing berkembang dalam jangka waktu 24 bulan, mustahik diharapkan dapat berperan sebagai munfiq. Tiap individu mustahik, mengingatkan kambing sebanyak 4 ekor betina kepada BAZNAS kepada mustahik lain,” ujar Iskandar. Selain itu lanjut Iskandar, manfaat dari program Desa Zakat, terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha peternakan dan dalam jangka panjang diharapkan dapat membuka peluang lapangan pekerjaan baru dan menekan angua kemiskinan di Provinsi Lampung. Karena sasaran dari program ini Rumah Tangga Miskin, penerima bantuan langsung tuna (BLT). Dalam rapat Desa BAZNAS juga dipaparkan persiapan terkait kandang dan ternak oleh Dwita Betasari, SP.t, MSi, Fungsional PMHP Dinas Peternakan dan Keswan. Karena program Desa BAZNAS di Lampung melibatkan beberapa stake holder seperti Dinas Peternakan dan Keswan, Dinas PMDT, Bappeda dan OPD lainnya di lingkungan Pemprov Lampung.
BERITA31/05/2023 | Admin
Program Kampung Zakat Bersama Baznas, Solusi Pemprov Lampung Atasi Kemiskinan
Program Kampung Zakat Bersama Baznas, Solusi Pemprov Lampung Atasi Kemiskinan
Pemerintah Provinsi Lampung sedang membahas kesiapan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengumpulkan zakat para Aparatur Sipil Negera (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim, mengatakan bahwa UPZ dari masing-masing OPD sudah siap untuk melakukan tugas pengumpul zakat. Selain itu, Pemprov Lampung juga sedang mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN, di mana gaji ASN akan dipotong oleh Bank Lampung. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Program Kampung Zakat juga diharapkan dapat membantu dalam penuntasan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal di Lampung. Kesiapan UPZ di tiap OPD tersebut menjadi hal yang penting, karena UPZ-lah yang akan bertanggung jawab dalam mengumpulkan zakat para ASN dan mengirimkannya ke Baznas Lampung untuk dikelola secara maksimal sesuai dengan peruntukannya. Selain itu, Pemprov Lampung juga sedang mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN. Dalam skema ini, gaji dari para ASN akan secara otomatis dipotong oleh pihak Bank Lampung selaku perbankan yang menaungi gaji para ASN, untuk dijadikan zakat mal. Program ini diharapkan dapat memudahkan para ASN dalam membayar zakat dan dapat membantu mengentaskan angka kemiskinan di Provinsi Lampung. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sendiri telah mempromosikan program Kampung Zakat sebagai upaya penuntasan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal dengan prinsip amanah, bertanggung jawab, berkelanjutan, partisipatif dan terintegritas. Dengan demikian, program pengumpulan zakat dari para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya tersebut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Pemerintah Provinsi Lampung sendiri telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengentaskan kemiskinan di daerahnya. Selain program Kampung Zakat, Pemprov Lampung juga telah meluncurkan program-program lain seperti Lampung Bermartabat dan Lampung Hebat. Diharapkan, dengan sinergi antara berbagai program ini, Lampung dapat menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera di masa depan. Sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, mari kita dukung program pengumpulan zakat ini dengan membayar zakat secara mandiri dan mempermudah kerja UPZ di masing-masing OPD. Dengan cara ini, kita juga turut berkontribusi dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat Lampung.
BERITA31/03/2023 | Clay
BSI dan Baznas Lampung Fasilitasi Zakat Digital dengan Virtual Account
BSI dan Baznas Lampung Fasilitasi Zakat Digital dengan Virtual Account
Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung bekerja sama dalam menggaungkan zakat di era digital dengan memfasilitasi penghimpunan zakat melalui platform virtual account (VA). Dalam talkshow BSI Gema Ramadan bersama Baznas di Islamic Center pada Jumat, 31 Maret 2023, Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain mengungkapkan Baznas telah menyiapkan platform digital untuk penghimpunan zakat. Sementara itu, Area Manager BSI Bandar Lampung Dede Irawan Hamzah menyatakan aplikasi BSI Mobile menawarkan kemudahan bagi masyarakat dalam pembayaran zakat dengan kerja sama Baznas. Dengan VA, pembayaran zakat dapat dilakukan melalui platform perbankan manapun dan Baznas Lampung tengah melakukan sosialisasi ke berbagai daerah, termasuk Lampung. Dalam talkshow tersebut, Iskandar juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat. Menurutnya, teknologi dapat memudahkan proses pengumpulan dan pengelolaan zakat serta meningkatkan transparansi dalam penggunaan dana zakat. "Sekarang zaman sudah digital, jadi penghimpunan zakat juga harus ikut digital. Kita bisa memanfaatkan teknologi seperti aplikasi, website, dan media sosial untuk memudahkan masyarakat dalam berzakat dan juga meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan serta pengelolaan dana zakat," kata Iskandar. Dalam kesempatan yang sama, Dede menambahkan bahwa BSI juga akan terus berupaya untuk memperluas jangkauan layanan digitalnya, termasuk dalam hal pengelolaan zakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah untuk mendorong inklusi keuangan dan masyarakat bertransaksi secara digital. Iskandar juga menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. Ia menyebut bahwa Baznas Lampung telah memiliki sistem akuntabilitas yang baik untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul benar-benar disalurkan kepada yang berhak menerimanya. "Kami memiliki sistem akuntabilitas yang baik, mulai dari penghimpunan, pengelolaan, hingga penyaluran zakat. Ini penting agar masyarakat percaya bahwa zakat yang mereka bayarkan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan," kata Iskandar. BSI Gema Ramadan bersama Baznas Lampung merupakan acara yang diadakan selama 27 hari sejak 23 Maret hingga 18 April 2023. Acara ini menyajikan berbagai kegiatan, seperti talkshow, bazaar, dan kegiatan sosial. Melalui acara ini, BSI dan Baznas Lampung berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran zakat melalui platform digital.
BERITA31/03/2023 | Clay
Sekprov Lampung Coba Motor Listrik Siswa MAN 2 Bandar Lampung di Acara BSI Gema Ramadan
Sekprov Lampung Coba Motor Listrik Siswa MAN 2 Bandar Lampung di Acara BSI Gema Ramadan
Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mencoba sepeda motor listrik buatan siswa MAN 2 Bandar Lampung dalam acara Grand Opening BSI Gema Ramadan bersama Baznas Lampung di Islamic Center. Ia optimistis bahwa inovasi motor listrik karya generasi muda Lampung dapat memajukan daerah. Dua motor listrik, bertenaga aki dan listrik, dipamerkan di stand Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung dalam acara yang berlangsung dari 23 Maret hingga 18 April 2023. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Ahmad Rifai, juga mengungkapkan dukungan untuk visi Presiden Jokowi dalam penggunaan kendaraan listrik. Menurut Fahrizal, inovasi motor listrik karya siswa MAN 2 Bandar Lampung ini patut diapresiasi dan didukung. Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan inovasi-inovasi lokal yang dapat meningkatkan perekonomian daerah. Acara Grand Opening BSI Gema Ramadan bersama Baznas Lampung diikuti oleh berbagai kegiatan seperti talkshow, perlombaan, bazar kuliner dan non-kuliner, serta penukaran uang oleh Bank Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi dan penguatan ekonomi syariah di Provinsi Lampung.
BERITA31/03/2023 | Clay
BSI Gema Ramadan Bersama Baznas Lampung: Pemantik Semangat Peningkatan Perekonomian Syariah di Lampung
BSI Gema Ramadan Bersama Baznas Lampung: Pemantik Semangat Peningkatan Perekonomian Syariah di Lampung
Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung menggelar acara BSI Gema Ramadan di Islamic Center Provinsi Lampung pada Jumat (31/3). Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, yang mewakili Gubernur, dengan tujuan untuk mendorong peningkatan perekonomian syariah di Lampung. Dalam sambutannya, Fahrizal Darminto mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pemicu semangat untuk terus menggaungkan literasi tentang ekonomi dan keuangan syariah di Lampung. Dede Irawan Hamzah, Area Manajer BSI Bandar Lampung, juga menyambut senang acara ini dan menilai semangat menggelorakan ekonomi syariah di Provinsi Lampung sudah sangat baik. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat untuk memaksimalkan hal tersebut melalui aksi nyata. Ketua Baznas Lampung, Iskandar Zulkarnain, menuturkan bahwa acara ini merupakan wujud kolaborasi antar stakeholder, termasuk BSI, Baznas, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BUMN, dan Lampung Post. Acara ini menyajikan talkshow, perlombaan, bazar kuliner maupun non-kuliner, dan fasilitas penukaran uang oleh BI. Melalui acara ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal tentang zakat dan lembaga resmi yang mengelolanya, yakni Baznas. Kolaborasi antar stakeholder ini juga diharapkan dapat mempererat semua pihak untuk meningkatkan literasi syariah di Lampung dan memperkuat ekonomi syariah melalui aksi nyata. Acara BSI Gema Ramadan akan berlangsung hingga 18 April mendatang.
BERITA31/03/2023 | Clay
Lomba Membuat Kaligrafi di  Gema Ramadhan Baznas Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah
Lomba Membuat Kaligrafi di Gema Ramadhan Baznas Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah
Lomba Membuat Kaligrafi di BSI Gema Ramadhan Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah Sebanyak 57 peserta dari berbagai daerah di Lampung telah mengikuti Lomba Membuat Kaligrafi pada BSI Gema Ramadhan 1444 H bersama Baznas Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran Masjid Islamic Center, Rajabasa Bandarlampung, pada Jumat (31/3/2023). Kaligrafi atau khat merupakan salah satu hasil dari peradaban Islam. Menulis Kaligrafi membutuhkan keahlian khusus, termasuk anatomi huruf hijaiyyah, cara merangkai huruf dan kalimat, serta cara memilih huruf. Beberapa diantara peserta menulis khat Ri’qah, Khat Diwani, Khat Tsuluts. Panitia lomba memberikan waktu kepada peserta selama minimal empat jam untuk menulis kaligrafi. Dalam lomba ini, panitia mengambil tiga juri yaitu Ustad Abdul Kodir (Lampung Selatan), Teguh (Umum), dan Anshori Djausal (DKL). Penampilan peserta yang tekun menulis kaligrafi di teras Masjid Raya Nurul Ulum Islamic Center menarik perhatian para pejabat, antara lain Sekdaprov Fahrizal Darminto, Kepala BI Wilayah Lampung Budiyono, Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo, Ketua Baznas, Manager BSI Lampung, dan pejabat lainnya. Kegiatan BSI Gema Ramadhan bersama Baznas Lampung telah berlangsung sejak tanggal 23 Maret dan akan berakhir pada tanggal 18 April. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan dan penyuluhan, Talkshow, penukaran uang rupiah, bazar, dan pasar Ramadhan. Lomba Membuat Kaligrafi menjadi salah satu kegiatan menarik dalam rangkaian acara tersebut.
BERITA31/03/2023 | Clay
Pemerintah Provinsi Lampung Siap Kumpulkan Zakat ASN Melalui Unit Pengumpul Zakat
Pemerintah Provinsi Lampung Siap Kumpulkan Zakat ASN Melalui Unit Pengumpul Zakat
Pemerintah Provinsi Lampung telah memulai pembahasan kesiapan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengumpulkan zakat para Aparatur Sipil Negera (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim mengatakan bahwa UPZ yang tersedia di tiap OPD di Lampung sudah siap dan dibentuk guna mengumpulkan zakat para ASN yang akan dikumpulkan dalam Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung. Selain membahas terkait UPZ, Pemprov Lampung juga mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN, yang mana nantinya gaji dari ASN di lingkungan Pemprov Lampung secara otomatis akan dipotong oleh pihak Bank Lampung selaku perbankan yang menaungi gaji para ASN. Menurut Senen, ASN harus mengikuti aturan tersebut karena merupakan suatu kebaikan jika membersihkan harta dengan berbagi kepada sesama. Potongan gaji yang dikumpulkan oleh Bank Lampung akan diserahkan ke Baznas agar dikelola uangnya untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan. Program zakat mal ASN ini ditargetkan akan berlaku secepatnya. Senen mengatakan bahwa Pemprov Lampung sedang mencatat jumlah ASN karena ada yang pensiun, sehingga masih dalam tahap menghitung potensi nilai uang yang masuk dari potongan gaji ASN ini. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berupaya mengentaskan angka kemiskinan dengan melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam program Kampung Zakat. Ia mendorong 15 kabupaten/kota untuk mengembangkan kampung zakat, sebuah program yang bertujuan untuk menuntaskan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal dengan prinsip amanah, bertanggung jawab, berkelanjutan, partisipatif dan terintegritas. rogram UPZ ini merupakan upaya Pemprov Lampung dalam meningkatkan pengumpulan zakat di wilayah Lampung. Dengan adanya UPZ yang tersebar di tiap OPD di lingkungan Pemprov Lampung diharapkan dapat mempermudah proses pengumpulan zakat para ASN dan meningkatkan partisipasi ASN dalam pembayaran zakat. Selain itu, program pungutan zakat mal secara otomatis dari gaji ASN juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah zakat yang terkumpul, sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas Lampung. Program Kampung Zakat yang digagas oleh Gubernur Lampung juga merupakan langkah strategis dalam penanganan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal di Lampung. Program ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam mengentaskan kemiskinan di daerah tersebut dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait. Pemprov Lampung terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung melalui program-program yang inovatif dan efektif, serta melibatkan berbagai pihak terkait dalam penanganan masalah sosial.
BERITA29/03/2023 | Clay
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP - Tata kelola keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung Dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada audit Laporan Keuangan Tahun 2022. Status WTP tata kelola BAZNAS Provinsi Lampung berdasarkan hasil audit keuangan dari Kantor Akuntan Publik Independen. Terimakasih kepada BAZNAS RI, terimakasih Muzaki, terimakasih mustahik, dan semua pihak yang telah mendukung BAZNAS Provinsi Lampung.
BERITA14/03/2023 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.

Lihat Daftar Rekening →