WhatsApp Icon
BAZNAS Hadir dalam Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI di Lampung

Lampung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi VIII DPR RI di Provinsi Lampung yang berlangsung pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara DPR RI, kementerian/lembaga mitra kerja, pemerintah daerah, dan BAZNAS dalam memastikan berbagai program sosial, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat berjalan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid tersebut mencakup tiga daerah, yakni Kabupaten Pesawaran, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Lampung Tengah. Selain menyerap aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah, Komisi VIII DPR RI melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan berbagai program yang menjadi mitra kerjanya, termasuk program pemberdayaan yang dilaksanakan oleh BAZNAS.

Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut jajaran Pimpinan BAZNAS RI, yakni Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc., Ak., CPA, H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., serta H. Mochamad Agus Rofiudin selaku Pimpinan Ex-Officio Kementerian Keuangan RI, bersama BAZNAS Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Wachid menegaskan bahwa penyaluran bantuan di bidang keagamaan, sosial, dan kebencanaan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta dilaksanakan secara efisien, transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan. Menurutnya, pengawasan terhadap pelaksanaan program menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pemerintah dan lembaga mitra kerja dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan.

Pada momentum kunjungan kerja tersebut, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Lampung juga melaksanakan seremonial penyerahan berbagai program pemberdayaan masyarakat dengan total nilai Rp1.133.500.000. Program-program tersebut merupakan wujud optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk mendukung penguatan ekonomi umat dan ketahanan pangan masyarakat.

Di Kabupaten Pesawaran, BAZNAS menyerahkan Program Lumbung Pangan BAZNAS kepada Gapoktan Makarti Jaya senilai Rp483.500.000 sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat. Pada kesempatan yang sama juga diserahkan Program BAZNAS Ultra Mikro (BUMi) Masjid kepada Masjid Baitul Iqror senilai Rp150.000.000 guna mendukung pengembangan usaha mikro berbasis masjid.

Sementara itu, di Kota Bandar Lampung, BAZNAS menyalurkan Program BUMi Masjid kepada Masjid Taqwa senilai Rp150.000.000. Selain itu, BAZNAS juga menyerahkan dua Program BUMi Taklim, masing-masing kepada Aisyiyah senilai Rp100.000.000 dan Muslimat NU senilai Rp100.000.000. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan ekonomi jamaah melalui kelompok-kelompok pengajian dan organisasi keagamaan perempuan.

Adapun di Kabupaten Lampung Tengah, BAZNAS kembali menyerahkan Program BUMi Masjid kepada Masjid Al-Anshor dengan nilai bantuan Rp150.000.000 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi produktif berbasis masjid.

Program BAZNAS Ultra Mikro (BUMi) merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi produktif yang dikembangkan BAZNAS melalui lembaga keagamaan seperti masjid dan majelis taklim. Melalui program ini, masyarakat memperoleh akses pembiayaan usaha, pendampingan, serta penguatan kapasitas agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Sementara itu, Program Lumbung Pangan BAZNAS diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.

BAZNAS berharap, sinergi yang terus terjalin dengan Komisi VIII DPR RI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dapat semakin memperkuat pengelolaan zakat nasional yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat yang semakin luas melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan demi terwujudnya kesejahteraan umat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. *** 

27/07/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS dan Kemenaker Buka Peluang Kerja di Jepang, Mustahik Raih Penghasilan Rp20 Juta

Jakarta -– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI terus memperkuat program pemberdayaan mustahik melalui pembukaan akses kerja ke luar negeri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program fasilitasi persiapan kerja di Jepang yang memberikan kesempatan bagi mustahik untuk memperoleh pengalaman internasional sekaligus penghasilan hingga Rp20 juta per bulan.

Program ini menjadi salah satu materi yang dibahas dalam BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti secara daring oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi, Kabupaten, dan Kota dari seluruh Indonesia.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, mengungkapkan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau sekitar 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi dan bekerja sama dengan delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

"Dari 166 penerima manfaat, sebanyak 60 orang telah mulai menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang. Mereka ditempatkan di sejumlah sektor, seperti pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga industri lainnya, dengan penghasilan bersih berkisar antara Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," jelas Farid.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan pengalaman kerja dan peningkatan keterampilan, tetapi juga membuka peluang bagi mustahik untuk memperoleh penghasilan yang lebih baik. Dampak positifnya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi para peserta.

Farid menambahkan, BAZNAS juga membuka peluang kolaborasi dengan BAZNAS daerah maupun berbagai lembaga lainnya untuk memperluas jangkauan program serupa. Sinergi tersebut dapat dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan setempat maupun penyusunan skema pelatihan dan penyaluran tenaga kerja secara berkelanjutan.

"BAZNAS membuka peluang bagi BAZNAS Daerah maupun mitra lembaga lain untuk berbagi pengalaman, berkoordinasi dengan Disnaker setempat, atau membangun skema kolaborasi pelatihan dan penyerapan tenaga kerja pada masa mendatang," ujarnya.

Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Kemnaker merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, program ini menjadi bagian dari intervensi BAZNAS pada sektor pendidikan dan ketenagakerjaan yang bertujuan membantu mustahik keluar dari garis kemiskinan hingga mampu bertransformasi menjadi muzaki yang kelak ikut berkontribusi melalui zakat.

Idy juga menegaskan bahwa seluruh program pemberdayaan BAZNAS dijalankan dengan amanah dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat. Karena itu, setiap program dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

"Dengan hadirnya program ini, kami berharap semakin banyak masyarakat Indonesia, khususnya kalangan mustahik, memperoleh kesempatan bekerja di Jepang. Selain meningkatkan kesejahteraan peserta, program ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Indonesia," pungkasnya.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

22/07/2026 | Kontributor: Yuri
Perkuat Ekosistem Halal dan Ziswaf, Pemprov-KDEKS Susun RAD Ekonomi Syariah 2027

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahun 2027 sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Penyusunan RAD tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Lampung yang digelar di Balai Keratun, Bandar Lampung, Selasa (21/7).

Rapat koordinasi dibuka oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dan dihadiri oleh Direktur Eksekutif KDEKS Provinsi Lampung H. Ardiansyah, S.H., Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung yang juga menjabat sebagai Direktur Keuangan Syariah KDEKS Provinsi Lampung, Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai mitra kerja yang turut mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Jihan menegaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah bukan sekadar agenda administratif, melainkan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, Provinsi Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi syariah nasional. Potensi tersebut didukung oleh posisi Lampung sebagai lumbung pangan nasional, berkembangnya sektor UMKM, jaringan pesantren yang luas, peluang ekspor komoditas unggulan, serta besarnya potensi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) secara produktif.

Jihan menyebut, potensi ZISWAF produktif dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan sosial yang berkelanjutan. Ia pun memberikan apresiasi kepada BAZNAS dan seluruh lembaga pengelola wakaf yang terus menunjukkan kinerja positif dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan dana umat.

"Kita memiliki potensi besar dalam pembangunan zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif yang dapat menjadi instrumen pembiayaan pembangunan sosial secara berkelanjutan. Saya mengapresiasi BAZNAS dan seluruh lembaga wakaf yang terus bekerja secara optimal dengan dukungan Pak Gubernur serta seluruh kepala daerah di kabupaten dan kota. Alhamdulillah, BAZNAS juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam berbagai target kerja yang telah dicapai," ujar Jihan.

Meski demikian, Jihan mengingatkan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di Lampung. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah lembaga keuangan syariah, tetapi juga dari keterhubungan seluruh rantai nilai ekonomi syariah.

"Ekosistem ekonomi syariah tidak cukup hanya diukur dari bertambahnya lembaga keuangan syariah saja. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh rantai nilai saling berhubungan dan saling terintegrasi. Sertifikasi halal harus terus diperkuat, akses pembiayaan syariah harus semakin mudah dijangkau, literasi ekonomi syariah masyarakat perlu terus ditingkatkan, serta digitalisasi harus dimanfaatkan secara optimal," jelasnya.

Melalui penyusunan RAD Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahun 2027, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong sinergi lintas sektor untuk memperkuat berbagai aspek, mulai dari sertifikasi halal, perluasan akses pembiayaan syariah, peningkatan literasi masyarakat, digitalisasi layanan, hingga pengembangan industri halal, pariwisata halal, dan pemberdayaan UMKM.

Optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) juga menjadi salah satu fokus dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Lampung. Pengelolaan ZISWAF yang produktif diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan sosial, sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat.

Pada kesempatan tersebut, Provinsi Lampung juga mencatat prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026, salah satunya pada kategori The New Emerging Sharia Economic Region. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, KDEKS, Bank Indonesia, OJK, BAZNAS, perangkat daerah, dan berbagai mitra strategis lainnya, penyusunan RAD Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahun 2027 diharapkan menjadi pedoman dalam memperkuat daya saing daerah, memperluas inklusi ekonomi syariah, serta mewujudkan pembangunan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Lampung.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:BSI: 7711664477

Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.
 
a.n.Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
22/07/2026 | Kontributor: MBL-01
Zakat sebagai Tax Credit Menguat, BAZNAS Optimistis Perkuat Penerimaan Pajak dan Zakat

Jakarta – Wacana menjadikan zakat sebagai pengurang pajak secara langsung (tax credit) kembali mengemuka. Gagasan ini dinilai berpotensi memperkuat pengelolaan zakat nasional sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menunaikan zakat dan membayar pajak.

Hal tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Jurnalisme Filantropi yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Komisi VIII DPR RI, Yayasan Halaqoh Tadarus Al-Qur'an, dan Lazismu di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa zakat dan pajak bukanlah dua kewajiban yang saling bertentangan. Sebaliknya, keduanya dapat saling melengkapi sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengintegrasikan sistem zakat dan perpajakan secara lebih optimal. Langkah tersebut diyakini mampu memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat, mengurangi kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga mendukung penanggulangan bencana.

Saat ini, zakat yang disalurkan melalui BAZNAS maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi telah diakui sebagai pengurang penghasilan kena pajak (tax deduction). Namun, Singgih menilai sudah saatnya Indonesia mulai mengkaji skema tax credit, yakni zakat menjadi pengurang langsung atas pajak yang terutang.

"Gagasan ini memiliki potensi besar untuk mendorong masyarakat menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Selain meningkatkan penghimpunan zakat, tata kelolanya juga akan semakin akuntabel, transparan, dan profesional," ujarnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa penerapan kebijakan tersebut memerlukan kajian yang komprehensif. Berbagai aspek, mulai dari harmonisasi regulasi, integrasi sistem digital antara otoritas perpajakan dan BAZNAS, hingga dampaknya terhadap penerimaan negara, perlu dipersiapkan secara matang.

Karena itu, Singgih berharap kolaborasi antara pemerintah, DPR, akademisi, organisasi kemasyarakatan Islam, dan para pemangku kepentingan lainnya dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang realistis serta mudah diimplementasikan.

Tax Credit Berpotensi Kepatuhan Pajak dan Zakat

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, menyampaikan optimisme bahwa penerapan skema tax credit tidak akan menurunkan penerimaan pajak negara. Sebaliknya, pengalaman di sejumlah negara menunjukkan bahwa kebijakan tersebut justru mampu meningkatkan penghimpunan zakat sekaligus kepatuhan wajib pajak.

Menurut Rizaludin, kekhawatiran bahwa tax credit akan mengurangi pendapatan negara sebenarnya telah lama muncul. Namun, hasil penelitian di negara lain, seperti Malaysia, menunjukkan bahwa penerimaan zakat dan pajak justru sama-sama mengalami peningkatan.

"Pengalaman di Malaysia menunjukkan bahwa ketika insentif zakat diperkuat melalui skema tax credit, penghimpunan zakat meningkat dan penerimaan pajak juga tetap tumbuh," jelasnya.

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini masih menerapkan sistem tax deduction yang hanya mengurangi penghasilan kena pajak. Skema serupa juga diterapkan di beberapa negara seperti Kanada dan Inggris. Menurutnya, manfaat yang dirasakan masyarakat melalui sistem tersebut masih relatif terbatas karena tidak secara langsung mengurangi jumlah pajak yang harus dibayarkan.

Oleh sebab itu, BAZNAS memandang skema tax credit dapat menjadi insentif yang lebih menarik, terutama bagi korporasi maupun muzaki dengan nilai zakat yang besar.

"Daripada memperdebatkan kewajiban zakat melalui regulasi, akan lebih baik jika negara menghadirkan insentif yang mendorong masyarakat secara sukarela menunaikan zakat melalui lembaga resmi," ujar Rizaludin.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai harmonisasi zakat dan pajak diperkirakan akan semakin relevan menjelang revisi Undang-Undang Pengelolaan Zakat pada 2027, sebagaimana amanat Mahkamah Konstitusi.

Sebagai langkah awal, BAZNAS mengusulkan agar skema tax credit diuji coba secara terbatas, salah satunya di Provinsi Aceh yang telah memiliki sistem pengelolaan zakat sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) khusus.

Melalui sinergi antara pemerintah, ulama, akademisi, dan media, BAZNAS berharap kebijakan tersebut dapat menjadi fondasi penguatan ekosistem filantropi Islam di Indonesia. Selain meningkatkan penghimpunan zakat, skema tax credit juga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan fiskal negara sekaligus menghadirkan sistem insentif yang lebih adil bagi para muzaki.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

19/07/2026 | Kontributor: MBL-01
Rumah Sehat BAZNAS Hadir di Pesawaran, Berikan Edukasi dan Pengobatan Gratis

Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Pesawaran terus memperluas layanan kesehatan dengan menghadirkan program edukasi dan pengobatan gratis bagi para santri di sejumlah pondok pesantren. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat sekaligus mencegah penyebaran penyakit di lingkungan pesantren.

Layanan kesehatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Salafiyah Riyadlatul Mubtadi, Kecamatan Way Lima, dan Pondok Pesantren Tahfiz Al-Qur’an (PPTQ) Al-Muwwarah, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Dalam kegiatan ini, tim Rumah Sehat BAZNAS memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, khususnya terkait pencegahan penyakit kulit yang kerap terjadi di lingkungan asrama.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan, program tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap kesehatan para santri dan masyarakat pesantren.

“Edukasi dan layanan pengobatan gratis ini menjadi ikhtiar BAZNAS dalam membantu menjaga kesehatan santri serta mencegah penyebaran penyakit kulit menular di lingkungan pesantren,” ujar Idy dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2026).

Selain memberikan penyuluhan, tim medis Rumah Sehat BAZNAS juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan menyalurkan obat-obatan secara gratis kepada santri yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Langkah ini diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Idy berharap, penerapan PHBS secara konsisten dapat mengurangi risiko penularan penyakit di lingkungan pesantren sehingga para santri dapat menjalankan aktivitas belajar dan ibadah dengan lebih nyaman.

“Melalui edukasi dan layanan kesehatan ini, kami berharap para santri semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan asrama sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan bersama,” tambahnya.

Hingga saat ini, BAZNAS telah menghadirkan 38 Rumah Sehat BAZNAS yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, baik yang telah beroperasi maupun yang masih dalam tahap pembangunan. Dua di antaranya berupa layanan kesehatan bergerak melalui kapal yang melayani masyarakat di wilayah kepulauan Kabupaten Talaud dan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.

Program ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, sekaligus memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang, termasuk kesehatan.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

19/07/2026 | Kontributor: MBL-01

Berita Terbaru

Rapat DESA BAZNAS Provinsi Lampung dilaksanakan
Rapat DESA BAZNAS Provinsi Lampung dilaksanakan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mewujudkan program Desa Baznas di Lampung, pada Juni 2023. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung H. Iskandar Zulkarnain, usai Rapat Pemantapan di kantor BAZNAS Provinsi Lampung, Rabu (31/5/2023), menjelaskan, realisasi Desa BAZNAS ini merupakan inisiasi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Iskandar menjelaskan, tahap pertama Desa BAZNAS dilaksanakan di lima kabupaten yaitu; Kabupaten Lampung Barat, Lampung Tengah, Tubaba, Pesawaran dan Lampung Utara. Desa yang dipilih dalam pelaksanaan program ini merupakan desa kategori miskin ekstrim. Untuk tahap pertama yang akan digulirkan ternak kambing. Bantuan hewan ini dicover oleh Baznas yang merupakan dana dari zakat ASN Provinsi Lampung. Sedangkan BAZNAS Kabupaten, membantu pembuatan kandang. Masih kata Iskandar, Program Desa BAZNAS ini dimulai pada Juni 2023 dan pengandangan ternak dan penunjang dumulai Juli. “Setelah berjalan akan dilakukan monitoring dan evaluasi program Desa BAZNAS,” ujar Iskandar. Outcome dari Program Desa BAZNAS, lanjut Iskandar, turut mengentaskan kemiskinan, meningkatkan taraf hidup atau kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui usaha budi daya ternak. Terbentuknya lapangan usaha baru di bidang budidaya ternak yang berkelanjutan. Terbentuknya klaster peternakan baru dan peningkatan populasi ternak di Provinsi Lampung. “Setelah ternak kambing berkembang dalam jangka waktu 24 bulan, mustahik diharapkan dapat berperan sebagai munfiq. Tiap individu mustahik, mengingatkan kambing sebanyak 4 ekor betina kepada BAZNAS kepada mustahik lain,” ujar Iskandar. Selain itu lanjut Iskandar, manfaat dari program Desa Zakat, terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha peternakan dan dalam jangka panjang diharapkan dapat membuka peluang lapangan pekerjaan baru dan menekan angua kemiskinan di Provinsi Lampung. Karena sasaran dari program ini Rumah Tangga Miskin, penerima bantuan langsung tuna (BLT). Dalam rapat Desa BAZNAS juga dipaparkan persiapan terkait kandang dan ternak oleh Dwita Betasari, SP.t, MSi, Fungsional PMHP Dinas Peternakan dan Keswan. Karena program Desa BAZNAS di Lampung melibatkan beberapa stake holder seperti Dinas Peternakan dan Keswan, Dinas PMDT, Bappeda dan OPD lainnya di lingkungan Pemprov Lampung.
BERITA31/05/2023 | Admin
Program Kampung Zakat Bersama Baznas, Solusi Pemprov Lampung Atasi Kemiskinan
Program Kampung Zakat Bersama Baznas, Solusi Pemprov Lampung Atasi Kemiskinan
Pemerintah Provinsi Lampung sedang membahas kesiapan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengumpulkan zakat para Aparatur Sipil Negera (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim, mengatakan bahwa UPZ dari masing-masing OPD sudah siap untuk melakukan tugas pengumpul zakat. Selain itu, Pemprov Lampung juga sedang mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN, di mana gaji ASN akan dipotong oleh Bank Lampung. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Program Kampung Zakat juga diharapkan dapat membantu dalam penuntasan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal di Lampung. Kesiapan UPZ di tiap OPD tersebut menjadi hal yang penting, karena UPZ-lah yang akan bertanggung jawab dalam mengumpulkan zakat para ASN dan mengirimkannya ke Baznas Lampung untuk dikelola secara maksimal sesuai dengan peruntukannya. Selain itu, Pemprov Lampung juga sedang mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN. Dalam skema ini, gaji dari para ASN akan secara otomatis dipotong oleh pihak Bank Lampung selaku perbankan yang menaungi gaji para ASN, untuk dijadikan zakat mal. Program ini diharapkan dapat memudahkan para ASN dalam membayar zakat dan dapat membantu mengentaskan angka kemiskinan di Provinsi Lampung. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sendiri telah mempromosikan program Kampung Zakat sebagai upaya penuntasan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal dengan prinsip amanah, bertanggung jawab, berkelanjutan, partisipatif dan terintegritas. Dengan demikian, program pengumpulan zakat dari para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya tersebut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Pemerintah Provinsi Lampung sendiri telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengentaskan kemiskinan di daerahnya. Selain program Kampung Zakat, Pemprov Lampung juga telah meluncurkan program-program lain seperti Lampung Bermartabat dan Lampung Hebat. Diharapkan, dengan sinergi antara berbagai program ini, Lampung dapat menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera di masa depan. Sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, mari kita dukung program pengumpulan zakat ini dengan membayar zakat secara mandiri dan mempermudah kerja UPZ di masing-masing OPD. Dengan cara ini, kita juga turut berkontribusi dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat Lampung.
BERITA31/03/2023 | Clay
BSI dan Baznas Lampung Fasilitasi Zakat Digital dengan Virtual Account
BSI dan Baznas Lampung Fasilitasi Zakat Digital dengan Virtual Account
Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung bekerja sama dalam menggaungkan zakat di era digital dengan memfasilitasi penghimpunan zakat melalui platform virtual account (VA). Dalam talkshow BSI Gema Ramadan bersama Baznas di Islamic Center pada Jumat, 31 Maret 2023, Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain mengungkapkan Baznas telah menyiapkan platform digital untuk penghimpunan zakat. Sementara itu, Area Manager BSI Bandar Lampung Dede Irawan Hamzah menyatakan aplikasi BSI Mobile menawarkan kemudahan bagi masyarakat dalam pembayaran zakat dengan kerja sama Baznas. Dengan VA, pembayaran zakat dapat dilakukan melalui platform perbankan manapun dan Baznas Lampung tengah melakukan sosialisasi ke berbagai daerah, termasuk Lampung. Dalam talkshow tersebut, Iskandar juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat. Menurutnya, teknologi dapat memudahkan proses pengumpulan dan pengelolaan zakat serta meningkatkan transparansi dalam penggunaan dana zakat. "Sekarang zaman sudah digital, jadi penghimpunan zakat juga harus ikut digital. Kita bisa memanfaatkan teknologi seperti aplikasi, website, dan media sosial untuk memudahkan masyarakat dalam berzakat dan juga meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan serta pengelolaan dana zakat," kata Iskandar. Dalam kesempatan yang sama, Dede menambahkan bahwa BSI juga akan terus berupaya untuk memperluas jangkauan layanan digitalnya, termasuk dalam hal pengelolaan zakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah untuk mendorong inklusi keuangan dan masyarakat bertransaksi secara digital. Iskandar juga menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. Ia menyebut bahwa Baznas Lampung telah memiliki sistem akuntabilitas yang baik untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul benar-benar disalurkan kepada yang berhak menerimanya. "Kami memiliki sistem akuntabilitas yang baik, mulai dari penghimpunan, pengelolaan, hingga penyaluran zakat. Ini penting agar masyarakat percaya bahwa zakat yang mereka bayarkan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan," kata Iskandar. BSI Gema Ramadan bersama Baznas Lampung merupakan acara yang diadakan selama 27 hari sejak 23 Maret hingga 18 April 2023. Acara ini menyajikan berbagai kegiatan, seperti talkshow, bazaar, dan kegiatan sosial. Melalui acara ini, BSI dan Baznas Lampung berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran zakat melalui platform digital.
BERITA31/03/2023 | Clay
Sekprov Lampung Coba Motor Listrik Siswa MAN 2 Bandar Lampung di Acara BSI Gema Ramadan
Sekprov Lampung Coba Motor Listrik Siswa MAN 2 Bandar Lampung di Acara BSI Gema Ramadan
Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mencoba sepeda motor listrik buatan siswa MAN 2 Bandar Lampung dalam acara Grand Opening BSI Gema Ramadan bersama Baznas Lampung di Islamic Center. Ia optimistis bahwa inovasi motor listrik karya generasi muda Lampung dapat memajukan daerah. Dua motor listrik, bertenaga aki dan listrik, dipamerkan di stand Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung dalam acara yang berlangsung dari 23 Maret hingga 18 April 2023. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Lampung, Ahmad Rifai, juga mengungkapkan dukungan untuk visi Presiden Jokowi dalam penggunaan kendaraan listrik. Menurut Fahrizal, inovasi motor listrik karya siswa MAN 2 Bandar Lampung ini patut diapresiasi dan didukung. Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan inovasi-inovasi lokal yang dapat meningkatkan perekonomian daerah. Acara Grand Opening BSI Gema Ramadan bersama Baznas Lampung diikuti oleh berbagai kegiatan seperti talkshow, perlombaan, bazar kuliner dan non-kuliner, serta penukaran uang oleh Bank Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi dan penguatan ekonomi syariah di Provinsi Lampung.
BERITA31/03/2023 | Clay
BSI Gema Ramadan Bersama Baznas Lampung: Pemantik Semangat Peningkatan Perekonomian Syariah di Lampung
BSI Gema Ramadan Bersama Baznas Lampung: Pemantik Semangat Peningkatan Perekonomian Syariah di Lampung
Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung menggelar acara BSI Gema Ramadan di Islamic Center Provinsi Lampung pada Jumat (31/3). Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, yang mewakili Gubernur, dengan tujuan untuk mendorong peningkatan perekonomian syariah di Lampung. Dalam sambutannya, Fahrizal Darminto mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pemicu semangat untuk terus menggaungkan literasi tentang ekonomi dan keuangan syariah di Lampung. Dede Irawan Hamzah, Area Manajer BSI Bandar Lampung, juga menyambut senang acara ini dan menilai semangat menggelorakan ekonomi syariah di Provinsi Lampung sudah sangat baik. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat untuk memaksimalkan hal tersebut melalui aksi nyata. Ketua Baznas Lampung, Iskandar Zulkarnain, menuturkan bahwa acara ini merupakan wujud kolaborasi antar stakeholder, termasuk BSI, Baznas, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BUMN, dan Lampung Post. Acara ini menyajikan talkshow, perlombaan, bazar kuliner maupun non-kuliner, dan fasilitas penukaran uang oleh BI. Melalui acara ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal tentang zakat dan lembaga resmi yang mengelolanya, yakni Baznas. Kolaborasi antar stakeholder ini juga diharapkan dapat mempererat semua pihak untuk meningkatkan literasi syariah di Lampung dan memperkuat ekonomi syariah melalui aksi nyata. Acara BSI Gema Ramadan akan berlangsung hingga 18 April mendatang.
BERITA31/03/2023 | Clay
Lomba Membuat Kaligrafi di  Gema Ramadhan Baznas Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah
Lomba Membuat Kaligrafi di Gema Ramadhan Baznas Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah
Lomba Membuat Kaligrafi di BSI Gema Ramadhan Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah Sebanyak 57 peserta dari berbagai daerah di Lampung telah mengikuti Lomba Membuat Kaligrafi pada BSI Gema Ramadhan 1444 H bersama Baznas Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran Masjid Islamic Center, Rajabasa Bandarlampung, pada Jumat (31/3/2023). Kaligrafi atau khat merupakan salah satu hasil dari peradaban Islam. Menulis Kaligrafi membutuhkan keahlian khusus, termasuk anatomi huruf hijaiyyah, cara merangkai huruf dan kalimat, serta cara memilih huruf. Beberapa diantara peserta menulis khat Ri’qah, Khat Diwani, Khat Tsuluts. Panitia lomba memberikan waktu kepada peserta selama minimal empat jam untuk menulis kaligrafi. Dalam lomba ini, panitia mengambil tiga juri yaitu Ustad Abdul Kodir (Lampung Selatan), Teguh (Umum), dan Anshori Djausal (DKL). Penampilan peserta yang tekun menulis kaligrafi di teras Masjid Raya Nurul Ulum Islamic Center menarik perhatian para pejabat, antara lain Sekdaprov Fahrizal Darminto, Kepala BI Wilayah Lampung Budiyono, Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo, Ketua Baznas, Manager BSI Lampung, dan pejabat lainnya. Kegiatan BSI Gema Ramadhan bersama Baznas Lampung telah berlangsung sejak tanggal 23 Maret dan akan berakhir pada tanggal 18 April. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan dan penyuluhan, Talkshow, penukaran uang rupiah, bazar, dan pasar Ramadhan. Lomba Membuat Kaligrafi menjadi salah satu kegiatan menarik dalam rangkaian acara tersebut.
BERITA31/03/2023 | Clay
Pemerintah Provinsi Lampung Siap Kumpulkan Zakat ASN Melalui Unit Pengumpul Zakat
Pemerintah Provinsi Lampung Siap Kumpulkan Zakat ASN Melalui Unit Pengumpul Zakat
Pemerintah Provinsi Lampung telah memulai pembahasan kesiapan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengumpulkan zakat para Aparatur Sipil Negera (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim mengatakan bahwa UPZ yang tersedia di tiap OPD di Lampung sudah siap dan dibentuk guna mengumpulkan zakat para ASN yang akan dikumpulkan dalam Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung. Selain membahas terkait UPZ, Pemprov Lampung juga mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN, yang mana nantinya gaji dari ASN di lingkungan Pemprov Lampung secara otomatis akan dipotong oleh pihak Bank Lampung selaku perbankan yang menaungi gaji para ASN. Menurut Senen, ASN harus mengikuti aturan tersebut karena merupakan suatu kebaikan jika membersihkan harta dengan berbagi kepada sesama. Potongan gaji yang dikumpulkan oleh Bank Lampung akan diserahkan ke Baznas agar dikelola uangnya untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan. Program zakat mal ASN ini ditargetkan akan berlaku secepatnya. Senen mengatakan bahwa Pemprov Lampung sedang mencatat jumlah ASN karena ada yang pensiun, sehingga masih dalam tahap menghitung potensi nilai uang yang masuk dari potongan gaji ASN ini. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berupaya mengentaskan angka kemiskinan dengan melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam program Kampung Zakat. Ia mendorong 15 kabupaten/kota untuk mengembangkan kampung zakat, sebuah program yang bertujuan untuk menuntaskan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal dengan prinsip amanah, bertanggung jawab, berkelanjutan, partisipatif dan terintegritas. rogram UPZ ini merupakan upaya Pemprov Lampung dalam meningkatkan pengumpulan zakat di wilayah Lampung. Dengan adanya UPZ yang tersebar di tiap OPD di lingkungan Pemprov Lampung diharapkan dapat mempermudah proses pengumpulan zakat para ASN dan meningkatkan partisipasi ASN dalam pembayaran zakat. Selain itu, program pungutan zakat mal secara otomatis dari gaji ASN juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah zakat yang terkumpul, sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas Lampung. Program Kampung Zakat yang digagas oleh Gubernur Lampung juga merupakan langkah strategis dalam penanganan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal di Lampung. Program ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam mengentaskan kemiskinan di daerah tersebut dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait. Pemprov Lampung terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung melalui program-program yang inovatif dan efektif, serta melibatkan berbagai pihak terkait dalam penanganan masalah sosial.
BERITA29/03/2023 | Clay
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP - Tata kelola keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung Dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada audit Laporan Keuangan Tahun 2022. Status WTP tata kelola BAZNAS Provinsi Lampung berdasarkan hasil audit keuangan dari Kantor Akuntan Publik Independen. Terimakasih kepada BAZNAS RI, terimakasih Muzaki, terimakasih mustahik, dan semua pihak yang telah mendukung BAZNAS Provinsi Lampung.
BERITA14/03/2023 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir dan Longsor Lampung Barat
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir dan Longsor Lampung Barat
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), menurunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) banjir dan longsor di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat, Jumat (10/3/2023).
BERITA10/03/2023 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir Lampung Tengah dan Tulang Bawang
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir Lampung Tengah dan Tulang Bawang
Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Lampung Tengah menyalurkan bantuan makanan kepada warga tiga kampung di Kecamatan Terusan Nunyai, Kamis, 9 Maret 2023. BAZNAS Lampung Tengah bersinergi dengan Pemkab Lampung juga membuka Posko Dapur Umum. Aksi kemanusiaan tanggap bencana juga dilakukan oleh Baznas Kabupaten Tulang Bawang. Melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulang Bawang turun ke lokasi banjir di Menggala membantu warga terdampak banjir yang terjadi, Kamis 9 Maret 2023. Tim BTB Tulang Bawang juga mendistribusikan bantuan nasi dan air mineral kepada warga.
BERITA09/03/2023 | Admin
Baznas Lampung Ajak Masyarakat Pintar dalam Menyalurkan Zakat
Baznas Lampung Ajak Masyarakat Pintar dalam Menyalurkan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk lebih memahami dan tahu lembaga yang dipilih dalam menyalurkan zakat. Wakil Ketua (Waka) II Bidang Pendistribusian, Komarunizar menyampaikan, maraknya lembaga atau badan amil zakat perlu diantisipasi agar penyaluran zakat tidak sia-sia. "Saat ini kami masih gencar lakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama tentang Baznas itu apa dan sebagainya, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang terus dibentuk," ujar Komarunizar, Selasa, 24 Januari 2023. Penyaluran zakat yang dilakukan Baznas Lampung pada tahun lalu, ia mengungkapkan telah tercapai sekitar 85 persen dari seluruh pengumpulan zakat. "Proses penyaluran kami juga melihat dari pengumpulan, jangan sampai yang disalurkan tidak sesuai dengan yang dikumpulkan. Kategorinya dalam penyaluran, sifatnya konsumtif dan produktif, tapi produktif atau pendayagunaan belum, masih bersifat konsumtif atau sembako dan dana bantuan," kata dia. Dalam hal proses pengumpulan zakat Baznas untuk saat ini masih fokus ke Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari tingkat UPZ pihaknya mengakui belum maksimal, oleh sebab Baznas setempat tengah mengurus hal tersebut. "Tidak hanya ASN, tapi masyarakat umum juga bisa menyalurkan zakatnya dengan cara datang langsung ke kantor Baznas daerahnya. Nanti akan dilayani untuk pembayaran zakat melalui QRIS atau barcode. Selain itu juga bisa ke Bank Lampung atau BSI, datang saja minta barcode untuk zakat," ungkapnya. Ia berharap dalam hal optimalisasi pengumpulan di tahun ini dapat lebih maksimal, sembari memberikan edukasi dan sosialisasi tentang zakat kepada masyarakat. "Harapan mudah-mudahan optimalisasi pengumpulan lebih maksimalkan dengan memberikan pemahaman sosialisasi dan edukasi tentang zakat, Baznas ini secara syar'i dan regulasi tempat yang pas dan tepat untuk menyalurkan zakat, kepada Muzakki agar tidak menyalahi keamanan dalam pembayaran zakat di Baznas untuk diserahkan kepada Mustahik nya," ujar beliau.
BERITA26/01/2023 | Nedyansyah
Baznas Lampung Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar
Baznas Lampung Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar
Badan Amin Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung menggelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar Baznas Tanggap Bencana Provinsi Lampung, yang berlangsung selama tiga hari, 25-27 Januari 2023, di Gedung Multazam Asrama Haji Rajabasa Bandarlampung. Pelatihan Baznas Tanggap Bencana kerjasama Baznas RI dan Baznas Lampung diikuti seluruh Baznas Kabupaten/Kota se-Lampung. Wakil Ketua II Baznas Provinsi Lampung Komarunizar, MPdi, dalam sambutannya saat membuka pelatihan mengatakan, bahwa pelatihan Baznas tanggap bencana ini sudah diagendakan oleh Baznas RI dan saat ini baru terealisasi. Baznas mempunyai misi yang sangat inten terhadap kemanusiaan. Karena kita tahu bahwa negeri kita ini terdiri kepulauan, lautan dan pegunungan yang rawan bencana termasuk Provinsi Lampung. Karena itu, kata Komarunizar, kegiatan pelatihan Baznas tanggap bencana ini sangat penting bagi Baznas Kabupaten/Kota. Karena sebelum terjun ke lapangan, perlu dibekali ilmu untuk melaksanakan kegiatan. Komaruzinar mengharapkan peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Sehingga nantinya Baznas daerah bisa membentu Baznas Tanggap Bencana. Komarunizar juga mengucapkan terimakasih kepada Baznas RI yang telah memfasilitasi kegiatan ini, sehingga pelatihan dasar Baznas Tanggap Bencana Provinsi Lampung dapat dilaksanakan. Peserta selama pelatihan mendapat materi tentang free test, Konsep dan Dasar Manajemen Bencana dari BPBD Lampung. Pengenalan Upaya Pencarian dan Penyelamatan Korban Bencana dari Basarnas. Pengenalan Baznas Tanggap Bencana, Konsep Pengurangan Risiko Bencana, teknik dokumentasi bencana, managemen Posko dan lain-lain. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua Baznas Lampung Indriani Dewi, MPdI, Koordinator Baznas RI Tanggap Bencana Anda dan Irfan
BERITA25/01/2023 | Nadya Audyna
HUT ke-22, BAZNAS Lampung Selenggarakan Khataman Al-Quran dan Santunan ke Santri
HUT ke-22, BAZNAS Lampung Selenggarakan Khataman Al-Quran dan Santunan ke Santri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyelenggarakan Khataman Al Quran yang diikuti oleh BAZNAS se-Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-22 BAZNAS RI, yang jatuh pada, Selasa tanggal 17 Januari 2023. Kegiatan Khataman Al Quran 30 juz juga diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Lampung yang digelar di kantor BAZNAS Lampung Jl. Soekarno-Hatta Komplek Islamic Center Rajabasa Bandarlampung. Khataman Al Quran di Baznas Lampung diikuti oleh Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain, Wakil Ketua Luqmanul Hakim, Komarunnizar dan Indriani Dewi Avitoningsih. Khataman Al-Quran mengundang 22 Pondok Pesantren dan Lembaga Pendidikan di Bandarlampung berjumlah 30 santri. Sehingga masing-masing santri membaca satu juz yang kemudia ditutup dengan membaca syurat-syurat pendek dipimpin oleh Wakil Ketua Baznas Lampung Komarunizar. Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain mengatakan, kegiatan Khataman Al Quran dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia termasuk Baznas Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Iskandar mengatakan, Baznas akan membantu biasiswa untuk santri penghafal Al Quran untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Semoga dengan usia ke-22 dan dengan doa kita semua Baznas akan tetap istiqomah dalam menjalankan amanat umat,” ujar Iskandar. Menurut Iskandar, khataman Al Quran menjadi sebuah keberkahan bagi BAZNAS. Tidak hanya membumikan Al-Quran, tetapi juga diharapkan peran BAZNAS selama ini mampu memberikan keberkahan bagi para muzaki dan mustahik. Baznas Provinsi Lampung dalam kesempatan ini memberi santunan kepada puluhan santri di Bandarlampung. Sesuai dengan hari ulang tahun Baznas ke-22, maka Baznas Provinsi Lampung mengundang 22 Pondok pesantren dan lembaga pendidikan untuk menghadiri Puncak HUT BAZNAS. Menurut Iskandar, santunan ini diberikan sebagai wujud syukur HUT yang ke-22 BAZNAS. “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan keberkahan bagi kita semua serta mampu menguatkan visi BAZNAS yakni menjadi Lembaga Utama Mensejahterakan Umat,” ujar Iskandar. Secara nasional, pelaksanaan Khataman Al Quran telah dimulai sejak 10 Januari 2023 yang diselenggarakan secara hybrid dan diikuti oleh BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, Santri Sekolah Cendekia BAZNAS, Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS, Penerima Beasiswa Mahad Aly,serta Pesantren Penerima Beasiswa BAZNAS. Dengan mengambil tema “Berkah Zakat: Terima Kasih Muzaki, Terima Kasih Mustahik”. Puncakperingatan HUT BAZNAS ke-22 menggelar Khataman Quran dengan membaca 1 juz (juz 30)oleh 10 orang di Aula Achmad Subianto Lt. 5 Gedung Kebangkitan Zakat BAZNAS RI Pusatsecara live, Selasa (17/1/2023). “Alhamdulillah, program Khataman Al Quran ini disambut dengan antusiasme yang positif dariBAZNAS se-Indonesia sehingga program ini dapat berjalan sesuai dengan target yang ditentukan kepada masing-masing peserta Khataman Quran,” ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr.KH. Noor Achmad MA
BERITA17/01/2023 | Aldino
Baznas Hadir Dalam Kegiatan Garden Fest 2022 Lampung Post
Baznas Hadir Dalam Kegiatan Garden Fest 2022 Lampung Post
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung berpartisipasi dalam kegiatan Garden Fest 2022 yang digelar oleh Lampung Post. Baznas Lampung bersama 35 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), turut membuka stan dalam event Garden Fest, Rabu (21/12/2022) yang dibuka oleh Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal. Menurut Kepala Sekretariat Baznas Lampung Sufli Rois, dalam kegiatan ini, Stan Baznas akan memberi informasi-informasi kepada masyarakat terkait Baznas. Dengan hadirnya Baznas pada kegiatan ini, maka masyarakat akan lebih apa saja tugas-tugas dan fungsi Baznas. Wakil Ketua Baznas Lampung Indriani Dewi Avitoningsih, MPd.I, juga turut hadir dalam Garden Fest. Kegiatan di taman kantor Lampung Post di Jalan Soekarno-Hatta No. 108, Rajabasa, Bandarlampung, dihelat selama tujuh hari hingga 27 Desember 2022. Kegiatan tersebut juga akan dimeriahkan penampilan langsung dari band-band lokal. Pemimpin Redaksi Lampung Post, H. Iskandar Zulkarnain, mengatakan Lampung Post Garden Fest menjadi yang kedua kalinya digelar. Pertama kali digelar pada dua tahun lalu. “Tahun ini kami ingin menaikkan kembali kepercayaan publik kalau Lampung kondisinya aman dan baik. Sehingga orang di luar Lampung bisa kembali berlibur ke Lampung di akhir pekan,” ujar Iskandar.
BERITA21/12/2022 | Agung Aditya Pratama
Donasi Mahasiswa Unila untuk Korban Gempa Bumi Cianjur Disalurkan ke Baznas Lampung
Donasi Mahasiswa Unila untuk Korban Gempa Bumi Cianjur Disalurkan ke Baznas Lampung
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (HMJ PBS) Universitas Lampung, menyalurkan donasi untuk gempa bumi di Kabupaten Cianjur, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung, Selasa (13/12/2022). Donasi mahasiswa Unila dari HMJ- PBS sebesar Rp2.053.400, diserahkan oleh Ketua Umum HMJ- PBS M. Endi Syaputra, bersama pengurus himpunanditerima langsung oleh Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Provinsi Lampung Drs. H. Luqmanul Hakim, MM, di kantor Baznas Jl. Soekarno-Hatta Komplek Islamic Center Rajabasa Bandar Lampung. Luqmanul Hakim mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa Unila dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni yang telah mempercayai Baznas Lampung untuk penyaluran donasi korban gempa bumi Cianjur Jawa Barat. Luqman mengatakan, nantinya donasi mahasiswa akan disalurkan melalui Baznas RI untuk bisa disalurkan kepada korban gempa bumi Cianjur melalui Tim Baznas yang sudah dan hingga kini masih berada di lokasi. Baznas Lampung lanjut Luqman, terus menerima donasi dari semua lapisan masyarakat untuk membantu saudara kita yang terdampak gempa bumi Cianjur. Luqman sangat mengapresiasi gerakan penggalangan dana mahasiswa yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Unila.
BERITA13/12/2022 | Nur Agung
PJ Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, ES.E.,M.M Lantik Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pringsewu
PJ Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, ES.E.,M.M Lantik Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pringsewu
Pejabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, S.E, M.M, melantik dan mengambil sumpah Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pringsewu periode 2022-2027, di Aula Utama Pemkab Pringsewu. Pimpinan BAZNAS Pringsewu yang dilantik yakni Ketua Dr. Ir. H. Mahri Ibrahim, M.Pd., Wakil Ketua I A.Rifa'i, S.Pd., M.Pd. dan Wakil Ketua ii Oki Herawan, S.Ag Pejabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah dalam sambutqnnya menyampaikan selamat kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Pringsewu 2022-2027, dan berharap dengan pelantikan tersebut dapat lebih meningkatkan kinerja, sehingga keberadaannya dapat dirasakan masyarakat. Dikatakan, BAZNAS adalah lembaga resmi dan satu-satunya yang dibentuk pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI. No.8 Tahun 2001, yang memiliki tugas dan fungsi untuk menghimpun dan menyaurkan zakat, infaq, dan shodaqoh. Seiring lahirnya Undang-Undang No.23 Tahun 2011 tentang pengelolaan Zakat, semakin mengkuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang mengelola zakat secara nasional. "Dalam Undang-undang tersebut, BAZNAS dinyatakan sebagai lembaga pemerintah no-struktural yang bersifat mandiri. BAZNAS juga merupakan instrument penting untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat" Katanya. Sesuai Surat Edaran Gubernur Lampung No. 045.2/080/2/2022 tentang Gerakan Cinta Zakat, pihaknya berharap seluruh kepala perangkat daerah di Kabupaten Pringsewu untuk mengajak seluruh ASN Pemkab Pringsewu guna menyalurkan zakat melalu BAZNAS. "Sebab, target besar BAZNAS kabupaten Pringsewu adalah menghimpun zakat ASN di Kabupaten Pringsewu untuk umat di Kabupaten Pringsewu," tandas Adi Erlansyah. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., pada acara pelantikan yang dihadiri anggota DPRD Pringsewu Sudiyono, Sekda Pringsewu Drs. H. Heri Iswahyudi, M.Ag. beserta jajaran pemerintah daerah, forkopimda, MUI, beserta para tokoh agama ini menyatakan BAZNAS bukanlah ormas atau LSM, melainkan lembaga pemerintah non-struktural.
BERITA01/12/2022 | Nur Agung
Baznas se-Provinsi Lampung Peduli Gempa Cianjur
Baznas se-Provinsi Lampung Peduli Gempa Cianjur
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung bersama Baznas Kabupaten/Kota, peduli musibah alam gempa bumi Cianjur Jawa Barat. Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain, di sela-sela Rakorda di Bandarlampung, Sabtu (26/11/2022), menjelaskan, Baznas peduli Gempa Cianjur digalang pada Rakorda Baznas Provinsi Lampung yang berlangsung selama tiga hari, 25-27 November 2022. “Alhamdulillah selama Rakorda Baznas tiga hari di Bandarlampung terkumpul dana sebesar Rp138 juta, dari Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota,” ujar Iskandar. Bantuan korban gempa bumi Cianjur disalurkan dan dikoordinir oleh Baznas RI. Baznas se-Lampung bergerak membantu korban bencana gempa bumi Cianjur. Selain itu, Baznas Provinsi Lampung akan membentuk relawan Baznas tanggap bencana. Baznas tanggap bencana merupakan program Baznas Provinsi Lampung. Rakorda Baznas Provinsi Lampung juga menghasilkan Risalah/Resolusi Baznas Lampung yang disampaikan pada Sabtu malam (26/11) di Hotel Bukit Randu Bandarlampung.
BERITA27/11/2022 | Nur Agung
BAZNAS Daerah didorong Mulai Terapkan Digitalisasi Pengumpulan Zakat
BAZNAS Daerah didorong Mulai Terapkan Digitalisasi Pengumpulan Zakat
Pimpinan BAZNAS RI mendorong BAZNAS di daerah untuk mulai melakukan digitalisasi dalam pengumpulan zakat. Hal itu agar target pengumpulan zakat dapat tercapai. "Apalagi target kita di tahun 2022 sebanyak Rp. 26 triliun, jadi masih banyak yang harus dilakukan untuk realisasi tersebut, di Lampung sendiri targetnya Rp. 150 miliar," Kata Pimpinan BAZNAS RI Prof Muhamad Nadratuzzaman disela-sela Rapat koordinasi Daerah (RAKORDA) BAdan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung, di Hotel Bukit Randu Selain itum Lanjut diam digitalisasi itu juga dapat digunakan untuk menarik simapti para muzaki/penzakat, agar menjadikan BAZNAS sebagai pilihan untuk menyalurjan zakatnya. "Banyak kegiatan yang dapat dikelola BAZNAS dalam penyaluran zakat, seperti mikro finance, bedah rumah hingga beasiswa bagi anak-anak yang berhak," kata dia Lebih lanjut, melalu digitalisasi, dirinya mendorong para penguru untu masih mensosialisasikan ke masyarakat bahwa BAZNAS sebaga lembaga pemerintah, Pasalnya baru 62% masyarakat paham tentang BAZNAS sebagai lembaga pemerintah. "Selama ini masih banyak masyarakat yang belum tau, mereka masih menganggap BAZNAS sebagai ormas,' ujar Nadratuzzaman. Untuk itu, maka perlu kerjasama seluruh jajaran hingga tingkat desa agar terus menuosialisasikan dan mengajak masyarakat menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Kelak, Kata dia, BAZNAS sebagai lembaga pemerintah harus dapat memperjuangkan masuk dalam musrembang. "Jadi, tidak ada anggapan kalau BAZNAS hadi karena politik, karena BAZNAS fokus bekerja untuk kesejahteraan umat/rakyat,'" pungkasnya. Menanggapi soal digitalisasi pengumpulan zakat, Wakil Ketua IV BAZNAS Lampung, Asep Abdul Basith mengatakan, sudah mulai menerapkannya. "kita sudah mulai seperti laporan SIMBA, tapi memang belum maksimal" Katanya. Untuk itu, tahun 2023 nanti akan menggelar BAZNAS Expo yang bekerjasama dengan pengusaha sebagai salah satu sara sosialisasi. "Harapannya dengan kegiatan itu bisa meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap BAZNAS," Ujarnya
BERITA26/11/2022 | Aldino
Tidak Boleh Bantuan Baznas Ditempel Foto dan Nama Kepala Daerah
Tidak Boleh Bantuan Baznas Ditempel Foto dan Nama Kepala Daerah
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengingatkan kepada pimpinan Baznas di Provinsi Lampung agar jangan melakukan pelanggaran hukum dan Etik dalam penyaluran zakat. Larangan dalam penyaluran zakat seperti pemberian bantuan sembako kepada mustahik ditempel foto dan nama kepala daerah. “Penyaluran seperti ini dilarang dan terjadi pelanggaran yang dilakukan pimpinan Baznas,” ujar Kepala Bagian Advokasi Hukum Baznas RI, Mohammad Indra Hadi, dalam Rakorda Baznas Provinsi Lampung, Lalu bantuan seperti apa yang diperbolehkan, Indra menyampaikan, pimpinan Daerah mengajukan bantuan ke Baznas. Kemudian, Baznas melakukan surve atau identifikasi. Dalam penyaluran, Kepala Daerah bisa menyerahkan bantuan kepada masyarakat. “Kalau kepala daerah menyerahkan boleh, karena memang Baznas juga merupakan minta Kepala Daerah. Tapi, kalau bantuan yang diberikan disertai foto dan nama kepala daerah tidak boleh,” ujar Indra. Karena itu, mengharapkan kepada pimpinan Baznas yang ada di Lampung mematuhi hukum dan kode etik Baznas. Karena Baznas godaannya sangat besar. “Kami mengingatkan kepada Bapak/Ibu Pimpinan Baznas di Lampung jangan sampai terjadi pelanggaran hukum dan etik. Karena Baznas itu seksi apalagi menghadapi tahun politik,” ujar Indra, kelahiran Pringsewu Lampung ini. Apa yang disampaikan Baznas RI itu, sejalan dengan harapan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Saat membuka Rakorda Baznas, Gubernur Arinal Djunaidi meminta Baznas Lampung fokus bekerja merubah perekonomian masyarakat dan turut mengentaskan kemiskinan di Provinsi Lampung.
BERITA26/11/2022 | Aldino
Harmonisasi Pengelolaan Zakat, Bank Lampung Promosi Produk kepada Pimpinan Baznas
Harmonisasi Pengelolaan Zakat, Bank Lampung Promosi Produk kepada Pimpinan Baznas
Bank Lampung sebagai Bank Daerah terus berusaha membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian dan pembangunan daerah di segala bidang dan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat. Karena itu, Bank Lampung terus menggencarkan promosi tentang produk-produk Bank Lampung. Dalam Rapat Koordinasi Daerah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung, Bank Lampung melakukan sosialisasi tentang produk-produk Bank Lampung kepada pengurus dan pelaksana Baznas Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, di Hotel Bukit Randu, Sabtu (26/11/2022). Dua pejabat Bank Lampung Rosna Dewi Kabag Ritel dan Ira Rahayu, SPV Kelembagaan dan Prioritas, melakukan promosi kepada pengurus Baznas Kabupaten/Kota. Diketahui, Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten/Kota merupakan mitra Bank Lampung. Karena semua Baznas di Lampung telah membuka rekening di Bank Lampung. Rosna Dewi menyampaikan, Bank Lampung mempunyai aplikasi Pemda Online berupa pemotongan gaji bukan Tukin dengan syarat sudah ada pernyataan dari ASN yang bersangkutan. Jadi Bank Lampung tidak akan mengurangi atau memotong gaji ASN untuk zakat sebelum ada pernyataan dari ASN yang bersangkutan diatas materai. Pemda Online atau transaksi non tunai yang ada di Bank Pembangunan Lampung dapat digunakan sebagai pembayaran gaji pegawai, tunjangan kinerja daerah dan tunjangan profesi guru serta dilaksanakan secara bertahap pada seluruh Badan/Dinas/Kantor dan Kecamatan. Beberapa pertanyaan disampaikan oleh peserta Rakorda Baznas. Seperti disampaikan Baznas Bandarlampung terkait produk Bank Lampung. Peserta juga mempertanyakan kenapa Bank Lampung tidak ada Bank Syariah. Sementara Baznas sangat berpedoman pada syar’i. Disampaikan Rosna Dewi, bahwa Bank Lampung masih konvensional. Belum ada Bank Lampung Syariah. Rosna juga menyampaikan, Baznas di Lampung patut berbangga mempunyai bang pembangunan daerah Lampung. Karena itu, Baznas di Lampung telah bermitra dengan Bank Lampung.
BERITA26/11/2022 | Aldino
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.

Lihat Daftar Rekening →