Berita Terbaru
BAZNAS Lampung Ikuti Pra-Rakornas Perkuat Evaluasi dan Koordinasi Pengelolaan Zakat
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengikuti kegiatan Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-Rakornas) BAZNAS secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi capaian program pengelolaan zakat tahun 2026.
Pra-Rakornas yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Provinsi Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju RAKORNAS sekaligus ruang untuk menyelaraskan pelaksanaan program di daerah dengan arah kebijakan BAZNAS secara nasional.
Kegiatan diawali dengan sambutan dan laporan dari Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, MA., kemudian dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mujahid, M.Sc.
Salah satu agenda utama dalam Pra-Rakornas adalah pemaparan evaluasi pencapaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026 pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Materi tersebut disampaikan oleh Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI, H. Syarifuddin, S.Ag., ME.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain ikut serta dalam zoom mengapresiasi pra-Rakornas untuk mengevaluasi kinerja pengumpulan serta program yang dilaksanakan selama tahun 2026. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat. Dengan evaluasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkala, pengelolaan zakat diharapkan dapat berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi mustahik.
Selain membahas capaian program, Pra-Rakornas juga diisi dengan penggalangan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Agenda tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.
Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Lampung dalam kegiatan ini turut menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan BAZNAS RI maupun BAZNAS Kabupaten/Kota. Koordinasi tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan program yang lebih terarah serta memastikan pengelolaan zakat terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui Pra-Rakornas, BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan program, maupun tata kelola kelembagaan.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota, pengelolaan zakat diharapkan dapat semakin optimal dalam menghadirkan manfaat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA20/08/2026 | MBL-01
BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Penyintas Gempa NTT
Jakarta -- Di tengah situasi pascagempa yang masih penuh keterbatasan, masyarakat terdampak di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mendapatkan dukungan layanan kesehatan. Rumah Sehat BAZNAS (RSB) mendirikan pos pelayanan kesehatan di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, sebagai bagian dari respons cepat BAZNAS RI terhadap bencana gempa bumi yang melanda wilayah tersebut.
Posko medis ini menjadi tempat masyarakat terdampak untuk memperoleh pemeriksaan dan pelayanan kesehatan. Kehadiran tim medis di tengah kondisi darurat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan warga sekaligus memberikan rasa aman bagi para penyintas yang sedang menghadapi masa sulit.
“Tim RSB alhamdulillah pagi ini sudah standby membuka pos layanan kesehatan untuk para korban gempa NTT,” ujar Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).
Bergerak Menjawab Kebutuhan Warga
Gempa yang berpusat di Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan data per pukul 16.00 WIB, Selasa (18/8/2026), bencana tersebut telah menyebabkan 70 orang meninggal dunia dan 1.182 orang mengalami luka-luka.
Selain itu, sebanyak 40.040 orang harus mengungsi dan 11.952 rumah terdampak. Kondisi tersebut membuat kebutuhan masyarakat semakin beragam, mulai dari layanan kesehatan, makanan, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan bagi kelompok rentan.
Untuk merespons kondisi tersebut, BAZNAS mengerahkan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Rumah Sehat BAZNAS (RSB). Kedua tim bergerak untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat pada masa tanggap darurat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka posko kesehatan di Pondok Pesantren Pancasila, Manggarai. Di tengah keterbatasan fasilitas dan akses di lokasi bencana, tim medis RSB memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi para penyintas, kehadiran tenaga kesehatan bukan hanya soal mendapatkan pemeriksaan atau obat. Pelayanan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian yang membantu mereka melewati situasi darurat dengan lebih tenang.
Bantuan Menjangkau Kebutuhan Dasar
Respons BAZNAS di NTT tidak berhenti pada pelayanan kesehatan. Berbagai kebutuhan dasar masyarakat terdampak juga menjadi perhatian dalam penanganan bencana. BAZNAS turut menyiapkan dapur umum di Kelurahan Mbay 1, Kabupaten Nagekeo, serta membagikan makanan siap saji kepada masyarakat di Desa Reo, Manggarai.
Selain pangan, bantuan juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan lainnya, termasuk fasilitas kesehatan, tenda, serta perlengkapan bagi ibu dan anak.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Sebab, dalam situasi bencana, kebutuhan warga dapat berubah seiring dengan perkembangan kondisi dan proses pemulihan.
Zakat dan Donasi untuk Kemanusiaan
Respons kemanusiaan BAZNAS di NTT tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang mempercayakan zakat dan donasinya untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Hingga saat ini, dana bantuan yang terkumpul mencapai kurang lebih Rp6 miliar. Dana tersebut akan terus dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan, baik selama masa tanggap darurat maupun pada tahap pemulihan.
Dukungan masyarakat juga datang dari berbagai daerah. BAZNAS Provinsi Lampung turut menggalang dana bantuan untuk masyarakat terdampak gempa NTT sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para penyintas.
Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan bantuan di tengah bencana. Dana yang dihimpun kemudian dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk manfaat, mulai dari makanan bagi pengungsi, layanan kesehatan, perlengkapan kebutuhan dasar, hingga dukungan bagi proses pemulihan masyarakat.
Bersama Membantu Masyarakat Bangkit
Bencana tidak hanya menghadirkan kerusakan secara fisik, tetapi juga meninggalkan tantangan yang harus dihadapi masyarakat dalam waktu yang tidak singkat. Setelah masa tanggap darurat berakhir, para penyintas masih perlu memulihkan kesehatan, tempat tinggal, penghasilan, dan kehidupan sehari-hari.
Karena itu, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Kehadiran relawan, tenaga kesehatan, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat yang memberikan bantuan menjadi bentuk nyata kepedulian kepada mereka yang terdampak.
Melalui pengerahan BTB dan RSB, BAZNAS terus berupaya hadir memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa NTT. Posko kesehatan yang didirikan mungkin sederhana, tetapi kehadirannya membawa manfaat bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Gerak cepat ini menjadi wujud bahwa zakat dan kepedulian masyarakat dapat menjadi kekuatan kemanusiaan. Dari bantuan yang diberikan, tumbuh harapan agar masyarakat NTT dapat melalui masa sulit dan perlahan kembali menata kehidupannya.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA20/08/2026 | MBL-01
Dari Dapur Umum BAZNAS, Hadir Harapan bagi Penyintas Gempa NTT
Jakarta -- Gempa bumi tidak hanya meninggalkan kerusakan pada bangunan, tetapi juga mengubah kehidupan masyarakat dalam sekejap. Rumah yang sebelumnya menjadi tempat berlindung harus ditinggalkan, sementara kebutuhan sehari-hari tetap harus dipenuhi di tengah kondisi yang serba terbatas.
Bagi masyarakat yang berada di pengungsian, kebutuhan sederhana seperti makanan hangat menjadi sangat berarti. Di tengah situasi tersebut, BAZNAS RI hadir melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dengan mendirikan dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dapur umum tersebut menjadi salah satu bentuk respons BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa. Bersama relawan dan warga setempat, makanan siap saji disiapkan untuk kemudian diberikan kepada para pengungsi.
Memenuhi Kebutuhan Dasar di Situasi Darurat
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, menjadi salah satu prioritas BAZNAS dalam penanganan gempa NTT.
“Dapur umum sudah mulai beroperasi untuk segera memproduksi sejumlah makanan dengan dibantu oleh sejumlah relawan dan warga setempat untuk menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat di pengungsian,” ujar Idy, Selasa (18/8/2026).
Keterlibatan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam operasional dapur umum. Selain membantu mempercepat penyediaan makanan, kolaborasi tersebut juga memungkinkan bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.
Jumlah makanan yang diproduksi pun akan terus menyesuaikan kebutuhan para pengungsi. Dengan begitu, bantuan yang diberikan tidak sekadar hadir dalam jumlah banyak, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sepiring Makanan, Seberkas Harapan
Bagi masyarakat yang sedang berada di pengungsian, makanan bukan sekadar kebutuhan untuk mengisi tenaga. Sepiring makanan hangat dapat menjadi pengingat bahwa di tengah musibah, masih ada orang-orang yang peduli dan bersedia membantu.
Dapur umum BAZNAS menjadi salah satu ruang tempat kepedulian itu diwujudkan. Relawan dan warga bergotong royong menyiapkan makanan, sementara bantuan terus diarahkan kepada masyarakat yang terdampak.
BAZNAS juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan agar bantuan yang diberikan dapat mengikuti kebutuhan masyarakat. Sebab, penanganan bencana tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan di hari-hari pertama, tetapi perlu dilanjutkan sesuai perkembangan kondisi hingga memasuki tahap pemulihan.
Idy menyampaikan bahwa BAZNAS prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat NTT dan berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak.
“BAZNAS sangat prihatin atas musibah yang terjadi di NTT. Kita tahu banyak saudara-saudara kita yang terdampak dan membutuhkan bantuan. Karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana hingga masa pemulihan,” ujarnya.
Bersama Menguatkan Masyarakat
Gempa yang melanda NTT menjadi pengingat bahwa bencana dapat mengubah kehidupan masyarakat dalam waktu singkat. Ketika kebutuhan dasar menjadi sulit dipenuhi, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.
Melalui dapur umum yang didirikan di Pondok Pesantren Pancasila, BAZNAS berupaya memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan makanan selama masa tanggap darurat. Kolaborasi antara relawan, warga setempat, dan BAZNAS menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan bantuan yang tepat bagi para pengungsi.
Dari sebuah dapur sederhana, lahir banyak manfaat. Ada makanan yang menguatkan tubuh, ada gotong royong yang menguatkan kebersamaan, dan ada kepedulian yang memberikan harapan.
Sebab, di tengah bencana, bantuan bukan hanya tentang apa yang diberikan. Lebih dari itu, bantuan adalah tentang memastikan mereka yang sedang berada dalam kesulitan tahu bahwa mereka tidak menghadapi semuanya sendirian.
Melalui zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan, masyarakat dapat ikut mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita di NTT. Semoga dukungan yang diberikan menjadi kekuatan bagi para penyintas untuk melewati masa sulit dan perlahan kembali menata kehidupan mereka.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA20/08/2026 | MBL-01
BAZNAS Bergerak Bantu Korban Gempa NTT, Respons Kemanusiaan Berlanjut
Jakarta -- Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (15/8/2026) meninggalkan dampak besar bagi masyarakat. Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB, gempa tersebut menyebabkan lebih dari 5.000 jiwa mengungsi, 47 orang meninggal dunia, serta menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk melakukan penanganan langsung di wilayah terdampak. Tim diberangkatkan untuk melakukan evakuasi, pencarian dan pertolongan, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Tim Tanggap Bencana
Tim BTB diberangkatkan dari Jakarta pada Minggu (16/8/2026) dengan membawa misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Selain melakukan proses evakuasi, tim juga disiapkan untuk mendirikan tenda pengungsian, dapur umum, serta memberikan dukungan layanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.
Dalam menjalankan tugasnya, BTB berkoordinasi dengan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah terdampak. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi masyarakat sekaligus memetakan kebutuhan yang diperlukan di lapangan.
BAZNAS juga menyiapkan respons secara bertahap dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan situasi yang dihadapi para penyintas.
Dapur Umum untuk Pengungsi
Selain penanganan di lapangan, BAZNAS RI turut memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak melalui dapur umum. Dapur umum tersebut mulai memproduksi makanan siap saji dengan melibatkan relawan dan warga setempat untuk menyediakan makanan bagi masyarakat yang berada di pengungsian.
Keterlibatan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam proses pelayanan dan distribusi bantuan. Dengan adanya dapur umum, kebutuhan makanan para pengungsi dapat dipenuhi secara lebih cepat selama masa tanggap darurat.
Jumlah makanan yang diproduksi juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Upaya tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan BAZNAS untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.
BAZNAS menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan menjadi salah satu bagian dari respons kemanusiaan untuk membantu masyarakat menghadapi situasi darurat pascagempa. Selain pangan, pemantauan terhadap perkembangan kondisi masyarakat dan kebutuhan di lapangan terus dilakukan agar bantuan dapat diberikan sesuai prioritas.
Respons terhadap bencana juga mendapat dukungan dari BAZNAS di berbagai daerah. Salah satunya BAZNAS Provinsi Lampung yang turut menggalang dana bantuan bagi masyarakat terdampak gempa NTT.
Penggalangan dana tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus dukungan terhadap upaya penanganan bencana yang dilakukan BAZNAS. Partisipasi masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat membantu memperluas manfaat bantuan bagi mereka yang sedang menghadapi dampak bencana.
Bencana membawa kehilangan dan mengubah kehidupan masyarakat dalam waktu singkat. Karena itu, kehadiran bantuan dan dukungan dari berbagai pihak menjadi penting untuk membantu para penyintas melewati masa sulit.
Melalui gerakan kemanusiaan ini, BAZNAS terus berupaya memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat dapat hadir dalam situasi yang membutuhkan. Dukungan bersama diharapkan mampu meringankan beban masyarakat terdampak gempa NTT dan menjadi bagian dari proses pemulihan mereka.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA19/08/2026 | MBL-01
Binda, BAZNAS, Densus 88 Bersama Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Syukuran HUT ke-81 RI
Lampung -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Lampung, Densus 88 AT Wilayah Lampung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung (YMPL) menggelar kegiatan syukuran sekaligus pembinaan bagi anggota Yayasan Mangkubumi Putra Lampung di Bandar Lampung, Senin (17/8/2026).
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kepala BIN Daerah (Kabinda) Lampung Suryono sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memberikan pembinaan kepada keluarga besar Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Hadir dalam acara itu antara lain, Pembina YMPL M.Firsada yang juga Asisten I Bidang Pemerntahan dan Kesra Pemprov Lampung, Bupati Tulang Bawang Qodratul Ikhwan, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain, Satgasus Densus 88 AT Wil Lampung Kompol Sumarna, Kepala Kesbangpol Lampung Cristian, Ketua YMPL Supriadi.
Sebelumnya, sebanyak kurang lebih 30 orang anggota Yayasan Mangkubumi Putra Lampung turut mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung. Usai mengikuti upacara, kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan agenda syukuran dan pembinaan. Anggota YMPL adalah mantan narapidana teroris (napiter) yang berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI.
Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, membangun semangat kebangsaan, serta mendorong setiap anggota untuk terus berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung turut hadir sebagai bagian dari sinergi pembinaan dan pemberdayaan bersama BINDA Lampung serta Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Sinergi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memberikan pendampingan dan membuka ruang bagi anggota yayasan untuk terus berkembang, mandiri, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga melanjutkan sinergi yang sebelumnya telah terjalin antara BAZNAS Provinsi Lampung, BINDA, dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Pada Maret 2026, ketiga pihak bersama sejumlah unsur terkait telah melaksanakan kegiatan silaturahmi dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembinaan serta penguatan ukhuwah.
BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendukung upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan kemanusiaan. Kolaborasi lintas lembaga diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam membangun kemandirian sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat baru, mempererat persatuan, serta bersama-sama mengambil peran dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih aman, harmonis, mandiri, dan saling peduli.
Melalui sinergi yang terus terjaga, BINDA Lampung, BAZNAS Provinsi Lampung, dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang memberikan manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Lampung yang lebih baik.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA18/08/2026 | Admin
BAZNAS Bahas Reorientasi Pengelolaan Muzaki Perkuat Fundraising Berbasis Nilai
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) menggelar BAZNAS Knowledge Sharing (BKS) bertema “Reorientasi Pengelolaan Muzaki” pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom tersebut menjadi ruang berbagi ilmu dan pengalaman mengenai pentingnya pengelolaan muzaki yang lebih strategis di tengah perkembangan dunia filantropi.
Dalam kegiatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM. hadir sebagai narasumber. Sementara itu, kegiatan dipandu oleh Hafiza Elvira N., S.Kep., MNLM., Kepala Divisi Layanan Muzaki Korporasi BAZNAS RI sebagai host.
Melalui materi “Value-Driven Fundraising BAZNAS”, Rizaludin menjelaskan bahwa pengelolaan muzaki perlu diarahkan dari pendekatan yang semula bersifat transaksional menuju pendekatan yang lebih relasional dan spiritual. Hal ini dilakukan untuk membangun hubungan jangka panjang, menjaga kepercayaan, serta memperkuat reputasi dan branding BAZNAS. Prinsip yang ditekankan adalah mengenali muzaki, memahami nilainya, merawat hubungan, dan membangun kepercayaan.
Menurut materi yang disampaikan, pendekatan tersebut dapat diperkuat melalui empat pilar utama, yaitu Dakwah Zakat, Impact Zakat, Management Muzaki, dan Engagement Muzaki. Dalam materi tersebut juga ditekankan bahwa fundraising ZIS tidak berhenti pada transaksi donasi. BAZNAS perlu membangun perjalanan muzaki mulai dari kesadaran dan pemahaman tentang zakat, melihat manfaat dari kontribusinya, merasa dikenali dan dihargai, memperoleh pengalaman layanan yang baik, hingga terdorong untuk terus terlibat dalam gerakan zakat.
Reorientasi pengelolaan muzaki menjadi semakin penting karena masyarakat kini tidak hanya menuntut kemudahan dalam menunaikan zakat, tetapi juga menginginkan makna, dampak, keterlibatan, serta hubungan yang baik dengan lembaga pengelola zakat. Karena itu, BAZNAS perlu menunjukkan bagaimana zakat yang dihimpun dapat memberikan perubahan nyata bagi kehidupan mustahik.
Selain membangun value dan relationship, penguatan branding dan reputasi juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan muzaki. BAZNAS perlu membangun citra sebagai mitra terpercaya dalam mewujudkan kesalehan sosial dan kesejahteraan masyarakat, dengan mengedepankan profesionalisme, inovasi, transparansi, serta komunikasi yang empatik dan konsisten.
Melalui kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing ini, diharapkan pemahaman mengenai pengelolaan muzaki berbasis nilai dapat terus berkembang dan diterapkan dalam penguatan ekosistem zakat. Dengan pendekatan yang lebih strategis, zakat diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas transaksional, tetapi tumbuh sebagai gerakan yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA18/08/2026 | MBL-01
BAZNAS Lampung Galang Dana untuk Bantu Korban Gempa NTT
Lampung -- BAZNAS Provinsi Lampung turut menggalang kepedulian masyarakat untuk membantu korban gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Penggalangan dana dilakukan melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Provinsi Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
Gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT pada 15 Agustus 2026 menimbulkan korban jiwa dan kerusakan pada sejumlah fasilitas. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat terdampak membutuhkan berbagai bantuan, mulai dari kebutuhan tempat tinggal sementara, pangan, perlengkapan sehari-hari, hingga layanan kesehatan.
Melalui penggalangan dana ini, BAZNAS Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk bersama-sama meringankan beban para korban. Dana yang terkumpul nantinya akan menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Upaya tersebut juga sejalan dengan respons BAZNAS RI terhadap bencana gempa NTT. BAZNAS RI telah memobilisasi bantuan kemanusiaan sekaligus memberangkatkan tim tanggap bencana untuk melakukan penanganan dan membantu masyarakat terdampak secara langsung.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain mengatakan jajarannya turut mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan tersebut dengan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyalurkan donasi. Partisipasi masyarakat menjadi penting agar bantuan dapat dihimpun lebih banyak dan manfaatnya dapat menjangkau saudara-saudara yang sedang membutuhkan.
Melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS Provinsi Lampung, masyarakat dapat turut berkontribusi membantu korban gempa NTT. Setiap donasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memenuhi kebutuhan para penyintas dan meringankan beban mereka di tengah kondisi sulit.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA18/08/2026 | MBL-01
BAZNAS Dorong Eko-Filantropi, Surplus Pangan Diubah Jadi Manfaat bagi Masyarakat
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong penguatan eko-filantropi sebagai salah satu upaya menjawab persoalan surplus pangan sekaligus krisis lingkungan di Indonesia. Pendekatan ini menempatkan pangan yang masih layak konsumsi sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mengurangi timbulan sampah makanan.
Hal tersebut dibahas dalam BAZNAS Knowledge Sharing (BKS) bertema “Eko-Filantropi: Praktik Redistribusi Surplus Pangan Perspektif Hifz al-Bi'ah” yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi, Kabupaten, dan Kota dari seluruh Indonesia secara daring.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., mengatakan surplus pangan yang masih layak konsumsi perlu dikelola dengan baik agar tidak terbuang dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Eko-filantropi menjadi bagian penting dalam pengembangan filantropi yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Surplus pangan harus dilihat sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai dan manfaat,” ujar Syarifuddin dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, redistribusi surplus pangan juga sejalan dengan peran BAZNAS dalam mengoptimalkan dana dan sumber daya filantropi. Upaya tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi pengelolaan zakat dan filantropi yang dapat menjawab persoalan sosial sekaligus lingkungan.
Syarifuddin menambahkan, pengembangan praktik redistribusi surplus pangan membutuhkan ekosistem kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak. Dengan kolaborasi tersebut, praktik baik yang telah berjalan dapat dikembangkan dan direplikasi di berbagai daerah sehingga zakat dan filantropi tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga turut menjaga keberlanjutan lingkungan.
Sementara itu, Staf Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Latifah Aminah, M.A., menjelaskan bahwa redistribusi surplus pangan mencerminkan penerapan maqashid syariah secara komprehensif dengan semangat hifz al-bi'ah atau perlindungan lingkungan.
Menurut Latifah, praktik tersebut berkaitan dengan berbagai tujuan dalam maqashid syariah. Menjaga agama (hifz ad-din) diwujudkan dengan menegaskan peran manusia sebagai khalifah, menjaga harta (hifz al-mal) dilakukan dengan mencegah pemborosan pangan, sementara menjaga jiwa (hifz an-nafs) diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Selain itu, upaya menjaga akal (hifz al-'aql) dapat dilakukan melalui edukasi ekologis, sedangkan menjaga keturunan (hifz an-nasl) diwujudkan melalui upaya menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Dalam pelaksanaannya, redistribusi surplus pangan dilakukan melalui proses kurasi dan quality control. Makanan yang akan didistribusikan diperiksa berdasarkan tiga indikator utama secara organoleptik, yaitu tekstur, aroma, dan rasa.
Hingga saat ini, program tersebut telah mengelola 1,3 ton makanan siap santap dan 672 ribu roti kering. Makanan tersebut kemudian didistribusikan kepada lebih dari 3.000 keluarga atau sekitar 172 ribu orang penerima manfaat.
Latifah mengatakan, praktik redistribusi surplus pangan menjadi semakin relevan di tengah kondisi Indonesia yang menghadapi paradoks pangan. Di satu sisi masih terdapat masyarakat yang mengalami persoalan kelaparan, sementara di sisi lain terdapat surplus pangan yang berpotensi menjadi sampah apabila tidak dikelola dengan baik.
“Indonesia kelaparan bukan karena kekurangan pangan, melainkan karena kelebihan yang tidak dikelola. Eko-filantropi hadir sebagai gerakan berbagi dan berderma kepada sesama manusia dengan tanpa mengabaikan pemeliharaan dan keberlangsungan lingkungan alam,” ujar Latifah.
Menurutnya, penguatan eko-filantropi juga sejalan dengan perkembangan gerakan filantropi di Indonesia. Berdasarkan Indonesia Philanthropy Outlook 2024, sebanyak 69 persen lembaga filantropi di Indonesia telah menunjukkan komitmen terhadap isu perubahan iklim. Dukungan tersebut mencakup upaya mitigasi, adaptasi, hingga penanganan kerugian dan kerusakan (loss and damage).
Krisis pangan dan lingkungan merupakan persoalan yang tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak. Karena itu, diperlukan kesadaran dan kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan lembaga zakat dan filantropi.
“Pihaknya menyebut, krisis global dan upaya pelestarian alam tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak. Ia membutuhkan kesadaran kolektif, dan kesadaran tersebut menuntut sinergi lintas sektor, termasuk peran aktif lembaga zakat dan filantropi,” ujar Latifah.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA12/08/2026 | MBL-01
BAZNAS dan LPAI Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Keluarga Rentan
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) memperkuat kolaborasi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak serta pemberdayaan keluarga rentan melalui optimalisasi pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Kolaborasi tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, hingga kesejahteraan. Program ini ditujukan bagi anak yatim piatu, dhuafa, anak penyandang disabilitas, anak korban kekerasan, anak korban bencana, anak terlantar, serta anak dalam situasi khusus, baik di dalam maupun luar negeri.
Rencana kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi BAZNAS RI bersama LPAI yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Audiensi dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Ketua Umum LPAI Samsul Ridwan, serta Wakil Ketua Umum 3 LPAI Ir. Titik Suharyati.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan menyambut baik sinergi tersebut. Menurutnya, terdapat banyak ruang kerja sama yang dapat dikembangkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dan perlindungan anak dari kelompok rentan.
"Kami melihat banyak ruang program yang dapat disinergikan, mulai dari bantuan akses pendidikan dan beasiswa anak prasejahtera, bantuan kesehatan, penanganan stunting, hingga perlindungan anak di lingkungan khusus seperti Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)," ujar Rizaludin.
Ia menambahkan, penguatan ekonomi keluarga juga menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak. Kondisi ekonomi keluarga yang lebih kuat dinilai dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak dan mengurangi risiko kekerasan, penelantaran, maupun eksploitasi.
"Ketika ekonomi keluarga kuat, anak-anak akan lebih terlindungi dari potensi kekerasan, penelantaran, maupun eksploitasi," kata Rizaludin.
Untuk mendukung berbagai program tersebut, BAZNAS memiliki sejumlah sumber dana yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan. Selain dana zakat yang diperuntukkan bagi mustahik Muslim, BAZNAS juga mengelola dana infak terikat, sedekah, serta partisipasi CSR korporasi.
Menurut Rizaludin, keberadaan dana infak dan CSR memberikan ruang yang lebih luas untuk mendukung program bersama LPAI dan menjangkau kelompok anak rentan secara inklusif, termasuk mereka yang berada di wilayah perbatasan, daerah terdampak bencana, hingga anak-anak Indonesia di luar negeri.
"Keberadaan dana infak dan CSR ini memberikan fleksibilitas bagi BAZNAS mendukung LPAI untuk menjangkau seluruh anak Indonesia dari kelompok masyarakat rentan secara inklusif termasuk anak-anak di wilayah perbatasan, daerah bencana, hingga luar negeri tanpa terkendala batasan-batasan teknis penyaluran," ujarnya.
Rizaludin berharap kolaborasi tersebut dapat segera diwujudkan dalam berbagai program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dari kelompok rentan. Pemenuhan hak dasar, perlindungan anak, dan kesehatan menjadi sejumlah aspek yang dinilai perlu mendapat perhatian bersama.
Sementara itu, Ketua Umum LPAI Samsul Ridwan mengapresiasi dukungan BAZNAS dalam memperkuat upaya perlindungan anak di Indonesia. Ia menilai persoalan perlindungan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena kompleksitas permasalahan yang dihadapi anak-anak dari kelompok rentan.
"Masalah perlindungan anak tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Oleh karena itu, LPAI membutuhkan sinergi dan kolaborasi erat dengan lembaga-lembaga negara serta lembaga zakat nasional seperti BAZNAS," ujar Samsul Ridwan.
Melalui kerja sama tersebut, LPAI berharap anak-anak yang kehilangan atau belum mendapatkan hak dasar dapat memperoleh kembali akses yang dibutuhkan, termasuk anak korban kekerasan, anak yatim piatu, anak di wilayah bencana, hingga anak pekerja migran di daerah perbatasan.
"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan anak-anak korban kekerasan, anak yatim piatu, anak di wilayah bencana, hingga anak pekerja migran di daerah perbatasan yang kehilangan hak dasar atas akta kelahiran, pendidikan, dan kesehatan, bisa mendapatkan hak-haknya kembali," ucapnya.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan LPAI diharapkan dapat menjadi langkah bersama dalam memperluas perlindungan dan pemenuhan hak anak, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga rentan. Melalui pemanfaatan sumber daya filantropi dan kerja sama lintas lembaga, dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan diharapkan dapat diberikan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Divisi Ritel BAZNAS RI Arief Budiman, Kepala Divisi Digital Fahrudin, serta Kepala Divisi UPZ Nasional BAZNAS RI Tri Hadian, S.T.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA12/08/2026 | MBL-01
BAZNAS Salurkan 1,5 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat di Berbagai Wilayah Indonesia
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus berupaya membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih melalui Program Air Bersih. Hingga saat ini, BAZNAS RI telah mendistribusikan sebanyak 1.536.000 liter air bersih kepada 70.944 penerima manfaat yang tersebar di 72 desa, 46 kecamatan, dan 14 kabupaten di enam provinsi di Indonesia.
Bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), daerah yang menghadapi kemarau panjang, serta kawasan yang terdampak bencana. Selain mendistribusikan air menggunakan truk tangki, BAZNAS RI juga memperluas akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan Program Air Bersih merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, terutama bagi mereka yang menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.
“Program Air Bersih BAZNAS menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di wilayah 3T, menghadapi kemarau panjang, maupun terdampak bencana,” ujar Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Menurut Sodik, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah. BAZNAS mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari tingkat kebutuhan masyarakat, ketersediaan sumber air, hingga karakteristik wilayah dalam menentukan bentuk intervensi yang tepat.
Penyediaan akses air bersih dilakukan melalui berbagai cara, seperti pembangunan sumur bor dan pipanisasi, penyediaan bak penampungan, hingga pendistribusian air menggunakan truk tangki.
“Penyediaan akses air bersih oleh BAZNAS dilakukan melalui beberapa upaya, mulai dari membangun sumur bor atau pipanisasi, bak penampungan, hingga mendistribusikan air bersih menggunakan truk tangki,” kata Sodik.
Pembangunan sumur bor dan pipanisasi menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menghadirkan sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan. Sementara itu, distribusi air menggunakan truk tangki dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi krisis air bersih.
“Sementara itu, pendistribusian menggunakan truk tangki menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, sembari pembangunan infrastruktur air bersih dilakukan sebagai solusi jangka panjang,” jelas Sodik.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI terus berkoordinasi dengan BAZNAS daerah dan pemerintah daerah setempat agar bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Koordinasi tersebut juga dilakukan untuk memastikan bentuk bantuan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan penerima manfaat di masing-masing wilayah.
Sodik menegaskan bahwa Program Air Bersih akan terus diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya BAZNAS dalam membantu menghadapi persoalan keterbatasan air bersih.
“Semua bantuan tersebut merupakan amanah para muzaki. Kami (BAZNAS) akan terus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan delapan asnaf,” ujar Sodik.
Melalui dukungan para muzaki dan masyarakat, Program Air Bersih BAZNAS diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang menghadapi kesulitan memperoleh air bersih, baik melalui bantuan darurat maupun penyediaan akses air yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Mari ikut membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Sedekah Air Bersih sekarang melalui BAZNAS.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA12/08/2026 | MBL-01
BAZNAS Terima Audiensi Yayasan Bakrie Amanah, Bahas Penguatan Sinergi Kemaslahatan Umat
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menerima kunjungan audiensi dan silaturahmi dari Yayasan Bakrie Amanah di Kantor BAZNAS Provinsi Lampung, Kamis, 6 Agustus 2025. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dalam mendukung berbagai program pemberdayaan umat di Provinsi Lampung.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., beserta jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Provinsi Lampung. Sementara dari Yayasan Bakrie Amanah hadir Direktur Yayasan Bakrie Amanah, Setiadi Ihsan beserta tim langsung dari Jakarta dan Lampung.
Dalam pertemuan tersebut, Yayasan Bakrie Amanah memperkenalkan profil lembaga serta keberadaan Kantor Perwakilan Sumatera yang berkedudukan di Provinsi Lampung. Selain itu, disampaikan pula arah pengelolaan Masjid Raya Al Bakrie Lampung sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai peluang kolaborasi di bidang zakat, infak, sedekah, dan program sosial kemanusiaan.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan bahwa kolaborasi antar lembaga filantropi merupakan langkah strategis untuk memperluas manfaat bagi masyarakat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menghadirkan program-program yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
Suasana audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kedua belah pihak saling bertukar gagasan mengenai potensi kerja sama yang dapat diwujudkan ke depan, termasuk penguatan zakat produktif di Lampung. Hal ini sejalan dengan komitmen BAZNAS Provinsi Lampung dalam memperkuat sinergi bersama berbagai mitra strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui pertemuan ini, BAZNAS Provinsi Lampung berharap komunikasi dan koordinasi dengan Yayasan Bakrie Amanah dapat terus terjalin dengan baik sehingga mampu melahirkan berbagai kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat ekosistem filantropi Islam di Provinsi Lampung.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA07/08/2026 | Admin
BAZNAS, Kemenag, dan Bappenas Luncurkan Integrasi DTSEN untuk Perkuat Tata Kelola Zakat Nasional
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas resmi meluncurkan integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL). Langkah ini menjadi upaya strategis untuk meningkatkan transparansi, akurasi, serta ketepatan sasaran dalam penyaluran zakat di Indonesia.
Peluncuran yang berlangsung di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (6/8/2026), menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola data zakat nasional melalui sistem yang terintegrasi antarinstansi.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menjelaskan integrasi data mustahik dengan DTSEN bertujuan menghindari tumpang tindih penyaluran bantuan sekaligus meningkatkan efektivitas program pemberdayaan. Saat ini, BAZNAS RI mengelola sekitar 48 juta data mustahik dan 23 juta data muzaki, sehingga diperlukan sistem data yang terpadu agar pengelolaannya semakin akurat dan efisien.
"Oleh sebabnya, hari ini secara resmi kami launching tentang keterpaduan data-data itu, yakni data mustahik, yang dengan keterpaduan itu maka program mobilisasi ZIS serta pemberdayaan akan lebih terpadu, akurat, dan efisien," ujar Sodik.
Senada dengan hal tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., menilai implementasi Satu Data ZIS-DSKL merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola zakat yang semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
"Lewat Satu Data ZIS-DSKL, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bahu-membahu memperkuat dan memanfaatkan kemaslahatan ZIS-DSKL dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045," ungkapnya.
Sementara itu, Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., menekankan pentingnya integrasi data untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Menurutnya, sistem ini juga akan mencegah adanya penerima bantuan ganda dari berbagai lembaga.
"Kalau ini semua mau kita perbaiki datanya, kalau Anda sudah dapat di BAZNAS pusat, enggak usah dapat di BAZNAS daerah lagi, kalau sudah dapat dari BAZNAS, tidak usah dapat lagi dari Kementerian Sosial," jelasnya.
Melalui integrasi DTSEN, pengelolaan ZIS-DSKL diharapkan semakin efektif dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana zakat secara nasional.
Kegiatan peluncuran tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, Kementerian Agama, dan Kementerian PPN/Bappenas. Acara juga diikuti secara daring oleh BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia, termasuk pimpinan dan staf BAZNAS Kabupaten Pesawaran.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA07/08/2026 | MBL-01
Menag Apresiasi Pengelolaan Zakat Nasional, Beri Manfaat bagi 140 Juta Mustahik
Jakarta – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pengelolaan zakat nasional yang dinilai semakin kuat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pengelolaan zakat yang semakin baik turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat sekaligus mendukung pembangunan nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan bertema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Nasaruddin mengungkapkan bahwa kinerja pengelolaan zakat dan wakaf nasional terus menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, penghimpunan zakat tercatat mencapai Rp44,6 triliun dan telah memberikan manfaat kepada sekitar 140 juta mustahik di berbagai wilayah Indonesia.
"Pengelolaan filantropi, kinerja pengelolaan zakat dan wakaf nasional tahun 2025 terus menguat. Penghimpunan zakat tumbuh menjadi Rp44,6 triliun yang memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik," ujar Nasaruddin.
Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan semakin besarnya peran zakat dan wakaf sebagai instrumen sosial yang mampu mendukung berbagai program pembangunan. Pengelolaan dana umat yang dilakukan secara optimal juga dinilai selaras dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan nasional melalui program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Meski demikian, Nasaruddin menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah tujuan akhir. Sebaliknya, capaian itu menjadi amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
"Bagi kami, seluruh capaian itu bukanlah garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Menag juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa. Ia meyakini bahwa Indonesia memiliki modal sosial yang kuat untuk menjadi salah satu pusat peradaban dunia pada masa mendatang.
"Bangsa yang besar tidak hanya dibangun oleh kekuatan ekonomi, kemajuan teknologi, atau ketangguhan politik. Bangsa yang besar juga dibangun oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kokohnya kerukunan antarsesama," ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan ikhtiar spiritual yang melengkapi berbagai upaya nyata dalam membangun bangsa. Menurutnya, zikir menjadi sarana untuk menenangkan hati, doa sebagai bentuk harapan kepada Allah SWT, sementara kerja dan pengabdian merupakan wujud ikhtiar membangun negeri.
Sekitar 100.000 peserta dari berbagai daerah dan latar belakang agama hadir dalam kegiatan tersebut untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi Indonesia. Bagi Nasaruddin, kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa kerukunan bukan sekadar konsep, melainkan nilai yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.
"Malam ini adalah bukti bahwa kerukunan merupakan realitas sosial yang hidup di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Indonesia adalah lukisan Tuhan yang paling indah di muka bumi, makanya tidak boleh ada yang mengacak-acak," tuturnya.
Penguatan pengelolaan zakat yang terus berkembang diharapkan semakin memperluas manfaat bagi masyarakat serta memperkokoh peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Dengan dukungan berbagai pihak, zakat diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak utama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA06/08/2026 | MBL-01
BAZNAS dan Kemensos Perkuat Kolaborasi untuk Pendidikan dan Pemberdayaan Keluarga Prasejahtera
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan akses pendidikan dan pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mencetak generasi Indonesia Emas 2045 sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pendidikan yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi antara BAZNAS RI dan Kemensos RI yang berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (4/8/2026). Pertemuan dihadiri oleh Deputi II BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., serta Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Ricco.
Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama untuk mendukung lulusan Sekolah Rakyat, mulai dari pemberian beasiswa pendidikan tinggi hingga pendampingan dalam memasuki dunia kerja. Program yang dirancang mencakup penyediaan beasiswa kuliah, pemanfaatan hasil career mapping yang telah dilakukan sejak kelas XI, pengembangan talent pool, serta inkubasi karier melalui penguatan soft skill dan digital skill.
Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menjelaskan bahwa BAZNAS telah memiliki sejumlah program beasiswa yang dapat mendukung keberlanjutan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Salah satunya adalah Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) yang memberikan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan dukungan penyelesaian skripsi bagi mahasiswa semester lima hingga delapan yang berisiko menghentikan studi karena keterbatasan ekonomi.
"Program tersebut juga memungkinkan untuk membantu lulusan Sekolah Rakyat yang berkesempatan melanjutkan ke pendidikan tinggi," ujar Imdadun.
Selain mendukung akses pendidikan, BAZNAS juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam program pemberdayaan lulusan Sekolah Rakyat melalui peningkatan keterampilan, perluasan akses terhadap dunia kerja, hingga penguatan kemandirian ekonomi setelah menyelesaikan pendidikan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Ricco, berharap sinergi antara Kemensos dan BAZNAS dapat terus diperkuat sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan selama masa pendidikan, tetapi juga setelah para peserta didik lulus.
"Kolaborasi nanti diharapkan tidak hanya sekadar memberikan beasiswa, tetapi juga memberikan pendampingan, baik kepada anak maupun orang tua, supaya anak-anak ini nanti bisa lulus dengan tuntas," kata Robben.
Ia juga mengungkapkan harapannya agar kerja sama tersebut mampu menghadirkan keterhubungan antara lulusan Sekolah Rakyat dengan jaringan dunia kerja yang dimiliki BAZNAS. Selain itu, pendampingan berkelanjutan melalui Alumni Development Program diharapkan dapat membantu para lulusan mengembangkan potensi dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
"Peluang kerja sama inilah yang ingin kami mohonkan kepada BAZNAS agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tidak hanya naik kelas secara akademik, tetapi juga naik kelas secara ekonomi," tambahnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri, Direktur Pemberdayaan BAZNAS RI Agus Siswanto, Direktur Pendayagunaan BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo, Kepala Bidang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat pada Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial Mujiastuti, serta tim kerja Penjaminan Mutu, Monitoring dan Evaluasi, dan Kerja Sama Pusdiklatbangprof Kemensos.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI dan Kementerian Sosial berharap semakin banyak anak dari keluarga prasejahtera yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi, memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, serta mampu membangun masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA06/08/2026 | MBL-01
Seleksi Beasiswa Tahfiz Quran BAZNAS Lampung Mulai Tahap Verifikasi dan Hafalan
Bandar Lampung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menggelar seleksi tes hafalan bagi calon penerima Beasiswa Tahfiz Al-Qur'an BAZNAS, Rabu (05/08/2026), pukul 08.00 WIB. Proses seleksi dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, sehingga peserta dari berbagai daerah di Provinsi Lampung dapat mengikuti tahapan seleksi dengan lebih mudah.
Seleksi yang dibuka secara resmi oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain menjadi tahapan penting untuk memastikan beasiswa diberikan kepada peserta yang memiliki kemampuan hafalan Al-Qur'an sekaligus semangat kuat dalam menjaga dan mengembangkan hafalannya.
Puluhan peserta dari berbagai daerah di Provinsi Lampung mengikuti proses seleksi dengan antusias. Mereka berasal dari 14 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung, mulai dari usia 13 hingga 20 tahun. Setiap peserta menjalani ujian hafalan yang dinilai langsung oleh tim penguji sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Penguji hafalan antara lain Dr. Ikhwani, ketua Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Lampung dan Komarunizar, pimpinan BAZNAS Lampung.
Dalam pembukaan seleksi, Iskandar menyampaikan, program Beasiswa Tahfiz Al-Qur'an merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung lahirnya generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Beasiswa ini untuk anak-anak dalam program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an di Provinsi Lampung. Program ini berkelanjutan.
Program beasiswa ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan BAZNAS terhadap Program Satu Desa Satu Hafiz Al-Qur'an di Provinsi Lampung. Melalui program tersebut, BAZNAS berupaya mendorong lahirnya para penghafal Al-Qur'an di setiap desa sebagai generasi penerus yang mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Selain membantu meringankan beban pendidikan para penerima manfaat, program ini juga menjadi wujud kepedulian BAZNAS dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
Hasil seleksi akan menjadi dasar penetapan penerima Beasiswa Tahfiz Al-Qur'an BAZNAS Lampung setelah seluruh tahapan penilaian selesai dilaksanakan. Diharapkan, program ini mampu melahirkan lebih banyak generasi penghafal Al-Qur'an yang berprestasi serta berkontribusi positif bagi pembangunan umat dan bangsa.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***
BERITA05/08/2026 | MBL-01
BAZNAS Raih Top Brand Award 2026, Perkuat Kepercayaan Publik dalam Pengelolaan Zakat
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menorehkan prestasi dengan meraih Top Brand Award 2026 pada kategori Lembaga Zakat dan Amal. Dalam ajang tersebut, BAZNAS mencatat Top Brand Index sebesar 43 persen, sekaligus mempertahankan penghargaan bergengsi ini untuk lima tahun berturut-turut sejak 2022.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam apresiasi yang berlangsung di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, pada Rabu (29/7/2026). Capaian ini menjadi bukti kuat atas tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, yang hadir mewakili BAZNAS menerima penghargaan, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil dari sinergi seluruh insan BAZNAS, mulai dari pimpinan, amil, amilat, hingga relawan di berbagai daerah.
"Penghargaan ini merupakan rahmat Allah SWT atas ikhtiar, kerja keras, doa, dan kolaborasi seluruh keluarga besar BAZNAS. Semoga setiap upaya yang dilakukan mampu menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat serta menjadi amal kebaikan yang bernilai di dunia maupun akhirat," ujar Rizaludin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, munfik, dan donatur yang telah mempercayakan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut, menurutnya, menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan setiap dana yang dihimpun memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, Rizaludin turut mengucapkan terima kasih kepada para mustahik yang terus berjuang meningkatkan kualitas hidup, serta kepada seluruh mitra strategis yang selama ini berkolaborasi bersama BAZNAS dalam menghadirkan berbagai program pemberdayaan.
"Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus amanah. Kepercayaan masyarakat yang memilih BAZNAS sebagai lembaga penyalur zakat dan amal merupakan motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik," tambahnya.
Di sisi lain, CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., turut memberikan apresiasi atas keberhasilan BAZNAS mempertahankan penghargaan tersebut selama lima tahun berturut-turut. Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan bahwa kanal penghimpunan dan layanan BAZNAS telah memiliki tingkat popularitas yang tinggi serta loyalitas masyarakat yang kuat.
Handi berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran BAZNAS untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat hubungan dengan masyarakat sehingga mampu mempertahankan predikat Top Brand pada tahun-tahun mendatang.
Keberhasilan ini semakin mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA30/07/2026 | MBL-01
BAZNAS dan MUI Digital Bersinergi Perkuat Literasi Zakat di Era Kecerdasan Buatan
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat upaya meningkatkan literasi zakat di Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan Media Digital Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sinergi ini dihadirkan sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), agar edukasi mengenai zakat semakin mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat.
Komitmen tersebut dibahas dalam Workshop Amplifikasi Literasi Keislaman Digital Era AI yang mengusung tema "Penguatan Syiar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk Membangun Umat di Era Digital". Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor Pusat MUI, Jakarta, pada Rabu (29/7/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi dengan Media Digital MUI merupakan langkah penting untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai zakat di tengah transformasi digital yang berkembang sangat cepat.
"Kolaborasi strategis antara BAZNAS RI dan Media Digital MUI ini sangat penting untuk memperkuat literasi zakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan," ujar Idy Muzayyad.
Menurutnya, kerja sama tersebut difokuskan pada tiga agenda utama, yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang zakat (Zakat Dipahami), memperluas publikasi berbagai program zakat (Zakat Dirasakan), serta mengangkat isu-isu strategis seputar zakat agar semakin dikenal luas (Zakat Dibicarakan).
Melalui sinergi ini, BAZNAS RI dan Media Digital MUI berkomitmen mengoptimalkan potensi zakat nasional sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan umat. Edukasi yang disampaikan pun diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman sehingga lebih adaptif dan menjangkau berbagai kalangan.
"Kami berharap sinergi ini mampu menghadirkan edukasi zakat yang lebih luas, relevan, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat di era digital," tambahnya.
Workshop tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber dari MUI yang membahas penguatan literasi keislaman di ruang digital. Di antaranya Ketua MUI Bidang Infokomdigi K.H. Masduki Baidlowi, M.Si., Wasekjen Bidang Infokomdigi Dr. H. Asrori S. Karni, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Bidang Riset Digital Ismail Fahmi, Ph.D., Wakil Ketua Komdigi MUI H. Muis Sobri, M.Kom., Sekretaris Komisi Infokomdigi H.M. Alvin Nur Choironi, M.A., serta Wakil Sekretaris Bidang Media Sosial Muhyiddin Hamis Setiawan, M.I.Kom.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI berharap literasi zakat dapat semakin berkembang seiring kemajuan teknologi, sehingga masyarakat tidak hanya memahami pentingnya zakat sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga melihat perannya sebagai instrumen yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA30/07/2026 | MBL-01
KP2MI dan BAZNAS Perkuat Sinergi, Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Pemberdayaan Masyarakat
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan senilai Rp100 juta dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis usai audiensi antara BAZNAS dan KP2MI di Kantor KP2MI, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Selain penyerahan bantuan, pertemuan tersebut juga membahas evaluasi dan penyempurnaan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah memperkuat sinergi kedua lembaga dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus memperluas program pemberdayaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) beserta keluarganya.
Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menjelaskan bahwa kerja sama dengan KP2MI diarahkan untuk mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS bagi PMI, mulai dari tahap persiapan keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke Indonesia.
"Secara umum ada dua hal besar, satu adalah kerja sama dan dukungan bagi kami dalam melaksanakan tugas mobilisasi, mengelola, dan mendayagunakan zakat, infak, sedekah dengan subjek khusus yakni para pekerja migran ini," ujar Sodik.
Ia menjelaskan, BAZNAS akan mendukung calon pekerja migran yang sedang mengikuti pelatihan pra-keberangkatan melalui bantuan pembiayaan tambahan. Selain itu, BAZNAS juga menyiapkan berbagai program pemberdayaan, seperti beasiswa pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penguatan ekonomi bagi keluarga PMI yang berada di Tanah Air.
Tak hanya itu, selama bekerja di luar negeri, para PMI juga akan didorong untuk berperan aktif dalam pemberdayaan umat melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) komunitas.
"Selama mereka berada di luar negeri, kami juga melakukan pemberdayaan dengan mendorong mereka menjadi perpanjangan tangan BAZNAS untuk membangun UPZ komunitas agar PMI yang tadinya mustahik bisa menjadi muzakki dan zakatnya didistribusikan ke kampung halaman," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Drs. Mukhtarudin, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sekaligus pemberdayaan bagi pekerja migran Indonesia beserta keluarganya.
Menurutnya, kerja sama ini mencakup berbagai program strategis, mulai dari bantuan darurat bagi PMI yang mengalami musibah di luar negeri, dukungan pembiayaan bagi calon PMI, beasiswa pendidikan untuk anak-anak pekerja migran, pelatihan kewirausahaan bagi purna PMI, hingga pembentukan UPZ komunitas di luar negeri.
"Ke depan kita mau kembangkan lagi bagaimana kita menggali potensi dari pekerja migran Indonesia yang hari ini masih sebagai mustahik agar ke depan dapat kita dorong menjadi seorang muzakki," kata Mukhtarudin.
Ia juga mengungkapkan bahwa KP2MI dan BAZNAS akan memperkuat kolaborasi melalui pertukaran data dan informasi, serta menyusun Buku Saku Zakat bagi Pekerja Migran Indonesia dalam format digital guna meningkatkan literasi zakat di kalangan PMI.
Audiensi tersebut turut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Direktur Pengumpulan Badan Negara dan Badan Swasta H. Faisal Qosim, Lc., CWC., CFRM., Kepala Divisi Pengumpulan BUMN Argo Sayoto, serta jajaran pimpinan KP2MI, di antaranya Sekretaris Jenderal Komjen Pol. Dr. Dwiyono, S.I.K., M.Si., Dirjen Penempatan Ahnas, S.Ag., M.Si., dan Dirjen Pemberdayaan Dr. Moh. Fachri, S.STP., M.Si.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA30/07/2026 | MBL-01
BAZNAS Lampung Ikuti BAZNAS Knowledge Sharing Bahas Program Rumah Terang Mustahik
Lampung – BAZNAS Provinsi Lampung mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 12, Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI secara daring melalui Zoom pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini mengangkat tema "Program Rumah Terang BAZNAS" sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas amil zakat di lingkungan BAZNAS se-Indonesia.
Kegiatan menghadirkan Muhammad Rojudin, Kepala Divisi Penanganan Fakir Miskin BAZNAS RI, sebagai narasumber, dengan Randi Swandaru, Ph.D bertindak sebagai host. Webinar diikuti oleh jajaran BAZNAS Provinsi, Kabupaten, dan Kota dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Muhammad Rojudin menjelaskan bahwa Rumah Terang BAZNAS merupakan salah satu dari 13 Program Unggulan BAZNAS Tahun 2026–2031 yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan akses energi listrik yang layak bagi keluarga kurang mampu. Program ini menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam memperluas manfaat zakat melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.
Selain menjelaskan konsep dan tujuan program, narasumber juga memaparkan mekanisme pelaksanaan, struktur pengelolaan Program Rumah Terang BAZNAS, serta tahapan implementasi yang dapat menjadi acuan bagi BAZNAS di daerah dalam menjalankan program secara efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.
Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Lampung dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat pemahaman terhadap program-program strategis BAZNAS RI. Melalui forum Knowledge Sharing, diharapkan seluruh peserta dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik yang dapat diimplementasikan di daerah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan mengikuti kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Lampung berharap dapat mendukung optimalisasi pelaksanaan program pendayagunaan zakat, khususnya dalam menghadirkan inovasi pelayanan kepada mustahik serta memperkuat sinergi antara BAZNAS RI dan BAZNAS daerah dalam mewujudkan kesejahteraan umat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA28/07/2026 | Admin
BAZNAS Hadir dalam Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI di Lampung
Lampung – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi VIII DPR RI di Provinsi Lampung yang berlangsung pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara DPR RI, kementerian/lembaga mitra kerja, pemerintah daerah, dan BAZNAS dalam memastikan berbagai program sosial, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat berjalan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid tersebut mencakup tiga daerah, yakni Kabupaten Pesawaran, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Lampung Tengah. Selain menyerap aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah, Komisi VIII DPR RI melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan berbagai program yang menjadi mitra kerjanya, termasuk program pemberdayaan yang dilaksanakan oleh BAZNAS.
Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut jajaran Pimpinan BAZNAS RI, yakni Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc., Ak., CPA, H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., serta H. Mochamad Agus Rofiudin selaku Pimpinan Ex-Officio Kementerian Keuangan RI, bersama BAZNAS Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Wachid menegaskan bahwa penyaluran bantuan di bidang keagamaan, sosial, dan kebencanaan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta dilaksanakan secara efisien, transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan. Menurutnya, pengawasan terhadap pelaksanaan program menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pemerintah dan lembaga mitra kerja dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan.
Pada momentum kunjungan kerja tersebut, BAZNAS RI bersama BAZNAS Provinsi Lampung juga melaksanakan seremonial penyerahan berbagai program pemberdayaan masyarakat dengan total nilai Rp1.133.500.000. Program-program tersebut merupakan wujud optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk mendukung penguatan ekonomi umat dan ketahanan pangan masyarakat.
Di Kabupaten Pesawaran, BAZNAS menyerahkan Program Lumbung Pangan BAZNAS kepada Gapoktan Makarti Jaya senilai Rp483.500.000 sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat. Pada kesempatan yang sama juga diserahkan Program BAZNAS Ultra Mikro (BUMi) Masjid kepada Masjid Baitul Iqror senilai Rp150.000.000 guna mendukung pengembangan usaha mikro berbasis masjid.
Sementara itu, di Kota Bandar Lampung, BAZNAS menyalurkan Program BUMi Masjid kepada Masjid Taqwa senilai Rp150.000.000. Selain itu, BAZNAS juga menyerahkan dua Program BUMi Taklim, masing-masing kepada Aisyiyah senilai Rp100.000.000 dan Muslimat NU senilai Rp100.000.000. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan ekonomi jamaah melalui kelompok-kelompok pengajian dan organisasi keagamaan perempuan.
Adapun di Kabupaten Lampung Tengah, BAZNAS kembali menyerahkan Program BUMi Masjid kepada Masjid Al-Anshor dengan nilai bantuan Rp150.000.000 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi produktif berbasis masjid.
Program BAZNAS Ultra Mikro (BUMi) merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi produktif yang dikembangkan BAZNAS melalui lembaga keagamaan seperti masjid dan majelis taklim. Melalui program ini, masyarakat memperoleh akses pembiayaan usaha, pendampingan, serta penguatan kapasitas agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan. Sementara itu, Program Lumbung Pangan BAZNAS diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.
BAZNAS berharap, sinergi yang terus terjalin dengan Komisi VIII DPR RI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dapat semakin memperkuat pengelolaan zakat nasional yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat yang semakin luas melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan demi terwujudnya kesejahteraan umat.***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:
BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036.
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA27/07/2026 | Admin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.
Lihat Daftar Rekening →