WhatsApp Icon
BAZNAS Lampung Ikuti Pra-Rakornas Perkuat Evaluasi dan Koordinasi Pengelolaan Zakat

Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengikuti kegiatan Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-Rakornas) BAZNAS secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi capaian program pengelolaan zakat tahun 2026.

Pra-Rakornas yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Provinsi Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju RAKORNAS sekaligus ruang untuk menyelaraskan pelaksanaan program di daerah dengan arah kebijakan BAZNAS secara nasional.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan laporan dari Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, MA., kemudian dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mujahid, M.Sc.

Salah satu agenda utama dalam Pra-Rakornas adalah pemaparan evaluasi pencapaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026 pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Materi tersebut disampaikan oleh Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI, H. Syarifuddin, S.Ag., ME.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain ikut serta dalam zoom mengapresiasi pra-Rakornas untuk mengevaluasi kinerja pengumpulan serta program yang dilaksanakan selama tahun 2026. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat. Dengan evaluasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkala, pengelolaan zakat diharapkan dapat berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi mustahik.

Selain membahas capaian program, Pra-Rakornas juga diisi dengan penggalangan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Agenda tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Lampung dalam kegiatan ini turut menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan BAZNAS RI maupun BAZNAS Kabupaten/Kota. Koordinasi tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan program yang lebih terarah serta memastikan pengelolaan zakat terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui Pra-Rakornas, BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan program, maupun tata kelola kelembagaan.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota, pengelolaan zakat diharapkan dapat semakin optimal dalam menghadirkan manfaat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

20/08/2026 | Kontributor: MBL-01
BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Penyintas Gempa NTT

Jakarta -- Di tengah situasi pascagempa yang masih penuh keterbatasan, masyarakat terdampak di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mendapatkan dukungan layanan kesehatan. Rumah Sehat BAZNAS (RSB) mendirikan pos pelayanan kesehatan di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, sebagai bagian dari respons cepat BAZNAS RI terhadap bencana gempa bumi yang melanda wilayah tersebut.

Posko medis ini menjadi tempat masyarakat terdampak untuk memperoleh pemeriksaan dan pelayanan kesehatan. Kehadiran tim medis di tengah kondisi darurat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan warga sekaligus memberikan rasa aman bagi para penyintas yang sedang menghadapi masa sulit.

“Tim RSB alhamdulillah pagi ini sudah standby membuka pos layanan kesehatan untuk para korban gempa NTT,” ujar Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Bergerak Menjawab Kebutuhan Warga

Gempa yang berpusat di Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan data per pukul 16.00 WIB, Selasa (18/8/2026), bencana tersebut telah menyebabkan 70 orang meninggal dunia dan 1.182 orang mengalami luka-luka.

Selain itu, sebanyak 40.040 orang harus mengungsi dan 11.952 rumah terdampak. Kondisi tersebut membuat kebutuhan masyarakat semakin beragam, mulai dari layanan kesehatan, makanan, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan bagi kelompok rentan.

Untuk merespons kondisi tersebut, BAZNAS mengerahkan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Rumah Sehat BAZNAS (RSB). Kedua tim bergerak untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat pada masa tanggap darurat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka posko kesehatan di Pondok Pesantren Pancasila, Manggarai. Di tengah keterbatasan fasilitas dan akses di lokasi bencana, tim medis RSB memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi para penyintas, kehadiran tenaga kesehatan bukan hanya soal mendapatkan pemeriksaan atau obat. Pelayanan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian yang membantu mereka melewati situasi darurat dengan lebih tenang.

Bantuan Menjangkau Kebutuhan Dasar

Respons BAZNAS di NTT tidak berhenti pada pelayanan kesehatan. Berbagai kebutuhan dasar masyarakat terdampak juga menjadi perhatian dalam penanganan bencana. BAZNAS turut menyiapkan dapur umum di Kelurahan Mbay 1, Kabupaten Nagekeo, serta membagikan makanan siap saji kepada masyarakat di Desa Reo, Manggarai.

Selain pangan, bantuan juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan lainnya, termasuk fasilitas kesehatan, tenda, serta perlengkapan bagi ibu dan anak.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Sebab, dalam situasi bencana, kebutuhan warga dapat berubah seiring dengan perkembangan kondisi dan proses pemulihan.

Zakat dan Donasi untuk Kemanusiaan

Respons kemanusiaan BAZNAS di NTT tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang mempercayakan zakat dan donasinya untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Hingga saat ini, dana bantuan yang terkumpul mencapai kurang lebih Rp6 miliar. Dana tersebut akan terus dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan, baik selama masa tanggap darurat maupun pada tahap pemulihan.

Dukungan masyarakat juga datang dari berbagai daerah. BAZNAS Provinsi Lampung turut menggalang dana bantuan untuk masyarakat terdampak gempa NTT sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para penyintas.

Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan bantuan di tengah bencana. Dana yang dihimpun kemudian dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk manfaat, mulai dari makanan bagi pengungsi, layanan kesehatan, perlengkapan kebutuhan dasar, hingga dukungan bagi proses pemulihan masyarakat.

Bersama Membantu Masyarakat Bangkit

Bencana tidak hanya menghadirkan kerusakan secara fisik, tetapi juga meninggalkan tantangan yang harus dihadapi masyarakat dalam waktu yang tidak singkat. Setelah masa tanggap darurat berakhir, para penyintas masih perlu memulihkan kesehatan, tempat tinggal, penghasilan, dan kehidupan sehari-hari.

Karena itu, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Kehadiran relawan, tenaga kesehatan, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat yang memberikan bantuan menjadi bentuk nyata kepedulian kepada mereka yang terdampak.

Melalui pengerahan BTB dan RSB, BAZNAS terus berupaya hadir memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa NTT. Posko kesehatan yang didirikan mungkin sederhana, tetapi kehadirannya membawa manfaat bagi warga yang membutuhkan pertolongan.

Gerak cepat ini menjadi wujud bahwa zakat dan kepedulian masyarakat dapat menjadi kekuatan kemanusiaan. Dari bantuan yang diberikan, tumbuh harapan agar masyarakat NTT dapat melalui masa sulit dan perlahan kembali menata kehidupannya.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

20/08/2026 | Kontributor: MBL-01
Dari Dapur Umum BAZNAS, Hadir Harapan bagi Penyintas Gempa NTT

Jakarta -- Gempa bumi tidak hanya meninggalkan kerusakan pada bangunan, tetapi juga mengubah kehidupan masyarakat dalam sekejap. Rumah yang sebelumnya menjadi tempat berlindung harus ditinggalkan, sementara kebutuhan sehari-hari tetap harus dipenuhi di tengah kondisi yang serba terbatas.

Bagi masyarakat yang berada di pengungsian, kebutuhan sederhana seperti makanan hangat menjadi sangat berarti. Di tengah situasi tersebut, BAZNAS RI hadir melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dengan mendirikan dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dapur umum tersebut menjadi salah satu bentuk respons BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa. Bersama relawan dan warga setempat, makanan siap saji disiapkan untuk kemudian diberikan kepada para pengungsi.

Memenuhi Kebutuhan Dasar di Situasi Darurat

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, menjadi salah satu prioritas BAZNAS dalam penanganan gempa NTT.

“Dapur umum sudah mulai beroperasi untuk segera memproduksi sejumlah makanan dengan dibantu oleh sejumlah relawan dan warga setempat untuk menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat di pengungsian,” ujar Idy, Selasa (18/8/2026).

Keterlibatan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam operasional dapur umum. Selain membantu mempercepat penyediaan makanan, kolaborasi tersebut juga memungkinkan bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.

Jumlah makanan yang diproduksi pun akan terus menyesuaikan kebutuhan para pengungsi. Dengan begitu, bantuan yang diberikan tidak sekadar hadir dalam jumlah banyak, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sepiring Makanan, Seberkas Harapan

Bagi masyarakat yang sedang berada di pengungsian, makanan bukan sekadar kebutuhan untuk mengisi tenaga. Sepiring makanan hangat dapat menjadi pengingat bahwa di tengah musibah, masih ada orang-orang yang peduli dan bersedia membantu.

Dapur umum BAZNAS menjadi salah satu ruang tempat kepedulian itu diwujudkan. Relawan dan warga bergotong royong menyiapkan makanan, sementara bantuan terus diarahkan kepada masyarakat yang terdampak.

BAZNAS juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan agar bantuan yang diberikan dapat mengikuti kebutuhan masyarakat. Sebab, penanganan bencana tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan di hari-hari pertama, tetapi perlu dilanjutkan sesuai perkembangan kondisi hingga memasuki tahap pemulihan.

Idy menyampaikan bahwa BAZNAS prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat NTT dan berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak.

“BAZNAS sangat prihatin atas musibah yang terjadi di NTT. Kita tahu banyak saudara-saudara kita yang terdampak dan membutuhkan bantuan. Karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana hingga masa pemulihan,” ujarnya.

Bersama Menguatkan Masyarakat 

Gempa yang melanda NTT menjadi pengingat bahwa bencana dapat mengubah kehidupan masyarakat dalam waktu singkat. Ketika kebutuhan dasar menjadi sulit dipenuhi, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.

Melalui dapur umum yang didirikan di Pondok Pesantren Pancasila, BAZNAS berupaya memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan makanan selama masa tanggap darurat. Kolaborasi antara relawan, warga setempat, dan BAZNAS menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan bantuan yang tepat bagi para pengungsi.

Dari sebuah dapur sederhana, lahir banyak manfaat. Ada makanan yang menguatkan tubuh, ada gotong royong yang menguatkan kebersamaan, dan ada kepedulian yang memberikan harapan.

Sebab, di tengah bencana, bantuan bukan hanya tentang apa yang diberikan. Lebih dari itu, bantuan adalah tentang memastikan mereka yang sedang berada dalam kesulitan tahu bahwa mereka tidak menghadapi semuanya sendirian.

Melalui zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan, masyarakat dapat ikut mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita di NTT. Semoga dukungan yang diberikan menjadi kekuatan bagi para penyintas untuk melewati masa sulit dan perlahan kembali menata kehidupan mereka.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

20/08/2026 | Kontributor: MBL-01
BAZNAS Bergerak Bantu Korban Gempa NTT, Respons Kemanusiaan Berlanjut

Jakarta -- Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (15/8/2026) meninggalkan dampak besar bagi masyarakat. Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB, gempa tersebut menyebabkan lebih dari 5.000 jiwa mengungsi, 47 orang meninggal dunia, serta menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas masyarakat.

Merespons kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk melakukan penanganan langsung di wilayah terdampak. Tim diberangkatkan untuk melakukan evakuasi, pencarian dan pertolongan, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

Tim Tanggap Bencana

Tim BTB diberangkatkan dari Jakarta pada Minggu (16/8/2026) dengan membawa misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Selain melakukan proses evakuasi, tim juga disiapkan untuk mendirikan tenda pengungsian, dapur umum, serta memberikan dukungan layanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

Dalam menjalankan tugasnya, BTB berkoordinasi dengan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah terdampak. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi masyarakat sekaligus memetakan kebutuhan yang diperlukan di lapangan.

BAZNAS juga menyiapkan respons secara bertahap dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan situasi yang dihadapi para penyintas.

Dapur Umum untuk Pengungsi

Selain penanganan di lapangan, BAZNAS RI turut memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak melalui dapur umum. Dapur umum tersebut mulai memproduksi makanan siap saji dengan melibatkan relawan dan warga setempat untuk menyediakan makanan bagi masyarakat yang berada di pengungsian.

Keterlibatan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam proses pelayanan dan distribusi bantuan. Dengan adanya dapur umum, kebutuhan makanan para pengungsi dapat dipenuhi secara lebih cepat selama masa tanggap darurat.

Jumlah makanan yang diproduksi juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Upaya tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan BAZNAS untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

BAZNAS menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan menjadi salah satu bagian dari respons kemanusiaan untuk membantu masyarakat menghadapi situasi darurat pascagempa. Selain pangan, pemantauan terhadap perkembangan kondisi masyarakat dan kebutuhan di lapangan terus dilakukan agar bantuan dapat diberikan sesuai prioritas.

Respons terhadap bencana juga mendapat dukungan dari BAZNAS di berbagai daerah. Salah satunya BAZNAS Provinsi Lampung yang turut menggalang dana bantuan bagi masyarakat terdampak gempa NTT.

Penggalangan dana tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus dukungan terhadap upaya penanganan bencana yang dilakukan BAZNAS. Partisipasi masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat membantu memperluas manfaat bantuan bagi mereka yang sedang menghadapi dampak bencana.

Bencana membawa kehilangan dan mengubah kehidupan masyarakat dalam waktu singkat. Karena itu, kehadiran bantuan dan dukungan dari berbagai pihak menjadi penting untuk membantu para penyintas melewati masa sulit.

Melalui gerakan kemanusiaan ini, BAZNAS terus berupaya memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat dapat hadir dalam situasi yang membutuhkan. Dukungan bersama diharapkan mampu meringankan beban masyarakat terdampak gempa NTT dan menjadi bagian dari proses pemulihan mereka.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

19/08/2026 | Kontributor: MBL-01
Binda, BAZNAS, Densus 88 Bersama Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Syukuran HUT ke-81 RI

Lampung -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Lampung, Densus 88 AT Wilayah Lampung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung (YMPL) menggelar kegiatan syukuran sekaligus pembinaan bagi anggota Yayasan Mangkubumi Putra Lampung di Bandar Lampung, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kepala BIN Daerah (Kabinda) Lampung Suryono sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memberikan pembinaan kepada keluarga besar Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Hadir dalam acara itu antara lain, Pembina YMPL M.Firsada yang juga Asisten I Bidang Pemerntahan dan Kesra Pemprov Lampung, Bupati Tulang Bawang Qodratul Ikhwan, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain, Satgasus Densus 88 AT Wil Lampung Kompol Sumarna, Kepala Kesbangpol Lampung Cristian, Ketua YMPL Supriadi. 

Sebelumnya, sebanyak kurang lebih 30 orang anggota Yayasan Mangkubumi Putra Lampung turut mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung. Usai mengikuti upacara, kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan agenda syukuran dan pembinaan. Anggota YMPL adalah mantan narapidana teroris (napiter) yang berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI.

Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, membangun semangat kebangsaan, serta mendorong setiap anggota untuk terus berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung turut hadir sebagai bagian dari sinergi pembinaan dan pemberdayaan bersama BINDA Lampung serta Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Sinergi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memberikan pendampingan dan membuka ruang bagi anggota yayasan untuk terus berkembang, mandiri, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan ini juga melanjutkan sinergi yang sebelumnya telah terjalin antara BAZNAS Provinsi Lampung, BINDA, dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Pada Maret 2026, ketiga pihak bersama sejumlah unsur terkait telah melaksanakan kegiatan silaturahmi dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembinaan serta penguatan ukhuwah.

BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendukung upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan kemanusiaan. Kolaborasi lintas lembaga diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam membangun kemandirian sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat baru, mempererat persatuan, serta bersama-sama mengambil peran dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih aman, harmonis, mandiri, dan saling peduli.

Melalui sinergi yang terus terjaga, BINDA Lampung, BAZNAS Provinsi Lampung, dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang memberikan manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Lampung yang lebih baik.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

18/08/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

Kolaborasi BAZNAS Lampung dan Tulang Bawang Barat Wujudkan Hunian Layak bagi Mustahik
Kolaborasi BAZNAS Lampung dan Tulang Bawang Barat Wujudkan Hunian Layak bagi Mustahik
Tumijajar -- BAZNAS Provinsi Lampung terus mendorong optimalisasi pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar. Sebagai tindak lanjut pelaksanaan program tersebut, dilakukan rapat koordinasi yang melibatkan BAZNAS Provinsi Lampung, BAZNAS Tulang Bawang Barat, Pemerintah Kecamatan Tumijajar, Pemerintah Tiyuh Gunung Timbul, pengurus UPZ, serta unsur masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi penerima manfaat. Program RTLH ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten bersama pemerintah daerah serta masyarakat dalam menghadirkan hunian yang layak bagi keluarga yang membutuhkan. Selain fokus pada perbaikan tempat tinggal, program ini juga dirancang untuk mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi mustahik melalui bantuan produktif yang dapat menjadi sumber penghasilan keluarga. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan program-program pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Kecamatan Tumijajar menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan mengapresiasi peran aktif BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Program ini dinilai sebagai wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup warga serta penguatan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Lampung berharap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, UPZ, dan masyarakat diharapkan terus terjalin untuk menghadirkan berbagai program yang mampu mendorong kesejahteraan dan kemandirian mustahik di Provinsi Lampung.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA05/06/2026 | Admin
BAZNAS Bersama Pemkab Tanggamus Salurkan Bantuan Bedah Rumah Mustahik
BAZNAS Bersama Pemkab Tanggamus Salurkan Bantuan Bedah Rumah Mustahik
Tanggamus -– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyalurkan berbagai program bantuan zakat produktif diantaranya bedah rumah kepada masyarakat dalam acara pendistribusian program BAZNAS Kabupaten Tanggamus yang digelar di Gedung Serumpun Padi, Gisting, Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tanggamus , Drs. H. Moh. Saleh Asnwawi, MA, M.H., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Ketua BAZNAS Kabupaten Tanggamus H. Ibnu Nizar, Ketua Pengadilan Agama Tanggamus, Kepala Kementerian Agama Tanggamus, jajaran OPD, camat dan kepala pekon. Bupati Kabupaten Tanggamus Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Tanggamus yang dinilai mampu mengelola dana zakat, infak dan sedekah secara amanah serta menghadirkan program nyata bagi masyarakat. "Saya yakin bantuan-bantuan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi mereka yang membutuhkannya. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS, semoga menjadi amal ibadah dan rezekinya dilipatgandakan oleh Allah SWT," kata Saleh Asnawi. Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran membayar zakat melalui lembaga resmi agar potensi zakat dapat menjadi kekuatan ekonomi umat dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada kesempatan itu disalurkan berbagai program bantuan meliputi Program BMM (Baznas Microfinance Masjid) bagi 50 penerima manfaat, bantuan mesin pencacah pakan ternak, mesin jahit, gerobak berkah, etalase motor, bantuan bedah rumah, santunan guru honorer daerah pelosok serta beasiswa perguruan tinggi bagi mahasiswa asal Tanggamus. Selain itu, BAZNAS Provinsi Lampung memberikan bantuan bedah rumah melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) atau bedah rumah kepada dua mustahik penerima manfaat di Kabupaten Tanggamus. Program ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu agar dapat hidup lebih layak, aman, dan nyaman. Salah satu penerima bantuan RLHB, Ibu Sarmanah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Dana bantuan rumah ini berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Lampung yang dikumpulkan di BAZNAS Lampung. "Terima kasih BAZNAS Lampung memberikan bantuan kepada kami. Semoga yang memberikan kepada kami diberikan panjang umur, kesehatan, dibarokahi jalan rezekinya, Allah yang membalasnya," ujar Sarmanah. Sementara itu, Samsudin, yang juga menerima bantuan Program RLHB, berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi keluarganya. "Semoga bermanfaat bagi kami semua," katanya. Ketua BAZNAS Tanggamus Ibnu Nizar mengungkapkan, hingga pertengahan tahun 2026 pihaknya berhasil menghimpun zakat, infak dan sedekah sebesar Rp330,43 juta yang berasal dari para muzaki, mayoritas ASN dan instansi pemerintah. "Dana yang dihimpun telah kami salurkan kepada 777 mustahik melalui bidang sosial kemanusiaan, kesehatan, pendidikan dan ekonomi dengan total penyaluran mencapai Rp367,16 juta yang tersebar di 122 titik, 59 pekon dan 17 kecamatan," jelas Ibnu Nizar. Sementara itu Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain menegaskan zakat bukan sekadar kewajiban seseorang muslim, tetapi juga instrumen penting untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Ketika Allah memberikan nikmat berupa kesehatan, jabatan dan rezeki, maka ada hak Allah di situ, mukmin diwajibkan mengeluarkan zakat Karena itu kami terus mendorong masyarakat menyalurkan zakat melalui BAZNAS agar manfaatnya lebih luas dan tepat sasaran," ujarnya. Menurutnya, potensi zakat di daerah masih sangat besar dan perlu didukung dengan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa agar penghimpunan dan pendistribusian zakat semakin optimal. Perlu diketahui, data BAZNAS Tanggamus mencatat lima instansi dengan kontribusi zakat, infak dan sedekah terbesar pada semester pertama 2026 yakni Dinas Kesehatan sebesar Rp44,86 juta, Pengadilan Agama Rp34,92 juta, Kementerian Agama Rp28,6 juta, Sekretariat Daerah Rp20,88 juta dan BKAD Rp14,67 juta. Melalui kolaborasi pemerintah daerah, BAZNAS dan para muzaki, program pemberdayaan ekonomi, pendidikan serta bantuan sosial diharapkan terus berkembang sehingga mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Tanggamus. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA04/06/2026 | PBL-02
Bedah Regulasi Zakat, Perkuat Kewenangan Amil untuk Optimalisasi Kinerja
Bedah Regulasi Zakat, Perkuat Kewenangan Amil untuk Optimalisasi Kinerja
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan pentingnya penguatan regulasi hukum zakat sebagai instrumen strategis untuk mengoptimalkan kewenangan amil dalam pengumpulan zakat secara nasional. Kejelasan regulasi diyakini menjadi kunci untuk menutup kesenjangan antara potensi zakat nasional yang mencapai Rp 286 Triliun dengan realisasi pengumpulan di lapangan. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Selasa Pagi bertema “Regulasi Zakat: Studi Kewenangan Amil Zakat di Indonesia (Publikasi Riset)” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (2/6/2026). Narasumber pada kegiatan tersebut, Ketua LAZIS Al-Amien Prenduan Sumenep Madura, Dr. KH. Holilur Rahman, S.HI., M.H.I., memaparkan hasil riset disertasinya yang menyoroti pentingnya peran aktif negara dalam menopang eksistensi kewenangan amil. Menurutnya, antusiasme umat dalam menunaikan zakat terus meningkat seiring peningkatan kualitas, transparansi, dan kapasitas lembaga pengelola ZIS nasional. “Rata-rata pertumbuhan tahunan pengumpulan zakat nasional mencapai 29 persen pada periode 2002–2017. Namun, masih terdapat gap yang sangat besar antara potensi riil dengan pengumpulan di lapangan. Karena itu, diperlukan kejelasan regulasi terkait kewenangan amil agar optimalisasi pengumpulan zakat dapat tercapai,” ujar Dr. KH. Holilur Rahman, Selasa (2/6/2026). Dalam paparannya, Holilur Rahman menjelaskan bahwa risetnya bertujuan menganalisis tiga aspek utama, yakni urgensi peran negara terhadap eksistensi kewenangan amil, model formulasi regulasi kewenangan amil yang ideal, serta strategi taktis institusional untuk mengoptimalisasi penghimpunan zakat di era regulasi modern. Ia menambahkan, penelitian disusun dengan pendekatan kualitatif yuridis normatif melalui studi kepustakaan terhadap norma hukum tertulis, dengan objek utama UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Analisis dilakukan secara multi-dimensi melalui interpretasi teks perundang-undangan, rekam sejarah, dan perbandingan hukum. “Kami menggunakan landasan integratif Teori Diy?n? (ketaatan agama) dan Teori Qad??? (ketetapan mengikat negara). Transformasi hukum agama menjadi hukum nasional dapat berjalan efektif jika regulasi tersebut mengandung substansi yang mengikat (Qad???), bukan sekadar ketaatan spiritual sukarela (Diy?n?),” jelas Holilur Rahman. Lebih lanjut, ia memaparkan temuan terkait tata kelola kewenangan amil di Indonesia yang dibangun di atas tiga pola wewenang, yakni atribusi, delegasi, dan mandat. Kementerian Agama berperan sebagai regulator dan evaluator, BAZNAS sebagai koordinator sekaligus operator utama, sementara LAZ Nasional dan BAZNAS/LAZ Provinsi serta Kabupaten/Kota berperan sebagai unit operator pelaksana kerja. Holilur Rahman mengungkapkan, evaluasi dampak regulasi menggunakan instrumen Indeks Regulasi Zakat (IRZ) menunjukkan skor 0,50 atau berada pada kategori “cukup baik” dari sisi kelembagaan. Restrukturisasi 34 BAZNAS Provinsi dan 515 BAZNAS Kabupaten/Kota berdampak masif secara struktural, dengan pertumbuhan luar biasa di BAZNAS Kabupaten/Kota sebesar 274 persen pada periode 2015–2016. “Meski demikian, pertumbuhan nasional rata-rata masih berada pada angka 29 persen atau kategori lemah. Fluktuasi besar di tingkat provinsi menunjukkan regulasi belum optimal secara holistik. Inilah ruang perbaikan yang perlu kita kawal bersama,” ucapnya. Pada bagian penutup, Holilur Rahman merekomendasikan dua proyeksi strategis ke depan. Pertama, reformulasi legislasi nasional yang mencakup sanksi dan insentif yang jelas serta mengikat. Kedua, penguatan strategi institusional melalui integrasi database muzakki nasional secara digital, integrasi lintas kementerian, dan penguatan fungsional amil. Hasil riset disertasi tersebut kini telah resmi diterbitkan menjadi buku berjudul “Regulasi Zakat: Studi Kewenangan Amil Zakat di Indonesia” karya Holilur Rahman. Buku ini diharapkan menjadi referensi strategis bagi pemangku kepentingan dalam menghadirkan tata kelola filantropi Islam yang berkepastian hukum demi kesejahteraan umat. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA03/06/2026 | PBL-02
Melalui Zakat, BAZNAS Diharapkan Mampu Wujudkan Kesejahteraan Umat
Melalui Zakat, BAZNAS Diharapkan Mampu Wujudkan Kesejahteraan Umat
Lampung -- Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa BAZNAS harus terus memperkuat perannya dalam melayani, mengembangkan, dan memberdayakan umat Islam melalui pengelolaan zakat yang profesional dan berdampak. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 04 Tahun 2026 yang digelar secara daring pada Selasa (26/5/2026). Dalam forum yang diikuti insan perzakatan dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, Abu Rokhmad menjelaskan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemandirian umat. Menurutnya, tantangan pengelolaan zakat saat ini bukan hanya bagaimana menghimpun dana umat, melainkan bagaimana memastikan dana tersebut mampu memberikan dampak yang nyata bagi para penerima manfaat. Oleh karena itu, BAZNAS dituntut untuk menghadirkan layanan yang semakin baik kepada muzaki, mengembangkan potensi zakat secara optimal, serta menjalankan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. "BAZNAS harus menjadi lembaga yang melayani, mengembangkan, dan memberdayakan umat," tegasnya dalam sesi yang dipandu oleh Hafiza Elvira Nofitariani, S.Kep., MNLM. Hadir juga Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain bersama pimpinan BAZNAS kabupaten dan kota se-Lampung. Bagi BAZNAS Provinsi Lampung, pemaparan tersebut menjadi penguatan atas berbagai program yang selama ini dijalankan dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah. Melalui berbagai program tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung terus berupaya menghadirkan manfaat zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian mustahik. Sejalan dengan arahan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta memperluas program pemberdayaan agar zakat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA30/05/2026 | Admin
BAZNAS Bersama Pemprov Lampung Distribusikan 65 Ekor Sapi Program Sedekah Daging
BAZNAS Bersama Pemprov Lampung Distribusikan 65 Ekor Sapi Program Sedekah Daging
Lampung -- Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan sebanyak 133 ekor sapi dan dua ekor kambing untuk pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah/2026 M. Hewan tersebut didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung dalam bentuk penyediaan dan pendistribusian daging segar kepada masyarakat yang berhak menerima. Dari total 133 ekor sapi yang disiapkan, sebanyak 65 ekor sapi berasal dari Program Sedekah Daging Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung yang dihimpun melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Lampung, Yuri Agustina Primasari mengatakan, program tersebut menjadi bentuk kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung bersama BAZNAS dalam memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. “Pada tahun ini Iduladha kita mengelola dua ekor kambing dan 133 ekor sapi. Dari jumlah itu, 65 sapi berasal dari BAZNAS Provinsi Lampung yang diperoleh dari dana ZIS ASN Pemprov Lampung,” ujarnya di Bandar Lampung, Senin (25/5/2026). Ia menjelaskan, bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat di berbagai wilayah di Provinsi Lampung melalui penyediaan dan pendistribusian daging sapi segar. Secara terpisah Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain mengatakan penerima manfaat Program Sedekah Daging dipastikan untuk mustahik, yakni masyarakat yang berhak menerima zakat seperti fakir, miskin, dan kelompok masyarakat prasejahtera yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, khususnya pada momentum Iduladha. Kontribusi BAZNAS Provinsi Lampung, kata Iskandar, melalui Program Sedekah Daging menjadi wujud nyata optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program kemaslahatan umat di Provinsi Lampung. Melalui program ini, diharapkan manfaat bantuan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama keluarga prasejahtera di berbagai daerah di Lampung. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA27/05/2026 | Admin
Jadi Tempat Edukasi, Balai Ternak BAZNAS Lamteng Jadi Rujukan Riset Mahasiswa
Jadi Tempat Edukasi, Balai Ternak BAZNAS Lamteng Jadi Rujukan Riset Mahasiswa
Lampung -- BAZNAS melalui program Balai Ternak di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) terus menunjukkan perkembangan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tidak hanya fokus pada pengembangan peternakan rakyat, kawasan ini kini juga menjadi pusat edukasi dan literasi peternakan bagi mahasiswa maupun pelajar. Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah saat ini menjadi lokasi rujukan untuk kegiatan penelitian, magang, Praktik Kerja Nyata (PKN), hingga Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa SMK. Konsep peternakan modern berbasis integrated farming menjadi daya tarik utama bagi kalangan akademisi untuk mempelajari manajemen peternakan dari hulu hingga hilir. Ketua Koperasi Balai Ternak Lampung Tengah, Indra Sofwatama mengatakan, kawasan tersebut memang dirancang sebagai pusat edukasi bagi generasi muda yang ingin belajar bisnis peternakan secara langsung di lapangan. “Program ini juga menjadikan desa sebagai pusat literasi peternakan melalui kegiatan penelitian, magang, dan praktik lapangan mahasiswa,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (22/5/2026). Menurut Indra, para mahasiswa dapat mempelajari berbagai inovasi yang jarang ditemukan di peternakan tradisional. Salah satunya ialah fasilitas “Hotel Ternak” yang difungsikan sebagai tempat karantina dan pemulihan hewan ternak. Selain itu, Balai Ternak juga telah menerapkan sistem digitalisasi manajemen melalui aplikasi SIRENA (Sistem Identifikasi dan Recording Ternak) serta SIEMBE untuk memantau perkembangan usaha peternakan secara terintegrasi. “Sekarang anggota kelompok sudah bisa bicara bisnis, mengelola usaha, bahkan memasok kebutuhan kurban ke berbagai daerah. Kami jadi tahu perkembangan ternak, biaya pakan, sampai hasil penjualan. Semua tercatat rapi lewat aplikasi digital,” kata Indra. Keberhasilan Balai Ternak Lampung Tengah sebagai pusat rujukan riset dan edukasi turut mendapat apresiasi dari Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad. Ia menegaskan, Balai Ternak merupakan salah satu model pemberdayaan unggulan yang perlu dipelajari secara luas karena mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat menuju kemandirian ekonomi. “Kami ingin mustahik tidak selamanya menerima bantuan, tetapi mampu mandiri bahkan menjadi muzakki. Keberhasilan program tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat,” ujar Idy. Idy menambahkan, kehadiran mahasiswa di Balai Ternak diharapkan dapat memperkuat ekosistem peternakan rakyat melalui pertukaran ilmu pengetahuan dan inovasi. Saat ini, para peternak binaan juga telah menerapkan standar profesional dalam pengelolaan usaha, termasuk melalui operasional Pabrik Pakan Yufeed yang telah mengantongi standar SNI. Penerapan sistem profesional tersebut turut diterapkan dalam Program Kurban Berkah Berdayakan Desa BAZNAS 1447 H/2026 M. Mahasiswa yang melakukan praktik lapangan dapat menyaksikan secara langsung proses manajemen distribusi kurban yang transparan, mulai dari penimbangan real-time hingga pengiriman hewan kurban ke berbagai wilayah di Indonesia.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA26/05/2026 | Admin
BAZNAS Lampung Dukung Kurban, Balai Ternak Lamteng Bantu Mustahik Naik Kelas
BAZNAS Lampung Dukung Kurban, Balai Ternak Lamteng Bantu Mustahik Naik Kelas
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mendukung pelaksanaan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional RI sebagai upaya menjadikan ibadah kurban tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan. Salah satu program unggulan tersebut dijalankan melalui Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah (Lamteng) yang berlokasi di Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Program ini menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, spiritual, hingga teknologi digital. Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah berdiri sejak 14 September 2019 dan tersebar di tiga desa, yakni Desa Rukti Endah, Desa Rama Yana, dan Desa Rejo Asri. Pada tahap awal, program ini membina empat kelompok ternak, yaitu Rambon Asri, Barokah Mendho, Langgeng, dan Lumintu. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menyampaikan bahwa program kurban yang dikembangkan BAZNAS merupakan bentuk nyata pemanfaatan zakat dan kurban untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Kurban bukan hanya ibadah tahunan, tetapi instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Ketika masyarakat berkurban melalui BAZNAS, mereka tidak hanya membantu penerima manfaat daging kurban, tetapi juga memberdayakan peternak mustahik agar mandiri secara ekonomi,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (22/5/2026). Ia menjelaskan, BAZNAS RI terus memperkuat ekosistem peternakan rakyat melalui pendampingan intensif, penguatan kelembagaan, penyediaan sarana produksi, hingga akses pemasaran. Menurutnya, target utama program tersebut adalah mendorong peternak binaan naik kelas dari mustahik menjadi muzaki. Ketua Koperasi Balai Ternak Lampung Tengah, Indra Sofwatama, mengatakan program Balai Ternak telah membawa perubahan besar bagi masyarakat desa, terutama dalam peningkatan kesejahteraan keluarga peternak. “Alhamdulillah ada anggota yang kini mampu menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi. Bahkan, ada anggota yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak, kini setelah panen kambing bisa membangun rumah semi permanen,” katanya. Ia juga menyebut keberadaan Pabrik Pakan Yufeed menjadi inovasi penting dalam menekan biaya produksi peternak. Pabrik tersebut mengolah bahan baku lokal menjadi pakan berkualitas yang kini telah dipasarkan hingga ke Bandung dan Sumatera Selatan. Sementara itu, salah satu peternak binaan, Siswanto, mengaku mendapatkan banyak manfaat sejak bergabung dalam program Balai Ternak BAZNAS. “Dulu kami memelihara kambing hanya satu atau dua ekor, sekarang sudah berkembang lebih banyak. Kami juga mendapatkan pembelajaran tentang cara beternak yang baik hingga penanganan kesehatan ternak,” ujarnya. Menurut Siswanto, pendampingan yang dilakukan BAZNAS tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pembinaan sosial dan spiritual masyarakat. Ia menuturkan, kelompok ternak binaan juga turut membantu masyarakat lain agar dapat mandiri melalui usaha peternakan. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah, Ikhlas Transada, mengatakan program balai ternak merupakan bentuk zakat produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Bantuan dari muzaki kami dorong untuk program produktif seperti balai ternak dan lumbung pangan agar manfaatnya terus berkembang dan dirasakan masyarakat,” ujarnya. Selain pengembangan ternak, Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah juga dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti kandang karantina, hotel ternak, rumah kompos, sekretariat kelompok, hingga aplikasi digital SIRENA (Sistem Identifikasi dan Recording Ternak) dan SIEMBE untuk pencatatan mutasi ternak dan laporan keuangan kelompok. Melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026, BAZNAS juga terus mengedepankan tata kelola kurban yang profesional melalui prinsip Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Distribusi kurban dipastikan menjangkau wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), daerah rawan pangan, hingga wilayah terdampak bencana melalui distribusi daging segar maupun program Kurban Kaleng.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA26/05/2026 | Admin
Rumah Sehat BAZNAS Lamteng Layani Pasien dengan Infak Seikhlasnya
Rumah Sehat BAZNAS Lamteng Layani Pasien dengan Infak Seikhlasnya
Lampung Tengah -- Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu dengan konsep pengobatan berbasis infak seikhlasnya. Berlokasi di Jalan Raya Lintas Pantai Timur Sumatera, Kecamatan Seputih Banyak, layanan kesehatan tersebut menjadi tempat berobat bagi warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan karena keterbatasan biaya. Pada Jumat (22/5/2026), suasana pelayanan di Rumah Sehat BAZNAS tampak ramai. Sejumlah warga terlihat menunggu giliran pemeriksaan kesehatan di ruang tunggu, sementara petugas medis melayani pasien di ruang pemeriksaan. Kepala Rumah Sehat BAZNAS Lampung Tengah, dr. Intan Juliana O, M.Epid., Sp.KKLP, mengatakan bahwa masyarakat yang datang berobat tidak dibebankan tarif tertentu. Pasien dipersilakan memberikan infak sesuai kemampuan, bahkan tetap dilayani meski tidak mampu membayar. “Kalau warga yang mampu berinfak silakan, tetapi kalau tidak punya juga tetap kami layani,” ujar dr. Intan. Rumah Sehat BAZNAS Lampung Tengah mulai aktif memberikan pelayanan kesehatan sejak tahun 2023 dengan melibatkan tenaga medis relawan. Saat ini, terdapat sekitar 19 tenaga medis dan nonmedis yang bertugas memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Adapun layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan ibu dan anak, layanan home care, penanganan luka diabetes, hingga bantuan ambulans dan layanan sosial kemanusiaan lainnya. dr. Intan menjelaskan, keterlibatannya sebagai dokter relawan di Rumah Sehat BAZNAS berawal dari keinginannya untuk membantu masyarakat kecil mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya pengobatan. Menurutnya, Rumah Sehat BAZNAS menjadi wadah pengabdian bagi tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat dengan pendekatan kemanusiaan. “BAZNAS menyediakan fasilitas dan tempatnya, sedangkan kami mengabdikan tenaga dan pikiran untuk masyarakat,” katanya. Dalam menjalankan pelayanan, Rumah Sehat BAZNAS juga menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait biaya operasional dan pengadaan obat-obatan. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan secara optimal. Selain memberikan pelayanan di klinik, tenaga medis Rumah Sehat BAZNAS juga melayani pasien yang tidak dapat datang langsung ke lokasi, seperti penderita luka diabetes dan pasien lansia yang membutuhkan perawatan di rumah. Keberadaan Rumah Sehat BAZNAS Lampung Tengah diharapkan dapat terus membantu masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang mudah, terjangkau, dan humanis sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan kepada umat.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA26/05/2026 | Admin
BAZNAS Lampung Perkuat Digitalisasi Kurban untuk Berdayakan Desa
BAZNAS Lampung Perkuat Digitalisasi Kurban untuk Berdayakan Desa
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung terus memperkuat transformasi digital dalam Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 guna menghadirkan layanan kurban yang lebih mudah, transparan, amanah, dan berdampak luas bagi masyarakat. Sebelumnya, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Rizaludin Kurniawan, mengatakan digitalisasi menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem kurban nasional. Menurutnya, masyarakat kini dapat menunaikan ibadah kurban melalui berbagai kanal digital yang telah disiapkan BAZNAS. “Layanan kurban kini semakin mudah diakses masyarakat melalui website resmi, platform crowdfunding, e-commerce, fintech, hingga digital banking. Transformasi digital ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berkurban,” ujarnya. Ia menjelaskan, digitalisasi juga mendukung transparansi dan efektivitas pengelolaan kurban, mulai dari proses penghimpunan, pencatatan hewan ternak, monitoring kesehatan ternak, hingga pelaporan distribusi kepada masyarakat. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, mengatakan penggunaan sistem digital membantu peternak menjadi lebih tertib dan profesional dalam mengelola usaha peternakan. “Dengan sistem digital, pencatatan ternak menjadi lebih rapi, perkembangan ternak lebih mudah dipantau, dan pengelolaan usaha menjadi lebih efektif,” katanya. Ketua Koperasi Produsen Yufeed Berkah Mulia Balai Ternak Lampung Tengah, Indra Sofwatama, menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi digital sangat membantu aktivitas peternak sehari-hari. “Kami dapat memantau kondisi ternak, biaya operasional, hingga hasil penjualan dengan lebih mudah karena semua tercatat secara sistematis,” ujarnya. Selain memperkuat tata kelola peternakan, Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 juga diarahkan untuk memperluas distribusi daging kurban hingga wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dan daerah rawan pangan. Melalui inovasi Kurban Kaleng, distribusi daging kurban diharapkan dapat menjangkau masyarakat di wilayah dengan akses terbatas maupun daerah terdampak bencana. Melalui penguatan digitalisasi tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung berharap pelaksanaan kurban tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak pemberdayaan ekonomi bagi peternak desa binaan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA25/05/2026 | Admin
BAZNAS Hadirkan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026
BAZNAS Hadirkan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026
Lampung — BAZNAS kembali menghadirkan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 sebagai upaya menjadikan ibadah kurban tidak hanya sebatas ritual tahunan, tetapi juga instrumen pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan. Melalui program tersebut, BAZNAS memberdayakan peternak mustahik di berbagai daerah, salah satunya melalui Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah di Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Program ini menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, spiritual, hingga teknologi digital. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengatakan bahwa program kurban yang dikembangkan BAZNAS merupakan bentuk nyata bagaimana zakat dan kurban mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan. “Kurban bukan hanya ibadah tahunan, tetapi instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Ketika masyarakat berkurban melalui BAZNAS, mereka tidak hanya membantu penerima manfaat daging kurban, tetapi juga memberdayakan peternak mustahik agar mandiri secara ekonomi,” ujarnya, Jumat (22/5/2026). Ketua Koperasi Balai Ternak Lampung Tengah, Indra Sofwatama, menyebut program Balai Ternak telah membawa perubahan besar bagi masyarakat desa, mulai dari peningkatan kesejahteraan hingga kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi keluarga peternak. Selain pengembangan ternak, Balai Ternak BAZNAS Lampung Tengah juga dilengkapi fasilitas modern seperti kandang karantina, hotel ternak, rumah kompos, hingga aplikasi digital untuk pencatatan ternak dan laporan keuangan kelompok. Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 mengedepankan tata kelola yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat. *** Sumber: Republika.co.id Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA25/05/2026 | Admin
Petani Binaan BAZNAS di Lampung Utara Optimalkan Budidaya Jagung Hibrida
Petani Binaan BAZNAS di Lampung Utara Optimalkan Budidaya Jagung Hibrida
Lampung -- Petani binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Gapoktan Sumber Makmur, Desa Kembang Gading, Lampung Utara, terus mengoptimalkan budidaya jagung hibrida melalui pemeliharaan tanaman yang terarah guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Dalam pelaksanaannya, para petani binaan melakukan pemupukan lanjutan untuk memastikan kebutuhan nutrisi tanaman terpenuhi secara optimal. Selain itu, pengendalian gulma dilakukan secara manual agar pertumbuhan jagung tidak terganggu oleh tanaman liar. Pendampingan yang dilakukan BAZNAS mendorong pengelolaan tanah lebih optimal sehingga pertumbuhan jagung lebih sehat, penyerapan nutrisi meningkat, serta produktivitas panen berpotensi naik dan pendapatan petani menjadi lebih stabil berkelanjutan. BAZNAS berharap Gapoktan Sumber Makmur dapat terus meningkatkan kualitas budidaya jagung dengan memanfaatkan pendampingan, pelatihan, dan penguatan kapasitas petani agar hasil pertanian semakin optimal.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA25/05/2026 | Admin
Dubes Palestina Apresiasi Solidaritas Masyarakat Indonesia melalui BAZNAS
Dubes Palestina Apresiasi Solidaritas Masyarakat Indonesia melalui BAZNAS
Jakarta -- Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Al-Sattari, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat dan Pemerintah Indonesia atas dukungan serta bantuan kemanusiaan yang terus mengalir bagi warga Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan simbolisasi penyerahan program bantuan kemanusiaan “Membasuh Luka Palestina” di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Bantuan sebesar Rp5 miliar ini diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, melalui Kedutaan Besar Palestina di Indonesia sebagai amanah masyarakat Indonesia untuk membantu warga Palestina terdampak konflik. Turut hadir perwakilan BAZNAS Jawa Tengah, BAZNAS Kota Depok, LAZSIP, dan Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh. Abdalfatah menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya sejak pertama kali tiba di Indonesia empat bulan lalu. Ia menilai hubungan Indonesia dan Palestina tidak sekadar hubungan diplomatik antarnegara, melainkan hubungan persaudaraan yang sangat erat. “Hari ini saya mengunjungi BAZNAS untuk mengucapkan terima kasih atas segalanya dan mengucapkan selamat kepada Beliau (Ketua BAZNAS RI) karena Beliau adalah ketua baru bagi lembaga ini,” ucapnya. Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral antara Palestina dan Indonesia melalui kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI, BAZNAS RI, serta pemerintah pusat. Kolaborasi ini difokuskan untuk mengoptimalkan penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza yang hingga kini masih terkendala blokade. Menurutnya, solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina merupakan bentuk dukungan luar biasa yang belum pernah ia rasakan di negara lain. Ia menyebut seluruh rakyat Palestina menyampaikan terima kasih kepada Indonesia atas dukungan besar yang terus diberikan. “Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa kita dalam waktu dekat akan melaksanakan salat di Masjidilaqsa insyaallah. Karena Palestina akan segera merdeka, dan kalian bisa berziarah ke Palestina kapan pun kalian mau. Dan insyaallah tidak akan ada lagi penjajahan di atas tanah Palestina. Insyaallah Palestina akan merdeka,” katanya. Ia juga menyoroti aksi kemanusiaan relawan Indonesia dalam misi Freedom Flotilla, yang sempat diadang dan ditangkap oleh otoritas Israel di lepas pantai Gaza. Ia menyebut para relawan tersebut kini dalam kondisi aman dan akan segera dipulangkan ke Indonesia melalui Turki. “Dan saya secara pribadi, ketika saya mengetahui bahwa mereka telah tiba di Indonesia, demi Allah saya akan menyambut mereka dan mencium tangan-tangan mereka karena merekalah pahlawan sesungguhnya. Merekalah para pemuda dan pemudi, yang mana mereka semua adalah pahlawan dari Indonesia,” katanya. Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS RI, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., serta Pimpinan Ex-Officio BAZNAS RI Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si. Acara ini juga turut dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Darodji; perwakilan Nusantara Palestina Center, Abdillah Onim; Ketua DPS LAZSIP, Muhammad Yasir; Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh, Faisal Ali; serta Ketua BAZNAS Kota Depok, Endang Ahmad Yani. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA22/05/2026 | Admin
Kolaborasi BAZNAS-Kemenag Optimalkan Pembentukan UPZ Kampus
Kolaborasi BAZNAS-Kemenag Optimalkan Pembentukan UPZ Kampus
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Agama (Kemenag) RI menyepakati penguatan kolaborasi strategis dengan dunia perguruan tinggi untuk mengoptimalkan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kampus. Melalui sinergi ini, para rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan perguruan tinggi swasta didorong untuk segera membentuk serta mengoptimalkan UPZ di kampus masing-masing. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan BAZNAS dalam membangun sinergi bersama civitas akademika guna mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan kampus. Menurutnya, zakat merupakan salah satu instrumen penting dalam penguatan ekonomi syariah. “Kerja sama konsepsional ke depan perlu kita bangun dan Insya Allah BAZNAS siap untuk mendorong implementasi dan bekerja sama dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya,” ujar Sodik dalam agenda virtual yang digelar pada Rabu (13/5/2026). Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono, menyebut pembentukan UPZ perguruan tinggi merupakan kewenangan BAZNAS Provinsi sesuai regulasi yang berlaku. Karena itu, BAZNAS daerah didorong aktif berkoordinasi dengan perguruan tinggi di wilayah masing-masing. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola zakat di sektor pendidikan sekaligus memperluas manfaat zakat bagi masyarakat. Sepeerti Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung melalui Wakil Rektor II, Prof. Dr. Safari Daud segera menindaklanjuti pembentukan UPZ. Hal itu disampaikan dengan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA20/05/2026 | Admin
BAZNAS dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Perlindungan Kesehatan bagi Dhuafa
BAZNAS dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Perlindungan Kesehatan bagi Dhuafa
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BPJS Kesehatan dalam memperkuat perlindungan kesehatan bagi kaum dhuafa dan mustahik di Indonesia. Melalui audiensi yang digelar di Jakarta, kedua lembaga membahas penguatan sinergi terkait bantuan pembiayaan iuran JKN yang tertunggak hingga bantuan akses medis darurat bagi masyarakat kurang mampu yang belum ter-cover jaminan kesehatan. Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata semangat tolong-menolong dalam kebaikan melalui program kesehatan bagi mustahik. BAZNAS RI juga terus mengembangkan berbagai program bantuan di bidang kesehatan, pendidikan, pangan, hingga bantuan darurat untuk masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, BPJS Kesehatan turut berencana membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bagi sekitar 10.000 pegawainya di seluruh Indonesia melalui sistem pemotongan gaji otomatis yang akan disalurkan melalui BAZNAS. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas manfaat zakat dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan berdampak.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA20/05/2026 | Admin
BAZNAS Provinsi Lampung Ikuti Knowledge Sharing Penguatan Tata Kelola dan Dampak Zakat Nasional
BAZNAS Provinsi Lampung Ikuti Knowledge Sharing Penguatan Tata Kelola dan Dampak Zakat Nasional
Lampung -- BAZNAS Provinsi Lampung mengikuti kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing Sesi 03 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI secara daring melalui Zoom, Selasa (19/5/2026). Kegiatan bertema “Membaca Peta Tata Kelola dan Dampak Zakat untuk Penguatan BAZNAS Daerah” ini menghadirkan narasumber Hidayaneu Farchatunnisa, M.E., selaku Peneliti Direktorat Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL Nasional BAZNAS RI dan dipandu oleh Hafiza Elvira N., S.Kep., MNLP Nofitariani sebagai host. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI mendorong seluruh BAZNAS daerah untuk memanfaatkan hasil pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) sebagai dasar penguatan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan mustahik. Dalam pemaparannya, Hidayaneu menyampaikan bahwa pengukuran kinerja zakat menjadi bagian penting dalam membangun akuntabilitas lembaga. “Tanpa pengukuran, tidak ada pertanggungjawaban. Data IZN ini dapat menunjukkan di mana kekuatan dan celah perbaikan setiap BAZNAS Daerah,” ujarnya. Hasil pengukuran IZN tahun 2025 menunjukkan kinerja zakat nasional berada pada angka 0,57 dengan kategori “Stabil”. Sementara itu, BAZNAS Provinsi Lampung mencatat nilai IZN sebesar 0,55 dan berada pada kategori “Stabil”, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada pada angka 0,50. Selain itu, Provinsi Lampung juga termasuk dalam 16 provinsi di Indonesia yang telah mengintegrasikan IZN ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Lampung dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola zakat, memperkuat pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta mengoptimalkan program-program pemberdayaan masyarakat berbasis data dan dampak.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA20/05/2026 | Admin
Waka BAZNAS RI: Zakat, Fondasi Kebangkitan Ilmu di Nusantara
Waka BAZNAS RI: Zakat, Fondasi Kebangkitan Ilmu di Nusantara
Jakarta -- Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., mengatakan zakat bukan sekadar ritual fiskal, melainkan mesin peradaban dan fondasi utama bagi kebangkitan ilmu pengetahuan di Nusantara. Dana umat disebutnya memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pendidikan dan melestarikan kekayaan intelektual yang diwariskan oleh para pujangga besar di kepulauan ini. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Perayaan Sidang Pujangga Persuratan di Nusantara yang diselenggarakan di Universiti Malaya, Malaysia, Sabtu (16/5/2026). Acara ini mengusung tema besar mengenai upaya menyambung kembali tradisi persuratan Melayu-Indonesia dengan peradaban Islam. "Zakat adalah instrumen peradaban. Dalam sejarah Islam, dari zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz hingga ke era para ulama Nusantara, zakat bukan sekadar ritual fiskal ia adalah mesin redistribusi ilmu dan kesejahteraan, yang memungkinkan tumbuhnya madrasah, pesantren, majlis ilmu, dan karya-karya persuratan yang agung," jelasnya. Zainut mengatakan, forum ini menjadi momentum untuk mengenang kembali jasa para pujangga besar seperti Syeikh Hamzah Fansuri, Syeikh Nuruddin al-Raniri, Syeikh Abdur Ra'uf al-Fansuri, Sunan Bonang, Buya Hamka, hingga Syed Muhammad Naquib al-Attas yang karya-karyanya lahir dari dukungan ekosistem keuangan Islam yang kuat. “Keberadaan dana umat melalui zakat, infak, dan wakaf terbukti menjadi pilar utama yang menopang pertumbuhan literasi serta perkembangan persuratan di Nusantara hingga saat ini,” jelasnya. Ia juga menekankan, forum ini memiliki kedudukan yang sangat strategis bagi masa depan literasi dan keilmuan. Ia menyebut kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan warisan intelektual para ulama terdahulu tetap terjaga dan tidak hilang ditelan oleh perkembangan zaman. "Ia bukan sekadar perayaan akademis. Ia adalah ikrar kolektif bahwa kita, generasi hari ini, tidak akan membiarkan tradisi keilmuan para ulama dan pujangga Nusantara tenggelam ditelan zaman," tuturnya. Acara ini turut dihadiri oleh para tokoh hingga mahasiswa, yaitu Yang Mulia Kebawah Duli Paduka Baginda Tengku Ampuan Pahang Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Binti Almarhum Sultan Iskandar Al-Haj. Turut hadir mendampingi, Vice Chancellor Universiti Malaya Profesor Dato' Seri Ir. Dr. Noor Azuan Abu Osman, serta Timbalan Naib Canselor (Hal Ehwal Pelajar) Universiti Malaya Prof. Dr. Zamri Radzi. Selain itu, hadir pula Pengarah Program Perayaan Sidang Pujangga Persuratan di Nusantara Muhammad Haikal bin Amin Anwar, yang didampingi oleh para ulama, cendekiawan, akademisi, panelis dari Malaysia dan Indonesia, hingga para mahasiswa. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA18/05/2026 | Admin
Peduli Mustahik, BAZNAS Lampung Kolaborasi Hadirkan Layanan Visum Gratis
Peduli Mustahik, BAZNAS Lampung Kolaborasi Hadirkan Layanan Visum Gratis
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Polresta Bandar Lampung, dan RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUAM) Provinsi Lampung tentang pelayanan visum gratis bagi korban tidak mampu. Penandatanganan kerjasama itu dilakukan di Aula Lantai 1 Gedung Administrasi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Bandar Lampung, Senin (18/5). Kegiatan tersebut dihadiri Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes beserta jajaran wakil direktur dan civitas rumah sakit, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Drs. Iskandar Zulkarnain, M.H., Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Dewi Mayang Suri Djausal, S.P., M.M., serta Kepala Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, S.IK., M.Si. Dalam sambutannya, Kepala Polresta Bandar Lampung Kombes Alfret Jacob Tilukay menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polresta, RSUDAM, dan BAZNAS Provinsi Lampung dalam membantu masyarakat kurang mampu memperoleh layanan visum secara gratis. Ia menjelaskan selama ini salah satu kendala yang dihadapi masyarakat adalah biaya visum yang cukup tinggi, terutama bagi korban dari kalangan tidak mampu. Selain itu, proses penerbitan visum pada masa sebelumnya memerlukan waktu lama hingga mencapai satu bulan. “Kami mengapresiasi langkah nyata ini. Terima kasih BAZNAS. Harapannya, sinergi yang dibangun dapat benar-benar diwujudkan dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Lampung Bandar Lampung,” ujarnya. Berdasarkan data yang disampaikan, selama tahun 2025 terdapat sekitar 1.001 kasus dengan rata-rata 83 kasus setiap bulannya yang membutuhkan layanan visum. Sementara itu, Ketua BAZNAS Iskandar menyampaikan dukungan penuh terhadap kerja sama tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menghadirkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang tergolong fakir miskin. Sementara Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Imam Ghozali juga menegaskan kerja sama ini merupakan upaya untuk menjamin akses keadilan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. “Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat terus bersinergi bersama RSUAM. Semoga langkah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung,” ungkapnya. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman, penyerahan cinderamata, dan ditutup dengan sesi foto bersama. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA18/05/2026 | Admin
Home Visit, RSB Pesawaran Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Home Visit, RSB Pesawaran Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Lampung -- Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran kembali memberikan layanan kesehatan gratis dan bantuan sembako kepada mustahik di Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Lampung, melalui program Home Visit. Dalam kegiatan tersebut, tim mendatangi langsung rumah pasien mustahik untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat, serta penyaluran paket sembako. Sebanyak 13 orang menerima layanan kesehatan pada kegiatan ini. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh dokter umum dari Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran guna memastikan penanganan yang diberikan sesuai dengan kondisi pasien di tempat tinggal masing-masing. Program Home Visit ini bertujuan memberikan akses layanan kesehatan kepada mustahik lansia, warga kurang mampu, dan pasien yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan. Selain itu, bantuan sembako juga diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi mustahik sebagai bentuk kepedulian sosial. BAZNAS Provinsi Lampung mengapresiasi upaya layanan kesehatan yang terus dilakukan RSB Pesawaran dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya mustahik dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA13/05/2026 | Admin
BAZNAS RI Luncurkan Santripreneur Klaster Fesyen, Lampung Dukung Kemandirian Santri
BAZNAS RI Luncurkan Santripreneur Klaster Fesyen, Lampung Dukung Kemandirian Santri
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Program Santripreneur Klaster Fesyen 2026 bertema “Brand Santri Mengguncang Industri” sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi dan kreativitas santri melalui pengembangan usaha fesyen. Program tersebut diresmikan oleh H. Syarifuddin di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (12/5/2026). Dalam pelaksanaannya, BAZNAS menggelar kompetisi kewirausahaan bagi santri dan alumni pesantren di bidang fesyen. Pendaftaran dibuka mulai 17 Mei hingga 22 Juni 2026 melalui laman santripreneurbaznas.id. Peserta terbaik akan mendapatkan bantuan modal usaha serta pendampingan usaha selama minimal enam bulan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., mengatakan program Santripreneur merupakan ikhtiar BAZNAS untuk mencetak wirausaha muda dari kalangan santri yang berdaya saing, inovatif, serta mampu menciptakan lapangan kerja berbasis nilai-nilai keislaman. “Alhamdulillah program ini sudah berjalan tiga tahun dengan berbagai sektor, termasuk fesyen dan terus dikembangkan BAZNAS karena memiliki dampak positif terhadap penguatan ekonomi santri,” ucapnya. Menanggapi peluncuran program tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung menyambut baik hadirnya Program Santripreneur Klaster Fesyen 2026 sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi santri melalui zakat produktif. BAZNAS Provinsi Lampung menilai program tersebut dapat menjadi wadah bagi santri dan alumni pesantren untuk mengembangkan keterampilan dan usaha di bidang fesyen. Program Santripreneur sendiri telah berjalan selama tiga tahun dan melahirkan startup entrepreneur santri dari berbagai klaster usaha di sejumlah daerah di Indonesia.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA13/05/2026 | Admin
Perkuat Amanah Zakat, BAZNAS Susun Standar Pimpinan Daerah Kompeten
Perkuat Amanah Zakat, BAZNAS Susun Standar Pimpinan Daerah Kompeten
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar rapat kerja teknis bertajuk “Pentingnya Memilih Pimpinan BAZNAS yang Berkualitas untuk Kemajuan Pengelolaan Zakat” secara daring, Selasa (12/5/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk merumuskan kriteria pimpinan BAZNAS daerah yang kompeten guna memastikan tata kelola zakat nasional berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Membuka acara tersebut, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menegaskan bahwa figur pemimpin merupakan faktor penentu kemajuan sebuah organisasi, termasuk BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah. Ia menekankan bahwa kualitas kepemimpinan sangat berpengaruh terhadap efektivitas pengelolaan zakat sebagai amanah umat. “Pentingnya kepemimpinan itu sudah sama-sama kita maklumi. Ada rumah tangga yang hancur, ada yang sukses, kenapa? Karena kepala rumah tangganya. Ada RW yang maju dan ada yang gagal karena ketua RW-nya. Termasuk BAZNAS juga, di kota, kabupaten, provinsi, dan pusat, bisa maju atau tidak maju sangat ditentukan oleh pimpinannya,” ujar Sodik dalam sambutannya. Ia menambahkan, konsep kepemimpinan transformatif menjadi kebutuhan mendesak bagi BAZNAS ke depan. Model ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki visi keumatan yang kuat, terukur, serta mampu menjadi teladan dalam pengelolaan zakat. Lebih lanjut, BAZNAS berkomitmen meningkatkan kualitas amil dan pimpinan melalui penguatan pusat pendidikan dan pelatihan (diklat) serta lembaga sertifikasi. “Pelatihan-pelatihan akan terus kita tingkatkan, baik untuk amilin maupun calon pimpinan BAZNAS di daerah. Tujuannya adalah melahirkan pemimpin yang mampu mengoptimalkan potensi dana umat yang sangat besar, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia,” jelasnya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah Hj. Saidah Sakwan, M.A. menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aspek aman syar’i dan aman regulasi dalam pengelolaan zakat nasional. Ia menegaskan bahwa pimpinan BAZNAS di daerah memegang peranan strategis sebagai garda terdepan dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat di 514 kabupaten/kota. Menurutnya, kepercayaan publik (trust) menjadi modal utama dalam pengelolaan zakat. Karena itu, proses seleksi pimpinan menjadi pintu masuk yang sangat krusial untuk memastikan hadirnya pemimpin yang berintegritas. “Kalau pimpinannya tidak bisa dipercaya, maka publik tidak akan mau menitipkan zakatnya kepada BAZNAS. Maka trust adalah modal utama dalam pengelolaan zakat. Tanpa itu, fungsi redistribusi kesejahteraan tidak akan berjalan optimal,” tegas Saidah. Sejalan dengan itu, Sekretaris Utama BAZNAS RI Dr. H. Subhan Cholid, Lc., M.A. melaporkan bahwa rapat koordinasi teknis ini diikuti oleh 436 peserta dari 176 instansi daerah. Kegiatan ini juga melibatkan para kepala daerah serta jajaran Kementerian Agama untuk menyamakan persepsi terkait kriteria pimpinan BAZNAS yang kompeten. Ia menegaskan bahwa pemilihan pimpinan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota bukan sekadar proses administratif, melainkan amanah besar dalam pengelolaan dana umat. “Pengelolaan zakat di Indonesia bukan sekadar urusan administratif, melainkan instrumen syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat dan mengentaskan kemiskinan,” ujarnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para asisten bidang pemerintahan dan kesejahteraan, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi, serta Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota yang secara aktif mendukung proses seleksi calon pimpinan BAZNAS di daerah masing-masing. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA13/05/2026 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.

Lihat Daftar Rekening →