Ramadan Tiba, BAZNAS Hadirkan Santri Desa di 26 Titik Strategis, Lampung Salah Satunya
22/02/2026 | Penulis: Humas/BL-01
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan.
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Direktorat Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR, Divisi Program Ekonomi Pedesaan, meluncurkan inisiatif inovatif menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Bertajuk "Santri Memberdayakan Desa", program ini dirancang untuk mengawinkan penguatan spiritualitas mustahik dengan pengalaman praktis agribisnis bagi generasi muda.
Program ini akan menerjunkan 78 santri terpilih yang terbagi ke dalam 26 kelompok di 8 provinsi mulai dari Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan Lampung, salah satunya karena provinsi ini lokus dibangunnya balai ternak di Kabupaten Tulang Bawang, lumbung pangan di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Utara.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan, program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi pedesaan melalui sentuhan nilai-nilai religi.
"Program Santri Memberdayakan Desa ini kami hadirkan untuk meningkatkan sisi spiritualitas binaan di lokus Balai Ternak, ZCD, dan Lumbung Pangan. Kami ingin para petani dan peternak kita tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga memiliki ketangguhan iman yang amanah dan produktif. Di sisi lain, ini adalah laboratorium nyata bagi santri milenial untuk belajar langsung bagaimana mengelola usaha pertanian dan peternakan di lapangan," ujar Saidah Sakwan, saat meluncurkan program secara daring, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, pemilihan santri sebagai penggerak didasari oleh potensi mereka sebagai agen perubahan. Santri tingkat akhir atau alumni pondok pesantren dengan rentang usia 17-22 tahun ini diharapkan dapat menjadi mentor religi yang mengisi pengajian, kultum subuh, dan literasi keagamaan bagi warga desa. Para santri juga akan menyerap ilmu praktis dengan belajar tata kelola agribisnis dan UMKM secara langsung.
“Program ini dilaksanakan di 26 titik yang tersebar di 26 desa, 12 kecamatan, dan 25 kabupaten/kota. Lokasi-lokasi ini dipilih secara khusus karena unit usaha pertanian, mikro, dan peternakannya sudah berjalan stabil, sehingga layak menjadi Pusat Studi Tiru bagi para santri,” ucapnya.
Saidah menambahkan, selama dua pekan, satu kelompok santri yang beranggotakan 3 orang akan menjalani metode live in atau tinggal bersama kelompok binaan BAZNAS, mulai dari petani lumbung pangan, pelaku usaha mikro (UMKM), hingga peternak di Balai Ternak BAZNAS.
Melalui program ini, BAZNAS berharap munculnya generasi baru "santripreneur" yang tidak hanya mahir membaca kitab, tetapi juga piawai mengelola lumbung pangan dan ternak. Kehadiran santri di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadan yang lebih bermakna, sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi mustahik melalui pendampingan yang lebih humanis dan religius. ***
Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:
- BSI: 771 166 4477
- BCA Syariah: 0660 1701 01
- BTN Syariah: 817 1000 036
- Bank Lampung: 3800 003031 093
a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung atau melalui baznas.go.id/bayarzakat. Nantinya Anda akan menerima Bukti Setor Zakat dari BAZNAS. ***
Berita Lainnya
BAZNAS Terbitkan Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa 2026
Permudah Pelaporan, BAZNAS RI Optimalkan Aplikasi SiMBA
Gubernur Launching Gerakan Infak Pendidikan, Solusi Anak Tolak Putus Sekolah
HUT ke-25, BAZNAS Luncurkan Cendekia Digital Akademi Perkuat Literasi Zakat
BAZNAS Bersama KPK Komitmen Perkuat Tata Kelola Dana Zakat
BAZNAS Lampung Gandeng BPS dan Bappeda Bedah Penanggulangan Kemiskinan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
