WhatsApp Icon
BAZNAS Lampung Ikuti Pra-Rakornas Perkuat Evaluasi dan Koordinasi Pengelolaan Zakat

Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengikuti kegiatan Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Pra-Rakornas) BAZNAS secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi capaian program pengelolaan zakat tahun 2026.

Pra-Rakornas yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti oleh jajaran BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Provinsi Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju RAKORNAS sekaligus ruang untuk menyelaraskan pelaksanaan program di daerah dengan arah kebijakan BAZNAS secara nasional.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan laporan dari Pimpinan Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah BAZNAS RI, Hj. Saidah Sakwan, MA., kemudian dibuka oleh Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mujahid, M.Sc.

Salah satu agenda utama dalam Pra-Rakornas adalah pemaparan evaluasi pencapaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026 pada BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Materi tersebut disampaikan oleh Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi BAZNAS RI, H. Syarifuddin, S.Ag., ME.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain ikut serta dalam zoom mengapresiasi pra-Rakornas untuk mengevaluasi kinerja pengumpulan serta program yang dilaksanakan selama tahun 2026. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat. Dengan evaluasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkala, pengelolaan zakat diharapkan dapat berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi mustahik.

Selain membahas capaian program, Pra-Rakornas juga diisi dengan penggalangan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Agenda tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

Keikutsertaan BAZNAS Provinsi Lampung dalam kegiatan ini turut menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan BAZNAS RI maupun BAZNAS Kabupaten/Kota. Koordinasi tersebut penting untuk mendukung pelaksanaan program yang lebih terarah serta memastikan pengelolaan zakat terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui Pra-Rakornas, BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan program, maupun tata kelola kelembagaan.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota, pengelolaan zakat diharapkan dapat semakin optimal dalam menghadirkan manfaat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

20/08/2026 | Kontributor: MBL-01
BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan untuk Penyintas Gempa NTT

Jakarta -- Di tengah situasi pascagempa yang masih penuh keterbatasan, masyarakat terdampak di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mendapatkan dukungan layanan kesehatan. Rumah Sehat BAZNAS (RSB) mendirikan pos pelayanan kesehatan di Pondok Pesantren Pancasila, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, sebagai bagian dari respons cepat BAZNAS RI terhadap bencana gempa bumi yang melanda wilayah tersebut.

Posko medis ini menjadi tempat masyarakat terdampak untuk memperoleh pemeriksaan dan pelayanan kesehatan. Kehadiran tim medis di tengah kondisi darurat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan warga sekaligus memberikan rasa aman bagi para penyintas yang sedang menghadapi masa sulit.

“Tim RSB alhamdulillah pagi ini sudah standby membuka pos layanan kesehatan untuk para korban gempa NTT,” ujar Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Bergerak Menjawab Kebutuhan Warga

Gempa yang berpusat di Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan data per pukul 16.00 WIB, Selasa (18/8/2026), bencana tersebut telah menyebabkan 70 orang meninggal dunia dan 1.182 orang mengalami luka-luka.

Selain itu, sebanyak 40.040 orang harus mengungsi dan 11.952 rumah terdampak. Kondisi tersebut membuat kebutuhan masyarakat semakin beragam, mulai dari layanan kesehatan, makanan, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan bagi kelompok rentan.

Untuk merespons kondisi tersebut, BAZNAS mengerahkan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Rumah Sehat BAZNAS (RSB). Kedua tim bergerak untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat pada masa tanggap darurat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka posko kesehatan di Pondok Pesantren Pancasila, Manggarai. Di tengah keterbatasan fasilitas dan akses di lokasi bencana, tim medis RSB memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi para penyintas, kehadiran tenaga kesehatan bukan hanya soal mendapatkan pemeriksaan atau obat. Pelayanan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian yang membantu mereka melewati situasi darurat dengan lebih tenang.

Bantuan Menjangkau Kebutuhan Dasar

Respons BAZNAS di NTT tidak berhenti pada pelayanan kesehatan. Berbagai kebutuhan dasar masyarakat terdampak juga menjadi perhatian dalam penanganan bencana. BAZNAS turut menyiapkan dapur umum di Kelurahan Mbay 1, Kabupaten Nagekeo, serta membagikan makanan siap saji kepada masyarakat di Desa Reo, Manggarai.

Selain pangan, bantuan juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan lainnya, termasuk fasilitas kesehatan, tenda, serta perlengkapan bagi ibu dan anak.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Sebab, dalam situasi bencana, kebutuhan warga dapat berubah seiring dengan perkembangan kondisi dan proses pemulihan.

Zakat dan Donasi untuk Kemanusiaan

Respons kemanusiaan BAZNAS di NTT tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang mempercayakan zakat dan donasinya untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Hingga saat ini, dana bantuan yang terkumpul mencapai kurang lebih Rp6 miliar. Dana tersebut akan terus dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan, baik selama masa tanggap darurat maupun pada tahap pemulihan.

Dukungan masyarakat juga datang dari berbagai daerah. BAZNAS Provinsi Lampung turut menggalang dana bantuan untuk masyarakat terdampak gempa NTT sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para penyintas.

Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan bantuan di tengah bencana. Dana yang dihimpun kemudian dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk manfaat, mulai dari makanan bagi pengungsi, layanan kesehatan, perlengkapan kebutuhan dasar, hingga dukungan bagi proses pemulihan masyarakat.

Bersama Membantu Masyarakat Bangkit

Bencana tidak hanya menghadirkan kerusakan secara fisik, tetapi juga meninggalkan tantangan yang harus dihadapi masyarakat dalam waktu yang tidak singkat. Setelah masa tanggap darurat berakhir, para penyintas masih perlu memulihkan kesehatan, tempat tinggal, penghasilan, dan kehidupan sehari-hari.

Karena itu, dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Kehadiran relawan, tenaga kesehatan, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat yang memberikan bantuan menjadi bentuk nyata kepedulian kepada mereka yang terdampak.

Melalui pengerahan BTB dan RSB, BAZNAS terus berupaya hadir memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa NTT. Posko kesehatan yang didirikan mungkin sederhana, tetapi kehadirannya membawa manfaat bagi warga yang membutuhkan pertolongan.

Gerak cepat ini menjadi wujud bahwa zakat dan kepedulian masyarakat dapat menjadi kekuatan kemanusiaan. Dari bantuan yang diberikan, tumbuh harapan agar masyarakat NTT dapat melalui masa sulit dan perlahan kembali menata kehidupannya.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

20/08/2026 | Kontributor: MBL-01
Dari Dapur Umum BAZNAS, Hadir Harapan bagi Penyintas Gempa NTT

Jakarta -- Gempa bumi tidak hanya meninggalkan kerusakan pada bangunan, tetapi juga mengubah kehidupan masyarakat dalam sekejap. Rumah yang sebelumnya menjadi tempat berlindung harus ditinggalkan, sementara kebutuhan sehari-hari tetap harus dipenuhi di tengah kondisi yang serba terbatas.

Bagi masyarakat yang berada di pengungsian, kebutuhan sederhana seperti makanan hangat menjadi sangat berarti. Di tengah situasi tersebut, BAZNAS RI hadir melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dengan mendirikan dapur umum di Pondok Pesantren Pancasila, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dapur umum tersebut menjadi salah satu bentuk respons BAZNAS dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa. Bersama relawan dan warga setempat, makanan siap saji disiapkan untuk kemudian diberikan kepada para pengungsi.

Memenuhi Kebutuhan Dasar di Situasi Darurat

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, menjadi salah satu prioritas BAZNAS dalam penanganan gempa NTT.

“Dapur umum sudah mulai beroperasi untuk segera memproduksi sejumlah makanan dengan dibantu oleh sejumlah relawan dan warga setempat untuk menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat di pengungsian,” ujar Idy, Selasa (18/8/2026).

Keterlibatan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam operasional dapur umum. Selain membantu mempercepat penyediaan makanan, kolaborasi tersebut juga memungkinkan bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga di lapangan.

Jumlah makanan yang diproduksi pun akan terus menyesuaikan kebutuhan para pengungsi. Dengan begitu, bantuan yang diberikan tidak sekadar hadir dalam jumlah banyak, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sepiring Makanan, Seberkas Harapan

Bagi masyarakat yang sedang berada di pengungsian, makanan bukan sekadar kebutuhan untuk mengisi tenaga. Sepiring makanan hangat dapat menjadi pengingat bahwa di tengah musibah, masih ada orang-orang yang peduli dan bersedia membantu.

Dapur umum BAZNAS menjadi salah satu ruang tempat kepedulian itu diwujudkan. Relawan dan warga bergotong royong menyiapkan makanan, sementara bantuan terus diarahkan kepada masyarakat yang terdampak.

BAZNAS juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan agar bantuan yang diberikan dapat mengikuti kebutuhan masyarakat. Sebab, penanganan bencana tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan di hari-hari pertama, tetapi perlu dilanjutkan sesuai perkembangan kondisi hingga memasuki tahap pemulihan.

Idy menyampaikan bahwa BAZNAS prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat NTT dan berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak.

“BAZNAS sangat prihatin atas musibah yang terjadi di NTT. Kita tahu banyak saudara-saudara kita yang terdampak dan membutuhkan bantuan. Karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana hingga masa pemulihan,” ujarnya.

Bersama Menguatkan Masyarakat 

Gempa yang melanda NTT menjadi pengingat bahwa bencana dapat mengubah kehidupan masyarakat dalam waktu singkat. Ketika kebutuhan dasar menjadi sulit dipenuhi, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.

Melalui dapur umum yang didirikan di Pondok Pesantren Pancasila, BAZNAS berupaya memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan makanan selama masa tanggap darurat. Kolaborasi antara relawan, warga setempat, dan BAZNAS menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan bantuan yang tepat bagi para pengungsi.

Dari sebuah dapur sederhana, lahir banyak manfaat. Ada makanan yang menguatkan tubuh, ada gotong royong yang menguatkan kebersamaan, dan ada kepedulian yang memberikan harapan.

Sebab, di tengah bencana, bantuan bukan hanya tentang apa yang diberikan. Lebih dari itu, bantuan adalah tentang memastikan mereka yang sedang berada dalam kesulitan tahu bahwa mereka tidak menghadapi semuanya sendirian.

Melalui zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan, masyarakat dapat ikut mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita di NTT. Semoga dukungan yang diberikan menjadi kekuatan bagi para penyintas untuk melewati masa sulit dan perlahan kembali menata kehidupan mereka.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

20/08/2026 | Kontributor: MBL-01
BAZNAS Bergerak Bantu Korban Gempa NTT, Respons Kemanusiaan Berlanjut

Jakarta -- Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (15/8/2026) meninggalkan dampak besar bagi masyarakat. Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB, gempa tersebut menyebabkan lebih dari 5.000 jiwa mengungsi, 47 orang meninggal dunia, serta menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas masyarakat.

Merespons kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk melakukan penanganan langsung di wilayah terdampak. Tim diberangkatkan untuk melakukan evakuasi, pencarian dan pertolongan, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

Tim Tanggap Bencana

Tim BTB diberangkatkan dari Jakarta pada Minggu (16/8/2026) dengan membawa misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Selain melakukan proses evakuasi, tim juga disiapkan untuk mendirikan tenda pengungsian, dapur umum, serta memberikan dukungan layanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

Dalam menjalankan tugasnya, BTB berkoordinasi dengan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah terdampak. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi masyarakat sekaligus memetakan kebutuhan yang diperlukan di lapangan.

BAZNAS juga menyiapkan respons secara bertahap dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan situasi yang dihadapi para penyintas.

Dapur Umum untuk Pengungsi

Selain penanganan di lapangan, BAZNAS RI turut memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak melalui dapur umum. Dapur umum tersebut mulai memproduksi makanan siap saji dengan melibatkan relawan dan warga setempat untuk menyediakan makanan bagi masyarakat yang berada di pengungsian.

Keterlibatan masyarakat setempat menjadi bagian penting dalam proses pelayanan dan distribusi bantuan. Dengan adanya dapur umum, kebutuhan makanan para pengungsi dapat dipenuhi secara lebih cepat selama masa tanggap darurat.

Jumlah makanan yang diproduksi juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Upaya tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan BAZNAS untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

BAZNAS menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan menjadi salah satu bagian dari respons kemanusiaan untuk membantu masyarakat menghadapi situasi darurat pascagempa. Selain pangan, pemantauan terhadap perkembangan kondisi masyarakat dan kebutuhan di lapangan terus dilakukan agar bantuan dapat diberikan sesuai prioritas.

Respons terhadap bencana juga mendapat dukungan dari BAZNAS di berbagai daerah. Salah satunya BAZNAS Provinsi Lampung yang turut menggalang dana bantuan bagi masyarakat terdampak gempa NTT.

Penggalangan dana tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus dukungan terhadap upaya penanganan bencana yang dilakukan BAZNAS. Partisipasi masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat membantu memperluas manfaat bantuan bagi mereka yang sedang menghadapi dampak bencana.

Bencana membawa kehilangan dan mengubah kehidupan masyarakat dalam waktu singkat. Karena itu, kehadiran bantuan dan dukungan dari berbagai pihak menjadi penting untuk membantu para penyintas melewati masa sulit.

Melalui gerakan kemanusiaan ini, BAZNAS terus berupaya memastikan zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat dapat hadir dalam situasi yang membutuhkan. Dukungan bersama diharapkan mampu meringankan beban masyarakat terdampak gempa NTT dan menjadi bagian dari proses pemulihan mereka.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

19/08/2026 | Kontributor: MBL-01
Binda, BAZNAS, Densus 88 Bersama Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Syukuran HUT ke-81 RI

Lampung -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Lampung, Densus 88 AT Wilayah Lampung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung (YMPL) menggelar kegiatan syukuran sekaligus pembinaan bagi anggota Yayasan Mangkubumi Putra Lampung di Bandar Lampung, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kepala BIN Daerah (Kabinda) Lampung Suryono sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memberikan pembinaan kepada keluarga besar Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Hadir dalam acara itu antara lain, Pembina YMPL M.Firsada yang juga Asisten I Bidang Pemerntahan dan Kesra Pemprov Lampung, Bupati Tulang Bawang Qodratul Ikhwan, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain, Satgasus Densus 88 AT Wil Lampung Kompol Sumarna, Kepala Kesbangpol Lampung Cristian, Ketua YMPL Supriadi. 

Sebelumnya, sebanyak kurang lebih 30 orang anggota Yayasan Mangkubumi Putra Lampung turut mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung. Usai mengikuti upacara, kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan agenda syukuran dan pembinaan. Anggota YMPL adalah mantan narapidana teroris (napiter) yang berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI.

Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, membangun semangat kebangsaan, serta mendorong setiap anggota untuk terus berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung turut hadir sebagai bagian dari sinergi pembinaan dan pemberdayaan bersama BINDA Lampung serta Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Sinergi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memberikan pendampingan dan membuka ruang bagi anggota yayasan untuk terus berkembang, mandiri, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan ini juga melanjutkan sinergi yang sebelumnya telah terjalin antara BAZNAS Provinsi Lampung, BINDA, dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung. Pada Maret 2026, ketiga pihak bersama sejumlah unsur terkait telah melaksanakan kegiatan silaturahmi dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembinaan serta penguatan ukhuwah.

BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendukung upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan kemanusiaan. Kolaborasi lintas lembaga diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam membangun kemandirian sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat baru, mempererat persatuan, serta bersama-sama mengambil peran dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih aman, harmonis, mandiri, dan saling peduli.

Melalui sinergi yang terus terjaga, BINDA Lampung, BAZNAS Provinsi Lampung, dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung diharapkan dapat terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang memberikan manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Lampung yang lebih baik.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut:

BSI: 7711664477
Bank Lampung: 3800003031093
BCA Syariah: 0660170101
Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.***

18/08/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

Kunjungan Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Jadi Motivasi bagi BAZNAS Provinsi Lampung
Kunjungan Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Jadi Motivasi bagi BAZNAS Provinsi Lampung
Bandar Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menerima kunjungan silaturahmi Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si, pada Rabu (13/5/2026). Kehadiran Agus Fatoni yang juga merupakan Pimpinan Ex-Officio BAZNAS RI disambut langsung oleh Wakil Ketua III Indriani Dewi Avitoningsih, M.Pd.,, Wakil Ketua IV Drs. H. Luqmanul Hakim, MM., Kepala Pelaksana Sufli Rois, serta perwakilan anggota Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Provinsi Lampung, Ibu Ernalia, S.E., M.M., CGCAE, di kantor BAZNAS Provinsi Lampung. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kunjungan singkat tersebut diisi dengan perbincangan mengenai perkembangan dan pengelolaan BAZNAS Provinsi Lampung. Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran pimpinan dan pelaksana, mengingat baru pertama kalinya BAZNAS Provinsi Lampung menerima kunjungan dari pejabat pemerintah setingkat eselon I. Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap eksistensi dan kinerja BAZNAS Provinsi Lampung dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di daerah. Sebagai putra daerah Lampung, Agus Fatoni turut memberikan semangat dan motivasi agar BAZNAS Provinsi Lampung terus meningkatkan pelayanan, profesionalisme, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat. Pimpinan dan pelaksana BAZNAS Provinsi Lampung menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap silaturahmi serta dukungan dari berbagai pihak dapat semakin memperkuat peran BAZNAS dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat Lampung. Kunjungan ini juga menjadi tanda bahwa BAZNAS Provinsi Lampung semakin diperhitungkan dan mendapat perhatian dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan umat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Lampung, Iskandar Zulkarnain mengapresiasi kunjungan tersebut, apalagi sebelum pertemuan dengan pimpinan BAZNAS, Dirjen Keuangan Daerah memberikan penguatan kelembagaan terhadap pimpinan BAZNAS dengan pemerintah daerah seluruh Indonesia. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA13/05/2026 | Admin
Perkuat Kompetensi Amil, BAZNAS Lampung Kirim Utusan Ikuti Pelatihan Keuangan
Perkuat Kompetensi Amil, BAZNAS Lampung Kirim Utusan Ikuti Pelatihan Keuangan
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengirimkan dua staf pelaksana Bidang III Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan untuk mengikuti Pelatihan Pengelolaan Keuangan dan Akuntansi Zakat yang diselenggarakan oleh PUSDIKLAT BAZNAS pada Selasa–Rabu, 12–13 Mei 2026 di BAZNAS Institute, Jakarta. Dua peserta yang ditugaskan mengikuti pelatihan tersebut yakni Sema Millenium Dua Ribu, M.Akun dan Salwa Mufidah, S.E. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan BAZNAS Provinsi Lampung, khususnya dalam penguatan tata kelola keuangan dan pelaporan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis amil zakat di bidang keuangan dengan membekali peserta pemahaman menyeluruh mengenai pengelolaan keuangan lembaga zakat. Materi yang diberikan meliputi pemahaman dasar pengelolaan keuangan dan akuntansi zakat, regulasi akuntansi dan keuangan zakat, penganggaran, pengendalian dana, rekonsiliasi bank, penyusunan laporan keuangan, hingga analisis laporan keuangan dan praktik studi kasus. Dalam suasana pelatihan yang interaktif, peserta tampak aktif mengikuti pemaparan materi dari narasumber serta berdiskusi terkait implementasi tata kelola keuangan di lembaga masing-masing. Selain teori, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap sistem administrasi dan pelaporan keuangan zakat. Keikutsertaan dua staf pelaksana ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi penguatan sistem pengelolaan keuangan di BAZNAS Provinsi Lampung. Melalui peningkatan kompetensi tersebut, diharapkan tata kelola keuangan dan pelaporan zakat dapat berjalan semakin tertib, efektif, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat. PUSDIKLAT BAZNAS sendiri menghadirkan berbagai fasilitas pendukung dalam pelatihan ini, mulai dari materi pembelajaran, sertifikat, konsultasi berkelanjutan, hingga pendampingan dari praktisi berpengalaman di bidang keuangan dan akuntansi zakat.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA13/05/2026 | Admin
BAZNAS Lampung Bersama TP PKK Salurkan Bantuan UMKM
BAZNAS Lampung Bersama TP PKK Salurkan Bantuan UMKM
Lampung -- Kabupaten Lampung Selatan mencatat capaian hampir sempurna dalam Program Imunisasi Zero Dose 2026. Kabupaten ini berhasil memberikan imunisasi kepada 4.626 anak atau mencapai 99,9 persen dari total sasaran sehingga ditunjuk sebagai pilot project nasional. Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Imunisasi Zero Dose di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (12/5/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli TP PKK Pusat Yane Ardian Arya Bima, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Rheny Apriyani, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto, Wakil Ketua II BAZNAS Lampung Komarunizar, M.Pdi., serta sejumlah stakeholder terkait. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung bersama TP PKK Provinsi Lampung turut menyerahkan bantuan alat kemasan produk UMKM kepada kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan usaha keluarga agar mampu meningkatkan kualitas serta daya saing produk UMKM daerah. Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam mendukung capaian imunisasi zero dose di Lampung Selatan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program kesehatan masyarakat. Sementara itu, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari sinergi tenaga kesehatan, kader PKK, pemerintah desa, hingga berbagai elemen masyarakat yang aktif melakukan pendekatan langsung kepada warga. Melalui kolaborasi bersama TP PKK Provinsi Lampung, BAZNAS Provinsi Lampung terus berkomitmen mendukung program kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan berkelanjutan.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA13/05/2026 | Admin
BKS Bahas Strategi Penguatan Kemendagri untuk BAZNAS Daerah
BKS Bahas Strategi Penguatan Kemendagri untuk BAZNAS Daerah
Bandar Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI kembali menyelenggarakan kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing (BKS) Sesi 02 Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (12/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Strategi Penguatan Kemendagri untuk BAZNAS Daerah” ini menghadirkan narasumber Dr. Drs. H. A. Fatoni, M.Si., GRCE selaku Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Data, dan Informasi, Dr. H. Mokhamad Mahdum, yang memberikan penguatan terkait pentingnya kolaborasi, inovasi, dan transformasi kelembagaan BAZNAS dalam mendukung pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat. Selain Mahdum, hadir dalam zoom adalah Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, pimpinan BAZNAS provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Lampung, juga Indonesia. Pada kesempaatan itu, Fatoni menyampaikan BAZNAS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah serta pengentasan kemiskinan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan berbagai stakeholder harus terus diperkuat agar program-program sosial dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran. “BAZNAS membantu pemerintah dalam pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Karena itu diperlukan koordinasi, kolaborasi, dan penguatan bersama antara pemerintah daerah, BAZNAS, serta stakeholder lainnya,” ujarnya. Fatoni juga menjelaskan bahwa Kemendagri terus mendorong pemerintah daerah melakukan berbagai upaya optimalisasi, di antaranya melalui peningkatan intensifikasi pendapatan daerah, penggalian potensi sumber pendapatan yang belum optimal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi tata kelola daerah, serta inovasi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pemanfaatan aset daerah, hingga penguatan kerja sama melalui skema KPDBU dan Corporate Social Responsibility (CSR). Dalam sesi tersebut, Fatoni turut menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap BAZNAS melalui hibah APBD sebagai bentuk penguatan kelembagaan dan program sosial kemasyarakatan. Ia menjelaskan bahwa optimalisasi zakat juga telah didukung melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD melalui BAZNAS. “Pemerintah daerah dapat memberikan dukungan kepada BAZNAS melalui hibah daerah agar program-program pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, bantuan sosial, hingga bedah rumah dapat berjalan lebih maksimal,” jelasnya. Dalam pemaparan data pengelolaan dana hibah APBD kepada BAZNAS Tahun Anggaran 2026, disebutkan bahwa dukungan hibah kepada BAZNAS masih memiliki ruang untuk terus ditingkatkan di berbagai daerah. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan sinergi bersama agar keberadaan BAZNAS semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing ini dipandu oleh Hafiza Elvira N., S.Kep., MNLM selaku Kepala Divisi Muzaki Prioritas BAZNAS RI dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ketua BAZNAS Lampung Iskandar mengapresiasi BKS Sesi 02 ini untuk menyatukan gerak langkah lembaga amil zakat. Apalagi dilakukan setiap hari Selasa dengan tema yang sangat dibutuhkan pimpinan BAZNAS daerah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama mengenai pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta percepatan pengentasan kemiskinan di daerah.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA12/05/2026 | Admin
Pemprov dan BAZNAS Lampung Perkuat Kepedulian bagi Anak Cerebral Palsy
Pemprov dan BAZNAS Lampung Perkuat Kepedulian bagi Anak Cerebral Palsy
Lampung -- Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menghadiri kegiatan penyaluran bantuan bagi anak-anak penyandang cerebral palsy yang digelar di Sekretariat PKDL Lampung, Sabtu (9/5/2025). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Global Village Foundation, PKDL Lampung, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Dinas Sosial Provinsi Lampung, serta BAZNAS Provinsi Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak penyandang disabilitas di Provinsi Lampung. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 175 kursi roda didistribusikan secara bertahap kepada anak-anak penyandang cerebral palsy di berbagai wilayah di Provinsi Lampung. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas penerima manfaat serta mendukung aktivitas sehari-hari mereka. Sebelum diserahkan kepada penerima manfaat, tim dari Global Village Foundation terlebih dahulu melakukan perakitan kursi roda dan pengukuran secara langsung guna menyesuaikan kebutuhan serta kenyamanan masing-masing anak. Setelah proses tersebut selesai, kursi roda kemudian diserahkan langsung kepada para penyandang cerebral palsy yang hadir bersama orang tua dan pendamping mereka. Acara tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Lampung Iskandar Zulkarnain, Sekretaris TP PKK Provinsi Lampung, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, jajaran pemerintah daerah, para orang tua, serta pendamping penerima manfaat. Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza atau yang akrab disapa Batin Wulan menyampaikan dukungan dan semangat kepada para orang tua agar tetap kuat dalam mendampingi anak-anak mereka. “Semoga ayah dan bunda tetap semangat. Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dinas Sosial dan BAZNAS akan terus hadir mendukung dan menjaga. Mudah-mudahan bantuan kursi roda ini dapat membantu mobilitas anak-anak dan dipergunakan dengan baik,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Lampung atas dukungannya dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan di Provinsi Lampung. Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Lampung turut menyerahkan bantuan secara simbolis berupa dana pendampingan pengobatan kepada 18 penerima manfaat serta santunan bagi keluarga penderita yang telah meninggal dunia. Kehadiran BAZNAS Provinsi Lampung dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan bantuan yang tidak hanya bersifat materi, tetapi juga dukungan kasih sayang dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui sinergi lintas lembaga tersebut, diharapkan bantuan yang diberikan dapat menjadi harapan baru bagi para penerima manfaat serta memperkuat kolaborasi sosial dan kemanusiaan di Provinsi Lampung.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung melalui rekening berikut: BSI: 7711664477Bank Lampung: 3800003031093BCA Syariah: 0660170101Bank Syariah Nasional: 8171000036 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA09/05/2026 | Admin
Di LSEF 2026: BAZNAS Lampung Pacu Zakat Produktif untuk Mustahik Jadi Muzaki
Di LSEF 2026: BAZNAS Lampung Pacu Zakat Produktif untuk Mustahik Jadi Muzaki
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan talkshow filantropi bertajuk “Ziswaf Bergerak: Menjawab Tantangan Zaman, Memperkuat Ekonomi Umat” yang digelar Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Lampung, di Lampung City Mall, Jumat (8/5/2026). Acara rutin tahunan Lampung Sharia Economic Festival (LSEF) 2026 menghadirkan narasumber antara lain Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Ketua Tim Pengelola Satu Wakaf BWI Ali Fahmi, serta Koordinator KitaBisa.com Regional Lampung Riko Nopriansyah, S.E., M.M. Dan acara tersebut dimoderatori Kepala Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Nandrianto Suprano. Hadir juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) UIN RIL Prof. Dr. Kumedi Ja'far, Ketua MUI Lampung K.H. Suryani M. Nur, pengurus lembaga amil zakat (LAZ), praktisi perbankan, mahasiswa, serta pengusaha UMKM binaan Bank Indonesia Perwakilan Lampung. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Iskandar menekankan pengelolaan zakat saat ini tidak lagi hanya bersifat konsumtif, tetapi harus mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program zakat produktif. Ia menjelaskan, BAZNAS Lampung terus berupaya memberdayakan mustahik agar dapat berkembang secara ekonomi hingga perlahan berubah menjadi munfik bahkan muzaki. Menurutnya, zakat produktif merupakan bentuk penyaluran zakat yang difokuskan pada kegiatan yang menghasilkan, seperti bantuan modal usaha, hingga alat usaha. Melalui program tersebut, mustahik diharapkan tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi mampu membangun kemandirian ekonomi secara berkelanjutan. Dalam kesempatan ini, Iskandar juga menampilkan berbagai program dan bukti nyata pendayagunaan zakat yang telah dijalankan BAZNAS Provinsi Lampung, mulai dari pemberdayaan UMKM, bantuan usaha produktif, hingga program sosial kemasyarakatan yang menyentuh di berbagai daerah, peternakan kambing di Tulang Bawang dan Lampung Utara, lumbung pangan di Pesawaran dan Lampung Utara. Ia menyampaikan zakat memiliki peran penting dalam membantu mengurangi kesenjangan sosial dan menggerakkan ekonomi apabila dikelola secara optimal dan transparan. Iskandar mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar pengelolaan dan pendistribusiannya dapat dilakukan secara lebih luas, tepat sasaran, dan terukur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, Ketua BAZNAS Lampung juga menegaskan prinsip pengelolaan zakat yang diterapkan BAZNAS, yakni prinsip “3A”, yaitu aman syari, aman regulasi, dan aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi komitmen BAZNAS dalam menjaga pengelolaan zakat agar sesuai syariat Islam, taat terhadap regulasi pemerintah, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara, kata Iskandar yang juga wartawan senior Lampung. Talkshow ini menjadi ruang edukasi sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk memperkuat gerakan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat di tengah tantangan zaman.Tren pengumpulan zakat, infak, dan sedekah ke BAZNAS Lampung mengalami peningkatan sangat siginifikan. Hal itu dipicu tumbuhnya kesadaran berzakat dan infak ke BAZNAS. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA08/05/2026 | Admin
BAZNAS se-Indonesia Siap Layani Masyarakat Tunaikan Ibadah Kurban
BAZNAS se-Indonesia Siap Layani Masyarakat Tunaikan Ibadah Kurban
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan kesiapan BAZNAS se-Indonesia, termasuk BAZNAS Provinsi Lampung dalam melayani masyarakat menunaikan ibadah kurban Iduladha 2026 melalui penguatan layanan serta optimalisasi program kurban dan DAM. Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertema “Perencanaan Kampanye Kurban dan DAM Nasional” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Selasa (5/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti Pimpinan BAZNAS kabupaten, kota, dan provinsi di Lampung. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Keuangan, Digitalisasi, dan Operasional Dr. H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA., menegaskan, momentum Iduladha harus direspons dengan kerja kolektif seluruh jajaran BAZNAS di Indonesia. Ia menekankan, pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam memaksimalkan potensi kurban tahun ini. “Momentum kurban sudah di depan mata. Kami berharap seluruh BAZNAS di Indonesia dapat bergerak bersama untuk mengoptimalkan potensi kurban,” ujarnya. Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan menjelaskan, penguatan layanan dilakukan melalui optimalisasi berbagai kanal, baik secara langsung maupun digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas partisipasi masyarakat. Ia menambahkan, strategi penguatan juga dilakukan melalui pendekatan fundraising by law dan fundraising by marketing, termasuk melibatkan ASN, pegawai BUMN/BUMD, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta pemanfaatan platform digital. Pada kesempatan tersebut, Ketua Kurban BAZNAS RI Mohan menyampaikan, distribusi kurban BAZNAS pada 2026 ditargetkan menjangkau hingga 6.000 setara doka, sementara program DAM diproyeksikan mencapai 10.000 setara doka. “Untuk memastikan kualitas dan ketepatan sasaran, BAZNAS fokus pada kesiapan pasokan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat. Hingga saat ini, telah terkonsolidasi sebanyak 2.781 ekor ternak dari Balai Ternak BAZNAS dan mitra pemberdayaan peternak,” katanya. Melalui upaya ini, BAZNAS berharap pelaksanaan kurban 2026 dapat berjalan optimal, memberikan manfaat yang luas, serta memperkuat kesejahteraan peternak dan masyarakat penerima manfaat.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA07/05/2026 | Admin
Silaturahmi BAZNAS RI dan Dubes Qatar Perkuat Sinergi Kemanusiaan Global
Silaturahmi BAZNAS RI dan Dubes Qatar Perkuat Sinergi Kemanusiaan Global
Jakarta -- Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kedutaan Besar Qatar untuk Indonesia di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang diplomasi kelembagaan, tetapi juga bagian dari upaya mempererat silaturahmi strategis antara BAZNAS RI dengan Pemerintah Qatar. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua belah pihak menegaskan pentingnya memperkuat hubungan persahabatan serta menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas di bidang kemanusiaan dan pemberdayaan umat. Silaturahmi ini juga secara khusus membahas dinamika dan tantangan ekonomi keumatan, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini. Ketua BAZNAS RI menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak Kedutaan Besar Qatar, sekaligus menekankan bahwa kolaborasi antarnegara menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk pengentasan kemiskinan dan penanganan krisis global. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga memaparkan berbagai program pembinaan dan pemberdayaan umat yang selama ini telah dijalankan, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh masyarakat. Penjelasan program merupakan komitmen dan pertanggungjawaban BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat nasional yang profesional, transparan, dan berdampak. Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS RI, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. M. Hasbi Zaenal, Kepala Biro Koordinasi, Kerja Sama, dan Harmonisasi BAZNAS RI Khuzaifah Hanum, Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri M. Faris Amiruddin, serta staf/relation officer Divisi Pengumpulan Zakat Luar Negeri Rendy. Sementara itu, dari pihak Kedutaan Besar Qatar hadir Duta Besar Qatar untuk Indonesia H.E. Dr. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, didampingi oleh Mr. Talab Ali H.A. Al-Marri selaku Second Secretary. Audiensi ini membahas sejumlah potensi kerja sama strategis, di antaranya penguatan pengelolaan zakat lintas negara, dukungan terhadap program-program kemanusiaan global, serta peluang kolaborasi dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah, termasuk kawasan terdampak konflik dan bencana. Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar sepakat untuk terus memperkuat silaturahmi dan komunikasi kelembagaan sebagai fondasi dalam membangun kerja sama jangka panjang, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan penguatan solidaritas umat di tingkat global. Diharapkan melalui sinergi ini, hubungan antara BAZNAS RI dan Pemerintah Qatar dapat semakin erat, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan umat di kancah internasional.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA06/05/2026 | Admin
Pererat Kemitraan, BAZNAS dan Kedubes Turkiye Jajaki Kerja Sama Strategis
Pererat Kemitraan, BAZNAS dan Kedubes Turkiye Jajaki Kerja Sama Strategis
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Duta Besar Republik Turkiye untuk Indonesia di Kedutaan Besar Turkiye, Jakarta, Senin (4/5/2026). Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan kesiapan BAZNAS untuk menjalin kerja sama melalui delapan program strategis yang telah disiapkan. Ia menegaskan, hubungan antara BAZNAS RI dan pihak Turkiye selama ini telah terjalin sangat erat, baik melalui Kedutaan Besar, lembaga pemerintah, maupun yayasan, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial. “Kerja sama antara BAZNAS RI dan pihak Turkiye telah berjalan sangat erat, khususnya dalam bidang kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial,” ujar Sodik. Sodik menambahkan, rekam jejak kemitraan tersebut telah melahirkan berbagai program konkret, di antaranya penghargaan kepada Turkish Cooperation and Coordination Agency (TIKA) sebagai Best International Corporate Partner pada ajang BAZNAS Awards 2025 atas kontribusinya dalam mendukung program pengembangan ekonomi. Selain itu, kerja sama pemberdayaan ekonomi juga telah dijajaki bersama TIKA oleh BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, di antaranya melalui pengembangan program Kafe Difabis Coffee and Tea, Pesantren Tahfiz Difabel, serta sertifikasi halal bagi pelaku UMKM sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Lebih lanjut, Sodik menyebutkan, BAZNAS RI juga telah melakukan dialog kemanusiaan dan pengelolaan zakat bersama pihak Kedutaan Besar Turkiye, termasuk audiensi dengan Atase Agama Kedutaan Turkiye pada Februari 2025 guna memperkuat sinergi dalam peningkatan kesejahteraan umat. Dalam aspek kemanusiaan, BAZNAS RI turut berperan aktif dalam penanganan bencana gempa di Turkiye pada 2023 dengan berkoordinasi bersama Kedutaan Besar Turkiye di Indonesia dan AFAD untuk menyalurkan bantuan berupa dana, logistik, selimut, serta obat-obatan, sekaligus menerjunkan tim tanggap bencana ke lokasi terdampak. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., menyoroti pentingnya kesinambungan program pemberdayaan di sektor pendidikan. Ia berharap sinergi dengan pemerintah Turkiye dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendukung optimalisasi program beasiswa pendidikan dan pengembangan Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB). “Kami sangat berharap kolaborasi strategis ini terus berjalan secara berkelanjutan, terutama dalam memfasilitasi akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat program beasiswa dan operasional Sekolah Cendekia BAZNAS,” ujar Zainut. Sementara itu, Duta Besar Republik Turkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Kucukcan, menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia yang memiliki lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat dan dana sosial keagamaan seperti BAZNAS. Ia juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama multisektor melalui lembaga resmi di bawah pemerintah Turkiye, seperti Turkiye Diyanet Vakf? (TDV), TIKA, Kizilay, dan AFAD. Audiensi tersebut turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI, Wakil Ketua, Kepala Divisi Pengumpulan Luar Negeri, Kepala Bagian Humas, serta Atase Agama Kedutaan Besar Turkiye di Indonesia.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA06/05/2026 | Admin
SAI BAZNAS Lampung Ikuti Sosialisasi Fungsi Audit Internal Bersama BAZNAS RI
SAI BAZNAS Lampung Ikuti Sosialisasi Fungsi Audit Internal Bersama BAZNAS RI
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung melalui Satuan Audit Internal (SAI) mengikuti kegiatan sosialisasi fungsi audit internal yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Senin (4/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Audit, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko BAZNAS RI, Iwan Ginda Harahap, SE.Ak., MSi.Ak., CA, CPA, SAJ, CPRM, CFrA. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan fungsi audit internal dalam mendukung tata kelola kelembagaan zakat yang transparan, akuntabel, dan profesional. Sosialisasi tersebut diikuti langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Ketua Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Provinsi Lampung yakni Dr. IK.H. Ahmad khwani, Lc, MA, dan Maulana Isnain, MA., serta Ernalia masing-masing sebagai anggota SAI. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas kelembagaan terkait peran strategis audit internal dalam menjaga integritas pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Dalam pemaparannya, Iwan Ginda menjelaskan audit internal memiliki fungsi penting dalam mengevaluasi tata kelola organisasi, pengendalian internal, serta manajemen risiko di lingkungan BAZNAS. "Implementasi kebijakan audit internal ini mengacu pada Piagam Audit Internal BAZNAS, Panduan Tata Kelola Satuan Audit Internal BAZNAS, dan SOP Audit Internal BAZNAS sebagai landasan pelaksanaan tugas SAI di seluruh tingkatan BAZNAS," katya Iwan menjelaskan. Selain itu, disampaikan juga pemahaman mengenai paradigma baru audit internal yang tidak lagi sekadar berorientasi pada pengawasan, melainkan sebagai mitra strategis organisasi dalam memberikan nilai tambah melalui fungsi assurance, insight, dan objectivity. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini. Dia berharap materi yang disampaikan dapat memperkuat peran SAI dalam mendukung tata kelola kelembagaan yang semakin baik. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap Satuan Audit Internal BAZNAS Provinsi Lampung semakin optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan internal secara profesional, objektif, dan konstruktif demi terwujudnya tata kelola zakat yang akuntabel,” ujar Iskandar yang juga wartawan senior Lampung ini. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperkuat sistem pengawasan internal guna mewujudkan pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA04/05/2026 | Admin
BAZNAS Lampung Bersama Pemprov Bantu Kursi Roda Anak Penyandang Lumpuh Layu
BAZNAS Lampung Bersama Pemprov Bantu Kursi Roda Anak Penyandang Lumpuh Layu
Bandar Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung menyalurkan bantuan kursi roda bagi anak-anak penyandang lumpuh layu (cerebral palsy) di berbagai kabupaten di Provinsi Lampung. Program bantuan ini diinisiasi oleh Dinas Sosial Lampung memasuki tahap perakitan dan penyaluran, dengan melibatkan tim teknis serta mitra kemanusiaan untuk memastikan setiap kursi roda siap digunakan secara optimal oleh penerima manfaat. Sebelumnya pada tahun 2025, BAZNAS Lampung juga memberikan bantuan untuk 170 orang anak. Sedangkan tahun 2026 ini penerima manfaat sebanyak 146 anak. Dalam pelaksanaannya, tim BAZNAS Lampung dan Dinas Sosial turun langsung ke lokasi untuk melihat pengukuran terhadap anak-anak penerima bantuan. Proses ini meliputi penyesuaian ukuran kursi roda berdasarkan kondisi fisik masing-masing anak, seperti tinggi badan, posisi duduk, serta kebutuhan khusus lainnya. Setelah proses pengukuran dilakukan, penerima manfaat juga langsung menerima kursi roda yang telah dirakit. Penyerahan bantuan berlangsung dengan pendampingan orang tua serta disaksikan oleh perwakilan BAZNAS Provinsi Lampung, Dinas Sosial, dan pihak terkait lainnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak penyandang lumpuh layu agar dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Selain itu, bantuan ini juga diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam memberikan perawatan yang lebih baik. Perwakilan BAZNAS Provinsi Lampung, Waka IV Luqmanul Hakim, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kelompok rentan, sekaligus upaya memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat. “Kami tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan setiap kursi roda sesuai dengan kebutuhan penerima. Harapannya, bantuan ini bisa memberikan dampak langsung bagi kehidupan mereka,” ujarnya. Bantuan kursi roda ini akan terus disalurkan secara bertahap kepada penerima dari berbagai kabupaten di Provinsi Lampung berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh Dinas Sosial. Melalui sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah, diharapkan program ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA04/05/2026 | Admin
Dukung Kemandirian Umat, Diluncurkan BAZNAS Microfinance Majelis Taklim
Dukung Kemandirian Umat, Diluncurkan BAZNAS Microfinance Majelis Taklim
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi meluncurkan program BAZNAS Microfinance Majelis Taklim (BMMT) bersama Muslimat NU, Aisyiyah, dan Fatayat di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (30/4/2026). Program ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi umat melalui tangan-tangan kreatif perempuan di majelis taklim. Turut hadir dalam peresmian ini Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si, Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR Eka Budhi Sulistyo, Wakil Ketua PP Muslimat NU Dr. Hj. Romlah Widayati, M.A., Koordinator Bidang Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Koperasi PP Muslimat NU Dily Nusron Wahid, Ketua Majelis Hukum dan HAM PP ‘Aisyiyah Henny Wijayanti, S.H., M.A., serta Ketua Bidang Ekonomi PP Fatayat NU Hj. Wafa Fatria Ummah, M.Si. Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si, menyampaikan peresmian ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan manifestasi dari visi besar BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Alhamdulillah, hari ini BAZNAS resmi meluncurkan program strategis BAZNAS Microfinance Majelis Taklim. Ini merupakan ikhtiar baru untuk memberikan akses modal berbasis syariat guna menjauhkan umat dari praktik-praktik yang menjerat ekonomi mereka melalui pinjaman yang tidak sesuai dengan syariat,” ujar Zainut. Zainut menjelaskan, selama ini banyak masyarakat kecil yang kesulitan mengakses permodalan sehingga kerap terjerat pinjaman online maupun rentenir. Karena itu, BAZNAS hadir menyediakan modal yang berkeadilan dan tanpa bunga. “Melalui program ini, kami berharap Majelis Taklim tidak hanya sekadar menjadi tempat pertumbuhan nilai spiritual, tetapi juga berkembang menjadi kelompok dengan usaha kreatif dan produktif. Melalui sentuhan permodalan ini, kreativitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai manfaat zakat, dari yang sebelumnya bersifat konsumtif menjadi lebih produktif,” kata Zainut. Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Dr. KH. M. Imdadun Rahmat, M.Si, menjelaskan, program BMMT ini berkolaborasi dengan Muslimat NU, Aisyiyah, dan Fatayat NU. Menurutnya, saat ini sudah terbentuk 32 unit BMMT yang tersebar di seluruh Indonesia. "Sejauh ini, BMMT telah melayani 1.309 penerima manfaat yang tersebar di 23 provinsi dan 28 kabupaten/kota. Total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp3.195.995.000," ungkap Imdadun. Imdadun juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi yang terjalin dengan organisasi-organisasi perempuan majelis taklim, serta berharap program ini memberikan keberkahan dan kemanfaatan bagi semua pihak. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua PP Muslimat NU Dr. Hj. Romlah Widayati, M.A., menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan modal melalui program BMMT. Ia berharap hadirnya BMMT dapat menjadi solusi bagi perempuan dan ibu-ibu majelis taklim untuk mengembangkan kreativitas dan perekonomian mereka. “Khusus untuk Muslimat NU, kami memiliki hampir 70.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan bantuan modal usaha ini, kegiatan di Majelis Taklim tidak hanya terfokus pada pengajian dan ilmu agama saja, tetapi juga mampu memberdayakan ekonomi keluarga dan diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan di masyarakat,” kata Romlah. Ketua Majelis Ekonomi Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Dr. Utik Bidayati, S.E., M.M., mengatakan, program ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi ibu-ibu di Majelis Taklim, tidak hanya untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga memperluas wawasan ekonomi mereka. "Melalui inisiatif ini, para anggota memiliki keterikatan yang lebih kuat untuk hadir di Majelis Taklim, tidak hanya untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga untuk memperluas wawasan ekonomi bahkan mendapatkan akses permodalan," tambahnya. Ketua Bidang Ekonomi PP Fatayat NU Hj. Wafa Fatria Ummah, M.Si, mengatakan, program ini akan difokuskan pada pengembangan usaha yang sudah berjalan, terutama di bidang kuliner. "Mengingat banyak ibu muda yang sudah memiliki usaha, rekomendasi kami difokuskan pada pengembangan usaha yang sudah berjalan agar skalanya meningkat. Kami juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas produksi serta kreativitas para kader dalam mengelola produk mereka," jelasnya.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA03/05/2026 | Admin
KIP Apresiasi Epistemik BAZNAS, Lampung Gencarkan Keterbukaan Informasi Publik
KIP Apresiasi Epistemik BAZNAS, Lampung Gencarkan Keterbukaan Informasi Publik
Jakarta -- Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP), Arya Sandhiyudha, Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menjunjung tinggi transparansi. Hal ini disampaikannya dalam agenda Pemaparan Hasil Penelitian Alumni Beasiswa Riset BAZNAS: Transparansi dan Akuntabilitas Zakat dalam Membangun Kepercayaan Publik di Era Keterbukaan Informasi, Kamis (30/4/2026). Menurutnya, BAZNAS telah menunjukkan langkah maju yang signifikan dengan tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban administratif, melainkan membangun ekosistem informasi yang berbasis pada penelitian dan data yang kuat bagi kemaslahatan umat. "Saya melihat BAZNAS dengan menggelar acara ini menunjukkan bahwa BAZNAS memang punya pendekatan terhadap keterbukaan informasi publik. Jadi, jarang nih ada badan publik yang merayakan keterbukaan informasi publik dengan cara melakukan uji penelitian, apalagi dibikin penelitiannya bagus banget tadi saya nyimak dan saya nyatet juga," jelas Arya Sandhiyudha dalam sambutannya. Arya mengungkapkan, di tengah padatnya agenda undangan pada Hari Keterbukaan Informasi Nasional, ia secara khusus memprioritaskan untuk hadir di BAZNAS. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, mengingat peran vital lembaga tersebut yang bersentuhan langsung dengan kepentingan umat. “Jadi, saya itu undangan di Hari Keterbukaan Informasi Nasional hari ini tuh banyak sekali ya, tapi saya memang memilih BAZNAS. Alasannya jelas, karena ini kan terkait dengan umat. BAZNAS juga terus terang saya bimbing langsung bagaimana BAZNAS bisa meningkat terus dalam pemeringkatan keterbukaan informasi publik. Jadi, saya memberikan atensi serius,” tuturnya. Lebih lanjut, Arya menyoroti pentingnya melihat hubungan kausalitas antara performa lembaga zakat dan masyarakat informasi melalui pendekatan emik untuk memahami keragaman sudut pandang umat yang sangat tinggi. Menurutnya, respons masyarakat terhadap zakat tidak hanya didasarkan pada pendekatan etik lembaga, tetapi juga dipengaruhi oleh perbedaan pemahaman serta titik pandang yang beragam dalam menerima informasi. Ia juga menyebut keberhasilan sebuah lembaga pengelola zakat tidak hanya diukur dari nilai etik internalnya saja, tetapi juga bagaimana lembaga tersebut mampu merespons kebutuhan masyarakat informasi yang kian kritis. Ia mencatat bahwa transparansi audit dan tata kelola yang baik atau Good Amil Governance menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan muzakki, terutama di era digital "Persoalan mendasarnya adalah masyarakat kita menganggap penting tidak audit itu? Jadi, akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi itu kan prinsip-prinsip yang sebenarnya populernya dari rumpun dunia Barat yang seakan-akan umat itu tidak merasa perlu dengan tema-tema itu. Saya punya kesimpulan sebenarnya umat itu justru harus melampaui religiusitas dia,” katanya. Sementara itu, Kepala Divisi Program Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum., mengatakan tema ini diambil bertepatan dengan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN). “Bahwa tema yang kita angkat pada kali ini adalah berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas dalam membangun kepercayaan publik di era keterbukaan informasi, tepat di Hari Keterbukaan Informasi Nasional,” jelas Farid. Ia menjelaskan, penyampaian hasil riset dari para alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di hari peringatan HAKIN diharapkan kepercayaan muzaki kepada BAZNAS semakin kokoh. “Melalui riset-riset ini, BAZNAS berupaya melakukan kontekstualisasi dan reinterpretasi terhadap pengelolaan zakat agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan tata kelola yang lebih baik, kepercayaan muzaki diharapkan terus meningkat sehingga manfaat yang diterima oleh para mustahik pun menjadi lebih optimal,” ujarnya. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Deputi I BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta, M.I.Kom., C.W.C., C.F.R.M., Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri, M.Pd. Turut bergabung pula Badan Pengurus LAZISMU Pusat Artati Haris, M.Si., serta para alumni penerima manfaat yaitu Alumni Beasiswa Riset BAZNAS Jenjang Magister UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Tahun 2023 Hidayaneu Farchatunnisa, M.E. dan Alumni Beasiswa Riset BAZNAS Jenjang Sarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta Tahun 2022 Muhammad Nur Al Fatih Ilham. PPID BAZNAS Lampung Secara terpisah, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan sebagai badan publik yang juga lembaga keuangan ekonomi sosial syariah, BAZNS Lampung memberikan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengakses informasi BAZNAS melalui kantor digital (website: lampung.baznas.go.id). "Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPID) ini bisa diakses di website," kata Iskandar. PPID dibentuk berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang mengatur hak publik untuk mendapatkan informasi dari badan publik seperti BAZNAS. "BAZNAS Lampung berupaya meningkatkan transparansi, mendorong akuntabilitas, serta memudahkan akses informasi bagi masyarakat," jelas Iskandar yang juga wartawan senior Lampung ini. Dia memastikan tak hanya BAZNAS Provinsi Lampung yang menyediakan layanan PPID, juga BAZNAS di 15 kabupaten dan kota se-Lampung berupaya melengkapi informasi yang bisa diakses oleh masyarakat. "Kami sudah sosialisasikan akhir April 2026 lalu. Tak hanya PPID juga membentuk Satuan Audit Internal (SAI) sehingga badan publik -- BAZNAS ini lebih transparan dan akuntabilitas dalam mengelola dana umat, serta kerja amil untuk melayani muzaki maupun mustahik." *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA03/05/2026 | Admin
BAZNAS Beri Santunan 15 Keluarga Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
BAZNAS Beri Santunan 15 Keluarga Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan santunan bagi 15 keluarga korban meninggal kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Selain bantuan tersebut, sebelumnya BAZNAS RI juga telah menerjunkan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) sejak awal kejadian untuk membantu proses evakuasi serta memberikan pertolongan medis awal sebelum para korban dirujuk ke rumah sakit terdekat. Selain itu, layanan kesehatan, mobil ambulans, hingga bantuan logistik seperti makanan ringan dan air minum juga turut disalurkan kepada para korban kecelakaan. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang terjadi. Ia menegaskan, BAZNAS memiliki mandat untuk hadir, termasuk dalam setiap kondisi darurat melalui unit tanggap bencana yang dimiliki BAZNAS. “Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta,” ujar Sodik saat menghadiri pemakaman korban kecelakaan kereta di TPU Karet Pasar Baru, Jakarta, Selasa (28/4/2026). “BAZNAS, sesuai dengan salah satu misi dan tugasnya, memiliki unit tanggap bencana. Tahun ini, kami juga menambah unit, yakni tanggap duafa. Dalam penanganan bencana, begitu peristiwa terjadi, kami secara otomatis mengirimkan berbagai dukungan,” ujar Sodik. Ia menjelaskan, selain santunan kepada keluarga korban meninggal dunia, BAZNAS juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya. Sodik mengatakan, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada tahap awal. BAZNAS juga membuka peluang dukungan lanjutan, khususnya bagi anak-anak yatim yang memenuhi kriteria dan membutuhkan perhatian lebih. Sodik menuturkan, BAZNAS memiliki sejumlah program yang dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan terpadu, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), bantuan perumahan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha kecil. "Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh,” kata Sodik. Sodik juga memastikan, tim BAZNAS telah berada di lokasi sejak awal kejadian dan akan terus memberikan dukungan hingga proses penanganan selesai. “Sebagai tambahan, sebelumnya kami hanya memiliki tim tanggap bencana, namun kini telah diperkuat dengan tim tanggap duafa,” ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno, S.IP., menyampaikan, pihaknya telah mengerahkan berbagai unsur untuk membantu penanganan dampak kecelakaan di Bekasi, termasuk BAZNAS, Damkar, BNPB Jakarta, hingga PMI. “Langsung malam itu saya perintahkan untuk Jakarta membantu Bekasi. Terkait kompensasi atau bantuan untuk keluarga, Insya Allah pasti sudah berjalan, khususnya di DKI Jakarta. Tadi BAZNAS juga telah memberikan bantuan. Jika ada kejadian seperti ini, pasti kita akan memberikan bantuan. Bantuan dalam konteks ini juga mencakup hingga proses pemakaman,” jelas Rano. Sementara itu, anak dari korban kecelakaan, Halimah, yang merupakan istri dari amil BAZNAS RI, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan BAZNAS. Dalam peristiwa tersebut, salah satu korban, Nuryati (65), diketahui meninggalkan delapan orang anak dan enam orang cucu. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, mulai dari penyediaan ambulans hingga santunan uang duka. Terima kasih juga atas kunjungan dan perhatian kepada keluarga kami,” ujar Halimah.*** Sumber: BAZNAS RI (repost) Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA29/04/2026 | Admin
Melalui Kajian Nasional, BAZNAS Lampung Siap Tingkatkan Pengumpulan Kurban Berdampak
Melalui Kajian Nasional, BAZNAS Lampung Siap Tingkatkan Pengumpulan Kurban Berdampak
Bandar Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengikuti Kajian Fundraising nasional bertajuk “Mengoptimalkan Pengumpulan Kurban” yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI secara daring melalui Zoom, Selasa (28/4). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS dari seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat strategi penghimpunan kurban menjelang Iduladha 1447 H. Kajian dibuka oleh Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si, selaku Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan penguatan strategi nasional agar pengumpulan kurban dapat meningkat secara optimal dan merata di setiap daerah. Fokus utama dalam kajian ini adalah bagaimana pengumpulan kurban tidak hanya meningkat dari sisi jumlah, tetapi juga memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh H. M. Arifin Purwakananta, S.I.Kom., M.I.Kom, Deputi I BAZNAS RI, dalam pemaparan materinya. Ia menyampaikan bahwa kurban harus memberikan dampak ekonomi yang luas, khususnya bagi peternak lokal dan masyarakat penerima manfaat. Selain itu, pelaksanaan kurban juga harus memperhatikan aspek spiritual dan syariat. “Pengelolaan kurban harus berdampak pada pemberdayaan ekonomi umat. Secara spiritual harus benar, dan pendistribusian daging wajib sesuai dengan syariat,” jelasnya. Dalam kajian tersebut juga dipaparkan bahwa potensi ekonomi kurban di Indonesia sangat besar dan perlu dikelola secara profesional dan terstruktur. Melalui pendekatan berbasis wilayah serta inovasi program, kurban diharapkan mampu menjadi instrumen pemberdayaan, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Sementara itu, Dr. Mohan, S.E., M.EI selaku Ketua Kurban 2026 menyampaikan arah kebijakan kurban tahun ini yang menitikberatkan pada kebermanfaatan berkelanjutan, termasuk penguatan distribusi yang tepat sasaran dan mendukung pemberdayaan desa. Melalui keikutsertaan dalam kajian ini, BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk mengimplementasikan strategi yang telah disampaikan guna mengoptimalkan pengumpulan kurban di wilayah Lampung. Diharapkan, pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya memenuhi aspek ibadah, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.*** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA28/04/2026 | Admin
Rumah Sehat BAZNAS Bantu Evakuasi Korban Kereta di Bekasi Timur
Rumah Sehat BAZNAS Bantu Evakuasi Korban Kereta di Bekasi Timur
Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui tim Rumah Sehat BAZNAS bergerak cepat merespons kecelakaan antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026). Tim diterjunkan untuk membantu evakuasi korban serta memberikan layanan kesehatan darurat. Pada fase awal, BAZNAS mengirim Tim Rumah Sehat BAZNAS, terdiri atas 1 dokter dengan 2 armada ambulans. Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyatakan bahwa BAZNAS langsung menurunkan tim dan ambulans ke lokasi kejadian sebagai bentuk respons cepat dalam situasi darurat ini. “Kami menurunkan tim Rumah Sehat BAZNAS lengkap dengan ambulans untuk membantu evakuasi korban dan memastikan mereka segera mendapatkan penanganan medis,” ujarnya. Menurutnya, BAZNAS bersama petugas gabungan turut melakukan evakuasi korban dari rangkaian kereta serta memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian sebelum dirujuk ke rumah sakit. Selain itu, Sodik juga menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus hadir dalam membantu masyarakat terdampak bencana. “Semoga para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” tambahnya. Sodik menambahkan, BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan optimal. Sebagai informasi, peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Hingga Senin malam 27 April 2026, laporan awal menyebutkan sedikitnya empat orang meninggal dunia, sementara puluhan korban lainnya mengalami luka dan telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.*** Sumber: BAZNAS RI Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA28/04/2026 | Admin
Kelas Hukum: BAZNAS Bahas Rekomendasi Pembentukan LAZ Kuatkan Fungsi Pengawasan
Kelas Hukum: BAZNAS Bahas Rekomendasi Pembentukan LAZ Kuatkan Fungsi Pengawasan
Lampung – Pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi Lampung mengikuti kegiatan Kelas Hukum Vol. 3 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS secara daring melalui Zoom pada Senin (27/04/2026). Kelas hukum kali ini mengangkat tema: “Sosialisasi Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemberian Rekomendasi BAZNAS dalam Pembentukan LAZ dan Pembentukan Perwakilan LAZ.” Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman regulasi serta tata kelola kelembagaan zakat di Indonesia. Pimpinan Bidang Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI Hj. Neyla Saida Anwar, M.H., M.Hum., menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dalam proses pembentukan Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta perlunya penguatan fungsi pengawasan agar pengelolaan zakat berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Selanjutnya, materi utama disampaikan oleh Mulya Dwi Harto, Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI. Dalam paparannya, dijelaskan secara rinci alur dan mekanisme pemberian rekomendasi BAZNAS dalam proses pembentukan LAZ, mulai dari pengajuan permohonan, verifikasi administrasi melalui sistem Kementerian Agama, hingga proses penelaahan oleh BAZNAS yang mencakup aspek kewenangan pengumpulan zakat dan rekam jejak lembaga. Selain itu, disampaikan pula bahwa berdasarkan regulasi terbaru, proses perizinan dan rekomendasi kini terintegrasi melalui sistem Kementerian Agama (Simzat Kemenag), sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengambilan keputusan. Tahapan penting seperti validasi Kementerian Agama, visitasi lapangan, hingga pleno menjadi bagian dari proses sebelum rekomendasi diberikan atau tidak diberikan. Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan dan Amil BAZNAS serta LAZ seluruh Indonesia, sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami regulasi terbaru terkait kelembagaan zakat. Hadir Pimpinan BAZNAS Provinai Lampung, serta amil pelaksana BAZNAS kabupaten dan kota se-Lampung. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ketentuan Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2025 secara tepat, sehingga proses pembentukan LAZ dan perwakilannya dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku serta memberikan dampak optimal bagi pengelolaan zakat di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA27/04/2026 | Admin
Gubernur, Kemenhaj, dan BAZNAS Lampung melepas Jemaah Haji 2026
Gubernur, Kemenhaj, dan BAZNAS Lampung melepas Jemaah Haji 2026
Bandar Lampung -- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Lampung, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain menghadiri acara pelepasan jemaah calon haji Provinsi Lampung yang tergabung dalam Kloter JKG 7 yang berlangsung di Asrama Haji Rajabasa, Bandar Lampung, Minggu (26/04/2026). Kloter JKG 7 merupakan kloter pertama jemaah haji asal Provinsi Lampung tahun 2026 yang berasal dari Kota Bandar Lampung. Sebanyak 441 jemaah telah tiba di Asrama Haji Rajabasa pada Sabtu malam (25/04/2026) sebagai bagian dari proses persiapan keberangkatan menuju Tanah Suci. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Lampung, Ansori, S.Ag., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa kuota haji Provinsi Lampung tahun 2026 berjumlah 5.827 jemaah yang terbagi dalam 14 kloter. Ia menjelaskan bahwa Kloter JKG 7 menjadi kloter awal keberangkatan jemaah haji Lampung tahun ini. Setiap kloter terdiri dari sekitar 445 jemaah yang akan diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal dari otoritas penerbangan. Pelepasan jemaah dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela. Selain itu, hadir juga unsur pimpinan daerah, Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umroh Puji Raharjo, termasuk BAZNAS Provinsi Lampung, menjadi bentuk dukungan moral bagi para jemaah yang akan menunaikan ibadah haji. Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menyampaikan ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap muslim. Ia menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji adalah anugerah yang tidak semua orang dapatkan. “Ibadah haji adalah anugerah yang luar biasa. Luruskan niat, kuatkan tekad, dan jalankan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh keikhlasan,” ujarnya. Gubernur juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan Provinsi Lampung di Tanah Suci. “Kami juga menitipkan doa kepada seluruh jemaah agar turut mendoakan Provinsi Lampung senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya,” tambahnya. Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, setiap jemaah calon haji juga mendapatkan tali asih sebesar Rp1.000.000. Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan petugas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Kehadiran BAZNAS Provinsi Lampung dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelayanan umat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. BAZNAS berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan profesional. Diharapkan seluruh jemaah haji Provinsi Lampung dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036 a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA26/04/2026 | Admin
Membanggakan, Penerima Tali Asih BAZNAS Lampung Wisuda di Unila, Suarakan Solidaritas Palestina
Membanggakan, Penerima Tali Asih BAZNAS Lampung Wisuda di Unila, Suarakan Solidaritas Palestina
Lampung -- Ahmed Shorafa, penerima tali asih dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung tahun 2023, resmi diwisuda oleh Rektor Universitas Lampung (Unila) pada Sabtu (25/4/2026), bersama mahasiswa lainnya di GSG Unila, Bandar Lampung. Ahmed merupakan penerima Program Tali Asih Mahasiswa Palestina yang disalurkan oleh BAZNAS Provinsi Lampung pada tahun 2023. Program ini ditujukan untuk mendukung mahasiswa asal Palestina yang menempuh pendidikan tinggi di Lampung. Selain Ahmed, mahasiswa Unila, juga dua mahasiswi Palestina lainnya yang kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Penyerahan tali asih itu diserahkan pada acara Pelatihan Jurnalistik Digital untuk BAZNAS wilayah Sumatera bagian Selatan dan Sumatera Barat pada Selasa, (12/12/2023). Acara tersebut dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, dan Rektor UIN RIL Prof. Wan Jamaluddin, Ph.D, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Prof. Ir. H.M. Nadratuzzaman Hosen, Ph.D, serta pimpinan BAZNAS wilayah Sumbagsel dan Sumbar. Dalam prosesi wisuda, Ahmed menarik perhatian dengan membentangkan bendera Palestina saat maju ke depan ketika namanya dipanggil. Aksi tersebut menjadi bentuk solidaritas dan kepeduliannya terhadap kondisi yang dialami masyarakat Palestina. Menurut Ahmed, momen wisuda tidak hanya menjadi kebahagiaan pribadi, tetapi juga kesempatan untuk menyampaikan pesan kemanusiaan kepada publik. “Ini adalah bentuk solidaritas saya untuk Palestina. Mohon doa agar ilmu yang saya peroleh dapat bermanfaat, dan mari kita bersama mendoakan Palestina,” ujarnya sembari menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Lampung. Keberhasilan Ahmed menyelesaikan pendidikan di Unila menjadi bukti bahwa program beasiswa yang diberikan BAZNAS mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi mahasiswa dari latar belakang kurang mampu maupun terdampak konflik. "Selamat kepada Ahmed yang sudah menyelesaikan studinya. Terima kasih juga kepada muzaki yang sudah percaya berzakat, menyalurkan infak dan sedekah kepada BAZNAS," kata Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, yang juga wartawan senior di Lampung. Pada kesempatan berbeda, Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani mengapresiasi langkah BAZNAS Lampung dalam membantu mahasiswa menyelesaikan studinya. Bahkan Unila sendiri sudah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai perwujudan ikut sama-sama mengkampanyekan sadar zakat membantu sesama dalam menyelesaikan masalah sosial. Melalui program Tali Asih Mahasiswa Palestina, BAZNAS Provinsi Lampung terus berkomitmen menghadirkan akses pendidikan yang berkelanjutan serta mencetak generasi unggul yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemanusiaan. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA25/04/2026 | Admin
Rakor BAZNAS se-Lampung Bahas Penguatan Riset dan Ekosistem Zakat
Rakor BAZNAS se-Lampung Bahas Penguatan Riset dan Ekosistem Zakat
Lampung -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat yang lebih terarah, akuntabel, dan berbasis data. Acara berlangsung di Bandar Lampung, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Penais, Wakaf dan Zakat Kemenang Lampung Drs. H. Makmur, M.Ag dan Satuan Audit Internal (SAI) yakni Maulana Isnain dan Ernalia, serta tim Riset Zakat Center. Acara rakor yang digelar triwulan ini membahas isu-isu terkini tentang pengelolaan zakat, infak,dan sedekah (ZIS). Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain menegaskan pentingnya BAZNAS hadir di tengah-tengah masyarakat yang menunggu bantuan dari lembaga zakat. Untuk itu BAZNAS harus bergerak dengan masif yang dilengkapi dengan company profile sebagai wajah lembaga dalam membangun kepercayaan publik, serta peran PPID BAZNAS dalam memastikan keterbukaan informasi kepada publik. Iskandar juga menyampaikan bahwa penguatan tata kelola zakat tidak hanya berfokus pada penghimpunan dan pendistribusian, tetapi juga pada aspek riset dan inovasi sebagai fondasi kebijakan yang berkelanjutan. "Kerja-kerja amil BAZNAS harus berdasarkan hasil riset, bukan asumsi pribadi atau kelompok atau golongan," tegas wartawan senior Lampung ini. Pada kesempatan itu, Direktur Zakat Study Center Muhammad Syauqi Al Muhdhar memaparkan tujuan dan arah pengembangan riset zakat yang akan menjadi landasan dalam pengambilan keputusan strategis. "Riset ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan penguatan tata kelola zakat di daerah, sejalan dengan harapan Gubernur Lampung agar pengelolaan zakat di Lampung dapat berkembang menjadi rujukan yang lebih luas," kata mahasiswa doktoral Universitas Kebangsaan Malaysia. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah pengembangan Ekosistem Zakat Innovation Hub, yang dirancang sebagai pusat keunggulan berbasis riset dan pemberdayaan. Melalui inisiatif ini, zakat di Lampung diharapkan tidak hanya dikelola secara optimal, tetapi juga mampu berkembang menjadi “laboratorium zakat dunia” yang menghasilkan model-model pemberdayaan inovatif, terukur, dan dapat direplikasi di berbagai daerah. Dia menjelaskan juga bahwa misi utama dari ekosistem ini adalah menyediakan data yang akurat, membangun ekosistem pelatihan lintas sektor, serta mengimplementasikan model pemberdayaan yang berkelanjutan. Selain itu, aspek data dan riset kontemporer juga menjadi sorotan penting, di mana riset diharapkan mampu memandu strategi pemberdayaan sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan kurikulum program-program zakat. Penyelenggaraan riset ditargetkan selesai tiga bulan itu, akan membuka kesempatan bagi BAZNAS kaabupaten dan kota menata kembali pengum[ulan dan pendistribusian ZIS. Selain itu, implementasi riset di tingkat daerah dan integrasi program antar BAZNAS kabupaten/kota. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan zakat tidak hanya sebagai instrumen sosial, tetapi juga sebagai kekuatan pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis data dan inovasi. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesamaan visi dan langkah dalam penguatan ekosistem zakat di Provinsi Lampung, sehingga pengelolaan zakat ke depan semakin profesional, terukur, dan berdampak luas bagi masyarakat. *** Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening: BSI: 7711664477 Bank Lampung: 3800003031093 BCA Syariah: 0660170101 Bank Syariah Nasional: 8171000036. a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***
BERITA24/04/2026 | Admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.

Lihat Daftar Rekening →