WhatsApp Icon
UIN RIL Jadi Target Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Lulus SPAN-PTKIN 2026

Lampung – Sebanyak 28 santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan SCB dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing nasional.

Para santri diterima di sejumlah perguruan tinggi Islam negeri ternama, seperti UIN Raden Intan Lampung (RIL), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Imam Bonjol Padang, hingga IAIN Fathul Muluk Papua.

Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara kerja keras santri, dedikasi para pendidik, serta doa orang tua.

“Saya percaya keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para ustaz-ustazah, doa orang tua, dan kesungguhan para santri dalam belajar,” ujarnya.

BAZNAS Provinsi Lampung turut mengapresiasi capaian tersebut. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti bahwa program pendidikan gratis yang dijalankan BAZNAS mampu memberikan akses pendidikan berkualitas dan melahirkan prestasi di tingkat nasional. Salah satu santri juga berhasil diterima di UIN Raden Intan Lampung pada program studi Pendidikan Matematika.

Lebih lanjut, capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

BAZNAS juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mencetak generasi unggul serta mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pendidikan.

Daftar 28 Santri Lulus SPAN-PTKIN 2026:

1.     Novita Sari (UIN Bandung – Manajemen Pendidikan Islam)

2.     Noni Elfiza (UIN Bandung – Pengembangan Masyarakat Islam)

3.     Fatimah Azzahra (UIN Semarang – Bimbingan Konseling Islam)

4.     Desti Lusiani (UIN Banten – Perbankan Syariah)

5.     Siti Rohani (UIN Semarang – Manajemen Dakwah)

6.     Raisa Rahmati Ningsih (UIN Banten – Pengembangan Masyarakat Islam)

7.     Wildan Fauzan (UIN Bandung – Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir)

8.     Nur Azijah (UIN Jakarta – Perbandingan Mazhab)

9.     Aditya Pratama (UIN Jakarta – Tadris Fisika)

10.  Zaskia Faras (UIN Jakarta – Manajemen Pendidikan)

11.  Wildanisa Aulia (UIN Semarang – Pengembangan Masyarakat Islam)

12.  Nuraniyyah (UIN Cirebon – Sejarah Peradaban Islam)

13.  Zaidan QMH (UIN Semarang – Pendidikan Kimia)

14.  Rafa Izzatul Aliyah (UIN Banten – Ekonomi Syariah)

15.  Muhammad Rizky Santoso (UIN Bandung – Ilmu Hadis)

16.  Fais Suhada Waroy (IAIN Papua – Pendidikan Agama Islam)

17.  Firda Sari (IAIN Papua – Manajemen Bisnis Syariah)

18.  M. Faid El Farras (UIN Bandung – Sejarah Peradaban Islam)

19.  Muhammad Aditya (UIN Palembang – Perbankan Syariah)

20.  Nada Anindia (UIN Raden Intan Lampung – Pendidikan Matematika)

21.  Fitri Mevanda Pianaung (IAIN Manado – Tadris Bahasa Inggris)

22.  Muhammad Rizki (UIN Padang – Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir)

23.  Keyla Bilqis Ashilah (UIN Bandung – Bimbingan dan Konseling Islam)

24.  Diara Ayu Darmawan (UIN Jakarta – Sejarah Peradaban Islam)

25.  Sherly Ramadina Jhelita (UIN Padang – Perbankan Syariah)

26.  Alif Syah Nur Rahman (UIN Banten – Komunikasi dan Penyiaran Islam)

27.  Apinia Umar (IAIN Ternate – Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam)

28.  Muhamad Arqam (UIN Semarang – Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Hadis).***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

BSI: 7711664477

Bank Lampung: 3800003031093

BCA Syariah: 0660170101

Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

12/04/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Sampaikan Dukungan Kemenhaj terhadap Pengelolaan Dam oleh BAZNAS

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyampaikan kembali informasi mengenai dukungan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terhadap BAZNAS dalam memfasilitasi tata kelola dam bagi jemaah haji Indonesia.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam memfasilitasi tata kelola dam untuk para jemaah haji Indonesia yang akan menunaikan dam di Tanah Air. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan sosial ekonomi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi antara BAZNAS RI dan Kemenhaj yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa’adi, serta Pimpinan BAZNAS RI Neyla Saida Anwar di Gedung Kemenhaj, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa BAZNAS dan Kemenhaj sama-sama merupakan bagian dari pemerintah yang memiliki peran masing-masing.

Pengelolaan ibadah haji berada di bawah Kemenhaj, sementara layanan dam di dalam negeri difasilitasi oleh BAZNAS. Kemenhaj juga membuka peluang bagi lembaga lain seperti LAZ dan KBIH untuk turut berkontribusi, sehingga pengelolaan dam dapat berjalan secara kolaboratif dan inklusif.

“Tata kelola dam oleh BAZNAS bukan hal baru. Kami telah memiliki prosedur dan standar pengelolaan yang tertib, mulai dari pembayaran hingga penyaluran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BAZNAS terus melakukan evaluasi dan perbaikan manajemen dam dengan memastikan transparansi dalam seluruh proses, mulai dari konfirmasi pembayaran, bukti pemotongan hewan, hingga laporan penyaluran yang dapat diakses oleh jemaah.

“Kami juga menerbitkan sertifikat bagi mudhohi. Selain itu, pelaksanaan dam tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak ekonomi karena melibatkan peternak UMKM binaan BAZNAS di berbagai daerah,” katanya.

Sodik Mudjahid juga menyampaikan apresiasi atas kebijakan Kemenhaj yang memberikan fleksibilitas kepada jemaah dalam menunaikan dam, baik di Tanah Air maupun di Tanah Suci.

Menurutnya, kebijakan tersebut membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara BAZNAS, LAZ, dan pihak terkait lainnya dalam pengelolaan ibadah sosial keagamaan.

“Ke depan, kerja sama tidak hanya pada aspek dam, tetapi juga mencakup zakat, infak, dan sedekah dari para jemaah. Oleh karena itu, kami mengajak jemaah untuk menunaikan dam melalui lembaga resmi pemerintah, yaitu BAZNAS,” katanya.

Berita ini disampaikan kembali oleh BAZNAS Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan dam yang amanah, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi umat.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

BSI: 7711664477

Bank Lampung: 3800003031093

BCA Syariah: 0660170101

Bank Syariah Nasional: 8171000036

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

12/04/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS dan Kemendes PDT Perkuat Literasi Zakat di Desa

Jakarta -- Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melakukan pertemuan dengan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Sodik Mudjahid beserta jajaran di Kantor Kemendes PDT Kalibata, Senin (6/4/2025).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bersepakat untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan literasi zakat di tingkat desa. Selain itu, juga akan dilakukan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa hingga pengembangan program percontohan desa zakat.

Mendes PDT Yandri Susanto menyampaikan bahwa Kemendes PDT dan BAZNAS RI memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dalam meningkatkan literasi zakat di tingkat desa. Menurutnya, literasi zakat penting digaungkan guna meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa zakat merupakan kewajiban yang harus ditunaikan. “Oleh karena itu, kampanye literasi zakat harus simpel, masuk akal, mudah dipahami, dan mendorong masyarakat untuk mau berzakat,” ujar Mendes Yandri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kemendes PDT memiliki berbagai program desa yang dapat diintegrasikan dengan zakat, seperti program desa ayam petelur, desa lele, desa nila, hingga desa ayam pedaging yang menghasilkan pendapatan.

Dengan adanya penghasilan tersebut, ia mengimbau para pelaku usaha, baik individu maupun kelompok, untuk menunaikan zakat mal. Hal ini dinilai penting agar hasil usaha tidak hanya dinikmati secara pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Nah ini mau saya tumbuhkan kesadaran itu, kamu dapat rezeki dari Allah SWT ya kamu keluarkan zakat malnya. Jangan hanya menikmati hasilnya saja. Ini juga bisa untuk membangun desa, meningkatkan SDM, beasiswa pendidikan, dan lain-lain,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menegaskan komitmen pihaknya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan literasi serta potensi zakat di tingkat desa.

Ia menyebutkan, untuk memaksimalkan potensi zakat di seluruh desa di Indonesia, diperlukan pembentukan UPZ hingga ke tingkat desa agar memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat.

“Ada empat hal yang akan kami lakukan, yaitu meningkatkan potensi pengumpulan zakat, memperkuat kolaborasi, menghadirkan UPZ hingga ke desa, serta menjaga amanah zakat tersebut,” ungkap Sodik.

Berita ini disampaikan kembali oleh BAZNAS Provinsi Lampung sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat di seluruh Indonesia. ***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

BSI: 7711664477

Bank Lampung: 3800003031093

BCA Syariah: 0660170101

Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

09/04/2026 | Kontributor: Admin
Zakat Perusahaan Bisa Kurangi Pajak, Ini Penjelasannya

Lampung -- Kabar baik bagi para pelaku usaha. Tahukah Anda, zakat yang ditunaikan oleh perusahaan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS dapat menjadi pengurang penghasilan bruto dalam perhitungan Pajak Penghasilan (PPh)?

Ketentuan ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan diperkuat melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 114 Tahun 2025. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa zakat atau sumbangan keagamaan yang bersifat wajib dapat dikurangkan dari penghasilan bruto, sehingga berpengaruh pada besaran pajak yang harus dibayarkan.

Artinya, perusahaan tidak hanya menunaikan kewajiban syariah, tetapi juga dapat mengoptimalkan aspek perpajakan secara sah dan sesuai aturan yang berlaku.

Namun demikian, terdapat ketentuan penting yang perlu diperhatikan. Zakat yang dapat menjadi pengurang pajak adalah zakat yang berasal dari penghasilan perusahaan itu sendiri, bukan zakat yang dipotong dari gaji karyawan. Zakat karyawan hanya berlaku sebagai pengurang pajak bagi individu (PPh 21), bukan bagi perusahaan.

Selain itu, agar dapat diakui sebagai pengurang pajak, zakat harus disalurkan melalui lembaga resmi yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, seperti BAZNAS. Hal ini bertujuan untuk memastikan akuntabilitas, transparansi, serta kesesuaian dengan ketentuan administrasi perpajakan.

Melalui kebijakan ini, pemerintah mendorong sinergi antara kewajiban keagamaan dan kewajiban perpajakan. Zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga berperan dalam mendukung pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan.

BAZNAS Provinsi Lampung mengajak para pelaku usaha di daerah untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, zakat yang ditunaikan juga memberikan nilai tambah dalam pengelolaan keuangan perusahaan secara lebih optimal dan sesuai regulasi.

Dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS, perusahaan turut berkontribusi dalam memperkuat kesejahteraan umat sekaligus menjalankan kewajiban secara tertib, baik dari sisi agama maupun negara. ***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

BSI: 7711664477

Bank Lampung: 3800003031093

BCA Syariah: 0660170101

Bank Syariah Nasional: 8171000036.

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

09/04/2026 | Kontributor: Admin
Sodik: BAZNAS dan LAZ Perkuat Ekosistem Pengelolaan Zakat untuk Umat!

Jakarta -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat ekosistem zakat nasional melalui pengelolaan yang lebih profesional dan terukur.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyambut baik kehadiran Dompet Dhuafa sebagai mitra strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Ia menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) demi kemaslahatan umat.

“Kami mengapresiasi kehadiran Dompet Dhuafa. Kolaborasi ini perlu terus dilanjutkan, baik dalam perumusan strategi maupun pelaksanaan program, agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Sodik.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI juga menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi pengelolaan zakat nasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyelaraskan konsep asnaf dengan pendekatan pembangunan modern, seperti pada sektor kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Selain itu, BAZNAS RI mendorong adanya standardisasi ukuran keberhasilan program yang mengacu pada data statistik nasional. Upaya ini diharapkan dapat memastikan setiap program zakat memiliki dampak yang terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, baik secara ilmiah maupun syariah.

Sodik juga menekankan pentingnya mengubah pendekatan pengelolaan zakat dari yang bersifat karitatif menjadi lebih terarah dan berbasis indikator yang jelas. Menurutnya, setiap program perlu memiliki ukuran keberhasilan yang konkret agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.

“Pengelolaan zakat harus dilandasi niat yang tulus dan semangat untuk memajukan umat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi tata kelola zakat nasional, terutama setelah penetapan pimpinan BAZNAS periode 2026–2031.

Ia juga menekankan pentingnya standardisasi metode pengukuran dampak zakat agar kontribusi lembaga filantropi terhadap pembangunan ekonomi nasional dapat diukur secara akurat dan transparan. Selain itu, pertemuan ini turut membahas teknis kolaborasi di lapangan guna menghindari tumpang tindih program serta memperluas jangkauan manfaat zakat di seluruh wilayah Indonesia.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS RI lainnya.

Informasi ini dilansir dari BAZNAS RI.***

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

BSI: 7711664477

Bank Lampung: 3800003031093

BCA Syariah: 0660170101

Bank Syariah Nasional: 8171000036

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung, atau melalui laman resmi lampung.baznas.go.id dan nantinya akan menerima Bukti Setor Zakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. ***

09/04/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

BAZNAS Provinsi Lampung Apresiasi Konferensi Penelitian Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung
BAZNAS Provinsi Lampung Apresiasi Konferensi Penelitian Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung
Lampung, 25 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengapresiasi penuh kegiatan konferensi penelitian yang diselenggarakan oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung. Konferensi penelitian dengan judul “Modul Pendistribusian Dana Zakat Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Badan Amil Zakat Nasional di Indonesia (Studi pada Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung)” ini berlangsung pada Selasa, 25 Februari 2025, di Kantor BAZNAS Provinsi Lampung. Dalam konferensi tersebut, penelitian disampaikan oleh Prof. Dr. Nunung Rodliyah, M.A., bersama Sartika Wulandari, yang merupakan penerima Beasiswa Riset BAZNAS RI 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keilmuan dalam bidang hukum Islam, khususnya hukum zakat, serta memperbaharui dan memperkaya pengetahuan yang ada sebagai kontribusi terhadap perkembangan ilmu hukum Islam, terutama di sektor zakat. Prof. Dr. Nunung Rodliyah, M.A., dalam presentasinya mengungkapkan bahwa penelitian ini berfokus pada pengembangan modul yang dapat memaksimalkan pendistribusian dana zakat kepada masyarakat desa melalui program pemberdayaan, serta mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Lampung dalam pelaksanaan penelitian ini. "Tujuan penelitian ini adalah untuk memperdalam kajian mengenai hukum zakat, serta memberikan sumbangan signifikan dalam pengembangan ilmu hukum Islam," ujar Prof. Nunung. Sementara itu, Muhammad Wendy Trijaya, S.H., M.Hum., Sekretaris Bagian Hukum Keperdataan Fakultas Hukum Universitas Lampung, yang hadir mewakili Dekan Fakultas Hukum, memberikan sambutan yang mengungkapkan apresiasi yang mendalam. "Kami merasa sangat senang dan mengapresiasi BAZNAS Provinsi Lampung atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan untuk penelitian ini. Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu hukum, khususnya di bidang hukum Islam dan zakat," ungkap Muhammad Wendy Trijaya. Komarunizar, M.Pd.I., Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Lampung, juga menyampaikan apresiasinya atas penelitian ini. "Kami sangat mendukung penelitian ini dan melihatnya sebagai langkah positif dalam meningkatkan literasi zakat di Provinsi Lampung. Penelitian ini merupakan bentuk kontribusi akademik yang akan memberikan dampak besar dalam pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat," tambah Komarunizar. Kegiatan konferensi ini merupakan bentuk kolaborasi yang harmonis antara pihak akademik dan lembaga zakat, yang bertujuan untuk menciptakan solusi yang lebih baik dalam distribusi dana zakat, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di desa-desa yang membutuhkan.
BERITA25/02/2025 | admin
BAZNAS Provinsi Lampung Bersinergi Kanwil Bea Cukai Sumbagbar Bentuk UPZ
BAZNAS Provinsi Lampung Bersinergi Kanwil Bea Cukai Sumbagbar Bentuk UPZ
BANDAR LAMPUNG -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung bersinergi -- bersepakat dengan Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sumbagbar membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Hal itu terungkap dalam audiensi Pimpinan BAZNAS Lampung dengan Kakanwil Bea dan Cukai Sumbagbar, Estty Purwadiani Hidayatie di Bandar Lampung, Jumat (21/2/2025). Hadir dalam audiensi itu antara lain Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H. dan Wakil Ketua Bidang Distribusi Komarunnizar, M.Pd.I. Keinginan membentuk UPZ itu adalah amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Inpres Nomor 03 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementrian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah melalui BAZNAS. "BAZNAS Provinsi Lampung berkeinginan agar Kanwil Bea dan Cukai Sumbagbar sebagai lembaga pemerintah ikut mewujudkan amanah UU tentang Pengelolaan Zakat," kata Iskandar. Masih menurut dia, UPZ memiliki kewenangan mengumpulkan zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS) aparatur sipil negeri (ASN) muslim dari penghasilan berupa gaji dan tunjangan kinerja setiap bulan oleh bendahara gaji untuk disetorkan ke rekening BAZNAS melalui UPZ. Pada pertemuan itu, dibahas juga manfaat membentuk UPZ bagi delapan golongan penerima zakat serta infaq dan sadaqah bagi lingkungan kerja Kanwil Bea dan Cukai Sumbagbar. Dalam audiensi itu, Estty mengapresiasi BAZNAS Lampung mengajak Kanwil Bea dan Cukai membentuk UPZ. "Ini adalah amal ibadah untuk mengurangi kemiskinan dengan berbagi," ucap Estty. Di akhir pertemuan, Ketua BAZNAS Lampung menyerahkan buku berupa kumpulan peraturan tentang pengelolaan zakat kepada Kakanwil sebagai dasar pembentukan UPZ Bea dan Cukai Sumbagbar.
BERITA23/02/2025 | admin
BAZNAS Provinsi Lampung Dukung Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) oleh BKKBN Provinsi Lampung
BAZNAS Provinsi Lampung Dukung Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) oleh BKKBN Provinsi Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menyambut positif langkah yang diambil oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Lampung dalam membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang akan beroperasi di BAZNAS Provinsi Lampung. Pembentukan UPZ ini merupakan bagian dari upaya BKKBN untuk lebih serius dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah guna memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Inisiatif ini terwujud berkat pertemuan produktif antara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., MPH., dengan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H. Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk menjalin kerjasama yang lebih erat dalam pengelolaan zakat sebagai bagian dari kontribusi sosial kepada umat. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., menyatakan, “BAZNAS Provinsi Lampung sangat mengapresiasi langkah BKKBN Provinsi Lampung dalam membentuk UPZ ini. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, kami siap melayani BKKBN dalam menunaikan kewajiban zakat mereka dan memastikan zakat yang dihimpun dapat didistribusikan dengan tepat sasaran.” Kerjasama ini tidak hanya mencakup pengumpulan zakat, tetapi juga pendistribusian zakat yang lebih strategis dan efisien. BAZNAS Provinsi Lampung berkomitmen untuk merancang dan melaksanakan distribusi zakat yang tepat sasaran dengan memperhatikan kebutuhan prioritas masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara BAZNAS dan BKKBN ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik dalam sektor pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. "Melalui sinergi ini, kami optimis dapat mempercepat proses distribusi zakat yang lebih transparan dan berdampak langsung pada masyarakat yang membutuhkan. Kami berkomitmen untuk memastikan pendistribusian zakat yang tepat, cepat, dan akuntabel," tambah Iskandar Zulkarnain. Pembentukan UPZ di BAZNAS Provinsi Lampung menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan zakat yang lebih sistematis dan terencana. Harapannya, kolaborasi ini akan memperkuat kontribusi zakat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung secara lebih efektif.
BERITA19/02/2025 | admin
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus meningkatkan layanan bagi muzaki guna memperkuat kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), melalui layanan prima yang lebih baik. Berbagai inovasi berbasis teknologi dan komunikasi diterapkan BAZNAS, terutama menjelang Ramadhan untuk menghadirkan layanan prima yang lebih mudah, cepat, dan transparan. Saat ini, BAZNAS memiliki teknologi layanan yang terintegrasi, untuk Teknologi Transaksi dapat melalui website BAZNAS, Online Payment, Payment Gateway, E-Commerse, hingga charity platform. Terdapat juga Teknologi Pencatatan registrasi melalui SIMBA, juga Teknologi Konversasi. Hal tersebut mengemuka pada Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman dengan tema "Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki melalui Layanan Prima" yang diselenggarakan Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Selasa (18/2/2025). Hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan, serta Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menegaskan tugas amil zakat merupakan kelanjutan dari risalah Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan para muzaki menjadi bagian penting dalam pengelolaan zakat. “Kepercayaan muzaki harus dijaga dengan pelayanan terbaik. Mereka perlu mendapatkan pengalaman yang memuaskan dan merasa bahwa dana yang mereka salurkan benar-benar dikelola secara transparan serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Nadratuzzaman. Nadratuzzaman juga menyoroti pentingnya syiar zakat kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi dan literasi zakat harus semakin digencarkan agar masyarakat lebih memahami peran zakat dalam membantu sesama serta dampaknya terhadap kesejahteraan umat. Lebih lanjut, Nadratuzzaman mengatakan, keberhasilan penggalangan dana zakat berbanding lurus dengan efektivitas komunikasi dan literasi yang diberikan kepada publik. Oleh sebab itu, BAZNAS RI terus meningkatkan edukasi melalui berbagai kanal digital dan layanan interaktif. “Tujuan kami adalah menciptakan sistem zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat. Layanan prima adalah kunci,” ujar Nadratuzzaman. Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan menambahkan, BAZNAS telah mengembangkan berbagai saluran pembayaran ZIS dan DSKL yang terintegrasi digital. “Sistem pembayaran yang mudah dan terpadu dengan pengalaman donatur, memastikan transaksi lebih cepat, aman, dan nyaman dalam membangun loyalitas muzaki,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti, menyebut paradigma pelayanan kini berorientasi pada Muzaki Experience, meliputi Seamless Interaction, Data-Driven Service, Muzaki Loyalty, dan Service Development. “BAZNAS menghadirkan kalkulator zakat yang user-friendly, robot zakat, dan layanan konsultasi berbasis teknologi untuk mempermudah muzaki,” katanya. Ia mengatakan, layanan prima BAZNAS tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga mengedepankan interaksi humanis dengan muzaki. Setiap petugas dilatih untuk memberikan informasi yang transparan dan responsif. “Kami memastikan setiap transaksi segera diproses dan diinformasikan kepada muzaki. Dengan sistem ini, kepercayaan mereka terhadap BAZNAS akan semakin kuat,” ujarnya.
BERITA18/02/2025 | admin
Sekretaris Daerah Kota Metro Ajak Pejabat Dan Pengusaha Tunaikan ZIS Lewat Baznas
Sekretaris Daerah Kota Metro Ajak Pejabat Dan Pengusaha Tunaikan ZIS Lewat Baznas
Sekretaris Daerah Kota Metro, H Bangkit Haryo Utomo mengajak kepada seluruh Pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perusahaan BUMN maupun BUMD serta orang-orang kaya untuk menunaikan Zakat, Infak dan Sedekahnya ke BAZNAS Kota Metro. “Saya mengajak kepada seluruh Pejabat, ASN, BUMN, BUMD, Perguruan Tinggi dan para Pengusaha yang ada di Kota Metro untuk bisa bersama-sama menunaikan kewajiban kita sebagai umat Islam membayar Zakat, Infak dan sedekah lewat BAZNAS Kota Metro, saya mintak tiap bulan langsung diambil zakatnya ya Bu Kabag Umum”, kata H Bangkit, Rabu (12/02/2025) saat menerima kunjungan Pimpinan BAZNAS Kota Metro di ruang kerjanya. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kota Metro, Kabag Kesra H EKa Safriyanto dan Kabah Umum, Mariya S. Sedangkan dari BAZNAS dipimpin Ketuanya H Joko Suroso, Wakil 1 Ketua Mujirul Hasan bidang Pengumpulan ZIS, Wakil Ketua II Nadir Nay Bidang Pendistribusian, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan H Anik Karimullah dan Wakil Ketua IV bidang SDM, Fathur Rahman. H Bangkit dalam kesempatan itu sangat menyambut baik atas progres kinerja yang dilakukan Pimpinan BAZNAS Kota Metro dalam upaya penghimpunan ZIS di Kota Metro melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Instansi Vertikal, Perguruan Tinggi dan Pengusaha. “Kemaren saya terima laporan OPD dan Instansi Vertikal sudah terbentuk UPZ, wah di Sekretariat malah belum terbentuk, saya mintak Bu Kabag Umum dan Pak Kabag Kesra agar bisa segera dibentuk UPZ agar penghimpunan ZIS di Sekretariat Pemerintah Kota Metro bisa maksimal, bagi Pejabat yang sudah memenuhi nishop berzakat agar menunaikan zakat profesinya 2,5% dan bagi yang belom memenuhi nishob bisa mengeluarkan infak atau sedekahnya”, perintahnya. Dalam kesempatan itu, setelah mendengar laporan dari Ketua BAZNAS bila pertengah Desember 2024 lalu telah mengusulkan draf Peraturan Walikota (Perwali) terkait Pengelolaan Zakat di Kota Metro, H Bangkit memerintahkan kepada Kabag Kesra agar bisa berkoordinasi dengan Kabag Hukum untuk dibahas lebih lanjut. “Nah ini bagus, kalau draf Perwalinya sudah diajukan, tolong pak Kabag Kesra segera koordinasikan dengan Kabag Hukum untuk segera diagendakan dan dibahas lebih lanjut agar dengan Perwali tersebut dapat dijadikan payung hukum oprasional BAZNAS Kota Metro dalam menjalankan tugasnya juga bisa mengikat kepada seluruh komponen masyarakat”, ujarnya. Sementara itu, Ketua Baznas Kota Metro, H Joko Suroso menyampaikan laporan bila selama 2 bulan terakhir telah membentuk 35 UPZ di lingkungan OPD dan Instansi Vertikal dan 77 UPZ di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro yang tersebar di UPTD-UPTD. “Kami pasca dilantik 25 November 2024 lalu terus bergerak, 112 UPZ di OPD, Instansi Vertikal dan UPTD di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, kami mohon terus dukungan dan supportnya pak Sekda, sehingga proses penghimpunan ZIS bisa terlaksana maksimal dan bisa kami distribusikan kepada para Mustahik secara transparan dan akuntabel serta tepat sasaran”, tutupnya.
BERITA12/02/2025 | admin
Jelang Ramadhan, BAZNAS RI Perkuat Strategi Komunikasi Zakat melalui Kantor Digital
Jelang Ramadhan, BAZNAS RI Perkuat Strategi Komunikasi Zakat melalui Kantor Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendorong penguatan komunikasi digital guna meningkatkan syiar zakat serta efektivitas penghimpunan zakat, infak dan sedekah (ZIS) selama Ramadhan. Untuk memperkuat komunikasi digital tersbut, BAZNAS kini telah memiliki 260 kantor digital di tingkat BAZNAS pusat, BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Hal tersebut mengemuka pada Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman dengan tema "Membangun Komunikasi dan Channeling Digital Marketing di Bulan Ramadhan" yang diselenggarakan oleh Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Selasa (11/2/2025). Dihadiri Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., serta Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI Ndari Rumi Widyawati. Pimpinan BAZNAS RI Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menegaskan, komunikasi selama bulan Ramadhan harus difokuskan pada upaya fundraising dan syiar zakat sehingga dapat berdampak langsung pada peningkatan pengumpulan ZIS. “Seiring dengan perkembangan teknologi, cara komunikasi juga terus berkembang. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi komunikasi yang efektif agar pesan zakat dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Nadratuzzaman. Ia menambahkan, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan secara optimal dengan menerapkan prinsip komunikasi yang berkelanjutan. “Strategi ini tidak hanya untuk meningkatkan penggalangan dana zakat, tetapi juga untuk menanamkan kesadaran berzakat dalam jangka panjang,” katanya. Menurutnya, komunikasi yang dilakukan harus mampu menggugah hati para muzaki agar lebih terdorong untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. “Dengan strategi komunikasi yang tepat, kita bisa meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam program zakat,” tambahnya. Nadratuzzaman berharap, upaya peningkatan komunikasi ini tidak hanya terbatas di tingkat pusat dan provinsi, tetapi juga mencakup seluruh BAZNAS kabupaten/kota. “Baik melalui penulisan artikel maupun strategi komunikasi lainnya, kita harus meliterasi dan menyebarkan syiar zakat hingga pelosok negeri agar semakin banyak muzaki yang berkontribusi,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Publik BAZNAS RI, Ndari Rumi Widyawati menyampaikan, dalam menghadapi era digital, Kantor Digital BAZNAS menjadi media utama dalam menyampaikan informasi dan kampanye zakat secara transparan serta kredibel. “Dengan adanya Kantor Digital, informasi tentang zakat dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat luas. BAZNAS juga telah melakukan banyak upaya untuk mendorong agar kinerja dan syiar zakat yang dilakukan oleh BAZNAS seluruh Indonesia dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat sehingga kepercayaan masyarakat dapat terus meningkat,” lanjutnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan, melalui Kantor Digital BAZNAS, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi seputar zakat juga mengenai program-program pemberdayaan BAZNAS di antaranya Balai Ternak BAZNAS, Lumbung Pangan BAZNAS, ZChicken, Zauto, ZMart juga program pemberdayaan bagi mustahik lainnya. Menurutnya, melalui Kantor Digital, BAZNAS berupaya menghadirkan informasi yang transparan, akuntabel, dan tentunya dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat. “Dengan adanya Kantor Digital ini diharapkan kesadaran masyarakat untuk berzakat akan semakin meningkat, terutama menjelang bulan Ramadhan. Kami juga berkomitmen untuk terus mengoptimalkan Kantor Digital BAZNAS se-Indonesia dalam rangka meningkatkan syiar zakat,” ucapnya.
BERITA11/02/2025 | admin
BAZNAS Ajak Masyarakat Berzakat Lewat Lembaga Resmi
BAZNAS Ajak Masyarakat Berzakat Lewat Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi, agar zakat tersebut bisa tersalurkan dengan aman dan terpercaya kepada mereka yang membutuhkan. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D saat Pengajian Sabtu Pagi bertema Shadaqah Menjadi Lifestyle yang dihelat secara daring pada Sabtu (8/2/2025). "Salah satu cara untuk tetap memberikan zakat secara langsung adalah dengan membayar zakat kepada lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan meminta mereka untuk menyalurkannya kepada penerima yang khusus,” ujar Prof Nadra. “Proses ini memungkinkan individu untuk merasa lebih terlibat dan berkontribusi secara langsung, di sisi lain tetap melalui jalur resmi yang telah ditetapkan,” tambahnya. Menurut Prof Nadra, zakat adalah kewajiban yang ditetapkan bagi individu yang memiliki kelebihan harta. Zakat berfungsi untuk membersihkan harta dan membantu mereka yang membutuhkan, sehingga memperkuat rasa solidaritas dalam masyarakat. “Cara bersedekah yang baik adalah dengan memberikan yang terbaik dari yang kita miliki, baik itu dalam bentuk materi maupun non-materi. Ini juga termasuk memberikan makanan yang kita sendiri sukai kepada orang lain, bukan hanya sisa-sisa,” ucap Prof Nadra. Dia menjelaskan, membayar zakat secara teratur membantu membersihkan harta dan mensucikan jiwa, serta membangun rasa solidaritas sosial dengan membantu mereka yang membutuhkan. “Ulama seperti Imam Alai mengelola kekayaannya dengan cara yang dermawan, sering membagikan harta mereka kepada yang membutuhkan, sehingga tidak pernah mencapai haul untuk zakat,” kata Prof Nadra. Ia mencontohkan, kedermawanan Nabi Muhammad istimewa karena dilakukan tanpa pamrih dan konsisten, terutama di bulan Ramadan, di mana beliau tidak hanya berbagi makanan, tetapi juga menyebarkan kasih sayang kepada semua orang, termasuk yang paling membutuhkan. “Kita bisa meniru kedermawanan Ali bin Abi Thalib dengan memperutamakan keperluan orang lain di atas diri kita sendiri, memberikan apa yang kita miliki untuk membantu orang yang membutuhkan, serta memiliki komitmen untuk berbagi tanpa mengharapkan imbalan,” katanya.
BERITA10/02/2025 | admin
Kolaborasi Kemendukbangga/BKKBN Lampung dengan BAZNAS Lampung untuk Perkuat Kerjasama Program GENTING
Kolaborasi Kemendukbangga/BKKBN Lampung dengan BAZNAS Lampung untuk Perkuat Kerjasama Program GENTING
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Dr. Munawar Ibrahim S.kp., MPH., membangun kesepakatan dengan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung DR. Drs. H. Iskandar Zulkarnain,M.H. untuk sukseskan Implementasi Program GENTING Tahun 2025. Jumlah keluarga di Provinsi Lampung saat ini sebanyak 2.302.623 keluarga. Dimana 1.443.031 keluarga merupakan kelompok sasaran. Pada kelompok sasaran ini terdapat 215.819 keluarga beresiko stunting. Sementara itu, yang menjadi target sasaran GENTING di Provinsi Lampung sebanyak 31.494 keluarga yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota. Untuk mensukseskan Program GENTING ini Kemendukbangga/BKKBN Lampung Bersama Baznas akan membuat MoA terkait upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Lampung. Kepala Baznas Provinsi Lampung menyampaikan dukungan dan berkomitmen penuh untuk dapat kolaborasi dalam pencegahan stunting dengan segera mengatur pertemuan bersama ketua Baznas Kab/Kota se-Provinsi Lampung dan juga membentuk UPZ untuk penyaluran paket bantuan stunting sebagai tindak lanjut. Melaluai kerjasama ini diharapakan angka prevalensi stunting di Provinsi Lampung yang sebelumnya pada tahun 2023 sudah mencapai angka 14,9 %. dapat turun lebih signivikan lagi pada tahun ini.
BERITA05/02/2025 | admin
Baznas Bakal Bangun Perkampungan Indonesia di Palestina
Baznas Bakal Bangun Perkampungan Indonesia di Palestina
Badan Zakat Nasional (BAZNAS) menjadi badan zakat yang paling aktif dalam menyalurkan bantuan ke Palestina. Bahkan rencananya BAZNAS akan membangun perkampungan Indonesia di wilayah Gaza. Info Penting: BAZNAS akan bangun perkampungan Indonesia di Palestina Perkampungan itu berisi bangunan fasilitas umum seperti rumah sakit, tempat ibadah, hingga tempat tinggal Dana terkumpul mencapai Rp330 miluar dari target Rp10 miliar Ketua BAZNAS RI, Prof KH Noor Achmad mengungkapkan, keinginan itu telah tersampaikan ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Perkampungan itu berisi bangunan fasilitas umum seperti rumah sakit, tempat ibadah, hingga tempat tinggal. “Kami juga telah melaporkan ke Kemenlu untuk membangun perkampungan Indonesia yang ada masjid, rumah sakit, tempat tinggal, dan fasilitas umum lainnya,” ungkapnya. Hal itu terungkap saat menjadi narasumber di Podcast Lampung Post Update, Kamis, 30 Januari 2025. Dia menjelaskan, saat ini BAZNAS terus mengumpulkan dana untuk mengirimkan bantuan bagi masyarakat Palestina khususnya di wilayah Gaza. Dari target pengumpulan hanya Rp10 miliar, saat ini dana telah terkumpul hingga Rp330 M. “Rp120 Miliar sudah tersalurkan, sekarang masih terus terutama pascagenjatan senjata, penyaluran sudah mulai lancar masuk ke Palestina,” kata dia. Menurutnya, ada 45 kontainer bantuan dari BAZNAS yang saat ini sudah berada dalam antrean untuk masuk ke Gaza. Pihaknya memperkirakan semua bantuan itu sudah sampai sebelum bulan Ramadan. “Sebelum Ramadan dipastikan sudah sampai, kami upayakan jangan sampai saat bulan puasa masyarakat di sana kesulitan,” ujarnya. Tidak hanya itu, pihaknya merencanakan membangun dapur umum di wilayah Gaza saat bulan Ramadan. Hal tersebut untuk memastikan masyarakat Palestina bisa menjalani ibadah di Ramadan dengan tenang dan lancar.
BERITA30/01/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Rumah Sehat Baznas Pesawaran dapat Dukungan Penyediaan Tenaga Medis hingga Faskes dari Pemkab Pesawaran
Rumah Sehat Baznas Pesawaran dapat Dukungan Penyediaan Tenaga Medis hingga Faskes dari Pemkab Pesawaran
Pemerintah Kabupaten Pesawaran uberkomitmen terus mendukung Rumah Sehat Baznas (RSB) yang terletak di Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedongtataan. Mulai dari tenaga medis sampai dengan fasilitas kesehatan (faskes). Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, saat ini di Lampung baru ada 2 RSB. Satu di Lampung Tengah dan satu lagi di Pesawaran. “Ini merupakan suatu berkah bagi masyarakat Pesawaran. Karena kita menjadi salah satu daerah yang menjadi pilihan Baznas RI untuk memiliki RSB. Hal itu karena Baznas Pesawaran dinilai mampu untuk mengelola RSB ini,” kata dia, Kamis, 30 Januari 2025. Dia berharap adanya RSB ini dapat membantu pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Khususnya yang ada di Pesawaran untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. “Hal ini juga tidak terlepas dari para dermawan yang telah membayarkan infak zakatnya melalui Baznas. Karena dari Baznas ini kembali lagi ke masyarakat yang ada di Pesawaran,” ujarnya. Saat ini, lanjutnya, RSB Pesawaran masih banyak kekurangan. Baik dari sumber daya manusianya maupun alat medisnya. Namun dia berjanji tidak lepas tangan begitu saja. Pemkab Pesawaran akan terus berupaya untuk membantu segala kebutuhan yang RSB Pesawaran perlukan. “Saya juga telah berbicara dengan Kepala Dinas Kesehatan, agar dalam rekrutmen tenaga medisnya harus yang baik. Supaya dalam memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat maksimal. Sekalian saya juga ingin meminta kepada ketua Baznas RI untuk dapat membantu melengkapi fasilitas kesehatan di RSB ini,” katanya. Fasilitas Rawat Jalan Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pesawaran, Abdul Hamid mengatakan, RSB merupakan program kerja yang menjadi pencanangan Baznas RI. Sementara Kabupaten Pesawaran pihak Baznas RI tunjuk untuk mengelola RSB. “Sebelum pemilihan daerah, Baznas RI telah melakukan penilaian dan memberikan berbagai persyaratan. Ahamdulillah Pesawaran dinilai mampu dan hari ini diresmikan secara langsung oleh ketua Baznas RI,” ujarnya. Dia mengatakan, RSB Pesawaran berdiri di tanah hibah dari Pemkab Pesawaran seluas 1.924 meter persegi. Bangunan RSB tersebut dengan persiapan kurang lebih 6 bulan. “Peletakan batu pertama RSB ini pada tanggal 31 Juli 2024. Alhamdulillah karena dukungan dari Pak Bupati, Januari 2025 ini pembangunannya sudah selesai. Dan hari ini peresmiannya,” ujar dia. “Saat ini RSB sudah bisa menerima pasien. Untuk di tahun pertama, kita melaksanakan rawat jalan dulu. Mudah-mudahan ke depannya kita bisa melakukan rawat inap. Untuk fasilitas saat ini kita juga sudah memiliki ambulance dari Baznas RI. Sementara tenaga medisnya hasil rekrutmen. Saat ini kita baru mendapatkan tenaga medis dokter satu, perawat satu, bidan satu, dan apoteker satu,” katanya.
BERITA30/01/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Perluas Akses Kesehatan, Rumah Sehat Baznas Hadir di Pesawaran
Perluas Akses Kesehatan, Rumah Sehat Baznas Hadir di Pesawaran
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meresmikan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Desa SukaBanjar, Gedongtataan, Pesawaran Kamis, 30 Januari 2025. Klinik tersebut untuk memperluas akses kesehatan bagi masyarakat khususnya para mustahik. Poin Penting: Baznas sudah mendirikan 30 Rumah Sehat Baznas di Indonesia Klinik pratama rawat jalan yang menyediakan 1 perawat, 1 dokter, 1 bidan, serta 1 unit ambulans Tidak ada kasir, hanya celengan untuk pasien yang ingin menyumbang seikhlasnya Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad mengungkapkan, hingga kini, terdapat 30 Rumah Sehat Baznas di seluruh Indonesia,. Sebanyak 23 RSB sudah berjalan dan beroperasi, dan 7 RSB lainnya dalam proses launching. Sampai Januari 2025, total sebanyak 362.690 jiwa lebih telah menerima manfaat dari layanan kesehatan Rumah Sehat Baznas di seluruh Indonesia yang telah beroperasi. Kehadiran RSB itu dalam rangka memberikan jaminan pelayanan kesehatan gratis. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen dari Baznas dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat mustahik. “Dengan adanya RSB Kabupaten Pesawaran ini, kami ingin agar mustahik dapat mendapatkan layanan kesehatan yang terbaik,” ungkapnya. Noor Achmad menambahkan, semua RSB hadir untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, di antaranya pemberian vitamin, penyuluhan kesehatan, pendampingan, skrining kesehatan, khitanan massal, hingga operasi katarak. “Siapa pun yang memenuhi kriteria mustahik, akan langsung mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya,” kata dia. Menambahkan, Ketua Baznas Pesawaran Ahmad Hamid menyampaikan, terwujudnya RSB adalah hasil dari kerja sama antara Baznas dan pemerintah kabupaten. Hal itu menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat miskin guna memberikan layanan gratis kepada seluruh masyarakat. Klinik Rawat Jalan Sementara ini, RSB itu baru beroperasi sebagai klinik pratama rawat jalan. Pihaknya sudah menyediakan 1 perawat, 1 dokter, 1 bidan, serta 1 unit ambulans. “Sekarang baru tahap satu, baru untuk layanan rawat jalan, ke depan rencananya akan menjadi rawat inap,” jelasnya. Dia menegaskan, setiap mustahik akan mendapatkan pelayanan secara gratis alias tanpa pungutan biaya. Hal itu merupakan bentuk keseriusan Baznas dalam memberikan kontribusi yang baik kepada masyarakat. “Tidak ada kasir di sini, hanya akan kami adakan celengan saja, untuk kalau ada mau memberikan kontribusi seikhlasnya,” tambahnya.
BERITA30/01/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Setelah Hamas-Israel Gencatan Senjata Ini Jawaban BAZNAS RI untuk Bantu Rakyat Gaza!
Setelah Hamas-Israel Gencatan Senjata Ini Jawaban BAZNAS RI untuk Bantu Rakyat Gaza!
Lampung, 29 Januari 2025 - Dalam sebuah perkembangan yang menggembirakan, Pejuang Hamas dan Israel sepakat untuk melakukan gencatan senjata. Kesepakatan ini menjadi titik awal bagi rehabilitasi dan rekonstruksi di Gaza. Langkah penting ini melibatkan kerjasama BAZNAS dengan lembaga-lembaga dari Yordania dan Mesir untuk memfokuskan upaya pada perbaikan Masjid, Rumah Sakit, dan Sekolah yang rusak akibat konflik. Sebuah dana sebesar 340 Miliar akan dialokasikan untuk mendukung program tersebut. Dalam program Lampung Post Update kali ini, Pemimpin BAZNAS RI Bidang Teknologi Informasi, Muhamad Nadratuzzaman Hosen, menyampaikan bahwa “Kerja besar BAZNAS untuk Palestina harus tetap dilanjutkan, amanah dana sudah ada dan harus tepat sasaran serta sukses”. Ujarnya. BAZNAS akan terus berupaya agar bantuan yang diberikan bisa benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan. Dialog yang dipandu oleh Pemimpin Redaksi Lampung Post, Abdul Gafur, ini juga menggali lebih dalam tentang kontribusi Indonesia dalam membantu Palestina. Salah satu inisiatif penting adalah program zakat yang diperkenalkan oleh BAZNAS. Untuk mendukung peran aktif anak muda, BAZNAS memfokuskan pada pemberian beasiswa, dari tingkat sekolah hingga kuliah S1, S2, dan S3. Program ini bertujuan untuk menjadikan generasi muda sebagai muzakki (pemberi zakat) yang kelak akan terus mendukung perkembangan BAZNAS. Tidak hanya itu, BAZNAS juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk magang dan terlibat langsung dalam kegiatan amil zakat, memperkenalkan mereka lebih jauh pada dunia filantropi dan zakat di era digital. Berkat kontribusi besar ini, harapan BAZNAS adalah agar generasi muda turut serta dalam membantu membangun ekosistem zakat yang lebih kuat dan lebih efektif. Dengan adanya gencatan senjata ini, saatnya bagi seluruh warga dunia, termasuk Indonesia, untuk berperan aktif dalam membantu meringankan penderitaan rakyat Palestina dan mempercepat pemulihan Gaza.
BERITA29/01/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Dorong Penguatan Tata Kelola Zakat, BAZNAS RI Sambut Baik Pengukuhan Pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung
Dorong Penguatan Tata Kelola Zakat, BAZNAS RI Sambut Baik Pengukuhan Pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyambut baik pengukuhan Pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung dan mendorong agar terus melakukan penguatan tata kelola Zakat, Infak, Sedekah (ZIS). Sementara pengukuhan tersebut dilakukan oleh Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, serta dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS. M.Ec, Ph.D., di Islamic Center Provinsi Lampung, Kamis (23/1/2025). Pengukuhan ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor. G/869/B.02/HK/2024 tentang pengangkatan Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung Periode 2024-2027. Susunan pengurus tersebut yakni: Ketua, Iskandar Zulkarnain; Wakil Ketua I, Asep Abdul Basit; Wakil Ketua II, Komarunizar; Wakil Ketua III, Indriani Dewi Avitoningsih; dan Wakil Ketua IV Luqmanul Hakim. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS. M.Ec, Ph.D., mengucapkan selamat dan menyambut baik pengukuhan tersebut. Nadratuzzaman juga berpesan kepada Pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung yang sudah dikukuhkan agar selalu menerapkan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam mengelola zakat. "Pengelolaan zakat yang baik tidak hanya mendukung pemberdayaan ekonomi umat, tetapi juga bersama-sama menjaga integritas, transparansi, dan profesionalisme dalam setiap langkah," ucapnya. Lebih lanjut Nadratuzzaman juga menekankan, dengan pengukuhan ini konsolidasi internal dan external BAZNAS Provinsi dapat dilakukan sebaik-baiknya agar tata kelola BAZNAS Provinsi Lampung semakin baik dan membuat kepercayaan masyarakat semakin meningkat, yang pada gilirannya pengumpulan dana zakat semakin menigkat. Nadratuzzaman juga berharap, “Pengurus BAZNAS Provinsi Lampung dapat terus berinovasi, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian zakat. Kami percaya bahwa kepemimpinan baru ini mampu membawa BAZNAS Lampung ke arah yang lebih maju dan berdampak besar bagi masyarakat.” Sementara itu, Pj. Gubernur Lampung, Samsudin mengucapkan selamat kepada pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung yang baru saja dilantik. Pengukuhan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kelembagaan BAZNAS Provinsi Lampung. “Saya percaya Pak Iskandar beserta para wakilnya adalah SDM yang profesional. Mumpuni untuk mengelola BAZNAS ini dengan sebaik-baiknya. Pemerintah Provinsi Lampung berterima kasih kepada BAZNAS yang telah melakukan karya selama ini. Semoga kepengurusan ini bermanfaat untuk masyarakat Lampung,” ujar Samsudin. Selanjutnya pihaknya juga mengatakan akan berkolaborasi dengan apa yang akan menjadi program BAZNAS ke depan. Karena BAZNAS ini adalah lembaga pemerintah, harus mampu merangkul masyarakat dan mengajak masyarakat. Terlebih untuk berpartisipasi menyalurkan zakat, infak, sedekahnya.
BERITA23/01/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Salurkan Bantuan Logistik di Lokasi Terdampak Banjir Kelurahan Bakung, Teluk Betung Barat
Salurkan Bantuan Logistik di Lokasi Terdampak Banjir Kelurahan Bakung, Teluk Betung Barat
Kelurahan Bakung, Teluk Betung Barat, 18 Januari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Kelurahan Bakung, Kecamatan Teluk Betung Barat, pada Sabtu, 18 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir serta melakukan peninjauan dan monitoring situasi di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung menyalurkan bantuan logistik berupa 150 porsi makanan siap saji kepada warga yang terdampak. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana banjir. Kegiatan ini juga menjadi upaya BAZNAS untuk memperoleh informasi yang lebih akurat di lapangan, guna mengambil langkah-langkah yang tepat dan terukur dalam memberikan bantuan selanjutnya. Proses penyaluran bantuan dilakukan dengan mendekatkan diri langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami turun langsung untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran, sekaligus memantau kondisi di lapangan agar dapat segera mengambil tindakan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Komarunizar Ketua BAZNAS Provinsi Lampung. BAZNAS Provinsi Lampung terus berkomitmen untuk memberikan bantuan dan mendukung pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana, serta berharap agar semua pihak dapat saling bergotong royong dalam menghadapi musibah ini.
BERITA18/01/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Tingkatkan Kesehatan Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Rumah Sehat di Lampung Tengah
Tingkatkan Kesehatan Mustahik, BAZNAS RI Resmikan Rumah Sehat di Lampung Tengah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) di Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, untuk membantu meningkatkan kesehatan mustahik dan masyarakat kurang mampu. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. Muh. Nadratuzzaman, M.S. M.Ec,. Ph.D, menyampaikan, BAZNAS memiliki tanggung jawab besar untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, salah satunya di bidang kesehatan. "Dengan hadirnya Rumah Sehat BAZNAS, kami berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat kurang mampu, khususnya para mustahik," ujar Prof Nadra, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/12/2024). Prof. Nadra berharap tingkat kesadaran masyarakat, pemerintah daerah, maupun swasta seperti perusahaan dan pelaku usaha di Lampung Tengah dapat mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS, sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas. “RSB ini dapat menjadi satu fasilitas lebih, selain kesehatan, juga untuk pengembangan sektor ekonomi melalui pembinaan UMKM, di mana ditunjang dengan masyarakat sehat akan meningkatkan SDM yang produktif," katanya. Sebelumnya, peresmian gedung RSB telah dilakukan oleh Pimpinan BAZNAS RI yang juga Koordinator Wilayah Lampung Prof. Ir. Muh. Nadratuzzaman, M.S. M.Ec,. Ph.D, didampingi Ketua BAZNAS Lampung Tengah, Drs. H. Bustami, MT., Sekda Kusuma Riadi, dan Bupati Terpilih, I Komang Koheri, pada Kamis (17/12/2024), di Lampung. Sementara itu, Ketua BAZNAS Lampung Tengah, Drs. H. Bustami, MT., menambahkan, guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, Rumah Sehat BAZNAS siap membuka pelayanan rawat inap dengan membangun ruang rawat. “Secara bertahap, di samping akan ada pengembangan ruang rawat inap, RSB Lamteng juga perlu dilengkapi dengan penambahan fasilitas klinik gigi dari paramedis, baik dokter spesialis maupun perawat,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Sekda Lampung Tengah, Kusuma Riadi menegaskan komitmen dari Pemkab Lamteng dalam mendukung program-program BAZNAS, termasuk dalam bidang kesehatan. ”Usaha menggalakan pegawai Pemkab Lamteng untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS terus meningkat. Dari sebelumnya hasil zakat terkumpul dari Rp100 juta, kini meningkat sampai Rp800 juta perbulan,” katanya.
BERITA23/12/2024 | admin
Kolaborasi Kemensos dan BAZNAS Dalam Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni
Kolaborasi Kemensos dan BAZNAS Dalam Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni
Kunjungan Menteri Sosial RI Saefullah Yusuf dalam Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024 digelar di Kabupaten Pringsewu di Pekon Margodadi, Kecamatan Ambarawa, juga di desa Bumi Arum Kecamatan Pringsewu, pada Jumat (20/12/2024). Peringatan HKSN 2024 di Pringsewu Lampung ini, diramaikan dengan berbagai kegiatan, seperti Kerja bakti bersama masyarakat dan pilar sosial, Penyerahan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Wisuda graduasi bagi 32 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Peninjauan layanan di Puskessos Madani Margodadi. Sebelum penyerahan bantuan sosial di Pekon Bumi Arum kecamatan pringsewu, Mensos juga mengunjungi Kantor Pos Pringsewu untuk meninjau penyaluran bantuan sosial dan pelayanan kesehatan bagi 150 KPM. Beliau menyerahkan bantuan sosial secara simbolis, Penyerahan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), menggelar prosesi sesambitan (berbalas pantun), berinteraksi lebih dekat dengan warga, dan mengikuti cuak mengan (makan bersama). Dalam kesempatan tersebut, salah seorang mustahik penerima Manfaat bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak huni (RTLH), merasa terharu dan bersyukur, karena menurutnya dia dan keluarga tidak akan tinggal lagi di rumah yang kalau hujan kebocoran dan kurang sehat, karena ventalasi pengaturan udara dan sinar matahari tidak masuk kerumahnya. “Kami bersyukur kepada bapak Mensos Saefullah Yusuf dan Badan Amil Zakaat Nasional (BAZNAS) yang sudah membantu kehidupan kami lebih baik,” ucapnya. Di lain kesempatan, Ketua Baznas Provinsi Lampung Komarunizar, M.PdI, menyampaikan bahwa komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung, untuk terus mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, mensejahtrakan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sebagai bentuk solidaritas kesetiakawanan sosial antar sesama. Baik dalam bidang sosial kemanusiaan, bidang dakwah dan pendidikan, bidang kesehatan dan bidang peningkatan sumber daya manusia. “Di akhir tahun 2024 ini, implementasi program Baznas telah berjalan sesuai dengan rencana kerja, seperti penyerahan bantuan modal usaha melalui program Baznas Microfanance Masjid (BMM) di Masjid Islamic Center Ar Royyan Kabupaten pesawaran (16/12/2024), peresmian Rumah Sehat Baznas di Kabupaten Lampung Tengah (19/12/2024), Pemberian Bantuan Dampak banjir Rob di Kabupaten Tulang Bawang (19/12/2024) serta Realisasi Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Baznas, di Kabupaten/kota se-provinsi Lampung,” ungkap Komarunizar. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung, tetap eksis dan optimal membantu masyarakat, karena kepercayaan para Muzaki (orang yang gemar berzakat) dan Munfiq (orang yang rajin Infaq sedekah), dalam mengamanahkan rezekinya untuk disalurkan melalui Lembaga ini. Dengan konsep layanan terpercaya, Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI.
BERITA22/12/2024 | Admin PKL UIN RIL 2025
Himarsekap Itera Gelar Penggalangan Dana Kemanusiaan untuk Palestina dalam Rangka PRIMULA 2024
Himarsekap Itera Gelar Penggalangan Dana Kemanusiaan untuk Palestina dalam Rangka PRIMULA 2024
Bandar Lampung, 22 Desember 2024 – Himpunan Mahasiswa Arsitektur Lanskap Itera (Himarsekap Itera) menggelar aksi penggalangan dana infak kemanusiaan untuk Palestina sebagai bagian dari acara puncak PRIMULA 2024. Dana yang terkumpul kemudian diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung untuk disalurkan kepada yang membutuhkan di Palestina. Acara penyerahan dana berlangsung di aula GKU 1 Itera pada tanggal 22 Desember 2024. Inisiatif ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa Arsitektur Lanskap Itera terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Komarunizar, M.Pd.I., menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Himarsekap Itera. "Kami sangat menyambut baik inisiatif ini dan kami akan meneruskan ke BAZNAS Pusat agar bisa disalurkan ke saudara-saudara kita di Palestina," ujarnya. BAZNAS Provinsi Lampung dipilih sebagai lembaga yang dipercaya untuk menampung dan menyalurkan donasi ini. Mekanisme penyalurannya akan dikoordinasikan dengan BAZNAS Pusat untuk memastikan bantuan sampai dengan baik dan efektif.
BERITA22/12/2024 | admin
BAZNAS Lampung Bantu 1 Ton Beras Korban Banjir Rob Kabupaten Tulangbawang
BAZNAS Lampung Bantu 1 Ton Beras Korban Banjir Rob Kabupaten Tulangbawang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menyerahkan bantuan 1 ton beras untuk korban banjir rob kabupaten Tulangbawang Lampung yang terjadi pada Jumat 13 Desember 2024 lalu. Penyerahan bantuan dilakukan pada Kamis (19/12/2024), bersamaan dengan acara Peresmian Gedung Rumah Sehat Baznas di Kabupaten Lampung Tengah. Peristiwa Banjir Rob di Kabupaten Tulangbawang Lampung Jumat lalu dipicu oleh kenaikan pasang air laut yang diperparah dengan jebolnya tanggul sepanjang 300 meter di Kecamatan Dente Teladas. Berdasarkan laporan BNPB sebanyak 1.613 kepala keluarga (KK) atau sekitar 6.452 terdampak dan 1.613 rumah ikut terendam banjir. Wilayah terdampak meliputi Desa Bratasena Adiwarna, Bratasena Mandiri, Sungai Burung, Pasiran Jaya, Mahabang, Sungai Nibung, Kuala Teladas, Teladas, Kekatung, dan Way Dente di Kecamatan Dente Teladas, Selain itu banjir juga merendam empat desa di kecamatan Rawa Jitu Timur, yaitu Bumi Dipasena Agung, Bumi Dipasena Utama, Bumi Dipasena Sentosa dan Bumi Dipasena Jaya. Penyerahan 1 ton beras dari Baznas Provinsi Lampung untuk korban banjir tersebut, secara simbolis diserahkan oleh pimpinan Baznas RI bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Dr. Nadratuzzaman Hosen yang juga hadir dalam acara peresmian Rumah Sehat Baznas (RSB) di Lampung Tengah, di dampingi ketua Baznas Provinsi Lampung, Komarunizar, M.PdI, kepada Ketua Baznas Kabupaten Tulang Bawang Gus Zaenul Mustofa. Prof Nadratuzzaman mengharapkan semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban banjir, karena bencana banjir sering kali menyebabkan kerusakan pada infrastruktur penting, seperti air bersih, listrik, dan akses ke makanan. Penyediaan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, pakaian, tempat tinggal sementara, dan perlengkapan sanitasi, jadi salah satu yang dibutuhkan para penyintas bencana saat ini. Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Lampung Komarunizar mengatakan, bahwa untuk membantu korban banjir, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulangbawang, bersama dengan pemerintah daerah setempat aktif membantu para korban banjir dan menyalurkan bantuan makanan (Sembako). Bantuan dimulai segera setelah banjir melanda, karena banyak rumah warga yang tergenang air hingga lumpur, sehingga mereka tidak dapat melakukan aktivitas. “Langkah ini diambil untuk mencegah kelaparan dan memastikan bahwa para korban mendapatkan asupan nutrisi yang cukup hingga situasi membaik dan mereka bisa kembali ke rumah masing-masing. Bantuan ini tidak hanya memberikan dukungan fisik berupa makanan, tetapi juga memberikan harapan dan semangat bagi warga yang terkena musibah untuk segera pulih dan kembali ke kehidupan normal mereka,” ungkapnya. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzaki (orang yang berzakat) dan munfiq (orang yang gemar berinfaq sedekah) yang telah mempercayakan pembayaran zakat, Infaq dan sedekahnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung. Kontribusi para dermawan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan terutama yang terdampak banjir,” tambah Komarunizar. Dukungan para dermawan tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bagi mereka yang sedang mengalami masa sulit. Kami Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi Lampung berharap, dengan keberlanjutan zakat dan infak dari para muzaki dan munfiq, kami dapat terus membantu dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA21/12/2024 | Admin PKL UIN RIL 2025
BAZNAS Lampung Hadiri Apel Rakornas Tanggap Bencana dan Rumah Sehat Baznas di Semarang
BAZNAS Lampung Hadiri Apel Rakornas Tanggap Bencana dan Rumah Sehat Baznas di Semarang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Se-Provinsi Lampung berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) yang diselenggarakan BAZNAS RI. Kegiatan tersebut diadakan di Semarang, pada Jumat 13 s/d 15 Desember 2024. Pembukaan acara dilakukan Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Simpang Lima Semarang, yang dipimpin Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Delegasi Peserta Baznas Provinsi Lampung yang Hadir dalam acara tersebut adalah Ketua BAZNAS Lampung Komarunizar, S.Ag. M.Pd.I, serta para Pimpinan Baznas Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka langsung Rakornas sekaligus menjadi pemimpin upacara dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana tersebut. Dalam sambutannya, Wapres Gibran mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi aktif BAZNAS selama ini menghimpun serta menyalurkan zakat, infaq dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk bagi penanganan dan pencegahan bencana. Wapres menekankan akan pentingnya pengelolaan zakat yang profesional, tranparan dan akuntabel yang digunakan untuk penanggulangan bencana sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat. Sedangkan Ketua Umum Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad dalam sambutannya mengatakan bahwa, Rakornas kali ini bentuk komitmen BAZNAS dalam mengkoordinasikan setiap kebijakan kepada BAZNAS se-Indonesia, untuk siap siaga dalam penanggulangan bencana, agar lebih profesional. Kegiatan ini merupakan bagian dari masukan masyarakat agar di bentuk relawan kebencanaan di BAZNAS agar sedekah masyarakat khususnya dalam kebencanaan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan cepat. Di lain kesempatan Ketua Baznas Provinsi Lampung, Komarunizar, S.Ag. M.Pd.I mengatakan, akan pentingnya Rakornas dalam kesiapsiagaan Bencana, apalagi Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki potensi resiko terjadinya bencana. Rakornas BTB dan RSB kali ini memiliki goals untuk menyusun strategi penanganan Bencana dan nantinya akan diterjemahkan menjadi program daerah di tingkat propinsi serta Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Komarunizar menekankan, setiap pimpinan Baznas di daerah harus memetakan dan memahami potensi bencana di daerah masing-masing, agar gerakan pertolongan terhadap korban bencana segera dapat dilaksanakan dengan baik, cepat dan tepat sasaran. Selain itu, meminta support kepada Baznas RI dan penentu kebijakan agar membantu sarana dan prasana kebencanaan BAZNAS Provinsi Lampung.
BERITA18/12/2024 | admin
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Microfinance Masjid Kepada 37 UMKM
BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Microfinance Masjid Kepada 37 UMKM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyalurkan bantuan BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) kepada 37 pelaku UMKM yang berlokasi di Masjid Ar-Rayyan Islamic Center Pesawaran pada Senin, (16/12/2024). Bantuan modal tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sunyoto, Ketua BAZNAS Pesawaran Hi. A. Hamid S., S.H., M.M., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Komarunizar, M.Pd.I., serta tamu undangan lainnya. BAZNAS Microfinance Masjid merupakan layanan keuangan mikro berbasis masjid yang diprogramkan oleh BAZNAS RI dengan tujuan mensyiarkan gerakan cinta zakat melalui pembiayaan mikro berbasis masjid, sekaligus mengoptimalkan fungsi masjid dalam kerangka pemberdayaan ekonomi umat melalui kolaborasi pembiayaan mikro dengan BAZNAS. Bantuan modal tersebut sudah diterima oleh masing-masing UMKM melalui rekening pada 26 November 2024 dengan besaran Rp2.000.000 - 3.000.000/UMKM yang disesuaikan dengan hasil survei yang dilakukan oleh tim survei. Ketua BAZNAS Pesawaran Hamid, dalam sambutannya mengatakan program ini diharapkan menjadi salah satu solusi masalah keumatan, mulai dari masalah ekonomi, pekerjaan hingga masalah pengembangan usaha masyarakat. Termasuk menjalankan fungsi Masjid dalam pengembangan ekonomi umat guna menciptakan pendapatan masyarakat yang lebih stabil. Hamid menyebut bahwa program ini sudah dilakukan di seluruh Provinsi di Indonesia. Sementara untuk Provinsi Lampung BMM direalisasikan di dua wilayah yaitu Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandar Lampung. "Alhamdulillah hari ini kita sudah diluncurkan duluan, dari 37 binaan ini, mereka akan menyerahkan sedikit infaqnya kepada BAZNAS," ujarnya. Sementara itu, Bupati Dendi Ramadhona dalam sambutannya berharap agar bantuan modal yang diberikan mampu mendorong kesejahteraan bagi pelaku usaha di sekitar masjid. Untuk itu Bupati Dendi berpesan agar para penerima manfaat dapat lebih kreatif dan memaksimalkan dengan baik bantuan permodalan yang diberikan. "Pesan saya jangan digunakan untuk belanja yang konsumtif, dana ini harus dipakai untuk meningkatkan produktifitas kita dalam berdagang. Tujuannya merangsang untuk bisa lebih maju dalam berniaga," kata Bupati Dendi. Respon positif Program BAZNAS Microfinance Masjid pun datang dari masyarakat. Salah satu pelaku usaha penerima bantuan, Nouval menyambut baik dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran atas kepedulian yang diberikan kepada para pelaku usaha. Nouval yang merupakan penjaga wahana permainan anak ini sudah menggeluti usahanya di sekitaran Masjid Agung Islamic Center sejak 2015 silam. Ia mengaku senang dan berencana akan mengembangkan usahanya dengan modal yang telah didapatkan. "Pastinya senang karena bisa mengembangkan lagi untuk usaha kita. Semoga ke depan lebih ramai dan banyak lagi pengunjung yang datang," ujarnya.
BERITA16/12/2024 | admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.

Lihat Daftar Rekening →