Berita Terbaru
BKKBN dan BAZNAS Lampung Perkuat Sinergi: MoU dan Bantuan Bedah Rumah Warnai Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan
Lampung Selatan, 25 Juni 2025 – Momentum Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan menjadi penanda penting bagi upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia. Acara ini tak hanya diwarnai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung, tetapi juga diperkaya dengan penyerahan simbolis bantuan bedah rumah kepada dua keluarga penerima manfaat oleh BAZNAS Provinsi Lampung. Sinergi multidimensional ini diharapkan semakin menguatkan komitmen bersama dalam membangun keluarga berkualitas dan menekan angka stunting secara nasional.
Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat BKKBN, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, menjelaskan bahwa penandatanganan MoU dan berbagai kegiatan sosial lainnya merupakan bagian integral dari strategi Quick Win program Bangga Kencana. "Kirab ini bukan hanya seremonial. Hari ini, kita laksanakan launching GENTING, pelayanan KB, sosialisasi Quick Win oleh GenRe, gelar dagang UPPKA, dan disaksikan langsung penyerahan bantuan bedah rumah dari BAZNAS. Ditambah dengan MoU ini, semua kita lakukan agar peringatan Harganas bisa menjadi pemicu semangat bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas dan mewujudkan sumber daya manusia unggul sejak dari keluarga," ujar Sukaryo.
Penandatanganan MoU ini secara spesifik dilakukan oleh Kepala BKKBN Provinsi Lampung (Plt.) Soetriningsih, dan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. Drs. Iskandar Zulkarnain. Disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi dari BKKBN dan perwakilan wilayah Sumatera, di antaranya Drs. Sukaryo Teguh Santoso, Kepala BKKBN Jambi Drs. Putut Riyatno, Kepala BKKBN Bengkulu Zamhari, Kepala BKKBN Sumatera Selatan dr Arios Saplis, serta jajaran BKKBN Sumatera Barat.
Kerja sama antara BKKBN dan BAZNAS ini akan berfokus pada berbagai program strategis, termasuk dukungan terhadap inisiatif BKKBN seperti GENTING (Gerakan Nasional Tangani Stunting) yang telah ditindaklanjuti di Lampung Selatan melalui Surat Edaran Bupati Nomor 7 Tahun 2025. Program ini mengimbau seluruh OPD, pemerintah desa, dan mitra untuk menjadi orang tua asuh anak berisiko stunting. Kehadiran BAZNAS dalam memberikan bantuan bedah rumah juga menjadi bukti nyata sinergi dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, yang secara tidak langsung mendukung upaya pencegahan stunting melalui lingkungan hunian yang layak.
Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, yang mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, menyambut baik sinergi ini. "Sebagai tuan rumah, izinkan saya mengucapkan selamat datang di gerbang Pulau Sumatera. Kirab Bangga Kencana bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerakan sosial yang membawa pesan kuat tentang pentingnya peran keluarga dalam pembangunan bangsa. Penandatanganan MoU dengan BAZNAS dan penyerahan bantuan bedah rumah hari ini menunjukkan komitmen kita untuk memperluas jangkauan dan dampak program-program kependudukan, terutama dalam upaya pencegahan stunting," tegas Syaiful.
Syaiful juga memperkenalkan berbagai program unggulan BKKBN seperti GENTING, GATI, SIDAYA, TAMASYA, dan Super Apps sebagai respons inovatif terhadap tantangan kependudukan saat ini. Secara khusus, ia menyoroti peran BAZNAS dalam mendukung program GENTING, yang bertujuan memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, edukasi pengasuhan bagi orang tua, serta dukungan ekonomi dan sosial berkelanjutan bagi keluarga.
Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan, dengan disaksikannya penandatanganan MoU antara BKKBN dan BAZNAS, serta penyerahan bantuan bedah rumah, tidak hanya menjadi ajang kampanye, tetapi juga simbol sinergi lintas sektor yang kuat untuk mewujudkan keluarga sehat dan Indonesia yang lebih maju—sebagaimana tema Harganas ke-32 tahun ini: “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju.”
BERITA25/06/2025 | Clay
Gali Potensi ZIS, BAZNAS Provinsi Lampung Isi Materi ToT Konten Kreator pada FESyar Regional Sumatera BI
Dalam acara Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Wilayah Sumatera 2025 yang di gelar Bank Indonesia (BI) di Provinsi Lampung, pada 20-21 Juni 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengisi materi Training of Trainer (ToT) Conten Creator pembekalan edukasi literasi ekonomi syariah ESyar, dengan tema “Peran Konten Kreator dalam Peningkatan Pengumpulan Zakat”.
Training Of Trainer (ToT) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat serta meningkatkan efektivitas pengumpulan potensi zakat, infaq dan shadaqah (ZIS) di Provinsi Lampung.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung, Komarunizar, M.PdI, dalam Training Of Trainer (ToT) ini, membahas tentang peran konten kreator dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam ZIS. Konten kreator dapat memainkan peran penting meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat dan bagaimana cara berzakat yang benar.
“Optimalisasi pengumpulan ZIS yang diperkuat dengan publish konten kreator adalah solusi masa depan dalam membangun ekonomi bangsa Indonesia, dan saya optimis pengelolaan yang tepat akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan solusi terbaik dalam mengentaskan kemiskinan,” ungkap Komarunizar.
Konten kreator dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang zakat dengan membuat konten yang menarik dan informatif, kata Komarunizar, salah satu narasumber dalam kegiatan ini. “Dengan demikian, masyarakat dapat lebih memahami tentang zakat dan lebih termotivasi untuk berzakat,” ujarnya.
Selain itu, konten kreator juga dapat membantu meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat dengan mempromosikan program-program zakat yang ada di BAZNAS. “Konten kreator dapat membantu mempromosikan program-program zakat yang ada di BAZNAS, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengetahui tentang program-program tersebut dan lebih termotivasi untuk berpartisipasi,” katanya.
Dalam ToT ini, juga dibahas tentang strategi konten yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. “Strategi konten yang efektif dapat meliputi pembuatan konten yang menarik dan informatif, penggunaan media sosial yang tepat, dan interaksi dengan audiens yang aktif,” ungkapnya.
Dengan demikian, Training Of Trainer (ToT) Konten Kreator ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat serta meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat di Provinsi Lampung.
BAZNAS Provinsi Lampung lanjut Komarunizar, berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan akan terus berupaya untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat.
Komarunizar pun turut mengapresiasi peran Bank Indonesia dalam mengembangkan ekonomi syariah melalui kolaborasi yang memperkuat ekosistem ZIS. Ia menegaskan bahwa sinergi antara lembaga keuangan dan BAZNAS akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia umumnya dan khususnya di Provinsi Lampung.
Konten kreator dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan pengumpulan ZIS dengan cara berikut:
Meningkatkan kesadaran: Konten kreator dapat membuat konten yang meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infaq, dan sedekah.
Mengedukasi: Konten kreator dapat membuat konten yang menjelaskan tentang zakat, infaq, dan sedekah, serta cara-cara pengumpulan dan distribusinya.
Mempromosikan: Konten kreator dapat mempromosikan lembaga zakat dan program-program zakat yang ada, sehingga masyarakat dapat mengetahui dan mempercayai lembaga tersebut.
Menginspirasi: Konten kreator dapat membuat konten yang menginspirasi masyarakat untuk berzakat, infaq, dan sedekah, serta membagikan pengalaman dan testimoni dari orang-orang yang telah berzakat.
Menggunakan media sosial: Konten kreator dapat menggunakan media sosial untuk menyebarkan konten tentang zakat, infaq, dan sedekah, sehingga dapat menjangkau lebih banyak orang.
BERITA24/06/2025 | admin
BAZNAS Provinsi Lampung Dukung Peningkatan Literasi Zakat dalam Festival Ekonomi Syariah 2025
Lampung, 21 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi dan peran zakat dalam sistem ekonomi syariah melalui partisipasinya dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2025 Regional Sumatra yang berlangsung di Lampung City Mall pada 20–25 Juni 2025.
Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi strategis bagi berbagai pelaku ekonomi syariah se-Sumatra, termasuk lembaga keuangan syariah, komunitas halal, pelaku UMKM, serta lembaga zakat seperti BAZNAS Provinsi Lampung. Melalui booth pameran dan sesi edukasi, BAZNAS Provinsi Lampung hadir memberikan informasi seputar pengelolaan zakat yang profesional dan transparan, serta kontribusinya terhadap pemberdayaan ekonomi umat.
Dalam sambutannya, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Rinvayanti yang mewakili Gubernur Lampung mengajak seluruh peserta untuk menjadikan festival ini sebagai momen reflektif dan edukatif. "Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar dan merencanakan langkah-langkah strategis ke depan," ujarnya di hadapan tamu undangan dan peserta kegiatan.
Festival ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk halal dan layanan keuangan syariah, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi besar ekonomi berbasis syariah dalam mewujudkan kesejahteraan berkelanjutan.
BERITA21/06/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Keterlibatan BAZNAS Sebagai Stakeholder dalam Kegiatan Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatra
Lampung, 21 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung turut ambil peran sebagai stakeholder dalam kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatra, yang diselenggarakan di Lampung City Mall pada tanggal 20–25 Juni 2025. Acara ini merupakan bagian dari sinergi antar pelaku ekonomi dan keuangan syariah guna memperkuat stabilitas serta mendorong transformasi ekonomi regional di wilayah Sumatra. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Lampung.
Festival ini menghadirkan berbagai pelaku ekonomi syariah dari seluruh provinsi di Sumatra, termasuk institusi keuangan syariah, UMKM halal, komunitas lokal, hingga lembaga zakat seperti BAZNAS. Partisipasi BAZNAS dalam kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Tahun ini Lampung dipercaya menjadi tuan rumah Festival Ekonomi Syariah Sumatera. Hal ini merupakan kesempatan yang luar biasa menyelenggarakan ajang ekonomi syariah terbesar di wilayah Sumatera,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, dalam pembukaan acara di Lampung City Mall pada Sabtu (21/6/2025).
Dengan mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Regional”, FESyar 2025 bertujuan mengintegrasikan potensi ekonomi syariah dengan penguatan ekonomi daerah. Festival ini juga menjadi wadah penting untuk mendorong inklusi dan literasi keuangan syariah di wilayah Sumatera.
Kepala OJK Provinsi Lampung, Bapak Otto Fitriyandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antar stakeholder. "Kegiatan ini menjadi bentuk strategis kita bersama seluruh stakeholder untuk menjembatani antara keuangan syariah, masyarakat, UMKM halal, komunitas, agar masyarakat bisa mengenal lebih luas produk-produk unggulan ekonomi syariah," ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, FESyar Regional Sumatra 2025 diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
BERITA21/06/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Bersama Dubes RI, BAZNAS Salurkan Kurban bagi Pengungsi Palestina di Yordania
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan daging kurban bagi warga Palestina yang berada di Kamp pengungsi di Amman, Yordania, bekerja sama dengan Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO) dan mitra lokal Global Humanity Network (GHN).
Tiga lokasi yang menjadi titik distribusi kurban adalah Kamp Al Wihdat, Kamp Hay Nazzal, dan Kamp Prince Hassan, sehingga total penerima manfaat sekitar 720 KK pengungsi Palestina yang berada di Yordania. Adapun pendistribusian daging kurban masih terus berlanjut, dan penerima manfaat masih terus bertambah.
Di Kamp Prince Hassan, penyaluran kurban turut disaksikan langsung oleh Duta Besar (Dubes) RI Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono yang juga ikut menyerahkan daging kurban secara langsung kepada para pengungsi.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk terus menjangkau mereka yang hidup dalam kondisi sulit, terutama bagi warga Palestina.
“Kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Iduladha juga dirasakan oleh warga Palestina yang berada di pengungsian di Yordania. Hal ini juga menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri, Indonesia hadir bersama mereka,” ucap Kiai Noor, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (8/6/2025).
Kiai Noor menambahkan, kurban untuk Palestina ini adalah titipan dari masyarakat Indonesia yang ditunaikan melalui BAZNAS. Tidak hanya di Yordania, Kurban Berkah BAZNAS untuk Palestina menjangkau wilayah Gaza, Tepi Barat, Al-Quds, dan pengungsi Palestina yang berada di Mesir.
“Kami bersyukur bahwa daging kurban yang berasal dari amanah para mudohi di Indonesia dapat diterima langsung oleh warga Palestina. Inilah bentuk konkret solidaritas kemanusiaan lintas batas yang harus terus dijaga,” katanya.
Kiai Noor juga memastikan, BAZNAS bekerja sama dengan mitra terpercaya dalam penyaluran kurban untuk Palestina. “Tentunya kita selalu menerapkan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI). BAZNAS juga memastikan bahwa penyaluran daging kurban ini dilakukan tepat sasaran.”
“Mudah-mudahan apa yang kita berikan bagi saudara-saudara kita dapat bermanfaat dan memenuhi gizi para pengungsi Palestina di Yordania. Kami juga mengucapkan terima kasih Kepada Dubes Ade yang telah bersinergi dengan BAZNAS dalam menyalurkan bantuan hewan kurban ini, semoga berkah untuk semua,” ucapnya.
BERITA08/06/2025 | admin
Kerja Sama BAZNAS Lampung - RS Azzahra: Langkah Strategis dalam Pengelolaan Zakat Kesehatan
Bandar Lampung, 4 Juni 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan penghimpunan dan penyaluran zakat dengan menjajaki potensi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Rumah Sakit Azzahra. Pertemuan penting ini berlangsung pada hari Rabu, 4 Juni 2025, pukul 09:34 WIB, di Kantor Baznas Provinsi Lampung.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Baznas Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, dan Kepala Sekretariat Baznas, Sufli Rois. Sementara itu, dari pihak Rumah Sakit Azzahra hadir Muhammad Jayus dan Intan dari Dewan Pengawas. Diskusi utama dalam pertemuan ini adalah pembentukan UPZ Baznas di lingkungan RS Azzahra, yang akan berpedoman pada mekanisme dan ketentuan yang berlaku untuk UPZ Baznas.
Pembentukan UPZ ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan Rumah Sakit Azzahra. Dengan adanya UPZ, diharapkan proses pengumpulan dan penyaluran dana zakat dapat lebih terstruktur dan menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan, terutama dalam sektor kesehatan.
Kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Lampung dan Rumah Sakit Azzahra ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial, khususnya dalam memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA04/06/2025 | @clay
BAZNAS Dukung Penuh Program "Desaku Maju" di Lampung: Wonomerto Jadi Pilot Project Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS sebagai lembaga filantropi Islam, turut mendukung penuh program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa seperti "Desaku Maju" ini, sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat melalui berbagai program berbasis komunitas.
Pemerintah Provinsi Lampung, mulai tahun ini, menginisiasi program "Desa Perkasa" melalui launching program "Desaku Maju" dengan tagline "Pembangunan Desa Untuk Lampung Maju Menuju Indonesia Emas". Program ini bertujuan memenuhi segala kebutuhan desa, mulai dari alat dan mesin pertanian modern seperti mesin pengering (dryer), alsintan, permodalan, hingga pelatihan sumber daya manusia (SDM) yang komprehensif.
Yang menarik, program ini melibatkan kolaborasi multipihak non-APBD, termasuk perbankan, swasta, dan perguruan tinggi, untuk meningkatkan kualitas alat serta kapasitas SDM di desa. Dengan demikian, warga desa diharapkan memiliki daya saing tinggi terhadap komoditas hasil pertanian mereka.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (RMD), menjelaskan bahwa selain Desa Wonomerto, tiga desa lainnya yang menjadi pilot project "Desaku Maju" adalah Desa Sungai Damai (Lampung Timur), Desa Papan Rejo (Pringsewu), dan Desa Suka Damai (Lampung Selatan).
"Seperti di Desa Wonomerto, untuk tahap pertama ada anggaran sebesar Rp2 miliar dari APBD Provinsi Lampung yang dialokasikan untuk pembangunan jalan, dryer, VOC (Village Operation Center), dan lainnya. Bantuan ini diharapkan mampu secara signifikan meningkatkan kualitas komoditas hasil petani," kata Gubernur RMD saat memberikan sambutan dalam launching program "Desaku Maju" yang dilaksanakan secara daring di empat kabupaten tersebut pada Selasa, 3 Juni 2025.
Ia menambahkan, dryer tersebut akan sangat membantu petani jagung, padi, dan komoditas lainnya untuk pengeringan, sehingga meningkatkan kualitas produk lokal. Infrastruktur jalan yang diperbaiki dari kapasitas 2 ton menjadi 5 ton juga akan menekan biaya angkut komoditas, dari Rp70/kg menjadi hanya Rp30/kg.
"Jika diakumulasikan, ini akan memberikan keuntungan besar bagi warga. Ambil contoh jagung, dengan produksi 600 hektar di Wonomerto, selisih harga dari Rp3.700/kg (basah) menjadi Rp5.500/kg (kering) akan menghasilkan tambahan pendapatan tidak kurang dari Rp5 miliar. Ini bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan petani," tegas Yai Mirza, sapaan akrab Gubernur.
Gubernur RMD juga menekankan bahwa dryer ini dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pengeringan hasil komoditas dari desa-desa sekitar, menambah potensi pendapatan yang dapat dikelola oleh kelompok masyarakat atau BUMDes. Hal ini penting mengingat 12% masyarakat Lampung masih berada di bawah garis kemiskinan, dengan mayoritas berprofesi sebagai petani, terutama di Lampung Utara, Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Pringsewu sebagai lumbung pangan.
Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menambahkan bahwa kolaborasi antar elemen masyarakat sangat krusial dalam pembangunan, khususnya di pedesaan. Kabupaten Lampung Utara sendiri merupakan penyumbang terbesar PDRB dari sektor pertanian, mencapai 30%.
BERITA03/06/2025 | @clay
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Jalin Kerjasama Penguatan Ekonomi Desa Melalui BUMDes
Wonomarto, 03 Juni 2025 – Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain,melakukan penandatanganan kerjasama strategis dengan sebagai upaya penguatan dan peningkatan ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Acara penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadist, dan Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Utomo.
Dalam dokumen “KOMITMEN BERSAMA PENGEMBANGAN PENGENTASAN KEMISKINAN DAN PENINGKATAN EKONOMI DI DESA WONOMARTO MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES)” yang ditandatangani pada hari Selasa, Tiga Junii tahun Dua Ribu Dua Puluh Lima (03 Juni 2025), kerjasama ini berfokus pada beberapa poin penting, antara lain:
Mengembangkan kegiatan ekonomi desa melalui BUMDes untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan desa, dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
Memberdayakan masyarakat desa melalui pelatihan, peningkatan kapasitas, dan partisipasi aktif dalam pengembangan BUMDes.
Mendorong pengembangan inklusi keuangan desa melalui penerapan inklusi keuangan, penyediaan layanan keuangan yang terjangkau, dan distribusi manfaat dari kegiatan BUMDes pada masyarakat yang kurang mampu.
Bermitra dengan lembaga keuangan, pemerintah daerah, dan organisasi swasta untuk mendukung pengembangan BUMDes serta mencapai tujuan pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi desa.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa. “Kami percaya bahwa pengembangan BUMDes yang berkelanjutan akan membawa dampak positif dalam menciptakan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat, serta mengentaskan kemiskinan melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Penandatanganan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Provinsi Lampung, khususnya di Desa Wonomarto.
BERITA03/06/2025 | @clay
BAZNAS RI Apresiasi Gubernur Lampung dalam Rakernis di Bogor
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. H. Noor Ahmad mengapresiasi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal atas komitmen luar biasa terhadap BAZNAS.
Gubernur Lampung mendapat penilaian mendukung penuh pengembangan dan penguatan BAZNAS. Terutama dalam menjadikan lembaga pengelola zakat yang terpercaya dan modern, serta berkontribusi dalam membangun keadilan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurut Ketua BAZNAS, apresiasi patut diberikan agar menjadi pemacu kepala daerah lain untuk ikut mendukung pengembangan dan penguatan BAZNAS di wilayahnya masing-masing.
Hal itu Ketua BAZNAS RI sampaikan dalam Rapat Kerja Teknis dengan seluruh Person In Charge (PIC) BAZNAS Provinsi se-Indonesia di Bogor, Rabu, 21 Mei 2025. Kegiatan berlangsung tiga hari, 21–23 Mei 2025.
Sementara itu, Terhadap apresiasi ke Gubernur Lampung, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain mengatakan sinergitas dalam pemberdayaan pengumpulan zakat sangat membantu para mustahid.
“Atas peran yang sangat luar biasa dari Pak Gubernur, pengumpulan zakat fitrah dan mal pada lebaran Idulfitri 2025 naik 30 persen dari tahun lalu ini,” kata Iskandar.
Hal ini tak terlepas dari komitmen Gubernur Mirza yang mendukung pengumpulan zakat dari awal Ramadan dengan menerbitkan surat imbauan agar pegawai dan jajaran di Lampung untuk membayar zakat, infaq dan sadaqah ke BAZNAS. “Ini sangat berdampak pada pengumpulan juga pendistribusian zakat ke mustahid,” kata Iskandar.
Gubernur juga menginstruksikan kepada para pejabat di lingkungan Pemprov Lampung untuk menjadi contoh teladan mengumpulan zakat bagi karyawan.
Atas kenaikan pengumpulan ini, Ketua BAZNAS Lampung menyampaikan terima kasih atas dukungan kuat untuk kerja kerja BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural di bidang perzakatan.
Fokus Utama
Sementara itu, Noor Ahmad menilai rapat kerja teknis ini menjadi landasan krusial dalam upaya peningkatan kinerja dan efektivitas pengelolaan zakat secara nasional.
Ketua BAZNAS menyampaikan sejumlah poin strategis yang menjadi fokus utama BAZNAS kedepan.
Seperti pengelolaan dana dam haji di Indonesia akan sepenuhnya BAZNAS lakukan sesuai arahan Kementerian Agama. Ini menandai kepercayaan besar pemerintah terhadap BAZNAS dalam mengelola amanah umat yang berkaitan dengan ibadah haji.
Selain itu, BAZNAS mendapat kepercayaan dalam pemanfatan daging dam. BAZNAS akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Kesehatan Hewan untuk membahas teknis pengiriman daging dam ke Indonesia. Terutama dalam bentuk olahan.
“Langkah ini bertujuan untuk memastikan daging dam dapat termanfaatkan secara optimal dan terdistribusi kepada mustahik di seluruh pelosok negeri. Tentu agar lebih efektif dan higienis,” katanya.
BERITA21/05/2025 | admin
BAZNAS Lampung Siapkan Pos Siaga Mudik Lebaran 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung, selalu hadir dalam memberikan pelayanan kemanusiaan dengan menyediakan berbagai fasilitas dan layanan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama selama musim mudik Lebaran 2025.
Ketua BAZNAS Provunsi Lampung H. Iskandar Zulkarnain memberikan apresiasi kepada para Tim Posko Mudik dan Relawan, yang sudah bekerja dengan penuh kesungguhan untuk mensukseskan program pelayanan kepada para pemudik.
Sementara di lain kesempatan Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Koordinator Baznas Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Provinsi Lampung, Komaru Nizar menjelaskan, bahwa tahun ini BAZNAS Lampung mendirikan dua Posko Mudik yaitu : Posko Mudik Rest area KM 20 B, Bakauheni Terbanggi Besar dan Posko Mudik Rest area Islamic center Masjid Nurul Ulum Rajabasa. “Kami lounching kegiatan pelayanan kepada para pemudik ini dari tanggal 26 Maret s/d 7 April 2025. Berikut beberapa contoh pelayanan kemanusiaan posko mudik yang diberikan oleh BAZNAS :
Layanan Kesehatan, BAZNAS menyediakan layanan kesehatan dasar, seperti pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan pertolongan pertama.
Makanan dan Minuman, BAZNAS menyediakan makanan dan minuman untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan.
Tempat Istirahat, BAZNAS menyediakan tempat istirahat untuk membantu masyarakat yang lelah dan membutuhkan tempat untuk beristirahat.
Pengisian Baterai Ponsel, BAZNAS menyediakan fasilitas pengisian baterai ponsel untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Informasi dan Bimbingan, BAZNAS menyediakan informasi dan bimbingan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti informasi tentang jalur mudik, penginapan, dan lain-lain.
Selain itu kata Komaru Nizar, berbagai program kegiatan kemanusiaan BAZNAS Lampung dapat dilaksanakan dengan baik, karena kepercayaan para Muzaki (orang yang berzakat) dan para Munfiq (orang yang gemar infaq sedekah) yang menyetorkan zakat dan Infaq, sedekahnya di BAZNAS propinsi Lampung. Insya Allah dengan kegiatan kemanusiaan ini Berkah Buat para Muzaki dan Munfiq, Kenyamanan buat para Pemudik (Ibnu Sabil) dalam merayakan Idul Fitri di tahun ini.
BERITA21/05/2025 | admin
BAZNAS Lampung Tekankan Peran Strategis Entaskan Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung melakukan koordinasi dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kabupaten Way Kanan, Jum’at, (09/05/ 2025).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan membahas peran strategis BAZNAS dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Way Kanan.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya peran BAZNAS dalam memajukan dan menyejahterakan masyarakat Kabupaten Way Kanan. Fokus utama diarahkan pada upaya pengentasan kemiskinan, khususnya bagi para mustahik dari golongan fakir dan miskin yang berada di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, Dr. Iskandar Zulkarnain berpesan kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Way Kanan, KH. Abud Nursyihab, untuk senantiasa meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah.
Selain itu, ia juga mendorong agar BAZNAS Kabupaten Way Kanan mulai aktif memperkenalkan program-program yang akan dilaksanakan ke depannya kepada masyarakat luas.
“Untuk BAZNAS Kabupaten harus terus lebih banyak berkoordinasi ke Pemda dan juga mulai sekarang harus terus bersosialisasi memperkenalkan program-program apa saja yang akan dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten ke depannya,”jelas Iskandar Zulkarnain.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung didampingi langsung oleh Ketua, Wakil Ketua II, dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Way Kanan.
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS ini menunjukkan keseriusan dalam membangun kerjasama yang solid demi tercapainya tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA09/05/2025 | admin
Desa BAZNAS Madukoro Wujudkan Lumbung Ternak di Provinsi Lampung
LAMPUNG UTARA — Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, menjadi salah satu desa binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung yang kini tengah mewujudkan program lumbung ternak.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, menyampaikan hal tersebut saat bersilaturahmi dengan Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, di ruang kerja bupati, Kamis (8/5).
“Program ini merupakan atensi dari BAZNAS RI yang menyalurkan dana hasil pengumpulan zakat, termasuk zakat penghasilan dari ASN se-Provinsi Lampung,” ujarnya.
Iskandar menjelaskan, Desa Madukoro awalnya dibina oleh BAZNAS Provinsi Lampung dalam bidang peternakan dan telah berjalan selama satu tahun. Ke depan, pengelolaan desa BAZNAS ini akan diserahkan kepada BAZNAS Kabupaten Lampung Utara.
“Penyerahan ini bertujuan untuk mempermudah pengawasan hewan, pemberian vaksin, dan pelaksanaan penyuluhan untuk pengembangan peternakan,” tambahnya.
Konsep pengembangan peternakan ini, lanjut Iskandar, ditujukan bagi para mustahik atau warga yang berhak menerima zakat. Harapannya, para mustahik yang mengelola ternak kambing dapat meningkat taraf ekonominya menjadi munfiq, yaitu orang yang mampu mencukupi kebutuhannya meski belum wajib zakat. Selanjutnya, mereka diharapkan dapat menjadi muzaki atau orang yang wajib membayar zakat. Dengan demikian, program ini akan terus bergulir dan dirasakan oleh mustahik lainnya.
Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menyambut baik keberadaan desa BAZNAS ini dan mendukung penuh program tersebut. “Diharapkan dengan penyerahan pengelolaan ini, akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Madukoro serta menjadikan Lampung Utara sebagai salah satu sentra lumbung ternak di Provinsi Lampung,” katanya.
Ketua BAZNAS Lampung Utara, Budi Cipto Utomo, yang didampingi Wakil Ketua III, Dadang Iskandar, menambahkan bahwa awalnya BAZNAS menyalurkan 80 bibit kambing dan membangun lima kandang. Kini jumlah kambing telah berkembang menjadi 155 ekor.
Program ini juga mendapat perhatian dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, yang turut memberikan bantuan berupa mesin pencacah pakan untuk mendukung pengelolaan peternakan.
BERITA08/05/2025 | admin
Kepala Bappeda Provinsi Lampung Berzakat; Sebagai Wujud Kepedulian terhadap Sesama
Bandar Lampung, 6 Mei 2025 — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menunaikan Zakat Mal sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Kali ini, zakat sebesar Rp5.000.000,00 disalurkan melalui Bendahara Dinas, Bapak Haryo, dan diserahkan kepada Amil BAZNAS Provinsi Lampung yang diwakili oleh Sufli Rois pada Selasa, 6 Mei 2025.
Zakat ini berasal dari Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Ibu Elvira Umihanni, S.P., M.T., yang meyakini bahwa BAZNAS Provinsi Lampung adalah lembaga terpercaya dalam menyalurkan dana zakat kepada mereka yang berhak menerimanya. Penyerahan ini mencerminkan semangat berbagi serta komitmen untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Tindakan ini dapat menjadi teladan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bappeda Provinsi Lampung.
Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk memperoleh keberkahan dan menciptakan lingkungan yang lebih adil dan sejahtera. Melalui zakat, kita dapat meringankan beban mereka yang membutuhkan serta membuka pintu-pintu kebaikan yang pahalanya terus mengalir.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Bappeda Provinsi Lampung berharap dapat terus menjadi bagian dari solusi dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
BERITA06/05/2025 | admin
Gubernur Mirza Resmikan Penggunaan Mobil BAZNAS Tanggap Bencana
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meresmikan penggunaan mobil BAZNAS Tanggap Bencana (BTB).
Peresmian penggunaan mobil BAZNAS Tanggap Bencana oleh Gubernur Mirza dilakukan bersamaan dengan acara Gebyar Zakat “Keteladanan Zakat Pimpinan” Penyerahan Zakat Gubernur dan Wakil Gubernur serta para pejabat Pemerintahan di Provinsi Lampung, yang berlangsung di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Rabu (26/3/2025).
Gubernur Mirza mengapresiasi mobil operasional BAZNAS Tanggap Bencana yang merupakan bantuan dari BAZNAS RI untuk BAZNAS Provinsi Lampung. Gubernur berharap mobil BTB ini dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana di Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Mirza secara simbolik juga menyerahkan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bea Cukai Kanwil Sumbagbar dan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung selaku lembaga vertikal di Provinsi Lampung yang membentuk UPZ pada BAZNAS Provinsi Lampung.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. H. Iskandar Zulkarnain mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung dan jajaran pejabat dan ASN di lingkungan Pemprov Lampung yang telah menyalurkan zakat fitrah dan zakat maal melalui BAZNAS.
Iskandar mengatakan, mobil BAZNAS Tanggap Bencana ini bantuan dari BAZNAS RI yang dilengkapi mobil.
Mobil operasional dari program BAZNAS Tanggap Bencana BAZNAS RI ini lanjut Iskandar, sebagai kendaraan operasional untuk menunjang kinerja BAZNAS di Provinsi Lampung khususnya kegiatan tanggap bencana, yang diharapkan dapat berkolaborasi dengan instansi terkait lainnya seperti BPBD.
BERITA26/03/2025 | admin
Gubernur Mirza Bayar Zakat Fitrah dan Zakat Maal Melalui BAZNAS Provinsi Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menunaikan zakat fitrah dan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung.
Pembayaran zakat ini dilakukan dalam acara Gebyar Zakat “Keteladanan Zakat Pimpinan” Penyerahan Zakat Gubernur dan Wakil Gubernur serta para pejabat Pemerintahan di Provinsi Lampung, yang berlangsung di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Rabu (26/3/2025).
Gubernur Lampung Mirza menyerahkan Zakat Fitrah dan zakat maal melalui Amil dari BAZNAS Dr. Mahmudin Bunyamin, LC, MA.
Tutut hadir menyaksikan pembayaran zakat gubernur, Ketua BAZNAS Lampung Dr. H. Iskandar Zulkarnain, Wakil Ketua DPRD Lampung Maulidah Zauroh, M.A.Pd.
Gubernur Mirza menyampaikan, bahwa Penyerahan zakat fitrah kepada BAZNAS ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap lembaga BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah yang mengelola dan mengumpulkan zakat.
“Zakat itu rukun iman, lima pilar Islam salah satunya zakat. Lebih banyak ayat tentang bayar zakat dibandingkan puasa. Padanannya zakat itu shalat, perintah shalat selalu diikuti dengan bayar zakat,” ujar Gubernur Mirza.
“Zakat salah satu tanda orang ini beriman, bahkan Allah ta’ala sudah mengukur zakatnya umat Islam itu 2,5 persen,” ujarnya.
Gubernur Mirza menyampaikan bahwa menbayar zakat itu harus dicontohkan, dan dimulai dari diri kita sendiri. “Bayar Zakat ini harus dicontohkan, dan dimulai dari diri kita sendiri. Saya sebagai Gubernur akan memulai dari diri saya sendiri mencontohkan kepada bapak-ibu sekalian. Kemudian para eselon dua yang hadir disini mencontohkan kepada esolon tiga, dan eselon tiga mencontohkan kepada eselon empat, eselon empat mencontohkan kepada stafnya. Semua memberikan contoh,” ujarnya.
Dalam mendukung pelaksanana zakat fitrah, Gubernur Mirza menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung telah mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan zakat fitrah tahun 2025 dengan nomor: 400.8.1/1070/02/2025, yang dikeluarkan pada tanggal 6 Maret 2025.
Dalam surat edaran tersebut, meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung untuk menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS Provinsi Lampung.
Dengan pelaksanaan zakat fitrah ini, Gubernur Mirza berharap dapat memperkuat solidaritas di Provinsi Lampung, membantu mereka yang membutuhkan, dan menumbuhkan kesadaran kita semua akan pentingnya berbagi kepada sesama. “Kita jadikan zakat ini bukan hanya kewajiban, tapi juga kebiasaan,” ujarnya.
Gubernur Mirza menekankan untuk menghimbau dan memberikan contoh. Jangan nanya nanti dikirim kemana kemana, karena kita disini melepas kewajiban. “BAZNAS sudah punya panduan, dan saya akan pantau. Dan saya tidak mau sebagai pemimpin kalau tidak efesien, tidak efektif dalam penyaluran zakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung M. Firsada juga melakukan pembayaran zakat sekaligus mewakili para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
“Semoga dengan zakat yang kita tunaikan, kita semua dapat memperoleh keberkahan dan pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujar Firsada.
BERITA26/03/2025 | admin
MUI Dukung Penetapan Fidyah Ramadhan BAZNAS Lampung Sebesar Rp50.000,-
Bandarlampung - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung mendukung Penetapan Nominal Fidyah Ramadhan 1446 H yang ditetapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung.
Dukungan MUI disampaikan melalui surat resmi Nomor : B-100/DP-P.IX/III/2025, tertanggal 24 Maret 2025 yang ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Provinsi Lampung Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, MAg, dan Sekretaris Umum Drs. Mansur Hidayat, M.Sos.I.
MUI Provinsi Lampung menyampaikan, perihal permohonan penetapan nilai fidyah Ramadhan 1446 H, MUI menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak menetapkan nominal fidyah, namun mempercayakan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai representative pemerintah;
BAZNAS Pusat menetapkan fidyah untuk wilayah Ibukota DKI Jakarta dan sekitarnya dalam bentuk uang sebesar Rp60.000,-per hari per jiwa;
Sedangkan BAZNAS Provinsi Lampung telah menetapkan nilai fidyah dalam bentuk uang sebesar Rp50.000,-per hari per jiwa, menyesuaikan kebutuhan standar hidup layak warga Lampung (beras,lauk pauk,sayuran,dan biaya distribusi).
Setelah MUI mempelajari kajian oleh BAZNAS Provinsi Lampung tentang penetapan nominal fidyah Ramadhan 1446 H sebesar Rp50.000, (Lima puluh ribu rupiah) tersebut, maka Dewan
Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung dengan ini mendukung keputusan BAZNAS Provinsi Lampung tentang penetapan nilai fidyah Ramadhan 1446 H sebesar Rp50.000,-(Lima puluh ribu rupiah) per hari per jiwa.
MUI Lampung mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Lampung dalam memastikan bahwa pembayaran fidyah harus tepat sasaran, sehingga dapat membantu masyarakat yang berhak menerimanya.
MUI juga mengimbau kepada umat Islam di Provinsi Lampung untuk menunaikan fidyah sesuai dengan ketentuan syariat Islam serta mempertimbangkan aspek kemaslahatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H. mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan MUI Lampung atas penetapan fidyah Ramadhan 1446 H. Menurut Iskandar, BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non struktural dalam mengambil kebijakan menyangkut syariah memandang sangat perlu meminta pertimbangan dan dukungan dari Majelis Ulama Indonesia. (*)
BERITA24/03/2025 | admin
Gubernur Mirza Imbau ASN dan Karyawan Salurkan Zakat Melalui BAZNAS
Bandarlampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, BUMD dan pegawai swasta yang beragama Islam, agar menyempurnakan ibadah puasanya dengan membayar Zakat Fitrah. Karena Zakat untuk membersihkan diri sesuai dengan tuntutan ajaran agama Islam.
Sehubungan dengan hal tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melalui surat Nomor. 400.8.1/1070/02/2025, tertanggal 6 Maret 2025, sifat penting, perihal pelaksanaan Zakat Fitrah Tahun 2025/1446 H, menghimbau kepada seluruh ASN, karyawan/karyawati agar menyalurkan zakat fitrah, zakat harta, infaq dan shodaqoh melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Untuk itu, Gubernur Lampung yang akrab disapa Mirza ini meminta agar BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam melakukan kegiatan perencanaan, pengumpulan, pengendalian dan pendistribusian zakat fitrah, hendaknya dilaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsinya berdasarkan ketentuan perundang-undangan dan melaporkannya sesuai tingkatannya.
Untuk BAZNAS Provinsi, melaporkan ke Gubernur, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung dan BAZNAS RI. Sedangkan BAZNAS Kabupaten/Kota, melaporkan ke Bupati/Walikota, Kemenag Kabupaten/Kota dan BAZNAS Provinsi.
Dalam surat himbauan Gubernur juga disebutkan nilai standar zakat fitrah tahun 2025 M/1446 H, disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku yaitu;
a. Perorangan, 2,5 Kg x Rp15.000.= Rp37.500 (tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah)
b. Suami-isteri, 2 x Rp37.500.= Rp75.000 (tujuh puluh lima ribu rupiah)
Dan menyetorkan hasilnya kepada Sekretariat BAZNAS Provinsi,Kabupaten/Kota masing-masing.
Surat Himbauan Gubernur Lampung tentang pelaksanaan zakat ditujukan kepada para Bupati dan Walikota se-Provinsi Lampung. Kepala Kanwil/ Badan/Dinas/kantor instansi Vertikal Provinsi Lampung. Lalu kapada poinan BUMN/BUMD/Perum dan perusahaan swasta se-Provinsi Lampung. (*)
BERITA07/03/2025 | admin
Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadhan 1446 H / 2025 Provinsi Lampung
BAZNAS Provinsi Lampung mengeluarkan edaran NOMOR 01 TAHUN 2025 TENTANG NILAI ZAKAT FITRAH DAN FIDYAH UNTUK WILAYAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2025. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung menetapkan nilai zakat fitrah dan fidyah untuk wilayah Provinsi Lampung sebagai berikut:
1. Nilai Zakat Fitrah
Zakat fitrah untuk wilayah Provinsi Lampung ditetapkan sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter beras/makanan pokok per jiwa, atau setara dengan uang sebesar Rp37.500,00 per jiwa (tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah per jiwa).
2. Nilai Fidyah
Besaran fidyah bagi masyarakat di wilayah Provinsi Lampung ditetapkan sebesar Rp50.000,00 per jiwa per hari (lima puluh ribu rupiah per jiwa per hari).
3. Penyesuaian untuk Wilayah Kabupaten/Kota
BAZNAS Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Lampung berwenang menyesuaikan nilai zakat fitrah dan fidyah berdasarkan harga beras/makanan pokok di wilayah masing-masing.
4. Berlakunya Edaran
Edaran ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan diharapkan dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah dan fidyah.
Ditetapkan di Bandar Lampung Pada tanggal : 15 Februari 2025
BERITA06/03/2025 | admin
BAZNAS Provinsi Lampung berikan program berbargi takjil untuk Islamic Centre Lampung
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung memberikan program berbagi takjil untuk jamaah Masjid Nurul Ulum Islamic Centre Lampung. Program ini bertujuan untuk mendukung kelancaran kegiatan ibadah di bulan penuh berkah ini serta memfasilitasi umat yang berbuka puasa.
Program berbagi takjil ini akan dilaksanakan selama bulan Ramadhan 2025, di mana BAZNAS Provinsi Lampung menyalurkan dana sebesar Rp36.000.000,- yang digunakan untuk pembelian takjil dan juga biaya transportasi untuk petugas kultum Ramadhan. Pembagian takjil ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi jamaah yang datang untuk beribadah di Masjid Nurul Ulum, terutama bagi mereka yang membutuhkan hidangan berbuka puasa.
“Kami sangat bersyukur bisa bekerjasama dengan Masjid Nurul Ulum Islamic Centre Lampung dalam menyukseskan program berbagi takjil ini. Semoga dapat memberikan manfaat bagi jamaah dan memperkuat silaturahmi di bulan Ramadhan yang penuh rahmat,” ujar Iskandar Zulkarnain Ketua BAZNAS Provinsi Lampung.
Program ini sejalan dengan visi BAZNAS Provinsi Lampung untuk mendorong kepedulian sosial dan mempererat hubungan antar umat, khususnya dalam menyambut bulan suci yang penuh dengan berkah ini.
BAZNAS Provinsi Lampung berharap, program berbagi takjil ini dapat menjadi contoh nyata kepedulian dalam memperhatikan kebutuhan sesama, dan diharapkan dapat memberikan kebaikan bagi seluruh umat Muslim di Lampung.
BERITA06/03/2025 | admin
Lewat Balai Ternak, BAZNAS Lampung Berhasil Berdayakan Peternak Binaan Jadi Muzaki
Lewat Balai Ternak, BAZNAS Lampung Berhasil Berdayakan Peternak Binaan Jadi Muzaki
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Balai Ternak berhasil memberdayakan 59 peternak binaan hingga bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki pada awal 2025 ini.
Selain melahirkan muzaki baru, Balai Ternak BAZNAS juga mencatatkan pencapaian lain dengan berhasil mengentaskan 335 peternak hingga berada di atas Had Kifayah dan berhasil melewati garis kemiskinan. Berdasarkan data Puskas BAZNAS, had kifayah nasional pada 2024 mencapai Rp4,61 juta, meningkat dari Rp4,22 juta pada 2023 dan Rp3,01 juta pada 2018.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan, program ini menjadi bukti nyata peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Balai Ternak BAZNAS bukan sekadar bantuan sementara, tetapi juga solusi jangka panjang yang mampu meningkatkan taraf hidup mustahik hingga mereka naik kelas menjadi muzaki. Ini adalah bentuk nyata dari konsep pemberdayaan berbasis zakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (26/2/2025).
Saidah menyampaikan, sebanyak 59 peternak binaan yang telah menjadi muzaki ini tersebar di 13 titik Balai Ternak di Pulau Jawa, yaitu Purworejo, Gresik, Kulon Progo, Garut, Madiun, Ngawi, Kebumen, Magelang, Serang, Gunung Kidul, Rembang, Banyumas, dan Bantul.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 telah mandiri, sementara 21 orang lainnya masih dalam pendampingan. Mereka terdiri atas 57 peternak laki-laki dan 2 perempuan, dengan masa pendampingan antara 12 hingga 72 bulan," jelas Saidah.
Salah satu Balai Ternak BAZNAS juga terdapat di Provinsi Lampung. Tepatnya berada di di Kampung Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah. Program ini merupakan inisiatif Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) BAZNAS dan BAZNAS Kabupaten Lampung Tengah. Pada Program Balai Ternak BAZNAS yang dibangun di lokasi kesembilan ini, memadukan konsep pembibitan ternak dan penggemukan ternak dengan pemberdayaan masyarakat khususnya petani dan peternak kecil. Konsep perbibitan dan penggemukan ternak yang dijalankan dengan tujuan untuk peningkatan populasi ternak dan peningkatan secara ekonomi.
Prof Mundzir Suparta mengatakan, Kabupaten Lampung Tengah merupakan daerah dengan potensi besar dalam sektor peternakan, pertanian dan perkebunan, warganya pun mayoritas bekerja sebagai petani sekaligus peternak.
"Kondisi ini tentunya memberikan peluang bagi pengembangan sektor peternakan dan pertanian serta menjadikan daerah ini memiliki peran yang strategis dalam membangun perekonomian, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendongkrak kesejahteraan dan ekonomi masyarakat," katanya.
Melalui program integrasi ini, pertanian dan peternakan dapat dipadukan sehingga keuntungan dari usaha tersebut dapat ditingkatkan dan tidak menghasilkan limbah bagi lingkungan sekitar.
"Prinsip integrasi pertanian menganut prinsip segala sesuatu yang dihasilkan akan kembali ke alam, hal ini berarti limbah yang dihasilkan akan dimanfaatkan kembali menjadi sumber daya yang dapat menghasilkan menjadi kompos, pupuk cair serta dapat diproses menjadi salah satu sumber pakan ternak," katanya.
Sehingga sistem integrasi pertanian ini dapat menekan biaya produksi dan dapat memperbaiki kesuburan lahan sehingga menciptakan usaha pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Saidah menyampaikan, BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program ini agar semakin banyak peternak yang merasakan manfaatnya dan dapat bertransformasi menjadi muzaki.
“Efek domino dari program ini sangat besar. Ketika peternak sejahtera, mereka mulai membeli pakan dari pemasok lokal, menggunakan jasa transportasi, hingga mempekerjakan tenaga kerja dari komunitas sekitar,” ujar Saidah.
“Kami berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia. Terima kasih juga kami ucapkan kepada para muzaki yang telah membantu menyejahterakan umat dan mendukung program-program BAZNAS,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, menambahkan, keberhasilan program Balai Ternak tidak lepas dari pola pendampingan intensif dan sistematis yang diterapkan kepada para peternak.
"Capaian ini menunjukkan bahwa program Balai Ternak berhasil memberikan pendampingan yang optimal kepada peternak di berbagai daerah, meskipun dihadapkan pada beragam tantangan," ujar Eka.
Ia mengungkapkan, tantangan terbesar yang dihadapi peternak binaan BAZNAS meliputi kondisi geografis, aksesibilitas lokasi, cuaca, hingga fluktuasi harga pakan dan ternak. Namun, dengan bimbingan dan dukungan berkelanjutan, mereka mampu mengelola usaha ternak secara mandiri dan berkelanjutan.
"Keberhasilan ini juga tercermin dari meningkatnya jumlah peternak yang naik status dari mustahik menjadi muzaki. Hal ini menjadi bukti bahwa program Balai Ternak BAZNAS tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menciptakan ekosistem pemberdayaan ekonomi yang berdampak nyata," ujarnya.
Setiap tahun Balai Ternak BAZNAS melahirkan muzaki baru. Pada 2024 lalu terdapat 9 muzaki baru, 2023 (15 muzaki), 2022 (8 muzaki), 2021 (11 muzaki), 2020 (2 muzaki), 2019 (7 muzaki) dan 2018 (7 muzaki). Penghasilan muzaki baru Balai Ternak dari Rp6.650.794 s.d. Rp34.201.758 (nishab 2022: Rp6.607.748 dan nishab 2024: Rp6.859.394).
Balai ternak merupakan salah satu program BAZNAS dalam rangka pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan, yang menyasar peternak mustahik sebagai penerima manfaatnya. Komoditas ternak yang dibudidayakan yaitu domba, kambing, sapi, dan ayam broiler. Hingga saat ini terdapat 51 Balai Ternak BAZNAS yang tersebar di seluruh Indonesia.
BERITA26/02/2025 | Humas BAZNAS RI

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.
Lihat Daftar Rekening →