WhatsApp Icon
Perkokoh Penguatan Digital, BAZNAS Luncurkan Modernisasi SIMBA

Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengoptimalkan modernisasi dan digitalisasi pengelolaan zakat nasional melalui penguatan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) berbasis data yang kokoh dan terukur. Hal ini salah satu upaya BAZNAS menciptakan tata kelola zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan berdampak luas.

 

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan modernisasi sistem digital menjadi keharusan bagi BAZNAS dalam merespons perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan publik terhadap layanan zakat yang lebih cepat dan efisien. “Insya Allah BAZNAS menjadi yang terbaik, khususnya dalam keterbukaan informasi publik. Ini merupakan komitmen yang telah dibangun sejak lama, komitmen untuk mengembangkan digitalisasi di seluruh Indonesia, bukan hanya di pusat,” ujar Noor di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

 

Noor menegaskan hal tersebut dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 dengan tema “Pemanfaatan dan Penguatan Digital Fundraising”. Ini  untuk memperkuat ekosistem digital zakat di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga mempertemukan BAZNAS Daerah dan mahasiswa dalam ruang kolaborasi inovatif untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan zakat.

 

Dalam rakernis yang berlangsung dua hari itu, BAZNAS Provinsi Lampung mengutus Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Indriani Dewi Avitoningsih dan Pelaksana Sema Milenium Duaribu.  “Digitalisasi tidak hanya menjadi instrumen efisiensi, tetapi juga bagian dari penguatan kelembagaan dan tata kelola manajemen yang terus diperbarui,” tegas Noor Achmad.

 

Menurut Noor, transformasi digital BAZNAS tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama menghadapi tantangan teknologi yang berkembang cepat. “Kami mengapresiasi upaya digitalisasi ini karena alhamdulillah BAZNAS juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan lembaga publik yang transformal dan informatif. Penguatan kelembagaan dan manajemen, termasuk pelaporan melalui SIMBA, telah kita jalankan. Meski belum semua daerah siap, insya Allah ke depan seluruh Indonesia akan memiliki transformasi digital yang sama dari pusat sampai daerah.”

 

Noor menambahkan lima tahun terakhir menunjukkan percepatan signifikan dalam transformasi digital BAZNAS dan dampaknya telah diakui di tingkat internasional. “Terbukti, jaringan BAZNAS kini bersifat internasional bahkan menjadi rujukan zakat dunia. Karena itu, kami berterima kasih, melalui Rakernis ini kita dapat memastikan digitalisasi tidak pernah berhenti. Percepatannya begitu besar dan apa yang dilakukan di sini akan kita sampaikan kepada semua BAZNAS di seluruh Indonesia,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan yang sama. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec, Ph.D., menjelaskan SIMBA kini lebih kuat, lebih cepat, dan memiliki standar keamanan setara perbankan. Menurutnya, SIMBA bukan sekadar sistem laporan, tetapi alat memantau perjalanan mustahik hingga mandiri. “Data sekarang sangat sensitif. Kebocoran bisa terjadi di mana saja. Karena itu SIMBA kita bangun ulang supaya lebih aman dan lincah,” jelasnya. 

 

Prof. Nadra menyebut sumber daya manusia daerah masih menjadi tantangan utama dalam transformasi digital. Banyak lembaga daerah belum memiliki staf teknologi informasi, sehingga peningkatan kapasitas dilakukan bertahap. Meski demikian, dukungan lembaga teknologi global membantu memperkuat tim digitalisasi BAZNAS secara nasional. “Tidak bisa langsung semuanya mahir. Kami latih pelan-pelan,” katanya. 

 

Sementara itu, Direktur Inovasi dan Teknologi Informasi BAZNAS RI, Achmad Setio Adinugroho, menambahkan, penguatan basis data menjadi pilar utama dalam transformasi digital yang dicanangkan BAZNAS. “Digitalisasi yang terukur memungkinkan peningkatan akurasi pendataan mustahik serta mempercepat proses distribusi zakat,” katanya.

 

Ia menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan zakat, peningkatan literasi digital bagi amil zakat dan pemangku kepentingan, serta evaluasi atas pelaksanaan program digitalisasi yang telah berjalan.

 

“Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan aplikasi-aplikasi digital yang dikembangkan BAZNAS RI agar dapat dimanfaatkan oleh BAZNAS Daerah, serta menampilkan berbagai inovasi melalui Mini Expo untuk menghasilkan rekomendasi penguatan sistem digital ke depan,” ujarnya.

 

Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan ZIS-DSKL Nasional, Amb. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta perwakilan dari BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, para praktisi dan akademisi. ***

 

 

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

  • BSI: 771 166 4477
  • BCA Syariah: 0660 1701 01
  • BTN Syariah: 817 1000 036
  • Bank Lampung: 3800 003031 093

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung atau melalui baznas.go.id/bayarzakat. Nantinya Anda akan menerima Bukti Setor Zakat dari BAZNAS. ***

 

27/11/2025 | Kontributor: BL-01
Rakernis Transformasi Digital: AI Hadir sebagai Mitra Strategis Permudah Pekerjaan BAZNAS

Jakarta — Di tengah pesatnya peranan teknologi digital yang mengubah sudah peradaban, ternyata Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan tidak serta merta menggantikan peran manusia, akan tetapi AI hadir sebagai mitra strategis dalam mempermudah pekerjaan, terutama dalam tata kelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia.

 

Enterprise Sales Google Cloud Indonesia, Sugiyanto Yoannatan menjelaskan hal itu  dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 yang berlangsung pada 26–27 November 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Rakernas mengusung tema “Pemanfaatan AI dan Penguatan Digital Fundraising”. 

 

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan teknologi kecerdasan artifisial (AI), machine learning, dan integrasi big data tidak hanya diposisikan sebagai alat bantu administratif, akan tetapi sebagai mitra strategis dalam pengambilan keputusan. Teknologi ini memungkinkan BAZNAS untuk memetakan kebutuhan mustahik secara lebih presisi, memperluas jangkauan penghimpunan, sekaligus meningkatkan transparansi serta akuntabilitas publik.

 

Sugiyanto menegaskan perlunya perubahan paradigma dalam memandang AI. “Kecerdasan buatan bukanlah pengganti, tetapi mitra strategis bagi Anda yang memungkinkan kegiatan bergerak lebih cepat dan efisien. Kunci keberhasilannya terletak pada kolaborasi antara kecerdasan mesin dan kreativitas manusia," jelas dia. Google Cloud Indonesia terus mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab guna mengakselerasi transformasi digital di berbagai sektor, khususnya dalam penguatan digital fundraising BAZNAS.

 

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec, Phd, mengatakan, BAZNAS terus mengadopsi teknologi dalam pengelolaan zakat dan tetap berada pada jalur yang tepat, sekaligus memacu semangat untuk terus berinovasi. “Transformasi digital telah menjadi keharusan dalam berbagai lini kehidupan, termasuk dalam tata kelola zakat nasional. Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi, BAZNAS terus memperkuat komitmennya menghadirkan pengelolaan zakat yang adaptif, visioner, dan relevan dengan perkembangan zaman,” kata dia.

 

Langkah digitalisasi zakat yang dilakukan BAZNAS bukanlah upaya sesaat. Pada tahun 2023, BAZNAS RI meraih penghargaan Indonesia Digital Innovation Award untuk kategori Best Digital Innovation in Zakat Collection. Penghargaan ini menjadi penanda bahwa strategi digital bukan lagi pilihan pelengkap, tetapi kebutuhan strategis dalam pengelolaan zakat nasional. Komitmen tersebut semakin dipertegas pada tahun 2024 dengan fokus utama pada pengembangan Kantor Digital BAZNAS. 

 

Masih menurut Prof. Nadra, berbagai inovasi disiapkan untuk memperkuat seluruh rantai nilai zakat mulai dari pendataan mustahik berbasis big data, kanal penghimpunan yang serba digital, hingga mekanisme penyaluran berbasis analitik untuk memastikan ketepatan sasaran. Memasuki tahun 2025, BAZNAS kembali melangkah lebih jauh. “Teknologi ini memungkinkan BAZNAS untuk memetakan kebutuhan mustahik secara lebih presisi, memperluas jangkauan penghimpunan, sekaligus meningkatkan transparansi serta akuntabilitas publik,” kata Guru Besar UIN Jakarta ini. 

 

Rakernis 2025 bukan semata agenda rutin, tetapi wujud nyata sinergi antara ijtihad fikih dan inovasi teknologi. Transformasi yang dimulai sejak 2023 telah membangun fondasi kuat bagi lahirnya sistem zakat nasional yang modern, transparan, dan berdampak luas. Dengan dukungan teknologi digital dan semangat pembaruan fikih, BAZNAS RI terus berupaya menghadirkan tata kelola zakat yang lebih relevan, inklusif, dan mampu memajukan kesejahteraan umat di era modern. ***

 

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

  • BSI: 771 166 4477
  • BCA Syariah: 0660 1701 01
  • BTN Syariah: 817 1000 036
  • Bank Lampung: 3800 003031 093

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung atau melalui baznas.go.id/bayarzakat. Nantinya Anda akan menerima Bukti Setor Zakat dari BAZNAS. ***

 

27/11/2025 | Kontributor: BL-01
BAZNAS Ungkap Zakat Berbasis Desa Berpotensi Besar Dukung MBG

BAZNAS Ungkap Zakat Berbasis Desa Berpotensi Besar Dukung MBG

 

Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan kembali pentingnya optimalisasi zakat pertanian sebagai sumber penghimpunan zakat nasional. Zakat berbasis desa itu juga berpotensi besar mengembangkan industri peternakan yang ikut mendukung program MBG.

 

Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D., mengatakan hal itu dalam Pengajian Selasa Pagi bertajuk "Implementasi Zakat Pertanian Berbasis Desa" yang diselenggarakan Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV pada Selasa (25/11/2025). Pengajian rutin itu diikuti oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi, Kabupaten dan kota termasuk Pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung.

 

Nadratuzzaman Hosen menekankan besarnya potensi sektor pertanian bagi peningkatan zakat di berbagai daerah. “Sebagai negara agraris, dan kita sebagai amil zakat tentunya kita berharap sektor pertanian ini menjadi salah satu sumber peningkatan pengumpulan zakat kita di BAZNAS Provinsi, Kabupaten/Kota,” ujar Prof Nadra.

 

Nadra mengatakan Indonesia memiliki sumber daya alam yang luas, namun belum dikelola secara optimal dari aspek zakat. “Kita terkenal sebagai negara agraris, kita punya perkebunan yang luas, kita punya tanaman pangan yang luas, sawah yang luas, namun kita belum melakukan pungutan zakat di pertanian,” ucap guru besar UIN Jakarta ini.

 

Ia juga menyoroti potensi zakat dari sektor peternakan yang mengalami perkembangan signifikan. “Kalau di peternakan, kita sudah tau ada industri peternakan unggas yang luar biasa. Apalagi sekarang ada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kebutuhan telur maupun ayam begitu besar,” katanya.

 

Menurut Nadra, kondisi ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kesadaran para pelaku usaha. Ia menekankan pentingnya edukasi agar potensi zakat dapat tergarap lebih maksimal. “Ini adalah peluang kita untuk menyadarkan para pengusaha, khususnya yang muslim dan pekerja di sektor pertanian dan perkebunan,” kata dia lagi.

 

Sementara itu, Divisi Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Herlin, SE., M.Si., menambahkan data ekonomi terbaru turut menguatkan pentingnya sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.

 

“Hasil dari pertumbuhan PDB menurut Lapangan Usaha Triwulan I Tahun 2025 ini untuk sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memegang peran nomor satu. Hal ini menandakan sektor pertanian menjadi salah satu tulang punggung bagi perekonomian Indonesia,” katanya.

 

Dalam kajian itu, Herlin menyoroti pentingnya peran zakat pertanian, bukan hanya sebagai kewajiban syariah, tetapi juga sebagai instrumen vital dalam mendorong kemandirian dan pemerataan ekonomi di tingkat pedesaan.

 

Beberapa poin kunci yang disampaikan dalam pemaparan meliputi:

* Identifikasi Potensi: Pentingnya pemetaan potensi hasil pertanian (padi, jagung, perkebunan, dll.) di setiap desa untuk menentukan nisab dan haul zakat yang tepat.

* Mekanisme Penghimpunan di Tingkat Lokal: Dibahas model-model praktis penghimpunan zakat pertanian, mulai dari pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di desa hingga sistem kolektif panen.

* Penyaluran Produktif: Zakat pertanian diharapkan tidak hanya disalurkan secara konsumtif, tetapi diubah menjadi modal bergulir, bantuan alat pertanian, atau pengembangan infrastruktur irigasi untuk meningkatkan hasil panen mustahik (penerima zakat) di desa tersebut.

 

"Zakat pertanian adalah instrumen keadilan sosial yang paling dekat dengan realitas masyarakat kita di pedesaan. Melalui implementasi berbasis desa, kita memastikan harta yang dikeluarkan kembali lagi untuk mensejahterakan lingkungan penghasilnya, menciptakan siklus ekonomi positif," jelas Herlin lagi. ***

 

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

  • BSI: 771 166 4477
  • BCA Syariah: 0660 1701 01
  • BTN Syariah: 817 1000 036
  • Bank Lampung: 3800 003031 093

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung atau melalui baznas.go.id/bayarzakat. Nantinya Anda akan menerima Bukti Setor Zakat dari BAZNAS. ***

26/11/2025 | Kontributor: BL-01
BAZNAS Siap Kerja Sama Pemberdayaan Pesantren, KOPDes, dan BUMDes

Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI siap melakukan kerja sama program pemberdayaan terintegrasi bersama Pesantren, Koperasi Desa (KOPDes), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang merupakan tiga pilar ekonomi dan sosial masyarakat yang memiliki potensi besar untuk kolaborasi pemberdayaan. Ketiganya memiliki basis komunitas yang kuat, infrastruktur lokal, serta kemampuan mendorong kemandirian ekonomi.

 

Kepala Divisi Bank Zakat BAZNAS RI, Noor Aziz, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang mengelola zakat secara nasional.

 

Salah satu fokusnya adalah meningkatkan efektivitas penyaluran dan pendayagunaan zakat agar dapat berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat. “Sinergi antara BAZNAS RI, pesantren, KOPDes, dan BUMDes diyakini dapat mempercepat tercapainya tujuan pembangunan ekonomi umat yang berkelanjutan dan terintegrasi,” ujar Noor Aziz.

 

Selain itu, BAZNAS menyatakan dukungan penuh terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah program pemberdayaan unggulan seperti Balai Ternak, Lumbung Pangan, ZMart Pesantren, Santripreneur, dan BAZNAS Microfinance Desa terus diimplementasikan di berbagai pondok pesantren, BUMDes, dan lembaga keagamaan di bawah binaan Direktorat Pendayagunaan.

 

Karena itu, pihaknya menilai kerja sama ini merupakan langkah strategis BAZNAS RI untuk memperkuat peran zakat produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Menurut Noor Aziz, sinergi pesantren, koperasi desa, dan BUMDes mampu menciptakan rantai ekonomi yang saling terhubung sehingga dampak pemberdayaan menjadi lebih nyata dan berkelanjutan.

 

“Saat ini zakat bukan sekadar instrumen filantropi, tetapi juga penggerak strategis pembangunan ekonomi masyarakat. Melalui integrasi kelembagaan ini, BAZNAS menargetkan terbentuknya model pemberdayaan yang kuat dan dapat direplikasi secara nasional,” pungkasnya. ***

 

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

  • BSI: 771 166 4477
  • BCA Syariah: 0660 1701 01
  • BTN Syariah: 817 1000 036
  • Bank Lampung: 3800 003031 093

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung atau melalui baznas.go.id/bayarzakat. Nantinya Anda akan menerima Bukti Setor Zakat dari BAZNAS. ***

26/11/2025 | Kontributor: BL-01
BAZNAS Gelontorkan Rp40 Miliar Danai Beasiswa Santri Duafa 2025

Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program Beasiswa Santri 2025 kembali menggelontorkan dana beasiswa sebesar Rp40 miliar untuk persiapan masuk perguruan tinggi, bagi 10.000 santri aktif berprestasi di kelas 12 tingkat madrasah aliyah sederajat, khusus untuk kaum duafa.

 

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengatakan, program ini merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS untuk menyiapkan generasi pemimpin bangsa dari kalangan santri. “Beasiswa Santri BAZNAS adalah investasi jangka panjang. Kami ingin melahirkan generasi pemimpin bangsa yang berilmu, berakhlak, dan berdaya,” kata Noor pada kegiatan Temu Perdana dan Bimbingan Pelaksanaan Program Beasiswa Santri BAZNAS 2025 yang digelar secara daring melalui siaran langsung di kanal YouTube BAZNAS TV, Senin (17/11/2025).

 

Pada tahun ini, beasiswa BAZNAS Rp40 miliar untuk setiap penerima manfaat akan mendapatkan bantuan senilai Rp4 juta yang meliputi biaya bimbingan belajar, pendaftaran ujian masuk PTN seperti SNBT dan UM-PTKIN, try out, buku persiapan masuk PTN, akomodasi saat mengikuti tes, hingga biaya operasional pembinaan. “Kami percaya ketika seorang santri diberi akses dan kesempatan yang sama, mereka akan melesat sejauh mungkin. Mereka tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga nilai dan karakter yang menjadi kekuatan besar untuk membangun negeri,” ujar Noor.

 

Ketua BAZNAS RI mengatakan, Program Beasiswa Santri BAZNAS menjadi upaya strategis BAZNAS dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo terkait pembangunan sumber daya manusia unggul, sekaligus sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang pendidikan dan pengurangan ketimpangan. “Dari sisi syariah, program ini juga selaras dengan Maqashid Syariah, khususnya menjaga dan mengembangkan akal. Dengan demikian, zakat benar-benar diarahkan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi umat,” ujarnya.

 

Dia juga menyampaikan optimismenya bahwa Beasiswa Santri 2025 akan memperkuat kontribusi santri dalam pembangunan nasional. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat zakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren. "Beasiswa ini diharapkan mampu mengurangi hambatan finansial yang kerap menjadi kendala bagi santri dhuafa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.”

 

Semantara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, M.A., turut menekankan besarnya potensi santri dalam memimpin masa depan Indonesia. “Dari pesantren yang sederhana akan lahir para pembawa cahaya untuk negeri ini. Para santri bukan sekadar penuntut ilmu. Mereka adalah harapan,” ucapnya.

 

Secara terpisah, Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri, menyampaikan, program ini merupakan bentuk konkret BAZNAS dalam membuka akses bagi santri untuk masuk PTN terbaik. “Program ini sesungguhnya adalah program persiapan masuk perguruan tinggi. Ini upaya BAZNAS membuka akses kepada para santri, di mana pun mereka berada, untuk dapat menembus bangku-bangku di perguruan tinggi negeri yang terbaik dan favorit,” katanya.

 

Fikri memaparkan, perkembangan program sejak 2021 hingga 2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari jumlah peserta maupun jangkauan pesantren. Dari semula 5.000 peserta, kini jumlah penerima meningkat menjadi 10.000 santri. “Peningkatan jumlah penerima ini diharapkan semakin memperluas manfaat zakat dengan membuka akses pendidikan tinggi yang lebih merata,” ujarnya.

 

Fikri menambahkan, jumlah pesantren yang berpartisipasi turut mengalami kenaikan. Jika pada 2021 peserta berasal dari 346 pesantren, maka pada 2025 jumlah tersebut meningkat menjadi 506 pesantren. Fikri menilai antusiasme ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap komitmen BAZNAS dalam memajukan pendidikan santri.

 

Hingga 2024, sebanyak 7.215 santri atau 72,2 persen peserta berhasil lolos ke perguruan tinggi. Dari jumlah tersebut, 5.290 santri diterima di PTN dan PTKIN, 67 santri masuk sekolah kedinasan, 141 santri diterima di kampus luar negeri, dan sekitar 1.500 lainnya di perguruan tinggi swasta. “Inilah hasil nyata dari proses pendampingan selama para santri mengikuti Program Beasiswa Santri Menuju PTN. Kami berharap persentase kelulusan ke PTN, PTKIN, maupun sekolah kedinasan pada 2025 meningkat lebih tinggi,” ucapnya.

 

Program ini dapat menjadi pintu kesempatan yang lebih luas bagi santri dhuafa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Melalui beasiswa ini, BAZNAS bisa mencetak generasi yang kompeten, profesional, serta memiliki pemahaman agama yang mendalam. ***

 

Mari ikut ambil bagian dalam menghadirkan lebih banyak senyum dan harapan bagi mustahik. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Provinsi Lampung dengan cara transfer via rekening:

  • BSI: 771 166 4477
  • BCA Syariah: 0660 1701 01
  • BTN Syariah: 817 1000 036
  • Bank Lampung: 3800 003031 093

a.n. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Lampung atau melalui baznas.go.id/bayarzakat. Nantinya Anda akan menerima Bukti Setor Zakat dari BAZNAS. ***

22/11/2025 | Kontributor: BL-01

Berita Terbaru

Lomba Membuat Kaligrafi di  Gema Ramadhan Baznas Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah
Lomba Membuat Kaligrafi di Gema Ramadhan Baznas Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah
Lomba Membuat Kaligrafi di BSI Gema Ramadhan Lampung, Diikuti Oleh 57 Peserta dari Berbagai Daerah Sebanyak 57 peserta dari berbagai daerah di Lampung telah mengikuti Lomba Membuat Kaligrafi pada BSI Gema Ramadhan 1444 H bersama Baznas Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran Masjid Islamic Center, Rajabasa Bandarlampung, pada Jumat (31/3/2023). Kaligrafi atau khat merupakan salah satu hasil dari peradaban Islam. Menulis Kaligrafi membutuhkan keahlian khusus, termasuk anatomi huruf hijaiyyah, cara merangkai huruf dan kalimat, serta cara memilih huruf. Beberapa diantara peserta menulis khat Ri’qah, Khat Diwani, Khat Tsuluts. Panitia lomba memberikan waktu kepada peserta selama minimal empat jam untuk menulis kaligrafi. Dalam lomba ini, panitia mengambil tiga juri yaitu Ustad Abdul Kodir (Lampung Selatan), Teguh (Umum), dan Anshori Djausal (DKL). Penampilan peserta yang tekun menulis kaligrafi di teras Masjid Raya Nurul Ulum Islamic Center menarik perhatian para pejabat, antara lain Sekdaprov Fahrizal Darminto, Kepala BI Wilayah Lampung Budiyono, Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo, Ketua Baznas, Manager BSI Lampung, dan pejabat lainnya. Kegiatan BSI Gema Ramadhan bersama Baznas Lampung telah berlangsung sejak tanggal 23 Maret dan akan berakhir pada tanggal 18 April. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan dan penyuluhan, Talkshow, penukaran uang rupiah, bazar, dan pasar Ramadhan. Lomba Membuat Kaligrafi menjadi salah satu kegiatan menarik dalam rangkaian acara tersebut.
BERITA31/03/2023 | Clay
Pemerintah Provinsi Lampung Siap Kumpulkan Zakat ASN Melalui Unit Pengumpul Zakat
Pemerintah Provinsi Lampung Siap Kumpulkan Zakat ASN Melalui Unit Pengumpul Zakat
Pemerintah Provinsi Lampung telah memulai pembahasan kesiapan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam mengumpulkan zakat para Aparatur Sipil Negera (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim mengatakan bahwa UPZ yang tersedia di tiap OPD di Lampung sudah siap dan dibentuk guna mengumpulkan zakat para ASN yang akan dikumpulkan dalam Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lampung. Selain membahas terkait UPZ, Pemprov Lampung juga mengatur skema pungutan zakat mal bagi para ASN, yang mana nantinya gaji dari ASN di lingkungan Pemprov Lampung secara otomatis akan dipotong oleh pihak Bank Lampung selaku perbankan yang menaungi gaji para ASN. Menurut Senen, ASN harus mengikuti aturan tersebut karena merupakan suatu kebaikan jika membersihkan harta dengan berbagi kepada sesama. Potongan gaji yang dikumpulkan oleh Bank Lampung akan diserahkan ke Baznas agar dikelola uangnya untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan. Program zakat mal ASN ini ditargetkan akan berlaku secepatnya. Senen mengatakan bahwa Pemprov Lampung sedang mencatat jumlah ASN karena ada yang pensiun, sehingga masih dalam tahap menghitung potensi nilai uang yang masuk dari potongan gaji ASN ini. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas. Sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berupaya mengentaskan angka kemiskinan dengan melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam program Kampung Zakat. Ia mendorong 15 kabupaten/kota untuk mengembangkan kampung zakat, sebuah program yang bertujuan untuk menuntaskan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal dengan prinsip amanah, bertanggung jawab, berkelanjutan, partisipatif dan terintegritas. rogram UPZ ini merupakan upaya Pemprov Lampung dalam meningkatkan pengumpulan zakat di wilayah Lampung. Dengan adanya UPZ yang tersebar di tiap OPD di lingkungan Pemprov Lampung diharapkan dapat mempermudah proses pengumpulan zakat para ASN dan meningkatkan partisipasi ASN dalam pembayaran zakat. Selain itu, program pungutan zakat mal secara otomatis dari gaji ASN juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah zakat yang terkumpul, sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas Lampung. Program Kampung Zakat yang digagas oleh Gubernur Lampung juga merupakan langkah strategis dalam penanganan kemiskinan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal di Lampung. Program ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam mengentaskan kemiskinan di daerah tersebut dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait. Pemprov Lampung terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung melalui program-program yang inovatif dan efektif, serta melibatkan berbagai pihak terkait dalam penanganan masalah sosial.
BERITA29/03/2023 | Clay
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP
Audit Keuangan BAZNAS Provinsi Lampung Dinyatakan WTP - Tata kelola keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung Dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada audit Laporan Keuangan Tahun 2022. Status WTP tata kelola BAZNAS Provinsi Lampung berdasarkan hasil audit keuangan dari Kantor Akuntan Publik Independen. Terimakasih kepada BAZNAS RI, terimakasih Muzaki, terimakasih mustahik, dan semua pihak yang telah mendukung BAZNAS Provinsi Lampung.
BERITA14/03/2023 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir dan Longsor Lampung Barat
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir dan Longsor Lampung Barat
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), menurunkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) banjir dan longsor di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat, Jumat (10/3/2023).
BERITA10/03/2023 | Admin
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir Lampung Tengah dan Tulang Bawang
BAZNAS Tanggap Bencana: Banjir Lampung Tengah dan Tulang Bawang
Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Lampung Tengah menyalurkan bantuan makanan kepada warga tiga kampung di Kecamatan Terusan Nunyai, Kamis, 9 Maret 2023. BAZNAS Lampung Tengah bersinergi dengan Pemkab Lampung juga membuka Posko Dapur Umum. Aksi kemanusiaan tanggap bencana juga dilakukan oleh Baznas Kabupaten Tulang Bawang. Melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Tulang Bawang turun ke lokasi banjir di Menggala membantu warga terdampak banjir yang terjadi, Kamis 9 Maret 2023. Tim BTB Tulang Bawang juga mendistribusikan bantuan nasi dan air mineral kepada warga.
BERITA09/03/2023 | Admin
Baznas Lampung Ajak Masyarakat Pintar dalam Menyalurkan Zakat
Baznas Lampung Ajak Masyarakat Pintar dalam Menyalurkan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk lebih memahami dan tahu lembaga yang dipilih dalam menyalurkan zakat. Wakil Ketua (Waka) II Bidang Pendistribusian, Komarunizar menyampaikan, maraknya lembaga atau badan amil zakat perlu diantisipasi agar penyaluran zakat tidak sia-sia. "Saat ini kami masih gencar lakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama tentang Baznas itu apa dan sebagainya, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang terus dibentuk," ujar Komarunizar, Selasa, 24 Januari 2023. Penyaluran zakat yang dilakukan Baznas Lampung pada tahun lalu, ia mengungkapkan telah tercapai sekitar 85 persen dari seluruh pengumpulan zakat. "Proses penyaluran kami juga melihat dari pengumpulan, jangan sampai yang disalurkan tidak sesuai dengan yang dikumpulkan. Kategorinya dalam penyaluran, sifatnya konsumtif dan produktif, tapi produktif atau pendayagunaan belum, masih bersifat konsumtif atau sembako dan dana bantuan," kata dia. Dalam hal proses pengumpulan zakat Baznas untuk saat ini masih fokus ke Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari tingkat UPZ pihaknya mengakui belum maksimal, oleh sebab Baznas setempat tengah mengurus hal tersebut. "Tidak hanya ASN, tapi masyarakat umum juga bisa menyalurkan zakatnya dengan cara datang langsung ke kantor Baznas daerahnya. Nanti akan dilayani untuk pembayaran zakat melalui QRIS atau barcode. Selain itu juga bisa ke Bank Lampung atau BSI, datang saja minta barcode untuk zakat," ungkapnya. Ia berharap dalam hal optimalisasi pengumpulan di tahun ini dapat lebih maksimal, sembari memberikan edukasi dan sosialisasi tentang zakat kepada masyarakat. "Harapan mudah-mudahan optimalisasi pengumpulan lebih maksimalkan dengan memberikan pemahaman sosialisasi dan edukasi tentang zakat, Baznas ini secara syar'i dan regulasi tempat yang pas dan tepat untuk menyalurkan zakat, kepada Muzakki agar tidak menyalahi keamanan dalam pembayaran zakat di Baznas untuk diserahkan kepada Mustahik nya," ujar beliau.
BERITA26/01/2023 | Nedyansyah
Baznas Lampung Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar
Baznas Lampung Gelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar
Badan Amin Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung menggelar Pelatihan Manajemen Bencana Tingkat Dasar Baznas Tanggap Bencana Provinsi Lampung, yang berlangsung selama tiga hari, 25-27 Januari 2023, di Gedung Multazam Asrama Haji Rajabasa Bandarlampung. Pelatihan Baznas Tanggap Bencana kerjasama Baznas RI dan Baznas Lampung diikuti seluruh Baznas Kabupaten/Kota se-Lampung. Wakil Ketua II Baznas Provinsi Lampung Komarunizar, MPdi, dalam sambutannya saat membuka pelatihan mengatakan, bahwa pelatihan Baznas tanggap bencana ini sudah diagendakan oleh Baznas RI dan saat ini baru terealisasi. Baznas mempunyai misi yang sangat inten terhadap kemanusiaan. Karena kita tahu bahwa negeri kita ini terdiri kepulauan, lautan dan pegunungan yang rawan bencana termasuk Provinsi Lampung. Karena itu, kata Komarunizar, kegiatan pelatihan Baznas tanggap bencana ini sangat penting bagi Baznas Kabupaten/Kota. Karena sebelum terjun ke lapangan, perlu dibekali ilmu untuk melaksanakan kegiatan. Komaruzinar mengharapkan peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Sehingga nantinya Baznas daerah bisa membentu Baznas Tanggap Bencana. Komarunizar juga mengucapkan terimakasih kepada Baznas RI yang telah memfasilitasi kegiatan ini, sehingga pelatihan dasar Baznas Tanggap Bencana Provinsi Lampung dapat dilaksanakan. Peserta selama pelatihan mendapat materi tentang free test, Konsep dan Dasar Manajemen Bencana dari BPBD Lampung. Pengenalan Upaya Pencarian dan Penyelamatan Korban Bencana dari Basarnas. Pengenalan Baznas Tanggap Bencana, Konsep Pengurangan Risiko Bencana, teknik dokumentasi bencana, managemen Posko dan lain-lain. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua Baznas Lampung Indriani Dewi, MPdI, Koordinator Baznas RI Tanggap Bencana Anda dan Irfan
BERITA25/01/2023 | Nadya Audyna
HUT ke-22, BAZNAS Lampung Selenggarakan Khataman Al-Quran dan Santunan ke Santri
HUT ke-22, BAZNAS Lampung Selenggarakan Khataman Al-Quran dan Santunan ke Santri
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyelenggarakan Khataman Al Quran yang diikuti oleh BAZNAS se-Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-22 BAZNAS RI, yang jatuh pada, Selasa tanggal 17 Januari 2023. Kegiatan Khataman Al Quran 30 juz juga diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Lampung yang digelar di kantor BAZNAS Lampung Jl. Soekarno-Hatta Komplek Islamic Center Rajabasa Bandarlampung. Khataman Al Quran di Baznas Lampung diikuti oleh Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain, Wakil Ketua Luqmanul Hakim, Komarunnizar dan Indriani Dewi Avitoningsih. Khataman Al-Quran mengundang 22 Pondok Pesantren dan Lembaga Pendidikan di Bandarlampung berjumlah 30 santri. Sehingga masing-masing santri membaca satu juz yang kemudia ditutup dengan membaca syurat-syurat pendek dipimpin oleh Wakil Ketua Baznas Lampung Komarunizar. Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain mengatakan, kegiatan Khataman Al Quran dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia termasuk Baznas Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Iskandar mengatakan, Baznas akan membantu biasiswa untuk santri penghafal Al Quran untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Semoga dengan usia ke-22 dan dengan doa kita semua Baznas akan tetap istiqomah dalam menjalankan amanat umat,” ujar Iskandar. Menurut Iskandar, khataman Al Quran menjadi sebuah keberkahan bagi BAZNAS. Tidak hanya membumikan Al-Quran, tetapi juga diharapkan peran BAZNAS selama ini mampu memberikan keberkahan bagi para muzaki dan mustahik. Baznas Provinsi Lampung dalam kesempatan ini memberi santunan kepada puluhan santri di Bandarlampung. Sesuai dengan hari ulang tahun Baznas ke-22, maka Baznas Provinsi Lampung mengundang 22 Pondok pesantren dan lembaga pendidikan untuk menghadiri Puncak HUT BAZNAS. Menurut Iskandar, santunan ini diberikan sebagai wujud syukur HUT yang ke-22 BAZNAS. “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan keberkahan bagi kita semua serta mampu menguatkan visi BAZNAS yakni menjadi Lembaga Utama Mensejahterakan Umat,” ujar Iskandar. Secara nasional, pelaksanaan Khataman Al Quran telah dimulai sejak 10 Januari 2023 yang diselenggarakan secara hybrid dan diikuti oleh BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota, Santri Sekolah Cendekia BAZNAS, Penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS, Penerima Beasiswa Mahad Aly,serta Pesantren Penerima Beasiswa BAZNAS. Dengan mengambil tema “Berkah Zakat: Terima Kasih Muzaki, Terima Kasih Mustahik”. Puncakperingatan HUT BAZNAS ke-22 menggelar Khataman Quran dengan membaca 1 juz (juz 30)oleh 10 orang di Aula Achmad Subianto Lt. 5 Gedung Kebangkitan Zakat BAZNAS RI Pusatsecara live, Selasa (17/1/2023). “Alhamdulillah, program Khataman Al Quran ini disambut dengan antusiasme yang positif dariBAZNAS se-Indonesia sehingga program ini dapat berjalan sesuai dengan target yang ditentukan kepada masing-masing peserta Khataman Quran,” ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr.KH. Noor Achmad MA
BERITA17/01/2023 | Aldino
Baznas Hadir Dalam Kegiatan Garden Fest 2022 Lampung Post
Baznas Hadir Dalam Kegiatan Garden Fest 2022 Lampung Post
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung berpartisipasi dalam kegiatan Garden Fest 2022 yang digelar oleh Lampung Post. Baznas Lampung bersama 35 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), turut membuka stan dalam event Garden Fest, Rabu (21/12/2022) yang dibuka oleh Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal. Menurut Kepala Sekretariat Baznas Lampung Sufli Rois, dalam kegiatan ini, Stan Baznas akan memberi informasi-informasi kepada masyarakat terkait Baznas. Dengan hadirnya Baznas pada kegiatan ini, maka masyarakat akan lebih apa saja tugas-tugas dan fungsi Baznas. Wakil Ketua Baznas Lampung Indriani Dewi Avitoningsih, MPd.I, juga turut hadir dalam Garden Fest. Kegiatan di taman kantor Lampung Post di Jalan Soekarno-Hatta No. 108, Rajabasa, Bandarlampung, dihelat selama tujuh hari hingga 27 Desember 2022. Kegiatan tersebut juga akan dimeriahkan penampilan langsung dari band-band lokal. Pemimpin Redaksi Lampung Post, H. Iskandar Zulkarnain, mengatakan Lampung Post Garden Fest menjadi yang kedua kalinya digelar. Pertama kali digelar pada dua tahun lalu. “Tahun ini kami ingin menaikkan kembali kepercayaan publik kalau Lampung kondisinya aman dan baik. Sehingga orang di luar Lampung bisa kembali berlibur ke Lampung di akhir pekan,” ujar Iskandar.
BERITA21/12/2022 | Agung Aditya Pratama
Donasi Mahasiswa Unila untuk Korban Gempa Bumi Cianjur Disalurkan ke Baznas Lampung
Donasi Mahasiswa Unila untuk Korban Gempa Bumi Cianjur Disalurkan ke Baznas Lampung
Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (HMJ PBS) Universitas Lampung, menyalurkan donasi untuk gempa bumi di Kabupaten Cianjur, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung, Selasa (13/12/2022). Donasi mahasiswa Unila dari HMJ- PBS sebesar Rp2.053.400, diserahkan oleh Ketua Umum HMJ- PBS M. Endi Syaputra, bersama pengurus himpunanditerima langsung oleh Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Provinsi Lampung Drs. H. Luqmanul Hakim, MM, di kantor Baznas Jl. Soekarno-Hatta Komplek Islamic Center Rajabasa Bandar Lampung. Luqmanul Hakim mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa Unila dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni yang telah mempercayai Baznas Lampung untuk penyaluran donasi korban gempa bumi Cianjur Jawa Barat. Luqman mengatakan, nantinya donasi mahasiswa akan disalurkan melalui Baznas RI untuk bisa disalurkan kepada korban gempa bumi Cianjur melalui Tim Baznas yang sudah dan hingga kini masih berada di lokasi. Baznas Lampung lanjut Luqman, terus menerima donasi dari semua lapisan masyarakat untuk membantu saudara kita yang terdampak gempa bumi Cianjur. Luqman sangat mengapresiasi gerakan penggalangan dana mahasiswa yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Unila.
BERITA13/12/2022 | Nur Agung
PJ Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, ES.E.,M.M Lantik Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pringsewu
PJ Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, ES.E.,M.M Lantik Pimpinan BAZNAS Kabupaten Pringsewu
Pejabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah, S.E, M.M, melantik dan mengambil sumpah Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pringsewu periode 2022-2027, di Aula Utama Pemkab Pringsewu. Pimpinan BAZNAS Pringsewu yang dilantik yakni Ketua Dr. Ir. H. Mahri Ibrahim, M.Pd., Wakil Ketua I A.Rifa'i, S.Pd., M.Pd. dan Wakil Ketua ii Oki Herawan, S.Ag Pejabat Bupati Pringsewu Adi Erlansyah dalam sambutqnnya menyampaikan selamat kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Pringsewu 2022-2027, dan berharap dengan pelantikan tersebut dapat lebih meningkatkan kinerja, sehingga keberadaannya dapat dirasakan masyarakat. Dikatakan, BAZNAS adalah lembaga resmi dan satu-satunya yang dibentuk pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI. No.8 Tahun 2001, yang memiliki tugas dan fungsi untuk menghimpun dan menyaurkan zakat, infaq, dan shodaqoh. Seiring lahirnya Undang-Undang No.23 Tahun 2011 tentang pengelolaan Zakat, semakin mengkuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang mengelola zakat secara nasional. "Dalam Undang-undang tersebut, BAZNAS dinyatakan sebagai lembaga pemerintah no-struktural yang bersifat mandiri. BAZNAS juga merupakan instrument penting untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat" Katanya. Sesuai Surat Edaran Gubernur Lampung No. 045.2/080/2/2022 tentang Gerakan Cinta Zakat, pihaknya berharap seluruh kepala perangkat daerah di Kabupaten Pringsewu untuk mengajak seluruh ASN Pemkab Pringsewu guna menyalurkan zakat melalu BAZNAS. "Sebab, target besar BAZNAS kabupaten Pringsewu adalah menghimpun zakat ASN di Kabupaten Pringsewu untuk umat di Kabupaten Pringsewu," tandas Adi Erlansyah. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., pada acara pelantikan yang dihadiri anggota DPRD Pringsewu Sudiyono, Sekda Pringsewu Drs. H. Heri Iswahyudi, M.Ag. beserta jajaran pemerintah daerah, forkopimda, MUI, beserta para tokoh agama ini menyatakan BAZNAS bukanlah ormas atau LSM, melainkan lembaga pemerintah non-struktural.
BERITA01/12/2022 | Nur Agung
Baznas se-Provinsi Lampung Peduli Gempa Cianjur
Baznas se-Provinsi Lampung Peduli Gempa Cianjur
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung bersama Baznas Kabupaten/Kota, peduli musibah alam gempa bumi Cianjur Jawa Barat. Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain, di sela-sela Rakorda di Bandarlampung, Sabtu (26/11/2022), menjelaskan, Baznas peduli Gempa Cianjur digalang pada Rakorda Baznas Provinsi Lampung yang berlangsung selama tiga hari, 25-27 November 2022. “Alhamdulillah selama Rakorda Baznas tiga hari di Bandarlampung terkumpul dana sebesar Rp138 juta, dari Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota,” ujar Iskandar. Bantuan korban gempa bumi Cianjur disalurkan dan dikoordinir oleh Baznas RI. Baznas se-Lampung bergerak membantu korban bencana gempa bumi Cianjur. Selain itu, Baznas Provinsi Lampung akan membentuk relawan Baznas tanggap bencana. Baznas tanggap bencana merupakan program Baznas Provinsi Lampung. Rakorda Baznas Provinsi Lampung juga menghasilkan Risalah/Resolusi Baznas Lampung yang disampaikan pada Sabtu malam (26/11) di Hotel Bukit Randu Bandarlampung.
BERITA27/11/2022 | Nur Agung
BAZNAS Daerah didorong Mulai Terapkan Digitalisasi Pengumpulan Zakat
BAZNAS Daerah didorong Mulai Terapkan Digitalisasi Pengumpulan Zakat
Pimpinan BAZNAS RI mendorong BAZNAS di daerah untuk mulai melakukan digitalisasi dalam pengumpulan zakat. Hal itu agar target pengumpulan zakat dapat tercapai. "Apalagi target kita di tahun 2022 sebanyak Rp. 26 triliun, jadi masih banyak yang harus dilakukan untuk realisasi tersebut, di Lampung sendiri targetnya Rp. 150 miliar," Kata Pimpinan BAZNAS RI Prof Muhamad Nadratuzzaman disela-sela Rapat koordinasi Daerah (RAKORDA) BAdan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung, di Hotel Bukit Randu Selain itum Lanjut diam digitalisasi itu juga dapat digunakan untuk menarik simapti para muzaki/penzakat, agar menjadikan BAZNAS sebagai pilihan untuk menyalurjan zakatnya. "Banyak kegiatan yang dapat dikelola BAZNAS dalam penyaluran zakat, seperti mikro finance, bedah rumah hingga beasiswa bagi anak-anak yang berhak," kata dia Lebih lanjut, melalu digitalisasi, dirinya mendorong para penguru untu masih mensosialisasikan ke masyarakat bahwa BAZNAS sebaga lembaga pemerintah, Pasalnya baru 62% masyarakat paham tentang BAZNAS sebagai lembaga pemerintah. "Selama ini masih banyak masyarakat yang belum tau, mereka masih menganggap BAZNAS sebagai ormas,' ujar Nadratuzzaman. Untuk itu, maka perlu kerjasama seluruh jajaran hingga tingkat desa agar terus menuosialisasikan dan mengajak masyarakat menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Kelak, Kata dia, BAZNAS sebagai lembaga pemerintah harus dapat memperjuangkan masuk dalam musrembang. "Jadi, tidak ada anggapan kalau BAZNAS hadi karena politik, karena BAZNAS fokus bekerja untuk kesejahteraan umat/rakyat,'" pungkasnya. Menanggapi soal digitalisasi pengumpulan zakat, Wakil Ketua IV BAZNAS Lampung, Asep Abdul Basith mengatakan, sudah mulai menerapkannya. "kita sudah mulai seperti laporan SIMBA, tapi memang belum maksimal" Katanya. Untuk itu, tahun 2023 nanti akan menggelar BAZNAS Expo yang bekerjasama dengan pengusaha sebagai salah satu sara sosialisasi. "Harapannya dengan kegiatan itu bisa meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap BAZNAS," Ujarnya
BERITA26/11/2022 | Aldino
Tidak Boleh Bantuan Baznas Ditempel Foto dan Nama Kepala Daerah
Tidak Boleh Bantuan Baznas Ditempel Foto dan Nama Kepala Daerah
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengingatkan kepada pimpinan Baznas di Provinsi Lampung agar jangan melakukan pelanggaran hukum dan Etik dalam penyaluran zakat. Larangan dalam penyaluran zakat seperti pemberian bantuan sembako kepada mustahik ditempel foto dan nama kepala daerah. “Penyaluran seperti ini dilarang dan terjadi pelanggaran yang dilakukan pimpinan Baznas,” ujar Kepala Bagian Advokasi Hukum Baznas RI, Mohammad Indra Hadi, dalam Rakorda Baznas Provinsi Lampung, Lalu bantuan seperti apa yang diperbolehkan, Indra menyampaikan, pimpinan Daerah mengajukan bantuan ke Baznas. Kemudian, Baznas melakukan surve atau identifikasi. Dalam penyaluran, Kepala Daerah bisa menyerahkan bantuan kepada masyarakat. “Kalau kepala daerah menyerahkan boleh, karena memang Baznas juga merupakan minta Kepala Daerah. Tapi, kalau bantuan yang diberikan disertai foto dan nama kepala daerah tidak boleh,” ujar Indra. Karena itu, mengharapkan kepada pimpinan Baznas yang ada di Lampung mematuhi hukum dan kode etik Baznas. Karena Baznas godaannya sangat besar. “Kami mengingatkan kepada Bapak/Ibu Pimpinan Baznas di Lampung jangan sampai terjadi pelanggaran hukum dan etik. Karena Baznas itu seksi apalagi menghadapi tahun politik,” ujar Indra, kelahiran Pringsewu Lampung ini. Apa yang disampaikan Baznas RI itu, sejalan dengan harapan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Saat membuka Rakorda Baznas, Gubernur Arinal Djunaidi meminta Baznas Lampung fokus bekerja merubah perekonomian masyarakat dan turut mengentaskan kemiskinan di Provinsi Lampung.
BERITA26/11/2022 | Aldino
Harmonisasi Pengelolaan Zakat, Bank Lampung Promosi Produk kepada Pimpinan Baznas
Harmonisasi Pengelolaan Zakat, Bank Lampung Promosi Produk kepada Pimpinan Baznas
Bank Lampung sebagai Bank Daerah terus berusaha membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian dan pembangunan daerah di segala bidang dan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat. Karena itu, Bank Lampung terus menggencarkan promosi tentang produk-produk Bank Lampung. Dalam Rapat Koordinasi Daerah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung, Bank Lampung melakukan sosialisasi tentang produk-produk Bank Lampung kepada pengurus dan pelaksana Baznas Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, di Hotel Bukit Randu, Sabtu (26/11/2022). Dua pejabat Bank Lampung Rosna Dewi Kabag Ritel dan Ira Rahayu, SPV Kelembagaan dan Prioritas, melakukan promosi kepada pengurus Baznas Kabupaten/Kota. Diketahui, Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten/Kota merupakan mitra Bank Lampung. Karena semua Baznas di Lampung telah membuka rekening di Bank Lampung. Rosna Dewi menyampaikan, Bank Lampung mempunyai aplikasi Pemda Online berupa pemotongan gaji bukan Tukin dengan syarat sudah ada pernyataan dari ASN yang bersangkutan. Jadi Bank Lampung tidak akan mengurangi atau memotong gaji ASN untuk zakat sebelum ada pernyataan dari ASN yang bersangkutan diatas materai. Pemda Online atau transaksi non tunai yang ada di Bank Pembangunan Lampung dapat digunakan sebagai pembayaran gaji pegawai, tunjangan kinerja daerah dan tunjangan profesi guru serta dilaksanakan secara bertahap pada seluruh Badan/Dinas/Kantor dan Kecamatan. Beberapa pertanyaan disampaikan oleh peserta Rakorda Baznas. Seperti disampaikan Baznas Bandarlampung terkait produk Bank Lampung. Peserta juga mempertanyakan kenapa Bank Lampung tidak ada Bank Syariah. Sementara Baznas sangat berpedoman pada syar’i. Disampaikan Rosna Dewi, bahwa Bank Lampung masih konvensional. Belum ada Bank Lampung Syariah. Rosna juga menyampaikan, Baznas di Lampung patut berbangga mempunyai bang pembangunan daerah Lampung. Karena itu, Baznas di Lampung telah bermitra dengan Bank Lampung.
BERITA26/11/2022 | Aldino
Baznas Mengharapkan Masyarakat Lampung Bayar Zakat Secara Online
Baznas Mengharapkan Masyarakat Lampung Bayar Zakat Secara Online
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia mengharapkan masyarakat Lampung membayar zakat secara online. Pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi BAZNAS Republik Indonesia Muhammad Nadratuzzaman Hosen mengatakan, BAZNAS tengah mensosialisasikan agar masyarakat membayar zakat menggunakan sistem online. Hosen mengatakan, website BAZNAS bisa dikunjungi dengan alamat baznas.go.id, aplikasi di dalam play store dan link aja. "Karena saat ini eranya sudah online, jadi masyarakat diminta untuk paham tentang digitalisasi dalam pembayaran zakat," kata Nadratuzzaman Hosen saat menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) BAZNAS Lampung, Jumat (25/11/2022) di Hotel Bukit Randu. Hosen mengatakan, masyarakat bisa menggunakan pembayaran zakat secara online untuk efisiensi waktu dan lainnya. Hingga saat ini, menurut Hosen, masyarakat Lampung berdasarkan laporan dari pengurus BAZNAS Lampung ada sekitar 62 persen sudah paham tentang BAZNAS Hosen mengatakan, masyarakat di usia 40 tahun ke bawah mereka paham tentang digitalisasi. "Kalau usia lebih dari 40 tahun masih menggunakan sistem konvensional," ujar Hosen. "Masyarakat tahunya BAZNAS itu hanya lembaga sosial, ataupun lembaga seperti Non-Governmental Organization (NGO) atau lembaga swadaya masyarakat (LSM)," kata Hosen. Hosen mengatakan, BAZNAS meminta kerjasamanya dengan semua pihak agar bisa mengentaskan kemiskinan. "Dengan menyumbangkan hartanya kepada BAZNAS untuk menekan angka kemiskinan ekstrem hingga mengatasi stunting," ucap Hosen. Wakil Ketua IV Sumber Daya Manusia (SDM) dan Perkantoran BAZNASLampung Asep Abdul Basyit mengatakan, BAZNAS Lampung baru saja kembali bangkit. Asep mengatakan, BAZNAS Lampung menargetkan pada tahun 2023 mendatang akan terkumpul dana Rp 150 miliar. Baznas Lampung sempat tertidur dan harapannya ke depan lembaga pengumpul zakat hingga infak ini bisa berkembang. "Pembenahan struktur kita lakukan juga dengan harapan masyarakat paham tentang BAZNAS. Diharapkan masyarakat jangan memandang lagi BAZNAS ini sebagai lembaga LSM ataupun NGO," kata Asep. Asep mengatakan, BAZNAS Lampung bisa dikenal tahap pertama digelarnya rakorda. Baznas Lampung pada tahun 2023 mendatang akan menggelar BAZNAS ekspo. "Baznas ekspo ini harapannya agar masyarakat lebih mengenal lagi tentang BAZNAS," kata Asep. Baznas ekspo juga diharapkan mendapatn dukungan pengusaha. Asep mengatakan, BAZNAS juga telah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kabupaten dan kota hingga jemput bola.
BERITA25/11/2022 | Nur Agung
Buka Rakor Baznas Lampung, Ini Pesan Gubernur
Buka Rakor Baznas Lampung, Ini Pesan Gubernur
Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi meminta Baznas Lampung untuk konsen dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin. Ia juga kurang setuju bila Baznas ikut terlibat dalam program bedah rumah. Demikian disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung, di Hotel Bukit Randu, Jumat (25/11). Menurutnya, bedah rumah bukan urusan Baznas. “Baznas yang diberi kepercayaan mengelola dana umat hendaknya disalurkan untuk meningkatkan dan merubah taraf ekonomi masyarakat,” ujarnya. Di Lampung, kata dia, masih ada 120 Desa masih miskin.Karena itu, Gubernur akan membuat kampung Baznas yang bekerjasama dengan Baznas RI. “Saya berharap Baznas Lampung bisa menjadi contoh di Indonesia. Karena itu, Baznas hendaknya memberi solusi dalam merubah ekonomi masyarakat,” harapnya. Gubernur juga mengingatkan Baznas Lampung agar dana hasil pengumpulan zakat jangan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun politik. Dalam kesempatan itu juga, Gubernur menyampaikan, perkembangan ekonomi Provinsi Lampung sudah menunjukkan perbaikan pasca pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari laju pertumbuhan ekonomi Lampung pada Triwulan I- Tahun 2022 tumbuh positif sebesar 2,96 persen (year on year) dibanding Tahun 2021 yang terkontraksi minus 1,99 persen pada periode yang sama. Indikator yang terkait kesejahteraan masyarakat secara umum juga menunjukkan bahwa data tingkat kemiskinan terakhir berada pada level 11,57 persen di bulan Maret 2022 atau menurun 4,61 ribu jiwa dibanding September 2021 yang sebesar 11,67 persen, ini sesuai dengan data BPS Provinsi Lampung. “Karena itu, saya mendorong Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” tukasnya. Sementara itu, Sekjen Kemendagri Dr. H. Suhajar Diantoro, MSi, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris DKPP Drs. Yodia Ramli, menyampaikan, Indonesia dengan jumlah penduduk 273 juta jiwa atau negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat tahun 2021, memiliki potensi zakat sangat besar. “Ada lima indikator potensi pemetaan zakat terdiri dari zakat pertanian, zakat deposito, zakat perusahaan dan zakat penghasilan termasuk gaji sebagai asisten atau pejabat negara sumber terbesar pengumpulan zakat Baznas,” ungkapnya. Kementerian Dalam Negeri kata Sekjen Kemendagri, telah menerbitkan surat edaran Sekretaris Jenderal tentang pembentukan kelembagaan Nomor. 420.12/4456/SJ. “Melalui surat edaran ini, Kementerian Dalam Negeri memberikan dukungan berupa dasar hukum bagi pemerintah daerah dapat menyediakan alokasi anggaran dalam APBD untuk penguatan Baznas di provinsi dan kabupaten/kota,” pungkasnya. Hadir dalam pembukaan Rakorda Baznas Provinsi Lampung antara lain, Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Wakajati, Perwakilan Danrem 043/Gatam, Pimpinan Baznas RI Prof Ir. Muhammad Nadratuzzaman, Kakanwil Kemenag Lampung H. Puji Raharjo, Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain, Pimpinan Baznas Lampung dan sejumlah pejabat
BERITA25/11/2022 | Aldino
Kepala DJP : Zakat Bisa Menjadi Pengurang Penghasilan Bruto Kena Pajak
Kepala DJP : Zakat Bisa Menjadi Pengurang Penghasilan Bruto Kena Pajak
Kepala Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung Tri Bowo, ST, MM, mengatakan, Zakat bisa menjadi pengurang penghasilan bruto kena pajak. Hal itu disampaikan Tri Bowo, saat menerima audiensi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung, di kantor DJP Bengkulu dan Lampung, Senin (21/11/2022). Tri Bowo mengatakan, bukti stor yang dibisa digunakan sebagai pengurang pajak salah satunya dari Baznas. Karena Baznas merupakan lembaga pemerintah dan LAZ yang sudah memiliki izin. Karena itu, DJP mendukung program-program Baznas. Selain itu, DJP menyambut baik niatan Baznas Lampung yang sudah memberikan waktu untuk mengisi kegiatan di Rakorda Baznas. Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Lampung H. Luqmanul Hakim mengucapkan terimakasih kepada Kepala DJP Bengkulu dan Lampung yang telah memberi kesempatan untuk audiensi dengan Baznas Lampung. Luqman juga mengucapkan terimakasih kesediaan DJP yang bersedia menjadi nara sumber dalam Rakorda Baznas Lampung. Audiensi pimpinan Baznas Lampung juga dihadiri oleh Wakil Ketua II Baznas Lampung Komarunizar, Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Sugiri Tejanagara, SP, MM dan jajaran. Bersama
BERITA21/11/2022 | Jamhari
Baznas Lampung Siap MoU dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Baznas Lampung Siap MoU dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung siap berkolaborasi dan melakukan kerjasama (MoU) dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera Wilayah V. Kerjasama yang akan dilakukan dalam bentuk bedah rumah. Rencana kerjasama itu disampaikan Ketua Baznas Provinsi Lampung H. Iskandar Zulkarnain, saat menerima audiensi dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Iskandar menyampaikan pada prinsipnya Baznas setuju untuk melakukan kerjasama dengan BP2P terkait program bedah rumah. Karena tahun 2022 tinggal sebulan lebih, maka yang perlu dilakukan koordinasi lokusnya. Karena sesuai dengan program Baznas 2023, akan membuat Kampung Baznas dengan melibatkan berbagai pihak sesuai dengan saran Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. “Jadi pada prinsipnya kita siap kerjasama dan melakukan MoU dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera Wilayah V. Namun, kita akan rumuskan dulu pada tahun 2022 dan dijalankan tahun 2023,” ujar Iskandar. Karena itu, lanjut Iskandar, Dalam Rakorda Baznas Provinsi Lampung pada 25 November mendatang, Baznas memberi ruang kepada pihak Balai P2P untuk menyampaikan program ini kepada Baznas Kabupaten/Kota. Karena, banyak Baznas Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan program ini sehingga bisa berkolaborasi. Sementara itu, Kepala Pelaksana BP2P Sumatera Wilayah V Heriyanto, ST, MT, menyampaikan, bahwa BP2P Sumatera Wilayah V mempunyai program bedah rumah untuk keluarga miskin tidak layak huni sebanyak 4440 unit rumah. Sebagian sudah jalan dan sebagian belum jalan. Melalui program penanganan Kemiskinan Ekstrim, BP2P melakukan bedah rumah. Menurut Heriyanto, program ini dapat diusulkan melalui sumber data usulan aspirasi anggota Dewan dan program pemerintah daerah, lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah yang bersinergi melalui program. Program ini lanjut Heriyanto, dari masyarakat dan untuk masyarakat. Sehingga masyarakat terdampak secara ekonomi. Nominal bantuan yang diberikan oleh BP2P sebesar Rp20 juta setiap rumah. Heriyanto juga mengucapkan terimakasih kepada Baznas yang telah memberi kesempatan audiensi dengan BP2P dalam kolaborasi program. Hadir dalam Wakil Ketua Drs. H. Luqmanul Hakim, MM, Komarunizar, SAg, Indriani Dewi Avitoningsih, MPd.I dan Asep Abdul Basit, SHI, Kepala Sekretariat Baznas Sufli Rois. Sementara pihak BP2P yang hadir antara lain, Hanafi Hidayat, Zulman Haridan, Widrisa Mewa.
BERITA08/11/2022 | Jamhari
BPBD Lampung Dukung Pembentukan Baznas Tanggap Bencana
BPBD Lampung Dukung Pembentukan Baznas Tanggap Bencana
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung H. Rudy Syawal Sugiarto, SE, MM, siap mendukung program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terkait rencana Pembentukan Baznas Tanggap Bencana di Provinsi Lampung. Dukungan itu, disampaikan langsung oleh Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal, saat menerima audiensi Pimpinan Baznas Lampung, Senin (10/10/2022). Pimpinan Baznas yang melakukan audiensi dengan Kepala BPBD Provinsi Lampung langsung dipimpin Ketua Baznas Lampung H. Iskandar Zulkarnain, didampingi dua Wakil Ketua H. Luqmanul Hakim dan Asep Abdul Basit, serta Kepala Sekretariat Baznas Sufli Rois. Rudi Syawal menyambut baik rencana pembentukan Baznas Tanggap Bencana yang digagas oleh Baznas Provinsi Lampung. Sebab, kata Rudy, dalam melaksanakan tanggap bencana tidak mungkin hanya ditangani oleh Tim BPBD tapi perlu bantuan dan kerjasama dengan stakeholder termasuk Baznas. “Kami BPBD Provinsi Lampung siap mendukung program Baznas yang akan membentuk Baznas Tanggap Bencana. Terkait teknis dapat dibahas lebih lanjut. Karena kami sadar keterbatasan BPBD sehingga sangat dibutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak termasuk Baznas,” ujar Rudy. Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Lampung H. Iskandar Zulkarnain mengucapkan terimakasih atas dukungan Kepala BPBD Provinsi Lampung terkait program Baznas Tanggap Bencana. Menurut Iskandar, program Baznas Tanggap Bencana Provinsi Lampung segera dibentuk. Sesuai recana Oktober 2022, program ini dapat terlaksana. Lebih lanjut Iskandar menjelaskan, Baznas Tanggap Bencana ini, nantinya akan diikuti oleh relawan Baznas se-Provinsi Lampung. “Kita tidak mengharapkan adanya musibah bencana alam. Tapi, sebagai manusia dituntut untuk ikhtiar dan berusaha. Sehingga bila terjadi sesuatu kita sudah siap membantu sesama,” ujar Iskandar. Iskandar juga menyampaikan, Baznas akan berupaya mengelola dana umat secara transparan dalam pengelolaan zakat dengan memegang prinsip yakni, aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI.
BERITA10/10/2022 | Jamhari
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat