Berita Terbaru
Perkuat Ekosistem Zakat, BAZNAS RI Hadirkan ZCorner di Rest Area KM 72
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Rest Area KM 72 meresmikan kembali (relaunching) Co-Creation ZCorner dan Laman Silaturahim, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem zakat dan membangun ruang kolaborasi lintas pihak dalam pemberdayaan umat.
Acara yang dihadiri Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., ini juga dirangkaikan dengan penyerahan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Rest Area KM 72A, yang menjadi langkah penting dalam penguatan kelembagaan zakat di kawasan strategis tersebut.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, kehadiran ZCorner dan Laman Silaturahim di rest area akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memperkuat gerakan pemberdayaan umat.
“BAZNAS RI ingin menghadirkan layanan zakat yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan adanya ZCorner di rest area, para musafir, pelintas jalan tol, hingga masyarakat sekitar bisa lebih mudah menyalurkan zakat dan sedekahnya,” ujar Kiai Noor di Purwakarta, Senin (18/8/2025).
Ia menambahkan, keberadaan Laman Silaturahim juga menjadi simbol kolaborasi lintas agama dan lintas elemen bangsa, sehingga diharapkan mampu memperkuat kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
“Di sini kita ingin menunjukkan bahwa zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga sarana membangun persaudaraan, memperkuat silaturahim, dan menghadirkan keberkahan untuk semua,” lanjutnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Deputi II, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa), Direktur KBP, serta dukungan dari BAZNAS Karawang, Purwakarta, Subang, Kanwil Kemenag, Pemda Purwakarta, hingga para tokoh lintas agama tingkat daerah maupun pusat.
“Dukungan penuh para pihak ini menunjukkan bahwa gerakan zakat tidak bisa berjalan sendiri. Dengan sinergi, insyaAllah ZCorner dan Laman Silaturahim menjadi pusat pemberdayaan umat yang bermanfaat luas,” kata Kiai Noor.
BERITA19/08/2025 | admin
Bakti Lanal Lampung, BAZNAS Kirim 100 Paket Sembako dan Persemian Musala
Pesawaran, 19 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung bersama BAZNAS Kabupaten Pesawaran turut berpartisipasi dalam kegiatan Karya Bakti (Karba) TNI Angkatan Laut (LANAL) Lampung, yang dirangkaikan dengan peresmian Musholla di Kampung Warna Sari, Dusun Tegal Arum, Desa Durian, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.
Dalam kegiatan sosial ini, BAZNAS menyalurkan 100 paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Waka II BAZNAS Pesawaran, Endang Zaenal Khaidir, didampingi oleh Waka I BAZNAS Pesawaran, Rohim, S.H.I.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Lampung Bidang Pendistribusian, Komarunizar, M.Pd.I., menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat.
“Kehadiran BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Sinergi bersama TNI Angkatan Laut serta berbagai pihak merupakan ikhtiar kami untuk menghadirkan keberkahan dan kebaikan di Provinsi Lampung,” ungkap Komarunizar.
Acara yang berlangsung pada Selasa (19/8) pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh daerah, di antaranya:
Perwakilan Danlanal dan Brigif
Perwakilan Kapolres Pesawaran
Ir. Zainal Abidin, M.T., Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung dan Kabupaten Pesawaran
Kepala BKKBN Provinsi Lampung dan Kabupaten Pesawaran
Perwakilan Bank Woori Saudara (BWS)
Pimpinan BAZNAS Pesawaran, Rohim, S.H.I. (Waka I) dan Endang Zaenal Khaidir (Waka II)
Camat Padang Cermin
Kepala Desa Durian
BAZNAS Provinsi Lampung berharap melalui kegiatan kolaboratif ini, kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah dapat semakin dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Pesawaran.
BERITA19/08/2025 | admin
BAZNAS RI Sukses Kembangkan Usaha Pastry UMKM Binaan hingga Raup Rp30 Juta Per Bulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) kembali menghadirkan kemerdekaan baru bagi para mustahik. Salah satunya dirasakan oleh Neneng, penerima manfaat yang sukses mengembangkan usaha pastry hingga meraup omzet Rp30 juta per bulan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengapresiasi sekaligus merasa bangga atas keberhasilan mustahik. Ia mengatakan, keberhasilan mustahik binaan menjadi bukti zakat dapat mengubah penerimanya menjadi lebih mandiri dan merdeka dari keterbatasan.
"Di bulan Kemerdekaan Republik Indonesia ini, bagi BAZNAS, kemerdekaan sejati mustahik adalah salah satu tujuan kami. Di mana mereka bisa bangkit dari keterbatasan, berdiri di atas kakinya sendiri, mampu menghidupi keluarganya dengan layak, bahkan mampu memberi manfaat kepada orang lain. Inilah makna mustahik merdeka yang terus kami dorong melalui berbagai program pemberdayaan, salah satunya BAZNAS Microfinance Desa,” kata Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Ia menambahkan, keberhasilan para mustahik penerima manfaat adalah bukti bahwa zakat yang dikelola dengan baik dapat melahirkan kemandirian baru. "Inilah wujud zakat yang mensejahterakan. Dari zakat yang ditunaikan muzaki, lahirlah kemandirian baru bagi mustahik. Mereka merdeka, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga secara martabat," jelasnya.
Saidah menegaskan, BAZNAS akan terus memperluas cakupan program BMD agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaat. Ia berharap, keberhasilan Neneng dapat menjadi inspirasi bagi mustahik lain untuk meraih kemandirian dan melahirkan ruang kemerdekaan.
Sementara itu, Penerima Manfaat Program BMD Matraman Jakarta, Neneng, menyampaikan rasa syukur untuk semua dukungan BAZNAS. Ia mengungkapkan, usaha pastry miliknya yang dinamainya Dapoer Keitha mulai dirintis pada tahun 2024, berawal dari keterlibatan dalam program Iftar Ramadan BAZNAS.
“Saat itu saya bingung, ingin usaha tapi tidak punya modal, sementara saya harus bertahan hidup bersama tiga anak yang masih sekolah. Alhamdulillah, Allah mempertemukan saya dengan BAZNAS. Dari modal yang diberikan BAZNAS, usaha ini perlahan terus berkembang,” kata Neneng.
Kini, usaha pastry Dapoer Keitha yang dikelolanya mampu memproduksi 100 hingga 150 pieces per hari, dengan omzet mencapai Rp750 ribu hingga Rp1 juta per hari. Produk yang dipasarkan beragam, mulai dari cromboloni, croffle, croissant, brownies, hingga soft cake dengan berbagai topping.
“Dulu saya hanya memiliki etalase kotak kecil dan satu oven. Alhamdulillah, berkat bantuan BAZNAS, saya bisa membeli beberapa peralatan untuk membuat pastry, sehingga produksi meningkat dan pendapatan pun lebih besar,” ucapnya.
Selain produksi harian, Neneng juga mengoptimalkan pemasaran melalui media sosial dengan beragam promo untuk menjangkau konsumen lebih luas. Ia berharap usahanya dapat terus berkembang dan membuka cabang di berbagai wilayah.
“Ada satu mimpi besar yang ingin saya capai, yaitu memiliki mini kafe. Dari mini kafe itu insya Allah bisa berkembang menjadi kafe yang lebih besar, tempat di mana orang bisa menikmati pastry buatan Dapoer Keitha dengan minuman dan makanan lainnya,” tutur Neneng.
Neneng juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. “Berkat bantuan BAZNAS, usaha pastry saya semakin berkembang. Semoga BAZNAS bisa terus memberi manfaat, mendampingi, dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.
BERITA19/08/2025 | admin
Sambut Hari Kemerdekaan, PNM dan BAZNAS Salurkan 6 Ambulans Gratis untuk Masyarakat
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan enam unit Ambulans Madani Gratis (AMBUMANIS) di enam wilayah Indonesia yakni Garut, Mataram, Makassar, Aceh, Banyuwangi, dan Serang. Langkah ini menjadi wujud nyata PNM dalam menghadirkan akses kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat prasejahtera.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025, masih ada sekitar 23,85 juta penduduk Indonesia yang masuk kategori prasejahtera. Kelompok masyarakat ini kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil. Kehadiran Ambulans Madani Gratis (AMBUMANIS) dari PNM diharapkan dapat membantu kebutuhan darurat kesehatan sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam melayani masyarakat.
“Secara simbolik pagi ini insya allah kami serahkan sebagian dari zakat, infak dan sedekah keluarga besar PNM serta sebagian dari dana kebajikan yang kami kelola dari pembiayaan syariah di PNM,” ujar Arief.
“Outstanding pembiayaan PNM per hari ini 52 triliun rupiah, alhamdulillah 74% berbasis syariah. Mohon doa dan dukungannya terus insya allah niat dan aktivitas kita yang semua ditujukan untuk kemaslahatan dan menebar rahmatan lilalamin, diridai, dilindungi dan dipermudah oleh Allah SWT,” tambah Arief.
Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, mengapresiasi langkah PNM yang telah menunjukkan kepedulian sosial secara nyata.
“Zakatnya PNM selama ini melalui BAZNAS memiliki makna tersendiri karena kita diberi ambulans pada saat Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia, artinya kita insya allah bersama PNM akan terus mengabdi membantu negeri ini, membantu Asta Cita-nya Bapak Presiden Republik Indonesia dalam rangka ikut mensejahterakan masyarakat Indonesia,” ungkap Noor.
Dengan semangat Kolaborasi Melayani Negeri, PNM akan senantiasa menghadirkan langkah-langkah nyata yang bukan hanya menumbuhkan ekonomi, tetapi juga menguatkan kepedulian sosial. Bersama mitra dan masyarakat, PNM percaya bahwa kebermanfaatan akan terus bergulir, membawa harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia.
Mengusung hastag #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa tahun lalu bertajuk #CariTauLangkahBaru demi memperluas dampak dan membina nasabah unggulan agar semakin berkembang.
BERITA19/08/2025 | admin
Momentum HUT ke-80 RI, PNM Salurkan Bantuan Ambulans melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran Dana Kebajikan berupa enam unit mobil ambulans senilai Rp2.270.670 dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Enam mobil ambulans tersebut akan disalurkan ke sejumlah wilayah, yakni Aceh, Serang, Mataram, Garut, Banyuwangi, dan Makassar.
Penyerahan dilakukan di Jakarta, Minggu (17/8/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan M.Si., Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, Komisaris Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Dradjad Hari Wibowo serta jajaran pejabat lainnya.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PNM yang dinilai konsisten menyalurkan dana kebajikannya melalui BAZNAS. Menurutnya, kerja sama ini memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan layanan dasar kesehatan.
“Alhamdulillah, hari ini kita baru saja menerima bantuan enam unit ambulans dari PNM untuk membantu masyarakat. Ini bukan kali pertama, melainkan sudah beberapa kali PNM menyalurkan zakat dan DSKL melalui BAZNAS RI,” ujar Kiai Noor.
Ia menambahkan, penyaluran kali ini terasa istimewa karena dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan kemerdekaan Indonesia. “Penyerahan ini punya makna tersendiri karena dilakukan bersamaan dengan upacara kemerdekaan Republik Indonesia. Artinya, insya Allah bersama PNM kita akan terus bersemangat membantu negeri ini, mendukung Program Astacita yang menjadi cita-cita Bapak Presiden Prabowo dalam menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor berharap sinergi antara kedua lembaga dapat terus berkembang. “Harapannya tentu saja PNM akan terus maju dan menjadi yang terbesar dalam pembiayaan, sementara BAZNAS dapat terus bekerja sama dalam memberikan bantuan kepada masyarakat mustahik,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi menegaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen PNM untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari reaktualisasi. Semakin banyak ZIS dan DSKL yang disalurkan, insyaallah berkahnya semakin besar,” kata Arief.
Menurut Arief, kontribusi sosial PNM bersama BAZNAS bukan hal baru bagi PNM. “Sejak awal, PNM melalui Baitul Mal Madani sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibentuk BAZNAS, telah aktif menyalurkan dana sosial keagamaan. Kami memandang kemitraan ini penting karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui penyediaan ambulans,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyerahan bantuan ini menjadi bukti komitmen PNM tidak hanya dalam pemberdayaan usaha mikro melalui pembiayaan, tetapi juga dalam mendukung sektor kesehatan.
“Kami percaya layanan kesehatan adalah fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga kami berharap program ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ucapnya.
Turut hadir, Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Mohamad Arifin Purwakananta, Direktur Pengumpulan Badan BAZNAS RI Faisal Qosim, Kepala Divisi Zakat Perusahaan Argo Sayoto, Komisaris PT PNM Nurhaida, Direktur Operasional PT PNM Sunar Basuki, Direktur Bisnis PT PNM Kindaris, Direktur Digital dan Teknologi Informasi PT PNM Yusron Avivi, Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT PNM Sahat Pangabahan Pangaribuan, Direktur Human Capital dan Kepatuhan PT PNM Henry Yunus Kamang Pangemanan, para EVP Executive President PT PNM, Kepala Unit Usaha Syariah PT PNM Tunas Haryanto serta Tim Dana Kebajikan Fevin Andryanto.
BERITA19/08/2025 | admin
BAZNAS RI Bersama Le Minerale Salurkan 224.000 Liter Air Bersih untuk Warga Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Le Minerale, merek air minum dalam kemasan (AMDK) asli Indonesia, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar 224.000 liter atau setara 28 tangki air bersih untuk masyarakat Gaza, Palestina.
Bantuan tersebut didistribusikan di empat titik wilayah Distrik Syeikh Radwan, Jabaliya City, North Gaza, dengan penerima manfaat sebanyak 14.000 jiwa atau 2.800 kepala keluarga.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina. Apalagi, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga Gaza, terutama di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.
Menurut Kiai Noor, aksi kemanusiaan ini tidak sekadar distribusi logistik, tetapi juga simbol kehadiran dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina. Oleh karenanya, dalam rangka mewakili Indonesia untuk mendukung Palestina, BAZNAS menggaet produk yang juga telah terverifikasi sebagai produk Indonesia dan tidak memiliki afiliasi asing.
“Ini adalah murni perjuangan, oleh karenanya memilih mitra yang 100 persen tidak terafiliasi sangatlah penting. Kami memilih Le Minerale karena merupakan merek asli Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Kiai Noor dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Situasi yang terjadi di Gaza saat ini membuat warga semakin sulit mendapatkan air bersih.
“Air bersih ini sangat penting bagi warga Gaza, mengingat mereka kesulitan mengaksesnya akibat kerusakan jaringan pipa, terbatasnya pasokan, dan blokade yang menghambat masuknya bantuan,” ucap Kiai Noor.
Kiai Noor mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan tepat sasaran di tengah kondisi keamanan yang dinamis, mengingat BAZNAS bekerja sama dengan lembaga profesional di bidangnya.
“Melalui kerja sama BAZNAS dan Le Minerale, diharapkan distribusi 224.000 liter air ini dapat mengurangi penderitaan dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Gaza,” ucapnya.
Sementara itu, Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama menyampaikan, "Bagi Le Minerale sebagai merek air mineral asli milik Indonesia, membantu Palestina bukan sekadar aksi sesaat, tapi komitmen yang kami jalankan secara rutin sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, Le Minerale merupakan brand yang pertama kali secara terbuka mendukung pernyataan pemerintah untuk bersama Palestina di tahun 2023. Tahun ini, program sedekah botol bekas bersama BAZNAS berhasil menghimpun Rp250 juta untuk saudara-saudara kita di Gaza. Kami juga berterima kasih sudah dipercaya oleh BAZNAS, untuk bersama-sama meringankan sedikit penderitaan masyarakat Gaza."
BERITA14/08/2025 | admin
Penyaluran ZIS Harus Didukung Data yang Baik Agar Tidak Salah Sasaran
Dosen Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung Dr. KH. Ikhwani, Lc, MA mengatakan, pengelolaan ZIS yang baik akan berdampak kepada ekonomi masyarakat. Karena itu, lembaga yang mengelola zakat seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga Pemerintah non struktural, mustinya mempunyai data yang falid agar tidak salah sasaran dalam distribusi dana ZIS.
Hal itu disampaikan oleh KH. Ikhwani, Selasa (12/8/2025), mendorong kinerja BAZNAS agar dalam pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah (ZIS) tepat sasaran dan mempunyai manfaat bagi masyarakat.
KH. Ikhwani yang juga tim fatwa MUI Lampung ini menjelaskan, distribusi zakat sudah jelas ada delapan asnaf, kecuali budak yang saat ini tidak ada lagi.
Menurut KH. Ikhwani, yang perlu menjadi perhatian pengelola ZIS, bahwa ada fakir miskin yang bisa diberdayakan dan ada juga yang tidak bisa diberdayakan. Fakir miskin yang tidak bisa diberdayakan seperti faktor usia yang sudah tua, tidak mungkin bisa diberdayakan untuk peningkatan ekonomi atau usaha. Juga fakir miskin disabilitas, mereka harus diberi dana zakat secara tunai.
Kemudian, ada fakir miskin yang masih produktif dan bisa diberdayakan, maka mereka perlu dibantu modal, alat usaha dan pelatihan atau bimbingan juga perlu diberi dana tunai agar bisa menjalankan usahanya. “Jadi bagi fakir miskin yang produktif selain diberi modal, alat dan pelatihan, mereka juga masih perlu diberi bantuan tunai agar dapat menjalankan usahanya dan bisa menjadi muzaki,’ ujar KH. Ikhwani, alumni Al Azhar Mesir ini.
Oleh karena itu, lanjut KH. Ikhwani, agar penyaluran ZIS yang dikelola BAZNAS tidak salah sasaran perlu didukung data yang baik. Jangan seperti bansos, dimana bantuan pemerintah untuk orang miskin banyak salah sasaran di lapangan. Orang yang sudah dianggap mampu masih menerima, karena dia kerabat pamong sehingga dapat bantuan bansos. Begitu juga BAZNAS, bagi masyarakat yang sudah dapat bantuan, harus dievaluasi apakah ada perubahan atau tidak. Kebanyakan hanya membantu saja, tanpa ada pembinaan dan evaluasi, sehingga sulit diketahui manfaat masyarakat yang sudah dibantu.
“Agar mempermudah sasaran pemanfaatan dana ZIS bisa dikelompokkan ke dalam lima bidang yaitu, kesehatan, pendidikan, dakwah, yatim piatu dan orang miskin yang berkebutuhan khusus atau cacat tubuh,” ujar KH. Ikhwani.
Ikhwani juga mendukung jika ada pimpinan yang mendorong pegawainya dan masyarakat sadar zakat. Karena itu, bagian tugas dari seorang pemimpin yang mengajak rakyatnya beramal. Tentunya, jika ada kebijakan terkait ZIS maka tetap harus memperhatikan kemampuan pegawai atau dalam agama disebut sudah sampai nisab.
Selain itu, KH. Ikhwani juga mendorong lembaga pengelola ZIS seperti Baznas terus melakukan pemberdayaan masyarakat, melalui pendidikan, kesehatan, pertanian dan perekonomian. Selain itu, ia juga menyarankan agar membuat program pelatihan bagi generasi muda, agar mereka mempunyai keterampilan menghadapi dunia kerja. Sehingga BAZNAS ikut membantu mengurangi pengangguran di negeri ini.
BERITA13/08/2025 | admin
Kurangi Kemiskinan, BAZNAS Lampung Terapkan Metode Pemberdayaan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung, sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural yang bertugas mengelola zakat, infak dan sedekah, telah merancang strategi pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang holistik dengan menggabungkan pendekatan ekonomi, sosial, dan kesehatan.
Karena itu, program-program BAZNAS dirancang untuk memberdayakan mustahik (penerima zakat) secara berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan kapasitas, akses sumber daya, dan ketahanan masyarakat dengan harapan bisa mengurangi kemiskinan di Lampung. Karena itu, BAZNAS Lampung menawarkan upaya pengentasan kemiskinan dengan metode pemberdayaan.
Demikian dikatakan Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Lampung Asep Abdul Basit, S.H.I., mewakili Ketua BAZNAS Lampung Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., saat dimintai keterangan tentang program BAZNAS, Selasa (12/8/2025).
Asep mengatakan, program pengentasan kemiskinan yang BAZNAS lakukan dengan mengelola dana ZIS untuk membantu bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi para mustahik. “Rancangan program-program BAZNAS untuk memberdayakan mustahik secara berkelanjutan. Yakni melalui peningkatan kapasitas, akses sumber daya, dan ketahanan masyarakat,” kata Asep.
Lebih lanjut Asep mengatakan, BAZNAS mengedepankan prinsip pemberdayaan bukan hanya sebatas memberi bantuan. Dengan pemberdayaan, selain sebagai objek penerima bantuan, mustahik juga menjadi subjek dalam pembangunan ekonomi.
Oleh karena itu, kata Asep, untuk mewujudkan program pemberdayaan, BAZNAS memandang perlu melakukan kolaborasi. Menurutnya, perlu kolaborasi yang baik antara pemerintah, lembaga, badan usaha, untuk menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat. Keberadaan pemerintah sangat penting untuk memperluas penerapan program pemberdayaan BAZNAS. “Program yang Baznas rancang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu dan komunitas agar dapat mandiri secara ekonomi,” kata Asep.
Ke depan kata Asep, untuk pengembangan program distribusi zakat, BAZNAS akan menyasar ke daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Sebab menurutnya, masyarakat di daerah 3T mengalami kesulitan mendapatkan akses sumber daya dan layanan dasar. “Dengan memperluas jangkauan program, BAZNAS dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan membantu mengurangi kesenjangan ekonomi,” tambah Asep.
Asep juga menerangkan beberapa program utama BAZNAS Lampung yaitu;
Program Desa BAZNAS
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui usaha produktif, salah satunya peternakan kambing. BAZNAS telah memberikan bantuan ternak kambing dan sarana pendukung kepada mustahik, yang kemudian akan diinfakkan sebagian hasilnya ke mustahik lain setelah periode tertentu.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
BAZNAS Lampung mendukung program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk program “Desaku Maju”.
Pendidikan dan Pelatihan
BAZNAS memberikan bantuan beasiswa pendidikan bagi keluarga miskin dan pelatihan untuk amil zakat.
Kesehatan
BAZNAS turut berperan dalam mengatasi stunting dan menyalurkan bantuan alat kesehatan.
Bedah Rumah
BAZNAS Lampung menyalurkan bantuan bedah rumah untuk masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan Modal Usaha
BAZNAS juga memberikan bantuan modal usaha bagi UMKM.
Pengentasan Kemiskinan
Secara keseluruhan, program-program BAZNAS Lampung berfokus pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung.
Asep menambahkan, walaupun pemberdayaan mustahik dengan dana zakat lebih baik, pendistribusian zakat dengan bagi-bagi pun masih tetap diperlukan. Sebab, mustahik ini terbagi dua, satu bagian berupa mustahik yang masih produktif yang bisa diberdayakan. Kedua, mustahik yang sudah udzur sehingga sudah tidak bisa diberdayakan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
“Baznas Lampung aktif mendistribusikan, bukan hanya menunggu mustahik datang ke kantor. Hal ini sesuai dengan firman Allah yang menyebutkan bahwa mustahik ini terbagi dua juga. Satu, mustahik yang berani meminta (Sail) dan yang kedua, mustahik yang tidak meminta (Mahrum). Sehingga selain harus punya data muzakki, Baznas pun harus punya data valid mustahik. Hal ini bisa berkolaborasi dengan pemerintah, karena pemerintah punya data ini,” tutup Asep.
BERITA12/08/2025 | admin
BAZNAS Harus Banyak Berkolaborasi Dalam Pengelolaan Dana Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga Pemerintah non struktural, hendaknya meningkatkan program pemberdayaan dan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, Badan Usaha milik pemerintah dan lain-lain.
Program pemberdayaan dengan memperbanyak kolaborasi sangat penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan tidak sekadar bagi-bagi uang.
Pandangan itu disampaikan oleh mubalig Ustad Maulana Isnain, Lc., M.A., Selasa (12/8/2025), mendorong peran BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Menurut Ustad Maulana, strategi pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan yang dilakukan BAZNAS dengan mengelola dana ZIS untuk urusan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi para mustahik dinilai sudah tepat dan harus ditingkatkan. Seperti meningkatkan kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga pendidikan, pesantren dengan pemberian beasiswa. Dengan Badan Usaha Negara dan Daerah untuk peningkatan ekonomi. Dengan pemerintah daerah, terkait ekonomi, pertanian, peternakan dan lain-lain.
Selain strategi dalam pengelolaan dana zakat, Ustad Maulana juga menyampaikan, bahwa yang paling penting pengurus BAZNAS adalah amanah dan trasparan dalam pengelolaan zakat yang dikumpulkan dari Muzaki.
Ustad Maulana menekankan pentingnya strategi pengelolaan dana ZIS, karena selama ini cenderung bagi-bagi tidak pemberdayaan dan kolaborasi. “Selama ini kita lihat, baik lembaga maupun individu memberi bantuan orang miskin, hanya bagi-bagi amplop kepada fakir miskin atau anak yatim. Namun uang yang dibagi-bagi itu habis begitu saja dimakan,” kata Ustad Maulana.
“Jadi, kalau kita ingin mengentaskan kemiskinan, datangi mereka apa yang dibutuhkan, alat usaha, modal kerja. Tidak perlu melihat kuantitas, mengundang ratusan orang lalu bagi-bagi amplop,” tambah Ustad Maulana.
Dengan memberikan alat kerja, modal kerja atau usaha, maka mereka (fakir miskin) akan berubah, bahkan bisa memperkerjakan orang lain. Sehingga status faqir, miskin akan berubah menjadi Muzaki.
Begitu juga anak yatim yang miskin, lanjut Ustad Maulana, tidak cukup hanya dengan memberi bantuan. Tapi, datangi mereka, bawa anaknya ke lembaga pendidikan dan biaya pendidikan ditanggung BAZNAS.
Disinggung tentang kebijakan pemerintah yang mengajak ASN berzakat, Ustad Maulana sangat setuju. “Itulah gunanya Gubernur, kepala daerah yang mengerti agama, melalui tandatangannya dia bisa mengajak ASN beribadah, beramal dan mendorong ASN sadar zakat,” ujar Ustad Maulana.
Kemudian Ustad Maulana menekankan pentingnya transparansi pengelolaan dana zakat. Bagi lembaga yang mengelola dana zakat seperti BAZNAS jangan segan-segan mempublish program-programnya baik di sosial media atau media. Gunanya apa? Ustad Maulana menerangkan agar menambah kepercayaan publik.
“Jadi program-program pemberdayaan yang sudah berjalan dan mempunyai dampak positif ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan dan lain-lainnya perlu dipublish agar masyarakat tahu dan menjadi syiar. Perlu dipublish terkait dana yang terhimpun, terus penyalurannya agar publik tahu dan menambah kepercayaan Muzaki,” tambah Ustad Maulana.
BERITA12/08/2025 | admin
BAZNAS Buka Pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS 2025 untuk Mahasiswa Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) 2025 mulai 4 Agustus hingga 17 Agustus 2025. Tahun ini, terdapat dua jenis program beasiswa yang dibuka, yaitu Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri dan Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma’had Aly.
Untuk wilayah Provinsi Lampung, Mitra Kampus Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri 2025 meliputi:
Universitas Lampung
UIN Raden Intan Lampung
UIN Jurai Siwo Lampung
Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
Universitas Ma’arif Lampung
Sementara itu, untuk Beasiswa Cendikia BAZNAS Kampus Ma’had Aly di Provinsi Lampung yang menjadi mitra adalah:
MA Madarijul Ulum Lampung
Calon penerima beasiswa dapat melakukan pendaftaran melalui unit layanan beasiswa di masing-masing kampus mitra. Petunjuk teknis, dokumen pelengkap, serta formulir pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi berikut:
Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri 2025
Panduan: https://bazn.as/panduanbcbdn25
Pendaftaran: https://bazn.as/daftarbcbdn25
Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma’had Aly 2025
Panduan: https://bazn.as/panduanbcbma25
Pendaftaran: https://bazn.as/daftarbcbma25
Selain melalui kampus mitra, peserta juga dapat memperoleh surat rekomendasi dari BAZNAS Provinsi Lampung.
BAZNAS mengajak seluruh mahasiswa dan santri berprestasi di Lampung untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah nyata meningkatkan kapasitas akademik, spiritual, dan kontribusi sosial di tengah masyarakat.
BERITA12/08/2025 | admin
BAZNAS Indonesia Mendistribusikan Bantuan Makanan Kepada Masyarakat Palestina dengan 50 Truk
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bekerjasama dengan Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir telah mengirimkan 50 truk bantuan pangan berisi tepung senilai 1 juta dolar AS atau sekitar Rp16 miliar untuk masyarakat Palestina. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan berdasarkan koordinasi dengan pemerintah Mesir yang menegaskan bahwa kebutuhan utama saat ini bagi warga Palestina adalah bahan pokok seperti tepung. Penyaluran dilakukan sesuai prosedur resmi yang telah ditetapkan oleh otoritas Mesir, termasuk penggunaan pintu Rafah sebagai jalur masuk bagi bantuan. "Mulai bulan ini, prioritas utama bantuan adalah tepung dan bahan makanan pokok, sesuai dengan arahan pemerintah Mesir," ungkap Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (9/8/2025). Ia menambahkan bahwa tepung dipilih karena dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan penting seperti roti dan pita bread, yang merupakan konsumsi utama masyarakat Palestina. Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir, sebagai lembaga zakat resmi negara di bawah naungan Grand Syekh Al Azhar, dipercaya sebagai mitra strategis untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Seluruh tahapan penyaluran mengikuti prinsip 3A BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Kiai Noor mengapresiasi partisipasi masyarakat Indonesia yang telah menyumbangkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Ia juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus memberikan dukungan terbaik bagi warga Palestina melalui kanal resmi BAZNAS. "Dukungan ini adalah nyata bahwa jarak tidak dapat menghalangi rasa persaudaraan," ujarnya. BAZNAS Rokan Hulu juga turut berperan dengan mendorong gerakan donasi kemanusiaan bagi Palestina di wilayah Rokan Hulu. Melalui program penggalangan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Rokan Hulu mengajak masyarakat setempat untuk bersatu membantu saudara-saudara di Palestina. Dana yang terkumpul akan dihimpun bersama BAZNAS RI untuk disalurkan melalui jalur resmi yang aman dan terkoordinasi. Kiai Noor menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di Palestina dan siap menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan. "Ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia. Semoga bantuan ini dapat memberikan kekuatan bagi saudara-saudara kita di Palestina dalam menghadapi masa sulit," demikian disampaikannya.
BERITA09/08/2025 | Markom Baznas Rohul
BAZNAS Provinsi Lampung Salurkan Bantuan kepada Keluarga Berisiko Stunting di Metro Kibang, Lampung Timur
Lampung Timur, 7 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung menyalurkan bantuan paket sembako kepada keluarga berisiko stunting di Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan bertahap yang dilaksanakan di 13 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, atas dasar permohonan dari TP PKK Provinsi Lampung yang diketuai oleh Ibu Gubernur Lampung Purnama Wulan Sari Mirza.
Penyaluran bantuan di Metro Kibang ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Iskandar Zulkarnain, M.H., didampingi oleh Wakil Ketua II Komarunizar, M.Pd.I. Bantuan berupa paket sembako diberikan kepada keluarga yang telah didata sebagai kelompok rentan berisiko stunting, sebagai upaya nyata mendukung program penurunan angka stunting di daerah.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Provinsi Lampung. “Ini adalah bentuk respon BAZNAS Provinsi Lampung dalam memberikan solusi bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengatasi keluarga yang berisiko stunting,” ujar Wakil Ketua II.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang juga merupakan Ibu Gubernur Lampung Purnama Wulan Sari Mirza menyampaikan apresiasinya atas peran serta BAZNAS dalam mendukung program pencegahan stunting di daerah. “Kami mengapresiasi langkah BAZNAS Provinsi Lampung yang telah turut aktif mendukung program-program sosial kemasyarakatan, khususnya dalam penanganan stunting,” ujar beliau.
Program bantuan ini akan terus berlangsung secara bertahap di wilayah-wilayah prioritas lainnya, sesuai jadwal dan data dari TP PKK Provinsi Lampung.
BERITA07/08/2025 | admin
Realisasi Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Wilayah Kerja BAZNAS Provinsi Lampung untuk 10 Mustahik Tahun 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) tahun 2024. Program ini menyasar 10 mustahik yang tersebar di tiga kabupaten/kota, yaitu Kota Bandar Lampung (4 penerima), Kabupaten Pesawaran (3 penerima), dan Kabupaten Pringsewu (3 penerima).
Program RLHB merupakan salah satu program unggulan BAZNAS dalam bidang sosial dan kemanusiaan yang bertujuan memberikan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi para mustahik kategori fakir dan miskin. Seluruh penerima program telah melalui proses seleksi ketat, dengan kriteria utama yakni memiliki atau menguasai tanah secara sah, tidak dalam sengketa, serta telah berdiri bangunan rumah yang sebelumnya tidak layak huni.
"Program RLHB ini merupakan wujud nyata dari dana zakat yang dikelola BAZNAS, disalurkan langsung untuk membantu para mustahik memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup penerima," ujar Ketua BAZNAS Provinsi Lampung.
Dengan terlaksananya program ini, BAZNAS Provinsi Lampung berharap dapat terus memperluas cakupan bantuan di tahun-tahun mendatang, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
BERITA23/07/2025 | admin
BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Lampung Salurkan 300 Karung Beras untuk Korban Puting Beliung di Kota Metro
Metro, Lampung – Kamis, 21 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) kembali merespon bencana dan memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Sebanyak 300 karung beras diserahkan kepada warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda Kelurahan Banjar Sari, Kota Metro, pada Minggu (27/7/2025) sore.
Bencana yang disertai hujan deras dan petir ini menyebabkan kerusakan berat pada puluhan rumah warga. Menanggapi kejadian tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung bergerak cepat melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk memberikan bantuan logistik sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Lampung, Komarunizar, M.Pd.I, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya cepat tanggap dalam merespon musibah yang terjadi. “BAZNAS melakukan tanggapan cepat atas kabar bencana ini. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak puting beliung dan semoga semuanya tetap dalam kesehatan yang baik,” ujar Komarunizar.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui program BTB, BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga dalam situasi darurat dan kebencanaan.
BERITA21/07/2025 | admin
BAZNAS RI dan BAZNAS Lampung Perkuat Program Ternak di Tulang Bawang
Menggala, 17 Juli 2025 – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dalam pemberdayaan masyarakat semakin kuat dengan diterimanya program zakat produktif dari BAZNAS RI. Program ini, yang difokuskan pada sektor peternakan, baru-baru ini disurvei langsung oleh tim BAZNAS RI di Kabupaten Tulang Bawang, menegaskan sinergi antarlembaga amil zakat untuk kesejahteraan umat.
Survei yang dilakukan oleh BAZNAS RI di lokasi Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, bertujuan untuk memastikan kesiapan dan potensi keberhasilan program pemberdayaan ini. Direktur Pemberdayaan BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, turut hadir memimpin langsung tim survei. Dari pihak BAZNAS Provinsi Lampung, Wakil Ketua II Bidang Distribusi, Komarunizar, hadir mendampingi. Sementara itu, dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi & Keuangan, Ir. Antoni, M.M., turut hadir bersama tokoh masyarakat setempat.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS RI, khususnya Bapak Eka Budhi Sulistyo, atas kepercayaan dan dukungan program zakat pemberdayaan ini. Kabupaten Tulang Bawang dipilih karena potensi peternakannya yang besar serta adanya antusiasme masyarakat yang tinggi," ujar Komarunizar.
Sebelumnya, BAZNAS Provinsi Lampung sendiri telah aktif menggulirkan program bantuan ternak di Kabupaten Tulang Bawang. Program ini telah memberikan dampak positif bagi para mustahik (penerima zakat) yang mayoritas adalah peternak kecil, membantu mereka meningkatkan kapasitas usaha dan pendapatan.
Ir. Antoni, M.M., dari Pemkab Tulang Bawang, menyambut baik inisiatif ini. "Dukungan dari BAZNAS RI ini sangat relevan dengan program pembangunan ekonomi kami di daerah. Kami berharap sinergi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tulang Bawang secara signifikan, khususnya di sektor peternakan," ungkap Antoni.
"Program dari BAZNAS RI ini akan semakin memperkuat upaya kami yang sudah berjalan di Tulang Bawang. Dengan dukungan tambahan ini, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak mustahik dan menciptakan klaster-klaster peternakan yang mandiri dan berkelanjutan," tambah Komarunizar, sembari menunjuk ke arah kandang ternak yang terlihat dalam gambar.
Dukungan dari BAZNAS RI diharapkan dapat mempercepat akselerasi program-program pemberdayaan ekonomi umat di Lampung, khususnya di sektor peternakan yang menjadi tulang punggung perekonomian sebagian besar masyarakat pedesaan. Sinergi ini menjadi contoh nyata bagaimana dana zakat dapat dioptimalkan untuk menghasilkan dampak sosial ekonomi yang luas dan berkelanjutan.
BERITA17/07/2025 | Clay
TP PKK-BAZNAS Cegah Stunting Melalui Kolaborasi Bantuan
METRO -- Di acara pencanangan program Desa Tapis (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) TP PKK Provinsi Lampung bersama Baznas Lampung berkomitmen mengatasi kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi strategis.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan, mengatakan hal itu di Kota Metro, Rabu (16-7-2025).
Bantuan konkrit ini, kata Batin Wulan,
Baznas secara nyata menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tepat sasaran demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera. "Terima kasih Baznas, semoga kolaborasi mengatasi stunting bisa ditingkatkan lebih masif lagi, " kata dia.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Baznas Provinsi Lampung. "Kami berharap kolaborasi erat dengan Baznas Lampung juga Baznas Kota Metro dapat memberikan energi positif untuk pembangunan Kota Metro lima tahun ke depan," harap Bambang.
Masih menurut Batin Wulan, Kota Metro ini sebagai laboratorium pembangunan keluarga berbasis pemberdayaan masyarakat. Dan Baznas ikut dalam pemberian bantuan pencegahan stunting.
Secara terpisah, Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan terus berkomitmen bersama TP PKK membantu masyarakat yang terdampak kemiskinan ekstrim.
Dalam kunjungan kerja Ketua TP PKK Batin Wulan itu, tidak hanya di Kota Metro, juga di Kabupaten Lampung Tengah dengan memberikan sembako (beras, minyak, telur dan gula) upaya pencegahan stunting di Lampung.
BERITA17/07/2025 | Clay
BAZNAS se-Provinsi Lampung Berkolaborasi dengan Kementerian Agama Provinsi Lampung Salurkan Ribuan Paket Bantuan di Lebaran Anak Yatim 2025
BANDAR LAMPUNG – Bertepatan dengan 10 Muharram 1447 H, Jumat (4/7/2025), Kementerian Agama Provinsi Lampung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut serta dalam perayaan "Lebaran Anak Yatim 2025" yang mengusung tema "Satu Kesetaraan, Sejuta Harapan Meraih Keberkahan." Acara ini merupakan bagian dari rangkaian "Peaceful Muharam" dalam memperingati 1 Muharam 1447 Hijriah, dan secara khusus menyoroti peran strategis BAZNAS dalam menyalurkan bantuan.
Dalam program ini, Provinsi Lampung mendistribusikan total 13.853 paket bingkisan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas. Dari jumlah tersebut, kontribusi BAZNAS se Provinsi Lampung sangat signifikan, yakni 7.887 paket. Sisanya berasal dari 15 Kabupaten/Kota (4.350 paket), Lembaga Amil Zakat (LAZ) (1.416 paket), dan Kanwil Kemenag (200 paket). Angka ini menunjukkan jangkauan dan kapasitas BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan dana zakat secara efektif.
Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Erwinto, menjelaskan bahwa program nasional "Lebaran Yatim: Berbagi Cinta Berlimpah Berkah" ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI untuk menggalang kolaborasi antara Kementerian Agama dan pengelola zakat di seluruh Indonesia.
"Hari ini kita bersama-sama menyalurkan zakat yang telah dihimpun selama tiga bulan terakhir, yakni April, Mei, dan Juni 2025. Anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas menerima langsung bingkisan ini. Bagi yang belum hadir, khususnya penyandang disabilitas, akan kami antarkan langsung ke tempat mereka," ujar Erwinto.
Erwinto menambahkan bahwa zakat yang disalurkan merupakan hasil dari pemotongan zakat profesi ASN sebesar 2,5 persen dari gaji pokok. Dari dana tersebut, 70 persen dikembalikan dalam bentuk distribusi oleh ASN Kanwil Kemenag Lampung, sementara 30 persen dikelola langsung oleh BAZNAS.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara Kementerian Agama dan berbagai lembaga pengelola zakat, khususnya BAZNAS, dalam memperluas jangkauan distribusi zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya, bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
BERITA04/07/2025 | Clay
Batin Wulan Terharu: Penanganan Lumpuh Layu Jadi Prioritas Mirza-Jihan
BANDAR LAMPUNG – Di tengah hiruk pikuk kehidupan dan tantangan yang tak henti, seberkas cahaya harapan kembali menyinari penyandang disabilitas di bumi Lampung. Kali ini dengan kehadiran yang penuh makna Purnama Wulan Sari Mirza, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung, di tengah perakitan kursi roda bagi anak-anak penderita lumpuh layu di Kantor Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), Jumat (4-7-2025).
Siang itu, dengan hati haru, Batin Wulan, sapaan akrab istri gubernur Lampung ini, turun langsung di hari kedua perakitan dan kustomisasi kursi roda khusus bagi anak lumpuh layu. Langkah mulia ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan wujud nyata kepedulian yang menjadi bagian tak terpisahkan dari program prioritas Mirza-Jihan.
Didampingi Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Wiwied Priyanto, M.Ip dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Batin Wulan secara langsung menyapa dan berinteraksi dengan orang tua para penyandang disabilitas, memastikan bantuan dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Sebanyak 170 unit kursi roda khusus didistribusikan ke 15 kabupaten/kota di seluruh Lampung.
Program ini adalah buah kolaborasi kuat antara Pemerintah Provinsi Lampung yang dipimpin Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, organisasi kemanusiaan internasional Global Village Foundation, dan Baznas Provinsi Lampung.
Kehadiran langsung istri gubernur ini menunjukkan perhatian mendalam terhadap kesejahteraan anak-anak dengan disabilitas. Dalam kunjungan yang sarat empati, Batin Wulan memberikan penguatan kepada ibu dari anak penyandang disabilitas. Tak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga secara aktif memastikan bahwa proses penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi luar biasa ini. Bantuan kursi roda adalah harapan baru bagi anak-anak kita penderita lumpuh layu agar mereka bisa lebih mandiri dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik," ujar dia dengan nada penuh kepedulian. Ia juga menekankan pentingnya peran serta keluarga dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ini.
"Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita bersama untuk memastikan setiap anak di Lampung mendapatkan haknya," tegasnya menyoroti komitmen kolektif.
Pada kesempatan itu, Wiwied Priyanto menjelaskan upaya ini sejalan dengan komitmen kuat Pemprov Lampung terhadap pemenuhan hak-hak disabilitas. Ia menegaskan gubernur Lampung sangat konsen terhadap isu ini, yang terwujud nyata dalam upaya aktif Pemprov Lampung mencari dan memfasilitasi bantuan, seperti kerja sama dengan Global Village Foundation bersama Baznas Provinsi Lampung.
Ketua Baznas Iskandar Zulkarnain menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Lampung, Dinas Sosial, juga Pengurus PKDL yang sudah mewujudkan harapan hidup bagi penyandang disabilitas itu setara dengan kehidupan anak-anak bangsa lainnya. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris TP PKK Provinsi Lampung Hanita Farial Firsada, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, dan Ketua Harian PKDL Provinsi Lampung Yunita Viria.
BERITA04/07/2025 | Clay
Sinergi Kemanusiaan di Lampung: Baznas dan Gubernur Bergerak Serentak untuk Anak Lumpuh Layu
Bandar Lampung – Kolaborasi kuat antara Pemerintah Provinsi Lampung, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, organisasi kemanusiaan internasional Global Village Foundation, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung berhasil mendistribusikan 170 unit kursi roda khusus bagi anak-anak penderita lumpuh layu. Bantuan ini kini dalam proses penyaluran ke 15 kabupaten/kota di seluruh Lampung, dengan Baznas dan visi Gubernur Lampung menjadi motor utama keberhasilan program ini.
Gubernur Lampung: Visi Pemenuhan Hak Disabilitas yang Terwujud Nyata
Aswarodi, yang mewakili Gubernur Lampung, menegaskan komitmen kuat Pemprov Lampung terhadap pemenuhan hak-hak disabilitas. "Pak Gubernur sangat konsen untuk pemenuhan hak disabilitas," ujar Aswarodi. Konsentrasi ini tidak hanya sebatas wacana, melainkan terwujud nyata dalam upaya aktif Pemprov Lampung mencari dan memfasilitasi bantuan, seperti yang terlihat dari kerja sama dengan Global Village Foundation.
Lebih lanjut, komitmen Gubernur Lampung juga tercermin dalam alokasi dana dari APBD untuk penyandang disabilitas. "Tidak ada permohonan alat bantu yang ditolak. Kita anggarkan untuk kursi roda, alat bantu dengar, hingga kaki palsu. Saat ini ada enam permohonan kaki palsu yang sudah kita ajukan, dan akan diakomodir oleh Pak Gubernur," tambah Aswarodi. Ini menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur, Pemprov Lampung tidak hanya mengandalkan bantuan eksternal tetapi juga memiliki anggaran mandiri untuk memastikan kebutuhan penyandang disabilitas terpenuhi.
Baznas Provinsi Lampung: Garda Terdepan dalam Aksi Nyata Distribusi
Meskipun visi datang dari pimpinan daerah, implementasinya tak lepas dari peran krusial Baznas Provinsi Lampung. Aswarodi secara gamblang menjelaskan bahwa kursi roda yang tiba dari luar negeri belum dalam kondisi terpasang. Di sinilah Baznas Provinsi Lampung memainkan peran vitalnya.
"Untuk proses perakitan dan distribusi dari pelabuhan Tanjung Priok hingga ke berbagai wilayah di Lampung, Dinas Sosial mendapatkan dukungan penuh dari Baznas serta pemerintah daerah di beberapa kabupaten, seperti Tulang Bawang," terang Aswarodi. Keterlibatan Baznas dalam logistik, perakitan, dan distribusi hingga ke titik akhir penerima adalah bukti nyata dari efektivitas organisasi ini sebagai mitra strategis dalam misi kemanusiaan.
Dukungan Baznas ini juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Dewi Mayang Suri Djausal, Anggota DPRD Kota Bandar Lampung sekaligus Pemerhati Penyandang Disabilitas. Ia secara khusus menyebut, "Kepada Baznas Provinsi Lampung, yang turut membantu dalam proses penyaluran bantuan ini sangat memberikan kemudahan." Ini menunjukkan bahwa Baznas bukan sekadar fasilitator, melainkan pemberi kemudahan yang signifikan dalam proses penyaluran bantuan.
Dampak Kolaborasi: Menjangkau Lebih Banyak Anak Penderita Lumpuh Layu
Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara visi pemimpin daerah, dukungan organisasi internasional, dan aksi nyata lembaga lokal seperti Baznas dapat menghasilkan dampak positif yang besar. Awalnya, data mencatat 340 anak penderita lumpuh layu di Lampung. Namun, setelah bantuan ini mulai disalurkan dan informasi menyebar, muncul tambahan data hingga jumlahnya meningkat menjadi 600 anak.
Pada tahap pertama, 170 kursi roda telah diterima, dan 170 unit tambahan akan menyusul pada Oktober mendatang. Sisa 260 anak diharapkan dapat terakomodasi pada tahun 2026. Setiap unit kursi roda khusus ini diperkirakan mencapai Rp6 juta. Dengan terus berkoordinasi dan berkolaborasi, Gubernur Lampung melalui dinas terkait dan Baznas berkomitmen untuk memastikan semua anak yang membutuhkan di Lampung dapat menerima bantuan yang layak.
BERITA03/07/2025 | Clay
BAZNAS Provinsi Lampung Salurkan Bantuan Bedah Rumah dalam Kirab Bangga Kencana 2025: Perkuat Peran Sosial dan Atasi Stunting
Lampung Selatan, 25 Juni 2025 – Gelaran Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan menjadi sorotan utama atas komitmen sosial dan kemanusiaan yang ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung. Di tengah semaraknya acara yang digagas BKKBN, BAZNAS Provinsi Lampung secara simbolis menyerahkan bantuan program bedah rumah kepada dua keluarga penerima manfaat. Aksi nyata ini menandai penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas dan upaya penurunan angka stunting di Bumi Ruwa Jurai.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. Drs. Iskandar Zulkarnain, menjelaskan bahwa partisipasi BAZNAS dalam Kirab Bangga Kencana ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah. "Kami sangat mengapresiasi undangan untuk berpartisipasi dalam Kirab Bangga Kencana ini. Selain penandatanganan MoU dengan BKKBN, hari ini kami juga menyerahkan bantuan bedah rumah kepada dua keluarga. Ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera," ungkap Iskandar.
Iskandar menambahkan, bantuan bedah rumah ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan hunian yang layak, tetapi juga secara tidak langsung berkontribusi pada upaya pencegahan stunting. "Rumah yang layak huni dengan sanitasi yang baik adalah salah satu faktor penting dalam menjamin kesehatan keluarga, terutama anak-anak. Lingkungan yang sehat akan meminimalkan risiko penyakit yang dapat menghambat tumbuh kembang anak dan berkontribusi pada stunting," jelasnya.
Penyerahan bantuan bedah rumah ini disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat BKKBN, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, Plt Kepala BKKBN Lampung Soetriningsih, serta jajaran pejabat tinggi BKKBN dan perwakilan wilayah Sumatera lainnya. Turut hadir pula Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, yang turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata BAZNAS.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Lampung atas kepedulian dan dukungannya. Bantuan bedah rumah ini adalah wujud nyata kolaborasi yang sangat dibutuhkan. Ini melengkapi program-program BKKBN seperti GENTING (Gerakan Nasional Tangani Stunting) yang berfokus pada asupan gizi dan edukasi pengasuhan, dengan memastikan keluarga memiliki lingkungan yang mendukung kesehatan," ujar Syaiful Anwar.
Program bantuan bedah rumah ini merupakan salah satu dari berbagai inisiatif BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat. Kemitraan strategis dengan BKKBN melalui MoU yang baru ditandatangani akan membuka lebih banyak peluang kolaborasi, terutama dalam mengidentifikasi keluarga yang membutuhkan bantuan dan mengintegrasikan program-program sosial dengan upaya percepatan penurunan stunting.
Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan, dengan peran aktif BAZNAS dalam menyalurkan bantuan sosial, menegaskan bahwa penanganan masalah kependudukan dan kesehatan masyarakat membutuhkan sinergi dari seluruh elemen bangsa. Tema Harganas ke-32 tahun ini, “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju,” semakin relevan dengan aksi nyata yang dilakukan BAZNAS, menunjukkan bahwa keluarga yang kuat dan sejahtera adalah fondasi kemajuan bangsa.
BERITA25/06/2025 | Clay

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.
Lihat Daftar Rekening →