Berita Terbaru
BAZNAS Harus Banyak Berkolaborasi Dalam Pengelolaan Dana Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga Pemerintah non struktural, hendaknya meningkatkan program pemberdayaan dan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, Badan Usaha milik pemerintah dan lain-lain.
Program pemberdayaan dengan memperbanyak kolaborasi sangat penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan tidak sekadar bagi-bagi uang.
Pandangan itu disampaikan oleh mubalig Ustad Maulana Isnain, Lc., M.A., Selasa (12/8/2025), mendorong peran BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Menurut Ustad Maulana, strategi pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan yang dilakukan BAZNAS dengan mengelola dana ZIS untuk urusan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi para mustahik dinilai sudah tepat dan harus ditingkatkan. Seperti meningkatkan kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga pendidikan, pesantren dengan pemberian beasiswa. Dengan Badan Usaha Negara dan Daerah untuk peningkatan ekonomi. Dengan pemerintah daerah, terkait ekonomi, pertanian, peternakan dan lain-lain.
Selain strategi dalam pengelolaan dana zakat, Ustad Maulana juga menyampaikan, bahwa yang paling penting pengurus BAZNAS adalah amanah dan trasparan dalam pengelolaan zakat yang dikumpulkan dari Muzaki.
Ustad Maulana menekankan pentingnya strategi pengelolaan dana ZIS, karena selama ini cenderung bagi-bagi tidak pemberdayaan dan kolaborasi. “Selama ini kita lihat, baik lembaga maupun individu memberi bantuan orang miskin, hanya bagi-bagi amplop kepada fakir miskin atau anak yatim. Namun uang yang dibagi-bagi itu habis begitu saja dimakan,” kata Ustad Maulana.
“Jadi, kalau kita ingin mengentaskan kemiskinan, datangi mereka apa yang dibutuhkan, alat usaha, modal kerja. Tidak perlu melihat kuantitas, mengundang ratusan orang lalu bagi-bagi amplop,” tambah Ustad Maulana.
Dengan memberikan alat kerja, modal kerja atau usaha, maka mereka (fakir miskin) akan berubah, bahkan bisa memperkerjakan orang lain. Sehingga status faqir, miskin akan berubah menjadi Muzaki.
Begitu juga anak yatim yang miskin, lanjut Ustad Maulana, tidak cukup hanya dengan memberi bantuan. Tapi, datangi mereka, bawa anaknya ke lembaga pendidikan dan biaya pendidikan ditanggung BAZNAS.
Disinggung tentang kebijakan pemerintah yang mengajak ASN berzakat, Ustad Maulana sangat setuju. “Itulah gunanya Gubernur, kepala daerah yang mengerti agama, melalui tandatangannya dia bisa mengajak ASN beribadah, beramal dan mendorong ASN sadar zakat,” ujar Ustad Maulana.
Kemudian Ustad Maulana menekankan pentingnya transparansi pengelolaan dana zakat. Bagi lembaga yang mengelola dana zakat seperti BAZNAS jangan segan-segan mempublish program-programnya baik di sosial media atau media. Gunanya apa? Ustad Maulana menerangkan agar menambah kepercayaan publik.
“Jadi program-program pemberdayaan yang sudah berjalan dan mempunyai dampak positif ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan dan lain-lainnya perlu dipublish agar masyarakat tahu dan menjadi syiar. Perlu dipublish terkait dana yang terhimpun, terus penyalurannya agar publik tahu dan menambah kepercayaan Muzaki,” tambah Ustad Maulana.
BERITA12/08/2025 | admin
BAZNAS Buka Pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS 2025 untuk Mahasiswa Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) 2025 mulai 4 Agustus hingga 17 Agustus 2025. Tahun ini, terdapat dua jenis program beasiswa yang dibuka, yaitu Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri dan Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma’had Aly.
Untuk wilayah Provinsi Lampung, Mitra Kampus Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri 2025 meliputi:
Universitas Lampung
UIN Raden Intan Lampung
UIN Jurai Siwo Lampung
Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
Universitas Ma’arif Lampung
Sementara itu, untuk Beasiswa Cendikia BAZNAS Kampus Ma’had Aly di Provinsi Lampung yang menjadi mitra adalah:
MA Madarijul Ulum Lampung
Calon penerima beasiswa dapat melakukan pendaftaran melalui unit layanan beasiswa di masing-masing kampus mitra. Petunjuk teknis, dokumen pelengkap, serta formulir pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi berikut:
Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri 2025
Panduan: https://bazn.as/panduanbcbdn25
Pendaftaran: https://bazn.as/daftarbcbdn25
Beasiswa Cendekia BAZNAS Ma’had Aly 2025
Panduan: https://bazn.as/panduanbcbma25
Pendaftaran: https://bazn.as/daftarbcbma25
Selain melalui kampus mitra, peserta juga dapat memperoleh surat rekomendasi dari BAZNAS Provinsi Lampung.
BAZNAS mengajak seluruh mahasiswa dan santri berprestasi di Lampung untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah nyata meningkatkan kapasitas akademik, spiritual, dan kontribusi sosial di tengah masyarakat.
BERITA12/08/2025 | admin
BAZNAS Indonesia Mendistribusikan Bantuan Makanan Kepada Masyarakat Palestina dengan 50 Truk
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bekerjasama dengan Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir telah mengirimkan 50 truk bantuan pangan berisi tepung senilai 1 juta dolar AS atau sekitar Rp16 miliar untuk masyarakat Palestina. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan berdasarkan koordinasi dengan pemerintah Mesir yang menegaskan bahwa kebutuhan utama saat ini bagi warga Palestina adalah bahan pokok seperti tepung. Penyaluran dilakukan sesuai prosedur resmi yang telah ditetapkan oleh otoritas Mesir, termasuk penggunaan pintu Rafah sebagai jalur masuk bagi bantuan. "Mulai bulan ini, prioritas utama bantuan adalah tepung dan bahan makanan pokok, sesuai dengan arahan pemerintah Mesir," ungkap Kiai Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (9/8/2025). Ia menambahkan bahwa tepung dipilih karena dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan penting seperti roti dan pita bread, yang merupakan konsumsi utama masyarakat Palestina. Bayt Zakat Wa As-Shadaqat Mesir, sebagai lembaga zakat resmi negara di bawah naungan Grand Syekh Al Azhar, dipercaya sebagai mitra strategis untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Seluruh tahapan penyaluran mengikuti prinsip 3A BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Kiai Noor mengapresiasi partisipasi masyarakat Indonesia yang telah menyumbangkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Ia juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus memberikan dukungan terbaik bagi warga Palestina melalui kanal resmi BAZNAS. "Dukungan ini adalah nyata bahwa jarak tidak dapat menghalangi rasa persaudaraan," ujarnya. BAZNAS Rokan Hulu juga turut berperan dengan mendorong gerakan donasi kemanusiaan bagi Palestina di wilayah Rokan Hulu. Melalui program penggalangan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Rokan Hulu mengajak masyarakat setempat untuk bersatu membantu saudara-saudara di Palestina. Dana yang terkumpul akan dihimpun bersama BAZNAS RI untuk disalurkan melalui jalur resmi yang aman dan terkoordinasi. Kiai Noor menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di Palestina dan siap menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan. "Ini adalah amanah dari masyarakat Indonesia. Semoga bantuan ini dapat memberikan kekuatan bagi saudara-saudara kita di Palestina dalam menghadapi masa sulit," demikian disampaikannya.
BERITA09/08/2025 | Markom Baznas Rohul
BAZNAS Provinsi Lampung Salurkan Bantuan kepada Keluarga Berisiko Stunting di Metro Kibang, Lampung Timur
Lampung Timur, 7 Agustus 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung menyalurkan bantuan paket sembako kepada keluarga berisiko stunting di Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan bertahap yang dilaksanakan di 13 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, atas dasar permohonan dari TP PKK Provinsi Lampung yang diketuai oleh Ibu Gubernur Lampung Purnama Wulan Sari Mirza.
Penyaluran bantuan di Metro Kibang ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Dr. Iskandar Zulkarnain, M.H., didampingi oleh Wakil Ketua II Komarunizar, M.Pd.I. Bantuan berupa paket sembako diberikan kepada keluarga yang telah didata sebagai kelompok rentan berisiko stunting, sebagai upaya nyata mendukung program penurunan angka stunting di daerah.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Provinsi Lampung. “Ini adalah bentuk respon BAZNAS Provinsi Lampung dalam memberikan solusi bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengatasi keluarga yang berisiko stunting,” ujar Wakil Ketua II.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang juga merupakan Ibu Gubernur Lampung Purnama Wulan Sari Mirza menyampaikan apresiasinya atas peran serta BAZNAS dalam mendukung program pencegahan stunting di daerah. “Kami mengapresiasi langkah BAZNAS Provinsi Lampung yang telah turut aktif mendukung program-program sosial kemasyarakatan, khususnya dalam penanganan stunting,” ujar beliau.
Program bantuan ini akan terus berlangsung secara bertahap di wilayah-wilayah prioritas lainnya, sesuai jadwal dan data dari TP PKK Provinsi Lampung.
BERITA07/08/2025 | admin
Realisasi Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Wilayah Kerja BAZNAS Provinsi Lampung untuk 10 Mustahik Tahun 2024
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) tahun 2024. Program ini menyasar 10 mustahik yang tersebar di tiga kabupaten/kota, yaitu Kota Bandar Lampung (4 penerima), Kabupaten Pesawaran (3 penerima), dan Kabupaten Pringsewu (3 penerima).
Program RLHB merupakan salah satu program unggulan BAZNAS dalam bidang sosial dan kemanusiaan yang bertujuan memberikan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi para mustahik kategori fakir dan miskin. Seluruh penerima program telah melalui proses seleksi ketat, dengan kriteria utama yakni memiliki atau menguasai tanah secara sah, tidak dalam sengketa, serta telah berdiri bangunan rumah yang sebelumnya tidak layak huni.
"Program RLHB ini merupakan wujud nyata dari dana zakat yang dikelola BAZNAS, disalurkan langsung untuk membantu para mustahik memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup penerima," ujar Ketua BAZNAS Provinsi Lampung.
Dengan terlaksananya program ini, BAZNAS Provinsi Lampung berharap dapat terus memperluas cakupan bantuan di tahun-tahun mendatang, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
BERITA23/07/2025 | admin
BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Lampung Salurkan 300 Karung Beras untuk Korban Puting Beliung di Kota Metro
Metro, Lampung – Kamis, 21 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) kembali merespon bencana dan memberikan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Sebanyak 300 karung beras diserahkan kepada warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda Kelurahan Banjar Sari, Kota Metro, pada Minggu (27/7/2025) sore.
Bencana yang disertai hujan deras dan petir ini menyebabkan kerusakan berat pada puluhan rumah warga. Menanggapi kejadian tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung bergerak cepat melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk memberikan bantuan logistik sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Lampung, Komarunizar, M.Pd.I, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya cepat tanggap dalam merespon musibah yang terjadi. “BAZNAS melakukan tanggapan cepat atas kabar bencana ini. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak puting beliung dan semoga semuanya tetap dalam kesehatan yang baik,” ujar Komarunizar.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui program BTB, BAZNAS terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga dalam situasi darurat dan kebencanaan.
BERITA21/07/2025 | admin
BAZNAS RI dan BAZNAS Lampung Perkuat Program Ternak di Tulang Bawang
Menggala, 17 Juli 2025 – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung dalam pemberdayaan masyarakat semakin kuat dengan diterimanya program zakat produktif dari BAZNAS RI. Program ini, yang difokuskan pada sektor peternakan, baru-baru ini disurvei langsung oleh tim BAZNAS RI di Kabupaten Tulang Bawang, menegaskan sinergi antarlembaga amil zakat untuk kesejahteraan umat.
Survei yang dilakukan oleh BAZNAS RI di lokasi Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, bertujuan untuk memastikan kesiapan dan potensi keberhasilan program pemberdayaan ini. Direktur Pemberdayaan BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, turut hadir memimpin langsung tim survei. Dari pihak BAZNAS Provinsi Lampung, Wakil Ketua II Bidang Distribusi, Komarunizar, hadir mendampingi. Sementara itu, dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi & Keuangan, Ir. Antoni, M.M., turut hadir bersama tokoh masyarakat setempat.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS RI, khususnya Bapak Eka Budhi Sulistyo, atas kepercayaan dan dukungan program zakat pemberdayaan ini. Kabupaten Tulang Bawang dipilih karena potensi peternakannya yang besar serta adanya antusiasme masyarakat yang tinggi," ujar Komarunizar.
Sebelumnya, BAZNAS Provinsi Lampung sendiri telah aktif menggulirkan program bantuan ternak di Kabupaten Tulang Bawang. Program ini telah memberikan dampak positif bagi para mustahik (penerima zakat) yang mayoritas adalah peternak kecil, membantu mereka meningkatkan kapasitas usaha dan pendapatan.
Ir. Antoni, M.M., dari Pemkab Tulang Bawang, menyambut baik inisiatif ini. "Dukungan dari BAZNAS RI ini sangat relevan dengan program pembangunan ekonomi kami di daerah. Kami berharap sinergi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tulang Bawang secara signifikan, khususnya di sektor peternakan," ungkap Antoni.
"Program dari BAZNAS RI ini akan semakin memperkuat upaya kami yang sudah berjalan di Tulang Bawang. Dengan dukungan tambahan ini, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak mustahik dan menciptakan klaster-klaster peternakan yang mandiri dan berkelanjutan," tambah Komarunizar, sembari menunjuk ke arah kandang ternak yang terlihat dalam gambar.
Dukungan dari BAZNAS RI diharapkan dapat mempercepat akselerasi program-program pemberdayaan ekonomi umat di Lampung, khususnya di sektor peternakan yang menjadi tulang punggung perekonomian sebagian besar masyarakat pedesaan. Sinergi ini menjadi contoh nyata bagaimana dana zakat dapat dioptimalkan untuk menghasilkan dampak sosial ekonomi yang luas dan berkelanjutan.
BERITA17/07/2025 | Clay
TP PKK-BAZNAS Cegah Stunting Melalui Kolaborasi Bantuan
METRO -- Di acara pencanangan program Desa Tapis (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) TP PKK Provinsi Lampung bersama Baznas Lampung berkomitmen mengatasi kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi strategis.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan, mengatakan hal itu di Kota Metro, Rabu (16-7-2025).
Bantuan konkrit ini, kata Batin Wulan,
Baznas secara nyata menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tepat sasaran demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera. "Terima kasih Baznas, semoga kolaborasi mengatasi stunting bisa ditingkatkan lebih masif lagi, " kata dia.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Baznas Provinsi Lampung. "Kami berharap kolaborasi erat dengan Baznas Lampung juga Baznas Kota Metro dapat memberikan energi positif untuk pembangunan Kota Metro lima tahun ke depan," harap Bambang.
Masih menurut Batin Wulan, Kota Metro ini sebagai laboratorium pembangunan keluarga berbasis pemberdayaan masyarakat. Dan Baznas ikut dalam pemberian bantuan pencegahan stunting.
Secara terpisah, Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan terus berkomitmen bersama TP PKK membantu masyarakat yang terdampak kemiskinan ekstrim.
Dalam kunjungan kerja Ketua TP PKK Batin Wulan itu, tidak hanya di Kota Metro, juga di Kabupaten Lampung Tengah dengan memberikan sembako (beras, minyak, telur dan gula) upaya pencegahan stunting di Lampung.
BERITA17/07/2025 | Clay
BAZNAS se-Provinsi Lampung Berkolaborasi dengan Kementerian Agama Provinsi Lampung Salurkan Ribuan Paket Bantuan di Lebaran Anak Yatim 2025
BANDAR LAMPUNG – Bertepatan dengan 10 Muharram 1447 H, Jumat (4/7/2025), Kementerian Agama Provinsi Lampung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut serta dalam perayaan "Lebaran Anak Yatim 2025" yang mengusung tema "Satu Kesetaraan, Sejuta Harapan Meraih Keberkahan." Acara ini merupakan bagian dari rangkaian "Peaceful Muharam" dalam memperingati 1 Muharam 1447 Hijriah, dan secara khusus menyoroti peran strategis BAZNAS dalam menyalurkan bantuan.
Dalam program ini, Provinsi Lampung mendistribusikan total 13.853 paket bingkisan Lebaran Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas. Dari jumlah tersebut, kontribusi BAZNAS se Provinsi Lampung sangat signifikan, yakni 7.887 paket. Sisanya berasal dari 15 Kabupaten/Kota (4.350 paket), Lembaga Amil Zakat (LAZ) (1.416 paket), dan Kanwil Kemenag (200 paket). Angka ini menunjukkan jangkauan dan kapasitas BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan dana zakat secara efektif.
Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Erwinto, menjelaskan bahwa program nasional "Lebaran Yatim: Berbagi Cinta Berlimpah Berkah" ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag RI untuk menggalang kolaborasi antara Kementerian Agama dan pengelola zakat di seluruh Indonesia.
"Hari ini kita bersama-sama menyalurkan zakat yang telah dihimpun selama tiga bulan terakhir, yakni April, Mei, dan Juni 2025. Anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas menerima langsung bingkisan ini. Bagi yang belum hadir, khususnya penyandang disabilitas, akan kami antarkan langsung ke tempat mereka," ujar Erwinto.
Erwinto menambahkan bahwa zakat yang disalurkan merupakan hasil dari pemotongan zakat profesi ASN sebesar 2,5 persen dari gaji pokok. Dari dana tersebut, 70 persen dikembalikan dalam bentuk distribusi oleh ASN Kanwil Kemenag Lampung, sementara 30 persen dikelola langsung oleh BAZNAS.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara Kementerian Agama dan berbagai lembaga pengelola zakat, khususnya BAZNAS, dalam memperluas jangkauan distribusi zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya, bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
BERITA04/07/2025 | Clay
Batin Wulan Terharu: Penanganan Lumpuh Layu Jadi Prioritas Mirza-Jihan
BANDAR LAMPUNG – Di tengah hiruk pikuk kehidupan dan tantangan yang tak henti, seberkas cahaya harapan kembali menyinari penyandang disabilitas di bumi Lampung. Kali ini dengan kehadiran yang penuh makna Purnama Wulan Sari Mirza, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung, di tengah perakitan kursi roda bagi anak-anak penderita lumpuh layu di Kantor Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), Jumat (4-7-2025).
Siang itu, dengan hati haru, Batin Wulan, sapaan akrab istri gubernur Lampung ini, turun langsung di hari kedua perakitan dan kustomisasi kursi roda khusus bagi anak lumpuh layu. Langkah mulia ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan wujud nyata kepedulian yang menjadi bagian tak terpisahkan dari program prioritas Mirza-Jihan.
Didampingi Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Wiwied Priyanto, M.Ip dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung Dr. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., Batin Wulan secara langsung menyapa dan berinteraksi dengan orang tua para penyandang disabilitas, memastikan bantuan dapat menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Sebanyak 170 unit kursi roda khusus didistribusikan ke 15 kabupaten/kota di seluruh Lampung.
Program ini adalah buah kolaborasi kuat antara Pemerintah Provinsi Lampung yang dipimpin Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, organisasi kemanusiaan internasional Global Village Foundation, dan Baznas Provinsi Lampung.
Kehadiran langsung istri gubernur ini menunjukkan perhatian mendalam terhadap kesejahteraan anak-anak dengan disabilitas. Dalam kunjungan yang sarat empati, Batin Wulan memberikan penguatan kepada ibu dari anak penyandang disabilitas. Tak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga secara aktif memastikan bahwa proses penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi luar biasa ini. Bantuan kursi roda adalah harapan baru bagi anak-anak kita penderita lumpuh layu agar mereka bisa lebih mandiri dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik," ujar dia dengan nada penuh kepedulian. Ia juga menekankan pentingnya peran serta keluarga dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program ini.
"Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab kita bersama untuk memastikan setiap anak di Lampung mendapatkan haknya," tegasnya menyoroti komitmen kolektif.
Pada kesempatan itu, Wiwied Priyanto menjelaskan upaya ini sejalan dengan komitmen kuat Pemprov Lampung terhadap pemenuhan hak-hak disabilitas. Ia menegaskan gubernur Lampung sangat konsen terhadap isu ini, yang terwujud nyata dalam upaya aktif Pemprov Lampung mencari dan memfasilitasi bantuan, seperti kerja sama dengan Global Village Foundation bersama Baznas Provinsi Lampung.
Ketua Baznas Iskandar Zulkarnain menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Lampung, Dinas Sosial, juga Pengurus PKDL yang sudah mewujudkan harapan hidup bagi penyandang disabilitas itu setara dengan kehidupan anak-anak bangsa lainnya. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris TP PKK Provinsi Lampung Hanita Farial Firsada, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, dan Ketua Harian PKDL Provinsi Lampung Yunita Viria.
BERITA04/07/2025 | Clay
Sinergi Kemanusiaan di Lampung: Baznas dan Gubernur Bergerak Serentak untuk Anak Lumpuh Layu
Bandar Lampung – Kolaborasi kuat antara Pemerintah Provinsi Lampung, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, organisasi kemanusiaan internasional Global Village Foundation, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung berhasil mendistribusikan 170 unit kursi roda khusus bagi anak-anak penderita lumpuh layu. Bantuan ini kini dalam proses penyaluran ke 15 kabupaten/kota di seluruh Lampung, dengan Baznas dan visi Gubernur Lampung menjadi motor utama keberhasilan program ini.
Gubernur Lampung: Visi Pemenuhan Hak Disabilitas yang Terwujud Nyata
Aswarodi, yang mewakili Gubernur Lampung, menegaskan komitmen kuat Pemprov Lampung terhadap pemenuhan hak-hak disabilitas. "Pak Gubernur sangat konsen untuk pemenuhan hak disabilitas," ujar Aswarodi. Konsentrasi ini tidak hanya sebatas wacana, melainkan terwujud nyata dalam upaya aktif Pemprov Lampung mencari dan memfasilitasi bantuan, seperti yang terlihat dari kerja sama dengan Global Village Foundation.
Lebih lanjut, komitmen Gubernur Lampung juga tercermin dalam alokasi dana dari APBD untuk penyandang disabilitas. "Tidak ada permohonan alat bantu yang ditolak. Kita anggarkan untuk kursi roda, alat bantu dengar, hingga kaki palsu. Saat ini ada enam permohonan kaki palsu yang sudah kita ajukan, dan akan diakomodir oleh Pak Gubernur," tambah Aswarodi. Ini menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur, Pemprov Lampung tidak hanya mengandalkan bantuan eksternal tetapi juga memiliki anggaran mandiri untuk memastikan kebutuhan penyandang disabilitas terpenuhi.
Baznas Provinsi Lampung: Garda Terdepan dalam Aksi Nyata Distribusi
Meskipun visi datang dari pimpinan daerah, implementasinya tak lepas dari peran krusial Baznas Provinsi Lampung. Aswarodi secara gamblang menjelaskan bahwa kursi roda yang tiba dari luar negeri belum dalam kondisi terpasang. Di sinilah Baznas Provinsi Lampung memainkan peran vitalnya.
"Untuk proses perakitan dan distribusi dari pelabuhan Tanjung Priok hingga ke berbagai wilayah di Lampung, Dinas Sosial mendapatkan dukungan penuh dari Baznas serta pemerintah daerah di beberapa kabupaten, seperti Tulang Bawang," terang Aswarodi. Keterlibatan Baznas dalam logistik, perakitan, dan distribusi hingga ke titik akhir penerima adalah bukti nyata dari efektivitas organisasi ini sebagai mitra strategis dalam misi kemanusiaan.
Dukungan Baznas ini juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Dewi Mayang Suri Djausal, Anggota DPRD Kota Bandar Lampung sekaligus Pemerhati Penyandang Disabilitas. Ia secara khusus menyebut, "Kepada Baznas Provinsi Lampung, yang turut membantu dalam proses penyaluran bantuan ini sangat memberikan kemudahan." Ini menunjukkan bahwa Baznas bukan sekadar fasilitator, melainkan pemberi kemudahan yang signifikan dalam proses penyaluran bantuan.
Dampak Kolaborasi: Menjangkau Lebih Banyak Anak Penderita Lumpuh Layu
Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara visi pemimpin daerah, dukungan organisasi internasional, dan aksi nyata lembaga lokal seperti Baznas dapat menghasilkan dampak positif yang besar. Awalnya, data mencatat 340 anak penderita lumpuh layu di Lampung. Namun, setelah bantuan ini mulai disalurkan dan informasi menyebar, muncul tambahan data hingga jumlahnya meningkat menjadi 600 anak.
Pada tahap pertama, 170 kursi roda telah diterima, dan 170 unit tambahan akan menyusul pada Oktober mendatang. Sisa 260 anak diharapkan dapat terakomodasi pada tahun 2026. Setiap unit kursi roda khusus ini diperkirakan mencapai Rp6 juta. Dengan terus berkoordinasi dan berkolaborasi, Gubernur Lampung melalui dinas terkait dan Baznas berkomitmen untuk memastikan semua anak yang membutuhkan di Lampung dapat menerima bantuan yang layak.
BERITA03/07/2025 | Clay
BAZNAS Provinsi Lampung Salurkan Bantuan Bedah Rumah dalam Kirab Bangga Kencana 2025: Perkuat Peran Sosial dan Atasi Stunting
Lampung Selatan, 25 Juni 2025 – Gelaran Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan menjadi sorotan utama atas komitmen sosial dan kemanusiaan yang ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung. Di tengah semaraknya acara yang digagas BKKBN, BAZNAS Provinsi Lampung secara simbolis menyerahkan bantuan program bedah rumah kepada dua keluarga penerima manfaat. Aksi nyata ini menandai penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas dan upaya penurunan angka stunting di Bumi Ruwa Jurai.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. Drs. Iskandar Zulkarnain, menjelaskan bahwa partisipasi BAZNAS dalam Kirab Bangga Kencana ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah. "Kami sangat mengapresiasi undangan untuk berpartisipasi dalam Kirab Bangga Kencana ini. Selain penandatanganan MoU dengan BKKBN, hari ini kami juga menyerahkan bantuan bedah rumah kepada dua keluarga. Ini adalah bagian dari komitmen BAZNAS untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera," ungkap Iskandar.
Iskandar menambahkan, bantuan bedah rumah ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan hunian yang layak, tetapi juga secara tidak langsung berkontribusi pada upaya pencegahan stunting. "Rumah yang layak huni dengan sanitasi yang baik adalah salah satu faktor penting dalam menjamin kesehatan keluarga, terutama anak-anak. Lingkungan yang sehat akan meminimalkan risiko penyakit yang dapat menghambat tumbuh kembang anak dan berkontribusi pada stunting," jelasnya.
Penyerahan bantuan bedah rumah ini disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat BKKBN, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, Plt Kepala BKKBN Lampung Soetriningsih, serta jajaran pejabat tinggi BKKBN dan perwakilan wilayah Sumatera lainnya. Turut hadir pula Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, yang turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata BAZNAS.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Lampung atas kepedulian dan dukungannya. Bantuan bedah rumah ini adalah wujud nyata kolaborasi yang sangat dibutuhkan. Ini melengkapi program-program BKKBN seperti GENTING (Gerakan Nasional Tangani Stunting) yang berfokus pada asupan gizi dan edukasi pengasuhan, dengan memastikan keluarga memiliki lingkungan yang mendukung kesehatan," ujar Syaiful Anwar.
Program bantuan bedah rumah ini merupakan salah satu dari berbagai inisiatif BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kesejahteraan umat. Kemitraan strategis dengan BKKBN melalui MoU yang baru ditandatangani akan membuka lebih banyak peluang kolaborasi, terutama dalam mengidentifikasi keluarga yang membutuhkan bantuan dan mengintegrasikan program-program sosial dengan upaya percepatan penurunan stunting.
Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan, dengan peran aktif BAZNAS dalam menyalurkan bantuan sosial, menegaskan bahwa penanganan masalah kependudukan dan kesehatan masyarakat membutuhkan sinergi dari seluruh elemen bangsa. Tema Harganas ke-32 tahun ini, “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju,” semakin relevan dengan aksi nyata yang dilakukan BAZNAS, menunjukkan bahwa keluarga yang kuat dan sejahtera adalah fondasi kemajuan bangsa.
BERITA25/06/2025 | Clay
BKKBN dan BAZNAS Lampung Perkuat Sinergi: MoU dan Bantuan Bedah Rumah Warnai Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan
Lampung Selatan, 25 Juni 2025 – Momentum Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan menjadi penanda penting bagi upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia. Acara ini tak hanya diwarnai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung, tetapi juga diperkaya dengan penyerahan simbolis bantuan bedah rumah kepada dua keluarga penerima manfaat oleh BAZNAS Provinsi Lampung. Sinergi multidimensional ini diharapkan semakin menguatkan komitmen bersama dalam membangun keluarga berkualitas dan menekan angka stunting secara nasional.
Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat BKKBN, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, menjelaskan bahwa penandatanganan MoU dan berbagai kegiatan sosial lainnya merupakan bagian integral dari strategi Quick Win program Bangga Kencana. "Kirab ini bukan hanya seremonial. Hari ini, kita laksanakan launching GENTING, pelayanan KB, sosialisasi Quick Win oleh GenRe, gelar dagang UPPKA, dan disaksikan langsung penyerahan bantuan bedah rumah dari BAZNAS. Ditambah dengan MoU ini, semua kita lakukan agar peringatan Harganas bisa menjadi pemicu semangat bersama dalam membangun keluarga yang berkualitas dan mewujudkan sumber daya manusia unggul sejak dari keluarga," ujar Sukaryo.
Penandatanganan MoU ini secara spesifik dilakukan oleh Kepala BKKBN Provinsi Lampung (Plt.) Soetriningsih, dan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. Drs. Iskandar Zulkarnain. Disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi dari BKKBN dan perwakilan wilayah Sumatera, di antaranya Drs. Sukaryo Teguh Santoso, Kepala BKKBN Jambi Drs. Putut Riyatno, Kepala BKKBN Bengkulu Zamhari, Kepala BKKBN Sumatera Selatan dr Arios Saplis, serta jajaran BKKBN Sumatera Barat.
Kerja sama antara BKKBN dan BAZNAS ini akan berfokus pada berbagai program strategis, termasuk dukungan terhadap inisiatif BKKBN seperti GENTING (Gerakan Nasional Tangani Stunting) yang telah ditindaklanjuti di Lampung Selatan melalui Surat Edaran Bupati Nomor 7 Tahun 2025. Program ini mengimbau seluruh OPD, pemerintah desa, dan mitra untuk menjadi orang tua asuh anak berisiko stunting. Kehadiran BAZNAS dalam memberikan bantuan bedah rumah juga menjadi bukti nyata sinergi dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, yang secara tidak langsung mendukung upaya pencegahan stunting melalui lingkungan hunian yang layak.
Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, yang mewakili Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, menyambut baik sinergi ini. "Sebagai tuan rumah, izinkan saya mengucapkan selamat datang di gerbang Pulau Sumatera. Kirab Bangga Kencana bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerakan sosial yang membawa pesan kuat tentang pentingnya peran keluarga dalam pembangunan bangsa. Penandatanganan MoU dengan BAZNAS dan penyerahan bantuan bedah rumah hari ini menunjukkan komitmen kita untuk memperluas jangkauan dan dampak program-program kependudukan, terutama dalam upaya pencegahan stunting," tegas Syaiful.
Syaiful juga memperkenalkan berbagai program unggulan BKKBN seperti GENTING, GATI, SIDAYA, TAMASYA, dan Super Apps sebagai respons inovatif terhadap tantangan kependudukan saat ini. Secara khusus, ia menyoroti peran BAZNAS dalam mendukung program GENTING, yang bertujuan memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, edukasi pengasuhan bagi orang tua, serta dukungan ekonomi dan sosial berkelanjutan bagi keluarga.
Kirab Bangga Kencana 2025 di Lampung Selatan, dengan disaksikannya penandatanganan MoU antara BKKBN dan BAZNAS, serta penyerahan bantuan bedah rumah, tidak hanya menjadi ajang kampanye, tetapi juga simbol sinergi lintas sektor yang kuat untuk mewujudkan keluarga sehat dan Indonesia yang lebih maju—sebagaimana tema Harganas ke-32 tahun ini: “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju.”
BERITA25/06/2025 | Clay
Gali Potensi ZIS, BAZNAS Provinsi Lampung Isi Materi ToT Konten Kreator pada FESyar Regional Sumatera BI
Dalam acara Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Wilayah Sumatera 2025 yang di gelar Bank Indonesia (BI) di Provinsi Lampung, pada 20-21 Juni 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengisi materi Training of Trainer (ToT) Conten Creator pembekalan edukasi literasi ekonomi syariah ESyar, dengan tema “Peran Konten Kreator dalam Peningkatan Pengumpulan Zakat”.
Training Of Trainer (ToT) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat serta meningkatkan efektivitas pengumpulan potensi zakat, infaq dan shadaqah (ZIS) di Provinsi Lampung.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Lampung, Komarunizar, M.PdI, dalam Training Of Trainer (ToT) ini, membahas tentang peran konten kreator dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam ZIS. Konten kreator dapat memainkan peran penting meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat dan bagaimana cara berzakat yang benar.
“Optimalisasi pengumpulan ZIS yang diperkuat dengan publish konten kreator adalah solusi masa depan dalam membangun ekonomi bangsa Indonesia, dan saya optimis pengelolaan yang tepat akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat dan solusi terbaik dalam mengentaskan kemiskinan,” ungkap Komarunizar.
Konten kreator dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang zakat dengan membuat konten yang menarik dan informatif, kata Komarunizar, salah satu narasumber dalam kegiatan ini. “Dengan demikian, masyarakat dapat lebih memahami tentang zakat dan lebih termotivasi untuk berzakat,” ujarnya.
Selain itu, konten kreator juga dapat membantu meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat dengan mempromosikan program-program zakat yang ada di BAZNAS. “Konten kreator dapat membantu mempromosikan program-program zakat yang ada di BAZNAS, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengetahui tentang program-program tersebut dan lebih termotivasi untuk berpartisipasi,” katanya.
Dalam ToT ini, juga dibahas tentang strategi konten yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat. “Strategi konten yang efektif dapat meliputi pembuatan konten yang menarik dan informatif, penggunaan media sosial yang tepat, dan interaksi dengan audiens yang aktif,” ungkapnya.
Dengan demikian, Training Of Trainer (ToT) Konten Kreator ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat serta meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat di Provinsi Lampung.
BAZNAS Provinsi Lampung lanjut Komarunizar, berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan akan terus berupaya untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat.
Komarunizar pun turut mengapresiasi peran Bank Indonesia dalam mengembangkan ekonomi syariah melalui kolaborasi yang memperkuat ekosistem ZIS. Ia menegaskan bahwa sinergi antara lembaga keuangan dan BAZNAS akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia umumnya dan khususnya di Provinsi Lampung.
Konten kreator dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan pengumpulan ZIS dengan cara berikut:
Meningkatkan kesadaran: Konten kreator dapat membuat konten yang meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infaq, dan sedekah.
Mengedukasi: Konten kreator dapat membuat konten yang menjelaskan tentang zakat, infaq, dan sedekah, serta cara-cara pengumpulan dan distribusinya.
Mempromosikan: Konten kreator dapat mempromosikan lembaga zakat dan program-program zakat yang ada, sehingga masyarakat dapat mengetahui dan mempercayai lembaga tersebut.
Menginspirasi: Konten kreator dapat membuat konten yang menginspirasi masyarakat untuk berzakat, infaq, dan sedekah, serta membagikan pengalaman dan testimoni dari orang-orang yang telah berzakat.
Menggunakan media sosial: Konten kreator dapat menggunakan media sosial untuk menyebarkan konten tentang zakat, infaq, dan sedekah, sehingga dapat menjangkau lebih banyak orang.
BERITA24/06/2025 | admin
BAZNAS Provinsi Lampung Dukung Peningkatan Literasi Zakat dalam Festival Ekonomi Syariah 2025
Lampung, 21 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi dan peran zakat dalam sistem ekonomi syariah melalui partisipasinya dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2025 Regional Sumatra yang berlangsung di Lampung City Mall pada 20–25 Juni 2025.
Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi strategis bagi berbagai pelaku ekonomi syariah se-Sumatra, termasuk lembaga keuangan syariah, komunitas halal, pelaku UMKM, serta lembaga zakat seperti BAZNAS Provinsi Lampung. Melalui booth pameran dan sesi edukasi, BAZNAS Provinsi Lampung hadir memberikan informasi seputar pengelolaan zakat yang profesional dan transparan, serta kontribusinya terhadap pemberdayaan ekonomi umat.
Dalam sambutannya, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Rinvayanti yang mewakili Gubernur Lampung mengajak seluruh peserta untuk menjadikan festival ini sebagai momen reflektif dan edukatif. "Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar dan merencanakan langkah-langkah strategis ke depan," ujarnya di hadapan tamu undangan dan peserta kegiatan.
Festival ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk halal dan layanan keuangan syariah, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi besar ekonomi berbasis syariah dalam mewujudkan kesejahteraan berkelanjutan.
BERITA21/06/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Keterlibatan BAZNAS Sebagai Stakeholder dalam Kegiatan Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatra
Lampung, 21 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung turut ambil peran sebagai stakeholder dalam kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatra, yang diselenggarakan di Lampung City Mall pada tanggal 20–25 Juni 2025. Acara ini merupakan bagian dari sinergi antar pelaku ekonomi dan keuangan syariah guna memperkuat stabilitas serta mendorong transformasi ekonomi regional di wilayah Sumatra. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Lampung.
Festival ini menghadirkan berbagai pelaku ekonomi syariah dari seluruh provinsi di Sumatra, termasuk institusi keuangan syariah, UMKM halal, komunitas lokal, hingga lembaga zakat seperti BAZNAS. Partisipasi BAZNAS dalam kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Tahun ini Lampung dipercaya menjadi tuan rumah Festival Ekonomi Syariah Sumatera. Hal ini merupakan kesempatan yang luar biasa menyelenggarakan ajang ekonomi syariah terbesar di wilayah Sumatera,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, dalam pembukaan acara di Lampung City Mall pada Sabtu (21/6/2025).
Dengan mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Regional”, FESyar 2025 bertujuan mengintegrasikan potensi ekonomi syariah dengan penguatan ekonomi daerah. Festival ini juga menjadi wadah penting untuk mendorong inklusi dan literasi keuangan syariah di wilayah Sumatera.
Kepala OJK Provinsi Lampung, Bapak Otto Fitriyandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antar stakeholder. "Kegiatan ini menjadi bentuk strategis kita bersama seluruh stakeholder untuk menjembatani antara keuangan syariah, masyarakat, UMKM halal, komunitas, agar masyarakat bisa mengenal lebih luas produk-produk unggulan ekonomi syariah," ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, FESyar Regional Sumatra 2025 diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
BERITA21/06/2025 | Admin PKL UIN RIL 2025
Bersama Dubes RI, BAZNAS Salurkan Kurban bagi Pengungsi Palestina di Yordania
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan daging kurban bagi warga Palestina yang berada di Kamp pengungsi di Amman, Yordania, bekerja sama dengan Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO) dan mitra lokal Global Humanity Network (GHN).
Tiga lokasi yang menjadi titik distribusi kurban adalah Kamp Al Wihdat, Kamp Hay Nazzal, dan Kamp Prince Hassan, sehingga total penerima manfaat sekitar 720 KK pengungsi Palestina yang berada di Yordania. Adapun pendistribusian daging kurban masih terus berlanjut, dan penerima manfaat masih terus bertambah.
Di Kamp Prince Hassan, penyaluran kurban turut disaksikan langsung oleh Duta Besar (Dubes) RI Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono yang juga ikut menyerahkan daging kurban secara langsung kepada para pengungsi.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan, program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk terus menjangkau mereka yang hidup dalam kondisi sulit, terutama bagi warga Palestina.
“Kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan Iduladha juga dirasakan oleh warga Palestina yang berada di pengungsian di Yordania. Hal ini juga menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri, Indonesia hadir bersama mereka,” ucap Kiai Noor, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (8/6/2025).
Kiai Noor menambahkan, kurban untuk Palestina ini adalah titipan dari masyarakat Indonesia yang ditunaikan melalui BAZNAS. Tidak hanya di Yordania, Kurban Berkah BAZNAS untuk Palestina menjangkau wilayah Gaza, Tepi Barat, Al-Quds, dan pengungsi Palestina yang berada di Mesir.
“Kami bersyukur bahwa daging kurban yang berasal dari amanah para mudohi di Indonesia dapat diterima langsung oleh warga Palestina. Inilah bentuk konkret solidaritas kemanusiaan lintas batas yang harus terus dijaga,” katanya.
Kiai Noor juga memastikan, BAZNAS bekerja sama dengan mitra terpercaya dalam penyaluran kurban untuk Palestina. “Tentunya kita selalu menerapkan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI). BAZNAS juga memastikan bahwa penyaluran daging kurban ini dilakukan tepat sasaran.”
“Mudah-mudahan apa yang kita berikan bagi saudara-saudara kita dapat bermanfaat dan memenuhi gizi para pengungsi Palestina di Yordania. Kami juga mengucapkan terima kasih Kepada Dubes Ade yang telah bersinergi dengan BAZNAS dalam menyalurkan bantuan hewan kurban ini, semoga berkah untuk semua,” ucapnya.
BERITA08/06/2025 | admin
Kerja Sama BAZNAS Lampung - RS Azzahra: Langkah Strategis dalam Pengelolaan Zakat Kesehatan
Bandar Lampung, 4 Juni 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan penghimpunan dan penyaluran zakat dengan menjajaki potensi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Rumah Sakit Azzahra. Pertemuan penting ini berlangsung pada hari Rabu, 4 Juni 2025, pukul 09:34 WIB, di Kantor Baznas Provinsi Lampung.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Baznas Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, dan Kepala Sekretariat Baznas, Sufli Rois. Sementara itu, dari pihak Rumah Sakit Azzahra hadir Muhammad Jayus dan Intan dari Dewan Pengawas. Diskusi utama dalam pertemuan ini adalah pembentukan UPZ Baznas di lingkungan RS Azzahra, yang akan berpedoman pada mekanisme dan ketentuan yang berlaku untuk UPZ Baznas.
Pembentukan UPZ ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan Rumah Sakit Azzahra. Dengan adanya UPZ, diharapkan proses pengumpulan dan penyaluran dana zakat dapat lebih terstruktur dan menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan, terutama dalam sektor kesehatan.
Kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Lampung dan Rumah Sakit Azzahra ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial, khususnya dalam memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA04/06/2025 | @clay
BAZNAS Dukung Penuh Program "Desaku Maju" di Lampung: Wonomerto Jadi Pilot Project Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS sebagai lembaga filantropi Islam, turut mendukung penuh program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa seperti "Desaku Maju" ini, sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat melalui berbagai program berbasis komunitas.
Pemerintah Provinsi Lampung, mulai tahun ini, menginisiasi program "Desa Perkasa" melalui launching program "Desaku Maju" dengan tagline "Pembangunan Desa Untuk Lampung Maju Menuju Indonesia Emas". Program ini bertujuan memenuhi segala kebutuhan desa, mulai dari alat dan mesin pertanian modern seperti mesin pengering (dryer), alsintan, permodalan, hingga pelatihan sumber daya manusia (SDM) yang komprehensif.
Yang menarik, program ini melibatkan kolaborasi multipihak non-APBD, termasuk perbankan, swasta, dan perguruan tinggi, untuk meningkatkan kualitas alat serta kapasitas SDM di desa. Dengan demikian, warga desa diharapkan memiliki daya saing tinggi terhadap komoditas hasil pertanian mereka.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (RMD), menjelaskan bahwa selain Desa Wonomerto, tiga desa lainnya yang menjadi pilot project "Desaku Maju" adalah Desa Sungai Damai (Lampung Timur), Desa Papan Rejo (Pringsewu), dan Desa Suka Damai (Lampung Selatan).
"Seperti di Desa Wonomerto, untuk tahap pertama ada anggaran sebesar Rp2 miliar dari APBD Provinsi Lampung yang dialokasikan untuk pembangunan jalan, dryer, VOC (Village Operation Center), dan lainnya. Bantuan ini diharapkan mampu secara signifikan meningkatkan kualitas komoditas hasil petani," kata Gubernur RMD saat memberikan sambutan dalam launching program "Desaku Maju" yang dilaksanakan secara daring di empat kabupaten tersebut pada Selasa, 3 Juni 2025.
Ia menambahkan, dryer tersebut akan sangat membantu petani jagung, padi, dan komoditas lainnya untuk pengeringan, sehingga meningkatkan kualitas produk lokal. Infrastruktur jalan yang diperbaiki dari kapasitas 2 ton menjadi 5 ton juga akan menekan biaya angkut komoditas, dari Rp70/kg menjadi hanya Rp30/kg.
"Jika diakumulasikan, ini akan memberikan keuntungan besar bagi warga. Ambil contoh jagung, dengan produksi 600 hektar di Wonomerto, selisih harga dari Rp3.700/kg (basah) menjadi Rp5.500/kg (kering) akan menghasilkan tambahan pendapatan tidak kurang dari Rp5 miliar. Ini bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan petani," tegas Yai Mirza, sapaan akrab Gubernur.
Gubernur RMD juga menekankan bahwa dryer ini dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pengeringan hasil komoditas dari desa-desa sekitar, menambah potensi pendapatan yang dapat dikelola oleh kelompok masyarakat atau BUMDes. Hal ini penting mengingat 12% masyarakat Lampung masih berada di bawah garis kemiskinan, dengan mayoritas berprofesi sebagai petani, terutama di Lampung Utara, Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Pringsewu sebagai lumbung pangan.
Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menambahkan bahwa kolaborasi antar elemen masyarakat sangat krusial dalam pembangunan, khususnya di pedesaan. Kabupaten Lampung Utara sendiri merupakan penyumbang terbesar PDRB dari sektor pertanian, mencapai 30%.
BERITA03/06/2025 | @clay
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Jalin Kerjasama Penguatan Ekonomi Desa Melalui BUMDes
Wonomarto, 03 Juni 2025 – Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain,melakukan penandatanganan kerjasama strategis dengan sebagai upaya penguatan dan peningkatan ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Acara penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadist, dan Ketua Baznas Lampung Utara, Budi Utomo.
Dalam dokumen “KOMITMEN BERSAMA PENGEMBANGAN PENGENTASAN KEMISKINAN DAN PENINGKATAN EKONOMI DI DESA WONOMARTO MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES)” yang ditandatangani pada hari Selasa, Tiga Junii tahun Dua Ribu Dua Puluh Lima (03 Juni 2025), kerjasama ini berfokus pada beberapa poin penting, antara lain:
Mengembangkan kegiatan ekonomi desa melalui BUMDes untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan desa, dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
Memberdayakan masyarakat desa melalui pelatihan, peningkatan kapasitas, dan partisipasi aktif dalam pengembangan BUMDes.
Mendorong pengembangan inklusi keuangan desa melalui penerapan inklusi keuangan, penyediaan layanan keuangan yang terjangkau, dan distribusi manfaat dari kegiatan BUMDes pada masyarakat yang kurang mampu.
Bermitra dengan lembaga keuangan, pemerintah daerah, dan organisasi swasta untuk mendukung pengembangan BUMDes serta mencapai tujuan pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi desa.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa. “Kami percaya bahwa pengembangan BUMDes yang berkelanjutan akan membawa dampak positif dalam menciptakan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat, serta mengentaskan kemiskinan melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Penandatanganan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Provinsi Lampung, khususnya di Desa Wonomarto.
BERITA03/06/2025 | @clay

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Lampung.
Lihat Daftar Rekening →